308 research outputs found

    Pemanfaatann Pojok Baca sebagai bagian Perpustakaan di SMAN 1 Lawang

    No full text
    ABSTRAK   Prasetyo,  Fendy . Pemanfaatann Pojok Baca sebagai bagian Perpustakaan di SMAN 1 Lawang. Tugas Akhir. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Andi Asari, S.IP, S. Kom, MA.   Kata Kunci: pojok baca, perpustakaan, SMAN 1 Lawang Pojok Baca merupakan fasilitas dan sebagai penunjang pemanfaatan dari perpustakaan sekolah, sehingga pemanfaatan pojok baca selaras dengan pemanfaatan perpustakaan sekolah, yang berfungsi sebagai sarana yang berguna dan bertujuan untuk menarik minat baca atau meningkatkan wawasan. Di SMA Negeri 1 Lawang menggalangkan program gerakan literasi yang didalamnya terdapat pengadaan pojok baca. Pojokbaca di SMA Negeri 1 Lawang adalah salah satu upaya yang dilakukan perpustakaan sebagai sarana untuk memudahkan peserta didik dalam menambah pengetahuan yang tidak hanya didapatkan di perpustakaan, karena letak pojok baca lebih dekat dengan setiap kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pojok Baca di SMAN 1 Lawang. Penelitian ini berfokus pada: (1) pemanfaatan pojok baca di SMAN 1 Lawang dan (2) kendala pemanfaatan pojok baca di SMAN 1 Lawang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif, yaitu mendeskripsikan data sesuai dengan kondisi di lapangan.Dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik trianggulasi yaitu gabungan dari teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi sebagai penguat data, yang diperoleh dari sumber data Subjek penelitian ini adalah kepala perpustakaan, pustakawan, dan siswa pengguna pojok baca. Hasil penelitian menunjukkan dalam tugas akhir ini, mencakup dua simpulan. Pertama, pemanfaatan pojok baca di SMAN 1 Lawang, meliputi (a) refreshing, (b) menambah edukasi, (c) menfasilitasi kegiatan belajar. Kedua, Kendala dalam pemanfaatan pojok baca di SMAN 1 Lawang yakni, kehilangan buku dikarenakan kurangnya keamanan pada pojok baca, kurang lengkapnya koleksi pojok baca, dan kurangnya fasilitas pendukung pojok baca

    ANALISIS STRUKTUR NOVEL CERMIN JIWA KARYA S. PRASETYO UTOMO.

    Full text link
    AbstractThe study aims to describe the intrinsic elements contained in the soul mirror novels by S. Prasetyo Utomo, and to describe the result of the research implementation of the research on the intrinsic element of the soul mirror novels on learning Indonesian at school.The metode used is descriptive method with a qualitative form. The data source in this study is a soul mirror novels by S. Prasetyo Utomo.his study managed to find terms of aspects theme, message, plot, setting, character, characterization, point of view, style of laguage. The data obtained are in the form of findings and explanations from aspects of novel intrinsic elements. Data collection techniques were taken using documentary study techniques. Research data in the form of text, sentences, and words contained in the novels. The data collection data is the author himself.the result of this study can be implemented in Indonesian language learning at the twelfth grade of high school level on theory novels text.Keywords:Novels, Structure Analysis, Literatur

    Multimodalitas Wacana Kritis Keagamaan Dalam Komik Aji Prasetyo

    Full text link
    Comics as a popular visual communication medium are potential to carry sensitive discourses flexibly and freely. The nature of comics that involves the reader in filling out messages, as well as forms of multimodal communication through images and texts also support that potention. Serious, sensitive, and critical topics, such as religion, are often found in comics. One of the actual comics with a critical religious theme is the comic by Aji Prasetyo. This journal will analyze critical religiousity discourse in Aji Prasetyo\u27s comics through a multimodal approach. The analysis was using the analysis method by Kress and Van Leeuwen, with the help of McCloud\u27s comic theory. The results show that the interweaving of signs in visual mode and verbal mode in comics is related to each other to form discourse. Signs in the visual mode in the form of icons play an important role as a representation of characters and ideas. While in verbal mode, the caption dominates the comic as a representation of the author\u27s critical opinion. The interweaving of signs in this fashion hybridity constructs a critical discourse about the contradictions of religious expression between formalism and substantialism.Komik sebagai media komunikasi visual yang populer sanggup membawa wacana-wacana sensitif secara lentur dan leluasa. Sifat komik yang melibatkan pembaca dalam mengisi kekosongan pesan, serta bentuk komunikasi multimodal melalui gambar dan teks juga turut menunjang hal tersebut. Topik yang serius, sensitif, dan juga kritis, seperti keagamaan kemudian sering ditemui dalam beberapa komik. Salah satu komik yang aktual dengan tema kritis keagamaan adalah komik karya Aji Prasetyo. Jurnal ini akan menganalisis wacana kritis keagamaan dalam komik Aji Prasetyo melalui pendekatan multimodal. Analisis dilakukan dengan menggunakan pisau analisis Kress dan Van Leeuwen, dengan dibantu teori komik McCloud. Hasil menunjukkan bahwa jalinan tanda dalam mode visual dan mode verbal dalam komik saling berkaitan membentuk wacana. Tanda dalam mode visual berupa ikon berperan penting sebagai representasi kelompok dan gagasan. Sedangkan dalam mode verbal, caption mendominasi komik sebagai representasi opini kritis pengarang. Jalinan tanda dalam hibriditas mode tersebut mengkonstruksi wacana kritis keagamaan tentang kontradiksi ekspresi keagamaan antara formalisme dan substansialisme

    Sikap Sosial Tokoh Utama dalam Novel Orang Miskin dilarang Sekolah Karya Wiwid Prasetyo: Tinjauan Psikologi Sastra dan Relevnsinya dengan Pembelajaran Sastra di SMA

    Full text link
    This study has four objectives. (1) Describing the sociohistorical background of the novel author of the Poor Misbehowed by Wiwid Prasetyo. (2) Describe the structure of the novel Poor People Banned School by Wiwid Prasetyo. (3) Describe the social attitudes of the main character in the novel of the Poor Misused School by Wiwid Prasetyo. (4) Describe the relevance of research results with literary learning in high school.This type of research is qualitative descriptive. The strategy used is the stuck case study. The data in this study are words, phrases, sentences and discourses in the novel Prohibited People School that is in accordance with the object of research. The source of the data is the novel Poor People Banned School, the relevant literature books. Techniques of collecting data with library techniques, techniques refer, and record techniques. Test the validity of data through theoretical triangulation. Data analysis through reading of semiotic model is heuristic and hermeneutic reading. The results of this study are (1) Sociohistorical Wiwid Prasetyo works nuanced education and poverty. (2) The building structure of the novel Poor People Banned School by Wiwid Prasetyo, has elements that are functionally mutually supportive of each other. (3) The social attitude of the main character in the novel of the Poor Prohibited School by Wiwid Prasetyo includes four things. (a) Motives consisting of biogenetic motifs, theogical motifs, and sociogetic motives. (b) Conflicts of near-approaching conflict, conflict approaching away, and conflict away. (c) The defense of the ego. (d) Attitudes consisting of three components: cognitive component, affective component, and conative component. (4) The results of this study have relevance to the learning of literature in SMA based on SK 7 and KD 7.2, and in accordance with the criteria of teaching materials that include. (a) Language aspect. (b) Psychological aspects. (c) Cultural aspects

    EFEKTIVITAS AGENS PENGENDALI HAYATI (APH) DAN INSEKTISIDA SINTETIK UNTUK PENGENDALIAN HAMA Spodoptera exigua (Hubner) PADA TANAMAN BAWANG MERAH DI DESA MATEKAN KABUPATEN PROBOLINGGO

    No full text
    Biaya pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) pada budidaya bawang merah di daerah Probolinggo, Jawa Timur mencapai 30-50% dari total biaya produksi per/ha atau sekitar 4-5 juta/ha. Hama utama yang menyerang tanaman Bawang Merah adalah: ulat Spodoptera exigua (Lepidoptera: Noctuidae). Kehilangan hasil akibat serangan tersebut bisa mencapai 57% yang terjadi pada fase penanaman sampai menjelang panen. Untuk mengantisipasi serangan hama tersebut petani di Probolinggo melakukan penyemprotan pestisida dengan frekuensi penyemprotan 2-3 hari sekali. Penggunaan Agens Pengendali Hayati (APH) diharapkan mampu menjadi alternatif pengendalian yang efektif dan aman tidak merusak lingkungan. Selain itu dapat mengdukung program Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektifitas aplikasi insektisida kimia berbahan aktif Prefenofos, Betasilflutrin dan APH Metarhizium anisopliae, Beuvaria bassiana, Bakteri merah Serratia marcescens, dan Nematoda Entomopatogen (NEP) Steinernema sp., pada pertanaman bawang merah di Desa Matekan Kabupaten Probolinggo. Percobaan dilaksanakan dengan menggunakan Rangkaian Acak Kelompok (RAK), yang terdiri atas 6 perlakuan dengan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan diantaranya: insektisida kimia berbahan aktif Profenofos (Curancron 500EC) 2 ml/l air, Betasiflutrin (Buldok 25EC) 2 ml/l air, sedangkan APH yang digunakan adalah: Metarhizium anisopliae 100 g/14 l air, Beauveria bassiana 100 g/14 l aireri merah Serratia marcescens 5 ml/l air, ketiganya diperoleh dari Laboratorium (PHPTPH) Tanggul Jember Tanggul dan NEP Steinernema sp 106 IJ/15 l air dari laboratorium Pengendali Hayati Fakultas Pertanian UNEJ. Hasil penelitian menunjukan bahwa insektisida kimia dan APH tidak berbeda nyata terhadap penurunan populasi hama S. exigua. Pada aplikasi insektisida kimia tertinggi perlakuan Betasiflutrin sebesar 73,68% dan pada aplikasi APH tertinggi terjadi pada perlakuan NEP Steinerma sp., sebesar 59,09%. Hasil berat basah dan berat kering umbi bawang merah juga menunjukan hasil tidak berbeda nyata. Aplikasi produksi umbi bawang merah tertinggi terjadi pada perlakuan M. anispliae sebesar 368 gram/ 10 rumpun tanaman bawang merah, sedangkan yang terendah terjadi pada aplikasi insektisida kimia Betasiflutrin sebesar 322 gram/ 10 rumpun. Hasil berat kering umbi bawang merah tertinggi terjadi pada perlakuan M. anispliae sebesar 244 gram/ 10 rumpun, terendah terjadi pada aplikasi Bakteri Merah S. marcescens yang hanya mencapai 186 gram/10 rumpun

    PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI MELALUI METODE MIND MAPPING PADA SISWA KELAS IV SDN MENTENG ATAS 11 SETIABUDI JAKARTA SELATAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi pada siswa kelas IV di SDN Menteng Atas 11 Setiabudi, Jakarta Selatan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Menteng Atas 11 sebanyak 38 siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data menggunakan instrumen, observasi, catatan jurnal penelitian dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan menggunakan model siklus dari Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian tindakan kelas dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi sebagai dasar perencanaan pada siklus berikutnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan analisis data diperoleh persentase keterampilan menulis deskripsi sebesar 68,42% pada siklus I dan pada siklus II sebesar 89,47%. Hasil tersebut menunjukan kesesuaian dengan hipotesis tindakan bahwa terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II melebihi 80% maka hipotesis diterima. Implikasi dari peneltian ini adalah bahwa metode mind mapping dapat dijadikan salah satu metode pembelajaran dalam meningkatakan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas IV sekolah dasar. This study aims to improved the skills of writing descriptions in the fourth grade students at SDN Menteng Atas 11 Setiabudi, South Jakarta. The subjects were students of class IV SDN 11 Menteng Atas many as 38 students. The method used is classroom action research. Collecting data used instruments, observation, research journal notes and documentation. The experiment was conducted used the model cycle of Kemmis and Mc. Taggart. Classroom action research conducted through the planning, implementation, observation and reflection as the basis for planning the next cycle. The results showed that the percentage is based on data analysis skills to write descriptions of 68,42% in the first cycle and the second cycle by 89,47%. These results indicate conformity with the hypothesis that the increased action of the first cycle to the second cycle exceeds 80% then the hypothesis is accepted. The implication of this research is that the mind mapping method can be used as one method of learning in students improve their writing skills descriptions fourth grade of primary school

    EFEKTIVITAS AGENS PENGENDALI HAYATI (APH) DAN INSEKTISIDA SINTETIK

    Full text link
    Hama Spodoptera exigua merupakan hama utama tanaman bawang merah, yang dapat menyebabkan kehilangan hasil panen 57% yang terjadi pada fase penanaman hingga masa panen. Tujuan penelitian ini untuk mencari Agens Pengendali Hayati (APH) yang paling efektif untuk mengendalikan serangan hama S. exigua pada tanaman bawang merah dan membandingkan pengendalian Agens Pengendali Hayati (APH) dan insektisida sintetik yang dapat menekan populasi hama S. exigua dan meningkatkan produksi bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Matekan Kabupaten Probolinggo pada bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2014. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rangkaian Acak Kelompok (RAK), yang terdiri atas 6 perlakuan dengan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan diantaranya: insektisida sintetik berbahan aktif Profenofos 2 ml/ l, Betasiflutrin 2 ml/ l, M. anisopliae 100 gram/ 14 l, B. bassiana 100 gram/ 14 l, S. marcescens 5 ml/ 14 l dan NEP Steinernema sp 1 x 106 IJ/ 14 l. Parameter yang diamati adalah populasi hama S. exigua, persentase penurunan populasi hama S. exigua (%) dan produksi berat basah umbi bawang merah. Hasil penelitian persentase penurunan populasi hama S. exigua tidak berbeda nyata. Perlakuan jamur M. anisopliae menunjukkan trend rata-rata penurunan populasi tertinggi dibandingkan perlakuan APH lainnya sebesar 2,67%, sedangkan perlakuan insektisida sintetik Betasiflutrin menunjukkan trend rata- rata sebesar 0,69%. Produksi berat basah dan berat kering umbi bawang merah menunjukkan tidak berbeda nyata, perlakuan M. anisopliae menunjukkan hasil tertinggi secara berturut- turut sebesar 368 gram dan 244 gram/ 10 rumpun umbi bawang merah

    PEMBUATAN DIGITALISASI BENDA PURBAKALA PADA MUSEUM PURBAKALA SANGIRAN KABUPATEN SRAGEN MENGGUNAKAN AUGMENTED REALITY TECHNOLOGY

    Full text link
    ABSTRACT The preservation and maintenance of the early man site is one of methods done in order the history in Sangiran can be known and learned by the society. The multimedia application which is the integrated text, sound, image, and video components will make the user find it easier to understand and the information delivered more interactively. The objective of this final project is to give the information based on multimedia regarding ancient collection in Showroom 1 Sangiran Museum. This application was created and developed by using 4-cycle method covers analysis stage to answer research problems and collect the data, design the application to construct the scenario and story board, to create the application to make the design up to the application system and calibration stage for application trial. The producing stage was using some supported softwares such as Adobe Photoshop to design the object material by using stamp technique, 3D Studio Max 2010 to design 3-dimension object, Autodesk Maya and D Fusion Studio 2011 to convert 3-dimention object into AR. The result of the result is the multimedia which contributes the information of the ancient materials in Showroom 1 Museum Sangiran. It covers images and explanations of the ancient materials which are presented in video, animation, and text. Key words: Augmented Reality Technology, ancient material, Sangiran Museum, DFusion ASBTRAK Pelestarian dan perawatan situs purbakala yang dilakukan di Museum Sangiran merupakan salah satu cara agar sejarah yang ada di Sangiran dapat diketahui dan dipelajari oleh masyarakat luas. Aplikasi multimedia yang merupakan penggabungan dari komponen teks, suara, gambar dan video akan membuat pengguna menjadi lebih mudah untuk memahami serta membuat penyampaian informasi lebih interaktif. Tujuan dari proyek tugas akhir ini untuk memberi informasi berbasis multimedia tentang koleksi benda purbakala pada Ruang Pamer 1 Museum Sangiran. Aplikasi ini dirancang dan dikembangkan menggunakan metode 4-cycle meliputi tahapan analisis untuk menjawab rumusan masalah dan mengumpulkan data, perancangan aplikasi untuk merancang skenario dan story board, pembuatan aplikasi untuk membuat desain hingga sistem aplikasi dan tahapan pengujian untuk uji coba aplikasi yang sudah dibuat. Pada tahap pembuatan menggunakan beberapa software pendukung seperti Adobe Photoshop untuk merancang material objek dengan teknik stamp, 3D Studio Max 2010 untuk merancang objek 3 dimensi, Autodesk Maya dan DFusion Studio 2011 digunakan untuk exporter objek 3 dimensi menjadi AR. Penelitian ini menghasilkan aplikasi multimedia yang dapat memberikan informasi benda purbakala pada Ruang Pamer 1 di Museum Sangiran meliputi gambar benda purbakala serta penjelasan dari benda purbakala tersebut yang ditampilkan dalam bentuk video, animasi dan teks. Kata kunci : Augmented Reality Technology, benda purbakala, Museum Sangiran, DFusio

    Pengembangan Meja Penghantar Makanan Otomatis Menggunakan PID

    No full text
    Pengembangan Meja Penghantar Makanan Otomatis Menggunakan PID Ryan Rizqi Prasetyo M. Ibrahim Ashari Ir. Yusuf Ismail Nakhoda [email protected] ABSTRAK Perkembangan teknologi saat ini berkembang dengan sangat pesat. Terutama pada dunia robotika. Telah banyak terciptanya robot yang dapat meringankan perkerjaan manusia. Salah satunya dalam bidang penghantaran makanan di rumah sakit. Dibutuhkannya seorang pramuniaga yang dapat mengantarkan makanan ke ruangan yang dituju dengan cepat, tepat dan menjaga makanan agar tidak tumpah. Maka dari itu dibutuhkan meja penghantar makanan yang dapat berjalan dan menjaga agar makanan tidak tumpah Dalam makalah ini penulis ingin mengembangkan meja penghantar makanan dengan menerapkan metode kendali PID pada Aktuator meja agar dapat menjaga keseimbangan meja. Sensor sudut GY-521 sebagai input keseimbangan meja , Motor DC dan motor Power Window sebagai aktuatornya dan akan begerak mengikuti garis menuju ruangan yang ditentukan dengan menmbaca data dari sensor TCRT5000.Dari hasil pengujian alat yang telah dilakukan, keseluruhan sistem dapat berjalan dengan baik sesuai dengan masukan yang diterima yaitu warna garis hitam untuk menngerakan motor DC agar bergerak mengikuri garis dan mengatur posisi meja dengan PID (didapatkan nilai optimal Kp=30, Ki=0.0001, dan Kd=3). Kata Kunci : Meja Penghantar Makanan, Kendali PID, GY-521, TCRT5000, Motor DC Gearbox, Motor Power Window. iii The Development Of Automatic Food Delivery Tables Using PID Ryan Rizqi Prasetyo M. Ibrahim Ashari Yusuf Ismail Nakhoda [email protected] ABSTRACT Technology development is currently developing very rapidly. Especially in the world of robotics. Many robots have been created that can alleviate human work. One of them is in the field of food delivery in hospitals. It takes a salesperson who can deliver food to the designated room quickly, precisely and keep the food from spilling. Therefore we need a food delivery table that can walk and keep food from spilling In this paper the author wants to develop a food delivery table by applying the PID control method to the table actuator in order to maintain the balance of the table. The GY-521 angle sensor is the input balance of the table, DC motor and Power Window motor as the actuator and will move following the line to the specified room by reading the data from the TCRT5000 sensor. From the results of testing tools that have been done, the entire system can run well according to the input received, namely the black line color to move the DC motor to move to line the line and adjust the position of the table with PID (obtained optimal values Kp=30, Ki=0.0001, dan Kd=3). Keyword: Food Delivery Table, PID Control, GY-521, TCRT5000, DC Gearbox Motor, Power Window Motor

    OPTIMALISASI KERJA FEED WATER PUMP PADA BOILER DENGAN METODE FAULT TREE ANALISYS DAN FISHBONE DI MV. SINAR PRAYA

    Full text link
    Muhamad Dafit Heru Prasetyo, 2018, NIT: 51145321 T, “Feed Water Pump Optimization Performance In Boiler With Fault Tree Analisys Dan Fishbone Methods in MV. Sinar Praya”, Technical Study Program , Diploma IV Program , Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, CounsleourI: F. Pambudi Widiatmaka, S.T, M.T., M.Mar.E, Councelour II: Capt. H. Moh. Aziz Rohman, M.M. M.Mar,. . Ship is one of the most effective alternative transportation right now. At present, almost vessels use auxiliary boiler for various activities on board but a ship that is specifically not used it. Reducing steam on board will disrupt ship operations. Therefore need improvement performance. Boiler feed water pump is very importance that boiler can running or operating well. Boiler can operating or running well therefore need good performance repair. One of the auxiliary boiler components that to move fluid or liquid from one place to another through pipe. boiler feed water pump not have optimal performance causes of bearing failure, there are leakage in mechanical seal and there are cavitation in pump Boiler feed water pump is auxiliary engine on ship which have important role for fill the water from cascade pumped into the boiler. Author talk about optimization feed water pump work using fishbone and fault tree analysis methods, using two combined methods can find causes of the problem what happens and know the root of the problem what happens. Keywords : optimization, boiler feed water pump, fishbone and fault tree analysis methods
    corecore