155 research outputs found

    Pembuatan Minidress dan Rok Asimetri pada Busana Ready to Wear

    No full text
    ABSTRAK   Anggraeni, Frida. 2018. “Pembuatan Minidress dan Rok Asimetri pada Busana Ready to Wear”. Tugas Akhir, Pendidikan Vokasi, Program Studi Diploma III Tata Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dra. Idah Hadijah, M.Pd.   Kata Kunci: Ready to wear, generasi Z, Digitarian, urban fashion, street style, minidress dan rok asimetri. Busana merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia di samping kebutuhan makanan dan tempat tinggal. Hal inipun sudah dirasakan manusia sejak zaman dahulu dan berkembang seiring dengan perkembangan kebudayaan dan peradaban manusia. Saat ini busana terbagi ke dalam beberapa jenis, salah satunya adalah ready to wear. Ready to wear, merupakan busana siap pakai yang diproduksi massal dan diproduksi dalam berbagai ukuran dan warna berdasarkan satu desain yang membawa label nama seorang desainer. Busana ini dapat langsung dibeli dan dikenakan tanpa harus melakukan pengukuran badan terlebih dahulu. Penulis ingin mewujudkan busana wanita yang dapat mewakili karakter dari generasi Z yang terbuka dengan perubahan zaman, kuat, dan berani mengekspresikan dirinya. Penulis mengkolaborasikan tema Digitarian dengan unsur urban fashion dan mengemasnya ke dalam tampilan street style. Serta mengkombinasikan garis desain yang tegas, potongan asimetris, bahan transparan dan warna yang bersebarangan penulis merepresentsikan semua unsur tersebut ke dalam bentuk minidress dan rok asimetri. Busana yang dihasilkan adalah minidress dengan desain sederhana yang sporty, serta rok asimetri yang berani dengan potonganya. Kesimpulan dari pembuatan minidress dan rok asimetri ini adalah minidress yang sedikit kebesaran ketika dipakai, jahitan belahan dan kelim rok berbahan sifon kurang rapi, dan pada saat menjahit bahan kulit imitasi dioleskan minyak mesin jahit pada permukaanya untuk mempermudah proses menjahit. Serta saran untuk pembuatan busana ini adalah sebaiknya pembuatan pola minidress tidak diberi kelonggaran karena sifat bahan yang lentur, bahkan sebaiknya dikurangi agar ketika dipakai benar-benar pas, dan sebaiknya pada rok berbahan sifon setiap kali selesai menjahit dilakukan pressing agar hasil jahitan benar-benar rapi

    KEBUTUHAN RUMAH SEDERHANA DI KABUPATEN JEMBER DENGAN ROBUST SMALL AREA ESTIMATION

    No full text
    Dari penelitian ini diperoleh prediksi kecamatan yang membutuhkan jumlah rumah sederhana yang paling banyak menurut EBLUP adalah kecamatan Silo yaitu sebesar 15.493 unit. Sedangkan yang membutuhkan rumah sederhana paling sedikit adalah kecamatan Arjasa yaitu sebesar 5.586 unit. Metode REBLUP ML menghasilkan prediksi kecamatan Silo membutuhkan rumah sederhana paling banyak yaitu sebesar 14.045 unit dan kecamatan Arjasa yang membutuhkan rumah sederhana paling sedikit yaitu sebesar 6.926 unit. Untuk prediksi kebutuhan rumah sederhana menurut metode REBLUP M-Estimation menunjukkan kecamatan Silo sebagai kecamatan yang membutuhkan jumlah sederhana paling banyak yaitu sebesar 14.211 unit. Sedangkan yang membutuhkan rumah sederhana paling sedikit adalah kecamatan Arjasa yaitu sebesar 6.7737 unit. Hasil prediksi metode tersebut menggunakan data dengan outlier dan tanpa outlier. Sedangkan dari nilai RMSE dapat disimpulkan bahwa metode REBLUP M-Estimation memiliki sensitifitas terhadap outlier yang lebih rendah dibandingkan dengan metode EBLUP maupun REBLUP ML . Nilai RMSE dengan EBLUP mengalami peningkatan dari 1473,7 menjadi 40.013,7 hanya dengan satu kecamatan yang menjadi outlier dalam data yaitu kecamatan Wuluhan

    KEBUTUHAN RUMAH SEDERHANA DI KABUPATEN JEMBER DENGAN ROBUST SMALL AREA ESTIMATION

    No full text
    SAE ( Small Area Estimation ) merupakan salah satu metode dalam statistik yang sudah tidak asing lagi. SAE sering digunakan oleh para peneliti terutama statistisi untuk menduga parameter – parameter subpopulasi yang memiliki ukuran sampel kecil . Dalam SAE terdapat dua teknik pendugaan yaitu pendugaan langsung (direct estimation) dan pendugaan tidak langsung (indirect estimation). Pendugaan langsung dianggap tidak mampu memberikan ketelitian yang cukup bila ukuran sampel dalam area kecil yang menjadi perhatian sedikit/ berukuran kecil, sehingga statistik yang dihasilkan akan memiliki varian yang besar atau bahkan pendugaan tidak dapat dilakukan karena tidak terwakili dalam survey. Karena hal tersebut maka dikembangkan metode pendugaan tidak langsung agar ragam yang dihasilkan semakin kecil. Metode tidak langsung antara lain empirical best linear unbiased prediction (EBLUP), empirical Bayes (EB), dan hierarchical Bayes (HB). Empirical Best Linear Unbiased Prediction (EBLUP) merupakan salah satu metode pendugaan tak langsung dalam Small Area Estimation. Adanya outlier pada data tidak menjamin bahwa metode ini dapat menghasilkan prediksi yang tepat. Data yang memiliki outlier tidak dapat dibuang begitu saja karena akan mempengaruhi model prediksi serta menghasilkan estimasi yang kurang tepat . Regresi robust merupakan salah satu pendekatan yang digunakan dalam model Small Area Estimation. Pendekatan tersebut dianggap memiliki kelebihan karena dapat menanggulangi data outlier, sehingga mengurangi sifat bias pada penduga yang dihasilkan dan prediksinya menjadi lebih tepat. Robust Small Area Estimation terbagi menjadi beberapa pendekatan, yaitu dengan Maximum Likelihood dan M-Estimation. Beberapa penerapan dalam penelitian Small Area Estimation, antara lain pengeluaran penduduk per kapita, ketahanan pangan nasional dan masih banyak hal lain yang menjadi permasalahan pokok di tiap negara maupun provinsi. Di tingkat kabupaten terutama kabupaten Jember, kebutuhan akan rumah terus meningkat sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk. Sehingga subsidi Kredit Pemilikan Rumah untuk perumahan juga mengalami peningkatan. Oleh karena itu pemerintah dituntut untuk lebih tepat sasaran dalam memberikan bantuan terhadap masyarakat. Disisi yang lain, data yang diperoleh untuk prediksi kebutuhan tersebut terbatas. Sehingga pada penelitian ini akan diduga kebutuhan rumah sederhana di kabupaten Jember menggunakan Robust Small Area Estimation . Dari penelitian ini diperoleh prediksi kecamatan yang membutuhkan jumlah rumah sederhana yang paling banyak menurut EBLUP adalah kecamatan Silo yaitu sebesar 15.493 unit. Sedangkan yang membutuhkan rumah sederhana paling sedikit adalah kecamatan Arjasa yaitu sebesar 5.586 unit. Metode REBLUP ML menghasilkan prediksi kecamatan Silo membutuhkan rumah sederhana paling banyak yaitu sebesar 14.045 unit dan kecamatan Arjasa yang membutuhkan rumah sederhana paling sedikit yaitu sebesar 6.926 unit. Untuk prediksi kebutuhan rumah sederhana menurut metode REBLUP M-Estimation menunjukkan kecamatan Silo sebagai kecamatan yang membutuhkan jumlah sederhana paling banyak yaitu sebesar 14.211 unit. Sedangkan yang membutuhkan rumah sederhana paling sedikit adalah kecamatan Arjasa yaitu sebesar 6.7737 unit. Hasil prediksi metode tersebut menggunakan data dengan outlier dan tanpa outlier. Sedangkan dari nilai RMSE dapat disimpulkan bahwa metode REBLUP M-Estimation memiliki sensitifitas terhadap outlier yang lebih rendah dibandingkan dengan metode EBLUP maupun REBLUP ML . Nilai RMSE dengan EBLUP mengalami peningkatan dari 1473,7 menjadi 40.013,7 hanya dengan satu kecamatan yang menjadi outlier dalam data yaitu kecamatan Wuluhan

    PANDANGAN DUNIA DEWI ANGGRAENI DALAM NOVEL MY PAIN MY COUNTRY: KAJIAN STRUKTURALISME GENETIK LUCIEN GOLDMANN (DEWI ANGGRAENI’S WORLD VIEW IN MY PAIN MY COUNTRY: LUCIEN GOLDMANN GENETIC STRUCTURALISM STUDY)

    Full text link
    Abstract Dewi Anggraeni’s World View in My Pain My Country: Lucien Goldmann Genetic Structuralism Study. This research aims to uncover human facts, collective subject, the structure of the novel My Pain My Country, which illustrates the character's problems, both concerning other characters and the environment, and the worldview expressed by the author as part of a social class group supported by Dewi Anggraeni's authorship helped to reconstruct the author's worldview. The analysis uses genetic structuralism with a dialectical method based on the concept of understanding and explanation in finding coherence of meaning. The data source is Dewi Anggraeni’s novel ”My Pain My Country”. The results showed that the author described “My Pain My Country” as human facts through geographical, sociological, psychological, historical, and ideological facts. Dewi Anggraeni describes the collective subject in two different social classes, namely the Chinese ethnic group to be described as the capitalists and indigenous people as the proletarians. The structure of “My Pain My Country” was constructed by relating the characters and the environment. The author represented the relationship between the characters in human opposition. Meanwhile, the relationship between the characters and the environment were represented through natural, social and cultural oppositions. The structure of the novel reflected the Dewi Anggraeni’s worldview as a form of sympathy, not only towards the victims of the 1998 tragedy from Chinese but also towards the lower middle class of indigenous people; and world views on nationalism, justice, and Chinese integration. Key words: genetic structuralism, human fact, world view Abstrak Pandangan Dunia Dewi Anggraeni dalam Novel My Pain My Country: Kajian Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap fakta kemanusiaan; subjek kolektif; struktur novel My Pain My Country yang menggambarkan permasalahan tokoh, baik dalam hubungannya dengan tokoh lain maupun dengan lingkungannya; dan pandangan dunia yang diekspresikan pengarang sebagai bagian dari kelas sosial yang didukung oleh jejak kepengarangan yang turut merekonstruksi pandangan dunia Dewi Anggraeni. Analisis menggunakan strukturalisme genetik dengan metode dialektik yang berdasarkan pada konsep pemahaman dan penjelasan dalam menemukan koherensi makna. Sumber data adalah novel My Pain My Country karya Dewi Anggraeni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel My Pain My Country sebagai fakta kemanusiaan digambarkan pengarang melalui fakta geografis, sosiologis, psikologis, historis, dan ideologis. Subjek kolektif dimunculkan Dewi Anggraeni dalam dua kelas sosial yang berbeda, yaitu kelompok etnis Tionghoa yang digambarkan sebagai kaum kapitalis dan pribumi sebagai proletar. Struktur novel My Pain My Country dibangun oleh hubungan antartokoh, serta tokoh dan lingkungan. Hubungan tokoh dan tokoh digambarkan dalam oposisi manusia. Sementara itu, hubungan tokoh dan lingkungan digambarkan melalui oposisi alamiah, sosial, dan kultural. Struktur novel itu merefleksikan pandangan dunia Dewi Anggraeni sebagai wujud keprihatinan, baik terhadap korban tragedi 1998 dari Tionghoa maupun kelompok menengah ke bawah, serta pandangan tentang nasionalisme, keadilan, dan integrasi Tionghoa. Kata-kata kunci: strukturalisme genetik, fakta kemanusiaan, pandangan duni

    Sifat pro-oksidan perasan jeruk lemon (Citrus Limun L.) untuk meningkatkan aktivitas antioksidan teh hitam

    Full text link
    Black tea was a drink made through fermentation by the enzyme polyphenol oxidase which could enzymatically oxidize catechins in fresh leaves. Lemon juice was added to the tea to determine the effect of adding lemon juice to the tea. This research aimed to determine the effect of brewing temperature and the pro-oxidant properties of adding lemon juice on changes in polyphenols and antioxidant activity of black tea. This research used a factorial design with 2 treatment factors, namely black tea brewed at 80oC and 100oC with the addition of 0%, 1% and 2% lemon juice with 3 repetitions. Green tea was used as a control. Analysis was carried out on total phenol content and IC50. Data analysis used the ANOVA test with a confidence level of 0.05. The research results showed that the total phenol of steeping black tea at a temperature of 80oC were lower than those steeping black tea at a temperature of 100oC, namely 20.41% and 27.08% respectively, but lower than the total phenol of green tea. Likewise, the higher level of added lemon juice, the higher total phenol content, but lower than total phenol content of green tea. For antioxidant activity was measured by IC50 inhibition, it showed that IC50 value at a black tea steeping temperature of 100oC was lower than IC50 value at 80oC black tea steeping. Likewise, with the addition of lemon juice, IC50 value decreased, namely 65.75 µg/ml to 35.84 µg/ml for steeping black tea at 80oC and 22.88 µg/ml to 15.94 µg/ml for steeping black tea at 100oC. The smaller IC50 value, the higher antioxidant activity

    Analisis pola pikir anak pada keluarga broken home di dukuh pangkrengan desa bulungkulon jekulo kudus

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola pikir anak dalam lingkungan keluarga broken home di Dukuh Pangkrengan Desa Bulungkulon Jekulo Kudus, pola asuh keluarga dalam membentuk pola pikir anak broken home di Dukuh Pangkrengan Desa Bulungkulon Jekulo Kudus, dan dampak pola pikir anak dalam lingkungan keluarga broken home di Dukuh Pangkrengan Desa Bulungkulon Jekulo Kudus. Pada penelitian ini meneliti tentang pola pikir anak yang setelah orangtuanya bercerai atau lebih dikenal keluarga broken home atau keluarga yang tidak harmonis dan tidak utuh lagi, serta bagaimana orangtuanya mendidik dan mengasuhnya sekaligus dampak berpikirnya bagi anak kalau orangtuanya tidak tinggal satu rumah lagi bersama dia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Subyek pada penelitian ini adalah 3 anak yang mengalami keluarga broken home. Metode pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan merupakan teknik analisis data interaktif menurut Miles and Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pikir anak bepola pikir berkembang sebab anak dalam penelitian ini berpikirnya masih berubah-ubah tidak harus terwujud, sedangkan pola asuh orangtua yang bisa mempengaruhi pola pikir anak menggunakan pola asuh demokratis dimana pola asuh ini bagus buat perkembangan anak menjadi baik dilingkungan broken home, dan dampak lingkungan broken home kepada masing-masing anak berbeda tetapi sama-sama negatif. Pola pikir anak ada dua jenis yaitu pola pikir tetap dan pola pikir berkembang dimana pada penelitian ini anak berpola pikir berkembang masih bisa dinasehati oleh Ibunya, dalam pengasuhan bersifat demokrtis di lingkungan broken home ini Ibu diharuskan sabar dalam mendidik anak, dan membebaskan anak tetapi masih dalam pengawasan, sehingga anak tumbuh rasa tanggung jawab yang harus dilakukan

    PROSEDUR PENGAJUAN KEBERATAN ATAS SURAT PEMBERITAHUAN PAJAK TERHUTANG (SPPT) PBB PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN SUKABUMI

    Full text link
    This Final Project Report was prepared by Yuniar Anggraeni Mentari with Student Registration Number 1641211005, with the title " Procedure for Submitting Objection to UN Rural and Urban Tax Returns in Sukabumi Regency ". This report was compiled based on the results of research conducted by the author at BAPENDA , Sukabumi Regency. The background of the author doing the research is the application of official assessment systems that are prone to cause objections because of differences in data in BAPENDA with the state of the earth object and / or the actual building. But the lack of knowledge of taxpayers and village and sub-district collectors in raising objections, so the objection was not filed and became a debt the following year. This study aims to knowing the causes of objection, filed an objection procedure SPPT Rural and Urban UN and UN efforts to resolve objections SPPT Rural and Urban. The method used is descriptive method. The data collection techniques used are observation , interviews, and literature. These results indicate that things are objectionable are the things contained in the contents SPPT received taxpayer, area of the earth and building, as well as there is SVTO differences in the interpretationprovisions. Based on matters that can cause objections, the procedure for filing an objection may be submitted to the Regent of Sukabumi through BAPENDA no later than 3 (three) months as from the receipt of the SPPT except in circumstances beyond his control . After the objection is filed, the regent through the appointed official conducts a research on the objection letter to establish a decree. The decision can be either all accepted, partially accepted, rejected, or increase the amount of tax payable by checks

    PENGARUH PEMBIAYAAN MUDHARABAH DAN PEMBIAYAAN MUSYARAKAH TERHADAP PENDAPATAN BAGI HASIL PADA BANK UMUM SYARIAH (Studi Kasus Pada PT Bank BNI Syariah yang terdaftar di BEI periode 2016-2018)

    Full text link
    Risma Sri Anggraeni Mulyadi (1430611118) Muhammadiyah University Sukabumi. Effect of Mudharabah Financing and Musyarakah Financing on Profit Sharing in Sharia Commercial Banks. (Thesis Supervisor Sulaeman, S.E., M.Sc and Tina Kartini, S.E., M.Esy) This study aims to determine the effect of mudharabah financing and musyarakah financing on revenue sharing. The variables used in this study are mudharabah financing, musyarakah financing, and revenue sharing. This study uses a quantitative method with an associative approach. The population in this study is the financial statements of PT Bank BNI Syariah which are listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2016-2018 and taken a sample of 36 months of profit sharing income, mudharabah and musyarakah reports, January 2016 to December 2018. In this study sampling with techniques purposive sampling. The data collection technique used is secondary data. The data analysis technique used is the classic assumption test, multiple linear analysis, and hypothesis testing. The results of the study show: Variables are tied to profit sharing income, while the independent variable is mudharabah financing and musyarakah financing. The results of this study indicate that partially mudharabah financing does not have a significant effect on income for the results of the t test of 1.728 with a significant value of 0.093. Musyarakah financing has an effect on revenue sharing with t test results of 3.592 and a significant value of 0.001. While simultaneous mudharab financing and musyarakah financing have a significant effect on profit sharing with a f test of 6.802 with a significant of 0.003. Then it can be concluded that mudharabah financing and musyarakah financing have an effect of 29.2% on revenue sharing and the remaining 70.8% is influenced by factors not examined in this study by the author

    DETERMINAN FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN YANG MENGALAMI FINANCIAL DISTRESS DAN NON FINANCIAL DISTRESS (Studi pada Perusahaan Makanan Minuman dan Perusahaan Perdagangan Retail yang Terdaftar di BEI Tahun 2016-2019)

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan rasio keuangan antara perusahaan yang mengalami financial distress dengan non financial distress dan menganalisis kemampuan rasio keuangan untuk mengindikasi financial distress. Rasio keuangan diuku r dengan current ratio, quick ratio, debt to asset ratio, debt to equity ratio , total asset turnover , return on asset , dan sales growth. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan untuk penentuan sampel adalah purposive sampling dan didapatkan sebanyak 72 sampel dari 9 perusahaan perdagangan retail dan 9 perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2019. Metode penelitian menggunakan Mann-Whitney U dan Binary Logistic Regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa current ratio , quick ratio , debt to asset ratio , total asset turnover , return on asset terdapat perbedaan antara perusahaan yang mengalami financial distress dan non financial distress , sedangkan debt to equity ratio dan sales growth tidak terdapat perbedaaan. Lalu, current ratio , quick ratio , return on asset mampu untuk mengindikasi financial distress, sedangkan debt to asset ratio , debt to equity ratio , total asset turnover , sales growth tidak mampu untuk mengindikasi financial distres

    MODEL MATEMATIKA PENYEBARAN FLU BURUNG DENGAN VAKSINASI DAN PERTUMBUHAN LOGISTIK PADA POPULASI UNGGAS

    No full text
    Flu burung adalah penyakit yang disebabkan oleh virus influenza tipe A. Virus influenza tipe B dan C dapat diisolasi dari manusia dan sifatnya kurang patogen dibandingkan dengan virus influenza tipe A. Penelitian ini membahas model matematika penyebaran flu burung dengan vaksinasi dan pertumbuhan logistik pada populasi unggas. Tujuan penelitian ini adalah membangun, menganalisis, mensimulasi, dan menginterpretasikan model matematika penyebaran flu burung dengan vaksinasi dan pertumbuhan logistik pada populasi unggas. Metode penelitian yang digunakan adalah (1) menentukan masalah, (2) merumuskan masalah, (3) studi pustaka, (4) analisis dan pemecahan masalah, dan (5) penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini populasi manusia dibagi menjadi tiga kelas yaitu kelas manusia renta
    corecore