210 research outputs found
PERAN HUBUNGAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN CITRA PERUSAHAAN DI PT KAI DAOP 2 BANDUNG
ABSTRAK
PERAN HUBUNGAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN CITRA PERUSAHAAN DI PT KAI DAOP 2 BANDUNG
Oleh:
Intan Permatasari
Skripsi dibimbing oleh:
Dr. Budi Santoso, M.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran humas yang dapat meningkatkan citra perusahaan di PT KAI DAOP 2 Bandung. Meskipun peran humas PT KAI DAOP 2 Bandung dalam meningkatkan citra perusahaan dinilai sudah efektif, masih terdapat beberapa peran yang belum mencapai maksimalitas, khususnya peran sebagai fasilitator komunikasi yang mengalami kesulitan dalam berkoordinasi dengan publik internal, sebagaimana tercermin dari hasil audit internal tahun 2022.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Peran humas dalam meningkatkan citra perusahaan dikategorikan menjadi empat, yaitu sebagai penasihat ahli (expert prescriber), fasilitator komunikasi (communication facilitator), pemecah masalah (problem-solving facilitator), dan teknisi komunikasi (communication technician).
Hasil penelitian menghasilkan solusi untuk mengatasi permasalahan PT KAI DAOP 2 Bandung adalah dengan meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan unit-unit lain di PT KAI DAOP 2 Bandung. Analisis data IFAS dan EFAS menunjukkan bahwa faktor internal (X) memperoleh skor 0,79, sementara faktor eksternal (Y) memperoleh skor 3,42. Hasil ini didapatkan dari selisih antara kekuatan dan kelemahan (faktor internal) serta peluang dan ancaman (faktor eksternal). Sebagai rekomendasi strategi agresif, unit humas PT XYZ dapat memanfaatkan kekuatan untuk mengoptimalkan peluang yang ada (SO - Strength Opportunity). Dengan demikian, skripsi ini memberikan pemahaman mendalam tentang peran dan strategi humas yang berpotensi meningkatkan citra perusahaan PT XYZ dan memberikan rekomendasi untuk menghadapi tantangan yang dihadapi.
Kata Kunci: EFAS,IFAS,Peran Hubungan Masyarakat, SWOT.
ABSTRACT
THE ROLE OF PUBLIC RELATIONS IN IMPROVING COMPANY IMAGE AT PT KAI DAOP 2 BANDUNG
By:
Intan Permatasari
The thesis is guided by:
Dr. Budi Santoso, M.Si.
This study aims to explore the role of public relations in enhancing corporate image at PT KAI DAOP 2 Bandung. Even though the public relations role of PT KAI DAOP 2 Bandung in improving the company's image is considered effective, there are still several roles that have not reached their maximum, especially the role of a communication facilitator who has difficulty coordinating with the internal public, as reflected in the results of the 2022 internal audit.
The research was conducted using a qualitative descriptive method, and data collection techniques included interviews, observation, and documentation studies. The role of public relations in enhancing the company's image is categorized into four, namely as expert adviser (expert prescriber), communication facilitator (communication facilitator), problem solver (problem-solving facilitator), and communication technician (communication technician).
The results of the research solve to overcome this problem by increasing cooperation and coordination with other units at PT KAI DAOP 2 Bandung. IFAS and EFAS data analysis show that the internal factor (X) gets a score of 0.79, while the external factor (Y) gets a score of 3.42. These results are obtained from the difference between strengths and weaknesses (internal factors) and opportunities and threats (external factors). As an aggressive strategy recommendation, PT XYZ's public relations unit can utilize strengths to optimize existing opportunities (SO - Strength Opportunity). Thus, this thesis provides an in-depth understanding of the role and strategy of public relations that has the potential to improve PT XYZ's corporate image and provides recommendations to deal with the challenges faced.
Keywords: EFAS,IFAS,SWOT,The Role of Public Relations
Tato Sebagai Pencitraan Eksistensi Anak Muda (Dalam Iklan A Mild) Go a Head Versi Jatuh Cinta)/Dian Permatasari
Penelitian ini membahas mengenai persepsi dan citra tato pada masa sekarang yang banyak didominasi oleh kalangan anak muda yang kemudian fenomena ini sudah menjadi sebuah budaya populer yang dekat dengan anak muda. Budaya populer tato yang dekat dengan anak muda kemudian dipinjam atau diadopsi oleh banyak media massa untuk membangun konstruksi citra, salah satunya print ad A Mild Go Ahead versi ?Jatuh Cinta?. Berdasarkan hasil data yang diperoleh, kemudian penulis menganalisis pemaknaan citra tato pada anak muda dan pada print ad A Mild. Dengan demikian bias terlihat terdapat perbedaan pencitraan yang dituju oleh anak muda dan iklan A Mild, selain itu juga terdapat ikatan yang tanpa disadari secara tidak langsung saling berhubungan antara budaya tato pada anak muda dengan konstruksi citra pada print ad A Mild
ANALISA PEMANFAATAN OPERASI DASAR PENGOLAHAN CITRA
Program aplikasi pengolahan citra ini dibuat dengan bahasa pemprograman MATLAB. MATLAB adalah sebuah bahasa pemprograman dengan unjuk kerja tinggi (high-performance) untuk komputasi teknis, yang mengintegrasikan komputasi, visualisasi, dan pemprograman di dalam lingkungan yang mudah penggunaannya dalam memecahkan persoalan dengan solusi yang dinyatakan dengan notasi matematik. MATLAB memiliki fungsi – fungsi yang berhubungan dengan pengolahan citra digital.
Aplikasi pengolahan citra digital ini sangat sederhana yaitu dengan memanfaatkan fungsi – fungsi yang ada pada MATLAB. Diharapkan aplikasi ini dapat membantu pengguna dalam mengolah citra secara sederhana dan mengetahui apakah hasil citra akan lebih baik atau tidak dan ukurannya menjadi lebih kecil atau sebaliknya. Serta dapat memberikan pengetahuan kepada pengguna tentang macam – macam fungsi yang ada pada MATLAB untuk mengolah sebuah citra.
Kata kunci: Pengolahan citra, citra, Aplikasi
PENGARUH SCAFFOLDING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII MTsN 1 BLITAR TAHUN AJARAN 2017/2018 PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Scaffolding Terhadap Hasil Belajar dan Minat Belajar Matematika Siswa Kelas VII MTsN 1 Blitar Tahun ajaran 2017/2018” ini ditulis oleh Citra Intan Permatasari, NIM. 1724143059, Pembimbing Dr. Dewi Asmarani,M.Pd.
Kata Kunci: Pendekatan Scaffolding, Motivasi, danHasilBelajar.
Proses komunikasi dalam pembelajaran matematika sering terjadi penyimpangan-penyimpangan yang menyebabkan proses belajar mengajar tidak efektif. Terjadinya penyimpangan tersebut disebabkan oleh kecenderungan verbalisme, ketidaksiapan siswa, kurang minat dan kegairahan, sehingga menyebabkan siswa tidak fokus terhadap materi dan hasil belajar siswa juga akan menurun. Guru masih menggunakan metode ceramah untuk menyampaikan materi, sehingga siswa kurang kreatif dalam berpikir karena berpusat pada guru. Berdasarkan penjelasan tersebut, peneliti melakukan penelitian tentang “Pengaruh scaffolding terhadap Hasil Belajar dan Minat Belajar Matematika Kelas VII MTsN Blitar Tahun Ajaran 2017/2018”.
Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh Pendekatan scaffolding terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas Kelas VII MTsN 1 Blitar, 2) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh Pendekatan scaffolding terhadap minat belajar matematika siswa kelas Kelas VII MTsN 1 Blitar 3) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh Pendekatan scaffolding terhadap motivasi belajar dan minat belajar matematika siswa kelas Kelas VII MTsN 1 Blitar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitiannya adalah penelitian Quasi Experimental (eksperimen semu) dengan pendekatan Scaffolding. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN 1 Blitarberjumlah 320 siswa. Dalam pengambilan sampel digunakan teknik Simple Random Sampling, dengan kelas VII-III sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII-I sebagai kelompok kontrol. Teknik dan Instrumen pengumpulan data: 1) Angket; 2) Observasi; 3) Tes; 4). Dokumentasi. Instrumen penelitian berupa angket untuk mengukur minat dan tes berupa post-test untuk mengukur hasil belajar. Instrumen soal sebelum digunakan untuk menjaring data dan untuk mendapatkan data yang objektif yang terlebih dahulu dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas. Setelah data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis dengan uji MANOVA
Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Ada pengaruh Scaffolding terhadap hasil belajar matematika pada taraf signifikan dari tabel sebesar 0,057 yang berarti <0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima 2) Ada pengaruh Scaffolding terhadap minat belajar matematika pada taraf signifikan dari tabel sebesar 0,000 yang berarti <0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima (3) Ada pengaruh Scaffolding terhadap hasil belajar dan minat belajar matematika pada taraf signifikan dari tabel sebesar 0,000 yang berarti <0,05 sehingga H0 ditola
Hubungan antara Kecerdasan Emosional dengan Minat Belajar Siswa Kelas X Saat Di Kelas Pada Mata Pelajaran Seni Tari di SMA Negeri 8 Malang
ABSTRAK Permatasari, Citra Ayu. 2014. Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dengan Minat Belajar Siswa Kelas X Saat Di Kelas Pada Mata Pelajaran Seni Tari di SMA Negeri 8 Malang. Skripsi, Progam Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ida Siti Herawati, M.Pd, (II) Tri Wahyuningtyas, S.Pd, M.Si Kata kunci: Kecerdasan Emosional, Minat Belajar, Seni Tari Selama ini pendidikan di Indonesia selalu menggunakan IQ dalam setiap proses pembelajaran, namun dalam pembelajaran seni tari lebih bergantung dengan kemampuan EQ (kecerdasan emosional) siswa. Hal ini berkenaan dengan mata pelajaran seni tari yang merupakan sebuah mata pelajaran dengan membutuhkan olah rasa yang tinggi, sehingga membutuhkan sebuah kecerdasan emosional siswa untuk dapat menumbuhkan minat belajar siswa. Oleh karena itu, adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Kecerdasan Emosional secara simultan dan parsial yang terdiri atas sub variabel mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain, dan membina hubungan terhadap minat belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang kemudian hasilnya di analisis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan cara menyebar kuesioner kepada responden. Adapun hipotesis dalam penelitian ini yaitu (1) Terdapat hubungan signifikan secara simultan antara kecerdasan emosional (X) terhadap minat belajar (Y) (2) Terdapat hubungan signifikan secara parsial antara kecerdasan emosional (X) terhadap minat belajar (Y) (3) Salah satu sub variabel aspek kecerdasan emosional (X) diduga merupakan variabel dominan yang mempunyai hubungan signifikan terhadap variabel minat belajar (Y). Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik yaitu Regresi Linier Berganda. Penelitian ini menggunakan 74 orang sebagai sampel yang diambil secara acak pada siswa kelas X SMA Negeri 8 Malang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa sub variabel mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain, dan membina hubungan secara simultan memiliki hubungan positif terhadap minat belajar dilihat dari F hitung sebesar 38,061 dan nilai probabilitas yaitu 0,000 (
Pendekatan Numerik Pada Model Isotropic Diffusion dan Anisotropic Diffusion Dalam Pengolahan Citra
Beberapa citra terkadang memiliki noise (derau) yang menjadikan citra tidak jelas atau kurang bagus untuk dilihat. Persamaan isotropic dan anisotropic merupakan persamaan yang diharapkan dapat menghilangkan noise pada citra. Citra yang telah melalui proses isotropic dan anisotropic selanjutnya dibandingkan berdasarkan kategori jelas, detail dan bagus yang diperoleh dari hasil responden. Selain pengkategorian tersebut, citra akan dibandingkan dari sisi nilai PSNR-nya (Peak Signal to Noise Ratio). Dalam perbandingan isotropic dan anisotropic diperoleh untuk kategori gambar jelas dapat dilihat dari hasil pencahayaannya dengan hasil citra untuk isotropic memperoleh 9% dan anisotropic memperoleh 91%. Selanjutnya untuk kategori gambar detail dapat dilihat dari garis tepi pada hasil citra yang sudah diproses untuk isotropic memperoleh 7% dan anisotropic memperoleh 93%. Kemudian kategori gambar bagus dapat dilihat dari responden yang lebih memilih hasil citra yang menggunakan persamaan isotropic atau anisotropic yang memperoleh hasil isotropic 14% dan anisotropic 86%. Kesimpulan yang didapat bahwa persamaan anisotropic lebih unggul di ketiga kategori
CITRA TUBUH PEREMPUAN SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN KARYA SENI GRAFIS
Laporan Karya Tugas Akhir berjudul CITRA TUBUH PEREMPUAN SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN KARYA SENI GRAFIS. Penciptaan karya Tugas Akhir berjudul “Citra Tubuh Perempuan Sebagai Sumber Ide Penciptaan Karya Seni Grafis ” dilatarbelakangi dari pengalaman yang dirasakan penulis mengenai bentuk tubuh, pengalaman dan tekanan yang dirasakan penulis mengenai bentuk tubuh perempuan, yang sering kali merasa tidak puas akan bentuk tubuh, hingga kesadaran untuk menerima bentuk tubuh yang dimiliki.
Berdasarkan sumber inspirasi tersebut maka diciptakan karya untuk mengekspresikan berbagai perasaan yang dirasakan tentang bentuk tubuh perempuan. Proses penciptaan Karya Tugas Akhir ini menggunakan metode Hawkins (dalam Soedarsono, 2001:207), yang terdapat tiga tahapan, meliputi: Eksplorasi, Improvisasi, dan Pembentukan.
Konsep penciptaan karya berisi ulasan mengenai acuan teori seni sebagai ekspresi menurut Susan K. Langer serta hal apa saja yang dirasakan pada citra tubuh perempuan yang bertujuan untuk menghargai satu sama lain mengenai bentuk tubuh perempuan. Menampilkan visual tubuh perempuan dan menampilkan beberapa objek pendukung untuk mewujudkan karya yang sesuai dengan keinginan penulis. Warna hitam putih yang dihasilkan dari teknik drypoint dan menggunakan teknik laser engraving. Proses visualisasi karya melalui beberapa tahap, mulai dari tahap pemindahan sketsa manual menjadi sketsa digital, melalui proses olah digital menggunakan bantuan software Adobe Photoshop dan Corel Draw, proses pembuatan matriks menggunakan mesin laser hingga finishing.
Kata Kunci: Perempuan, Citra Tubuh, Seni Grafis
STRATEGI MEDIA RELATIONS PT. ANEKA TAMBANG (PERSERO) TBK DALAM MEMPERTAHANKAN CITRA PERUSAHAAN DI MATA MEDIA (PERIODE OKTOBER - DESEMBER 2011)
STRATEGI MEDIA RELATIONS PT. ANEKA TAMBANG (PERSERO) TBK DALAM MEMPERTAHANKAN CITRA PERUSAHAAN DI MATA MEDIA (PERIODE OKTOBER - DESEMBER 2011) - Antam, media relations, strategi, citra, medi
Pengaruh citra merek dan promosi terhadap loyalitas konsumen Go-Jek di Kecamatan Wonocolo Surabaya
Konsumen Go-Jek di Kecamatan Wonocolo Surabaya” ini merupakan hasil penelitian kuantitatif yang bertujuan menjawab pertanyaan tentang apakah citra merek berpengaruh secara parsial terhadap loyalitas konsumen Go-jek di Kecamatan Wonocolo Surabaya, apakah promosi berpengaruh secara parsial terhadap loyalitas konsumen Go-jek di Kecamatan Wonocolo Surabaya dan apakah citra merek dan promosi berpengaru secara simultan terhadap loyalitas konsumen Go-Jek di Kecamatan Wonocolo Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni penyebaran angket (kuesioner) dengan teknik penarikan sampel non probability sampling menggunakan metode quota sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Go-Jek di wilayah Kecamatan Wonocolo dengan minimal pemakaian 2 kali atau lebih dengan jumlah sampel sebanyak 150 orang.Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa citra merek dan promosi berpengaruh secara simultan terhadap loyalitas konsumen Go-Jek di Kecamatan Wonocolo Surabaya. Variabel citra merek secara parsial tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen di Kecamatan Wonocolo Surabaya sedangkan promosi merupakan variabel yang berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Go-Jek di Kecamatan Wonocolo Surabaya. Peneliti menyarankan kepada penelitian selanjutnya agar menambahkan variabel lainnya yang berhubungan dengan loyalitas konsumen. Sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai faktor apa saja yang mempengaruhi loyalitas konsumen selain citra merek dan promosi
WATERMARKING VIDEO DENGAN PENYISIPAN CITRA BERBASIS LSB MENGGUNAKAN TRANSFORMASI WAVELET DUAL-TREE COMPLEX
Teknologi telekomunikasi di era ini berkembang sangat pesat. Salah satu teknologinya
yaitu teknologi yang bisa mengubah keaslian data milik orang lain dan
penyebabnya dapat merugikan pemilik data tersebut. Untuk mengatasinya dengan
menggunakan teknik watermarking, teknik watermarking ialah teknik penyisipan
kode dan kode tersebut berupa gambar, teks, suara, video tanpa diketahui orang lain
selain pemilik data tersebut.
Di dalam tugas akhir ini, akan dibuah sebuah sistem watermarking dengan disisipkannya
Pesan Rahasia(Citra) dengan dengan metode yaitu Least Significant
Bit(LSB) dan Transformasi Wavelet Dual-Tree Complex untuk pemilihan frame
.Tahap pertama yang dilakukan yaitu akuisisi video host dan Pesan Rahasia(citra).
Citra tersebut akan ubah ke citra biner dan akan disisipkan ke dalam frame terpilih
di video host. Hasil keluaran yang didapat dari proses ini adalah Video Watermarking.
Hasil penelitian pada tugas akhir ini Video Watermarking pada aplikasi Matlab,
Nilai parameter pengujian yang didapat dari akuisisi video dengan ukuran 240p dan
480p citra yang berukuran 32x32 dan 64x64 sangat baik. Nilai MSE yang didapat
berkisar antara 0.0001 hingga 0.03 dan nilai PSNR yang didapat berkisar antara 62
hingga 86. Selain itu nilai BER yang didapat bernilai antara 0 hingga 0.4 Sedangkan
untuk serangan, yang sangat baik pada video watermarking terdapat pada serangan
Noise Gaussian blur dan serangan yang buruk terdapat pada serangan Noise Salt
and Pepper
- …
