1,721,091 research outputs found

    PERJUANGAN IBU DALAM NOVEL PEMERAN UTAMA HATI MAMA KARYA DEWI SAFITRI (TINJAUAN STRUKTURAL) : PERJUANGAN IBU DALAM NOVEL PEMERAN UTAMA HATI MAMA KARYA DEWI SAFITRI (TINJAUAN STRUKTURAL)

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan mengetahui perjuangan Ibu (tokoh Anggun) dalam menghadapi konflik dalam cerita novel Pemeran Utama Hati Mama karya Dewi Safitri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam novel Pemeran Utama Hati Mama karya Dewi Safitri terdapat perjuangan-perjuangan Ibu dan juga terdapat delapan episode yaitu episode perbedaan, perjalanan, percakapan, perkembangan, kekecewaan, kemarahanku, kehancuran, dan keistimewaanmu. Dalam novel Pemeran Utama Hati Mama karya Dewi Safitri terdapat perjuangan-perjuangan Ibu seperti berhenti bekerja, jauh dari suami, merawat Zikri, dan ikhlas dimadu. Dapat disimpulkan dalam novel Pemeran Utama Hati Mama karya Dewi Safitri terdapat delapan episode, satu struktur utuh, dan perjuangan-perjuangan Ibu. Kata Kunci: Perjuangan Ibu, Pemeran Utama Hati Mama, Struktural.Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan mengetahui perjuangan Ibu (tokoh Anggun) dalam menghadapi konflik dalam cerita novel Pemeran Utama Hati Mama karya Dewi Safitri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam novel Pemeran Utama Hati Mama karya Dewi Safitri terdapat perjuangan-perjuangan Ibu dan juga terdapat delapan episode yaitu episode perbedaan, perjalanan, percakapan, perkembangan, kekecewaan, kemarahanku, kehancuran, dan keistimewaanmu. Dalam novel Pemeran Utama Hati Mama karya Dewi Safitri terdapat perjuangan-perjuangan Ibu seperti berhenti bekerja, jauh dari suami, merawat Zikri, dan ikhlas dimadu. Dapat disimpulkan dalam novel Pemeran Utama Hati Mama karya Dewi Safitri terdapat delapan episode, satu struktur utuh, dan perjuangan-perjuangan Ibu

    HUBUNGAN SELF CONSCIOUSNESS DAN BODY IMAGE DENGAN SELF PRESENTATION PENGGUNA INSTAGRAM

    Full text link
    ABSTRAK HUBUNGAN SELF CONSCIOUSNESS DAN BODY IMAGE DENGAN SELF PRESENTATION PENGGUNA INSTAGRAM Oleh : Dewi Safitri Self-presentation erat kaitannya dengan bagaimana individu mempresentasikan dirinya di depan publik, ingin menunjukkan kesan yang baik di benak orang lain dan positif hal ini berkaitan dengan self conciousness atau kesadaran diri bahwa ia sadar menjadi objek sosial dan ingin dinilai baik, kemudian dengan body image atau citra tubuh yang dimilikinya dan ia presentasikan dimedia sosial Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-consciousness dan body image dengan self-presentation pengguna instagram. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah UIN Raden Intan Lampung angkatan 2019 sebanyak 289 mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini adalah 147 Mahasiswa prodi Manajemen Bisnis Syariah UIN Raden Intan Lampung angkatan 2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self-presentation (α = 0,940), skala self-consciousness (α = 0,837) dan skala body image (α = 0,828). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan skala self-presentation dengan jumlah 26 aitem, skala self-consciousness dengan jumlah 19 aitem dan skala body image dengan jumlah 16 aitem. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan software JASP 16.0 For Windows, hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel bebas dalam penelitian ini memberikan sumbangan efektif sebesar 27,6% dan 72,4 % dipengaruhi faktor diluar penelitian ini. Hipotesis dalam penelitian diterima, yaitu terdapat hubungan self-consciousness dan body image dengan self-presentation pengguna instagram. Kata Kunci: Presentasi Diri, Citra Diri, Kesadaran Diri, Sosial Media, Instagram. ABSTRACT THE RELATIONSHIP OF SELF-CONSCIOUSNESS AND BODY IMAGE WITH INSTAGRAM USERS' SELF-PRESENTATION Author : Dewi Safitri Self-presentation is closely related to how individuals present themselves in public, wanting to make a good impression on the minds of others and positively. the body image he has and he presents it on social media Instagram. This study aims to determine the relationship between self-consciousness and body image with the self-presentation of Instagram users. The population in this study were Islamic Business Management students at UIN Raden Intan Lampung class of 2019 with a total of 289 students. The sample in this research was 147 students of Islamic Business Management study program at UIN Raden Intan Lampung class of 2019. The sampling technique used non-probability sampling. The instruments used in this study were the self-presentation scale (α = 0.940), the self-consciousness scale (α = 0.837) and the body image scale (α = 0.828). The data collection technique in this study was a self-presentation scale with a total of 26 items, a self-consciousness scale with a total of 19 items and a body image scale with a total of 16 items. Based on the results of data analysis using multiple regression analysis with JASP 16.0 For Windows software, the results showed that the two independent variables in this study made an effective contribution of 27.6% and 72.4% influenced by factors outside this study. The hypothesis in this study is accepted, namely that there is a relationship between self-consciousness and body image with the self-presentation of Instagram users. Keywords: Self-presentation, Body Image, Self-consciousness, , Social Media, Instagram

    ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK MY WAY DI DESA SUKAJADI PADA MASA PANDEMI COVID-19 MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH

    Full text link
    ABSTRAK Dewi Safitri, 2021: Analisis Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Penjualan Produk May Way di Desa Sukajadi pada Masa Pandemi Covid 19 Menurut Perspektif Ekonomi Syariah Produk my way adalah produk yang mempunyai banyak jenis mulai dari produk rumah tangga, maupun kecantikan, dengan harga yang ekonomis. Dalam masa pandemi covid 19 untuk meningkatkan penjualan diperlukan adanya strategi pemasaran yang efektif agar penjualan produk my way meningkat. Sehingga tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran dalam meningkatkan penjualan produk my way di desa sukajadi pada masa pandemi covid 19 dan bagaimana tinjauan ekonomi islam terhadap strategi pemasaran dalam meningkatka penjualan produk my way pada masa pandemi covid. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 8 orang dan pengambilan sampelnya menggunaan teknik total sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pemasaran dalam meningkatkan penjualan produk my way pada masa pandemi covid 19 yang diterapkan oleh para member my way dimana mereka menerapkan marketing mix 4P dalam meningkatkan penjualan produk My Way yaitu produk (product), harga(price), tempat (place), dan promosi (promotion). Namun dimasa pandemi Covid 19 ini ada beberapa pola strategi yang berubah seperti dalam strategi harga diberikan diskon produk, dan dalam strategi promosi lebih memaksimalkan promosi online. Adapun tinjauan ekonomi Islam terhadap strategi pemasaran dalam meningkatkan penjualan produk my way yang dilakukan telah sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Baik dalam produk, harga, tempat maupun promosi. Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Penjualan, Produk My Wa

    PENGARUH PERTUMBUHAN PDRB SEKTOR PERTANIAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN, SEKTOR PERDAGANGAN BESAR DAN ECERAN: REPARASI MOBIL DAN SEPEDA MOTOR SERTA SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2011-2021

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Pertumbuhan PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan Dan Perikanan, Sektor Perdagangan Besar dan Eceran: Reparasi Mobil dan Sepeda Motor serta Sektor Industri Pengolahan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2021” ini ditulis oleh Ratna Dewi Safitri, NIM. 17402163566, Dosen Pembimbing Dedi Suselo, S.E.,M.M. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat ketimpangan di Jawa Timur yang masih tinggi, dan berbanding terbalik dengan tingkat pertumbhan perekonomiannya. Dengan tingkat pertumbuhan ekonomi seharusnya di ikuti dengan rendahnya tingkat ketimpangan. Tingginya tingkat ketimpangan salah satunya di sebabkan oleh rendahnya penyerapan tenaga kerja, sehingga meningkatkan jumlah pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga kerja, untuk mengetahui pengaruh variabel sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor terhadap penyerapan tenaga kerja, untuk mengetahui pengaruh variabel sektor industri pengolahan terhadap penyerapan tenaga kerja, dan untuk mengetahui pengaruh variabel ektor Pertanian, Kehutanan Dan Perikanan, Sektor Perdagangan Besar dan Eceran: Reparasi Mobil dan Sepeda Motor serta Sektor Industri Pengolahansecara serentak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja, serta untuk mengetahui sektor mana yang paling berpengaruh dominan terhadap penyerapan teaga kerja. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel yang digunakan dengan pendekatan data berkala (Time Series) dengan skala triwulan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2021. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang dapat diperoleh dari data publikasi BPS Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa secara parsial dan simultan variabel sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor dan sektor industri pengolahan bepengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, namun variabel sektor pertanian, kehutanan dan perikanan berpengaruh negatif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, dan variabel yang paling dominan terhadap penyerapan tenaga kerja adalah variabel industri pengolahan. Kata Kunci : Sektor Pertanian, Sektor Perdagangan Besar, Sektor Industri Pengolahan, Penyerapan Tenaga Kerj

    ANALISIS GESTURE MATEMATIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH KONTEKSTUAL DI MA SYEKH SUBAKIR NGLEGOK BLITAR TAHUN PELAJARAN 2020/2021

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Analisis Gesture Matematis Siswa dalam Memecahkan Masalah Kontekstual di MA Syekh Subakir Nglegok Blitar Tahun Ajaran 2020/2021” ini ditulis oleh Lutfiana Dewi Safitri, NIM 12204173140, Pembimbing : Beni Asyhar, S.Si., M.Pd. Kata Kunci : Gesture, Pemecahan Masalah, Kontekstual Gesture matematis adalah gerakan yang dilakukan seseorang dengan tangan dan lengan secara disengaja dan ditunjukkan pada saat berbicara mengenai konsep matematika. Gesture dapat meletakkan dasar pengetahuan baru untuk belajar dan mengajar memahami konsep matematika akan digunakan atau diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan gesture siswa dapat menjelaskan konsep lebih jelas saat dihadapkan dengan suatu masalah. Dalam memecahkan masalah gesture yang ditunjukkan siswa dangat bervariasi. Gesture menurut Mc Neill dibagi menjadi 3 jenis yaitu gesture ikonik, gesture metaporik, dan gesture deiktik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gesture ikonik, gesture metaporik, gesture deiktik siswa MA Syekh Subakir Nglegok Blitar dalam memecahkan masalah kontekstual. Sehingga dapat memberikan gambaran singkat tentang gesture matematis yang ditunjukkan oleh siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian adalah MA Syekh Subakir Nglegok Blitar. Pemilihan subjek berdasarkan pada kemampuan siswa yaitu 2 siswa berkemampuan tinggi, 2 siswa berkemampuan sedang, dan 2 siswa berkemampuan rendah. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah transkripsi, segmentasi, pengodean, pengategorisasian, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan/kerajinan, triangulasi, pemeriksaan sejawat melalui diskusi. Hasil dari penelitian ini diperoleh suatu gambaran tentang gesture yaitu (1) variasi gesture muncul sebanyak 64 terdiri dari 28 gesture ikonik, 19 gesture metaporik, dan 17 gesture deiktik (2) gesture ikonik dilakukan oleh subjek merupakan gambaran dari gerakan ikonik-simbolik (3) gesture dapat dilakukan di atas kertas, diatas meja, ataupun di udara (4) variasi gesture dapat disertai dengan ucapan maupun tanpa ucapan (5) gesture yang paling sering muncul adalah gesture ikonik yaitu sebanyak 28 gesture dari 64 gesture (6) gesture deiktik dilakukan menggunakan jari atau juga dapat menggunakan alat bantu (7) dalam proses pemecahan masalah gesture berperan sebagai fasilitator dalam berkomunikasi dengan rekan sebaya (8) gesture sebagai alat komunikasi dalam proses pemecahan masalah matematis yaitu untuk: mengkonkretkan sesuatu yang dipikirkan, menunjuk suatu objek, mengarahkan perhatian, memusatkan dan memperhatikan hal yang sedang dibicarakan, menuntun dan mengarahkan proses berpikir

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DAN KONSEP DIRI DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR PADA MAHASISWA KEPENDIDIKAN FAKULTAS EKONOMI ANGKATAN 2016

    Full text link
    ABSTRACT Ratna Dewi Safitri, 8105133169. The Correlation of Parenting, Self Concept and Self Directed Learning at Educational Student Faculty Of Economics 2016. Scripts, Jakarta: Education of Economics, Faculty of Economics, Jakarta State University, 2017. This study aims to determine whether there is a relationship between Parenting and Self Concept with Self-Directed Learning to Educational Students Faculty of Economics 2016 in State University of Jakarta. This research was conducted for 5 months starting from March 2017 until July 2017. This research use survey method with quantitative approach, population in this research is educational student of Faculty of Economics 2016, with population of student of Economics Education and Commerce Education 2016 amounted 311 people. The research sampling technique used random sample proportional with the number of samples counted 167 people. Technique of collecting data using questionnaire technique. Data analysis techniques using IBM SPSS Statistic 21 program started by looking for test requirements analysis that is technical normality test by using Komolgrov Smirnov Z method and in can X1 of 0.151, X2 of 0.178, and Y of 0.149 are all greater than significant 0.05 then Data is normally distributed. Possible searches for classical assumption assays include multicolinearity tests, and heteroscedasticity tests. From the multicolinearity test result of tolarance value of 0,506 which is bigger than 0,01 and VIF less than 10 that is 1,977, it can be concluded that there is no multicollinearity problem. Looking for heteroscedasticity test that yields significant value X1 0,720 and X2 0,699, because significant value more than 0,05 hence there is no problem of heteroscedasticity. The regression equation in can is Y = 4,573 + 0.543 X1 + 0.633 X2. Hypothesis test consist of partial correlation coefficient test of Y and X1 when X2 constant give 0,965 value, partial correlation coefficient test Y and X2 if X1 constant give 0,972. multiple test results X1, X1 with Y yields a value of 0.943. Test F in ANOVA table is known Fcount 16.024> Ftable 3.05. Test t produces tcount 7,149 from parenting> t table 1,654 and t count 20,332 from self concept> t table 1,654. Determination coefficient test obtained results of 89%, the rest of 11% influenced by other factors not examined. The conclusion of this study is there is a significant relationship between parenting and self-concept of learning independence in the students of the Faculty of Economics class of 2016 at the State University of Jakarta. Suggestion students are given guidance and training (tasks) to improve learning independence in lectures. Keywords: Parenting Patterns, Self Concept, Self-Directed Learnin

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore