506 research outputs found
Keefektifan Model Debat dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X SMA Negeri 9 Makassar”
ABSTRAK
Haerul. 2014.”Keefektifan Model Debat dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X SMA Negeri 9 Makassar”. (Dibimbing oleh Zainuddin Taha dan Azis).
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan keefektifan model debat dalam pembelajaran keterampilan berbicara siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian The randomized posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar yang berjumlah 296 orang. Jumlah tersebut terbagi ke dalam 8 kelas. Dengan cara random, maka terpilih kelas X2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X5 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan, yaitu lembar observasi. Teknik yang digunakan mengumpulkan data adalah teknik penilaian hasil observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan dua cara yaitu secara statistik deskriptif dan statistik inferensial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan berbicara siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar dengan menerapkan model debat dikategorikan tinggi. Di antara 37 orang siswa kelas eksperimen, terdapat 33 siswa yang memperoleh nilai ≥75 atau 89,2% dan nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 82. Berbeda dengan hasil pembelajaran keterampilan berbicara siswa kelas X melalui pembelajaran diskusi kelompok dikategorikan sedang dan jumlah siswa yang memperoleh nilai ≥75 tidak mencapai kriterian ketuntasan yaitu 85%. Perolehan nilai siswa hanya mencapai 64,9% atau sebanyak 24 siswa dan nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 76. Model debat efektif diterapkan dalam pembelajaran keterampilan berbicara siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar. Hal ini tampak pada nilai t hitung: 3,525 > t tabel: 1,993 dengan signifikasi (p) 0,05. Kaidah yang digunakan adalah jika t hitung > ttabel, maka Ha diterima. Kesimpulannya adalah hipotesis dalam penelitian ini yakni model debat efektif diterapkan dalam pembelajaran keterampilan berbicara siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar diterima.
ABSRACT
HAERUL. 2014. The Effectifities of Debate Model in Learning Speaking Skills of Grade X Students at SMAN 9 Makassar (supervised by Zainuddin Taha and Azis).
The study aims at assess and describing the effectivities of debate model in learning speaking skills of grade X students at SMAN 9 Makassar. The study is an experiment research which employes experiment design. The populations of the study were 296 grade X students from 8 classes at SMAN 9 Makassar. Samples fof the study were two classes taken randomly and obtained grade X2 as the experiment class and grade X5 as the control class. The instrument used was observation. Techniques used to collect the data were test and observation. Data obtained were analyzed in two ways, namely descriptive statistics and inferential statistics. The results of the study reveal that learning speaking skills of grade X students at SMAN 9 Makassar by applying debate model was categorized as high. Among 37 students at the experiment class, 33 students obtained the score ≥ 75 or 89,2% with the mean 82. In contrast with the result of speaking skills of grade X students by applying group discussion, it was categorized as medium and students who obtained the score ≥ 75 did not achieve the criteria of complete which was 85%. The students only achieved 64,9% or only 24 students with the mean 76. The debate model is effective to be applied in learning speaking skills proved by tcount: 3,525 > ttable: 1,993 with the level of significant (p) 0,05. The convention used was tcount>ttable so Ha was accepted. The conclusion of the study is the hypothesis of the study, which is debate model is effective to be applied in learning speaking skills of grade X students at SMAN 9 Makassar
Hubungan pembinaan keimanan dan ketaqwaan siswa dengan perilaku siswa dan lingkungan sekolah di SMAN 3 Kuningan
Haerul Ibad:Hubungan Pembinaan keimanan dan ketaqwaan siswa dengan perilaku siswa dan lingkungan sekolah di SMAN 3 Kuningan.
Sekolah merupakan bagian dari lingkungan kehidupan yang sangat penting dalam kehidupan individu.Tidak hanya sebagai krangka intelektua lyang dapat dikembangkan melalui lingkungan sekolah,tetapi juga keseluruhan kepribadian siswa. Dalam lingkungan sekolah berlangsung dua kurikulum yaitu:kurikulum tertulis (written curriculum) dan kurikulum tidak tertulis (hidden curriculum). Kedua kurikulum tersebut telah menciptakan iklim sekolah yang berbeda-beda dalam proses pembinaan keimanan dan ketaqwaan para siswa,sesuai dengan tipe kepemimpinan kepala sekolah atau komitmen beragam dari para guru yang bertugas di sekolah tersebut.
Masalah dalam penelitian dirumuskan:(1)Bagaimana proses pembinaan keimanan dan ketaqwaan siswa di SMA Negeri 3 Kuningan (2) Bagaimana perilaku keberagaman siswa di SMA Negeri 3 Kuningan (3) Bagaimana peran lingkungan sekolah dalam membentuk perilaku siswa di SMA Negeri Kuningan (4) Sejauhmana hubungan pembinaan keimanaan dan ketaqwaan siswa dengan perilaku siswa dan lingkungan sekolah di SMA Negeri Kuningan
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Untuk menggambarkan proses pembinaan keimanan dan ketaqwaan dan perilaku keberagaman siswa di SMK Negeri 3 Kuningan. (2) Untuk menggambarkan peran lingkungan sekolah dalam membentuk perilaku siswa di SMK Negeri 3 Kuningan (3) Untuk membuktikan hubungan pembinaan keimanan dan ketaqwaan siswa dengan perilaku siswa dan lingkungan sekolah di SMA Negeri 3 Kuningan
STRATEGI PENINGKATAN PERANAN BUMDES BANCE’E BAGI PETANI DI DESA LAPPA UPANG KECAMATAN MARE KABUPATEN BONE
Haerul. Strategi Peningkatan Peranan BUMDes Bance’e Bagi Petani Di Desa Lappa Upang Kec. Mare Kab. Bone Pembimbing : Hasriliandi Halim dan Adam Rahman Suradi
BUMDes Bance’e sebagai Badan Usaha Milik Desa Lappa Upang memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian desa, salah satunya melalui sektor pertanian yang merupakan potensi utama di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mnegetahui Strategi Peranan BUMDes Di Desa Lappa Upang Kec. Mare Kab. Bone. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Deskriptif Kuantitatif. Tempat penelitian ini dilaksanakan di Desa Lappa Upang Kecamatan Mare Kabupaten Bone. Populasi dan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pengurus BUMDes Desa Lappa Upang Kecamatan Mare Kabupaten Bone yang berjumlah 5 orang. Instrument pendukung yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analis yang digunakan yaitu analisis SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa faktor internal pada posisi Strengths memiliki bobot nilai sebesar, yaitu ( 2,01 ) dan Weaknesses sebesar ( 0,60 ), sedangkan faktor eksternalnya mencakup Opportunities dan threats dengan bobot nilai Opportunities sebesar (2,62 ) dan pada posisi Threats memiliki bobot nilai sebesar ( 1,65 ), sehingga posisi usaha BUMDes Bance’e Desa Lappa Upang bisa dikatakan cukup baik, karena posisi Strengths dan Opportunities memiliki bobot nilai yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan berdasarkan bobot nilai Threats dan Weaknesses
.EVALUASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT DI SEKOLAH ISLAM ATHIRAH (STUDI PADA SMP ISLAM ATHIRAH 1 KAJAOLALIDO KOTA MAKASSAR)
ABSTRACT
HAERUL AMRI, 2019. Evaluation of Total Quality Management in Athirah Islamic
School (Study on SMP Islam Athirah 1 Kajaolalido in Makassar City), (Supervised by
Patta Bundu and Patahuddin).
The Study aims at evaluation the implementation of Total Quality Management at
SMP Islam Athirah 1 Kajaolalido in Makassar city on aspects of the plan,
implementation, and achievement. The study is qualitative approach with evaluation
type. The subjects of the study were the director, the principal, and teacher of SMP
Islam Athirah 1 Kajaolalido in Makassar city. Data were collected by employing
interview, observation, and documentation. As supporting data, questionnaires were
given to teachers and students at SMP Islam Athirah 1 Kajaolalido in Makassar city.
Based on the evaluation being implemented, the assessors concluded that: 1) in
arranging the plan, SMP Islam Athirah 1 Kajaolalido in Makassar city had
implemented Total Quality Management characteristics, namely the planning which
focused on the costumers, involving external and internal costumers, and the plan
which was based measurement result, 2) in the implementation aspect, SMP Islam
Athirah 1 Kajaolalido in Makassar city had implemented Total Quality Management
characteristics as well basically. It can be seen from the efforts of school in meeting
the need and expectations of costumers, the total involvement from all the
stakeholders, the implementation of performance measurement and achievement of
school quality assurance, a commitment of creating qualified education, and efforts
conducted in making continuous improvements, 3) in achievement aspect, SMP Islam
Athirah 1 Kajaolalido in Makassar city had achieved the objectives of the
implementation of Total Quality Management. It can be seen from various academic
and non-academic achievement obtain by the students. Moreover, the level of
satisfaction from the parents as the external costumers has also improved. However,
teachers as the internal costumers have yet to obtained significant impact from the
implementation of Total Quality Management in SMP Islam Athirah 1 Kajaolalido in
Makassar city.
Keywords: evaluation, management, Total Quality Managemen
DAYA GRAZING DAN PREFERENSI MAKANAN BULU BABI TERHADAP BERBAGAI JENIS LAMUN DI PERAIRAN PULAU BARRANG LOMPO, MAKASSAR
Tulisan ini diambil dari penelitian skripsi mahasiswa S1 Imu Kelautan an. Andi Haerul yang kemudian membuat manuscript-nya dan mengikutkan untuk dipresentasikan pada PIT ISOI 2012 di Makassar.Telah dilakukan penelitian daya grazing bulu babi penghuni daerah padang lamun dan\ud
preferensi makan masing-masing jenis bulu babi terhadap beberapa jenis lamun yang\ud
terdapat di Pulau Barrang Lompo. Penelitian dilakukan di laboratorium dan di alam\ud
sejak bulan Desember 2010 hingga awal bulan April 2011. Berat lamun termakan untuk\ud
masing-masing jenis lamun diperoleh dari pengurangan berat sebelum dan sesudah\ud
percobaan. Hasil penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa daya grazing bulu\ud
babi jenis Diadema setosum adalah 1,53 gr/indivu/hr, Tripneustes gratilla 2,24gr/indivu/hr, Mespilia globulus 1,80 gr/indivu/hr, dan Echinothrix calamaris 2,93gr/indivu/hr, sedangkan hasil penelitian di alam menunjukkan Diadema setosum 2,32gr/indivu/hr, Tripneustes gratilla 5,48 gr/indivu/hr, Mespilia globulus 3,77 gr/indivu/hr,\ud
dan Echinothrix calamaris 4,26 gr/indivu/hr. Dalam aktifitas grazingnya, masingmasing\ud
jenis bulu babi memiliki kecenderungan untuk memilih jenis lamun tertentu.\ud
\ud
D. setosum cenderung memakan Enhalus acoroides, sedangkan T. gratilla, M. globulus, dan E. calamaris cenderung untuk memilih lamun jenis Halodule uninervis\ud
dibandingkan jenis lamun lainnya
TEACHING AND LEARNING SPEAKING THROUGH SINGLE-SLOT SUBSTITUTION DRILLS TECHNIQUE AT THE EIGHTH GRADE OF SMP NEGERI 27 BANDAR LAMPUNG
ABSTRACT
TEACHING AND LEARNING SPEAKING THROUGH SINGLE-SLOT
SUBSTITUTION DRILLS AT THE EIGHTH GRADE OF SMP NEGERI 27 BANDAR LAMPUNG
By HAERUL AMAL
The goal of the learning English as a foreign language for the students is to make them to be able to communicate in English. Speaking is a skill of conveying words or sounds of articulation to express or to deliver ideas, opinion or feelings. It means that speaking is used to express ideas easily and accurately. For this reason, Single-slot substitution drill is suitable to be implemented in teaching learning speaking process. The researcher conducted the research to know and describe the process, problems faced by the teacher and students in teaching learning speaking by using Single-slot substitution drill. Therefore, this thesis discussed about teaching and learning speaking through Single-slot substitution drills at the eighth grade of SMP N 27 Bandar Lampung.
The research methodology of this research was descriptive qualitative research. In taking the sample of the research, the researcher used purposive sampling technique to choose the participants. Then, the researcher chose the English teacher and students of eighth grade of SMP N 27 Bandar Lampung as the participants of this research. In collecting the data, the researcher used triangulation technique. It consists of observation, questionnaire and interview. To analyze the data, the researcher used data reduction, data display and verification of data.
The researcher conducted the research in two meetings. After analyzing the data, there were three points of the result. The first, the process of teaching and learning speaking through Single-slot substitution drills at SMPN 27 Bandar lampung did not run well. The second, the teacher got some problems in teaching speaking through Single-slot substitution drills such as that the teacher could not handle the class because of the over-crowded class and she did not correct the students’ mispronunciation. The third, the problems faced by students in learning speaking through Single-slot substitution drills are inhibitation, nothing to say, mother- tongue use, development error, the students could not repeat the words by using target language that have been spoken by the teacher and could not make sentences based on the teacher’s cues.
Key words : Descriptive Qualitative Research, Single-Slot Substitutions Drills, Speaking
DESIGNING POCKETBOOK OF ENGLISH VOCABULARY FOR ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT STUDY PROGRAM OF IAIN PALOPO
ABSTRACT
Muh. Haerul J, 2022, “Designing Pocketbook of English Vocabulary for Islamic
Education Management Study Program of IAIN Palopo." Thesis English
Study Program at Tarbiyah and Teacher Training Faculty in the State
Islamic Institute of Palopo Supervised by DR. Hilal Mahmud M.M and
Dewi Furwana, S.Pd.I., M.Pd.
This thesis was about designing an English pocketbook for the Islamic Education
Management study program at IAIN Palopo. The questions of this research were:
(1) How is the need analysis of the pocketbook of English Vocabulary for the
Islamic Education Management Study Program of IAIN Palopo? (2) How to design
an appropriate pocketbook for the Islamic Education Management Study Program
at IAIN Palopo? (3) How is the final design of the appropriate pocketbook for the
Islamic Education Management Study Program at IAIN Palopo? The purpose of the
research was to construct a pocketbook for students majoring in Islamic Education
Management that contained essential topics in educational management. At the
same time, the pocketbook will be determined as a learning medium. This study
uses the Research and Development R&D research method using the Borg and Gall
model. The material in the pocketbook is essential knowledge in education
management. The stages of this research are (1) Observation, (2) Information
gathering, (3) Research and planning, (4) Product Design and Development, (5)
Material Expert Validation, (6) Material revision, (7) Product distribution. The
research used three expert validators for needs analysis, student perceptions, and
observation sheets. Data was collected using a questionnaire contained on the
Google Form site. The validation of material experts and linguists was carried out
by lecturers of the Department of Islamic Education Management and English at
IAIN Palopo. The researcher's pocketbook was created in response to research on
student demands. Thirty-one students in the third semester of the Islamic Education
Management Study Program were assessed for their pocketbooks. To evaluate the
pocketbook, students are given a response form. Pocketbooks scored (4.1), (4.27),
and (4.27) based on the opinions of material experts, linguists, and students (3.8).
The pocketbook can be described as "Good" based on these results.
Keywords: Designing, Pocketbook, English for Islamic Education Managemen
Pembatalan Akta Hibah Oleh Hakim Dalam Perkara Waris di Pengadilan Agama Maros.
ABSTRAKMUH. HAERUL HULUK, 0065. 02. 42. 2015. Pembatalan Akta Hibah Oleh Hakim Dalam Perkara Waris di Pengadilan Agama Maros. (dibimbing oleh Sufirman Rahman, dan M. Dachran S. Busthami).Penelitian ini dilakukan dengan tujuan, (1) Untuk menganalisis pertimbangan hukum oleh hakim Pengadilan Agama Maros sehingga memutuskan untuk membatalkan Akta hibah yang dibuat oleh Notaris/PPAT. Dan (2) Untuk menganalisis dan menjelaskan Faktor-faktor apa yang berpengaruh terhadap akta hibah sebagai akta otentik sehingga kekuatan pembuktiannya lemah.Penelitian ini merupakan penelitian hokum empiris yang dimana meneliti data-data primer melalui cara wawancara, observasi, dan penelitian-penelitian eksperimental, sehingga kesimpulan yang ditarik benar-benar merefleksikan tujuan dan kegunaan penelitian ini.Hasil penelitan diperoleh bahwa pertimbangan hokum dan alasan yang digunakan oleh hakim dalam menyelesaikan perkara pembatalan akta hibah dalam perkara Nomor 149/Pdt.G/2017/PA.Mrs. menggunakan pasal 1335 KUH Perdata yang mana suatu perjanjian yang dibuat berdasarkan suatu sebab yang palsu/terlarang, tidak memiliki kekuatan, tanpa mempertimbangkan adanya hibah bersyarat yang dilakukan dalam perkara tersebut. Dan ada beberapa faktor yang mempengaruhi lemahnya pembuktian akta hibah dilihat dari segi substansi, struktur dan budaya hukum masyarakat.Sebagai saran dalam penelitian ini agar para penegak hokum Pengadilan Agama Maros dalam menyelesaiakan dan memutuskan perkara pembatalan akta hibah hendaknya tetap berpegang teguh pada sumber-sumber hokum islam dan hukum acara peradilan yang ada. Bagi Notaris/PPAT hendaknya juga mempedomani Inpres No.1 Tahun 1991 Tentang Kompilasi Hukum Islam (KHI) dalam pembuatan Akta Hibah, khususny abagi orang yang beragama Islam maka hukum yang diterapkan haruslah mengacu pada hukum Islam. Dan hendaknya pemerintah meningkatkan status Inpres No.1 Tahun 1991 Tentang Kompilasi Hukum Islam menjadi Undang-Undang, merumuskan secara lengkap pasal-pasalnya terutama yang berkaitan dengan Hibah.ABSTRAKMUH. HAERUL HULUK, 0065. 02. 42. 2015. Pembatalan Akta Hibah Oleh Hakim Dalam Perkara Waris di Pengadilan Agama Maros. (dibimbing oleh Sufirman Rahman, dan M. Dachran S. Busthami).Penelitian ini dilakukan dengan tujuan, (1) Untuk menganalisis pertimbangan hukum oleh hakim Pengadilan Agama Maros sehingga memutuskan untuk membatalkan Akta hibah yang dibuat oleh Notaris/PPAT. Dan (2) Untuk menganalisis dan menjelaskan Faktor-faktor apa yang berpengaruh terhadap akta hibah sebagai akta otentik sehingga kekuatan pembuktiannya lemah.Penelitian ini merupakan penelitian hokum empiris yang dimana meneliti data-data primer melalui cara wawancara, observasi, dan penelitian-penelitian eksperimental, sehingga kesimpulan yang ditarik benar-benar merefleksikan tujuan dan kegunaan penelitian ini.Hasil penelitan diperoleh bahwa pertimbangan hokum dan alasan yang digunakan oleh hakim dalam menyelesaikan perkara pembatalan akta hibah dalam perkara Nomor 149/Pdt.G/2017/PA.Mrs. menggunakan pasal 1335 KUH Perdata yang mana suatu perjanjian yang dibuat berdasarkan suatu sebab yang palsu/terlarang, tidak memiliki kekuatan, tanpa mempertimbangkan adanya hibah bersyarat yang dilakukan dalam perkara tersebut. Dan ada beberapa faktor yang mempengaruhi lemahnya pembuktian akta hibah dilihat dari segi substansi, struktur dan budaya hukum masyarakat.Sebagai saran dalam penelitian ini agar para penegak hokum Pengadilan Agama Maros dalam menyelesaiakan dan memutuskan perkara pembatalan akta hibah hendaknya tetap berpegang teguh pada sumber-sumber hokum islam dan hukum acara peradilan yang ada. Bagi Notaris/PPAT hendaknya juga mempedomani Inpres No.1 Tahun 1991 Tentang Kompilasi Hukum Islam (KHI) dalam pembuatan Akta Hibah, khususny abagi orang yang beragama Islam maka hukum yang diterapkan haruslah mengacu pada hukum Islam. Dan hendaknya pemerintah meningkatkan status Inpres No.1 Tahun 1991 Tentang Kompilasi Hukum Islam menjadi Undang-Undang, merumuskan secara lengkap pasal-pasalnya terutama yang berkaitan dengan Hibah
Sanksi Hukum Dan Etika Penggunaan Media Sosial
Abstrak. Media Sosial berkembang begitu pesat di seluruh dunia termasuk di Indonesia,Media Sosial sering dikenal dengan istilah dunia maya (cyber space).Media Sosial adalah platform online yang sering digunakan banyak orang untuk membangun jaringan sosial. Dalam perkembangannya, timbul masalah-masalah baru dalam tatanan kehidupan sosial terkhusus di kalangan Siswa-Siswi sekolah. Banyak masalah yang sering dilakukan oleh pengguna Media Sosial diantaranya yaitu melakukan pencemaran nama baik, ujaran kebencian, menyebarkan berita bohong, upload foto/video tidak senonoh, membully, praktik perjudian, ancaman kekerasan atau menakut nakuti yang ditujukan secara pribadi dan lain sebagainya. Hal tersebut diakibatkan masih banyaknya pengguna Media Sosial yang tidak diimbangin dengan pemahaman etika penggunaan Media Sosial dan aturan hukum.Masalah yang sering digunakan oleh pengguna Media Sosial akan menjadi budaya buruk jika terus dibiarkan. Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Siswa-Siswi SMK Khazanah Kebajikan melalui kegiatan positif sehingga Siswa-Siswi tidak terjebak oleh sanksi hukum dan menjadi pengguna yang memiliki akal sehat dalam menggunakan Media Sosial. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang sudah diselenggarakan oleh Eddy Setyoko, Haerul Kusuma dan Natasha Putri Edelweiss Ardiyanto dengan cara memberikan pemahaman terkait sanksi hukum dan etika dalam menggunakan Media Sosial kepada Siswa-Siswi SMK Khazanah Kebajikan. Fakta ditemukan, bahwa masih banyak Siswa-Siswi yang belum memahami mengenai etika dalam menggunakan Media Sosial dan belum mengetahui aturan-aturan hukum berupa sanksi pidana bagi mereka yang melakukan pelanggaran yang diakibatkan melalui Media Sosial. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan Siswa-Siswi memahami etika-etika dalam menggunakan Media Sosial, juga dapat memanfaatkan Media Sosial sebagai media pendidikan
Hubungan Tipe dan Manajemen Perkandangan dengan Infeksi Kecacingan pada Orangutan (Pongo sp.) di Taman Margasatwa Ragunan Jakarta
Orangutan (Pongo sp.) is well known as native nonhuman primate from Indonesia, which has endangered status. Conservation effort through zoo was expected has a good maintenance management. The aim of this study was to analyze the correlation between type and cages management to helminths infection of orangutan at Ragunan Zoo, Jakarta. Total count faeces sample collected were 78 from 17 orangutans at 7 cage locations. Faeces collection were examined using qualitative and quantitative method. Prevalention of helminths infection were Ascarid 100%, Strongyloides 88.2%, Strongyloid 76.47% and Trichurid 5.88%. The result from method used were found that the highest infection Strongyloides 46.15% with average number 1320 epg. Dominance of Strongyloides infection was found on Pongo pygmaeus adult females (15-35 y.o) in location of A, B, and G which has the level of show orangutans no routine. Parameters such as exhibition cage with range small area (0-100 m2), cage with bright lighting and separate base cage design also has significant correlation (p<0.05) with helminths infection
- …
