2,789 research outputs found

    dr. Cipto Mangunkusumo

    No full text
    Buku ini memuat perjuangan dr. Cipto Mangunkusumo yang sangat berani menentang kekuasaan pemerintah kolonial waktu itu, bahkan ia rela meninggalkan pekerjaannya sebagai dokter pemerintah agar lebih bebas meneruskan perjuangannya. Namun ketika timbul wabah pes yang menyerang rakyat di daerah Malang dan tidak ada seorang dokter Eropa pun yang mau memberantasnya, Cipto menawarkan diri untuk masuk dinas pemerintah kembali dan minta ditempatkan di daerah tersebut. Dokter Cipto memang seorang nasionalis yang sejati dan politikus yang konsekuen, bahkan pemah mengatakan"1ebih baik mati dari pada melepaskan politik"

    Quaternary Ammonium Compound Disinfectant Efficacy Test on The Patients’ Environment in dr. Cipto Mangunkusumo General Hospital

    No full text
     The increasing prevalence of hospital-acquired infection continues to be a global concern until today. The purpose of this study is to determine the efficacies of Caviwipe® and 70% alcohol tissue in the prevention of hospital-acquired infection. This experimental study was conducted on 36 equipment samples in dr. Cipto Mangunkusumo Hospital during April–August 2015. A total of 144 surface samples were collected before and after the disinfection process by both the disinfectants. The sample equipment used and placed in the agar plate for a short period of time; the plates were then incubated. The colony numbers of grown bacteria and fungi were calculated. The data were numerically reported as the microbial colony count. Data were analyzed by using SPSS for Windows. Paired t-test was used for the statistical analysis. The mean colony counts before disinfection by 70% alcohol tissue and Caviwipe® were 11.75 and 17.58, respectively. Meanwhile, the average colony counts after disinfection with 70% alcohol tissue and Caviwipe® were 0.138 and 0.222, respectively. Statistical analysis showed no significant difference between the mean of the colony count before and after disinfection with both disinfectants (p>0.05). Separately, a significant difference of colony count between before and after the disinfection process for each disinfectant was seen (p<0.05). The mean reduction in the colony counts after disinfection by both disinfectants indicates that there is no significant difference (p>0.05) in the efficacies between the Caviwipe® and 70% alcohol tissue in reducing the amount of bacteria and fungi present on the surfaces of the equipment placed close to the patients in a hospital environment.   Keywords: disinfectant, environment, hospital, alcohol, Caviwipe®.     Uji Efikasi Disinfektan Quaternary Ammonium Compound Disinfectant di Lingkungan Pasien di RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo   Abstrak Peningkatan prevalensi infeksi yang didapat di rumah sakit masih menjadi perhatian hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas Caviwipe® dan tisu alkohol 70% dalam upaya pencegahan infeksi yang didapat di rumah sakit. Penelitian eksperimental ini dilakukan pada bulan April–August 2015 dengan 36 sampel peralatan di rumah sakit dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). Terdapat 144 titik pengambilan sampel permukaan lingkungan dan peralatan, sebelum dan sesudah disinfeksi dengan kedua disinfektan. Sampel diambil dengan contact agar lalu diinkubasi, kemudian dihitung jumlah koloni bakteri dan jamur yang tumbuh. Data jumlah koloni mikroba dilaporkan sebagai data numerik dan dianalisis dengan perangkat lunak SPSS untuk Windows. Analisis statistik menggunakan paired-t-test. Hitung koloni sebelum disinfeksi dengan tisu alkohol 70% dan Caviwipe® adalah 11,7 dan 17,58. Rerata jumlah koloni sesudah disinfeksi dengan tisu alkohol 70% dan Caviwipe® adalah 0,138 dan 0,222. Analisis statistik menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna antara rerata jumlah koloni sebelum dan sesudah disinfeksi dengan kedua jenis disinfektan (p>0,05). Masing-masing disinfektan menunjukkan perbedaan bermakna antara jumlah koloni sebelum dan sesudah disinfeksi (p<0,05). Penurunan rerata jumlah koloni sesudah disinfeksi antara kedua disinfektan tidak berbeda bermakna (p>0,05). Efikasi antara Caviwipe® dan tisu alkohol 70% dalam menurunkan jumlah bakteri dan jamur di lingkungan rumah sakit yang dekat dengan pasien juga tidak berbeda bermakna.   Kata kunci: disinfektan, lingkungan, rumah sakit, alkohol, Caviwipe®&nbsp

    Komposisi Tari Sesingit"

    No full text
    Komposisi Tari Sesingit" Karya: Cipto, Ujian Penyajian Tugas Akhir Jur. Tari, Pendopo ISI Surakart

    Dr. Cipto Mangunkusumo

    No full text
    Buku ini menuturkan bagaimana perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan oleh dr. Cipto Mangunkusumo dalam membela rakyatnya yang tertindas dari kolonialisme dan feodalisme. Sifat cipto yang terus terang membeberkan kesalahan pemerintah kolonial serta memperlihatkan adanya kepincangan-kepincangan dan ketidak adilan dalam masyarakat. Nampak dalam tulisan-tulisannya yang berani untuk membela bangsa dan tanah airnya. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menyebarkan nilai-nilai keteladanan dan nasionalisme yang dimiliki dr. Cipto Mangunkusumo terutama bagi para generasi muda Indonesia

    Dr. cipto mangunkusomo

    No full text
    Buku ini berisi biografi dari dr. cipto mangunkusumo.x, 116 hlm, 20,9 x 14,7 c

    Partai kekuasaan dan militerisme/ Cipto

    No full text
    xiv, 177 hal.; 21 cm

    Prospek dan tantangan partai politik/ Cipto

    No full text
    x, 144 hal.: ill.; 22 cm

    Dr. Cipto Mangunkusumo : pahlawan pergerakan nasional

    No full text
    Dengan dikebumkanya cipto berarti telah hilang seorang tokoh yang mewakili suatu fase dari perjuangan bangsa indonesia mencapai kemerdekaan tanah air.219 hlm.: ilus.; 21 cm

    Hubungan antara kualitas pelayanan frontliner RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang dengan loyalitas pasien rawat inap

    No full text
    Dewasa ini persaingan instansi yang bergerak dalam penyedia jasa kesehatan semakin meningkat, ditandai dengan adanya kemunculan instansi-instansi baru dalam ruang lingkup yang sama. Rumah Sakit Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang merupakan salah satu instansi yang bergerak di bidang penyedia jasa kesehatan. Pelayanan yang diberikan kepada konsumen berkaitan dengan peningkatan serta pemeliharaan kesehatan baik dari segi fisik maupun mental. RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto” selalu mengutamakan kualitas pelayanan yang berdasarkan dengan cinta kasih dalam melaksanakan kegiatan, sesuai dengan tagline yang dimiliki yaitu “Care with love, Quality first”. Pelanggan di RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang biasa disebut sebagai pasien yang terbagi menjadi dua yaitu pasien rawat inap dan rawat jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan antara kualitas pelayanan frontliner RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang dengan loyalitas pasien rawat inap. Metode penelitian yang dipakai adalah eksplanatori yang bertujuan untuk menguji hipotesis tentang hubungan kausal antar variable yang diteliti dari hipotesis yang dirumuskan, yaitu hubungan kualitas pelayanan frontliner RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang dengan pengaruhnya terhadap loyalitas pasien rawat inap. (Cholid Narbuko dan H. Abu Achmadi, 2003: 44). Populasi sasarannya yaitu pasien rawat inap RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang yang menempati Ruang Alpha, Delta, Gamma, Helsa, Etha, Betha, Gracia, dan Familia. Teknik sampling yang digunakan adalah tipe sampling non probability sampling dengan menggunakan teknik quota sampling. Perhitungan sample size menggunakan rumus f.lynch yang jumlahnya 34 responden. Uji kebenaran hipotesis pada penelitian ini adalah dengan tabulasi silang dimana kualitas pelayanan frontliner sebagai variable x dan loyalitas pasien rawat inap sebagai variebel y. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien rawat inap sangat loyal terhadap RS. Panti Wilasa “Dr. cipto” Semarang, hal ini ditunjukkan dengan 50% responden yang memiliki loyalitas sangat tinggi. Loyalitas yang tinggi dari pasien rawat inap juga dipengaruhi oleh kualitas pelayanan frontliner RS. Panti Wilasa “Dr. cipto” Semarang yang baik, terbukti dari persentase responden sebesar 52,94% yang menyatakan bahwa pelayanan frontliner sangat berkualitas. Berdasarkan data pada tabulasi silang diketahui bahwa pelayanan yang sangat berkualitas dari frontliner RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang akan memunculkan loyalitas yang sangat tinggi pula dari pasien rawat inap (38,24%), hal ini menunjukkan bahwa ada kecenderungan positif antara kualitas pelayanan frontliner RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang dengan loyalitas pasien rawat inap, Namun sebanyak 5,88% responden menyatakan bahwa kualitas pelayanan frontliner yang berkualitas tidak mempengaruhi loyalitas pasien rawat inap, walaupun kualitas pelayanan frontliner berkualitas, loyalitas pasien rawat inap terhadap RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang rendah. Rumah Sakit Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang harus tetap mengutamakan kualitas pelayanan yang dapat menciptakan kepuasan pelanggan dalam hal ini pasien rawat inap karena kesuksesan rumah sakit berada di tangan pasien khususnya pasien rawat inap

    PERAN BUMDes CIPTO DADI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA BANYUADEM, SRUMBUNG, MAGELANG

    No full text
    Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cipto Dadi didirikan untuk menjadi penggerak perekonomian masyarakat Desa Banyuadem yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani salak pondoh, dan pelaku usaha kecil rumahan gula jawa. Unit usaha pemasaran menjadi pilihan BUMDes Cipto Dadi di tengah kebiasaan sebagian masyarakat petani salak pondoh dan pelaku usaha rumahan gula jawa yang masih melakukan transaksi sistem ijon dengan tengkulak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan daya dukung yang diperlukan BUMDes Cipto Dadi dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Banyuadem. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BUMDes Cipto Dadi dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Banyuadem sudah sangat baik. Berdirinya BUMDes Cipto Dadi merupakan inisiasi dari masyarakat dengan unit usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. BUMDes Cipto Dadi telah memiliki jalinan kerjasama yang erat dengan beberapa instansi untuk penyelenggaraan pelatihan dan pendampingan. Kerjasama saling menguntungkan dengan masyarakat melalui unit usaha pembibitan kelapa, penjualan pupuk dan jasa internet. Daya dukung internal maupun eksternal bagi operasionalisasi BUMDes Cipto Dadi telah memadai. Penyertaan modal bagi BUMDes Cipto Dadi didukung penuh oleh Pemerintah Desa Banyuadem melalui anggaran Dana Desa
    corecore