1,721,011 research outputs found
FUNGSI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMBINAAN MORALITAS SISWA PADA SDN NO. 37 BALABATU KECAMATAN BAJO KABUPATEN LUWU
ABSTRAK
Darniati, 2011. Fungsi Pendidikan Islam dalam Pembinaan Moralitas Siswa pada SDN
No. 37 Balabatu Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu. Skripsi, Program Studi
Pendidikan Agama Islam Jurusan Tarbiyah, Sekolah Tinggi Agama Islam
Negeri Palopo. Pembimbing I: Dra. Hj. Ramlah M., M.M. Pembimbing II: Drs.
Mardi takwin, M.H.I.
Kata Kunci: Pendidikan Islam, pembinaan, Moralitas
Skripsi ini membahas tentang fungi pendidikan Islam dalam pembinaan
moralitas siswa pada SDN No. 37 Balabatu Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu,
berangkat dari permasalahan yaitu: 1) Bagaimana pembinaan pendidikan Islam pada
siswa pada SDN No. 37 Balabatu Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu? 2) Bagaimana
upaya guru dalam pembinaan moralitas siswa di SDN No. 37 Balabatu Kecamatan Bajo
Kabupaten Luwu? 3) Apa hambatan pembinaan moralitas siswa pada SDN No. 37
Balabatu Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu.
Untuk memecahkan masalah tersebut, penulis mengadakan penelitian di
lapangan dengan menggunakan instrument penelitian yaitu angket, observasi,
wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh melalui angket diolah dengan
metode statistik, sedang data yang diperoleh dari wawancara dianalisis secara kualitatif
kemudian diambil kesimpulan secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian disimpulkan bahwa pembinaan pendidikan Islam pada siswa di
SDN No. 37 Balabatu Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu sangat baik dan sesuai harapan
bersama berdasarkan pola pembinaan yang dilakukan guna mencetak siswa berilmu,
beriman, dan bertakwa kepada Allah swt. Selain itu, upaya pembinaan moralitas pada
siswa di SDN No. 37 Balabatu Kecamatan Bajo dilakukan dalam bentuk: kerja sama
yang baik antara guru, orang tua siswa dan pemerintah, melalui kegiatan
ekstrakurikuler, keteladan guru. Sedangkan hambatan dalam pembinaan akhlak siswa
pada SDN No. 37 Balabatu Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu adalah: pengaruh budaya
dari luar, perhatian orang tua terhadap pembinaan anaknya kurang, sarana dan prasarana
sekolah kurang memadai. Sedangkan solusinya yaitu pemberian nasihat setiap upacara
hari senin, sebelum dan sesudah proses pembelajaran. Memberi tugas berupa PR,
menjalin kerja sama yang baik dengan pihak orang tua siswa, dan sekolah
mengembangkan program guru dan siswa kreatif, bila proses pembelajaran
menghendaki media dan sumber belajar, sementara hal itu tidak tersedia di sekolah
SISTEM KATA SAPAAN KEKERABATAN DI JORONG UJUNG LABUNG NAGARI TIKU LIMO JORONG KABUPATEN AGAM
ABSTRAK
Darniati, 1510742028, skripsi dengan judul “Sistem Kata Sapaan Kekerabatan di Jorong Ujung Labung Nagari Tiku Limo Jorong Kabupaten Agam”. Prodi Sastra Minangkabau Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Padang, 2019.
Skripsi ini membahas tentang bentuk-bentuk kata sapaan kekerabatan yang terdapat di Jorong Ujung Labung, faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan penggunaan sapaan, dan etimologi kata sapaan yang terdapat di Jorong Ujung Labung. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk kata sapaan kekerabatan yang terdapat di Jorong Ujung Labung, (2) mendeskripsikan faktor-faktor perubahan penggunaan sapaan di Jorong Ujung Labung, dan (3) menjelaskan etimologi kata sapaan yang terdapat di Jorong Ujung Labung. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik dasar teknik sadap, dan teknik lanjutan teknik Simak Libat Cakap (SLC), Teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), dan Teknik Catat. Metode analisis data menggunakan metode Padan dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP), dan teknik lanjutan Hubung Banding Membedakan (HBB). Teori yang digunakan pada penelitian ini, yaitu teori sapaan yang dikemukakan oleh Chaer dan pendekatan speaking yang dikemukakan oleh Hymes.
Pada penelitian ini, hasil analisis data yang dilakukan ditemukan 75 bentuk variasi kata sapaan kekerabatan yang digunakan oleh masyarakat Jorong Ujung Labung Nagari Tiku Limo Jorong Kabupaten Agam. Penggunaan kata sapaan di Jorong ini mengalami perubahan. Perubahannya berupa pergantian penggunaan kata sapaan lama dan penambahan bentuk sapaan-sapaan baru. Kata sapaan yang sudah mengalami perubahan, yaitu sapaan kepada orang tua laki-laki, orang tua perempuan, nenek, kakek, saudara perempuan ibu, saudara laki-laki ibu, sapaan kepada saudara laki-laki dan sapaan kepada saudara perempuan. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyebab perubahan penggunaan kata sapaan ialah faktor sosial, yaitu: media sosial, anggapan modernisasi, pendidikan, usia, dan jenis kelamin. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terdapat 14 kata sapaan yang dipinjam dari bahasa lain, yaitu 2 sapaan dari bahasa Cina, 5 sapaan dari bahasa Arab, 4 sapaan dari bahasa Inggris, dan 3 sapaan dari bahasa Belanda.
Kata kunci : kata Sapaan, kata sapaan kekerabatan, Jorong Ujung Labung
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGONTROL PERILAKU ANAK USIA DINI PADA SAAT MENONTON TELEVISI DI GAMPONG COT LHOK KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR
ABSTRAK Darniati, 2017 Upaya Orang Tua dalam Mengontrol Perilaku Anak Usia Dini pada saat Menonton Televisi di Gampong Cot Lhok Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar(1)Dra.Yuhasriati, M.Pd(2) Drs. M. Yusuf Harun, M.PdKata Kunci :Upaya Orang Tua, Perilaku Anak Usia Dini, Televisi. Televisi merupakan media yang keberadaanya sangat dekat dengan kehidupan kita terutama dalam sebuah keluarga dan selalu menghadirkan program program yang sangat bervariatif. Memang banyak manfaat yang diberikan televisi salah satunya untuk memperoleh informasi dari berbagai belahan dunia bahkan seluruh dunia.Namun sayangnya tidak semua program acara tersebut memberikan dampak positif terhadap anak terutama anak usia dini. Anak usia dini merupakan anak yang memiliki rentangan waktu sejak lahir hingga usia 6 tahun dan berada dalam masa labil, rentan menerima rangsangan-rangsangan dari lingkungannya. Banyaknya program acara yang bermuatkan unsur kekerasan, seks, bully dan lain sebagainya yang tidak layak untuk ditonton oleh anak-anak. Hanya sedikit sekali tayangan televisi yang mengandung unsur edukasi dan memberikan pesan moral yang baik terhadap anak usia din .Dalam hal ini upaya orang tua sangat dibutuh kan untuk menghindari dampak negatif tersebut. Terutama dalam hal mengawasi, mengontrol dan memilih tayangan televisi yang layak untuk anak. Adapun masalah dalam penelitian ini Bagaimana upaya orang tua dalam mengontrol perilaku anak usia dini pada saat menonton televisi? Tujuan dilakukan penelitian ini adalah Untuk mengetahui upaya yang orang tua lakukan dalam mengontrol perilaku anak usia dini saat menonton tayangan televisi di Gampong Cot Lhok Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar.Subjek yang di ambil dalam penelitian ini sebanyak 5 kepala keluarga di Gampong Cot Lhok, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknikobservasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di Gampong Cot Lhok Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar.Terdapat dua orang tua yang berupaya dalam mengontrol perilaku anak usia dini pada saat menonton tayangan televisi dengan cara mengwasi, memberi arahan dan naseha tkepadaanaknya. Sedangkan tiga orang tua yang lain hanya mengupayakan menonton bersama tanpa mengwasi secara konsisten. Namun kelima subjek orang tua tetap mengupayakan dan mendampingi anaknya pada saat menonton televisi, member penjelasan terhadap tayangan televisi dan membatasi waktu pada saat menonton televisi
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Penyuluhan Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Pencegahan Anemia melalui Edukasi dan Konsumsi Tablet Tambah Darah di Puskesmas Ponrang Kabupaten Luwu: Darniati, Zamli
Anemia in pregnant women remains a serious health problem in Indonesia, with a prevalence reaching 48.9% (Riskesdas, 2021). Anemia poses risks of pregnancy complications such as premature delivery, low birth weight babies, and maternal mortality. This community service activity aims to increase knowledge and compliance of pregnant women in anemia prevention through education and consumption of iron supplementation tablets (TTD). The implementation method was conducted through interactive lectures, discussions, and distribution of leaflets to 50 pregnant women at Ponrang Health Center, Luwu Regency. Evaluation was conducted through pre-test and post-test. Results showed a 90% increase in knowledge and active participation of participants in discussions reached 85%. This activity was effective in increasing awareness and compliance with TTD consumption. It is recommended that this educational activity be conducted continuously.
Keywords: anemia, pregnant women, education, iron supplementation tablets
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
