1,720,972 research outputs found

    HUBUNGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KELUARGA DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK SISWA KELAS IX MTS NEGERI SURAKARTA II TAHUN PELAJARAN 2010/ 2011

    Get PDF
    Pendidikan keluarga adalah fase awal dan basis bagi pendidikan seseorang. Pendidikan agama Islam dalam keluarga sangat penting untuk menanamkan keimanan, ketauhidan, serta akhlak yang baik bagi anak. Pendidikan Aqidah Akhlak adalah pendidikan yang sangat penting diberikan kepada anak sebagai fondasi awal dalam menghadapi realita perkembangan jaman yang dari tahun ke tahun semakin berkembang. Maka dengan adanya pendidikan Aqidah Akhlak dalam keluarga dan di sekolah, anak tidak akan cepat terpengaruh dan bisa mempertimbangkan mana perilaku yang baik dan yang buruk. Keberhasilan pendidikan agama Islam bukan terletak pada pendidikan di sekolah saja, namun juga terletak pada pendidikan dalam rumah tangga, sehingga hal ini dapat berpengaruh pula pada prestasi belajar agama mereka di sekolah. MTs Negeri Surakarta II merupakan salah satu lembaga pendidikan setingkat SMP berbasis agama Islam. Berdasar latar belakang tersebut, penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut, adakah hubungan pendidikan agama Islam yang diperoleh dalam keluarga dengan prestasi belajar mata pelajaran Aqidah Akhlak pada siswa kelas IX MTs Negeri Surakarta II tahun ajaran 2010/ 2011. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan pendidikan agama Islam dalam keluarga dengan prestasi belajar Aqidah Akhlak siswa kelas IX MTs Negeri Surakarta II tahun pelajaran 2010/ 2011. Temuan hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan keilmuan tentang pentingnya pendidikan agama Islam dalam keluarga. Sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional. Metode penentuan subjek menggunakan populasi dan sampel, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX MTs Negeri Surakarta II tahun pelajaran 2010/ 2011, sebanyak 245 siswa. Sampel yang digunakan adalah 15% dari 245 siswa, yaitu 40 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang dipakai menggunakan angket, dokumentasi, observasi, dan wawancara. Teknik analisis yang dipakai menggunakan analisis statistik dengan teknik korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan agama Islam dalam keluarga dengan prestasi belajar Aqidah Akhlak siswa kelas IX MTs Negeri Surakarta II tahun pelajaran 2010/ 2011. Hal ini terbukti dari hasil analisis korelasi yang memperoleh rhitung > rtabel yaitu 0,422 > 0,304 diterima pada taraf signifikansi 5%. Nilai koefisiensi bernilai positif (0,422), hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara pendidikan agama Islam dalam keluarga dengan prestasi belajar Aqidah Akhlak bermakna positif. Artinya jika pendidikan agama dalam keluarga semakin meningkat, maka prestasi belajar Aqidah Akhlak siswa semakin meningkat pula

    Pengelolaan Dana Bos Di SD Negeri Tlogosari Wetan 02 Semarang

    Get PDF
    Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan: (1) Transparansi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah di Sekolah Dasar Negeri Tlogosari Wetan 02 Semarang; (2) Akuntabilitas pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah di Sekolah Dasar Negeri Tlogosari Wetan 02 Semarang; (3) Efisiensi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah di Sekolah Dasar Negeri Tlogosari Wetan 02 Semarang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Penelitian ini dibatasi pada Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah secara Transparan, Akuntabel, dan Efisien di Sekolah Dasar Negeri Tlogosari Wetan 02 Semarang. Data utama diperoleh dari informan seperti kepala sekolah, guru dan warga sekolah. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam, dan metode dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis model interaktif (Interactive Model of Analysis). Uji keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah derajat kepercayaan (credibility); keteralihan (transferability); ketergantungan (dependability); kepastian (confirmbility). . Hasil dari penelitian ini adalah: (1) ditekankan pada pengelolaan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, yaitu dilakukan sesuai dengan aturan yang ada dengan berpanduan pada aturan yang ada atau sesuai dengan RKA/RAPBS yang disusun sebelum tahun ajaran baru, semua siswa tidak dipungut biaya pendidikan karena kebutuhan siswa sudah dicukupi oleh dana Bantuan Operasional Sekolah tersebut, dana Bantuan Operasional Sekolah diberikan pada semua siswa Sekolah Dasar Negeri Tlogosari Wetan 02 Semarang dari kelas I sampai dengan kelas VI, sasaran program dana Bantuan Operasional Sekolah ini untuk meningkatkan mutu pendidikan siswa, penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah dilakukan dengan cara terbuka atau transparan tidak ada rahasia; (2) Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah yang harus digunakan secara bertanggungjawab dengan bukti-bukti baik tertulis maupun tidak tertulis yang berkaitan dengan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah tersebut; (3) Memprioritaskan pada pengembangan mutu pendidikan dan belajar siswa yang disesuaikan dengan pengelolaan dana yang baik dari pemerintah maupun sekolah yang bersangkutan

    Evaluasi Pelaksanaan Bimbingan dalam Praktik Keterampilan Mengajar Terhadap Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

    Get PDF
    Research aim is to understand the extent of relevance teaching matter in the studying to become with matter teaches at smk the technical expertise building.Research done to suggest course education building technique engineering faculty jakarta state university in determining teaching matter who would be taught, so teaching matter in learned on a course education building technique engineering faculty jakarta state university relevant to the matter teaches in learn in schools.The research in course education building technique engineering faculty jakarta state university. Time research on november 2017 - december 2017 .Research methodology uses the method descriptive qualitative .Technique data collection used analysis the content and direct interview . The results of the study is showed the value of relevance matter teaching lecture majors in course of study education technique building of engineering faculty jakarta state university with matter teaching in smk program expertise technique building as big as 93,33 % the subjects drawing technique, 88,89 % for the mechanics technique, 91,67 % for the construction of buildings, 100 % for the science of measuring land, to draw interiors and exterior not relevant, 42,11 % to draw the construction of buildings 1 and 2, 81,82 % for construction reinforced concrete, 84,21 % for the construction of masonry, 45,45 % for finishing building, for the implementation of wooden construction, finishing wood and technology wooden construction not relevant

    HUBUNGAN KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN DENGAN PRAKTIK BIDAN DALAM INISIASI MENYUSUI DINI PADA IBU BERSALIN DI SANGGAU KALIMANTAN BARAT

    Get PDF
    Inisiasi menyusui dini adalah membiarkan bayi untuk menyusu pada ibunya setengah jam setelah bayi lahir. Keberhasilan inisiasi menyusui dini dipengaruhi oleh banyak faktor baik yang berasal dari masyarakat sebagai penerima layanan kesehatan, lingkungan sosial budaya maupun petugas kesehatan khususnya bidan sebagai pemberi layanan kesehatan. Pengetahuan dan sikap petugas adalah faktor penentu kesiapan dalam mengelola ibu menyusui. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik, pengetahuan dan sikap bidan dalam inisiasi menyusui dini pada ibu bersalin di Sanggau Kalimantan Barat. Jenis penelitian ini adalah survey explanatory dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua bidan yang bertugas dan melakukan praktik di Sanggau sejumlah 128 orang, yang kemudian diambil sampel sebanyak 56 orang secara simple random sampling. Pengambilan data umur, tingkat pendidikan, pengetahuan, masa kerja dan sikap bidan dengan wawancara. Sedangkan data praktik diambil dengan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara Umur (x2 = 7,577;p=0,023), pendidikan (x2=6,453; p=0,011), pengetahuan (x2=14,814; p=0,001), dan sikap bidan(x2/sup>=9,171; p=0,002 dengan praktik bidan dalam inisiasi menyusui dini pada ibu bersalin. Tidak ada hubungan bermakna antara masa kerja bidan (x2= 0,768; p=0.381)dengan praktik bidan dalam inisiasi menyusui dini pada ibu bersalin. Saran bagi Dinas Kesehatan Sanggau adalah perlu adanya pelatihan bidan dalam rangka penyegaran kembali mengenai materi inisiasi menyusui dini tersebut, dengan menekankan pada materi inisiasi menyusui dini, manfaat inisiasi, kolostrum dan usaha-usaha yang harus dilakukan agar inisiasi menyusui dini dapat segera dilakukan, bagi organisasi IBI, diharapkan memberikan motovasi kepada anggotanya agar melaksanakan inisiasi menyusui dini pada setiap pasien bersalin yang ditolongnya. Bagi peneliti lain, perlu dilakukan penelitian secara mendalam pada kurikulum kebidanan dan organisasi IBI serta penelitian lebih lanjut mengenai faktor lain yang berhubngan dengan inisiasi menyusui dini. Kata Kunci: Inisiasi Menyusui Dini, bidan, Sanggau THE ASSOCIATION BETWEEN MIDWIFE'S CHARACTERISTICS, KNOWLEDGE AND ATTITUDE TO HER PRACTICE OF EARLY LACTATING INITIATION AT DELIVERING MOTHER IN SANGGAU WEST KALIMANTAN BARAT Early education initiation is permitting the infant for get milked from his/her mother immediately by half after delivered. The effecacy of early lactating initiation influenced by many factors for exmple society as receiver of health service, sosio-cultural environtment and health officers especially midwife as health sevice provider. Officer's knowledge anda attitude are determinants of readiness in managing lactating mother. The research aimed to know an association between midwite's characteristics, knowledge and attitude to her practice in early lactating initiation at delivering mother in Sanggau West Kalimantan. This way an explanatory survey research with active and practicing in Sanggau, and 56 of them teken as saples by simple random sampling tehcnique. Data intake of age, education, knowledge levels, year of service, and attitude by interview method. While data of practice obtained by observation. Data anlysis used was univariat and bivariate analysis by chi-square test. Result of research indicated that there was a significant correlation between of midwife's age (x2=7.577; p=0.023), education level (x2=6.453; p=0.011), knowledge (x2=14,814; p=0.001) and attitude (x2=9.171; p=0.002) to her practice of early lactating initiation of delivering mother. There no a correlation between of midwife's year of service (x2=0.768; p=0.381) to her practice of early lactating initiation of delivering mother. The suggestion for public Health service of Sanggau is needing to practice training of midwife's in order to reviving concerning early lactating initiation, by emphasizing of early lactating initiation definition, initiation benefit, colostrums, and the efforts which must be done in order to early lactating initiation made immediately. For the IBI of Sanggau to more give motivation to its members in order to conduting early lactating initiation for the patient. For the other researcher, it is necessary to made in-depth research in the midwifery curriculum and IBI organization and need to doing further research concerning the other related factor to early initiation. Keyword: early lactating initiation, midwife, Sangga

    Penerapan Model Make A Match dengan Media Grafis dalam Peningkatan Pembelajaran IPS tentang Perjuangan Melawan Penjajah pada Siswa Kelas V SDN 1 Pandansari Tahun Ajaran 2016/2017

    Get PDF
    Daryati. PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH DENGAN MEDIA GRAFIS DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPS TENTANG PERJUANGAN MELAWAN PENJAJAH PADA SISWA KELAS V SDN 1 PANDNASARI TAHUN AJARAN 2016/2017. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Mei 2017. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model make a match dengan media grafis; (2) meningkatkan pembelajaran IPS tentang perjuangan melawan penjajah; (3) mendeskripsikan kendala dan solusi pada penerapan model make a match dengan media grafis dalam peningkatan pembelajaran IPS tentang perjuangan melawan penjajah pada siswa kelas V SDN 1 Pandansari tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus dengan lima kali pertemuan yang meliputi empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Pandansari yang berjumlah 22 siswa. Sumber data penelitian ini yaitu siswa dan guru kelas V SDN 1 Pandansari. Teknik pengumpulan data mengggunakan teknik tes dan nontes (observasi, wawancara, dokumentasi). Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) langkah-langkah penerapan model make a match dengan media grafis, yaitu: (a) penjelasan tujuan pembelajaran dan materi yang dibantu dengan media grafis; (b) mempersiapkan kartu; (c) pembagian kelompok; (d) penjelasan aturan make a match; (e) pembagian kartu; (f) pengaktifan siswa, (g) presentasi kelompok dengan media grafis; (h) penilaian oleh kelompok penilai; dan (i) konfirmasi dan kesimpulan; (2) penerapan model make a match dengan media grafis dapat meningkatkan pembelajaran IPS tentang perjuangan melawan penjajah, terbukti adanya peningkatan persentase ketuntasan hasil belajar siswa yaitu pada siklus I = 52,38%, siklus II = 85,25%, dan siklus II = 90,00%; (3) kendala dalam penerapan model make a match dengan media grafis yaitu siswa kurang berani bertanya, guru kurang membimbing siswa ketika mencari pasangan kartu, siswa kurang memerhatikan penjelasan aturan make a match, siswa kurang percaya diri untuk memberikan tanggapan, dan siswa kurang terlibat aktif saat menyimpulkan materi. Solusi dari kendala tersebut yaitu guru memberikan motivasi dan penghargaan kepada siswa yang berani bertanya, mengarahkan guru agar lebih membimbing siswa saat mencari pasangan, guru memberikan teguran dangan mengarahkan siswa untuk memerhatikan penjelasan dari guru, guru memberikan motivasi dan penghargaan kepada siswa yang berani memberikan tanggapan, dan guru membimbing siswa saat menyimpulkan materi. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model make a match dengan media grafis dapat meningkatkan pembelajaran IPS tentang perjuangan melawan penjajah pada siswa kelas V SDN 1 Pandansari tahun ajaran 2016/2017. Kata kunci: make a match, media grafis, pembelajaran IPS ABSTRACT Daryati. THE USE OF MAKE A MATCH MODEL USING GRAPHIC MEDIA IN IMPROVING THE LEARNING OF IPS ABOUT PERJUANGAN MELAWAN PENJAJAH FOR FIFTH GRADE STUDENTS OF SDN 1 PANDANSARI IN THE ACADEMIC YEAR OF 2016/2017. Thesis, Teacher Training and Education Faculty, Sebelas Maret University of Surakarta. May, 2017. The objectives of this research are: (1) to describe the steps on the use of make a match model using graphic media; (2) to improve the learning of IPS about perjuangan melawan penjajah; (3) to describe problems and solutions on the use of make a match model using graphic media in improving the learning of IPS about perjuangan melawan penjajah for fifth grade students of SDN 1 Pandansari in the academic year of 2016/2017. This research is a collaborative Classroom Action Research (CAR) conducted within three cycles and five meetings. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection. Subjects of the research were 22 students of the fifth grade of SDN 1 Pandansari.. Sources of data were derived from students, teacher, and observer. Techniques of collecting data were learning outcomes test, observation, interview, and documentation. Validity of data in this research was analyzed using triangulation of sources and triangulation of technique. The results of this research show that: (1) the steps on the use of make a match model using graphic media, namely: (a) explaining the objectives of the learning and materials using graphic media, (b) preparing cards, (c) grouping, (d) explaining the rule of make a match, (e) distributing cards, (f) students activation, (g) group presentation using graphic media, (h) scoring by the scoring group, and (i) confirming and drawing conclusion; (2) the use of make a match model using graphic media can improve the learning of IPS about perjuangan melawan penjajah. It was proven by the increase of learning outcomes in the first cycle 52,38%, in the second cycle 85,25%, and in the third cycle 90,00%; (3) the problems encountered in the learning, namely: (a) students were afraid to ask, (b) teacher was not guiding students sufficiently during match making, (c) students did not pay attention to the rule of make a match, (d) students felt not confident to ask and answer question, and (e) students were not actively involved in the material. Solutions of these problems are: (a) teacher gives motivation and reward to students who dare to ask, (b) teacher guides students in choosing the pair mates, (c) teacher gives warning and tell students to pay attention on explanation, (d) teacher gives motivation and reward to students who dare to comment, and (e) teacher guides students when drawing conclusion. The conclusion of this research is the use of make a match model using graphic media can improve the learning of IPS about perjuangan melawan penjajah for fifth grade students of SDN 1 Pandansari in the academic year of 2016/2017. Keywords: make a match, graphic media, learning of IP

    Jamaah pengajian selapanan Dusun Ngloyo, Trimulyo, Kec. Sukorejo, Kab. Kendal: suatu tinjauan aqidah

    Get PDF
    Pengajian selapanan adalah pengajian yang diadakan dalam selang waktu 35 (tiga puluh lima) hari sekali. Dengan mendatangkan seorang Kyai yang bernama Kyai Nuruddin untuk mengisi pengajian selapanan untuk memberi materi aqidah pada masyarakat Dusun Ngloyo, dan mengajarkan bagaimana praktik aqidah yang benar, yang sesuai dengan tuntutan agama. Alasan yang pemilihan judul adalah sebagai berikut: 1) untuk mengetahui apa materi aqidah dalam pengajian selapanan, 2) untuk mengetahui bagaimana pemahaman aqidah masyarakat Dusun Ngloyo, 3) untuk mengetahui amalan aqidah anggota pengajian selapanan setelah mengikuti pengajian selapanan. Adapun pemilihan Dusun Ngloyo sebagai lokasi penelitian karena dusun ini adalah dusun penulis. Jenis penelitian yang gunakan yaitu penelitian lapangan (field research). Sumber data yang diperlukan dalam penelitian ini, ada 2 yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data pokok yang berkaitan dan diperoleh secara langsung dari obyek penelitian. Data ini adalah data yang dapat memberikan data penelitian secara langsung. Sumbernya adalah masyarakat pengajian dan pengurusnya yang ada di Dusun Ngloyo, Trimulyo, Kec. Sukorejo, Kab. Kendal. Sedangkan data sekunder adalah jenis data yang dapat dijadikan sebagai pendukung data pokok atau sumber yang dapat memberikan informasi data atau yang dapat memperkuat data pokok penelitian. Metode pengumpulan data, meliputi: a) metode observasi, yaitu pengamatan terhadap fenomena yang sedang diselidiki; metode ini digunakan untuk memperoleh data tentang situasi jama’ah pengajian selapanan di Dusun Ngloyo, Trimulyo, Kec. Sukorejo, Kab. Kendal; b) metode wawancara, yaitu mengajukan sejumlah pertanyaan secara langsung kepada responden; c) metode dokumentasi, yaitu teknik pengumpulan data (informasi) yang berwujud sumber data tertulis atau gambaran, photo yang terkait dengan masalah penelitian; d). metode angket, yaitu metode pengumpulan data dengan menggunakan pertanyaan yang telah disediakan alternatif jawaban secara tertulis. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan meliputi isi materi pengajian selapanan. Mengenai metode pengolahan data, penulis menggunakan metode kualitatif, yaitu untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subyek penelitian dengan cara mendeskripsikan dalam bentuk kata-kata. Materi aqidah dalam pengajian selapanan yang disampaikan oleh Kyai Nuruddin yaitu mengenai rukun iman yang berjumlah enam, yaitu iman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, hari kiamat, dan qada’ dan qadar. Pemahaman aqidah masyarakat Dusun Ngloyo sudah menunjukkan pemahaman aqidah yang benar, buktinya mereka sudah tidak ada lagi yang pergi ke dukun untuk meminta pertolongan, itu artinya bahwa mereka sudah menyakini bahwa hanya Allahlah yang harus dimintai pertolongan, satu-satunya Zat yang wajib disembah. Terhadap malaikat, mereka juga mengimaninya bahwa jumlah malaikat yang diciptakan oleh Allah itu banyak dengan masing-masing tugasnya, termasuk Jibril yang bertugas menyampaikan wahyu. Iman kepada kitab-kitab Allah, mereka meyakini bahwa selain al-Qur’an ada kitab-kitab lain yang diturunkan Allah kepada Nabi-Nya. Umat Islam harus mengimani isi al-Qur’an, kandungan dan mengamalkan isi al-Qur’an. Iman kepada Rasul yaitu meyakini bahwa Allah telah mengutus para rasul untuk membimbing umat manusia ke jalan yang benar serta meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah penutup para Nabi dan tidak ada Nabi sesudahnya. Iman kepada hari kiamat yaitu meyakini bahwa dunia seisinya ini akan berakhir dan pengadilan Allah benar-benar terjadi. Iman kepada qada’ dan qadar yaitu meyakini bahwa segala sesuatu telah ditentukan Allah, akan tetapi tetap ada hal-hal yang dapat diubah melalui usaha manusia. Setelah mengikuti pengajian selapanan, amalan aqidah penduduk Dusun Ngloyo sudah menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Hal ini dapat dilihat pada hal-hal seperti, kecilnya presentase masyarakat yang masih melakukan tradisi pecah telur di perempatan jalan, tidak lagi pergi ke dukun, dan tidak lagi memberi sesajen kepada danyang dusu

    PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PKN MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TORNAMENT (TGT) DENGAN MEDIA POWERPOINT PADA SISWA KELAS III SDN LIGAR MANAH CIPEUNDEUY

    Get PDF
    Rancangan  dalam  penelitian  ini  adalah  penelitian  tindakan  kelas  yang  terdiri  dari  2 siklus,  setiap  siklus  terdiri  dari  empet  tahap  yaitu  perencanaan,  pelaksanaan,  observasi  danrefleksi. Penelitian dilakukan di SDN Ligar Manah. Subjek penelitian tindakan ini adalah siswa kelas  III tahun pelajaran 2018/2019. Data hasil penelitian berupa data kualitatif dan kuantitatif yang dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan tiap siklusnya. Pada  siklus  I guru mendapat  skor  27  dengan  kriteria  baik,  dan  pada  siklus  II  guru  mendapat  skor  31  dengan kriteria  sangat  baik.  Sedangkan,  aktivitas  siswa  pada siklus I mendapat rata-rata jumlah skor 24,35 dengan kriteria baik, dan pada siklus II mendapat rata-rata jumlah skor 25,73 dengan kriteria baik. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan ditunjukkan dengan ketuntasan belajar klasikalpada siklus I sebesar 70%, dan siklus II mencapai 82,5%.Dari  data  hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa  penerapan  model  kooperatif  tipeTeam Games Tournament (TGT) dengan media PowerPoint dapat meningkatkan keterampilan guru,  aktivitas  siswa,  dan  hasil  belajar  siswa  dalam  pembelajaran  PKn  di  kelas  III  SDN Ligar Manah. Saran dari peneliti yaitu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran guru  dapat  menerapkan  model  pembelajaran  inovatif,  khususnya  model  kooperatif  tipe  Team Games Tournament (TGT) dengan media PowerPoint

    Evaluasi Pelaksanaan Pembimbingan Dosen Pembimbing Terhadap Mahasiswa PPL FT UNJ

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan bimbingan oleh dosen pembimbing PPL dalam melaksanakan bimbingannya kepada mahasiswa PPL. Penelitian dilakukan di Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta dan SMK se-Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang digunakan untuk tempat PPL mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilakukan pada semester 096 atau semester genap tahun akademik 2011/2012.          Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data diperoleh dengan pengisian angket oleh dosen pembimbing PPL dan mahasiswa PPL serta guru pamong sebagai verifikasi data. Sebagai populasi dalam penelitian ini adalah dosen-dosen Fakultas Teknik dari semua program studi kependidikan yang membimbing PPL pada semester genap 2011/2012. Sampel dalam penelitian ini adalah 21 dosen pembimbing dari  total 41 dosen pembimbing PPL. Untuk verifikasi data penulis mengambil sampel dari mahasiswa peserta PPL FT UNJ sebanyak 69 mahasiswa PPL dan guru pamong sebanyak 47 guru pamong. Semua sampel diambil secara acak (random sampling). Untuk mengetahui pelaksanaan pembimbingan PPL oleh guru pamong dilakukan analisis dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas dosen pembimbing sudah membimbing secara baik. Pembimbingan dilakukan mulai dari saat pembekalan PPL hingga pasca latihan praktik mengajar. Kehadiran dosen pembimbing masih kurang dari yang seharusnya sehingga perlu ditambah

    Edmodo as Media to Support the Plumbing Theory Courses in Vocational Education Learning

    Get PDF
    The purpose of the study was to determine the effectiveness of edmodos e-learning as supporting learning in the Plumbing Theory course in Vocational Education of Building Construction students. The research was conducted as the application of blended learning that carried out in an integrated manner at the Faculty of Engineering in 2019. The research method used the Quasy Experiment Method. Data collection techniques used were using multiple choice tests and questionnaires. The results of the research showed that Edmodo has been proven effective improve student learning outcomes of participants in the Plumbing Theory course. The post test results showed a significant increase after students were given treatment in the form of Edmodo utilization compared to the pre-test results that had not been given treatment. Edmodo has been proven to increase the learning motivation of students in the plumbing theory course. Edmodo has an advantage in its ease of access. Students participating in the Plumbing Theory courses access Edmodo with high intensity because it utilizes Edmodo in learning. The biggest obstacle experienced by students in accessing Edmodo is the internet network that does not support

    DETERMINAN SOSIAL KESEHATAN DENGAN PERILAKU PHYSICAL DISTANCING PADA MAHASISWA

    Get PDF
    COVID-19 cases in Indonesia on 22 November 2020 were 493,308 cases. Social determinants of health and behavior influence mortality and morbidity in a community. Physical-distancing is an effort to maintain a distance between one person and another to avoid transmission of the COVID-19 disease. The purpose of this study was to research about social health determinants with physical-distancing behavior during the Covid-19 Pandemic for Students. This research applied analytic observasional method with design of crosssectional, case study on students of Universitas Negeri Semarang. The sampling technique was used a probability sampling technique with a cluster sampling type with a total sample size of 235. The instrument used was a questionnaire. The results showed that gender (P=0.044, PR=1.155), knowledge level of Covid-19 (P=0.000, PR=2.508), family support (P=0.003, PR=1.710), support from community leaders (P=0.013, PR=1.311), government support (P=0.002, PR=1.854), and respondents' perceptions (P=0.000, PR=4.465) are related to physical distancing behavior. The social determinant most related to physical distancing behavior is the level of knowledge (P=0.000). The conclusion of this study is the level of knowledge is the most influential factor in physical distancing behavior in College Students of Universitas Negeri Semarang
    corecore