11,062 research outputs found

    Rekonstruksi pandangan masyarakat mengenai sejarah hidup Syaikh Hidayatullah Arif Muhammad Al-Maghribi di Kabupaten Sumenep

    Get PDF
    Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dan sosiologis.Pendekatan historis digunakan untuk menjelaskan biografi atau riwayat hidup Syaikh Hidayatullah Arif Muhammad Al-Maghribi.Sedangkan pendekatan sosiologis digunakan untuk menjelaskan pengaruh Syaikh Hidayatullah Arif Muhammad Al-Maghribi terhadap masyarakat Madura.Mengenai teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Al-Tajribi Ibn Khaldun dan teori kritis Jurgen Habermas. Metode yang digunakan dalam skripsi ini menggunakan metode sejarah yang memiliki beberapa tahapan, seperti heuristik (penelusuran sumber), kritik sumber, interpretasi (penafsiran), dan historiografi (penulisan sejarah).Hasil penelitian menyimpulkan bahwa 1) Syaikh Hidayatullah Arif Muhammad Al-Maghribi merupakan salah satu tokoh pendakwah agama Islam di Sumenep.Ia juga termasuk dalam keluarga abdi dhalem Keraton Songennep dengan status sebagai prajurit utama keraton. Ia dinikahi dengan keturunan kerajaan Mataram yaitu Dewi Ayu Murtasih/Sri Nyi’sah yang juga masuk dalam keluarga Keraton Songennep. Atas kinerjanya yang bagus sebagai prajurit keraton, tokoh ini di persiapkan untuk menjadi pengganti Sultan Abdurrachman.Namun Syaikh Hidayatullah Arif Muhammad Al-Maghribi memilih keluar dari Keraton dan tinggal di Kecamatan Bluto 2) Syaikh Hidayatullah Arif Muhammad Al-Maghribi dikenal sebagai tokoh tarekat di Sumenep.Ia mengembangkan ajaran tarekatnya di Desa Aengdake Kecamatan Bluto hingga meninggal dan dimakamkan di Desa Aengdake (Bhujuk Pongkeng). Ajaran tarekat tokoh ini masih dilanjutkan oleh keturunannya yang ada di Bengsalsari, Jember.Esensi ajaran tarekat Syaikh Hidayatullah Arif Muhammad Al-Maghribi yaitu tentang hakikat iman, Islam, dan ihsan, serta konsep duniawi dan ukhrowi.Jenis tarekat ini ialah Tarekat Naqsyabandiyah. 3) nama asli dari Bhujuk Pongkeng ialah Syaikh Hidayatullah Arif Muhammad Al-Maghribi. Tokoh ini dikenal sebagai tokoh pendakwah Islam dan tarekat di Sumenep.Esensi tarekat tokoh ini sejalan dengan ajaran tarekat Naqsyabandiyah secara umum.Akan tetapi, perlu ditinjau kembali secara nasab keguruan tentang anggapan bahwa tarekatnya merupakan tarekat Naqsyabandiyah

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Get PDF
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Usaha Kh. Noer Muhammad Iskandar Sq Dalam Pengembangan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta Tahun 1985 - 2010

    No full text
    Skripsi ini meneliti tentang usaha KH. Noer Muhammad Iskandar dalam pengembangan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dari tahun 1985 - 2010. Dalam merekonstruksi skripsi ini, penulis menggunakan metode kualitatif, seperti interview (wawancara), studi pustaka, dan observasi langsung kepada sumber - sumbernya. Setelah dilakukan kajian dan penelitian dengan metode tersebut, dapat diketahui bahwa KH. Noer Muhammad Iskandar telah memberikan usaha yang begitu besar dalam memajukan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah. Salah satu respon yang dilakukan oleh KH. Noer Muhammad Iskandar untuk pengembangan pondok pesantren di antaranya pada bidang pendidikan, bidang kurikulum, bidang sumber daya manusia, dan bidang sarana prasarana. Dalam hal ini, penulis menemukan bahwa Kyai Noer merupakan sosok muslim dan pendakwah yang mumpuni. Kyai Noer merupakan pakar fikih Islam di Indonesia. Ia juga disebut pemimpin yang teguh dalam prinsip menegakkan etika berpolitik, sifat merakyat, dan rendah hati sehingga disegani oleh berbagai kalangan, terutama di masyarakat daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Untuk itu, penulis ingin mengetahui bagaimana usaha KH. Noer Muhammad Iskandar dalam pengembangan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta tahun 1985 - 2010.xi, 50 hl

    PENDIDIKAN KETELADANAN WANITA SHALIHAH MENURUT ABU MUHAMMAD ZAINI ANNUR HIDAYATULLAH DALAM RISALAH MIR’ATUL MAR’AH

    Get PDF
    ABSTRAK Sari Wati, (2021): Pendidikan Keteladanan Wanita Shalihah Menurut Abu Muhammad Zaini Annur Hidayatullah Dalam Risalah Mir’atul Mar’ah Dampak dari kemajuan sains dan teknologi adalah retaknya system keluarga, yang merupakan bagian terkecil dari masyarakat, maka sangat penting bagi bangsa ini untuk melakukan perbaikan, salah satu caranya adalah dengan memperbaiki para wanita, yaitu dengan cara memberikan figure wanita yang patut untuk diteladani. Dan untuk saat ini, wanita seakan kekurangan figur yang patut dijadikan teladan untuk menjadi wanita shalihah. Penulis bermaksud melakukan penelitian dengan rumusan: Bagaimana Pendidikan Keteladanan Wanita Shalihah Menurut Abu Muhammad Zaini Annur Hidayatullah Mir’atul Mar’ah? Penelitian ini bertujuan untuk mengupas hal-hal yang bisa diteladani, yaitu wanita shalihah yang ada pada masa Rasulullah SAW, sehingga bisa di jadikan teladan wanita saat ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka (library research). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu risalah Mir’atul Mar’ah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan keteladanan wanita shalihah menurut Abu Muhammad Zaini Annur Hidayatullah dalam risalah Mir’atul Mar’ah tersebut adalah: 1. Menjaga keimanan kepada Allah SWT, 2. Menerima Qadha dan Qadar Allah SWT, 3. Mempunyai ilmu pengetahuan dan wawasan, 4. Memiliki sifat sabar, 5. Memilih calon suami yang baik, 6. Meringankan beban suami, 7.Tidak cemburuan, 8. Berbakti kepada orang tua, 9. Menjaga kecantikan jiwa dan raga, 10. Memperlakukan tetangga dengan baik, 11.Menjaga tali silaturrahmi dan berhubungan baik dengan keluarga atau kerabat. Kata kunci: PendidikanKeteladanan, WanitaShalihah, Mir’atul Mar’a

    Konsep riba dalam Al-Qur'an : Studi komparatif pemikiran Muhammad Quraish Shihab dan Muhammad Syafii Antonio

    Get PDF
    Penelitiaan ini bermula dari adanya perbedaan metode Muhammad Quraish Shihab dan Muhammad Syafi`i Antonio dalam memahami ayat-ayat mengenai konsep riba. Adapun mengenai keharaman riba sudah menjadi kesepakatan antara para ulama. Walaupun keduanya menggunakan ayat-ayat yang sama, tetapi perbedaan metode yang mereka gunakan membuat proses analisisnya berbeda. Hal ini diakibatkan latar belakang keduanya yang tidak sama, Muhammad Quraish Shihab merupakan seorang ulama ahli tafsir sementara Muhammad Syafi`i Antonio merupakan cendekiawan ekonomi syari’ah. Berdasarkan pengulasan di atas ada beberapa persoalan yang penulis hendak kaji, yaitu: (1) Bagaimana konsep riba dalam al-Qur’an menurut M. Quraish Shihab? (2) Bagaimana konsep riba dalam al-Qur’an menurut M. Syafii Antonio? (3) Apa perbedaan dan persamaan pemikiran Quraish Shihab dan Syafii Antonio tentang riba? Riset ini termasuk kedalam jenis riset pustaka (library research), sementara metode yang diterapkan penulis dalam riset ini yaitu metode komparatif dengan menerapkan pendekatan kualitatif. Teknik menghimpun data yang diterapkan yakni dengan menghimpunnya dari berbagai buku atau semacamnya yang relevan dengan judul riset ini. Adapun teknik analisis data yang diterapkan yakni analisis ini (content analisis) serta analisis komparatif (perbandingan). Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa kesimpulan, yaitu: (1) Quraish Shihab memandang bahwa riba merupakan sesuatu tambahan atau kelebihan dari jumlah utang yang berlipat ganda serta dipungut ketika jatuh tempo pelunasan utang sehingga adanya penyiksaan pada orang-orang yang membutuhkan. Kesimpulan ini berdasarkan pemahamannya terhadap kata kunci yang terdapat dalam ayat-ayat larangan riba. (2) Menurut Muhammad Syafii Antonio riba merupakan pengambilan tambahan, baik dalam transaksi perniagaan ataupun peminjaman secara batil atau berlawanan dengan prinsip muamalah dalam Islam. Menurutnya secara garis besar riba dibagi menjadi riba utang piutang dan riba jual beli. Analisis yang digunakan Muhammad Syafii Antonio dalam memahami konsep riba dalam al-Qur’an cenderung pada analisis ushul fiqih. (3) Quraish Shihab dan Muhammad Syafii Antonio menggunakan ayat-ayat yang sama dalam memahami konsep riba dalam al-Qur’an yaitu surat Al-Rum ayat 39, surat an-Nisa ayat 160-161, surat Ali Imran ayat 130, dan surat al-Baqarah ayat 275-280. Adapun perbedaan diantara kedua tokoh tersebut hanya perbedaan metode yang digunakan dalam menganalisis ayat-ayat tersebut

    NASKAH ILMU MA’RIFATULLAH: KODIKOLOGI, SUNTINGAN, STRUKTUR, DAN ISI TEKS The Manuscript of Ilmu Ma’rifatullah: Codicology, Editing, Structure, and Content

    Get PDF
    Naskah Negara atau Sari Kitab Barencong merupakan kitab yang berisi tentang tasawuf dan tauhid  yang merupakan hasil tulisan beberapa pengarang abad ke-16—17 M. Naskah Ilmu Makrifatullah (IM) merupakan salah satu pasal pada naskah Negara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kodikologi, suntingan, struktur, dan isi teks dalam naskah IM. Penelitian tentang naskah IM ini adalah penelitian filologis. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa struktur teks IM terdiri atas (1) pendahuluan, (2) isi, dan (3) penutup. Naskah IM ini berisi tentang pengenalan diri, kedudukan Nur Muhammad dan insan kamil. Naskah ini juga menguraikan tentang makrifat, pembagiannya, definisi ilmu tauhid dan jenisnya menurut ulama serta zikir dan jenisnya.Abstract: Negara manuscript or Sari Kitab Barencong  is a manuscript of tasawuf (mysticism) and tauhid (monotheism) written by the authors in 16th-17th century. Ilmu Makrifat (IM)  manuscript is one of the Negara manuscript verses. This study aims to describe codicology, editing, structure, and content of the IM text. Research on the IM text is a philological study. The method used is the descriptive method. The result of the research indicates  that the structure of the IM text consists of (1) the introduction, (2) the content, and (3) the closing. The IM manuscript is about selfintroduction, Nur Muhammad’s postion and insan kamil (perfect man). It also discusses makrifat, its categories and definition,  and tauhid as well as  its categories according to ulama (Moslem priest).  It also presents zikir (dhikr)  and its category

    The Complete Muhammad Ali

    No full text
    Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries

    Konsep dan Praktik Pendidikan Abdullah Said dalam Pengembangan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan

    Get PDF
    Muhammad Tang S. NIM, 12.0351.0022 Konsep dan Praktik Pendidikan Abdullah Said dalam Pengembangan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan, di bawah bimbingan I: Prof. Dr. H. Kamrani Buseri, M.A. dan II: Dr. Daud Yahya, M.Ag., pada Pascasarjana IAIN Antasari Banjarmasin, (2015). Kata Kunci: Konsep dan Praktik Pendidikan, Abdullah Said, Pesantren Hidayatullah. Sumber utama kemerosotan umat Islam zaman ini ada pada tidak berjalannya pendidikan keimanan secara benar, sehingga syahadat yang semestinya menghantarkan umat ini pada kecintaan ilmu dan jihad menjadi tergerus sedemikian rupa. K.H. Abdullah Said Pendiri dan pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah merupakan penggagas konsep atau ide pendidikan yang bersumber dari al-Qur’ân surah-surah pendek yang pertama turun secara sistematis, menunjukkan bahwa keimanan merupakan hal pokok yang wajib dimiliki oleh setiap muslim karena keimanan yang kuat dan jelas maka seorang muslim akan memiliki mentalitas kokoh yang melahirkan satu kesadaran tauhid yang mendorong jiwa dan raga secara totalitas untuk mengabdi hanya kepada Allah swt. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud (1) mendeskripsikan konsep konsep pendidikan K.H. Abdullah Said dalam pengembangan pondok pesantren Hidayatullah Balikpapan dan (2) mendeskripsikan praktik pendidikan K.H. Abdullah Said dalam pengembangan pondok pesantren Hidayatullah Balikpapan. Penelitian ini dijalankan di Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan dengan metode penelitian yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data digali dengan menggunakan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam, dan study dokumenter dengan tahapan orientasi, ekplorasi dan member chek. Selanjutnya data hasil kajian dianalisis dengan cara reduksi, display dan kesimpulan ditarik berdasarkan analisis induktif melalui kegiatan reduksi dan interpretasi. Temuan penelitian ini adalah (1) Konsep dan praktik pendidikan K.H. Abdullah Said yang telah dikembangkan merujuk kepada al-Qur’ân ayat pertama turun kepada Nabi swt. Muhammad saw yang terefleksi dalam Sistimatika Nuzulnya Wahyu (SNW) yang merupakan metode pemahaman tentang bagaimana kembali kepada al-Qur’ân dan Sunnaẖ dengan urutan Wahyu ke-1, Q.S. al-’Alaq [96]:1-5 (membangun kesadaran hidup bertauhid). Wahyu ke-2, Q.S. al-Qalam [68]: 1-7 (perintah agar memiliki khittaẖ yang jelas). Wahyu ke-3, Q.S. al-Muzammil [73]: 1-10 (melahirkan mental dan jiwa yang kokoh). Wahyu ke-4, Q.S. al-Muddatstsir [74]:1-7 (memerintahkan amar ma’rûfdannahî munkâr). Wahyu ke-5, Q.S. al-Fâtiẖaẖ [1:] 1-7. (frame work tentang ajaran Islam secara kaffaẖ); (2) Praktik Pendidikan K.H. Abdullah Said yang telah dikembangkan dikenal sebagai Kurikulum Berbasis Tauhid,merupakan pengembangan kurikulum dengan struktur integral, dengan pembelajaran Sistematika Nuzulnya Wahyu tingkat Madrasah Aliyah dan mata kuliah Tsaqafah Hidayatullah jenjang Perguruan Tinggi. Prosesnya secara klasikal dan non-klasikal, didukung oleh lingkungan pesantren yang integral menerapkan semangat berislam yang ketat dan regulasi yang berlandaskan syariat Islam

    PROTOTIPE PIROLISIS BIOMASSA CANGKANG KELAPA SAWIT (KAJIAN PENGARUH LAJU ALIR BAHAN BAKAR TERHADAP KEHANCURAN EXERGI DI KONDENSOR)

    Get PDF
    (Muhammad Noble Hidayatullah, 58 Halaman, 24 Tabel, 28 Gambar, 4 Lampiran) Salah satu dari sekian banyak sumber daya alam yang dapat didorong penggunaannya menjadi energi alternatif diantaranya adalah energi alternatif yang berasal dari biomassa. Cara termudah mengubah limbah biomassa cangkang kelapa sawit menjadi energi yaitu dengan membakarnya langsung. Tetapi nilai kalor yang terkandung relatif masih rendah sehingga untuk meningkatkan nilai kalornya dapat dilakukan proses pirolisis. Dari proses pirolisis dapat dihasilkan asap cair atau bio-oil serta arang karbon yang dapat digunakan dan bernilai ekonomis. Selama ini untuk memproduksi asap cair dilakukan pirolisis tanpa menggunakan sistem kondensor yang bersirkulasi, sehingga pengkondensasian dari asap cair yang didapatkan kurang maksimal, ditandai dengan masih adanya asap yang belum terkondensasi. Oleh sebab itulah penulis mencoba untuk mengembangkan rancang bangun prototipe pirolisis biomassa dengan mensirklulasikan air pendingin pada kondenser agar asap cair terkondensasi dengan baik. Hasil perhitungan pengaruh laju alir bahan bakar terhadap kehancuran exergi berbanding lurus, semakin besar laju alir bahan bakar, makan semakin besar pula kehancuran exergi. Proses kondensasi pada kondensor dengan laju alir bahan bakar sebesar 5 liter/menit, kehancuran exergi sebesar -7,709 kJ/menit, pada laju alir bahan bakar 6 liter/menit kehancuran exergi sebesar -12,782 kJ/menit dan pada laju alir bahan bakar 7 liter/menit kehancuran exergi sebesar -21,523 kJ/menit. English : (Muhammad Noble Hidayatullah, 58 Pages, 24 Tables, 28 Figures, 4 Appendix) One of many natural resources that the use can be pushed into alternative energy include the alternative energy derived from biomass. The easiest way to change the oil palm shell waste biomass into energy is by burning it directly. But the heating value contained relatively low so as to increase the calorific value of the pyrolysis process can be carried out. From the pyrolysis process can be produced liquid smoke or bio-oil and charcoal carbon that can be used and have economic value. Previously to produce liquid smoke made without the use of condenser circulating system, so that condensation of liquid smoke obtained less than the maximum, characterized by the presence of smoke that has not condensed. That’s why the author tries to develop engineering prototypes pyrolysis of biomass with circularized cooling water in the condenser so that the liquid smoke condensed well. The results of the calculation of the effect of the fuel flow rate is directly proportional to the exergy destruction, the greater the fuel flow rate, the greater the exergy destruction. The process of condensation on the condenser with a fuel flow rate of 5 liters/min, the destruction of exergy -7.709 kJ/min, the fuel flow rate of 6 liters/min destruction of exergy -12.782 kJ/min and at a flow rate of materials fuel 7 liters/min destruction of exergy -21.523 kJ/min

    Penerapan Sistem Otomasi Pada Perpustakaan Di Lingkungan Uin Syarif Hidayatullah Jakarta

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang penerapan sistem otomasi pada perpustakaan di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tujuan dari penelitian ini yaituuntuk mengoptimalkan penerapan sistem otomasi perpustakaan di lingkunganUIN Syarif Hidayatullah dan untuk mengetahui solusi dalam mengatasi kendalakendalayang dialami oleh perpustakaan di lingkungan UIN dalammengoptimalkan penerapan sistem otomasi perpustakaan di lingkungan UINSyarif Hidayatullah Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan penelitiandeskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yangdigunakan adalah wawancara, riset kepustakawanan dan dokumentasi. Teknikpengolahan data dan analisis menggunakan reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penerapan sistemotomasi perpustakaan pada 13 perpustakaan di lingkungan UIN sudah cukupoptimal dikarenakan, semua perpustakaan telah menerapkan sistem otomasiperpustakaan. Terdapat 4 aplikasi sistem otomasi perpustakaan yaitu: aplikasi otomasi SLiMS, aplikasi otomasi Lontar, dan aplikasi otomasi MyPustaka, serta aplikasi otomasibuatan alumni. Untuk mengoptimalkan sistem otomasi beberapa perpustakaan menggantiaplikasi sebelumnya dengan aplikasi Lontar atau aplikasi SLiMS, dan terdapat 6perpustakaan yang telah melakukan Up-grade. Serta terdapat 8 perpustakaan yang tergabung dalam OneSearch 2) Kebutuhan dasar pada sistem otomasi perpustakaandi lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yaitu: Kurangnya perhatianpimpinan fakultas terhadap perpustakaan, Sumber daya manusia (SDM), danAnggaran.viii. 129 hlm, ilus; 25 c
    corecore