8 research outputs found
Pengelolaan Linen Rumah Sakit di Kota Bukit Tinggi
Upaya sanitasi Rumah Sakit bertujuan untuk menciptakan kondisi lingkungan Rumah Sakit yang memenuhi persyaratan sanitasi sehingga dapat mencegah terjadinya infeksi nosokomial dan membantu proses pengobatan serta penyembuhan penderita. Salah satu upaya sanitasi Rumah Sakit adalah sanitasi pengelolaan linen.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seluruh proses pengelolaan linen di RS Dr Achmad Mochtar, RS Ibnu Sina clan RS TNI AD Tk.IV Bukittinggi, apakah telah memenuhi persyaratan kesehatan sesuai dengan pedoman sanitasi Rumah Sakit di Indonesia.
Dari basil peneliti:m diketahui bahwa proses pengelolaan linen belumlah memenuhi persyaratan, seperti tempat pengumpulan sementara linen kotor diruangan, belum ada pemisahan linen infeksi dan non infeksi, kereta dorong pengangkut linen kotor dan linen bersih belum dibedakan, pencucian masih digabung antara linen infeksi dan non infeksi serta rendahnya pengetahuan petugas pengelola linen tentang linen infeksi dan non infeksi, pembilasan belum menggunakan air panas, penyimpanan dan pendistribusian tidak menggunakan kantong plastik transparan, pengetahuan tenaga pengelola tentang linen infeksi dan non infeksi masih rendah serta belum ada pemisahan mesin cuci untuk linen infeksi dan non infeksi pada RS Dr Achmad Mochtar sedangkan pada TS Ibnu Sina dan RS TNJ AD TK. IV pencucian masih secara manual.
Untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya perbaikan dengan cara pemisahan pengumpulan linen infeksi dan non infeksi,pemisahan kereta dorong pengangkut linen bersih dan linen kotor serta pelatihan tentang hygiene dan sanitasi pengelolaan linen bagi petugas pengelola.74 HalamanSkripsi Sarjan
Perubahan Sosial Masyarakat Cigugur : Analisis Perubahan Sistem Mata Pencaharian Masyarakat Cigugur, Kuningan, Jawa Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sistem mata pencaharian
masyarakat Cigugur Kuningan Jawa Barat.
Layaknya masyarakat pada umumnya, masyarakat Cigugur, Kuningan, Jawa
Barat pun tidak bisa hidup statis. Dalam sejarahnya, masyarakat Cigugur mengalami
perubahan-perubahan dalam kehidupan mereka yang bersentuhan langsung dengan
unsur-unsur kebudayaan tersebut. Seperti perubahan sistem mata pencaharian
masyarakatnya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan
dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Dari hasil penelitian ini ditemukan perubahan sosial terhadap sistem mata
pencaharian di Cigugur. Pada awalnya, sistem mata pencaharian mayoritas masyarakat
Cigugur adalah bertani, meskipun ada yang berternak, seperti ternak ikan, ayam dan
bebek. Setelah terjadinya perubahan sosial, sistem mata pencaharian masyarakat
Cigugur sebagian besar memang masih bertani, tetapi tidak sedikit yang berdagang,
berternak, wiraswasta, buruh, membuat kerajinan batik khas Cigugur bahkan sampai
ada yang membuka usaha kecil-kecila
Pematahan Dormansi Benih Pala (Myristica fragrans Houtt.) Dengan Perlakuan Mekanis, Fisika dan Kimia.
xiii, 47 Hal
Hubungan Kebiasaan Belajar dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Pada Mahasiswa Pendidikan Matematika STKIP YPM Bangko
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa STKIP YPM Bangko. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah semua siswa semester 3 pendidikan matematika STKIP YPM Bangko pada tahun akademik 2019/2020. Total siswa adalah 16 orang. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan tes kemampuan pemecahan masalah matematis pada mata pelajaran geometri berupa esai dan dengan menggunakan angket kebiasaan belajar terdiri dari 32 item berupa angket tertutup dengan menggunakan Skala Likert. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan uji linieritas, sedangkan untuk menguji hipotesis, peneliti menggunakan rumus korelasi produk momen Pearson oleh SPSS. Pengujian hipotesis diperoleh nilai sig = 0,000 lebih rendah dari taraf signifikan yaitu ? = 0,05. Jadi, dapat diringkas bahwa kebiasaan belajar memiliki korelasi dengan kemampuan pemecahan masalah matematika dalam mata pelajaran geometri. Dengan melihat hasil Korelasi Pearson yaitu 0,865, berarti memiliki tingkat korelasi sempurna (0,81 - 1,00 = korelasi kuat)
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Model Problem Based Learning (PBL) Pada Pembelajaran IPA Kelas IV SD Negeri 139/III Lempur Mudik
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri 139/III Lempur Mudik dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Berdasarkan observasi awal, motivasi belajar siswa rendah yang terlihat dari kurangnya ketekunan, minat belajar, serta keterlibatan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan 14 siswa sebagai subjek penelitian. Proses pembelajaran dilaksanakan dalam dua siklus dengan beberapa tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada motivasi belajar siswa, yang tercermin dari hasil angket dan observasi. Pada siklus pertama, rata-rata motivasi siswa mencapai 66,07%, dan meningkat hingga 82,85% pada siklus kedua dengan kategori tinggi. Model PBL terbukti mampu meningkatkan ketertarikan siswa, mendorong keterlibatan aktif, serta membangun sikap percaya diri dalam proses pembelajaran
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Pidato Melalui Metode Latihan Terbimbing Siswa Kelas V SDN 60/VI Bangko
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan yang ada yaitu hasil belajar menulis teks pidato dari 25 orang siswa kelas V SDN 60/VI Bangko masih belum tuntas, hanya 30% siswa yang mencapai KKM, pembelajaran di anggap tuntas jika 70% siswa mencapai KKM 75. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penerapan dengan metode latihan terbimbing untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas kelas V SDN 60/VI Bangko tahun pelajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2022. Siklus I tanggal 20 dan 23 November 2022, dan suklus II tanggal 27 November 2022. Objek penelitian ini adalah keterampilan siswa dalam menulis teks pidato. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas kelas V SDN 60/VI Bangko tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa 25 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes tertulis dan observasi terhadap aktivitas siswa dan aktivitas guru selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa keterampilan menulis teks pidato siswa kelas kelas V SDN 60/VI Bangko tahun pelajaran 2022/2023 meningkat melalui penerapan metode latihan terbimbing. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata 54,76% pada pretes, meningkat menjadi 68 % pada siklus I dan meningkat menjadi 86,2 % pada siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa juga diikuti oleh prilaku siswa. Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa pada tindakan siklus I dan siklus II yaitu, meningkat dari rata-rata 49,6% pada pertemuan I pertemuan II meningkat menjadi 68% pada siklus I, dan meningkat menjadi 71,2% pada pertemuan I pertemuan II meningkat menjdi 86,2 % pada siklus II. Hasil aktivitas siswa mengalami peningkatan dari siklus I kesiklus II
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Stem Dalam Mata Kuliah Pembelajaran IPA SD Untuk Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa Dalam Merancang Pembelajaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) pada mata kuliah Pembelajaran IPA SD guna meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam merancang pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi PGSD pada salah satu perguruan tinggi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis STEM dinilai valid oleh ahli materi dan media serta efektif meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam merancang pembelajaran yang integratif dan kontekstual. Dengan bahan ajar ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep IPA, tetapi juga mampu mengintegrasikan aspek teknologi dan rekayasa dalam rancangan pembelajaran mereka
Study of Mathematical Activities in “Rumah Tuo”
Mathematics learning still tends to be structuralistic and mechanistic. It resulted in students' difficulties and errors in understanding mathematical concepts and principles. Whereas mathematics is a human activity that is always in contact with their culture. One of the cultures that becomes the starting point for learning mathematics is a traditional house, such as the “Rumah Tuo”. The purpose of this study was to describe the mathematical activity at the Rumah Tuo. This type of research is a qualitative-research with an ethnographic approach. The research instrument used in the form of observation, interviews, and documentation. The results of this study are that there are mathematical activities carried out at Rumah Tuo, namely counting activities using Gantang Biheh, measuring activities in making poles in the form of a 16-sided prism, and designing traditional houses in such a way that they can be shaped like ancient means of transportation, namely ships. The conclusion of this research is that there are three mathematical activities through the “Rumah Tuo” culture, namely measuring, designing and calculating.</jats:p
