1,721,716 research outputs found
Manajemen imarah masjid Al-Fitroh Banjarnegara pada masa pandemi covid-19
Mafatihatul Magfiroh 1801036007 dengan skripsi yang berjudul “Manajemen Imarah Masjid Al-Fitroh pada Masa Pandemi Covid-19”. Masjid Al-Fitroh merupakan salah satu masjid di Banjarnegara yang tetap berperan aktif dalam menghidupkan masjid meskipun pada masa pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, penelitian ini mengambil objek penelitian di Masjid Al-Fitroh Banjarnegara mengenai Manajemen Imarah masjid.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen imarah di Masjid Al-Fitroh Banjarnegara pada masa pandemi Covid-19, serta untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat Masjid Al-Fitroh Banjarnegara dalam upaya memakmurkan masjid pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sifat penelitiannya adalah deskriptif. Hal tersebut dikarenakan penelitian ini akan lebih menekankan analisis terhadap suatu fenomena dan berorientasi untuk menjawab pertanyaan penelitian melalui cara berfikir formal dan argumentatif, terutama dalam menjawab rumusan masalah dari penelitian ini, mengenai bagaimana manajemen imarah Masjid Al-Fitroh Banjarnegara pada masa pandemi Covid-19 serta faktor pendukung dan penghambat di dalam Masjid Al-Fitroh . Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, serta dokumentasi. Kemudian setelah melakukan proses penelitian dan berhasil mngumpulkan data hasil penelitian, maka penulis menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen imarah Masjid Al-Fitroh Banjarngera pada masa pandemi Covid-19 menggunakan teori manajemen imarah masjid yang berupa, manajemen pembinaan jemaah. Dalam manajemen pembinaan jemaah terdapat beberapa indikator yang sudah dilaksanakan dalam bentuk program kegiatan meliputi: penyelenggaraan shalat fardhu berjemaah, penyelenggaraan shalat sunnah rawatib dan shalat Jumat, penyelenggaraan kajian rutin, penyelenggaraan halaqah, serta pengadaan papan informasi di masjid. ; manajemen pendidikan dan pelatihan. Dalam manajemen pendidikan dan pelatihan terdapat beberapa indikator pula yang sudah dilaksanakan dalam bentuk program kegiatan meliputi: mendirikan perpustakaan masjid, menyelenggarakan kegiatan majelis ta’lim, mendirikan tempat penitipan dan pembelajarana untuk anak, serta mengadakan kegiatan seminar tentang pandemi Covid-19 di dalam masjid. ; selanjutnya manajemen kesejahteraan umat, yang di dalamnya terdapat program kegiatan: pendirian BMT, memberikan sumbangan kepada jemaah dan masyarakat, menyelenggarakan bakti sosial, mendirikan pos kesehatan Al-Fitroh, serta menyelenggarakan vaksinasi massal untuk pencegahan Covid-19 di dalam Masjid Al-Fitroh Banjarnegara. ; dan yang terakhir ada manajemen pembinaan remaja masjid, dalam upaya membina remaja masjid maka dilakukan program kegiatan meliputi: reorganisasi, penyuluhan dan pelatihan, musyawarah, dan pelatihan program pembacaan al-Qur’an.
Manajemen imarah Masjid Al-Fitroh Banjarnegara dipengaruhi oleh faktor pendukung dan penghambat yang ada. Faktor pendukung yang ada di dalam Masjid Al-Fitroh meliputi: a) letaknya yang strategis. b) banyaknya program kegiatan yang dilakukan meskipun pada situasi pandemi Covid-19. c) adanya fasilitas yang mendukung kelancaran program imarah di dalam Masjid Al-Fitroh. d) memiliki banyak dukungan dari pihak eksternal. Sedangkan faktor penghambatnya terdiri atas: a) tidak tersedianya TPA di dalam Masjid Al-Fitroh Banjarnegara. b) terbatasnya jumlah SDM di Masjid Al-Fitroh Banjarnegara. c) kurangnya kesadaran masyarakat sekitar masjid mengenai Covid-19
Komunikasi antara kepala sekolah dengan para guru di MTS al-Fitroh Cipondoh kota Tangerang
Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Al-Fitroh, Cipondoh-Tangerang, Adapun tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang hubungan komunikasi antara kepala sekolah dengan para guru di MTs Al-Fitroh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru Madrasah Tsanawiyah Al-Fitroh dengan kepala sekolah dan sepuluh sampel guru dari 34 orang. Pengawasan kepala sekolah di Madrasah Tsanawiyah Al-Fitroh dikatakan cukup, hal ini dapat dilihat dari data pengawasan kepala sekolah dengan nilai rata-rata 30 %. Dimana nilai tersebut berada pada kategori sedang, jadi komunikasi antar kepala sekolah dengan para guru berkategori sedang. Dengan demikian pelaksanaan komunikasi yang dilaksanakan kepala sekolah sudah cukup baik, namun belum terlaksana secara maksimal. Proses komunikasi kepala sekolah dengan para guru dipandang cukup, artinya kondisi guru dan kepala sekolah terbina degan harmonis dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik.. Kegiatan komunikasi kepala sekolah dengan para guru di MTs Al- Fitroh dinilai baik dengan alasan miss yang terjadi lebih kecil daripada nilai positifnya. Ubtuk itu, penelitian ini difokuskan dengan pola komunikasi yag dilakukan kepala sekolah terhadap para guru. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa komunikasi kepala sekolah dengan para guru akan dapat meningkatkan harmonisasi guru dengan kepala sekolah di Madrasah Tsanawiyah Al-Fitroh
Pengaruh Media Animasi Audio Visual Terhadap Karakter Disiplin Anak di RA Insanul Fitroh Palembang: Santia13
ABSTRACKDiscipline is a very important character to be instilled in children. Discipline in early childhood does not appear suddenly, but starts through a routine that is done consistently every day. The problem in this research is that the media is too monotonous. This study aims to determine the effect of audio-visual animation media on disciplinary characters in RA Insanul Fitroh Palembang. The research method used is Pre experimental design with One Group research design pre test post test. The study population used in this study were all group A in RA Insanul Fitroh Palembang, which amounted to 10 children. Data collection using documentation and observation, analysis results with t-test X2calculated = 0.23 <X2table = 3.841 and hypothesis testing the results of tcount = 10.045> ttable = 2.101 Thiproves that there is a significant influence between audio-visual animation media on discipline characters RA Insanul Fitroh son of Palembang.Keywords: Media, animation, Audio visual, discipli
Pendidikan agama islam bagi anak asuh di panti asuhan al-fitroh Semarang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Sistem pendidikan agama
Islam di Panti Asuhan Al-Fitroh Semarang ? Pelaksanaan pendidikan agama Islam
bagi anak asuh di Panti Asuhan Al-Fitroh Semarang ?
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Di
mana hasil penelitian dijelaskan secara deskriptif dengan menggunakan analisis
nonstatistik (analisis deskriptif), karena data yang diwujudkan dalam skripsi ini
berbentuk laporan atau uraian deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data yang
diperlukan dalam penelitian ini, maka penelitian ini menggunakan metode sebagai
berikut: observasi, interviu, dokumentasi. Setelah data terkumpul maka dianalisis
dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu analisis data diwujudkan
bukan dalam bentuk angka, melainkan dalam bentuk laporan dan uraian
deskriptif.
Setelah melakukan penelitian maka diketahui bahwa, sistem pendidikan
agama Islam di Panti Asuhan Al-Fitroh yang meliputi: Pendidik, peserta didik,
materi dan metode. Sistem pendidikan yang dilakukan di Panti tersebut dengan
cara menggunakan pendekatan atau pendidikan secara individual, kelompok atau
klasikal. Pendidik termasuk orang yang sudah profesional dalam bidangnya
mereka lulusan dari perguruan tinggi dan pesantren Kedua, anak asuh (warga
panti) yang berada di panti atau mengikuti kegiatan pendidikan agama Islam.
Ketiga materi yang meliputi aqidah, syari'ah, akhlak dan metode yaitu ceramah,
tanya jawab, demonstrasi.
Pelaksanaan pendidikan agama Islam bagi anak Asuh di Panti Asuhan Al-
Fitroh Semarang upaya untuk memberikan ketenangan dan ketentraman
terhadap anak asuh, selanjutnya mempersiapkan bekal agama. Karena agama
merupakan salah satu kebutuhan psikis manusia yang harus dipenuhi. Kebutuhan
psikis manusia akan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah tidak akan terpenuhi
kecuali dengan agama. Karena ajaran agama Islam memotivasi orang untuk
berbuat baik dan meninggalkan perbuatan dosa, menghidupkan hati sanubari,
menumbuhkan rasa kasih sayang serta menjaga jiwanya dari kelalaian
MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN COOKING (MEMASAK) DI KELOMPOK A1 TK AL-FITROH SURABAYA
Abstrak
Penelitian action research ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan memasak. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A1 di TK Al-Fitroh Surabaya dengan jumlah 22 anak terdiri dari 11 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan memasak diantaranya kemampuan anak meremas adonan pada siklus I sebesar 63,6% meningkat pada siklus II menjadi 88,3%, kemampuan anak menggulung adonan pada siklus I sebesar 63,7% meningkat pada siklus II menjadi 90,9%, dan kemampuan anak menekan/mencetak adonan pada siklus I sebesar 63,7% meningkat pada siklus II menjadi 90,9%. Dari uraian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan memasak dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelompok A1 di TK Al-Fitroh Surabaya.
Kata Kunci: Motorik halus, Memasak.
Abstract
This classroom action research aim is to improve child fine motor skills with cooking activity. Subject of this study is A1 group with 22 children in TK Al-Fitroh Surabaya, consisting of 11 boys and 11 girls. Data in this study is collected through observation and documentation from activities of children in the learning process. This data is analyzed using descriptive statistics. Result of the study showed an increased ability in fine motor skills by cooking activity such as the ability of children to squeez the dough in the first cycle reached 63,6% and increased second cycle by 88,3%. The ability of children to roll the dough in the first cycle reached 63,7%, and increased second cycle by 90,9%. And The ability of children to mold the dough in the first cycle reached 63,7%, and increased second cycle by 90,9%. According to the description above, it can be concluded that cooking activity can increase child fine motor skills for A1 group at TK Al-Fitroh Surabaya.
Keywords: Fine motor skills, Cooking
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI YAYASAN PONDOK PESANTREN INSANUL FITROH
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan kerja dan pengalaman kerja terhadap kinerja guru di yayasan pondok pesantren insanul fitroh. Sampel dipilih menggunakan tekinik sampel jenuh. Data 35 responden dikumulkan melalui wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Studi ini mengimplemantasikan metode regresi linier berganda untuk menganalisis data. Hasil investigasi menunjukkan bahwa sacara parsial masing-masing kemampuan kerja dan pengalaman kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Sama halnya, secara simultan kemampuan kerja dan pengalaman kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Bukti empiris ini dapat memberikan manfaat bagi Yayasan Pondok Pesantren Insanul Fitroh. Untuk meningkatkan kinerja guru, maka ketua yayasan pada institut perorangan ini sebaiknya mengoptimalkan faktor keemampuan kerja dan pengalaman kerja
POLA KOMUNIKASI GURU DENGAN ANAK DALAM BERBAHASA SUNDA PADA PROGRAM REBO NYUNDA : studi deskriptif di TK Al Fitroh Cipaganti
Penelitian ini dilator belakangi oleh pentingnya proses komunikasi dalam berbahasa Sunda dimana dalam proses komunikasi akan timbul pola komunikasi dengan proses komunikasi. yang terjalin antara guru dan anak pada proses belajar mengajar dan untuk mengimplementasikan bentuk keikutsertaan dalam progam Rebo Nyunda di taman kanak-kanak dimana diperlukan adanya pola komunikasi anatara guru dan anak agar perkembangan bahasa anak dalam berbahasa sunda dapat terstimulasi dengan baik sehingga anak mampu berkomunikasi menggunakan Bahasa Sunda. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses komunikasi yang terjadi antara guru dan anak dalam berbahasa sunda pada program rebo nyunda di TK Al-Fitroh Cipaganti. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi dan strudi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola komunikasi yang muncul adalah pla lingkaran dilihat dari : 1) proses komunikasi yang dilakukan guru dan anak pada seluruh kegiatan pembelajaran yang dilaksanan di TK Al-Fitroh Cipaganti. 2) Proses pelaksanaan program rebo nyunda di TK Al-Fitroh Cipaganti. 3) Permasalahan yang dihadapi guru dan anak yang berkaitan dengan pola komunikasi guru dan anak dalam berbahasa sunda pada program rebo nyunda di TK Al-Fitroh Cipaganti. Pola komunikasi guru dan anak dalam berbahasa sunda di TK Al-Fitroh Cipaganti dapat berkembang sesuai harapan, salah satunya dipengaruhi oleh penguasaan dan metode yang dilakukan guru ketika berkomunikasi dan menyampaikan pesan menggunakan Bahasa Sunda kepada anak. ----
This research is motivated by the importance of communication process in Sundanese where in communication process will arise communication pattern with communication process, which is established between teachers and children in the learning process and to implement the form of participation in the Rebo Nyunda Program among kindergarten students which required the pattern of communication between teachers and children. So that, the language development of children in Sundanese can be well stimulated, so that children are able to communicate using Sundanese well. The purpose of this study is to determine the communication process occurs between teachers and children in Sundanese on the Rebo Nyunda Program in Al-Fitroh Cipaganti kindergarten. Data collection techniques are conducted by interview, observation and documentation study. The results showed that the pattern of communication emerged was a circle pattern seen from: 1) The communication process undertaken by teachers and children in all learning activities that are implemented in Al-Fitroh Cipaganti kindergarten. 2) The implementation process of the Rebo Nyunda Program in Al-Fitroh Cipaganti Kindergarten. 3) The Problems faced by teachers and children in terms of communication patterns between teachers and children in Sundanese on the Rebo Nyunda Program in Al-Fitroh Cipaganti Kindergarten. The pattern of communication between teachers and children in Sundanese at Al-Fitroh Cipaganti Kindergarten can develop as the expectation, one of them is influenced by the mastery and methods that teachers do when communicating and delivering messages using Sundanese to children
Meningkatkan kemampuan fisik motorik halus anak melalui kegiatan mengecap menggunakan media pelepah pisang di Kelompok A2 TKIT Al Fitroh Salatiga tahun pelajaran 2021/2022
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui media pelepah pisang dapat meningkatkan kemampuan fisik motorik halus anak di kelompok A2 TKIT Al Fitroh Salatiga tahun pelajaran 2021/2022. Kemampuan fisik motorik halus anak di TKIT Al Fitroh Salatiga kelompok A2 menunjukkan bahwa masih rendah, hal ini dibuktikan ada beberapa anak yang belum bisa memegang krayon, pensil, gunting. Selain itu anak di TKIT Al Fitroh Salatiga masih perlu pembinaan dalam meningkatkan fisik motorik halus anak.
Metode dalam skripsi ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok di TKIT Al Fitroh Salatiga yang berjumlah 19 anak.
Hasil penelitian ini yaitu adanya peningkatan perkembangan motorik halus melalui kegiatan mencetak, pada siklus I jumlah anak yang telah mencapai kriteria ketuntasan perkembangan motorik halus berjumlah 6 anak atau 31%, meningkat pada siklus II berjumlah 16 anak atau 84%. Dengan hasil tersebut maka sudah termasuk kategori keberhasilan
PENGARUH PENERAPAN METODE STRUKTURAL ANALISIS SISTEMATIS (SAS) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN (DALAM) PEMBELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MTS AL-FITROH PURWOREJO BONANG DEMAK TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode struktural analisis sistematis (SAS) pada pembelajaran Al-Qur’an Hadits di MTs Al-Fitroh Purworejo Bonang Demak Tahun Pelajaran 2018/2019. Untuk mengetahui kemampuan siswa dalam pemahaman pembelajaran Al-Qur’an Hadits di MTs Al-Fitroh Purworejo Bonang Demak Tahun Pelajaran 2018/2019. Untuk mengetahui pengaruh penerapan metode struktural analisis sistematis (SAS) terhadap kemampuan siswa dalam pemahaman pembelajaran Al-Qur’an Hadits di MTs Al-Fitroh Purworejo Bonang Demak Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional, dengan pendekatan penelitian adalah pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan metode angket, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode struktural analisis sistematis di MTs Al-Fitroh Purworejo Bonang Demak dalam kategori baik, hal tersebut didasarkan atas observasi dan hasil jawaban angket yang telah disebarkan oleh peneliti, yaitu sebesar 2,9869 (interval 2,00 – 2,99 yang dapat dilihat dengan metode pembelajaran membaca permulaan untuk dasar, dapat digunakan dalam setiap aspek pembelajaran bahasa, seperti pembelajaran kosakata, kalimat, wacana bahkan dalam apresiasi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam pemahaman pembelajaran Al-Qur’an Hadits di MTs Al-Fitroh Purworejo Bonang Demak dalam kategori baik, hal tersebut didasarkan atas observasi dan hasil jawaban angket yang telah disebarkan oleh peneliti, yaitu sebesar 2,8700 (interval 2,00 – 2,99 yang dapat dilihat dengan kemampuan peserta didik berpikir kreatif dalam menghadapi berbagai masalah baik itu masalah pribadi maupun masalah kelompok untuk dipecahkan sendiri atau secara bersama-sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode struktural analisis sistematis (SAS) terhadap kemampuan siswa dalam pemahaman pembelajaran Al-Qur’an Hadits di MTs Al-Fitroh Purworejo Bonang Demak, berdasarkan pada nilai t hitung lebih besar t tabel (2,0021>1,99834) serta nilai koefisien korelasi sebesar 0,525 atau 52,5%, artinya guru yang mengajar menggunakan bahasa yang biasa digunakan oleh siswa, guru yang menggunakan bahasa Indonesia dalam mengajar di kelas serta guru yang mengajar dengan memperlihatkan gambar yang berkaitan dengan materi pelajaran terbukti mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam pemahaman pembelajaran Qur’an Hadits
- …
