1,720,997 research outputs found

    PENGEMBANGAN MODEL KOMUNITAS TERAPEUTIK (THERAPEUTIC COMMUNITY) BERBASIS IMAN DAN TAKWA UNTUK MEMBINA AKHLAK MULIA

    Full text link
    This study was based on the researcher’s concern about worsening drugs abuse in the community. Drugs Rehabilitation Center Wisma Sirih Pontianak provides assistance for parents of drugs abuse victims by applying “Therapeutic Community†(TC) method. The method was considered as containing less religious faith values for character building, so it has further been developed into “Religious Faith-Based Therapeutic Community for Character Building of Drugs Addictsâ€. The study aims at describing the application of TC method, assessing the strengths and weaknesses of TC method, formulating a theoretical concept of religious faith-based TC model for good character building, and evaluating the effectiveness of TC model in fostering good character. The study adopts R&D method and qualitative approach. Data were collected with interview, observation, and literature review. Findings can be described as follows TC model could develop good behaviors of drugs addicts, the characteristics of the TC model include belief in the essence of Thoyyibah meaning, focused prayers, knowledge and reflection, ikramul muslimin, tash hihun niyyah, dakwah and tabligh, making the residents quit the drugs, recovered faster, get well, and invite their friends to stay away from the drugs

    Optimalisasi peran keluarga dalam pembentukan kepribadian anak

    No full text
    Lingkungan memiliki peran penting dalam mewujudkan kepribadian anak, khususnya lingkungan keluarga. Kedua orang tua adalah pemain peran inti. Peran lingkungan dalam mewujudkan kepribadian seseorang, baik lingkungan prakelahiran maupun lingkungan pascakelahiran adalah masalah yang tidak bisa dipungkiri. Lingkungan keluarga adalah sebuag basis awal kehidupan bagi setiap manusia. Keluarga menyiapkan saran pertumbuhan dan pembentukan kepribadian anak sejak dini. Dengan kata lain, kepribadian anak bergantung pada pemikiran dan perlakuan kedua orang tua dan lingkungannnya

    Futurologi dan Phenomenologi Nilai Spritual ( Hubungan Allah, Manusia dan Alam)

    Full text link
    Sesungguhnya Yang Maha Kuasa dalam kehidupan ini hanyalah Allah Subhanahuwataala. Dialah yang menciptakan segala sesuatu di alam semesta ini dengan asbab, tanpa asbab, dan bertentangan dengan asbab. Makhluk yang terbaik yang telah diciptakanNya adalah manusia, dan akan dimuliakan di tempat yang menyenangkan dalam surga untuk selama-lamanya, kecuali yang berdosa. Alam semesta ini diciptakan oleh Allah untuk manusia agar manusia mudah mewujudkan tujuan menciptakannya yaitu untuk beribadah, menjadi khalifatullah, dan berdawah. Kebahagiaan hidup manusia di dunia dan di akhirat apabila taat perintah Allah, menjauhi larangannya, ikut Sunnah Rasulullah Saw, dan mengamalkan agama Islam secara kaffah. Apabila hubungan manusia dengan Allah baik, maka alam ini akan diperintahkan olehNya untuk berkhidmad (melayani) eksistensi manusia dengan sebaik-baiknya, tetapi jika hubungan manusia dengan Allah tidak baik, maka alam ini tidak akan bersahabat kepada manusia, akhirnya timbullah berbagai macam bencana. Kata kunci: Hubungan Allah, manusia dan ala

    KONSELING TEMAN SEBAYA PADA REMAJA DI ERA GLOBALISASI

    Full text link
    Permasalahan yang dihadapi remaja dewasa ini semakin hari dirasakan semakin kompleks. Selain faktor internal seperti perkembangan aspek biologis, psikologis, dan sosiologis, derasnya arus globalisasi yang membawa pengaruh negatif semakin dirasakan perlunya konseling terhadap remaja. Pengalaman menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil remaja yang memanfaatkan layanan konseling sekolah. Para siswa lebih sering menjadikan teman-teman mereka sebagai sumber yang diharapkan dapat membantu pemecahan masalah yang mereka hadapi.Kata Kunci: Konseling, Teman sebay

    Mengembangkan Sikap Toleransi dan Kebersamaan di Kalangan Siswa (89-105) - Busri Endang

    Full text link
    Toleransi sesungguhnya berkembang dalam kerangka adanya keberagaman dalam berbagai dimensi kehidupan, sehingga akan dapat terwujud keserasian dan keharmonisan hidup, jauh dari konflik-konflik dan ketegangan-ketegangan sosial, lebih-lebih lagi pertentangan dan permusuhan antar sesamanya dalam masyarakat. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan pentingya pengembangan sikap toleransi dan kebersamaan melalui rekayasa paedagogis guru dalam latar masyarakat majemuk. Kamajemukan ini juga terjadi dalam seting atau lingkungan sekolah, di mana di dalamnya siswa saling berinteraksi, saling belajar menghargai perbedaan serta saling menerima sesuatu karakteristik tertentu yang mungkin pada lingkungannya tidak pernah dia temui. Kata-kata Kunci: Rekayasa Paedagogis Guru, Sikap Toleransi, Kebersamaa

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    PENINGKATAN PERKEMBANGAN KOGNITIF MELALUI PENGGUNAAN PUZZLE PADA ANAK TK

    Full text link
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak dengan menggunakan puzzle. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 34 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran yang tertuang dalam RKH dengan menggunakan puzzle untuk peningkatan perkembangan kognitif anak TK seperti dalam IPKG 1 Siklus 1 diperoleh nilai rata-rata 3 dan IPKG 1 Siklus 2 diperoleh nilai rata-rata 4. Hal ini menunjukkan bahwa guru dapat merancang perbaikan perencanaan pembelajaran, dan melakukan proses pembelajaran dengan baik sehingga perbaikan pada siklus 2 dapat terlaksana dengan baik. Sedangkan dalam tahap langkah-langkah pembelajaran siklus 1 diperoleh nilai rata-rata 3 dan siklus 2 diperoleh nilai rata-rata 3,5 artinya guru dapat melaksanakan  pem-belajaran dengan kategori baik.   Kata kunci: Perkembangan kognitif, Puzzle   Abstract: This study aims to improve children's cognitive development by using a puzzle. The method used in this research is descriptive method. The sample was 34 children. The results showed that the learning plan contained in RKH by using a puzzle to increase cognitive development of children in kindergartens as in IPKG 1 Cycle 1 obtained by the average value of 3 and IPKG 1 Cycle 2 obtained by the average value of 4. This suggests that teachers can design improvement of the learning plan, and make the learning process so well that improvements in cycle 2 can be done well. While in the stage of learning steps first cycle obtained average value of 3 and 2 cycles obtained average value of 3.5 means that teachers can carry out the study with either category.   Keywords : Cognitive development, Puzzle

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore