61 research outputs found

    KETERSEDIAAN KOLEKSI KEBAHASAARABAN: ANALISIS SITIRAN SKRIPSI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA ARAB TAHUN 2015-2017 DI SELF ACCESS CENTER (SAC) SASTRA ARAB UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK Adawiyah, Fitri  2018. Ketersediaan Koleksi Kebahasaaraban: Analisis Sitiran Skripsi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Tahun 2015-2017 di Self Access Center (SAC) Sastra Arab Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indoensia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Djoko Saryono, M. Pd. Pembimbing (II) Setiawan, S. Sos, M. IP.Kata Kunci: analisis sitiran, ketersediaan koleksi, Self Access Center (SAC) Sastra Arab Universitas Negeri MalangSAC adalah unit kelembagaan tempat mahasiswa dimungkinkan untuk belajar bahasa asing secara mandiri dan tidak hanya bergantung pada kegiatan di kelas. SAC Sastra Arab memiliki koleksi kebahasaaraban yang beragam dibandingkan dengan perpustakaan pusat maupun perpustakaan sastra Universitas Negeri Malang. Ketersediaan koleksi di SAC Sastra Arab perlu diperhatikan, agar  koleksi yang tersedia mempunyai nilai guna yang tinggi sehingga kebutuhan mahasiswa Sastra Arab dapat terpenuhi. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah analisis kutipan, yang merupakan proses untuk menganalisis daftar rujukan  dan kutipan dalam penelitian ilmiah.Dalam penelitian ini, bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik dan paruh hidup literatur yang disitir oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab, serta mencocokkan hasil dengan ketersediaan literatur dalam SAC Arabic Literatur di Universitas Negeri Malang. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan teknik purposive sampling untuk mendapatkan data dan informasi dalam penelitian ini. Data diperoleh dari 30 tesis mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab yang membahas tata bahasa sebagai topik skripsi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah lembar dokumentasi.   Selanjutnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa 83,9% mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab menggunakan buku sebagai referensi dalam skripsi mereka sementara 16,1% mahasiswa memperoleh referensi dari artikel jurnal, skripsi, situs web, dan jenis literatur lainnya. Berkenaan dengan pilihan bahasa dalam literatur yang disitir dalam skripsi terdapat 66,3% mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab memilih literatur bahasa Indonesia, 31,3% dari mahasiswa memilih literatur berbahasa Arab, dan 2,5% dari mahasiswa menggunakan bahasa Inggris sebagai literatur. Sehubungan dengan paruh hidup yang disitir terdapat 72,4% siswa menggunakan literatur yang dianggap valid. Sementara itu, 27,6% dari siswa menggunakan literatur yang dikategorikan sebagai tidak valid atau tidak update. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti dapat menyimpulkan bahwa ketersediaan koleksi literatur yang dimiliki oleh SAC Sastra Arab dikategorikan kurang baik karena ketersediaan literatur yang diperlukan oleh siswa Pendidikan Bahasa Arab untuk penulisan skripsi mereka hanya 49,1%. Oleh karena itu, direkomendasikan bahwa SAC Sastra Arab di Universitas Negeri Malang harus mengevaluasi koleksi literatur kebahasaarabannya

    LANDASAN QUR’ANI AJARAN SUFISTIK RABI’AH AL ADAWIYAH

    No full text
    This research with the title "Foundation of the Qur'ani Teaching of the Rabbinic Sufiism Al-Adawiyah is motivated by a phenomenon that love should be ideally something that is peaceful, calm, and comfortable but the fact is that the love, in the present, is very much make damage. From this perspective, the author wants to lift the writing about love. This research is very useful for the writer as a vehicle for critical and creative thinking about a phenomenon that is going around and the form of scientific application that the writer has ever had obtained during the college. The method uses a library research. After the author conducting the research, it can be concluded that; (1) Rabi'a came from Basrah who lives in poverty and the fourth child of four brothers, (2) Rabi'ah's Stages to find the concept of the Mahabbah turned out to have eleven stages (repentance, wara ’, zuhud, faqr, patience, gratitude, fear, hope, monotheism, resignation and love).Keywords: Abangan, keris, mystic, santri.Penelitian dengan judul “Landasan Qur’ani Ajaran Sufistik Rabi’ah Al-Adawiyah” dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena bahwa cinta yang seharusnya atau idealnya menjadi sesuatu yang damai, tenang, dan nyaman tapi faktanya cinta di masa sekarang ini sangatlah membuat kerusakan. Dari situlah penulis ingin mengangkat tulisan tentang “cinta”. Penelitian ini sangat bermanfaat bagi penulis ssebagai wahana berfikir kritis dan kreatif terhadap sebuah fenomena yang terjadi di sekitar dan bentuk aplikasi keilmuan yang pernah penulis peroleh selama kuliah. Dalam kajian ini digunakan metode kajian kepustakaan (library reserch). setelah penulis mengadakan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa; (1) Rabi’ah berasal dari Basrah yang hidup dalam kemiskinan dan anak ke empat dari empat bersaudara, (2) Tahapan Rabi’ah sampai menemukan konsep Mahabbah nya ternyata ada sebelas tahapan (taubat, wara’, zuhud, faqr, sabar, syukur, takut, harap, tauhid, tawakkal, cinta).Kata Kunci: Abangan, keris, mistik, santri

    Pesan dakwah di Media musik terhadap album religi 1000 bulan Group Band Radja

    No full text
    Dalam penelitian ini penulis menyimpulkan bahwasanya pesan yang terdapat pada lirik lagu dalam album religi 1000 bulan yaitu : pesan yang bersifat hubungan manusia dengan dengan Tuhanya dan ghubungan manusia dengan sesama manusia. Pada lagu yang berjudul mudik dan salam lebaran terdapat pesan hablun minanas yaitu ikatan persaudaraan, antara keluarga dan teman-teman dengan membuka lembaran baru melupakan kesalahan pada hari raya idul Fitri

    PERAN IBU SINGLE PARENT DALAM MENGEMBANGKAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL REMAJA DI DESA SUMBER AGUNG KECAMATAN MEPANGA KABUPATEN PARIGI MOUTONG

    Full text link
    PERAN IBU SINGLE PARENT DALAM MENGEMBANGKAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL REMAJA DI DESA SUMBER AGUNG KECAMATAN MEPANGA KABUPATEN PARIGI MOUTONG Alkomariyah Ponisih Adawiyah Pettalongi Rus’an Rus’an This research was conducted in Sumber Agung Village, Mepanga District, Parigi Moutong Regency with the aim of examining the role of single parent mothers in developing interpersonal communication for their teenage children. This study uses qualitative methods, namely by using data collection techniques through direct observation of the object to be studied, interviews (interviews), and documentation by looking at the final results. The data analysis technique that the author uses is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of this study, it was shown that (1) the role of single parent mothers in developing adolescent interpersonal communication in Sumber Agung Village, Kec. Mepanga Kab. Parigi Moutong is already good but still not effective in educating and dividing time in supervising their children. (2) The obstacles commonly faced by single parents are being busy at work because being a Single Parent must be able to play a dual role in working to meet family needs, emotions are not stable sometimes children Teenagers are still emotionally unstable, busy with their world and the environment is not good, making it a little difficult for Single Parent mothers to deal with their teenage children. 07 21 2022 21 27 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 10.24239/moderasi.Vol3.Iss1.53 https://moderasi.org/index.php/moderasi/article/view/53 https://moderasi.org/index.php/moderasi/article/download/53/42 https://moderasi.org/index.php/moderasi/article/download/53/4

    Strategi pemasaran BMT BIF Yogyakarta untuk meningkatkan jumlah anggota tabungan haji

    Full text link
    Produk tabungan haji merupakan produk yang diciptakan untuk membantu masyarakat menunaikan rukun Islam yang kelima yakni ibadah haji dengan cara menyisihkan sebagian pendapatannya untuk menabung tabungan haji. Tabungan haji sudah bekerjasama dengan Sistem Informasi komputerisasi haji terpadu (SISKOHAT) yang mana merupakan sebuah aplikasi untuk mengolah seluruh data perhajian yang berbasiskan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga keamanan data nasabah terjamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mana merupakan metode mendeskripsikan dengan menganalisa data kualitatif degan penggambaran mencari data ke lapangan. Penelitian ini terdiri dari data promer dan sekunder yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, serta dokumentasi. Kemudian dilakukan uji keabsahan data melalui uji kredibilitas dan triangulasi serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan, menyimpulkan bahwa dalam rangka memasarkan produk tabungan haji untuk meningkatkan jumlah anggota maka BMT Bina Ihsanul Fikri Yogyakarta telah menerapkan beberapa strategi dalam pemasaran produk guna menarik minat anggota. Di BMT Bina Ihsanul Fitri Yogyakarta terdapat dua konsep pemasaran yaitu secara langsung dan tidak langsung

    Rabiah al-adawiyah: perawan suci perindu cinta Allah

    No full text
    ix, 230 hlm. ; 19 cm

    Problematika kesulitan belajar membaca Al-Qur’an siswa MAN Padang Lawas Utara Kecamatan Padang Bolak Tenggara

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi bahwa problematika mengatasi kesulitan belajar membaca Al-Qur’an siswa MAN Padang Lawas Utara Kecamatan Padang Bolak Tenggara tidak sedikit peserta didik yang mengalami kesulitan pada saat membaca Al-Qur’an berdasarkan pengamatan peneliti bahwa didapatkan sebelum melakukan pembelajaran guru mengarahkan siswa membaca Al-Qur’an terlebih dahulu, tidak sedikit siswa yang tidak mengetahui tajwid dan harkat, banyak siswa-siswa tidak dapat membedakan yang dinamakan ikhfa, izhar, idgham, dan banyak dari siswa saat melakukan bacaan Al-Qur’an tidak sesuai harkat bacaan yang seharusnya 5 harkat menjadi 2 harkat. Hal ini terjadi karena tidak semua siswa memiliki dasar pendidikan membaca Al-Qur’an dari jenjang sebelumnya seperti TPA/TPQ. Kemudian keterbatasan waktu pembelajaran. Dimana jam pelajaran yang terbatas di sekolah menyebabkan guru sulit memberikan perhatian individual kepada setiap siswa yang mengalami kesulitan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika kesulitan belajar membaca Al-Qur’an siswa MAN Padang Lawas Utara. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data penelitian diperoleh dari data primer dan sekunder. Untuk menjamin keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik triagulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika kesulitan belajar membaca Al-Qur’an siswa MAN Padang Lawas Utara Kecamatan Padang Bolak Tenggara adalah a. Kesulitan dalam pengucapan makharijul huruf, b. Kesulitan dalam menyambung kata atau huruf, dan c. Penguasaan ilmu tajwid masih kuran

    Development Of Health Service Module Based On Islamic Values For 4-5 Years Old Children

    Full text link
    This study aims to develop a health service module based on Islamic values in children aged 4-5 years. The module development was conducted through five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation, with the application of the ADDIE model. Module validation was conducted by health, design, and language experts to ensure its feasibility and quality. The development of health service modules based on Islamic values for children aged 4-5 years proved to be effective based on the results of validation and effectiveness tests. Module validation by health, module/design, and language experts showed excellent results, with a final score above 97% from all three experts. Module implementation was conducted in two educational institutions, RA Banatus Shalih and RA Rabiatul Adawiyah, through parenting activities. The test results showed a significant increase in children\u27s understanding of health. In RA Banatus Shalih, the pre-test average score rose from 57.5 to 93.75 with an N-Gain of 8.85, while in RA Rabiatul Adawiyah the pre-test score rose from 58.125 to 87.5 with an N-Gain of 0.70. This shows that the module is very effective in improving children\u27s understanding of health

    metode penentuan awal bulan Dzulhijjah menurut Hizbut Tahrir Indonesia : analisis terhadap penentuan Idul Adha berdasarkan rukyatul hilal penguasa Mekkah)

    Full text link
    Permasalahan penentuan awal bulan Qamariyah dari berbagai aspeknya selalu menarik untuk dikaji, khususnya tentang penentuan awal Ramadhan, Syawal, dan tanggal 10 Dzulhijjah. Karena banyak ritualitas dalam Islam yang keabsahannya sangat ditentukan oleh waktu tersebut seperti Shalat, Puasa, Zakat, Haji dan sebagainya.Bermula dari persoalan yang seringkali muncul di kalangan umat Islam itulah, akhirnya semua organisasi Islam juga mempunyai kebebasan untuk berpendapat dalam hal tersebut. Begitu pula HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) yang berpedoman kepada rukyatul hilal penguasa Mekkah dalam menentukan Idul Adha. Namun, metode tersebut bertentangan dengan keputusan MUI Indonesia. Berangkat dari gambaran tersebut, penulis mencoba untuk menganalisis metode dan dasar hukum mengikuti rukyatul hilal penguasa Mekkah yang dijadikan pedoman HTI dalam menentukan Idul Adha. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggambarkan metode dan dasar HTI dalam menentukan Idul Adha. Data-data penelitian kemudian di analisis secara deskriptif analitik untuk mendapatkan kesimpulan yang benar. Penelitian ini menghasilkan dua temuan. Pertama, bahwa metode HTI dalam menentukan Idul Adha menggunakan metode Ittihad al Mathali’dengan berpedoman kepada rukyatul hilal penguasa Mekkah. Namun, letak geografis antara Indonesia dan Mekkah yang berbeda memungkinkan perbedaan waktu munculnya hilal. Selain itu, keputusan amir Mekkah terkadang terkait kontroversi yang bertentangan secara astronomis menjadi salah satu sisi kelemahan metode ini. Kedua, dasar hukum hadits yang dijadikan pedoman HTI dalam menentukan Idul Adha hanyalah sebuah hadits yang menjelaskan tentang kriteria kesaksian dua orang saksi dalam menentukan awal bulan Qamariyah, seperti penjelasan dalam kitab Nail al-Authar, Aun al-Ma`bud dan Ma`alim al-Sunan. Tidak ada dasar qath`i yang menganjurkan untuk mengikuti hasil rukyah penguasa Mekkah ketika menentukan Idul Adha. Sedangkan dalam lingkup Indonesia, dasar hukum HTI bertentangan dengan fatwa MUI nomor 2 Tahun 2004 tentang penetapan Idul Fitri/Syawal dan Dzulhijjah, yang berisi tentang anjuran supaya mengikuti keputusan pemerintah Indonesia bukan yang lain. Maka dari itu, metode HTI merupakan metode yang tidak dapat dijadikan suatu referensi atau acuan dalam menentukan awal bulan Dzulhijjah, terkait penentuan Idul Adha di Indonesia
    corecore