stiesia repository
Not a member yet
    7804 research outputs found

    LEADER-MEMBER EXCHANGE, JOB SATISFACTION, ORGANIZATIONAL COMMITMENT AND SUSTAINABILITY, AND INNOVATION BEHAVIOR

    Full text link
    This research investigates the direct impact and mediation roles of leader-member exchange (LMX), organizational commitment, and innovative employee behavior. Employee innovation plays a crucial role in enhancing a company’s performance and competitive edge. While the strong link between LMX and employee innovation has been well-documented, some studies have yielded inconsistent findings (Evers et al., 2024). To address this discrepancy, this study introduces organizational commitment and job satisfaction as mediating factors. The data, gathered from a survey of 245 employees in West Surabaya, Indonesia, were analyzed using partial least square structural equation modelling (PLS-SEM). The findings reveal that LMX positively influences job satisfaction, organizational commitment, and innovative behavior. Organizational commitment emerged as a key mediator between LMX and innovative behavior, whereas job satisfaction did not serve as a mediator. This study confirms that strong relationships between leaders and team members boost job satisfaction and organizational commitment, which in turn, foster innovative behavior among employees. However, job satisfaction alone is insufficient to mediate the effect of LMX on innovative behavior. The practical implications underscore the need to reinforce organizational commitment to fully harness employee innovation through strong LMX relationships

    LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SKEMA: Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) “ESKALASI PRODUK BAHARI DESA KLAMPIS BARAT MELALUI PENDANAAN EKSTERNAL”

    Full text link
    Produk bahari Desa Klampis Barat mempunyai potensi dalam menambah nilai produknya dan meraih pangsa pasar yang lebih luas. Namun terdapat inkonsistensi dalam siklus produksi dan perluasan area pemasaran. Sehingga konsumen akhir produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) desa hanya terbatas di penduduk sendiri dan wilayah sekitarnya. Dalam prosesnya, tidak konsistennya para pengusaha kecil desa ini, didasari oleh sulitnya akses dana dari pihak ketiga, karena untuk menambah nilai produk, diperlukan peralatan untuk membuat kemasan yang menarik dan lebih tahan lama. Oleh karena itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya berinisiatif menjalin kerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) selaku lembaga keuangan yang sudah terpercaya di wilayah Klampis untuk menjadi narasumber dalam menjelaskan mengenai persyaratan pengajuan pinjaman usaha mikro. Pembekalan dari pihak BRI menggerakkan partisipan untuk mengkonfirmasi beberapa item seperti lamanya pencairan dana, survey lokasi hingga hal yang paling krusial yaitu penyalahgunaan pinjaman usaha. Materi pengajuan dana eksternal ini juga berguna untuk menambah kiterasi keuangan dari para pengusaha kecil desa. Harapan setelah dari pengabdian ini adalah dengan bertambahnya pinjaman usaha sekaligus dengan kelancaran pembayarannya sehingga tidak mengganggu status pengusaha itu sendiri. Dengan akses pendanaan eksternal, pengusaha Desa Klampis Barat akan lebih kompetitif dalam meningkatkan nilai tambah produknya dalam area pasar yang lebih luas

    PENGARUH STRES KERJA, MOTIVASI KERJA, BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PRESTASI KERJA: GAYA KEPEMIMPINAN SEBAGAI MODERASI PADA POLIKLINIK POLRESTABES SURABAYA

    Full text link
    Prestasi kerja merupakan suatu hal yang sangat penting dalam upaya perusahaan atau instansi untuk mencapai tujuannya. Guna peningkatan prestasi kerja karyawan, peran kepemimpinan menjadi fokus yang menarik perhatian bidang perilaku keorganisasian. Kualitas dari pemimpin sering kali dianggap sebagai faktor terpenting yang menentukan keberhasilan atau kegagalan organisasi Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh stres kerja, motivasi kerja, budaya organisasi terhadap prestasi kerja dengan gaya kepemimpinan sebagai moderasi. Populasi yang digunakan adalah karyawan pada poliklinik polrestabes Surabaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang. Adapun teknik analisis menggunakan teknik statistik inferensial parametrik yaitu menggunakan metode Partial Least square (PLS) sebagai alternatif alat analisis dengan menggunakan SMARTPLS 3.0 Hasil pengujian menunjukkan stress kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan Poliklinik Polrestabes Surabaya. Sedangkan motivasi kerja dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. Gaya kepemimpinan mampu memoderasi hubungan antara stres kerja dengan prestasi kerja karyawan serta hubungan antara budaya organisasi dengan prestasi kerja karyawan. Gaya kepemimpinan tidak mampu memoderasi hubungan antara motivasi kerja dengan prestasi kerja karyawa

    PERAN WORK-LIFE BALANCE DALAM MEMEDIASI PENGARUH JOB STRESS DAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP TURNOVER INTENTIONS

    Full text link
    Tingginya tingkat turnover karyawan menjadi tantangan serius bagi industri hospitality, termasuk Apartemen PRQ Surabaya yang mengalami lonjakan angka turnover di tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh job stress dan perceived organizational support terhadap turnover intention, dengan work-life balance sebagai variabel mediasi. Penelitian didasari oleh teori Social Exchange Theory yang menekankan prinsip timbal balik antara organisasi dengan karyawan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan kausal. Teknik sampling yang digunakan adalah sensus dimana seluruh anggota populasi dijadikan sampel. Obyek penelitian ini merupakan 51 karyawan Apartemen PRQ, terbagi dalam departemen operation, tenancy, finance, dan engineering, dengan level jabatan mulai dari crew/staff, supervisor, chief, hingga manager. Data dikumpulkan melalui kuesioner online, dengan skala likert 1-5 dan telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisa dengan metode Structural Equation Modelling – Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan software SmartPLS. Hasil menunjukkan job stress dan perceived organizational support masingmasing berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Work-life balance terbukti berperan signifikan sebagai mediator pengaruh perceived organizational support terhadap turnover intentions, namun tidak pada pengaruh job stress terhadap turnover intentions. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi manajemen Apartemen PRQ dalam penyusunan strategi retensi karyawan dan memperkuat kebijakan kesejahteraan karyawan dengan mempertimbangkan sistem work-life balance untuk menekan turnover intentions karyawan

    MORAL REASONING, BUDAYA COLLECTIVISME DAN ETHICAL ENVIRONMENT BERPENGARUH TERHADAP TINDAKAN WHISTLEBLOWING

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh moral reasoning, budaya collectivisme, dan ethical environment terhadap tindakan whistleblowing. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan menerapkan kuisioner kepada karyawan di Bank Syariah Indonesia Cabang Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moral reasoning memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tindakan whistleblowing. Selain itu, budaya collectivisme juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tindakan whistleblowing. Ethical environment juga terbukti berpengaruh positif terhadap tindakan wistleblowing. Namun, terdapat temuan menarik bahwa budaya collectivisme ini cenderung untuk mengutamakan kepentingan kelompok dibandingkan dengan individu, sehingga dapat mempengaruhi keberanian individu untuk melaporkan tindakan tidak etis. Hasil ini dapat menjadi pedoman bagi Bank Syariah Indonesia untuk memberikan wawasan dalam meciptakan budaya yang mendukung integritas dan transparasi, serta mendorong individu untuk berani melaporkan pelanggaran etika

    DETERMINAN PENGUNGKAPAN KEY AUDIT MATTERS DALAM LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk menguji dan menganalisis pengaruh fee audit, ukuran KAP, gender partner, tenure auditor, ukuran komite audit, dan overlapping audit committee terhadap pengungkapan key audit matters dalam laporan auditor independen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa data yang berasal dari annual report perusahaan. Terdapat 146 perusahaan yang menjadi sampel pada penelitian ini yang merupakan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2022-2023 sehingga sampel pada penelitian ini sebanyak 292 sampel. Pengumpulan data menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fee audit, gender partner, tenure auditor, ukuran komite audit berpengaruh positif terhadap pengungkapan key audit matters hal ini berarti semakin tinggi fee audit, gender partner berjenis kelamin perempuan, tenure auditor yang panjang, ukuran komite audit yang banyak maka semakin banyak jumlah pengungkapan key audit matters pada laporan auditor independen, sedangkan ukuran KAP dan overlapping audit committee berpengaruh negatif terhadap pengungkapan key audit matters hal ini berarti semakin tinggi ukuran KAP dan overlapping audit committee maka semakin sedikit pengungkapan KAM pada laporan auditor independen

    STRATEGI MARKETING FUNDING DALAM MEMBANGUN LOYALITAS NASABAH KOTA DAN PINGGIRAN ( STUDI KASUS PT. BPR JATIM CABANG GRESIK )

    Full text link
    Fokus penelitian ini dilatarbelakangi oleh dunia perbankan yang semakin ketat persaingannya dimana baik buruknya lembaga keuangan tersebut tidak terlepas dari kebijakan dan perlakukan pelayanan para pegawai kepada nasabahnya. Bank wajib memantau kepuasan nasabah supaya terjalin ikatan yang baik dengan para nasabah maupun calon nasabah. Peranan para marketing funding bukan hanya berperan sebagai penjual produk dengan orientasi ekonomi yang tinggi jumlahnya melainkan harus mempunyai strategi yang mampu meningkatkan, mempertahankan, dan mempromosikan produk atau jasa bank. Dengan di dukung nasabah loyal, PT. BPR Jatim Cabang Gresik diharapkan mampu meningkatkan kinerja yang lebih baik sesuai target yang ditetapkan. Kritik dan saran dari para nasabah harus tetap diperhatikan dan menjadi fokus tersendiri bagi para marketing funding sehingga tidak mempengaruhi tingkat kepuasaan serta loyalitas nasabah kota maupun nasabah pinggiran. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah penelitian kualitatif. Konsep ini menggunakan teori dari Jill Griffin serta Kotler dan Keller. Teori Griffin dalam Customer Loyalty mengungkapkan bahwa loyalitas nasabah sebagai pembelian secara mengacak yang timbul berdasarkan faktor kepercayaan ( trust ) kesadaran diri tanpa adanya suatu paksaan dalam jangka waktu yang lama. Kotler dan Keller dalam teori Management Pemasaran menyatakan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh dan kepuasan konsumen akan membentuk minat membeli atau menggunakan kembali suatu produk, yang artinya semakin baik bentuk pelayanan yang diberikan dan didukung oleh tingkat kepuasan yang tinggi tentunya akan membentuk loyalitas konsumen atau nasabah. Hasil akhir dari penelitian ini dapat diklasifikasikan menjadi dua konseptual yaitu loyalitas nasabah kota dan loyalitas nasabah pinggiran. Loyalitas nasabah kota dalam memahami peranan marketing funding cenderung lebih kritis dari segi pelayanan, kenyamanan, kepercayaan, maupun tingkat hubungan sosial yang berdampak pada tingkat target yang di berikan pada perusahaan perbankan tersebut. Loyalitas nasabah pinggiran dalam memahami peranan marketing funding cenderung lebih penurut dari segi pelayanan, kenyamanan, kepercayaan, dan lebih mementingkan hubungan kekeluargaan atau tingkat sosial yang tinggi. Sehingga standar operasional tidak sesuai dengan lapangan dan lebih mempertahankan nilai - nilai sosial - budaya

    PERAN MEDIASI KEPUASAN KERJA PADA PENGARUHKOMPENSASI NONFINANSIAL DAN KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN

    Full text link
    Tujuan: mengembangkan sebuah konsep penelitian terkait dengan path goal theory dan sebuah model penelitian empiris untuk mengisi kesenjangan penelitian mengenai pengaruh kompensasi nonfinansial dan kepemimpinan transaksional terhadap kinerja karyawan. Untuk mengisi kesenjangan tersebut, penelitian ini membangun sebuah konsep mengenai kepuasan kerja yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Secara terperinci penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kompensasi nonfinansial, kepemimpinan transaksional terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Metodologi: jenis penelitian ini kategori explanatory research. Populasi penelitian ini seluruh karyawan perusahaan makanan dan minuman di Kota Surakarta dengan kategori menengah dan besar dengan jumlah 1.302 orang. Sampel sebanyak 306 karyawan yang diambil secara proporsional pada masing-masing perusahaan, menggunakan teknik insidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert 1-10. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial. Alat analisis menggunakan SEM AMOS. Temuan: kompensasi nonfinansial dan kepemimpinan transaksional secara langsung berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Kompensasi nonfinansial dan kepemimpinan transaksional melalui kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Keterbatasan: peneliti tidak bisa melakukan pengamatan secara mendalam tentang standar kinerja karyawan masing-masing perusahaan. Belum mendapatkan data tentang nilai industri makanan dan minuman di Kota Surakarta sejak 2018-2020. Kompensasi nonfinansial walaupun signifikan, namun pengaruhnya kecil yaitu hanya 5,6 persen terhadap kinerja karyawan

    MEMBANGUN MODEL PENGUKURAN, PENILAIAN POTENSI DAN KOMPETENSI JABATAN DALAM PENGEMBANGAN HUMAN CAPITAL (STUDI di PT GARAM)

    Full text link
    Pengembangan Human Capital sebagai motor organisasi merupakan suatu kebutuhan yang penting dan mutlak dalam suatu organisasi. Menghadapi tantangan era global yang semakin kompleks, industri garam Indonesia terus berkembang dalam pemenuhan kebutuhan garam secara nasional. Hal ini disebabkan karena tingkat kebutuhan garam yang terus meningkat. Kondisi ini merupakan sebuah tantangan besar bagi para pelaku bisnis garam khususnya PT Garam Persero yang bertekat meningkatkan kinerja dan produktivitas Sumber Daya Manusia. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah tentang (1) Bagaimana membangun model standar pengukuran, penilaian potensi dan kompetensi pegawai untuk level jabatan Supervisor?; (2) Bagaimana menentukan pembobotan setiap aspek standar Potensi dan Kompetensi pegawai level jabatan Supervisor?; (3) Bagaimana model pengukuran, penilaian Potensi dan Kompetensi pegawai level jabatan Supervisor?; (4) Bagaimana gambaran Capacity Building pegawai dan Capacity Building organisasi dan pengembangan Human Capital berdasarkan pengukuran Potensi dan Kompetensi pegawai untuk level jabatan Supervisor? Tujuan dari penelitian ini untuk (1) Membangun standar pengukuran, penilaian Potensi dan Kompetensi pegawai level jabatan Supervisor; (2) Menentukan pembobotan setiap aspek standar Potensi dan Kompetensi pegawai level jabatan Supervisor; (3) Merumuskan model pengukuran, penilaian Potensi dan Kompetensi pegawai level jabatan Supervisor; (4) Mendapatkan gambaran Capacity Building pegawai dan Capacity Building organisasi dan pengembangan Human Capital berdasarkan hasil pengukuran, penilaian Potensi dan Kompetensi pegawai level jabatan Supervisor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dan yang menjadi unit analisis dalam penelitian ini adalah para pemegang jabatan level Supervisor (BOD-3) PT Garam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Assessment Center mampu memprediksi kinerja dalam jabatan atau profesi di masa yang akan datang; (2) Berdasarkan hasil FGD telah ditentukan 5 (lima) standar untuk aspek Potensi dan 16 (enam belas) standar aspek Kompetensi yang dibagi dalam 3 (tiga) kompetensi utama; (3) Model Pengukuran dan penilaian Potensi dan Kompetensi diawali dengan penentuan jabatan yang akan diukur, kemudian menyusun standar aspek Potensi dan Kompetensi yang dibutuhkan dalam jabatan berbasis numerik.; (4) Aplikasi Z Graph mampu menggambarkan Capacity Building pegawai berdasarkan Aspek Potensi dan Aspek Kompetensi, Berdasarkan hasil pengukuran dan penilaian dengan menggunakan Aplikasi Z Graph juga dapat menunjukkan Training Need Analysis (TNA). Sedangkan Capacity Building Organisasi dapat digambarkan dengan sekumpulan Capacity Building pegawai yang dibuktikan dengan adanya laporan hasil asesmen pegawai yang menjadi satu kesatuan, hal ini akan menjadi rujukan organisasi atau perusahaan untuk mendapatkan Training Needs Analysis (TNA) untuk pegawai, dengan demikian sangat memudah bagian Divisi Human Capital untuk melakukan pengembangan kepada seluruh anggota organisasi atau perusahaan

    PRODUKSI MEMEDIASI PENGARUH HARGA, LUAS LAHAN,TENAGA KERJA DAN MODAL TERHADAP PENDAPATAN PETANI PISANG KEPOK DI KABUPATEN SIKKA

    Full text link
    Penelitian ini berjudul “PRODUKSI MEMEDIASI PENGARUH HARGA, LUAS LAHAN,TENAGA KERJA DAN MODAL TERHADAP PENDAPATAN PETANI PISANG KEPOK DI KABUPATEN SIKKA” Pemilihan variabel penelitian berdasarkan survei lapangan yang menunjukkan penurunan yang signifikan pendapatan petani pisang kepok di Kabupaten Sikka dari tahun 2022 ke tahun 2023 serta pendekatan teori Cobb-Douglas tentang fungsi produksi dalam usahatani. Selain itu, penelitian ini mengisi research gap dari studi sebelumnya telah meneliti pengaruh harga, lahan, tenaga kerja dan modal terhadap pendapatan petani, namun kebanyakan studi tersebut hanya melihat hubungan langsung, tanpa mempertimbangkan variabel mediasi seperti produksi menunjukkan hasil beragam dan terkait faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan petani. Tujuan penelitian adalah menguji dan menganalisis pengaruh langsung harga, luas lahan, tenaga kerja dan modal terhadap produksi dan pendapatan petani pisang kepok serta menguji dan menganalisis variabel produksi sebagai memediasi antara pengaruh harga, luas lahan, tenaga kerja dan modal terhadap pendapatan petani pisang kepok di Kabupaten Sikka. Hasil uji hipotesis pengaruh langsung menunjukkan bahwa harga, luas lahan, tenaga kerja, dan modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi dan pendapatan petani pisang kepok di Kabupaten Sikka, tetapi luas lahan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani melalui produksi. Hal itu menunjukkan bahwa produksi tidak memediasi pengaruh luas lahan terhadap pendapatan petani. Variabel produksi hanya memediasi secara parsial pengaruh antara harga, tenaga kerja, dan modal terhadap pendapatan petani, menunjukkan bahwa peningkatan faktor-faktor ini tidak hanya berdampak langsung pada pendapatan petani, tetapi juga melalui peningkatan produksi pisang kepok .Temuan ini menunujukkan pentingnya efisiensi dan efektivitas kegiatan usaha tani untuk meningkatkan produksi pisang kepok sebagai strategi peningkatan pendapatan petani pisang kepok di Kabupaten Sikka

    7,415

    full texts

    7,804

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    stiesia repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇