1,695 research outputs found
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN SKALA RUMAH TANGGA DI NM FOOD KOTA TEGAL
DWI FEBRI FITRIYANI. NPM 3117500004. Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Hasil Perikanan Skala Rumah Tangga di NM FOOD Kota Tegal. (Pembimbing : Ir. SRI MULYANI M.Si dan NOOR ZUHRY S.Pi M.Si )
Produk diversifikasi pengolahan merupakan mengolah produk mentah menjadi siap saji yang berada di NM Food. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kelayakan usaha pengolahan ikan pada skala rumah tangga.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah unit pengolahan ikan di NM Food. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Analisis aspek teknik produksi meliputi GMP dan SSOP secara finansial digunakan untuk menganalisis kelayakan dan nilai pengganti dari usaha pengolahan ikan.
Hasil penelitian dari aspek teknik produksi NM Food sudah sesuai dengan syarat kelayakan dasar pengolahan ikan dan finansial kelayakan usaha unit pengolahan ikan skala rumah tangga merupakan sebuah usaha yang layak dikembangkan.
Nilai Payback Periode rata-rata 1,1378 tahun. Benefit Cost Ratio rata-rata 1,8096. Break Even Point rata-rata Rp 13.493.978. Net Present Value rata – rata Rp 127.724.182. Internal Rate of Return rata-rata 120,3297% lebih tinggi dari suku bunga sebesar 4%, maka dapat dikatakan layak (feasible). Hasil dari perhitungan nilai pengganti dengan kenaikan input 1% dan 4%, serta penurunan output 5%, produk olahan ikan masih layak diteruskan dan masih menghasilkan keuntungan.
Kata kunci : Analisis Usaha, GMP, SSOP, NM FOO
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DI KELUARGA MUSLIM DUSUN DWI DARMA RT 41 DESA NEGARARATU KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Latar belakang penulisan skripsi ini adalah bahwa anak merupakan amanah
Allah SWT kepada orang tua yang harus dididik menjadi manusia yang beriman dan
beribadah kepada-Nya serta memiliki akhlak yang baik. Akan tetapi anak-anak Dusun
Dwi Darma masih banyak di antara mereka yang tidak memiliki Karakter yang baik.
Hal ini salah satunya menandakan ada sesuatu yang kurang dalam pendidikan
karakter yang dilakukan oleh orang tua di rumah. Yang menjadi tujuan dalam
penelitian ini adalah Pendidikan Karater Anak di Dusun Dwi Darma RT 41 Desa
Negararatu Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif.Dalam pengumpulan data menggunakan teknik Observasi dan wawancara
mendalam.Lokasi penelitian di Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.
Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.
Subjek dalam penlitian ini adalah 6 orang tua yang memiliki anak. 6 orang tua
tersebut, mewakili dari keseluruhan orang tua yang berada di Kecamatan Natar
Kabupaten Lampung Selatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Masih banyak
orang tua yang belum maksimal dalam menanamkan karakter anak dikarenakan
minimnya pengetahuan mereka dalam mendidik karakter anak, dan kesibukan orang
tua dalam mencari nafkah sehingga tidak memperhatikan pedidikan karakter anaknya
di rumah.
Kata Kunci: Pendidika
Abstract 1122‐000190: Persistent DWI Signal for 18 Months in Ischemic Stroke Patient with Carotid Web
Introduction: Diagnostic tools for acute ischemic infarcts include the use of DWI sequence on MRI to identify acute infarcts is especially useful since lesions can become hyperintense on this sequence very rapidly (Albers 1998). Over the next 15 days, DWI hyperintensity slowly decreases back to isointense. In some patients, however, there is persistent DWI hyperintensity past 1 month. There are theories that these persistent areas exhibit delayed onset infarct, prolonged ischemia, or perhaps different repair processes (Rivers, et al 2006). To this day, all DWI signals have been known to resolve within a few months even for persistent hyperintensities (Rivers, et al 2006). Carotid webs are a rare form of fibromuscular dysplasia that protrudes from the intimal tissues of carotid arteries. They are shelf‐like projections that grow into the lumen and disrupt normal blood flow (Zhang, et al 2018). These outgrowths are theorized to lead to ischemic strokes due to flow stasis and subsequent embolization of clots that form (Zhang, et al 2018). There is no consensus on the best management of carotid webs, and secondary prevention of recurrent strokes range from medical management to carotid stenting. Methods: This is a case report, and information for the patient was gathered through review of medical records on the EMR. Results: We present a case of ischemic stroke in the right basal ganglia/corona radiata, who presented with left sided weakness. The patient was found to have prediabetes, HTN, and HLD. However, she had recurrence of her symptoms over the next 18 months (figure 1). Repeat MRIs showed persistent DWI hyperintensity that slowly decreased in size and signal intensity over this period but in the same area as the initial infarct. The rest of the work up was only significant for a carotid web in the right internal carotid artery identified on conventional angiography. Ultimately she was managed with medical therapy including aspirin, statin, and antihypertensives. Conclusions: It is unclear whether the carotid web is associated with persistent DWI for such an extended time frame. There is very little research that explores the pathophysiology of ischemic strokes from carotid webs. In addition, there is even less information about the physiology of an evolving infarct that shows persistent DWI signals for such an extended time frame. Further studies that look into carotid webs may help us understand the best long term management in such patients. Future studies that explore the physiology of ischemic strokes that show such persistent DWI signals may elucidate and perhaps expand upon current management options and possibly identify new areas for intervention
Strike Three Yer Out!? : Examining the Constitutional Limits on the Use of Prior Uncounseled DWI Convictions to Impose Mandatory Prison Sentences on Repeat DWI Offenders
This Comment examines the constitutional implications of using prior uncounseled DWI convictions to incarcerate repeat DWI offenders. The Comment reviews the Supreme Court decisions that established the right to court-appointed counsel for the indigent accused and examines the federal constitutional limitations on the collateral use of prior uncounseled DWI convictions. It also critically evaluates state court decisions involving the collateral use of prior uncounseled DWI convictions. The author concludes that, because an uncounseled conviction is inherently unreliable, it should not be used to mandatorily incarcerate a DWI repeat offender
Potensi Mata Air Untuk Pemenuhan Kebutuhan Penduduk Studi Kasus Di Dusun Sendangsari Dan Dusun Kauman Desa Sugihmanik Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan
Dwi Fitriyani. 2008 Potensi Mata Air Untuk Pemenuhan Kebutuhan Penduduk Studi Kasus Di Dusun Sendangsari Dan Dusun Kauman Desa Sugihmanik Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan. Skripsi, Jurusan Geografi, FIS UNNES. Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang.
Kata Kunci: Potensi, Debit Air, Kualitas Air Dan Pemanfaatan Air Untuk Kebutuhan Penduduk, imbangan air.
Secara umum masyarakat di Dusun Sendangsai dan Dusun Kauman Desa Sugihmanik Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan, memperoleh air bersih dari mata air Sendangsari dan PDAM, karena daerah Sugihmanik merupakan daerah perbukitan kapur yang potensi air tanah nya sangat dalam mencapai lebih dari 9 meter belum di temukan air. Maka dengan adanya mata air Sendangsari sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun dalam kuantitas dan kualitas air masih di pertanyakan. Permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah Seberapa besar potensi mata air di Sendangsari dapat mencukupi kebutuhan air bersih bagi penduduk dusun Sendangsari dan dusun Kauman? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui potensi mata air Sendangsari. 2) Mengetahui kualitas mata air Sendangsari. 3) Mengetahui ketercukupan air bersih bagi penduduk dan prediksi kebutuhan air pada kurun waktu tertentu dusun Sendangsari dan dusun Kauman.
Populasi penelitian ini adalah mata air Sendangsari dan seluruh keluarga yang ada di dusun Sendangsari dan dusun Kauman yang berjumlah 436 keluarga. Pengambilan sampel masing-masing 20% dilakukan dengan teknik proportional random sampling yaitu pengambilan sampel memperhatikan proporsi jumlah sampel dalam populasi sehingga semua dapat terwakili dan pengambilannya dapat dilakukan secara acak/random berdasarkan jumlah populasi tiap-tiap wilayah dengan jumlah 87 kepala keluarga. Serta semua industri pembuatan tahu, tempe dan kecambah di dusun Sendangsari dan dusun Kauman yang berjumlah 10 industri dan 10 fasilitas umum. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposife sampling yaitu dengan mengambil objek secara selektif dan mempunyai cirri-ciri yang khusus. Data dikumpulkan dengan pemeriksaan laboratorium tantang kualitas air dan menggunakan instrumen penelitian yang dikembangkan peneliti. Instrumen penelitian ini meliputi: kuisioner (angket) kebutuhan air untuk penduduk yang meliputi kebutuhan rumah tangga, industri dan fasilitas umum. Data penelitian dianalisis dengan komparatif dan deskriptif
Hasil penelitian yang dilakukan yaitu 1) Jumlah potensi mata air Sendangsari dengan pengukuran debit yaitu sebesar 414.720 liter per hari. Kebutuhan total air oleh penduduk dusun Sendangsari dan dusun Kauman sebesar 124.042 liter/hari dengan kebutuhan rata-rata tiap orang perhari sejumlah 79,58 liter. Jumlah penduduk yang memanfaatkan mata air Sendangsari yaitu 436 kepala keluarga dari Dusun Sendangsari dan Dusun Kauman. Rata-rata kebutuhan air tiap keluarga perhari yaitu 318,33 liter. Tiap keluarga rata-rata beranggotakan 4 orang dan jumlah penduduk seluruhnya 1.480 jiwa. Jadi kebutuhan rata-rata tiap orang perhari sejumlah 79,58 liter. Jumlah total kebutuhan air di dusun Sendangsari dan dusun Kauman adalah 117.782 liter/hari/jiwa serta ditambah kebutuhan air untuk fasilitas umum dan industri sejumlah 6.260 liter per hari sehingga jumlah totalnya 124.042 liter/hari. 2)
Pemeriksaan balai laboratorium Dinas Kesehatan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah, menunjukkan bahwa kualitas air dari mata air Sendangsari secara fisika memenuhi standar kualitas air bersih yaitu tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna. Kualitas secara kimia belum memenuhi standar kualitas air bersih masih ada parameter yang melampui ambang batas yaitu Nitrit (NO2) sebagai N Sedangakan kualitas air secara mikrobiologis sampel tidak memenuhi standar kualitas air bersih.air dinyatakan mengandung bakteri coli per 100 ml yaitu >2.400 ml. 3) Ketercukupan air bersih untuk kebutuhan penduduk Dusun Sendangsari dan Dusun Kauman dapat dilihat dari Imbangan antara debit mata air dengan pemakaian untuk kebutuhan air penduduk sudah mencukupi dan mempunyai kelebihan sebesar 290.696 liter/ hari. Prediksi pertumbuhan penduduk dengan kebutuhan air pada 30 tahun kedepan masih bisa tercukupi dengan mata air Sendangsari.
Saran yang disampaikan yaitu untuk mengurangi kandungan nitrit dalam air yang berlebihan yaitu ada tiga metode yang digunakan untuk mengurangi jumlah nitrit yaitu dengan pencampuran dengan cara mencampurkan air yang telah dicemari nitrit dengan air dari sumber yang berbeda dan mempunyai kadar nitrit yang rendah, sehingga dengan pencampuran kedua air ini diharapkan kadar nitrit dapat diturunkan. Untuk mengurangi kelebihan jumlah bakteri Coliform, masyarakat hendaknya menggunakan kaporit untuk menetralkan atau untuk mengurangi bakteri yang terkandung dalam air yang kemudian memasaknya terlebih dahulu sampai mendidih sebelum di minum
KAJIAN NEW HISTORISME DALAM NOVEL HATI SINDEN KARYA DWI RAHYUNINGSIH: A Study Of New Historicism In The Novel Of Hati Sinden By Dwi Rahyuningsih
Abstrak: Penelitian ini menggunakan perspektif new historisme dengan tujuan untuk mengidentifikasi sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Data dalam penelitian berupa teks, baik berupa kata, kalimat, atau wacana yang sesuai dengan rumusan masalah. Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang diterbitkan oleh Diva Press pada tahun 2011. Instrumen dalam penelitian ini yaitu penulis yang berorientasi pada penelitian tentang sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan yaitu baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu kategorisasi, deskripsi, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih terdapat representasi sejarah Indonesia yaitu tentang Partai Komunis Indonesia. Kedua, representasi unsur budaya dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang terdiri dari unsur budaya pada sistem kesenian, sistem mata pencaharian hidup, dan sistem kepercayaan.
Abstract: This research used new historicism perspective with the aim of identifying Indonesian history and culture in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih. The data in this research is the form of text, either the form of words, sentences, or discourse in accordance with the formulation of problem. The data source in this research is novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, published by Diva Press in 2011. The instrument in this research is the author who oriented towards research on Indonesian history and culture in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih. The data collection technique in this research was carried out in two stages, namely reading and taking notes. The data analysis technique was carried out in three stages, namely categorization, description, and presentation of the data. The results show that first, in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, there is a representation of Indonesian history, namely the Indonesian Communist Party. Second, the representation of cultural elements in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, which consists of cultural elements in the art system, livelihood system, and belief system.Penelitian ini menggunakan perspektif new historisme dengan tujuan untuk mengidentifikasi sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Data dalam penelitian yaitu berupa teks, baik berupa kata, kalimat, atau wacana yang sesuai dengan rumusan masalah. Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang diterbitkan oleh Diva Press pada tahun 2011. Instrumen dalam penelitian ini yaitu penulis yang berorientasi pada penelitian tentang sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan yaitu baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu kategorisasi, deskripsi, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih terdapat representasi sejarah Indonesia yaitu tentang Partai Komunis Indonesia. Kedua, representasi unsur budaya dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang terdiri dari unsur budaya pada sistem kesenian, sistem mata pencaharian hidup, dan sistem kepercayaan
The prevention of young driver's DWI (driving while intoxicated) and RWDI (riding with a driver under influence) in Europe: A social-sequential model
Inspired by the 'critical incident technique' of McKnight et al. (1995) who analyzed 12,000 drivers' decisions leading to (or not to) DWI, and indentified the influence of social, motivational, and economic factors, the author has developed a social-sequential model of young drivers' DWI and RWDI prevention
Relationship of Milking Hygiene to the Presence of Staphylococcus aureus in Dairy Cow's Milk with Subclinical Mastitis
Subclinical mastitis is an infectious disease that mostly caused by Staphylococcus aureus. The presence of Staphylococcus aureus in the udder and the milk cows caused by several factors such as cleanliness of cows and sanitation. The purpose of this study is to analyze the relationship between milking hygiene factors to the presence of Staphylococcus aureus in milk of dairy cows with subclinical mastitis. This research is explanatory research surveys with cross sectional method. The experiment was conducted at the Village Sruni, Boyolali with the number of samples are 47 respondents. Data analysis with chi square. The results showed that there are relationship cleanliness of cows with Staphylococcus aureus bacterial counts (p = 0.039), and milking hygiene with the number of bacteria Staphylococcus aureus (p = 0.027), no relationship sanitation equipment and cage sanitation with the number of bacteria Staphylococcus aureus (p = 0.008) and (p = 0.23). The conclusion is there is association between sanitation and hygiene milking in the presence of Staphylococcus aureus in milk of dairy cows with subclinical mastitis sufferers in dairy cattle farming village Sruni, Musuk, Boyolali. It is recommended to breeders to pay attention to cleanliness of cows, milking hygiene and sanitation equipment before milking.Keywords: hygiene, dairy cow’s milk, milking, staphylococcus aureus, subclinical mastiti
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN TEMA TIK INTEGRA TIF MULTIDISIPLINER ADOBE FLASH PROFESSIONALCS6PADA TEMAPAHLAWANKU SD N PUTREN BANTUL
Etika Dwi Filliyani "Pengembangan Media Interaktif Pembelajaran Tematik Integratif Multidisipliner Adobe Flash Professional CS6 Pada Tema Pahlawanku SD N Putren". Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Tarbiyah dan lhnu Keguruan VIN Sunan Kalijaga, 2017. Perkembangan ihnu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upayaupaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil -hasil teknologi dalam proses belajar. Para guru dittmtut agar mampu menggunakan alat-alat yang dapat d isediakan oleh sekolah, gmu juga dituntut untuk dapat mengembangkan keterampi Jan membuat media pembelajaran yang akan digw1akannya apabila media tersebut belum tersedia. Untuk itu guru hams memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pembelajaran interaktif. Salah satunya yaitu alobe flash professional cs6 yang dapat digunakan untuk membuat animasi pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Penelitian bertujuan untuk : menghasilkan media pembelajaran interaktif tematik lema pahlawanku untuk siswa kelas IV SD/Ml; memperoleh kualitas kelayakan media; mengetalllli respon peserta didik terhadap media pembelajaran interaktif; mengetahui respon gmu terhadap media pembelajaran interaktif; mengetahui respon gmu. Desain penelitian mengacu pada model pengembangan 40 tetapi terbatas pada tiga tabap saja. Yaitu define, design dati development. Subjek penelitian adalah 10 peserta didik perwakilan 5 peserta didik dari kelas IV A, dan 5 peserta didik dari kelas IV B di SON Putren. lnstmmen yang digunakan dalam penelitian yaitu angket evaluasi media oleh ahli materi, ahli media, peer reviewer dan gmu, serta angket respon siswa. Analisis data menggunakan teknik triangulasi dengan instrumen pengumpulan data berupa angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian memperoleh: pengembangan med ia pembelajaran interaktif tematik tema pahlawanku di laksanakan dengan 3 tahap yaitu define, design, develop dari 4 tahap media pembelajru·an interaktif yang mesti dilakukru1; kualitas kelayakan d iperoleh berdasru·kan penilaian ahli materi yang mendapatkan rata-rata skor 34, dengan kriteria Sangat Baik (SB), dengan persentase keidealan 85%. Berdasru"kan ahli med ia, diperoleh rata-rata skor 45 kriteria Sangat Baik (SB) dengan persentase keidealan 81,81%. Penilaian media oleh peer reviewer diperoleh rata-rata skor 89 kriteria Sangat Baik (SB) dengru1 persentase keidealan 93,68%; hasil analisis data angket respon siswa menunjukkan bahwa media pembelajru·an memiliki rata-rata skor 12,2 kriteria Sangat Baik (SB), dengan persentase keidealan 93,84%. Sedangkan penilaian dan respon o leh gmu diperoleh rata-rata skor 89 kriteria Sangat Baik (SB) dengan persentase keidealan 93,68%. Maka, med ia pembelajaran tematik integratif multidisipliner adobe flash professional cs6 Jayak dan dapat digunakan untuk pembelajru·an tematik tema pahlawanku
Payroll Administration System at Smkti Dwi Darma Sukabumi Using Visual Basic 6.0
This Paper is about the design information on the teacher payroll Darma Dwi SMKTISukabumi, because the system is running in this institution which is still operatedmanually. In this system puts the author identification problem as an initial step in themanagement information system governance.Based on these circumstances, the author makes a system by referring to the runningprocedure. This system is expected to help overcome the existing problems in orderto improve the efficiency, effectiveness and productivity and quality of schools.Writing will use the display Microsoft Visual Basic 6.0
- …
