90 research outputs found
BENTUK TARI KEDHUK BUMI KARYA RETNO DWI WULANDARI DI SANGGAR SENI BUNDARAKA KINARYA KABUPATEN TRENGGALEK
Penelitian berjudul Bentuk Tari Kedhuk Bumi Karya Retno Dwi Wulandari di Sanggar Seni Bundaraka Kinarya Kabupaten Trenggalek, membahas dua permasalahan yaitu bentuk tari Kedhuk Bumi dan kreativitas Retno dalam penyusunan tari Kedhuk Bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tari Kedhuk Bumi yang dikupas menggunakan teori dari Slamet MD, serta kreativitas Retno Dwi Wulandari dalam penyusunan tari Kedhuk Bumi yang dikupas menggunakan teori 4P Rhodes, dikutip oleh Utami Munandar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan bentuk deskriptif analisis yaitu, dengan mendeskripsikan dan memaparkan data yang diperoleh dari observasi, wawancara dan studi pustaka, yang berkaitan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tari Kedhuk Bumi merupakan tari anak-anak kreasi baru yang disusun Retno Dwi Wulandari untuk Pekan Seni Pelajar Tingkat SD Jawa Timur tahun 2013 mewakili Kabupaten Trenggalek. Tari ini juga digunakan sebagai bahan ajar dalam pelatihan tari bagi guru TK-SMP dan pelatih sanggar se-Kabupaten Trenggalek tahun 2013. Penyusunan bentuk tari Kedhuk Bumi terilhami dari permainan anak-anak dan masyarakat pencari pasir. Kreativitas Retno Dwi Wulandari dalam tari Kedhuk Bumi dikupas dari pribadi Retno sebagai koreografer tari Kedhuk Bumi dipengaruhi oleh keluarga, pengalaman dan pendidikan, pendorong internal dan eksternal, proses kreatif, dan produk yang menjabarkan nilai-nilai kehidupan pada tari Kedhuk Bumi dan kreativitas penyajiannya oleh beberapa pihak
Pengaruh Video Edukasi Regulasi Emosi Terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Akhir Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
PENGARUH VIDEO EDUKASI REGULASI EMOSI TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA AKHIR POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA
Latifah Dwi Retno Wulandari1, Tri Prabowo2, Maryana3
1,2,3 Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Jl. Tatabumi No.3 Banyuraden, Gamping, Sleman
Email : [email protected]
ABSTRAK
Latar Belakang : Mahasiswa dituntun berprestasi semaksimal mungkin karena bagian dari ukuran keberhasilan mahasiswa.Tuntutan akademik yang signifikan, praktik lapangan, tugas perkulihan yang banyak, dan skripsi membuat stressor tersendiri bagi mahasiswa tingkat akhir, hal tersebut membuat mahasiswa akhir mengalami tingkat stres yang tinggi, jika tidak segera diatasi mengakibatkan keterlambatan kelulusan. Stres mempengaruhi tingkat kestabilan emosi, sehingga tidak dapat mengambil keputusan dengan tepat, maka penting memiliki regulasi emosi.
Tujuan Penelitian : Diketahui pengaruh video edukasi regulasi emosi terhadap tingkat stres mahasiswa akhir Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperiment dengan prepost test with control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang masing-masing kelompok ada 30 responden. Kelompok eksperimen diberikan intervensi menggunakan media video edukasi regulasi emosi dan kelompok kontrol diberikan intervensi edukasi regulasi emosi menggunakan power point. Pengambilan sampel dengan proportional random sampling. Uji yang digunakan yaitu uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney.
Hasil Penelitian : Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan hasil ada pengaruh yang signifikan dengan p = 0,000 ( p < 0,05) dan hasil analisa dengan uji Mann Whitney ada perbedaan yang bermakna dengan p = 0,000 (p < 0,05)
Kesimpulan : Ada pengaruh video edukasi regulasi emosi terhadap tingkat stres mahasiswa akhir Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Kata Kunci : Video Edukasi, Regulasi emosi, Tingkat Stres, Mahasiswa Akhi
Kajian Prevalensi Telur Nematoda Usus Manusia pada Sayuran Sawi Caisim (Brassica juncea) di Kota Malang
ABSTRAK Wulandari, Dwi Retno. 2011. Kajian Prevalensi Telur Nematoda Usus Manusia pada Sayuran Sawi Caisim (Brassica juncea) di Kota Malang. Skripsi, Jurusan BIologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Sofia Ery Rahayu, S.Pd, M.Si, (2) Drs. Masjhudi, M.Pd. Kata kunci: Telur cacing, Nematoda Usus Manusia, Sayuran Sawi Caisim (Brassica juncea) Sawi caisim merupakan sayuran yang banyak dikonsumsi masyarakat sebagai campuran makanan seperti mie ayam maupun bakso. Pada beberapa pasar di kota Malang, sawi caisim yang dijual umumnya berasal dari kota Batu. Air yang digunakan untuk menyirami sayuran sawi caisim berasal dari air sungai yang kotor dan biasanya digunakan warga setempat untuk MCK (mandi, cuci dan kakus) sehingga kemungkinan sawi caisim terkontaminansi oleh telur Nematoda usus manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis telur nematoda usus manusia yang ditemukan pada sayuran sawi caisim di Kota Malang dan mengetahui prevalensi telur Nematoda usus manusia yang ditemukan pada sayuran sawi caisim di Kota Malang. Jenis penelitian merupakan deskriptif eksploratif dengan tujuan untuk mengetahui jenis dan prevalensi telur cacing Nematoda usus manusia yang ditemukan pada sayur sawi caisim di Kota Malang. Pengamatan telur cacing dilakukan di Laboratorium Zoologi Jurusan Biologi FMIPA UM pada bulan Juli sampai Agustus 2011. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan telur cacing Nematoda usus manusia pada sayuran Brassica juncea di Kota Malang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah telur cacing Nematoda dalam 100 gram sayuran sawi caisim yang diambil dari lima pasar yang meliputi pasar Dinoyo, pasar Kebalen, pasar Blimbing, pasar Kasin, dan pasar Gadang di Kota Malang. Metode dalam pembuatan sediaan telur cacing parasit usus manusia yang digunakan dirujuk dari buku Penuntun Laboratorium Parasitologi Kedokteran (Hadidjaja, 1990), yaitu mencuci sayuran sawi caisim menggunakan larutan NaOH 0,25% kemudian mengendapkan larutan hasil cuciannya. Selanjutnnya mensentrifuge larutan tersebut kemudian sedimen diamati dibawah mikroskop. Data yang diambil berupa ciri morfologi yang meliputi panjang, diameter, warna, dan kondisi telur cacing Nematoda usus manusia serta jumlah telur cacing nematode usus manusia. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Penentuan jenis telur Nematoda usus manusia merujuk buku Atlas Helminthologi Kedokteran (Jeffrey dan Leach, 1983). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis telur Nematoda usus manusia yang ditemukan pada sayuran sawi caisim di Kota Malang meliputi Ascaris lumbricoides, Enterobius vermicularis dan telur cacing tambang. Prevalensi telur cacing paling tinggi pada telur Ascaris lumbricoides sebesar 96%, diikuti telur Enterobius vermicularis sebesar 3% dan telur cacing tambang sebesar 1%.
APOLOGY STRATEGIES USED IN READER’S LETTER BY COMPLAINEE ON KOMPAS DAILY CYBER-NEWS ISSUED FROM JANUARY TO SEPTEMBER 2009
ABSTRAK
Gemar sekali para peneliti dalam bidang linguistik menganalisis strategi
permintaan maaf yang berkaitan dengan perihal kesopanan namun peneliti, Ari
Nuryanto, di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, tidak menemukan
penelitian yang mendiskusikan penggunaan strategi permintaan maaf dengan
batasan komplain. Peneliti berpendapat bahwa semakin lengkap strategi
permintaan maaf yang digunakan dalam mengatasi komplain, semakin efisien dan
cepat terselesaikan komplain tersebut. Melalui skripsi ini, peneliti berikhtiar untuk
memetakan pola strategi permintaan maaf dalam mengatasi komplain dan
menganalisis jenis kalimat yang digunakan dalam ungkapan-ungkapannya.
Dengan menggunakan media Surat Pembaca pada situs web harian Kompas,
peneliti berharap skripsi ini dapat digunakan sebagai referensi untuk lebih tepat
menggunakan strategi permintaan maaf dalam menanggapi komplain. Pada
penelitian deskriptif kualitatif ini, digunakan Metode Padan Pragmatis dalam
menganalisis enam puluh startegi permintaan maaf yang sudah diperoleh. Sesuai
dengan teori Anna Trosborg, strategi-strategi tersebut diklasifikasikan
berdasarkan jenisnya. Hasil dari riset ini menunjukkan kecenderungan para
perespon tanggapan menggunakan lebih dari satu strategi dalam menyelesaikan
komplain, dengan catatan, penyelesaian komplain ini tidak selalu dengan
menggunakan kata maaf karena perespon dapat saja sedikit mengelak dari
tanggung jawabnya. Diperoleh juga bahwa kalimat yang digunakan dalam
ungkapan-ungkapan strategi permintaan maaf tidak selalu berjenis deklaratif dan
imperatif, melainkan kalimat berjenis interogatif
UKURAN DATA RETURN TERHADAP KINERJA MODEL BLACK LITTERMAN PADA SAHAM SYARIAH JAKARTA ISLAMIC INDEX
Model Black Litterman merupakan salah satu model pembentukan portofolio yang menggabungkan dua jenis informasi yaitu return ekuilibrium dari CAPM dan pandangan investor. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk melihat pengaruh data return saham yang dipilih dari 60, 120 dan 240 terhadap hasil analisis data saham syariah JII (Jakarta Islamic Index) menggunakan model Black Litterman. Tahapan dalam pembentukan portofolio menggunakan model Black Litterman yaitu dengan menghitung return data historis saham, mencari expected return CAPM, menentukan views, menghitung estimasi return Black Litterman serta pembobotannya. Untuk melihat pengaruh ukuran data return saham terhadap kinerja portofolio digunakan perhitungan indeks sharpe. Hasil analisis saham Jakarta Islamic Index (JII) dari ketiga ukuran data return saham sebesar 60,120 dan 240 terpilih empat saham yaitu AKRA, MPPA, INCO dan KLBF. Dari ketiga ukuran datareturn tersebut terpilih kinerja portofolio terbaik untuk ukuran data return saham 60 karena semakin banyak data lampau, nilai indeks sharpe dan kinerjanya tidak sebagus dengan data sedikit yang lebihupdate. Kinerja portofolio terbaik diukur dari hasil pembobotan, perhitungan indeks sharpe Black Litterman. Dengan nilai bobotnya sebesar 308% untuk AKRA, 38% untuk MPPA, 210% untuk INCO dan -458% untuk KLBF dan hasil perhitungan indeks sharpe sebesar 3,04
PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK MOZART PADA PASIEN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN DI WISMA BIMA RSJ GRHASIA
ABSTRAK
Latar belakang: Peningkatan prevalensi gangguan jiwa baik secara global maupun nasional mengalami kenaikan terutama pada Skizofrenia.Skizofrenia memiliki gejala positif dan gejala negative dan salah satu gejala positif adalah halusinansi. Halusinasi merupakan suatu gejala gangguan jiwa dimana penderita merasakan suatu stimulus yang sebenarnya tidak ada. Satu ciri khas Skizofrenia adalah halusinasi sensori pendengaran. Apabila halusinsi tidak ditangani dengan baik, maka akan terjadi perilaku yang dapat mencederai diri sendiri, orang lain dan lingkungan serta dapat memicu kekambuhan kembali, sehingga perlu adanya penanganan yang optimal agar dapat mencegah kekambuhan.
Tujuan: Melaksanakan proses asuhan keperawatan dengan fokus penerapan terapi musik klasik Mozart pada kedua pasien dengan masalah keperawatan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran di Wisma Bima RSJ Grhasia.
Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus yang dilakukan pada dua orang pasien dengan gangguan persepsi sensori halusinasi dengan pendekatan proses keperawatan yang berfokus pada penerapan terapi musik klasik Mozart di Rumah Sakit Jiwa Grhasia.
Hasil: Penerapan manajemen halusinasi dan terapi musik klasik Mozart telah dilaksanakan selama enam hari memperoleh kriteria hasil persepsi sensori membaik.
Kesimpulan: Hasil studi kasus menunjukkan bahwa penerapan terapi musik klasik Mozart dalam asuhan keperawatan mampu menurunkan tanda gejala halusinasi pada pasien dengan masalah utama gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran.
Kata kunci: Halusinasi pendengaran, Skizofrenia, Terapi musik klasik Mozar
Tax Planning terhadap Metode Pemotongan PPh Pasal 21 dan Dampaknya terhadap PPh Badan PT XYZ (Studi Kasus pada KKP Howard Consultant)
Kesimpulan
Berdasarkan uraian pada pembahasan terkait dengan dampak metode pemotongan PPh Pasal 21 Karyawan terhadap PPh Badan, maka beberapa kesimpulan yang didapat adalah :
1. Dari perhitungan PPh Pasal 21 Karyawan dengan menggunakan metode net basis didapatkan hasil sebesar Rp 57.275.000,00.
2. Dari perhitungan PPh Pasal 21 Karyawan dengan menggunakan metode gross up didapatkan hasil sebesar Rp 73.068.500,00.
3. Dalam perhitungan PPh Pasal 21 karyawan antara metode net basis dan metode gross up terdapat selisih sebesar Rp 15.793.500,00. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan penyetoran PPh Pasal 21 karyawan oleh PT XYZ sebesar selisih tersebut jika perusahaan memilih untuk menggunakan metode gross up.
4. Dalam perhitungan PPh Badan, pemberian kesejahteraan bagi karyawan berupa menanggung PPh Pasal 21 karyawan (net basis) tersebut tidak dapat dibiayakan sehingga terjadi koreksi fiskal atas biaya tersebut. Hal ini mengakibatkan biaya umum dan administrasi kecil serta laba fiskal sebelum pajak menjadi besar, sehingga pajak yang terutang sebesar Rp 205.184.673,00. Sedangkan jika menggunakan metode gross up yaitu dengan memberikan tunjangan pajak, atas biaya tersebut dapat dijadikan sebagai biaya, sehingga biaya umum dan administrasi menjadi lebih besar dan laba fiskal sebelum pajak menjadi kecil. Hal ini juga mengakibatkan pajak yang terutang lebih kecil yaitu sebesar Rp 186.917.548,00. Dengan penggunaan metode gross up terjadi penghematan PPh Badan sekitar 8,9% yaitu sebesar Rp 18.267.125,00.
Saran
Penggunaan metode gross up walaupun terjadi peningkatan penyetoran PPh Pasal 21 karyawan sebesar Rp 15.793.500,00 namun juga terdapat penghematan PPh Badan sekitar 8,9% yaitu sebesar Rp 18.267.125,00. Jika dilihat dari sisi PPh Badan yang disetor oleh perusahaan penggunaan metode gross up lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan penggunaan metode net basis, karena PPh yang disetor lebih kecil dan atas tunjangan pajak yang diberikan dapat dibebankan sebagai biaya. Namun, laba bersih setelah pajak (after tax) akan lebih besar ketika PT XYZ menggunakan metode net basis. Dari penjelasan tersebut maka sebaiknya PT XYZ tetap menggunakan metode net basis untuk pemotongan PPh Pasal 21 karyawan
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR (POC) TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) VARIETAS KALIBER DI BADAN STANDARISASI ISTRUMENTASI PERTANIAN JAWA TIMUR
Abnormalities in Haemoglobin Synthesis: Thalassemia and It’s Epidemiology
Hemoglobinopathy includes structural abnormalities and haemoglobin synthesis disorders (thalassemia), is a single gene disorder that was originally found in malaria endemic areas but nowadays can be found all over the world. The birth rate of homozygous or compound heterozygous hemoglobinopathies, including alpha and beta thalassemia is less than 2.4 per 1000 births. Sickle cell anemia is the most prevalent compared to beta major and HbE-beta thalassemia. In Southeast Asia with more than 600 million people, abnormalities in hemoglobin including thalassaemia, HbE and HbCS are the most common and highly prevalent genetic disorders. Indonesia, has several areas that are endemic to malaria, there are many cases of abnormalities in Hb including thalassemia. If the percentage of carriers is associated with the birth rate and the number of Indonesian population and based on the study, it is estimated that the number of thalassemia patients born each year around 2500 children. As the case of thalassemia is increasing from year to year, it is necessary that prevention starts with screening in individuals who have relatives known as a carrier or thalassemia patient
Kelainan pada Sintesis Hemoglobin: Thalassemia dan Epidemiologi Thalassemia
Hemoglobinopathy includes structural abnormalities and haemoglobin synthesis disorders (thalassemia), is a single gene disorder that was originally found in malaria endemic areas but nowadays can be found all over the world. The birth rate of homozygous or compound heterozygous hemoglobinopathies, including alpha and beta thalassemia is less than 2.4 per 1000 births. Sickle cell anemia is the most prevalent compared to beta major and HbE-beta thalassemia. In Southeast Asia with more than 600 million people, abnormalities in hemoglobin including thalassaemia, HbE and HbCS are the most common and highly prevalent genetic disorders. Indonesia, has several areas that are endemic to malaria, there are many cases of abnormalities in Hb including thalassemia. If the percentage of carriers is associated with the birth rate and the number of Indonesian population and based on the study, it is estimated that the number of thalassemia patients born each year around 2500 children. As the case of thalassemia is increasing from year to year, it is necessary that prevention starts with screening in individuals who have relatives known as a carrier or thalassemia patient.
- …
