31,343 research outputs found
PENGARUH SINTERING BERULANG TERHADAP STRUKTUR KRISTAL DAN MORFOLOGI PERMUKAAN BI,PB-SR-CA-CU-O YANG DIDOPING MG
Telah dilakukan sintesis pelet superkonduktor Bi1.6Pb0.4Sr2Ca1.8Mg0.2Cu3O10+δ menggunakan metode padatan dan proses sintering berulang.Benda uji yang dibuat dianalisis dengan menggunakan XRD (X-ray Diffractometer) dan SEM – EDS (Scanning Elektron Microscopy - Energy Dispersive Spectroscopy). Berdasarkan analisis XRD didapatkan fase yang terbentuk adalah (Bi,Pb)-2223, (Bi,Pb)-2212, CaPbO3, Ca2PbO4 dan MgO. Perlakuan sintering berulang pada benda uji BPSCCO doping Mg dapat meningkatkan fraksi volume (Bi,Pb)-2223 dari 37% menjadi 68%. Berdasarkan analisis SEM, didapatkan luas porositas pada morfologi permukaan benda uji sebesar 4,742%. Adapun dengan perlakuan sintering berulang menyebabkan terjadinya penurunan luas porositas dari 4,742% menjadi 2,132% hingga 1,589% untuk benda uji sintering 1 kali, 2 kali, dan 3 kali. Bentuk butir juga semakin lebih seragam akibat dari perlakuan sintering berulang yang diberikan pada sampel
KOHESI GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL EDITORIAL THE JAKARTA POST
berkaitan dengan kohesi pada editorial The Jakarta Post yang mempunyai tujuan
mendeskripsikan kohesi gramatikal dan leksikal dalam membentuk keterpaduan
wacana editorial. Penelitian ini juga bertujuan menjelaskan kegunaan kohesi
gramatikal dan leksikal pada editorial The Jakarta Post.
Penelitian ini membahas dua permasalahan yaitu: (1) bagaimana jenis dan
penggunaan penanda kohesi gramatikal yang terdapat pada kolom editorial The
Jakarta Post (2) bagaimana jenis dan penggunaan penanda kohesi leksikal yang
terdapat pada kolom editorial The Jakarta Post
Data penelitian ini adalah wacana dari editorial yang dimuat dalam media
massa The Jakarta Post. Data yang dianalisis adalah empat editorial dari The
Jakarta Post yang diambil setiap hari Senin dalam bulan Mei. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Metode yang
digunakan untuk menganalisis aspek gramatikal dan leksikal wacana editorial The
Jakarta Post adalah metode distribusional. Teknik yang digunakan adalah teknik
bagi unsur langsung (BUL) dan analisis struktur mikro.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kohesi gramatikal dan leksikal banyak
digunakan dalam editorial ini sehingga wacana editorial The Jakarta Post ini
adalah wacana yang padu. Dari empat editorial ini ditemukan 206 penanda kohesi
baik gramatikal maupun leksikal. Hasil analisis penelitian ini juga menemukan
bahwa editorial The Jakarta Post menggunakan hampir semua aspek kohesi
gramatikal kecuali substitusi yang tidak selalu ada di dalam editorial. Tetapi
penggunaan aspek kohesi leksikal melingkupi seluruh wacana editorial ini.
Penggunaan aspek kohesi yang terbanyak adalah aspek pengacuan persona
(16.01%) khususnya kata ganti orang III tunggal it dan kata ganti terikat (11.65%)
yang paling sering digunakan adalah their. It berfungsi sebagai pengganti nomina
atau frasa nomina. Pengacuan demonstratif muncul 13.59% dan didominasi oleh
this. Dalam hal ini, this lebih banyak berfungsi sebagai penjelas. Pengacuan
komparatif (6.79%) selalu muncul dalam setiap editorial dalam wujud yang
berbeda-beda tetapi menunjukkan adanya suatu perbandingan. Substitusi (1.94 %)
jarang digunakan tetapi ellipsis (8,25%) selalu digunakan. Konjungsi sebesar
(16.50%). Hasil ini membuktikan bahwa wacana editorial The Jakarta Post adalah
padu. Kohesi leksikal dalam editorial ini wujud satuan lingualnya tidak dapat
ditentukan tetapi satuan-satuan lingual itu bergantung kepada lingkup topik yang
sedang dibicarakan. Reiterasi (16.99%) adalah kohesi leksikal yang paling banyak
ditemukan sedangkan hiponimi (1.94%), kata umum (1.94%), dan kolokasi
(4.37%) juga ditemukan walaupun tidak banyak digunakan
KARAKTERISTIK MORFOLOGI, ANATOMI DAN PRODUKSI TERNA AKSESI NILAM ASAL ACEH DAN SUMATERA UTARA
Nilam (Pogostemon cablin) merupakan sa-lah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang mempunyai peranan penting, baik sebagai sumber devisa negara maupun se-bagai pendapatan petani. Tanaman nilam telah lama dibudidayakan di Indonesia dengan daerah sentra produksi Aceh, Su-matera Utara dan Bengkulu yang meng-alami perkembangan cukup pesat. Minyak nilam digunakan dalam industri parfum, pembuatan sabun kosmetik, antiseptik dan insektisida. Produksi minyak nilam ditentu-kan oleh varietas. Untuk mendapatkan produksi secara kualitas dan kuantitas yang tinggi diperlukan varietas unggul. Ta-hapan penelitian untuk mendapatkan va-rietas unggul dimulai dari eksplorasi ka-rakterisasi morfologi, anatomi dan pro-duksi terna. Penelitian dilakukan di Rumah Kaca Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik sejak Januari sampai Desember 2009 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), bertujuan untuk mengetahui karakter morfologi, anatomi dan produksi 10 aksesi nilam asal Aceh dan Sumatera Utara. Parameter yang di-amati meliputi karakter morfologi, anatomi dan produksi terna serta minyak. Berda-sarkan karakter bentuk daun dan batang tidak banyak ditemukan variasi, namun bi-la dilihat dari karakter bentuk pangkal dan ujung daun terdapat variasi, diantaranya berbentuk tumpul, rata, gasal dan runcing. Karakter jumlah sel/kelenjar minyak yang terletak pada sel palisade maupun sel bu-nga karang sangat bervariasi. Potensi pro-duksi terna segar berkisar antara 96,0-319,1 g/phn, tertinggi terdapat pada ak-sesi TM-3 (319,1 g) terendah pada aksesi SK (96,0 g), produksi terna kering berki-sar antara 35,6-97,9 g/phn, tertinggi pa-da aksesi TM-3 (97,9 g) terendah pada aksesi SK (35,6 g). Kadar minyak atsiri berkisar antara 2,52-4,15% per pohon, tertinggi pada aksesi SK (4,15%) dan terendah pada aksesi Sipede 4 (2,52%)
Pengaruh suku bunga BI dan inflasi terhadap harga saham
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh suku bunga BI dan inflasi terhadap harga saham pada PT. Bank Mandiri Tbk. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian asosiatif (hubungan). Penelitian asosiatif digunakan untuk mengetahui pengaruh antara suku bunga BI dan inflasi terhadap harga saham pada PT. Bank Mandiri Tbk. Variabel dalam penelitian ini adalah suku bunga BI, inflasi dan harga saham. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling, yaitu mengambil sampel yang ditentukan sebelumnya berdasarkan maksud dan tujuan penelitian dan sampel dalam penelitian ini adalah data suku bunga BI , inflasi dan harga saham selama 13 tahun mulai dari tahun 2008 sampai dengan 2020. Analisis data yang digunakan berupa uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, uji koefisien korelasi, uji parsil (t) dan uji kelayakan model (F). Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial yaitu suku bunga BI tidak berpengaruh terhadap harga saham pada PT. Bank Mandiri Tbk. (X1), inflasi tidak berpengaruh terhadap harga saham pada PT. Bank Mandiri Tbk. (X2) dan secara simultan yaitu suku bunga BI dan inflasi berpengaruh terhadap harga saham pada PT. Bank Mandiri Tbk. (X3)
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: PELATIHAN PENILAIAN AUTENTIK BAGI GURU BI SMA/SMK DI KABUPATEN MUSI RAWAS
Evaluasi merupakan bagian penting dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, guru Bahasa Indonesia (BI) harus memiliki kemampuan yang memadai tentang pelaksanaan evaluasi tersebut. Dalam Kurikulum 2013 (K-13) terdapat satu jenis penilaian yang harus dilakukan yaitu penilaian autentik (authentic assessment). Guru BI harus memiliki kemampuan yang memadai tentang hal ini, terutama untuk menilai proses dan hasil pembelajran BI. Guru-guru BI di Kabupaten Musirawas dan Kota Lubuklinggau sebagian besar belum memahami dengan baik tentang penilaian autentik dalam pembelajaran BI. Hal ini didasarkan pada survey awal yang dilakukan tim juga dari surat yang diberikan melalui MGMP BI. Kepada mereka dilakukan pendampingan dan pembimbingan termasuk workshop tentang pengembangan rubrik penilaian autentik dan lembar observasi. Sejumlah 17 orang guru SMA/SMK di Kabupaten Musirawas dan Kota Lubuklinggau menjadi peserta dalam kegiatan ini. Metode yang digunakan adalah penyampaian informasi, diskusi, dan kerja kelompok (workshop). Pada awal dan akhir kegiatan dilakukan tes dalam bentuk refleksi diri tentang aspek-aspek penilaian autentik dalam pembelajaran BI. Hasilnya adalah terdapat peningkatan kemampuan peserta tentang penilaian autentik dalam pembelajaran BI sebelum dan sesudah kegiatan dengan N-gain 0,56 yang berarti sedan
FILOSOFI DAN PERWUJUDAN PRINSIP TAUHȊDULLAH,DANAL-‘ADÂLAH, DALAMIJÂRAH, DAN IJARAH MUNTAHIA BI-TAMLIK (IMBT)
Paper ini menjelaskan tentang bagaimana filosofi dan perwujudan prinsisp Tauhȋdullah dan Al-‘Adalah dalam ijarah dan Ijarah Muntahia Bi-Tamlik (IMBT). Dalam pembahasannya mengemukakan tentang pengertian prinsip Tauhȋdullah dan Al-‘Adalah, pengertian ijarah, pengertian Ijarah Muntahia Bi-Tamlik (IMBT), dan perwujudan prinsip Tauhȋdullah dalam ijarah dan Ijarah Muntahia Bi-Tamlik (IMBT), serta perwujudan prinsip Al-‘Adalah dalam ijarah dan Ijarah Muntahia Bi-Tamlik (IMBT). Dan menyimpulkan bahwa Prinsip Tauhȋdillah sebagai suatu prinsip yang memberikan aturan yang mengikat antara manusia dengan Rabb-nya, dan prinsip Al-‘Adalah sebagai suatu prinsip yang akan memberikan dampak kerharmonisan kepada sesama manusia, karena dengan adanya nilai-nilai keadilan maka tidak akan ada pihak yang merasa dirugikan atau dizalimi. Sehingga dengan memahami adanya perwujudan Tauhȋdillah dalam ijarah dan Ijarah Muntahia Bi-Tamlik (IMBT), maka sistem ijarah dan IMBT akan diterapkan dengan benar sesuai dengan syariat Islam
Dimensi Metrik dan Bi-Metrik Graf Dumbbel
Dimensi metrik pertama kali diperkenalkan oleh Harary dan Melter pada
tahun 1976 dalam artikel yang berjudul ”On the Metric Dimension of Graph”.
Dalam artikel tersebut dibahas tentang himpunan pembeda. Misalkan adalah
graf dengan himpunan titik () dan himpunan sisi (), jarak antara titik dan
di yaitu panjang lintasan terpendek dari ke . Jika representasi titik dan
di berbeda maka disebut dengan himpunan pembeda . Kajian tentang dimensi
metrik memunculkan suatu gagasan baru yaitu dimensi bi-metrik. Dimensi bimetrik diperkenalkan oleh Raghavendra, Sooryanarayana, dan Chandru Hegde
pada tahun 2014 dalam artikel yang berjudul “Bi-Metric Dimension of Graphs”.
Perbedaan dimensi metrik dan bi-metrik terletak pada penentuan representasi setiap
titik pada graf . Dimensi metrik merepresentasikan setiap titiknya berupa jarak,
sedangkan dimensi bi-metrik merepresentasikan setiap titiknya berupa pasangan
terurut jarak dan detour. Detour merupakan panjang lintasan terpanjang dari ke
di .
Penelitian ini membahas tentang dimensi metrik dan bi-metrik graf dumbbell.
Graf dumbbell adalah graf yang dibentuk dari 2 graf cycle dan yang
dihubungkan oleh suatu graf lintasan , dengan titik-titik ujung dari graf lintasan
adalah salah satu titik dari masing-masing graf cycle (Wang et al, 2010). Graf
dumbbell dinotasikan dengan ,,, dengan , ≥ 3 menyatakan banyaknya titik
pada kedua graf cycle dan ≥ 2 menyatakan banyaknya titik pada graf lintasan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendeteksian pola dan
metode deduktif aksiomatik. Penentuan dimensi metrik dan bi-metrik diawali
dengan menotasikan setiap titik pada graf dumbbell, memilih himpunan pembeda
dengan ⊆ (,,), lalu merepresentasikan setiap titik pada graf dumbbell
terhadap , apabila representasi setiap titik berbeda, maka diperoleh himpunan
pembeda, tetapi jika terdapat representasi titik yang sama maka dilakukan
pemilihan himpunan pembeda yang lain. Kardinalitas minimum dari himpunan
pembeda merupakan dimensi metrik dan bi-metrik pada graf dumbbell.
Pada penelitian ini, diperoleh dimensi metrik pada graf dumbbell ,, = 2,
dimensi metrik pada graf dumbbell 2,, = 2 untuk dan ganjil dan dimensi
metrik pada graf dumbbell 2,, = 3 untuk dan genap. Sedangkan dimensi
bi-metrik pada graf dumbbell ,, = 2, dimensi bi-metrik pada graf dumbbell
2,, = 2 untuk dan ganjil dan dimensi bi-metrik pada graf dumbbell 2,,
= 3 untuk dan genap. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai dimensi metrik
pada graf dumbbell sama dengan nilai dimensi bi-metriknya
APLIKASI MIGRASI DATABASE DAN REPLIKASI BI-DIRECTIONAL
Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merancang suatu konfigurasi migrasi dan replikasi pada
suatu perusahaan menggunakan metode studi kepustakaan dan survei langsung di perusahaan; analisis pada
sistem hangar, proses migrasi dan replikasi serta masalah yang ada; dan perancangan prototipe untuk proses
migrasi dengan implementasi Oracle SQL Developer dan proses replikasi dengan implementasi Oracle
GoldenGate. Hasil penelitian berupa prototipe untuk konfigurasi proses migrasi dan replikasi menggunakan
Oracle Golden Gate yang dapat menghasilkan dua set data identik untuk keperluan backup dan recovery.
Dirancang pula tool sederhana untuk membantu proses replikasi aktif-aktif maupun aktif-pasif. Proses migrasi
dari database MySQL ke database Oracle menggunakan Oracle GoldenGate belum dapat dilakukan karena
Oracle GoldenGate masih memiliki bug yang berhubungan dengan binary log sehingga dilakukan migrasi
database dengan menggunakan Oracle SQL Developer. Namun, replikasi bi-directional antar database Oracle
menggunakan Oracle GoldenGate dapat menjamin ketersediaan data dan mengurangi beban kerja dari primary
database
Pengaruh Inflasi Dan Bi Rate Terhadap Perubahan Laba Operasional Pada Bank Syariah
This study was conducted to find out the effect of inflation and the BI Rate on the operating profit of Islamic banks for the period 2017 2019. This research is sourced from the financial statements of Islamic banks and Islamic banking statistics through the official website. The analysis technique used includes multiple linear regression. Using SPSS 24 data processing tool. The results of this study indicate that partially inflation has a positive and significant effect on operating profit and the BI Rate partially has a positive and significant effect on operating profit. Simultaneously, Inflation and BI Rate affect the Operating Profit of Islamic Banks
Pengaruh kurs dan BI rate terhadap cadangan devisa Indonesia
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis: 1) perkembangan kurs, BI Rate dan cadangan devisa Indonesia; 2) pengaruh kurs dan BI Rate terhadap cadangan devisa Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder periode Januari 2009 – Desember 2014. Analisis menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Hasil analisis menemukan bahwa: 1) perkembangan rata-rata kurs tengah rupiah terhadap dollar Amerika sebesar 2,35 persen perbulan, sedangkan perkembangan BI rate rata-rata sebesar 3,65 persen perbulannya, dan perkembangan cadangan devisa di Indonesia rata-rata sebesar 10,39 persen perbulan; 2) BI rate berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa di Indonesia sedangkan kurs tengah rupiah tidak memiliki pengaruh yang signifikan Kata kunci : Kurs, Suku Bunga, Cadangan Devisa REFERENCES Amir, M.S. 2003. Seluk Beluk dan Teknik Perdagangan Luar Negeri Seri Umum No.2. PT. Pustaka Binaman Presindo. Jakarta. Arbi, Syarif. 2003. Bank dan Lembaga Keuangan non Bank. Penerbit Djambatan, Jakarta. Ardiansyah, R. 2006. Analisis Pengaruh Neraca Pembayaran Terhadap Nilai Tukar Rupiah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor, Bogor Berlianta, Heli Charisma. 2004. Mengenal Valuta Asing. Yogyakarta : Gajah Mada University Press. Dumairy. 2004. Perekonomian Indonesia. Cetakan Kelima. Penerbit Erlangga. Jakarta. Halwani, R Hendra. 2002. Ekonomi Internasional dan Globalisasi Ekonomi. Jakarta : PT. Ghalia Indonesia. Harinowo. 2004. Pengaruh Suku Bunga, Perubahan Kurs Selama Krisis Ekonomi 1997 di Indonesia. Jakarta Hidayati dalam Harinowo. 2004. Pengaruh Suku Bunga Perubahan Kurs Selama Krisis Ekonomi 1997 di Indonesia. Juniarta, R Pinem. 2009. Analisis Pengaruh Ekspor, Impor dan Kurs terhadap Cadangan Devisa Indonesia. Medan : USU Krugman, Paul R, Obstfeld, Maurice. 2005. Ekonomi Internasional. Edisi Kelima. PT. Raja Grafindo Persada : Jakarta. Laksmono, R Didy. 2001. Suku Bunga Sebagai Salah Satu Indikator Ekspektasi Inflasi. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan. Maret. Hal. 130-137. Mankiw, Grogery. 2003. Makro Ekonomi. Jakarta : Erlangga Maria. 2011. Hubungan Kausalitas Ekspor dan Impor Terhadap Cadangan Devisa. Miskhin, Frederic S. 2008. Ekonomi, Uang, Perbankan Dan Pasar Keuangan. Jakarta: Salemba Empat Nazir, Moh. 2005. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Bogor Nopirin. 2000. Pengantar Ilmu Ekonomi Makro dan Mikro, Edisi Pertama. Balai Pustaka Fakultas Ekonomi, Yogyakarta. Suhaedi. 2000. Suku Bunga sebagai salah satu Indikator Ekspektasi Inflasi. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan. Vol. 2 No. 4 Bank Indonesia. Jakarta. Sukirno, Sadono. 2002. Pengantar Ekonomi MakroEdisi Dua. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta. Tambunan, Tulus. 2001. Transformasi Ekonomi di Indonesia. Teori dan Penemuan Empiri, Salemba Empat : Jakarta. Tan, Syamsurijal, 2004. Ekonomi Internasional. Jambi : Citra Prathama Todaro, M.P. 2000. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Penerbit Erlangga. Jakarta. Warjiyo, P. Dan D. Zulverdy. 1998. Penggunaan Suku Bunga sebagai Sasaran Operasional Kebijakan Moneter di Indonesia. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan, Vol.1 No. 1. Juli. Bank Indonesia. Hal 36-44
- …
