128 research outputs found
KESEJAHTERAAN MASYARAKAT ISLAM PADA MASA UMAR BIN ABDUL AZIZ
ABSTRAK
Hani Mulyani (2021) : Kesejahteraan Masyarakat Islam pada Masa Umar
bin Abdul Aziz
Umar bin Abdul Aziz adalah khalifah yang saleh, adil, bijaksana dan
berjiwa pemimpin yang baik yang berhasil menerapkan konsep kesejahteraan
umat Islam pada masanya. Ia mampu memperbaharui tatanan konsep
pemerintahan dengan mengubah gaya hidup para bangsawan dan keturunan Bani
Umayyah lainnya yang terkenal dengan sifat mewah, boros, dzalim dan
mementingkan diri sendiri.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesejahteraan masyarakat
Islam pada masa kekhalifahan Umar bin Abdul Aziz. Permasalahan yang terkait
dengan penelitian ini adalah bagaimana kesejahteraan masyarakat Islam pada
masa sebelum Umar bin Abdul Aziz, kebijakan apa yang Ia terapkan untuk
kesejahteraan masyarakat Islam dan bagaimana kesejahteraan masyarakat Islam
pada masanya.
Penelitian ini merupakan Penelitian Kepustakaan (library research)
dengan cara mengumpulkan data primer yang bersumber dari buku Umar bin
Abdul Aziz Ulama dan Pemimpin yang Adil karangan Ali Muhammad Ash-
Shallabi dan data sekunder dari buku-buku Dinasti Umayyah, jurnal, makalah
ataupun skripsi yang mengacu kepada kesejahteraan masyarakat Islam yang
dibangun Umar bin Abdul Aziz kemudian menganalisisnya dengan metode
content analysis dan mengambil kesimpulan dengan cara induktif.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kehalifahan Bani Umayyah
sebelum masa Umar bin Abdul Aziz terjadi pasang surut pemerintahan, yaitu
tidak semua pemimpinnya cakap dalam memimpin dikarenakan pengangkatan
suatu pemimpin berdasarkan ketentuan sistem monarchi. Setelah kekhalifahan
Umar bin Abdul Aziz, Ia mengubah sistem pemerintahan dari monarchi hereditas
menjadi demokrasi Islam, mengajarkan agama kepada masyarakatnya dan
memperbaharui tatanan infak dan zakat. Kemudian Umar bin Abdul Aziz juga
membuat kebijakan-kebijakan diantaranya menciptakan keadaan aman dan damai
dengan meredam kelompok yang beseteru diantaranya kaum mawali, syi‟ah,
khawarij dan bangsa Arab selanjutnya memecat para pegawai yang korup dan
menggantinya dengan pejabat yang saleh dan paham akan agama dan mengontrol
pemasukan dan pengeluaran Baitul Mal.
Kata kunci: Kesejahteraan, Masyarakat Islam, Umar bin Abdul Azi
MOTIF BATIK RAMPAK BEDUG CIKADU TANJUNG LESUNG SEBAGAI IDE PENCIPTAAN BUSANA HANBOK MODERN
ABSTRAK
Mulyani, Qori. 2022. Motif Batik Rampak Bedug Cikadu Tanjung Lesung sabagai Ide Penciptaan Busana Hanbok Modern. Departemen Pendidikan Seni Rupa. Fakultas Pendidikan Seni dan Desain. Universitas Pendidikan Indonesia.
Motif batik rampak bedug Cikadu Tanjung Lesung merupakan salah satu motif batik daerah yang berada di Indonesia, yang memiliki makna dan filosofi yang menarik seperti motif batik daerah lainnya. Sebagai pelaku seni yang memiliki peran penting terhadap perkembangan budaya, penulis terinspirasi untuk mengekspresikan motif batik rampak bedug ke dalam sebuah penciptaan karya busana hanbok modern. Hanbok merupakan pakaian tradisional Korea yang menjadi salah satu aset warisan budaya Korea. Penciptaan karya ini bertujuan untuk memadukan dua warisan budaya, yaitu warisan budaya Indonesia dan Korea. Metode penciptaan yang digunakan adalah metode Per-factum, Practiced-Led Research. Proses alur penciptaan metode Per-factum, Practiced-Led Research terbagi menjadi empat tahap yaitu tahap persiapan, imajinasi, pengembangan imajinasi, dan pengerjaan. Tahapan-tahapan yang dilakukan penulis pada proses penciptaan karya ini terdiri dari obervasi, studi pustaka, tahap mengimajinasi dengan membuat moodboard, dilanjutkan dengan proses perancangan motif batik rampak bedug untuk diaplikasikan ke dalam busana hanbok, dan pengerjaan atau perwujudan karya yang diterapkan dalam karya yaitu teknik batik tulis. Hasil yang dicapai dalam penciptaan karya ini yaitu, tiga karya motif batik rampak bedug yang di tuangkan ke dalam busana hanbok modern yang sudah di desain oleh penulis. Semoga hasil penciptaan karya ini diharapkan menjadi salah satu perkembangan dan pelestarian dua budaya Indonesia maupun Korea.
Kata Kunci: Motif Batik Rampak Bedug, Busana, Hanbok Modern
ABSTACT
Mulyani, Qori. 2022. Rampak Bedug Cikadu Tanjung Lesung Batik motif as an Idea for Creating Modern Hanbok Clothing. Department of Fine Arts Education. Faculty of Art and Design Education. Indonesian education university.
The Cikadu Tanjung Lesung rampak bedug batik motif is one of the regional batik motifs in Indonesia, which has an interesting meaning and philosophy like other regional batik motifs. As an artist who has an important role in cultural development, the author was inspired to express the motif of the rampak bedug batik into a creation of modern hanbok clothing. Hanbok is a traditional Korean clothing which is one of the assets of Korean cultural heritage. The creation of this work aims to combine two cultural heritages, namely the cultural heritage of Indonesia and Korea. The creation method used is the Per-factum, Practiced-Led Research method. The process of creating the Per-factum, Practiced-Led Research method is divided into four stages, namely the preparation stage, imagination, imagination development, and workmanship. The stages carried out by the author in the process of creating this work consist of observation, literature study, the stage of imagining by making a moodboard, followed by the process of designing the Rampak Bedug batik motif to be applied to hanbok clothing, and the workmanship or embodiment of the work applied in the work, namely the technique of handmade batik. The results achieved in the creation of this work are, three works of Rampak Bedug batik motifs that are poured into modern hanbok clothes that have been designed by the author. Hopefully the results of the creation of this work are expected to be one of the developments and preservation of the two cultures of Indonesia and Korea.
Keywords: Rampak Bedug Batik, Motif, Fashion, Modern Hanbo
Perkembangan upacara tradisi Seren Taun di Kampung Budaya Sindangbarang Kabupaten Bogor tahun 2006-2019
Upacara Tradisi Seren Taun merupakan sebuah upacara pesta panen padi yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali oleh masyarakat agraris Sunda sebagai bentuk ungkapan syukur atas hasil panen yang didapatkan seraya berharap semoga ditahun yang akan datang dapat terus meningkat. Dalam perkembangannya upacara ini dianggap sebagai momentum sakral berkenaan dengan sebuah Mitologi Nyi Pohaci yang sering disangkut pautkan dengan kesuburan tanaman padi. Hampir di seluruh kampung adat yang ada di Jawa Barat dan Banten masih melaksanakan Upacara Tradisi Seren Taun, salah satu yang masih melaksanakannya hingga saat ini adalah Kampung Budaya Sindangbarang yang terletak di Kabupaten Bogor. Adapun penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan Upacara Tradisi Seren Taun yang ada di Kampung Budaya Sindangbarang setelah sempat ditinggalkan selama 35 Tahun kemudian dilaksanakan dan dilestarikan kembali oleh masyarakat Kampung Budaya Sindangabarang pada tahun 2006. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah perkembangan Kampung Budaya Sindangbarang dan mengetahui perkembangan Upacara Tradisi Seren Taun di Kampung Budaya Sindangbarang Tahun 2006-2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan yaitu Heuristik (pengumpulan sumber), Kritik (penyeleksian data), Interpretasi (penafsiran data) dan Historiografi (penulisan sejarah).
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa Upacara Tradisi Seren Taun yang dilaksanakan di Kampung Budaya Sindangbarang Kabupaten Bogor tahun 2006-2019 merupakan sebuah upacara rekonstruktif dari pelaksanaan upacara yang pernah dilakukan pada zaman dahulu oleh para leluhur. Upacara ini dilaksanakan kembali pada tahun 2006 dengan formatan yang berbeda yaitu dimasukannya unsur Islami dan juga adanya pengaruh modernisasi. Sehingga upacara yang dilaksanakan tidak lagi sebagai bentuk penghormatan kepada Nyi Pohaci melainkan sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen padi yang didapatkan dengan serangkaian ritual yang dilakukan diantaranya Netepkeun, Ngembang, Sawer Sudat, Sebret Kasep, Munday, Ngukulan Cai, Ngangkat Sedekah Kue, Nugel Munding, dan Majikeun Pare. Selain itu, berbagai kesenian tradisional Sunda juga ditampilkan pada Upacara Tradisi Seren Taun sebagai pengenalan budaya warisan leluhur Sunda kepada khalayak umum agar tetap terjaga dan dilestarikan sampai generasi berikutnya
Identifikasi Segmen yang Mempunyai Kesamaan Semantik pada Teks Terjemahan Al-Quran Menggunakan Pendekatan Deteksi Plagiat
Al-Quran merupakan kitab suci umat Islam yang terdiri dari 30 juz, 114 surat dan
6236 ayat. Pada Al-Quran terdapat beberapa ayat yang diulang, baik pada halaman
yang sama atau pun halaman yang berbeda, dengan tingkat kesamaan semantik
yang berbeda-beda. Sampai saat ini penelitian tentang terjemahan Al-Quran masih
sebatas pengukuran kesamaan semantik pada teks pendek dan pasangan potongan
ayat. Oleh karena itu dibutuhkan penelitian tentang sistem yang bisa
mengidentifikasi segmen yang mempunyai kesamaan semantik pada teks
terjemahan Al-Quran yang tepat dan akurat. Dalam tugas akhir ini, penulis
menggunakan sistem dari penelitian deteksi plagiat [1]. Pasangan Al-Quran sebagai
masukan pada sistem dan penggunaan algoritma Rabin-Karp untuk string
matching. Penggunaan pendekatan deteksi plagiat, telah berhasil digunaan untuk
mengumpulkan basis data terjemahan Al-Quran berbahasa Inggris sebanyak 60
pasangan halaman yang mempunyai kesamaan semantik. Dengan performansi
100% setiap jenis plagiarisme (jenis kesamaan semantik).
Kata Kunci: Kesamaan semantik, teks terjemahan Al-Quran, deteksi plagiat
PEMBUATAN APLIKASI PERHITUNGAN HONOR DAN KINERJA ASISTEN PRAKTIKUM PADA FAKULTAS ILMU TERAPAN UNIVERSITAS TELKOM
Berita Acara Praktikum (BAP) merupakan form untuk daftar hadir asisten praktikum yang telah melaksanakan praktikum. Pengelolaan BAP pada Fakultas Ilmu Terapan masih menghadapi kendala, arsip BAP dikumpulkan di ruangan lab, dalam waktu satu bulan sekali arsip BAP di validasi satu persatu dengan Google Form . Dengan terjadinya penumpukan arsip BAP mengakibatkan data BAP ada yang tidak valid, menghambat perhitungan honor dan terjadi keterlambatan selama dua minggu. Penilaian kinerja asisten praktikum belum dilakukan secara terkomputerisasi, menyebabkan asisten praktikum yang kehadirannya tidak mencapai 75% tetap mendapatkan TAK dan sertifikat. aplikasi perhitungan honor dan kinerja asisten praktikum berbasis web memiliki fitur pengelolaan BAP, perhitungan honor dan pengelolaan kinerja asisten praktikum
Aplikasi ini dibuat dengan metode Waterfall dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework CodeIgniter dan menggunakan Oracle 11g sebagai database server. Pengguna dari aplikasi ini adalah admin, asisten praktikum, dosen, praktikan.
Dengan adanya Aplikasi Perhitungan Honor dan Kinerja Asisten Praktikum dapat membantu kegiatan perhitungan honor dan kinerja asisten praktikum pada Fakultas Ilmu Terapan Universitas Telkom.
Kata Kunci : BAP, perhitungan honor, kinerja asisten praktiku
Implementation of Ideal Democracy in The General Election System in 2024 in Indonesia
Some countries have adopted a parliamentary system and some have adopted a presidential system to build democracy. Meanwhile, Indonesia initially practiced democracy with a parliamentary system but was considered a failure, until finally Indonesia practiced democracy with a presidential system. The implementation of the parliamentary and presidential electoral systems is still being debated today, this is reinforced by the option to hold elections in 2024 with a closed proportional electoral system, which closed proportional system will return Indonesia to the New Order era which adheres to the parliamentary electoral system. The purpose of this study is to understand whether the presidential system is the ideal electoral system of government in the 2024 elections. The method in writing is to use the literature method and use analytical techniques to collect data from various data obtained. The result of this research is that the presidential system is the ideal electoral system for the upcoming 2024 elections, reinforced by reasons that argue that the parliamentary electoral system is not convincing for Indonesia now
IDE BUNUH DIRI DITINJAU DARI SELF-STIGMA DAN PERCEIVED BURDENSOMENESS PADA ORANG DENGAN EPILEPSI (ODE)
ABSTRAK
Ide Bunuh Diri Ditinjau Dari Self-Stigma Dan Perceived
Burdensomeness Pada Orang Dengan Epilepsi (ODE)
Oleh :
Putri Mulyani
Epilepsi merupakan suatu gangguan pada sistem saraf pusat yang
ditandai dengan kejang dan menimbulkan dampak neurobiologik,
psikologik dan sosial. Dampak psikologis yang diterima ODE
menyebabkan keadaan depresi yang tak jarang berujung pada upaya
bunuh diri. Self-stigma dan perceived burdensomeness merupakan
faktor yang mempengaruhi ide bunuh diri pada ODE. Penelitian ini
bertujuan menguji hubungan self-stigma dan perceived burdensomeness
dengan ide bunuh diri pada ODE, menguji hubungan self-stigma dengan
ide bunuh diri pada ODE, menguji hubungan perceived
burdensomeness dengan ide bunuh diri pada ODE, dan menguji
perbedaan ide bunuh diri pada ODE remaja dan ODE dewasa awal.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan
accidental sampling dengan total sampel sebanyak 66 ODE. Teknik
pengumpulan data menggunakan skala psikologi meliputi skala ide
bunuh diri berjumlah 19 aitem (α= 0.907), pada self-stigma berjumlah
29 aitem (α= 0.940), dan pada perceived burdensomeness berjumlah 6
aitem (α=0.938 ). Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis
regresi berganda yang dibantu dengan program SPSS 26 For Windows.
Hasil analisis data menunjukan nilai p=0.000(p<0.05), dapat
disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara self-stigma dan perceived
burdensomeness dengan ide bunuh diri pada ODE dengan sumbangan
efektif sebesar 45.9% sisanya 54.1% dipengaruhi oleh variabel lain
yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Nilai t = 0.108 dengan Sig.
0.915 (p>0.05) yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan antara
tingkat ide bunuh diri pada ODE remaja dan ODE dewasa awal.
Kata Kunci : Ide Bunuh diri, Self-Stigma, Perceived Burdensomeness,
Epilepsi.
ABSTRACT
SUICIDAL IDEATION IN PERSON WITH EPILEPSY (PWE) AS
MEASURED BY SELF-STIGMA AND PERCEIVED
BURDENSOMENESS
Author :
Putri Mulyani
Epilepsy is a disorder of the central nervous system characterized by
seizures and causes neurobiological, psychological and social impacts.
The psychological impact received by ODEs causes a state of
depression that often leads to suicide attempts. Self-stigma and
perceived burdensomeness are factors that influence suicidal ideation
in ODE. This study aims to examine the relationship between self�stigma and perceived burdensomeness with suicidal ideation in ODE,
examine the relationship between self-stigma and suicidal ideation in
ODE, examine the relationship between perceived burdensomeness with
suicidal ideation in ODE, and examine the differences in suicidal
ideation in adolescent ODE and early adult ODE.
This research is a non-experimental quantitative research with
correlational research design. The sampling technique used accidental
sampling with a total sample of 66 ODE. Data collection techniques
using psychological scales include suicidal ideation scales totaling 19
items (α = 0.907), on self-stigma totaling 29 items (α = 0.940), and on
perceived burdensomeness totaling 6 items (α = 0.938). The analysis
technique used is multiple regression analysis techniques assisted by
the SPSS Statistic Version 26 For Windows program.
The results of data analysis showed a value of p=0.000 (p<0.05), it
can be concluded that there is a relationship between self-stigma and
perceived burdensomeness with suicidal ideation in ODE with an
effective contribution of 45.9%, the remaining 54.1% is influenced by
other variables not examined in this study. The value of t = 0.108 with
Sig. 0.915 (p>0.05) which means there is no significant difference
between the level of suicidal ideation in adolescent ODE and early
adult ODE.
Keywords : Suicidal Ideation, Self-Stigma, Perceived Burdensomeness,
Epilepsy
Peningkatan Kemampuan majanemen Keuangan Individu Masyarakat Desa Cijurey Melalui Literasi Keuangan dan Literasi Digital
The rapid development of financial technology (fintech) in Indonesia has made it easier for people to access various digital financial services. However, low levels of digital financial literacy remain a major challenge in achieving sustainable financial inclusion. The imbalance between increasing financial inclusion and financial literacy has resulted in many people having access to financial products without understanding how to use them wisely, leaving them vulnerable to risks such as illegal online loans, fraudulent investments, digital fraud, and consumptive behavior. This situation highlights the need to strengthen the community's financial management skills by simultaneously improving financial literacy and digital literacy. This community service activity, conducted in Cijurey Village, Panyingkiran District, aims to improve the community's ability to manage personal and household finances through the integration of financial literacy and digital literacy. The approach used is community-based learning, through face-to-face training that is participatory, contextual, and applicable. Participants are equipped with an understanding of financial planning, the safe use of financial technology, and hands-on practice in digital financial management. The integration of these two literacy skills is expected to shape smart, critical, and adaptive financial behavior to the development of the digital economy, while strengthening the community's financial management capacity towards sustainable economic prosperity
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS, FINANCIAL LEVERAGE DAN KOMPOSISI KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP EARNING MANAGEMENT ( Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2007-2009)
This study has purpose to get empirical evidence about effect of company size,profitability, financial leverage and independent commissioners’s proportion to EarningManagement. Company size is measured by total assets companies, profitability measuredusing return on assets/investment (ROA/ROI), financial leverage measured with ratio of debtproportion from total asset of company and mecanism of corporate governance produced byindependent commissioners’s proportion measured with percent of account independentcommissioners’s proportion devided by total commissioners’s memberEarning Management is measured with index eckel. Population of this study is 149manufactures wich are registered in Indonesia Stock Exchange 2007 – 2009. The data ofstudy is found from report of manufactures finance on periode 2007 – 2009. Based onsampling purposive method, sample that is found is 112 companies. Hypotesis in this study istested by using multi regression analysis.Based on the result shows that profitability have a positive and significance relationon the earning management. However company size, financial leverage and independentcommissioners’s proportion have not anysignificance on the earning managementKey words: Corporate Governance, Company size, profitability, financial leverage,earning mangement.I. PENDAHULU
Brassica juncea Peroksidase Sebagai Biokatalis Dalam Sintesis Kopling Oksidatif Senyawa Guaiakol
Isolation of phenolic polymers from plants are challenging because the low yield and time consuming. Synthesis of phenolic polymer is urgently needed to overcome the lack of the compounds. Phenolic oxidation with H2O2 by peroxidase, results oxidative coupling reaction and finally produces phenolic polymers. Peroxidase (e.g guaiacol) catalyzes oxidative reaction by hydrogen peroxide with substrate acted as hydrogen donor. In this study, peroxidase from sawi hijau (Brassica juncea) was isolated. The obtained crude peroxidase had specific activity 5.618U/mg protein. Reaction between guiacol, H2O2 and crude peroxsidase produced guaiacol dimer. The new dimer was identified by NMR spectrometry, and the product showed coupling in para-para of 4,4’-biguaiakol, with 17% yield. In summary, crude peroxidase obtained from sawi hijau (Brassica juncea) was able to act as a catalyst for the oxidative coupling reaction of guiacol into guaicol dimer compounds.Senyawa polimer fenol dalam tumbuhan sukar di isolasi karena jumlahnya sedikit dan waktu pengerjaan yang relatif lama, oleh karena itu dibutuhkan sintesis polimer fenol dengan waktu yang relatif singkat. Oksidasi fenol oleh peroksidase dengan substrat H2O2 menghasilkan reaksi kopling oksidatif, sehingga terbentuk polimer fenol. Peroksidase adalah enzim mengkatalisis reaksi oksidasi oleh hidrogen peroksida pada sejumlah substrat yang merupakan donor hidrogen, misalnya guaiakol. Pada penelitian ini, enzim peroksidase diisolasi dari tanaman sawi hijau (Brassica juncea), dan diperoleh ekstrak kasar enzim peroksidase dengan aktivitas spesifik sebesar 5.618 U/mg protein. Reaksi antara substrat guaiakol dan H2O2 dengan enzim peroksidase ekstrak kasar sawi hijau (Brassica juncea) menghasilkan suatu produk dimer guaiakol. Identifikasi struktur kimia senyawa dimer dengan NMR menunjukkan hasil dimerisasi penggabungan pada posisi para-para, 4,4’-biguaiakol dengan rendemen 17%. Ekstrak enzim peroksidase yang berasal dari sawi hjiau (Brasssica juncea) mampu berperan sebagai katalis reaksi kopling oksidatif dari senyawa guiakol menjadi senyawa dimer guaiakol
- …
