10,095 research outputs found

    Development of Triangular Microstrip Antenna for Sensor Application Using Circularly Polarized-Synthetic Aperture Radar

    Full text link
    金沢大学博士(工学)博士論文 要旨Abstract/本文Full 以下に掲載:1. Jurnal Teknologi 80(2) pp.93-104 2018. UTM Press Universiti Teknologi Malaysia. 共著者:Muhammad Fauzan Edy Purnomo, Akio Kitagawa 2. Journal of Fundamental and Applied Sciences 10(5S) pp.535-550 2018. The Faculty of Sciences and Technology of The University of El Oued (Algeria). 共著者:Muhammad Fauzan Edy Purnomo, Akio Kitagawa 3. Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science 3. 12(1) pp.310-318 2018. IAES (Institute of Advanced Engineering and Science. 共著者:Muhammad Fauzan Edy Purnomo, Akio Kitagawadoctoral thesi

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Full text link
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Stovepoint / Muhammad Amel Feryal Rini Fauzan

    Full text link
    STOVEPOINT is a modular, sustainable, and user-centered solution designed to address the cooking challenges faced by displaced populations in humanitarian settings, such as refugee camps and disaster relief zones. These environments are often characterized by limited space, inadequate cooking infrastructure, and reliance on unsafe or environmentally harmful methods, such as open fires. This project aims to create a compact and energy-efficient electric cooker station, emphasizing modularity, adaptability, and sustainability. The design incorporates energy-efficient technologies to ensure environmental responsibility while meeting the immediate needs of users. Research methods included an in depth review of academic articles and industry reports to understand the limitations of existing cooking solutions and explore innovative design strategies. Additionally, surveys were conducted to gather insights into user preferences and challenges , ensuring a practical and relevant design. STOVEPOINT’s modular structure allows it to adapt to varying user needs and space constraints enhances accessibility in resource-limited environments. By integrating these features, the electric cooker station not only provides a safe and efficient cooking solution but also contributes to the well being of displaced populations and promotes long term sustainability. This project highlights the potential of design innovation to address humanitarian challenges , fostering resilience and improving quality of life for vulnerable communities

    PinguAid / Muhammad Amel Feryal Rini Fauzan

    Full text link
    PinguAid This project presents an innovative rescue drone designed for emergency deployment, addressing the critical delays and challenges faced by traditional ambulances during emergencies. These challenges include slow response times due to traffic congestion, waterlogging during heavy rains, and vehicle breakdowns in adverse weather conditions, which often hinder timely patient transport to hospitals. The drone is tailored to navigate unpredictable weather conditions and inaccessible areas, ensuring rapid response and reliable patient transport. Emphasizing safety and comfort, the drone incorporates a user-friendly interface and a sleek, futuristic design that inspires trust and professionalism. Targeted for use by hospitals, paramedic teams, and search and rescue operations, this drone represents a transformative solution for emergency healthcare, enabling faster and more efficient access to critical care during life-threatening situations

    HADIS TENTANG AL-WALA WA AL-BARA’: STUDI KOMPARASI ATAS PEMIKIRAN MUHAMMAD SA’ID AL-QAHTANI DAN SALIH FAUZAN

    Full text link
    Fenomena radikalisme dan terorisme masih terus eksis sampai belakangan ini. Salahsatu faktor penyebab munculnya fenomena tersebut ialah pemahaman al-Wala’ wa al-Bara’. Diantara tokoh yang mengkaji al-Wala’ wa al-Bara’ ialah Muhammad Sa’id Al-Qahtani dengan karyanya yang berjudul Al-Wala’ wa Al-Bara’fi Al-Islam dan S{alih Fauzan dengan karyanya yang berjudul Kitab al-Tauhid. Dalam kitab Al-Wala’ wa Al-Bara’fi Al-Islam dan Kitab al-Tauhid, keduanya merujuk pada hadis Nabi yang sama. Namun pemahaman atas hadis al-Wala’ wa al-Bara’ tersebut ‘belum utuh’. Sehingga dari pemahaman tersebut, dapat memicu tumbulnya radikalisme bahkan terorisme. Berdasarkan latar belakang yang ada, penulis mencoba menjawab dua pertanyaan, yaitu Bagaimana pemahaman hadis al-Wala’ wa al-Bara’ dalam kitab Al-Wala’ wa Al-Bara’fi Al-Islam karya Muhammad Sa’id Al-Qahtani dan dalam Kitab al-Tauhid karya S{alih Fauzan? serta bagaimana perbandingan pemahaman hadis al-Wala’ wa al-Bara’ antara Muhammad Sa’id Al-Qahtani dan S{alih Fauzan? Penelitian ini bersifat library research dengan sumber primer Al-Wala’ wa Al-Bara’fi Al-Islam dan Kitab al-Tauhid. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitik, yakni pertama, peneliti menetapkan tema serta tokoh yang menjadi fokus penelitian. Kedua, peneliti mengumpulkan data tentang tema al-Wala’ wa al-Bara’. Ketiga, memaparkan data Muhammad Sa’id Al-Qahtani dan S{alih Fauzan beserta karya-karyanya. Keempat, menganalisis perbandingan pemahaman Muhammad Sa’id Al-Qahtani dan S{alih Fauzan atas hadis al-Wala’ wa al-Bara’. Kelima, menarik kesimpulan dari data yang sudah dipaparkan dan tentunya berkaitan dengan rumusan masalah penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pemahaman hadis Muhammad Sa’id Al-Qahtani tentang Al-Wala’ wa al-Bara’ tertuang dalam karyanya menunjukkan beberapa hal, pertama, kalimat tauhid merupakan pondasi dari al-Wala’ wa al-Bara’. Kedua, Al-Wala’ wa al-Bara’ sebagai konsekuensi kalimat tauhid. Ketiga, Gambaran Al-Wala’ wa al-Bara’ pada era kekinian digambarkan dengan Islam saat ini yang mengalami kemunduran dalam beberapa bidang. Sementara pemahaman S{alih Fauzan tentang al-Wala’ wa al-Bara’ tertuang dalam karyanya menunjukkan bahwa ajaran tersebut merupakan ajaran yang sangat mulia dan termasuk ajaran Nabi Ibrahim. Diantara potret ajaran al-Wala’ wa al-Bara’ ialah pertama, menyayangi Muslim yang taat dan memusuhi Ahli Maksiat. Kedua, Larangan menyambut, ikut merayakan hari raya non-Muslim dan turut berbelasungkawa di hari duka. Ketiga, Larangan meminta bantuan kepada kelompok non-Muslim. Keempat, Larangan tinggal dan berkerja di Negara non-Muslim. Kelima, meniru kelompok Non-Muslim. 2) Diantara dua tokoh tersebut terdapat persamaan dan perbedaan. Dilihat dari segi persamaan, terdapat beberapa aspek yang sama antara Al-Qahtani dan S{alih Fauzan, diantaranya pertama, dilihat dari segi karya, keduanya menulis karya tentang al-Wala’ wa al-Bara’. Kedua, dilihat dari segi penggunaan hadis Nabi, keduanya menggunakan hadis riwayat Imam al-T{abrani. Ketiga, Keduanya merupakan tokoh yang meyakini konsep al-Wala’ wa al-Bara’. Sedangkan aspek perbedaan antara Al-Qahtani dan S{alih Fauzan terletak pada perspektif dalam memahami hadis al-Wala’ wa al-Bara’. Al-Qahtani memahami hadis al-Wala’ wa al-Bara’ dengan perspektif akidah. Sementara S{alih Fauzan memahami al-Wala’ wa al-Bara’ dengan perspektif fiqh

    Pelaksanaan Bimbingan Keagamaan Muhammad Fauzan Jaenuri dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Santri di Pondok Pesantren Al-Muhajirin (Penelitian di Jl Raya Cimekar No 84/85 Cileunyi Bandung)

    Full text link
    Pelaksanaan bimbingan keagamaan yang dilakukan pimpinan di pondok Pesantren Al-Muhajirin merupakan pemberian bantuan terhadap santri dalam meningkatrkan motivasi belajar. Karena pada dasarnya Pondok pesantren sebagai suatu sistem pendidikan yang tumbuh dan berkembang di dalam masyarakat dijadikan tumpuhan dan harapan untuk dijadikan suatu model pendidikan sebagai variasi lain dan bahkan dapat menjadi alternatif lain dalam pengembangan masyarakat guna menjawab tantangan masalah urbanisasi dan pembangunan dewasa ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan keagamaan, mengetahui strategi bimbingan keagamaan, dan mengetahui hasil pelaksanaan bimbingan keagamaan Muhammad Fauzan jaenuri dalam meningkatkan motivasi belajar santri di Pondok Pesantren Al-Muhajirin. Penelitian ini bertolak pada pemikiran bahwa Bimbingan keagamaan merupakan proses pemberian bantuan terhadap individu agar dalam kehidupan keagamaannya senantiasa selaras dengan ketentuan dan petunjuk Allah, sehingga dapat mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. (Faqih, 2001: 61) Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu penulis bermaksud mengungkapkan pelaksanaan bimbingan keagamaan Muhammad Fauzan Jaenuri dalam meningkatkan motivasi belajar santri. Hal ini senada dengan pendapat Abizar (1999) yang menyatakan bahwa tujuan utama penelitian kualitatif adalah menentukan makna dibalik tingkah laku lahiriah manusia sebagai anggota masyarakat dimana masalah fenomologis merupakan salah satu basis bagi penelitian kualitatif Hasil penelitian ini menyimpulkan, bahwa Strategi bimbingan keagamaan yang dilakukan oleh Muhammad Fauzan Jaenuri, yaitu dengan bimbingan kelompok dan bimbingan individulal, melalui cara diskusi, dan Tanya jawab. Tahapan bimbingan keagamaan yang dilaksanakan oleh Muhammad fauzan Jaenuri terdiri dari beberapa tahap, dimulai dengan pembukaan, isi, kesimpulan, Tanya jawab, penutup. Hasil yang dicapai oleh Muhammad Fauzan Jaenuri dalam meningkatkan motivasi belajar santri dapat dilihat dari beberapa indicator, diantaranya: kedisiplinan dalam kehadiran; sikap tanggung jawab terhadap diri sendiri; sikap optimis. Dari indicator-indikator tersebut, motivasi belajar santri di Pondok Pesantren Al-Muhajirin, mulai meningkat

    Humanity: art and humanity / Dr. Muhammad Fauzan Abu Bakar

    Full text link
    The collection of artworks by Gerald Goh Teck Joo, Liew Kim Phiaw, Chrisna Pindah, Stewart Fung Sai Weng, and Sylvester Wielding Anak Jussem forms a cohesive exploration of humanity through the lens of cultural identity, tradition, and the relationship between the past and present. The reflection begins with Gerald Goh’s insight in "The Ambassador," where humanity is seen as more than a set of cultural symbols or physical representations. Goh moves beyond the visible markers of culture like traditional attire or objects, instead pointing to the simple, sincere gestures of kindness, warmth, and pride that define how people relate to one another. Building on this idea, Liew Kim Phiaw’s "Penghormatan Roh Leluhur" takes us deeper into the spiritual dimension of humanity, focussing on rituals that preserve the connection between the living and their ancestors. This artwork underscores that maintaining these rituals is essential to sustaining the cultural fabric of a people, drawing attention to the human need for continuity and respect for those who came before

    Marketplace product recommendation using collaborative filter / Muhammad Alif Fauzan Ismail

    Full text link
    Marketplace mobile application is an application that help employer or entrepreneur to sell their item online. Nowadays, many product already appear and available online sometime user of the marketplace application facing problems in choosing the best product in their category. Recommender Systems are software tools and techniques for suggesting items to users by considering their preferences. Objective of the project are to study Collaborative Filter Algorithm of product recommendation system for marketplace, to develop a prototype of Marketplace Product Recommendation System using Collaborative Filter Algorithm and to test the accuracy of Collaborative Filtering algorithm in the proposed work. The algorithm used to develop a product recommendation engine is collaborative filtering algorithm and this algorithm is written in python. For the development of the marketplace mobile application prototype this project use flutter this application is the platform to implement the recommendation system. Mean Absolute Error (MAE) is used to test the accuracy of the product recommendation system. The MAE is calculate using build in function in python and use two different value which is actual product rating and prediction product rating. The result show that the MAE value is 0.96 which is good because the good MAE value is the value closest to 1. In conclusion this paper is to develop a product recommender in marketplace mobile application using Collaborative Filter and the accuracy of the algorithm is measured using Mean Absolute Erro

    Respon Santri terhadap Metode Tabligh K.H. Muhammad Fauzan Jaenuri pada Pengajian Kitab Kuning di Pondok Pesantren Al-Muhajirin : Penelitian di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Cimekar Cinunuk Kabupaten Bandung

    Full text link
    Berdasarkan studi pendahuluan ini bertolak dari fenomena yang terjadi kepada para santri Al-Muhajirin, kyai menerapkan metode tabligh pada pengajian kitab kuning. Ketika mengajar dengan cara memberikan motivasi, mudzakarah, muthorohah, mujadalah, sistem bandungan dan sorogan, juga tanya jawab agar para santri yang mengikuti pengajian kitab kuning dapat mengerti dan memahami materi yang disampaikan dengan menggunakan bahasa terjemah dari Bahasa Arab gundul ke Bahasa Sunda dan Indonesia. Namun disisi lain masih terdapat sebagian santri yang tidak mengikuti pengajian kitab kuning sebagaimana semestinya santri yang tinggal di pesantren. Dari fenomena di atas, penulis merasa tertarik untuk meneliti permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perhatian, pemahaman, dan penerimaan santri terhadap metode Tabligh K.H. Muhammad Fauzan Jaenuri pada pengajian kitab kuning di Pondok Pesantren Al-Muhajirin. Penelitian ini berdasarkan pada pemikiran bahwa respon santri menggunakan teori dasar S-O-R. Objek material yaitu manusia pada aspek sikap, opini, prilaku, kognisi, afeksi, dan konasi. Efek yang ditimbulkan adalah reaksi khusus terhadap stimulus khusus. Oleh sebab itu, respon santri terhadap metode tabligh yang dipakai K.H. Muhammad Fauzan Jaenuri yakni kitab kuning, papan tulis, dan spidol. Sedangkan santri adalah orang yang mendalami pengajiannya di Agama Islam, orang yang bersungguh-sungguh, orang yang shaleh. Oleh karena itu hipotesis yang diajukan semakin positif respon santri terhadap metode K.H. Muhammad Fauzan Jaenuri pada pengajian kitab kuning, maka semakin tinggi pula respon santri terhadap pengajian kitab kuning, begitu juga sebaliknya. Secara umum penelitian ini menggunakan metode deskritif, metode penelitian deskritif digunakan untuk memecahkan atau menjawab permasalahan yang sedang berlangsung pada situasi sekarang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes wawancara dan angket. Sedangkan analisis kualitatif dengan menggunakan pendekatan logika, dan kuantitatif diolah dengan pendekatan statistik. Adapun sampel yang diteliti yaitu 33 orang santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: realitas respon santri terhadap metode tabligh K.H. Muhammad Fauzan Jaenuri pada kitab kuning menunjukkan kualifikasi tinggi dengan rata-ratanya 3,49. Angka tersebut berada diantara nilai 3,40-4,19. Dilihat dari tinggi rendahnya kadar pengaruh variabel X terhadap variabel Y hanya sebesar 43%. Dengan demikian 57% masih ada faktor lain yang mempengaruhi respon santri terhadap metode tabligh K.H. Muhammad Fauzan Jaenuri pada pengajian kitab kuning di pondok pesantren Al-Muhajirin Cimekar Cinunuk Kabupaten Bandung. Sehingga adanya pengajian tersebut tidak dapat memotivasi seluruh santri agar mengikuti pengajian kitab kuning dengan rajin. Jadi pengajian di Pondok Pesantren Al-Muhajirin ini kurang berhasil
    corecore