337 research outputs found

    THE ROLES OF PUBLIC RELATIONS OF MARKETING DEPARTMENT IN LEMBAGA TOEFL INDONESIA SURAKARTA

    No full text
    Palupi Angga Puspitasari. 2009. The Roles of Public Relations of Marketing Department in Lembaga TOEFL Indonesia (LTI) Surakarta. English Diploma Program of Faculty of Letters and Fine Arts, Sebelas Maret University. This report is written based on the observation conducted by the writer in LTI Surakarta by doing her job training. The purpose of this final project is to describe the roles of Public Relations Division in LTI Surakarta. The roles of Public relations division in LTI Surakarta are divided into two categories. They are: (1) the internal, and (2) the external roles. The writer did some jobs with the Manager Marketing of LTI Surakarta by helping the Manager Marketing to finish his job like did the lobbying and solving complaints to gain the informations reported nin this report. The internal roles are the roles conducted by Public Relations Division to increase the performance of company by conducting their plans. The internal programs of Public Relations of LTI Surakarta are addressed to the internal public; they are officers including the public relations officer. Meanwhile, the external roles are the roles of Public Relations Division to increase the performance of company by conducting the programs addressed to the external publics as stake holders of LTI Surakarta. The external public includes other companies, government and official, press media, and advertising agency. From the discussion, the writer concludes that Public Relations Officer has conducted its roles, either internal or external roles. However, the company’s decision which placed one person to hold double jobs for the Public Relations Officer and Manager Marketing was not really effective because both of them had different focus. Public Relations tends to create and maintain the relationship and cooperation with public without ignoring the goals of company, while marketing is only focused on the selling of products of the company to get profit. Thus, the writer gives suggestion to the company to recruit more officers to hold each position in organization to get the optimal result

    KIPRAH ABDUL HARIS NASUTION DALAM POLITIK DAN PERKEMBANGAN MILITER ANGKATAN DARAT DI INDONESIA (1945-1966)

    No full text
    Sejarah perjalanan bangsa Indonesia terutama TNI dan politik tidak kurang lengkap sedbelum membaca tentang Jenderal (Purn). Abdul Haris Nasution. Peran Abdul Haris Nasution dalam bidang politik dan militer mengalami pasang surut dalam beberapa periode. Puncak dari perbedaan pandangan ini terjadi pada masa revolusi fisik (1945-1950), Demokrasi Parlementer (1950-1959), dan Demokrasi Terpimpin (1959-1966). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian historis yang mempunyai langkah-langkah sebagai berikut: 1) Heuristik (pengumpulan sumber) yang berupa buku, jurnal, koran, atau majalah yang dianggap relevan; 2) Verifikasi adalah kritik terhadap sumber baik kritik intern maupun kritik ekstern yang berfungsi untuk menguji kredibilitas dan otentisitas; 3) Interpretasi (penafsiran) terhadap data-data yang diperoleh berdasarkan kekuatan analisis yang diperkuat dengan kajian pustaka dengan menggunakan pendekatan-pendekatan ilmu sosial; 4) Penulisan yaitu penyajian hasil penelitian dalam bentuk karya sejarah. Penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian pustaka, yaitu melakukan pencarian buku-buku yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. Berdasarkan pada hasil penelitian dan analisis melalui studi literatur dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Pertama, Abdul Haris Nasution dalam masa mudanya banyak menempuh jalur pendidikan regular secara bertahap. Nasution merupakan salah satu tokoh yang mempunyai peran dalam perkembangan politik dan militer di Indonesia pada tahun 1945-1966. Dalam masa kerjanya Nasution menghasilkan banyak pemikiran tentang bagaimana militer bisa ikut serta dalam pembangunan negara. Kedua, Hubungan antara politisi Sipil dengan Militer mengalami pasang surut pada tahun 1945-1966. Nasution mempunyai pikiran tentang fungsi TNI diluar kemiliteran yang menginginkan militer diikut sertakan dalam parlemen. Campur tangan politisi sipil saat terjadinya ketegangan para perwira yang berujung pada Peristiwa 17 Oktober 1952, PRRI Permesta, DI/TII, dan Gerakan 30 September 1965. Ketiga, keharmonisan antara Presiden Soekrano dengan KSAD Nasution, membuat militer berhasil berhasil mendapatkan kursi di parlemen bahkan menduduki perusahaan milik Belanda yang di Nasionalisasikan. Walupun keharmonisan tersebut sangatlah singkat dan berujung pada perang otot antara Soekarno vs Nasution Kata kunci: Nasution, Politik, ABRI

    Marketing Communication Strategy Freelancer Photographer Galih Young Photograph in Attracting Customer Interest

    No full text
    97 HalamanPenelitian ini dilatarbelakangi dari banyaknya jenis usaha, mulai dari usaha yang besar maupun usaha freelancer. Hal ini tentunya membuat persaingan pasar menjadi sangat ketat. Maka dari itu, setiap pelaku usaha harus membuat strategi – strategi komunikasi pemasaran yang efektif agar produknya digunakan oleh masyarakat dan usahanya mampu bertahan menghadapi persaingan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Galih Young Photograph dalam menarik minat pelanggan serta faktor apa saja yang menjadi penghambat bagi Galih Young Photogaph dalam menarik minat pelanggan. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi. Di dalam penelitian ini teori yang penulis gunakan adalah teori komunkasi pemasaran terpadu dan teori AIDDA (Attention, Interest, Desire, Decision, dan Action). Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa Galih Young Photograph menggunakan komunikasi pemasaran terpadu seperti menggunakan media sosial, melakukan promosi, serta melakukan personal selling dalam menarik minat pelanggan. Sedangka faktor yang menjadi penghambat dalam melakukan strategi komunikasi pemasaran adalah belum menguasai pasar dan kebutuhan masyarakat akan fotografi masih sedikit. This research is based by the various types of business, ranging from large business and freelancers. This certainly makes the market competition very tight. Therefore, all the businessman must develop an effective marketing communication strategies so that their products are used by the community and their business are able to survive facing market competition. This research aims to find out about marketing communication strategies carried out by Galih Young Photograph for attracting his customers and the factors are obstacles in conducting marketing communications. This research used qualitative reseach methodes through interviews and observations. In this research, witer used marketing communications and AIDDA theory. The results form this research found out that Galih Young Photograph used Integrated Marketing Communication such as used social media, promotions, and personal selling to attract customers. Meanwhile the factors that inhibited Galih Young Photograph to attracting customers’ interest is not yet mastering the market and the needs for photography is still small

    The Influence of Choi Siwon as Brand Ambassador for Korean Spicy Chicken Noodle Products on Consumer Purchase Intention among Kpopers in Medan City

    No full text
    67 HalamanPenelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya iklan-iklan yang menggunakan brand ambassador berbau Korea untuk menarik minat pelanggan di era milenial ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar minat beli konsumen atau kpoper Kota Medan terhadap produk Mie Sedaap Korean Spicy Chicken. Penelitian ini dilakukan dibeberapa café seperti OX Coffe, Kantin Netijen, Mojo Sip & Dine, Mc Donald, dan lokasi yang paling utama adalah Lapangan Merdeka Medan, sasarannya adalah kpoper atau penggemar Korean pop (musik Korea). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif korelasional, pengumpulan data menggunakan kuisioner dan foto dokumentasi, serta sumber lain seperti buku, jurnal, internet, dan lain-lain. Populasi dari komunitas-komunitas yang bergabung sebagai kpoper di Kota Medan berjumlah 1895 orang. Teknik penarikan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh hasilnya 95 orang atau 10% dari jumlah keseluruhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti adanya pengaruh Choi Siwon sebagai brand ambassador produk Mie Sedaap Korean Spicy Chicken dengan minat beli konsumen dikalangan Kpoper Medan. Hal ini dibuktikan dari hasil data korelasi product moment nilai r hitung di peroleh sebesar 0,485 dengan taraf signifikan 5% diperoleh nilai r tabel 0,202 untuk n=95. Maka nilai ini menunjukkan bahwa r hitung > r tabel, maka hubungan kedua variabel bebas Choi Siwon sebagai brand ambassador dengan minat beli konsumen kpoper Medan adalah signifikan. Nilai koefisien korelasi pengaruh Choi Siwon sebagai brand ambassador dengan minat beli konsumen kpoper Medan adalah 0,485 yang berarti cukup berpengaruh. Sementara hasil koefisien determinan sebesar 23,5% menunjukkan bahwa Choi Siwon memiliki pengaruh pada minat beli konsumen kpoper Medan dan 76,5% dipengaruhi hal lain. This research is based on the advertisements that used Korean artists as brand ambassador to attract customer’s interest in this millennial era. The purpose of this study was to determine how much customer’s buying interest especially for all Kpoper in Medan towards the Mie Sedaap Korean Spicy Chicken product. This research was conducted in several cafés such as OX Coffe, Kantin Netijen, Mojo Sip & Dine, Mc Donald, and the most important location is Merdeka Walk, Medan, which targets are Kpoper as known as Korean Pop music fans. The method on this research is correlational quantitative, with data collection using questionnaire and documentation picture, and another sources like books, journals, the internet and so on. The population of the communities that joined as Kpoper in Medan was 1895 people. The sampling technique uses the Slovin formula so that the results are 95 people or 10% of the total. The result of this research indicate that H0 is rejected and Ha is accepted, which means there is an influence of Choi Siwon as a brand ambassador for the Mie Sedaap Korean Spicy Chicken product with customer’s buying interest among Kpoper Medan. This is evidenced by the result of the product moment correlation data, the calculated r value is 0,485 with a significant level of 5%, the r table value is 0,202 for n=95. Then this value indicates that r count > r table, then the two independent variable relationship Choi Siwon as a brand ambassador with consumer interest in Medan luggage purchase is significant. The correlation coefficient value of the influence of Choi Siwon as a brand ambassador with consumer buying interest, Medan is 0,485 which means quite influential. While the research of the determinant coefficient of 23,5% show that Choi Siwon is quite influencing the purchase interest of Medan luggage consumers and 76,5% is influenced by other things

    PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA SETARA PISA LEVEL 1 SAMPAI 3

    No full text
    ABSTRAKHaris Hidayat Ismail (2019). Pengembangan Soal Matematika Setara PISA Level 1 Sampai 3Hasil tes Programme International for Student Assessment (PISA) 2012 dan 2015 menunjukkan bahwa kemampuan siswa Indonesia masih sangat rendah dibandingkan dengan siswa dari negara lain. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa hal ini terjadi karena sedikit jumlah buku teks matematika yang menggunakan konteks essensial di Indonesia. Selain itu, sebagian besar guru kurang memahami literasi matematika. Sejumlah penelitian telah dilakukan sebelumnya yaitu membuat sejumlah soal matematika setara PISA agar siswa terbiasa dengan soal-soal kontekstual. Namun, pengembangan soal-soal matematika setara PISA sebelumnya kurang memperhatikan level dan konteks. Sehubungan dengan hal tersebut, dalam penelitian ini telah dikembangkan soal-soal setara PISA dengan mempertimbangkan lingkungan kontekstual siswa dan kurikulum di Indonesia saat ini dengan menggunakan metode Tessmer. Kegiatan preliminary dan field test (uji produk) dilakukan di SMPN 8 Banda Aceh. Hasil preliminary menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal PISA masih sangat rendah (berada pada level satu). Selanjutnya telah dikembangkan 48 soal matematika setara PISA dalam Bahasa Indonesia yang terdiri dari enam belas soal level satu, enam belas soal level dua, dan enam belas soal level tiga. Berdasarkan reviu sejumlah pakar (satu orang ahli PISA, satu orang ahli pendidikan matematika, satu orang ahli bahasa Indonesia, dan satu orang guru matematika SMP), semua soal yang dikembangkan telah memenuhi validitas konstruk dan isi. Soal-soal tersebut juga telah memenuhi kepraktisan dan keefektifan. Hasil analisis kerja siswa menunjukkan kemampuan siswa masih sangat rendah dalam memahami informasi yang diberikan dalam soal. Kemampuan siswa dalam proses matematika dan decoding juga masih cukup rendah. Salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan siswa adalah guru menggunakan soal-soal setara PISA yang telah dikembangkan dalam penelitian ini dan penelitian sebelumnya dalam pembelajaran di sekolah.Kata kunci: Pembelajaran Kontekstual, PISA, Literasi Matematika

    On the spatial and temporal coherence of wireless vehicular short range channels

    No full text
    We consider spatial and temporal coherence of the vehicle–to–vehicle (V2V) wireless communication channel with focus on a suburban residential highway. The dominant reflectors in such an environment are vehicles passing in the adjacent lane and houses along the road. Instead of treating the reflectors as point targets, the V2V short range propagation environment requires partitioning of the illuminated reflector side into sufficiently small tiles. The channel transfer function is obtained as a superposition of specular reflections from the tiles, the line–of–sight (LOS) component, and the ground reflection. The tile size is selected to ensure that the ratio of the tile area to the tile–to–receiver distance satisfies the far field conditions. The reflected power is described by the tile radar cross section (RCS). The bistatic physical optics RCS model is adapted to account for the tile’s orientation with respect to the ray geometry. We apply the superposition model to the numerical analysis of two general scenarios for a 22MHz channel in the 2.4GHz band. The first scenario considers a single vehicle reflector passing in the lane adjacent to the V2V communication pair. Both the vector network analyzer (VNA) experiments and the tiling model analysis illustrate that repositioning of the reflector, the transmitter, or the receiver by a few centimeters results in change of the signal power by several decibels. The second scenario analysis characterizes the channel coherence statistics for the suburban residential highway. We consider the V2V single lane LOS and non–LOS geometries, where in the latter the receiver is shadowed by a large vehicle. The reflectors are both houses and vehicles passing in the opposite direction. The measure of channel coherence is the normalized spatial covariance calculated by correlating transfer functions corresponding to feasible receiver position pairs and performing spatial smoothing. The area of feasible receiver positions is divided into contiguous squares whose size ensures wide sense quasi–stationarity within the square. Irrespective of direction the correlation remains high and a typical sedan roof usually does not provide sufficient spacing to obtain average inter–antenna correlation lower than 0.5. The upper bound on coherence time extends over the transmission time of multiple packets for systems in the considered band, and does not allow for usable time diversity.Ph.D.Includes bibliographical referencesIncludes vitaby Haris Krem

    Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Badan Usaha Milik Desa Di Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi

    No full text
    Penelitian ini didasari oleh dikenalnya Desa Kemiren sebagai desa wisata yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Dikenalnya Desa Kemiren dapat dimanfaatkan sebagai potensi desa yang apabila dikelola dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat yang ada di Desa Kemiren. Masyarakat desa pada awalnya belum memiliki inisiatif untuk membuka suatu kesempatan dalam mencari pendapatan lain atau membuka usaha. Oleh karena itu, memberdayakan masyarakat merupakan sesuatu yang perlu dilakukan agar memiliki keterampilan dan keahlian sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Masyarakat Desa Kemiren sebagian besar bekerja di sektor pertanian. Kemudian dengan Adanya potensi desa wisata yang dapat dimanfaatkan untuk menambah pendapatan masyarakat, jadi perekonomian masyarakat tidak hanya bertumpu pada hasil pertanian saja melainkan juga wisata. Dengan melihat segala potensi yang ada di Desa Kemiren, pemerintah desa berinisatif untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa untuk mewadahi segala potensi. BUMDes Jolo Sutro berfokus pada jenis usaha yang berkaitan dengan potensi wisata. Masyarakat dilibatkan dalam jenis usaha yang dikelola BUMDes. Dengan pelibatan masyarakat ini dapat memberdayakan masyarakat Desa Kemiren. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan sifat deskriptif. Fokus penelitian adalah pemberdayaan masyarakat melalui BUMDes Jolo Sutro di Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwang

    SISTEM INFORMASI PENENTUAN PAKET PRODUK PADA "TOKO PERTANIAN SINAR TANI" MENGGUNAKAN ALGORITMA

    No full text
    Toko pertanian Sinar Tani merupakan toko yang menjual produk retail keperluan petani seperti pupuk, bibit, obat – obatan dan alat pertanian. Salah satu cara untuk meningkatkan penghasilan dalam toko pertanian Sinar Tani adalah dengan menggunakan strategi penjualan. Strategi penjualan yang dapat dilakukan adalah dengan cara melakukan promosi. Promosi sangat penting bagi perusahaan, karena dapat meningkatkan pendapatan. Toko pertanian Sinar Tani dapat memanfaatkan pola penjualan dengan membuat paket produk sebagai promosi. Pola penjualan pada toko pertanian terjadi karena menjual berbagai jenis produk dan memiliki banyak data transaksi penjualan. Perusahaan tidak mungkin melakukan analisa transaksi secara manual untuk mencari paket produk. Data transaksi penjualan yang besar dan pencatatan manual dapat membuat perusahaan sulit menentukan paket produk. Penentuan paket produk dapat dilakukan dengan membangun sistem dan memanfaatkan program dengan konsep datamining yaitu Association Rules dengan menggunakan algoritma Apriori. Pada penelitain ini dibangun sistem informasi penentuan paket produk dengan menggunakan algoritma Apriori, sehingga membantu dalam proses transaksi penjualan pada toko pertanian Sinar Tani. Algoritma Apriori dapat dilakukan dengan cara melakuan scan data berupa data transaksi dan melakukan setting pada pengaturan paket produk. Setting pada pengaturan paket produk berupa nilai maksimal paket, minimal support dan minimal confidence. Algoritma Apriori akan menjabarkan pasangan item yang terbentuk dari scan data transaksi dengan menggunakan nilai pada maksimal paket. Nilai minimal support akan mencari minimal frequent itemsets disetiap penjabaran pasangan item yang terbentuk, dan nilai minimal confidence untuk mencari persentase confidence dari pasangan yang memenuhi nilai minimal support. Sistem ini telah di uji dengan membandingkan perhituangan manual dan sistem, dan menghasilkan paket produk yang sama. Dataset yang digunakan menggunakan 20 transaksi dengan 4 jenis produk. Setting pengaturan paket produk yaitu maksimal paket 3, minimal support 3 dan minimal confidence 50%

    Nilai-Nilai Perjuangan Tokoh Utama dalam Novel Penjaga Mata Air Karya Hidayat Banjar: Analisis Sosiologi Sastra

    No full text
    Karya sastra merupakan cerminan dari kehidupan masyarakat. Dalam karya sastra, termaksud novel bisa tergambar beberapa hal seperti nilai-nilai perjuangan tokoh utama. Novel mengandung berbagai nilai yang dapat berguna bagi pembaca, salah satunya adalah nilai-nilai perjuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai perjuangan tokoh utama dalam novel Penjaga Mata Air dan mendeskripsikan manfaat dari nilai-nilai perjuangan tokoh utama dalam novel tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yaitu membicarakan beberapa kemungkinan untuk memecahkan masalah dengan tahap mengumpulkan data, mengklasifikasikan data, menganalisis data, dan menginterpretasikan semua data yang telah dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai-nilai perjuangan tokoh utama dalam novel Penjaga Mata Air adalah nilai rela berkorban, nilai persatuan, nilai harga-menghargai, nilai sabar dan semangat pantang menyerah, dan nilai kerja sama. Dampak nilai-nilai perjuangan tokoh utama dalam novel tersebut adalah mempengaruhi perilaku dan cara berpikir menjadi lebih baik.Skripsi Sarjan
    corecore