24 research outputs found

    Implementasi Program Rencan Aksi Pangan dan Gizi Daerah di Kabupaten Padang Lawas

    No full text
    Implementasi program Rencana Aksi Pangan dan Gizi Daerah (RAP-GD) merupakan suatu pogram perencanaan mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Program ini bertujuan untuk menjamin peningkatan kualitas dan produktifitas sumber daya manusia yang berlandasakan beberapa peraturan menteri maupun pemerintah. Pada pelaksanaannya program RAP-GD belum dapat menjangkau seluruh sasaran dari kebijakan program ini yaitu para pekerja dan kepesertaan program ini juga masih belum terelaisasi dengan baik. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Program Rencana Aksi Pangan dan Gizi Daerah (RAP-GD) di Kabupaten Padang Lawas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan program Rencana Aksi Pangan dan Gizi Daerah (RAP-GD) di Kabupaten Padang Lawas. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dengan meninjau semua data yang dikumpulkan, yang didukung oleh hasil wawancara dengan pendekatan teori yang dikemukakan oleh Van Meter dan Van Horn bahwa kebijakan publik terkait standar dan sasaran kebijakan atau ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, komunikasi antar badan pelaksana, karakteristik badan pelaksana, disposisi implementor (sikap pelaksana), dan lingkungan sosial, ekonomi, dan politik. Melalui penelitian ini dapat diketahui bahwa, implementasi Program Rencana Aksi Pangan dan Gizi Daerah (RAP-GD) di Kabupaten Padang Lawas berjalan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang sudah ditetapkan. Penyelenggaraan program Rencana Aksi Pangan dan Gizi Daerah (RAP-GD) dilakukan dengan keterbukaan informasi, setiap instansi-instansi unit pelaksana melakukan beberapa program dukungan terkait program RAP-GD tersebut serta mendapatkan respon positif dari para pegawai. Ditemukan beberapa kendala yang signifikan seperti kurangnya beberapa atau kurang terpenuhinya SDM yang membidangi masing-masing program tersebut atau tenaga ahlinya.The implementation of the Regional Food and Nutrition Action Plan (RAP-GD) program is a planning program to create quality and competitive human resources. This program aims to guarantee the improvement of the quality and productivity of human resources based on several ministerial and government regulations. In the implementation of the RAP-GD program, it has not been able to reach all the objectives of this program policy, namely the workers and participation of this program have also not been well realized. The purpose of this research is to find out how the Implementation of the Regional Food and Nutrition Action Plan Program (RAP-GD) in Padang Lawas Regency. This research uses descriptive research method with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out by means of interviews, observations and documentation relating to the implementation of the Regional Food and Nutrition Action Plan (RAP-GD) program in Padang Lawas Regency. The data obtained were then analyzed qualitatively by reviewing all data collected, supported by interviews with the theoretical approach put forward by Van Meter and Van Horn that public policy is related to policy standards and objectives or policy size and objectives, resources, communication between agencies executor, implementing agency characteristics, implementor disposition (implementing attitude), and social, economic and political environment. Through this research it can be seen that, the implementation of the Regional Food and Nutrition Action Plan Program (RAP-GD) in Padang Lawas Regency is running in accordance with the established regulations and procedures. The implementation of the Regional Food and Nutrition Action Plan (RAP-GD) program is carried out with information disclosure, each implementing unit agencies conduct several support programs related to the RAP-GD program and get positive responses from employees. Some significant obstacles were found, such as the lack of some or the lack of fulfillment of the HR in charge of each of these programs or their experts.98 HalamanSkripsi Sarjan

    Pengaruh Komunikasi Pemasaran di TikTok Live terhadap Minat Beli Konsumen di Kota Yogyakarta

    No full text
    Kemajuan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam strategi pemasaran, termasuk penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi pemasaran. Salah satu platform yang berkembang pesat adalah TikTok, terutama fitur TikTok Live, yang memungkinkan interaksi langsung antara penjual dan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi pemasaran melalui TikTok Live terhadap minat beli konsumen di Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 pengguna TikTok di Kota Yogyakarta yang pernah menonton dan berbelanja melalui TikTok Live, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana untuk mengetahui hubungan antara komunikasi pemasaran di TikTok Live (X) dengan minat beli konsumen (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran melalui TikTok Live berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,672 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 48,2%. Ini berarti bahwa hampir setengah dari variabilitas minat beli konsumen dapat dijelaskan oleh faktor komunikasi pemasaran di TikTok Live, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis juga menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran memiliki hubungan yang kuat dengan minat beli (t-hitung = 6,827 > t-tabel = 1,984)

    The Wireless Attack

    No full text
    Abstract: Currently, wireless network technology is widely used in all lines of technology. Thus, the security side of the wireless network itself will be a serious concern. If the security on the network is not adequate, then this will be an opening for people who are not responsible for various bad purposes. Because in a wireless network it is necessary to do a test first. wireless attack is an activity to test the security of a wireless network. This is done to get a gap from the wireless network itself to find the password that protects a wireless network. Therefore, this paper will give an example of how to perform wireless attacks using Aircrack on the Kali Linux operating system.   Keywords: Wireless Attack, WPA Attack,  Kali Linux, Aircrac

    Transmisi dan Transformasi Praktik Pembacaan Al-Qur’an dalam Komunitas Muslim Indonesia: Studi Kasus pada Jamaah Masjid Miftahul Huda Domerto Munjungan Trenggalek Jawa Timur

    No full text
    This article examines the practice of reciting surah al-Insyirah and surah al-Ikhlas of the congregation of the Miftahul Huda Mosque Domerto Munjungan Trenggalek, East Java. The focus of this article is to examine the reception of the Qur'an in the recitation of surah al-Insyirah and surah al-Ikhlas of the congregation of the Miftahul Huda Mosque Domerto Munjungan, Trenggalek, East Java. The formulation of the problem in this study is, 1) how is the ritual of reading surah al-Insyirah and surah al-Ikhlas, 2) how is the meaning of the congregation according to the sociological theory of knowledge of Karl Mannheim, 3) how is its transmission and transformation. This article is a field study using a qualitative descriptive method. The tools used for data collection are interviews with 12 people, observations carried out 4 times and a literature review. This article also uses Karl Mannheim's theory of sociology of knowledge. After the researchers conducted the research, it can be concluded that the congregation of the Miftahul Huda Mosque Domerto Munjungan Trenggalek routinely performs the practice of reciting surah al-Insyirah and surah al-Ikhlas. First, this reading is done every Monday night after the congregational Isha' prayer. Second, the meaning contained is divided into 3 meanings, the first meaning is the objective meaning where in this meaning the Miftahul Huda mosque congregation understands the practice of reading Surah al-Insyirah and Surah al-Ikhlas as routine activities carried out every Monday night. The second meaning is expressive meaning that can be seen from the congregation's response to the practice of reciting surah al-Insyirah and surah al-Ikhlas as a means of friendship between others, a form of connecting ties of brotherhood, as a means of increasing devotion to Allah, and is believed to be able to carry out all their affairs. . The last meaning is the documentary meaning which can be seen that this practice is a culture that is ingrained and cannot be released for the congregation. Third, the process of transmission and transformation can be seen from several hadiths that explain it. The transmission process of surah al-Insyirah and surah al-Ikhlas can be known through hadith narrations. In the transmission of surah al-Insyirah, the author finds the book of maraqil ubudiyah and the book of khazinat al-Asrar. While the transmission of Surah al-Ikhlas comes from the hadith of 'Aisyah ra about the habits of the Prophet Muhammad before sleeping. The transformation can be seen from the changes during the time of the Prophet Muhammad, becoming a practice that is carried out every Monday night after the Isha prayer by the congregation of the Miftahul Huda Mosque Domerto Munjungan Trenggalek

    Aspek Religi Dalam Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud IKhwan (Kajian Antropologi Sastra)

    No full text
    Objek kajian dalam penelitian ini adalah Novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan. Novel ini dipilih karena mengangkat topik yang sangat sensitif, yaitu tentang perbedaan afiliasi organisasi sosial antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di tahun 60-an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tokoh, alur, dan latar, serta mengkaji aspek religiusitas dalam novel Kambing dan Hujan menggunakan kajian antropologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan menggunakan pendekatan antropologi sastra. Hasil dari penelitian yang berjudul “Aspek Religi dalam Novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan” adalah ditemukannya 4 komponen agama menurut Emile Durkheim, yaitu (1) emosi keagamaan, (2) sistem kepercayaan supranatural, (3) sistem ritus atau upacara religi, dan (4) kelompok-kelompok religius. Aspek religiusitas dalam novel ini dapat dilihat dari gagasan, jalan cerita, narasi dan dialog yang disampaikan oleh tokoh-tokoh dalam novel ini, khususnya Muhammad Fauzan, Iskandar, Miftahul Abrar, Nurul Fauzia, Pakde Anwar dan Cak Ali

    Aspek Religi dalam Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud Ikhwan (Kajian Antropologi Sastra)

    No full text
    Objek kajian dalam penelitian ini adalah novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan. Novel ini dipilih karena mengangkat topik yang sensitif mengenai perbedaan afiliasi organisasi sosial antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah pada tahun 1960-an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter, alur, dan latar serta mengkaji aspek religiusitas dalam novel Kambing dan Hujan dengan menggunakan kajian antropologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan antropologi sastra. Hasil dari penelitian yang berjudul "Aspek Religius dalam Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud Ikhwan" ini adalah ditemukannya 4 komponen religi menurut Emile Durkheim, yaitu(1) emosi keagamaan, (2) sistem kepercayaan supranatural, (3) sistem ritus atau upacara religi, dan (4) kelompok-kelompok religius. Aspek agama dalam novel ini dapat dilihat dari gagasan, jalan cerita, narasi dan dialog yang disampaikan oleh tokoh-tokoh dalam novel ini, khususnya Muhammad Fauzan, Iskandar, Miftahul Abrar, Nurul Fauzia, Pakde Anwar dan Cak Ali. Kata kunci: Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Kambing dan Hujan, Mahfud Ikhwa

    Pengaruh konseling kelompok terhadap peningkatan kepercayaan diri pemain hadrah saat tampil di depan umum : Penelitian di Pondok Pesantren Mifathul Falah Ash-Shiddiqie

    No full text
    Kepercayaan diri merupakan hal krusial bagi individu yang sering tampil di depan publik, termasuk para pemain hadrah. Namun, sebagian dari mereka masih menghadapi rasa cemas, gugup, atau kurang yakin pada kemampuan diri saat tampil, yang berdampak pada kualitas penampilan. Konseling kelompok menjadi salah satu metode yang efektif untuk mengatasi hal tersebut, karena memberikan wadah untuk saling mendukung, berbagi pengalaman, dan membangun pemahaman diri melalui interaksi dalam kelompok. Penelitian bertujuan untuk Menguji pengaruh konseling kelompok terhadap peningkatan kepercayaan diri pemain hadrah saat tampil di depan umum. Subjek Penelitian ini yaitu santri Ponpes Miftahul Falah Ash Shiddiqie yang aktif mengikuti kegiatan Hadrah melalui proses kelompok. Teknik yang di pakai dalam penelitian adalah Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Peserta dapat memperoleh dukungan sosial dan pengalaman bersama yang membantu membentuk persepsi diri yang lebih positif, sementara CBT mendorong perubahan pola pikir dan perilaku yang maladaptif menjadi lebih konstruktif (Beck, 2011). Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum intervensi, rata rata skor dari setiap individu adalah 36,1 dengan standar deviasi 4,029888 dan setelah di lakukanya intervensi skor dari setiap individu meningkat menjadi 64,4 dengan standar deviasi 7,21734 yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari pelaksaan konseling kelompok terhadap kepercayaan diri santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konseling kelompok berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepercayaan diri pemain hadrah saat tampil di depan umum. Melalui interaksi kelompok dan pengubahan pola pikir ke arah yang lebih adaptif, peserta mengalami perkembangan kepercayaan diri yang lebih baik dalam menghadapi situasi performa di hadapan orang banyak

    Kajian Kitab Al Arba’in An Nawawiyah

    No full text
    The hadith is one of the guidelines for Muslims. Every Muslim wants to live according to the teachings of Islam as exemplified by the Prophet Muhammad. The hadiths of the Prophet were compiled by the scholars into a book (book) so that it would be easy for the next generation to learn. Al Arba'in An Nawawiyah is one of the books of the Prophet's hadith collection which is popular among the people. Through this study, the author wants to learn the description, methods and systematics of the preparation of the book Al Arba'in An Nawawiyah. Al Arba'in An Nawawiyah contains authentic hadith which discusses worship and muamalah and is classified as a book of takhrij

    Tanggapan siswa terhadap proses pembelajaran daring menggunakan media grup Whatsapp hubungannya dengan hasil belajar kognitif mereka pada mata pelajaran Akidah Akhlak: Penelitian pada siswa kelas VIII MTs Miftahul Falah Bandung

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah, berdasarkan studi pendahuluan diperoleh informasi bahwa proses pembelajaran daring menggunakan media grup whatsapp mendapat tangapan yang cukup positif dari siswa. Namun disisi lain hasil belajar kognitif sebagian siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak masih rendah. Hal tersebut menunjukan adanya kesenjangan dan masalah yang menarik untuk diteliti. Tujuan penelitian ini tersendiri yaitu untuk mengetahui: (1) Realitas tanggapan siswa dalam proses pembelajaran daring menggunakan media grup Whatsapp. (2) Hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak.. (3) Hubungan antara tanggapan siswa dalam proses pembelajaran daring menggunakan media grup Whatsapp terhadap hasil belajar kognitif mereka pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini didasarkan pada kerangka berpikir bahwa hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak dipengaruhi banyak faktor, salah satunya adalah tanggapan siswa terhadap proses pembelajaran daring menggunakan grup Whatsapp. Berdasarkan hal tersebut, diajukan hipotesis yaitu semakin baik tanggapan siswa terhadap pembelajaran daring digrup Whatsapp maka akan semakin baik pula hasil belajar kognitif mereka dan sebaliknya. Dugaan sementara terdapat hubungan antara tanggapan siswa terhadap proses pembelajaran daring menggunakan grup Whatsapp dengan hasil belajar kognitif siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Jenis data penelitian yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket, studi dokumen, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan logika untuk data kualitatif dan pendekatan statistika untuk data kuantitatif dengan menempuh teknik analisis parsial perindikator dan analisis korelasi. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh simpulan bahwa (1) Tanggapan siswa terhadap terhadap proses pembelajaran daring menggunakan grup Whatsapp berkategori cukup, rata-rata skor akhirnya sebesar 3,13. Angka tersebut termasuk pada interval [2,60 – 3,39]. (2) Hasil belajar kognitif pada mata pelajaran Akidah Akhlak berkategori sangat baik dengan skor rata-rata yaitu 81,87 berada pada interval [80 – 100]. (3) Hubungan tanggapan siswa terhadap proses pembelajaran daring menggunakan grup Whatsapp (X) dengan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak (Y) berdasarkan perhitungan, analisis koefisien korelasinya sebesar 0,360 berkategori rendah yang berada pada interval [0,200 – 0,399]. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Thitung sebesar 8,152 lebih besar daripada Ttabel 2,048. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa (Ha) diterima dan (H0) ditolak. Nilai pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat memperolah nilai sebesar 27,5% dan 72,5% lagi dipengaruhi oleh faktor lain

    Etika Bisnis dalam Kewirausahaan Santri: Antara Profit dan Keberkahan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan etika bisnis dalam konteks kewirausahaan santri di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Gading, Malang. Fokus utama penelitian adalah untuk memahami bagaimana santri menyeimbangkan antara orientasi profit dan pencapaian keberkahan dalam praktik kewirausahaan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Responden penelitian terdiri dari santri yang terlibat dalam berbagai usaha yang dijalankan di lingkungan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri memiliki pemahaman yang kuat tentang etika bisnis Islami, yang tercermin dalam praktik kewirausahaan mereka. Santri cenderung mengedepankan nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial dalam menjalankan usaha. Selain itu, mereka menghadapi dilema antara pencapaian profit dan keberkahan, dengan banyak dari mereka yang berusaha mengintegrasikan kedua aspek tersebut dalam keputusan bisnis. Penelitian juga menemukan bahwa keberkahan, yang diartikan sebagai ketenangan jiwa dan manfaat sosial, menjadi parameter penting dalam pengukuran keberhasilan usaha mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bagaimana nilai-nilai etika bisnis Islam dapat diterapkan dalam praktik kewirausahaan, khususnya di kalangan santri. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi pesantren lain dalam mengembangkan program kewirausahaan yang berlandaskan pada nilai-nilai etika dan spiritual, serta memberikan wawasan baru dalam literatur mengenai kewirausahaan Islami
    corecore