10 research outputs found

    Pelaksanaan Program Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi di Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK Masito, Dewi. 2016. Pelaksanaan Program Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi di Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sri Untari, M.Si (2) Rusdianto Umar, S.H, M.Hum. Kata Kunci: Pelaksanaan program, Bidikmisi, prestasi Program Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi Pemerintah  melalui  Direktorat  Jenderal  Pendidikan  Tinggi (Ditjen  Dikti) Kementerian  Pendidikan  Nasional  dilaksanakan sejak tahun  2010. Bidikmisi bertujuan memberikan kesempatan belajar di Perguruan Tinggi bagi keluarga kurang mampu dan berpotensi akademik baik guna memutus mata rantai kemiskinan. Mekanisme pencairan dana Bidikmisi seringkali berubah-ubah sehingga dana program tidak tersalurkan dengan lancar kepada mahasiswa Bidikmisi, dengan biaya hidup di Malang yang relatif mahal, kebutuhan penunjang akademik mahasiswa Bidikmisi sulit terpenuhi. Dengan kendala tersebut perlu diketahui perihal Pelaksanaan Program Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi di Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Program Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi di Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Variabel dalam penelitian ini adalah pelaksanaan program Bidikmisi sebagai variabel bebas dan Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang sebagai variabel terikat. Adapun permasalahan yang diteliti adalah pelaksaan program Bidikmisi, kendala dan solusi program Bidikmisi, prestasi mahasiswa Bidikmisi, dan efektivitas pelaksanaan program Bidikmisi dalam upaya meningkatkan prestasi mahasiswa Bidikmisi di Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Bidikmisi angkatan 2012 Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan. Teknik pengambilan sampel adalah Sampling jenuh, yakni dengan menggunakan seluruh anggota populasi yang berjumlah 63. Data dikumpulkan dengan instrumen angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif yang kemudian disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan program Bidikmisi mulai dari prasyarat hingga evaluasi program terlaksana secara tidak efektif, dibuktikan dengan berbagai kendala yang ada. Kendala dalam pelaksanaan program Bidikmisi telah dilaksanakan beberapa solusi akan tetapi belum secara terus menerus. Prestasi Mahasiswa Bidikmisi sebagian besar mencapai angka yang sangat memuaskan dan beberapa diantaranya mencapai angka dengan pujian. Efektivitas Program Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi dalam upaya meningkatka prestasi mahasiswa sudah berjalan efektif

    pusat oleh oleh singhasari di batu tema post modern

    Get PDF
    perencanaan dan perancangan pusat oleh oleh singhasari ini dimaksudkan sebagai pusat perbelanjaan oleh oleh yang lengka

    Pusat Oleh-Oleh Singhasari Di Batu Tema Post Modern

    Get PDF
    Perencanaan dan perancangan Pasat Oleh-oleh Singhasari ini dimaksudkan sebagai pusat perbelanjaan oleh-oleh yang lengkap, untuk memperkenalkan makanan, dan kerajinan yang terdapat di kota Batu, Malang dan sekitamya yang melelui berbelanja. Perancangan ini menekankan pada tema arsitektur post modern yang mengacu pada satu tokah yaitu Michael Graves.. Metode perencanaan dan perancangan yang digunakan adalah metode pemikiran atau karakteristik dalam post modern yang mengacu pada aliran-aliran yang ada pada post modern, diantaranya yang mempengaruhi adalah sintak semiotic form, variable space with surprice, convensional and abstract form, pro historical refrence. Pada hal ini sudah terkait pada pemikiran post modern dan juga sesuai dengan karakter bangunan Michael graves. Pengaplikasian dalam bangunan yang sesuai dengan tema, di terapkan pada bentuk bangunan, fasade bangunan, dan warna pada bangunan. Dalam bangunan pusat oleh-oleh ini mengambil konsep bentuk dari kultul masyarakat yang mana sudah banayak mengenal sebuah candi yang ada di kota Batu dan Malang. Tujuan sendiri dari pengambilan candi untuk mengenalkan pada basyarakat agar teringat masa lalu. Perancangan ini bertujuan agar bangunan pusat oleh- oleh ini menjadi sebuah fasilitas perbelanjaan bagi pengunjung kota Batu dan Malang Lokas perancangan Pusat Oleh-oleh Singhasari ini terletak di jalan J. Ir Soekarno, Ds Bej Kec. Janrejo. Kota Batu. Pusat Oleh-oleh ini terdapat fimilitan pecanjung yaitu dengan adanya workshop yang mana didalamnya terdapa tu suatu proses pembuatan produk dalam pusat oleh-oleh pengonjung hanya tu jadinya tetapi juga mengetahui suatu produk didalamnya. Dalam posat oleh-oleft ini an antara lain perbelanjaan makan, perbelanjaan kerajin Dalam perbelanj makan terdapat dan jenis yaln diakan dan atas berapa masakan yan di fasilita dala an-makanan kecil. Laan tot bang adalah 9910 Berkat in pombahnen mengenai hasil rancangan Pusat Oleh-ole

    Keberadaan Escherichia coli Pada Air Sungai Musi Kota Palembang

    Get PDF
    This research is entitled The Existence of Escherichia coli in Musi River Water, Palembang City. This research was conducted from April to May 2024 at the Palembang Public Health Laboratory Center. This research aims to analyze the number of E.coli in the Musi River water in the city of Palembang. The location for sampling river water is divided into 3 (three) stations, namely upstream (Musi VI), middle (Ampera) and downstream (Musi IV).  Each river water sample was taken 2 (two) times on different days at low tide. This sample was taken by purposive sampling and 10 ml of each river water sample was taken. River water samples were tested using the membrane filter method. The results showed that the ALT value in river water at station 1 on the 1st day was 2.2 x 103 CFU/ml, at station 1 on the 2nd day as much as 2.4 x 103 CFU/ml, at station 2 on the 1st day as much as 1.9 x 103 CFU/ml, at station 2 on the 2nd day as much as 2.3 x 103 CFU/ml, at station 3 on the 1st day as much as 1.7 x 103 CFU/ml, at station 3 on the 3rd day as much as 2.1 x 103 CFU/ml. All positive samples contained E.coli bacteria, and exceeded the threshold for hygienic water and sanitation, namely above 0 CFU/100 ml (Permenkes, 2023)

    Faktor-faktor yang mempengaruhi NPL (Non Performing Loan) pada bank umum di Indonesia (Periode 2005:01-2010:12)rn[Skripsi]

    No full text
    Bibl. 69-71rnAda CDxviii, 71 hlm. : il. 28 cm. -- Lamp. (18 lembar

    Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Anak Rawat Inap di RSD dr. Soebandi Jember Periode Tahun 2017

    Get PDF
    Infeksi merupakan masalah kesehatan yang masuk ke dalam sepuluh penyakit terbanyak di Indonesia. Patogen terbanyak penyebab infeksi adalah bakteri dimana infeksi bakteri dapat diatasi dengan antibiotik. Tingkat kejadian infeksi bakteri yang semakin banyak menyebabkan penggunaan antibiotik yang semakin tinggi. Tingginya penggunaan antibiotik dapat menyebabkan resistensi dimana respon bakteri berubah terhadap pemberian antibiotik. Risiko kejadian resistensi paling besar salah satunya pada kelompok anak-anak. Resistensi antibiotik akibat penggunaan yang tidak tepat menimbulkan banyak permasalahan seperti peningkatan morbiditas, mortalitas, dan biaya perawatan kesehatan. Salah satu cara untuk memastikan peresepan antibiotik yang bijak dan bertanggung jawab adalah dengan mengevaluasi penggunaan antibiotik. Evaluasi dapat dilakukan secara kuantitatif menggunakan metode ATC/DDD (Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Doses). Klasifikasi ATC adalah sistem pengelompokan zat aktif sesuai tempat aksinya dan DDD adalah sistem pengukuran yang terhubung dengan kode ATC

    EKSPRESI KEBEBASAN PEREMPUAN RIYADH ATAS BUDAYA PATRIARKI DALAM NOVEL GHARAMIYYAT SYARI AL-ASYA KARYA BADRIYAH EL-BISR (KAJIAN GINOKRITIK ELAINE SHOWALTER)

    Get PDF
    This research aims to explore the expression of women's freedom in Riyadh against the patriarchal culture in the novel Gharāmiyyāt Syāri’ al-A’syā by Badriyah el Bisr. This is due to the fact that women are often positioned as objects in literary works authored by men. The novel Gharāmiyyāt Syāri’ al-A’syā itself tells the story of the struggles of four female characters who dare to express their freedom in challenging the patriarchal culture in Saudi Arabia. Patriarchal culture remains a relevant issue in Saudi Arabia. However, as a female Saudi writer, Badriyah has succeeded in portraying a different image of women. Therefore, the theory used to analyze Badriyah's expression of women's freedom in Riyadh against patriarchal culture is gynocriticism. This research concludes that Badriyah, as a female author, has successfully positioned women as subjects in her works. This representation of women can be found in several gynocritical models, namely biology, language, psychology, and culture

    Karakter Morfometrik dan Meristik Kepiting Bakau (Scylla paramamosain) di Ekosistem Mangrove Desa Kurau Barat, Kabupaten Bangka Tengah

    Get PDF
    West Kurau Village is one of the villages in Central Bangka Regency. West Kurau Village has a relatively good mangrove ecosystem and is a habitat for mangrove crabs. The utilization of mangrove crabs in West Kurau Village is quite intensive because in general local fishermen catch mangrove crabs for sale or for daily food. This study aims to determine the morphometric and meristic characteristics of mangrove crabs, mangrove crab growth patterns and environmental condition factors. The research was conducted in January-February 2023 in the Mangrove Ecosystem of West Kurau Village. The research method used purposive sampling method and data analysis using hierarchical cluster analysis and regression analysis. The results of cluster analysis resulted in the closest similarity at stages 1 to 11 with a coefficient value of 0.000 (closest) while the farthest similarity at stage 32 which consists of samples no. 1 and 5 with a coefficient value of 14.685. Negative and positive allometric growth patterns, station I value b = 3.04, station II value b = 3.10 and at station III value b = 2.76. Average temperature 27.5°C, pH 6.5-7, dissolved oxygen 5.8-6.8 mg/l, salinity 18.6-20.3‰. Substrate texture of station I sandy loam, station II and III sandy clay loam.  Desa Kurau Barat merupakan salah satu desa yang terdapat di Kabupaten Bangka Tengah. Desa Kurau Barat memiliki ekosistem mangrove yang tergolong baik dan merupakan habitat kepiting bakau. Pemanfaatan kepiting bakau di Desa Kurau Barat cukup intensif karena pada umumnya nelayan setempat menangkap kepiting bakau untuk dijual maupun untuk pangan sehari-hari Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter morfometrik dan meristik kepiting bakau, pola pertumbuhan kepiting bakau dan faktor kondisi lingkungan. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2023 di Ekosistem Mangrove Desa Kurau Barat. Metode penelitian menggunakan metode purposive sampling serta analisis data menggunakan analisis cluster hierarki  dan analisis regresi. Hasil dari cluster analysis menghasilkan kemiripan terdekat pada stage 1 sampai 11 dengan nilai koefisien 0,000 (terdekat) sedangkan kemiripan terjauh pada stage 32 yang beranggotakan sampel no 1 dan 5 dengan nilai koefisien 14.685. Pola pertumbuhan allometrik negatif dan positif, stasiun I nilai b = 3,04 , stasiun II nilai b = 3,10 dan pada stasiun III nilai b = 2,76. Rata-rata suhu 27,5°C, pH 6,5-7, oksigen terlarut 5,8-6,8 mg/l, salinitas 18,6-20,3 ‰. Tekstur substrat stasiun I pasir berlempung, stasiun II dan III lempung liat berpasir

    The Relationship Between Indicators of Mathematical Problem-Solving Ability and Performance on The PISA Test: Systematic Literature Review

    Get PDF
    The mathematical problem-solving ability of Indonesian students has declined significantly, as reflected in PISA 2022 results with an average score of 366, far below the OECD average. This decline is attributed to the disruption of the education system during the COVID-19 pandemic and challenges in distance learning. Studies highlight students’ difficulties in connecting math problems to real-life situations and performing basic math operations. Innovative learning methods like flipped classroom and problem-based learning have been shown to improve problem-solving ability. Common errors at comprehension and transformation stages indicate the need for teaching approaches that develop conceptual understanding. This study employs the Systematic Literature Review (SLR) method to analyze 30 articles on mathematical problem-solving within the PISA context (2018–2023). Findings reveal the effectiveness of systematic approaches like Polya's four-step method (see, plan, do, check) and the IDEAL model (identify, define, explore, act, look) in enhancing problem-solving ability. Learning styles and innovative models also play key roles. Adaptive and context-based learning strategies are recommended to improve students' critical thinking and problem-solving abilities. At the policy level, continuous teacher training in innovative methods and improved access to technology are essential. At the classroom level, integrating real-life problems and project-based learning is advised to enhance students’ engagement and skills. These strategies aim to address the challenges and improve PISA performance while fostering critical thinking

    Educational Evaluation: A Simple Additive Weighting Approach For Decision-Making In Transformational Leadership Development Systems

    No full text
    This study uses the weighting approach to evaluate decision-making strategies in order to rank the importance of the traits that a leader must have in order for the Cadet Regiment Commander to create a transformational leadership model. A decision support system's weighted sum or simple weighting method can be applied to issue solving through the use of Simple Additive Weighting (SAW). This kind of research is called mixed method, since it uses a survey methodology along with qualitative and descriptive quantitative research methods. The author, who is actively engaged in the research, is the research instrument in and of himself. The purpose of this study is to determine the respondents by means of a purposive technique, in which information for research objectives will only come from specific individuals or parties. The study's findings should determine which leader qualities are most important for creating a transformational leadership model. This will be done by applying the SAW method, which is based on five weighting criteria for transformational leadership: motivation and traits, knowledge, skills, and abilities, organizational culture, vision, and vision implementation. Of the five characteristics of the leader, motivation and traits are the criteria that are the top priority to be developed based on the respondents' assessment with a value of 22.3%. Where a leader must have the ability to achieve, ambition, persistence, passion, initiative, have leadership motivation and have the values of honesty/integrity, confidence, originality, creativity and flexibility/adaptability needed to set an example, encourage and motivate other cadets towards achieving the vision of the organization. Followed by weighting on other criteria such as knowledge, skills, and abilities at 20.5%, organizational culture at 18.8%, vision at 19.5%, and vision implementation at 18.9%
    corecore