1,720,957 research outputs found

    Pengaruh kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi dan pengendalian intern terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan Yang dimoderasi oleh komitmen organisasi (studi kasus pada pelaksana penatausahaan keuangan Pemerintah daerah kabupaten rembang)

    Get PDF
    Penelitian ini menganalisa Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan Daerah 4 OPD besar di Kabupaten Rembang. Dalam penelitian ini meliputi Kualitas SDM, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Pengendalian Intern sebagai variabel independen, Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan sebagai vaeriabel dependen dan Komitmen Organisasi sebagai variabel moderasi. Tujuan penelitian ini adalah ingin memberikan bukti empiris pengaruh Kualitas SDM, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Pengendalian Intern terhadap ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan serta menguji peran Komitmen Organisasi dalam memoderasi hubungan Kualitas SDM, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Pengendalian Intern dengan Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan. Penulis menggunakan sample 100 tim penatausahaan 4 OPD besar di Kabupaten Rembang. Partial Least Square (PLS) digunakan untuk menguji model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas SDM dan Pemanfaatan Teknologi Informasi tidak berpengaruh terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan sedangkan Pengendalian Intern berpengaruh positif signifikan terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan. Komitmen Organisasi sebagai variabel independen tidak berpengaruh terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan dan Komitmen Organisasi tidak dapat memoderasi hubungan kualitas SDM, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Pengendalian Intern terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan

    DAMPAK PROGRAM KAMPUNG BANTAR TERHADAP PERILAKU MASYARAKAT KOTA JAMBI

    Get PDF
    ABSTRAKMasalah kebersihan dan keamanan adalah masalah yang sering terjadi di daerah. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah untuk mengatasi maupun mencegah permasalahan tersebut. Pemberian otonomi daerah yang seluas-luasnya kepada daerah mengakibatkan munculnya paradigma daya saing daerah dimana para kepala daerah berlomba-lomba untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan cara kepemimpinan yang berbeda-beda sesuai dengan khas dari daerah tersebut. Salah satu upaya kepala daerah untuk menerapkan kebersihan dan keamanan adalah membuat program Kampung BANTAR (Bersih, Aman, dan Pintar).  Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak program kampung BANTAR terhadap perilaku masyarakat Kota. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang peneliti lakukan bahwa dengan adanya program kampung BANTAR di Rt. 45 Kelurahan Jelutung telah memberikan dampak positif berupa perubahan lingkungan yang lebih baik seperti pekarangan rumah yang lebih rapi, serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong, serta masyarakat setempat telah meluangkan waktu di taman bacaan yang disebut dengan pojok baca.  ABSTRACTHygiene and safety issues are frequent problems in the area. Various efforts have been made by local governments to overcome or prevent these problems. The granting of the widest possible regional autonomy to the regions has resulted in the emergence of a regional competitiveness paradigm in which regional heads compete to realize the welfare of the community by means of different leadership according to the characteristics of the region. One of the regional head's efforts to implement cleanliness and security is to create a PANTAR (Clean, Safe, and Smart) Village program. The purpose of this study is to determine the impact of the PANTAR village program on the behavior of the people of the city. The method used in this research is descriptive research with a qualitative approach. Based on the results of observations and interviews conducted by researchers that the existence of the BATAR village program on Rt. 45 Jelutung Village has had a positive impact in the form of changes to the environment for the better such as a neater house yard, as well as regenerating the spirit of mutual cooperation, and the local community has spent time in a reading garden called a reading corner

    PELESTARIAN BUDAYA SELOKO ADAT PERKAWINAN JAMBI

    Get PDF
    Di era globalisasi semua pengaruh kebudayaan asing merupakan kenyataan yang tidak terhindarkan. Kemajuan teknologi yang disebarluaskan oleh media cetak dan elektronik, sudah barang tentu akan mempengaruhi kebudayaan lokal, budaya yang datang dari luar tentulah tidak semuanya ditolak atau diterima begitu saja, akan tetapi semua itu dapat kita saring, maka perlu memperkenalkan jati diri budaya Jambi, terutama seloko dalam proses budaya perkawinan Jambi. Seloko berisikan nasehat dan pandangan nenek mamak, tuo tengganai, dan cerdik pandai untuk masyarakatnya. Di samping itu seloko juga berperan sebagai norma, filsafat, landasan, dan penegas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan masyarakat serta berfungsi sebagai media untuk menciptakan suasana yang akrab dan mengandung nilai estetika dalam berbahasa sehingga terwujud kehidupan bermasyarakat yang memiliki rasa persatuan yang kuat dan hormat-menghormati. Selama ini proses seloko adat perkawinan Jambi belum banyak diketahui oleh kalangan generasi muda di kelurahan Jelutung. Hal ini disebabkan karena pengetahuan tentang seloko tidak diajarkan kepada pemuda dan masyarakat, masyarakat menganggap bahwa seloko adat itu adalah urusan orang adat dan mereka hanya mengikuti saja, Jika pengetahuan tentang seloko diberikan maka akan memberikan dampak positif bagi masyarakat tentang kelangsungan dan pelestarian budaya prosesi adat perkawinan Jambi di kelurahan Jelutung Provinsi Jambi

    Dampak Kualitas Pendidikan dan Kemiskinan terhadap Ketimpangan Pendapatan Ekonomi: Sebuah Analisis

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pendidikan dan tingkat kemiskinan berkontribusi terhadap ketimpangan pendapatan ekonomi, baik secara individu maupun dalam kaitannya secara bersamaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan jenis penelitian asosiatif. Variabel yang diteliti mencakup pendidikan, kemiskinan, dan ketimpangan pendapatan, dengan sumber data berasal dari BPS dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi data panel dengan cross-section 34 dan time series. Hasil analisis menunjukkan bahwa model efek acak memberikan hasil terbaik. Temuan utama dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan dan kemiskinan secara terpisah memiliki pengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan ekonomi. Secara simultan, faktor-faktor seperti pendidikan, pengangguran, dan kemiskinan secara bersama-sama berperan dalam menjelaskan ketimpangan pendapatan ekonomi, meskipun variabel pendidikan dan kemiskinan hanya menjelaskan sekitar 23% dari dampak keseluruhan terhadap ketimpangan pendapatan ekonomi, sementara faktor lain di luar model juga turut berperan signifikan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore