1,721,001 research outputs found
Implementasi Peraturan Daerah Nomor 41 Tahun 2003 Dalam Rangka Penertiban Penggunaan Dan Peruntukan Jalan Di Kota Padang Sidimpuan
Peraturan Daerah Nomor 41 tahun 2003 tentang Penertiban penggunaan dan peruntukan jalan dilatar belakangi karena peruntukan jalan digunakan selain kegiatan lalu lintas, yang dipergunakan untuk berjualan, pesta, hajatan, penimbunan barang dan lain-lain. Hal tersebut yang mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas dan peruntukan jalan. Karena pengembalian fungsi jalan mempunyai peran penting untuk kelancaran lalu lintas, angkutan jalan harus bebas dari hambatan dan kemacetan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Peraturan Daerah Nomor 41 tahun 2003 Dalam Rangka Penertiban Penggunaan dan Peruntukan Jalan Di Kota Padangsidimpuan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode dekriptif
dengan analisis kualitatif yaitu suatu metode yang berusaha mencari dan memperoleh informasi mendalam secara luas atau banyaknya informasi dengan pengamatan keadaan objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang terlihat atau sebagaimana adanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peraturan Daerah nomor 41 tahun 2003 di KotaPadangsidimpuan terkait dengan penertiban penggunaan dan peruntukan jalan belum terlaksana dengan baik, karena tindakan yang dilakukan belum sepenuhnya di jalankan berdasarkan Peraturan Daerah nomor 41 tahun 2003, karena sanksi yang ada dalam peraturan tersebut belum dilaksanakan, serta penyampaian informasi dan komunikasi yang dilakukan belum efisien karena dalam penyampaian informasi dan komunikasi yang dilakukan belum mendapat respon dan timbal balik dari masyarakat, karena masih banyak masyarakat yang belum telalu memahami isi peraturan tersebut. Akan tetapi tujuan dan sasaran yang ingin dicapai sudah efektif dan efisien dan sumber daya manusia yang menjalankan kebijakan sudah berkompeten sesuai kriteria yang ditentukan. Jadi Peraturan Daerah Nomor 41 tahun 2003 tentang Peruntukan dan Penggunaan Jalan di Kota Padangsidimpuan belum terimplementasikan dengan baik
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
MUSICAL ANALYSIS OF THE "SMOKE EFFECT": SIALANG RAYO RITUALS AND FOREST FIRES AS A SOURCE OF MUSICAL CREATION
In Indonesian society, especially western Indonesia. The tradition that was created was not to interpret something imaginary such as art or other social activities but community actions in developing business in the field of plantations. One of the consequences of this forest fire is the loss of a community ritual tradition in taking honey bee debt. This tradition is known as the Sialang Rayo ritual. Sialang Rayo Ritual is now rarely found in the life of the people of Bungo regency. The results of the composer's research then developed into a musical composition entitled "Smoke Effect." Music composition III part is a reflection and imagination of the artist who is concerned with seeing the loss of one of the characters of the surrounding community life. In this article, the author analyzes how the artist processes the musicological elements of the Sialang Rayo ritual into an experimental musical composition. The use of Western musical techniques became the basis for the processing and development of this musical composition.Keywords: ritual Sialang Rayo; Smoke Effect; analysis musicABSTRAKKebakaran hutan saat ini menjadi semacam sebuah tradisi pada masyarakat indonesia, khusus indonesia bagian barat. Tradisi yang diciptakan bukan untuk mengiterpretasikan sesuatu imajinasi seperti hal nya kesenian maupun kegiatan sosial lainnya melainkan tindakan masyarakat dalam mengembangkan usaha dibidang perkebunan. Salah satu akibat dari kebakaran hutan ini yaitu hilangnya suatu tradisi ritual masyarakat dalam mengabil madu lebah hutang. Tradisi ini dikenal dengan nama ritual Sialang Rayo. Ritual Sialang Rayo kini sangat jarang di temukan pada kehidupan masyarakat daerah kabupaten Bungo. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Indra Gunawan (pengkarya), kemudian dikembangkan kedalam komposisi musik 3 bagian yang berjudul “Smoke Effect”. Karya ini merupakan refleksi dan imajinasi pengkarya yang prihatin melihat hilangnya sebuah salah satu karakter kehidupan masyarakat disekitarnya. Pada artikel ini penulis menganalisis bagaimana pengkarya mengolah unsur-unsur musikologi dari ritual Sialang Rayo kedalam sebuah komposisi musik eksperimental. Penggunaan teknik musik musik barat menjadi dasar pengolahan dan pengembangan pada komposisi musik ini.Kata kunci: Ritual Sialang Rayo; Smoke Effect; Analisis Musi
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
PENDIDIKAN KARAKTER MANDIRI DI KELAS 5 SD NEGERI GUNUNGSAREN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan karakter
mandiri di kelas 5 SD Negeri Gunungsaren. Penelitian tersebut dilakukan karena
nilai karakter mandiri diduga telah dilaksanakan oleh siswa SD Negeri
Gunungsaren, terutama di kelas 5.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di
SD Negeri Gunungsaren yang terletak di Gunungsaren Lor, Trimurti, Srandakan,
Bantul, Yogyakarta. Subjek penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas 5, dan
siswa kelas 5 SD Negeri Gunungsaren. Sumber data dalam penelitian ini adalah
sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan teknik
pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data
menggunakan teknik analisis model interaktif Miles, Huberman, & Saldana
(2014) yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi
teknik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter mandiri di
kelas 5 SD Negeri Gunungsaren dapat dilihat dari aspek pengembangan diri,
pengintegrasian dalam mata pelajaran, dan budaya sekolah. Aspek pengembangan
diri meliputi kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan, dan pengkondisian.
Aspek pengintegrasian dalam mata pelajaran meliputi mengintegrasikan nilai
karakter mandiri dalam materi pelajaran dengan mencantumkannya di dalam RPP,
mengembangkan proses pembelajaran siswa secara aktif yang dapat membuat
siswa melakukan internalisasi nilai karakter mandiri dan menunjukkannya dalam
perilaku yang sesuai, dan memberikan bantuan kepada peserta didik, baik yang
mengalami kesulitan untuk menginternalisasikan nilai karakter mandiri maupun
menunjukkannya dalam perilaku. Aspek budaya sekolah meliputi
mengintegrasikan nilai karakter mandiri dalam kegiatan kurikuler sekolah,
mengintegrasikan nilai karakter mandiri dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah,
dan melibatkan siswa dalam proses mengambil keputusan
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DI ERA MODERN PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 2 PALOPO
ABSTRAK
Muhammad Taufik Hidayat, 2022. “.Peran Guru PAI Dalam Menanamkan
Pendidikan Karakter Religius di era Modern Pada .Peserta Didik di
SMA Negeri 2 .Palopo”. Skiripsi Program Studi Pendidikan Agama
xx
Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keruguan Institut Agama Islam Negeri
Palopo. Dibimbing oleh Muhazzab dan Firman Patawari
Skripsi ini membahas tentang peran Guru PAI Dalam Menanamkan
Pendidikan Karakter Religius di era modern pada peserta didik di SMA Negeri 2
Palopo. Adapun masalah pokok pada penelitian ini masih adanya peserta didik
yang menghiraukan hal-hal yang berbau kegamaan di setiap aktivitasnya seperti
tidak tepat waktu dalam pelaksanaan ibadah salat di sekolah, ada yang belum
pandai membaca al- Quran serta tidak menghargai temannya bahkan masih ada
yang kurang sopan terhadap gurunya. Melihat juga faktor dari perkembangan
teknologi yang semakin pesat hal ini dapat memberi dampak negatif terhadap
akhlak. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengatahui implementasi pendidikan
karakter religius peserta didik di era modern di SMA negeri 2 Palopo; Untuk
mengetahui peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan karakter
religius di era modern pada .peserta..didik di.SMA Negeri 2 Palopo; Untuk
mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam menanamkan karakter
religius di era modern pada peserta didik SMA Negeri 2 Palopo. Penelitian ini
menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, pendekatan menggunakan
fenomena fenomena yang terjadi secara fakta dan menganalisis dengan logika
ilmiah. Lokasi dan waktu penelitian yaitu di SMA Negeri 2 Palopo mulai pada
tanggal Juni-juli 2022. .Subjek .penelitian .Kepala .Sekolah SMA Negeri 2
Palopo, guru mata .pelajaran .pendidikan .agama Islam dan peserta didik.
Instrumen penelitian yaitu berupa buku, pulpen, kamera, dan pedoman
wawancara. Teknik pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; Implementasi
karakter religius di era modern pada SMA Negeri 2 Palopo meliputi: a)
pelaksanaan salat berjamaah, b) taat aturan, c) mengedepankan sikap toleransi dan
penghargaan, d) rohani islam, e) kegiataan keagamaan; Peran Guru Dalam
Menanamkan Karakter Religius di Era Modern Pada Peserta didik SMA Negeri 2
Palopo meliputi 4 hal, yaitu: a) guru sebagai pendidik, b) guru sebagai pengajar,
c) guru sebagai pembimbing, d) guru sebagai pemimpin kelas; .Faktor
.Pendukung .dan .Penghambat .Dalam Menanamkan Pendidikan Karakter
Religius di Era Modern Pada Peserta didik SMA Negeri 2 Palopo. Faktor
pendukung terdiri dari kerja sama guru dan orangtua, program pembinaan
sekolah, dan sarana dan prasarana sedangkan Faktor penghambat terdiri dari
perkembangan teknologi, keterbatasan waktu mata pelajaran PAI, dan lingkungan
tempat tinggal.
Kata Kunci: Peran Guru, Pendidikan Karakter Religius, Era modern
Analisis Positioning Produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Merek Darussalam (Studi Kasus PT. Warga Alumni Darussalam Martapura)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh positioning produk air minum dalam
kemasan (AMDK) merek Darussalam yang tergolong baru dipasarkan oleh PT.
Warga Alumni Darussalam yaitu pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui positioning produk air minum dalam kemasan (AMDK) merek
Darussalam yang dilakukan oleh PT. Warga Alumni Darussalam.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer melalui observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 4
informan. Dengan teknik pengolahan data menggunakan editing dan interprestasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, positioning produk PT.
Warga Alumni Darussalam memposisikan produknya hanya melalui Warga
Alumni Pesantren Darussalam (WAPDA) dikarenakan jumlah air minum dalam
kemasan (AMDK) yang diproduksi tidak terlalu besar yaitu 20.000 dus dalam 1
bulannya. Kedua, strategi pemasaran yang dilakukan oleh PT. Warga Alumni
Darussalam untuk memasarkan produknya hanya mencakup daerah Hulu Sungai,
Kota Baru, dan para santri Darussalam Martapura, dalam pemasarannya PT.
Warga Alumni Darussalam tidak menggunakan iklan dan promosi. Ketiga, dalam
pandangan manajemen syariah PT. Warga Alumni Darussalam sudah mengikuti
prosedur dan alur yang sesuai dengan instruksi serta pembagian kerjanya sudah
terstruktur. Dari segi pemasaran syariah PT.Warga Alumni Darussalam dalam
pemasarannya sudah sesuai dengan akad jual beli dalam Islam dan barang yang di
produksi halal
PENGARUH LARI 100 METER TERHADAP PENINGKATAN GLUKOSA DARAH PADA MAHASISWA IKOR ANGKATAN 2016
Olahraga secara umum adalah kebutuhan manusia baik olahraga hanya untuk kesehatan maupun olahraga yang bersifat prestasi dan secara umum pengertian olahraga adalah sebagai salah satu aktivitas fisik maupun psikis seseorang yang berguna untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan seseorang, olahraga merupakan suatu aktifitas fisik yang kompleks dan selalu mengalami suatu perkembangan melalui berbagai macam bentuk.
Olahraga juga merupakan suatu perilaku aktif yang meningkatkan metabolisme tubuh dan mempengaruhi fungsi kelenjar di dalam tubuh untuk memproduksi sistem kekebalan tubuh dalam upaya mempertahankan tubuh dari gangguan penyakit serta stres. Oleh karena itu, sangat dianjurkan kepada setiap orang untuk melakukan kegiatan olahraga secara rutin dan terstruktur dengan baik.
Ada berbagai macam alasan kenapa orang malas melakukan olahraga baik mengenai biaya ataupun sarana olahraga itu sendiri padahal ada berbagai macam olahraga yang tidak memerlukan biaya lebih serta sarana bahkan sarana publik dapat dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan olahraga ini salah satu diantaranya adalah lari sprint 100 meter
- …
