118 research outputs found

    Studi Kasus Terhadap Interaksi Sosial Siswa Kelas Akselerasi di SMA Negeri 1 Purwosari

    No full text
    ABSTRAK   Istiqomah, Chusnul. 2012. Studi Kasus terhadap Interaksi Sosial Siswa Kelas Akselerasi di SMA Negeri 1 Purwosari. Skripsi Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: I) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd., II) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd.   Kata Kunci: Interaksi sosial, siswa, kelas akselerasi   Penelitian ini dilatarbelakangi oleh interaksi sosial siswa kelas akselerasi yang berbentuk pertentangan (conflict) di lingkungan sekolah terutama dengan siswa kelas reguler. Interaksi sosial yang terjalin kurang baik terjadi pada saat jam istirahat, class meeting, dan event-event tertentu yang diadakan oleh sekolah. Sedangkan interaksi sosial siswa kelas akselerasi dengan teman sekelasnya berbentuk kerjasama (cooperation) meskipun terdapat beberapa siswa yang kurang mampu berinteraksi dengan teman di kelasnya. Hambatan yang dihadapi siswa kelas akselerasi saat berinteraksi serta pemaknaan tentang interaksi sosial akan mempengaruhi bagaimana mereka berinteraksi dengan lingkungan sekolahnya. Fokus penelitian ini adalah bagaimana interaksi sosial siswa kelas akselerasi di lingkungan sekolah terutama dengan siswa kelas reguler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Sumber data utama adalah kata-kata dan tindakan siswa kelas akselerasi di lingkungan sekolah. Data tersebut didukung dokumen yang berkaitan dengan siswa kelas akselerasi seperti daftar nilai UTS. Selain itu, foto aktivitas siswa kelas akselerasi sangat berguna karena menghasilkan data deskriptif . Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara, observasi berpartisipasi aktif, dan triangulasi. Analisis data yang diperoleh selama satu bulan penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif melalui reduksi data, displai data, dan verifikasi data. Setelah data diperoleh dilakukan pengecekan keabsahan data dengan menggunakan perpanjangan keikutsertaan, metode triangulasi, dan ketekunan pengamatan. Subjek penelitian berada pada kelas XI akselerasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial siswa kelas akselerasi dengan siswa kelas reguler berbentuk pertentangan. Saat program akselerasi baru diselenggarakan hingga saat ini, hubungan antara kelas akselerasi dan kelas reguler tidak terjalin dengan baik. Terdapat dua faktor penghambat interaksi sosial siswa akselerasi di sekolah yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi perasaan bingung dalam menempatkan diri saat bergaul, kurang percaya diri saat bergaul, dan muncul perasaan kaget atau shock saat digolongkan sebagai siswa kelas akselerasi. Sedangkan faktor eksternal meliputi kepadatan aspek akademik berupa pemberian tugas dari guru, siswa dilabel sebagai siswa yang sombong, egois, dan bersikap semaunya sendiri, fasilitas eksklusif dan istimewa menimbulkan kesenjangan sosial. Pemaknaan siswa kelas akselerasi terhadap interaksi sosial dianggap penting namun hal ini belum dapat diwujudkan saat di sekolah karena siswa kelas akselerasi lebih nyaman untuk menarik diri dari lingkungan sekolah terutama dengan siswa kelas reguler. Berdasarkan hasil temuan penelitian tersebut, diberikan saran kepada personil sekolah terutama guru yang mengajar di kelas akselerasi serta konselor diharapkan untuk memberikan motivasi yang berkaitan dengan pentingnya interaksi sosial bagi siswa kelas akselerasi yang memiliki kepadatan aspek akademik agar tidak mengabaikan aspek sosial yang dapat merugikan siswa kelas akselerasi. Untuk penelitian yang lebih lanjut diharapkan mampu mengungkap persepsi siswa kelas akselerasi terhadap siswa kelas reguler.

    PENGARUH FAKTOR PENDIDIKAN, SOSIAL, DAN BUDAYA TERHADAP KEPUTUSAN PINJAMAN PRODUKTIF DI BMT ISTIQOMAH KARANGREJO TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Faktor Pendidikan, Sosial, Dan Budaya terhadap keputusan pinjaman produktif di BMT Istiqomah Karangrejo Tulungagung“. Penelitian ini ditulis oleh Ika Sari Putri, NIM. 17401153001, pembimbing Dr. Hj. Chusnul Chotimah, M. Ag. Saat ini banyak bermunculan berbagai lembaga keuangan sejenis yang berprinsip syariah. Diantara lembaga tersebut yang terkait langsung dengan upaya pengentasan kemiskinan adalah Baitul Maal wat Tamwil (BMT). Seperti untuk jenis produk pinjaman yang nantinya dapat berkembang dan membantu para nasabah dalam hal perekonomian. Dalam hal ini pasti setiap nasabah akan memperhatikan dan mempertimbangkan faktor penentu yang digunakan untuk mengambil keputusan pinjaman produktif di BMT Istiqomah Karangrejo Tulungagung. Oleh karena itu, memahami dan mempelajari perilaku konsumen adalah kunci keberhasilan suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) pengaruh faktor pendidikan terhadap keputusan pinjaman produktif di BMT Istiqomah Karangrejo Tulungagung (2) pengaruh faktor sosial terhadap keputusan pinjaman produktif di BMT Istiqomah Karangrejo Tulungagung (3) pengaruh budaya terhadap terhadap keputusan pinjaman produktif di BMT Istiqomah Karangrejo Tulungagung (4) pengaruh faktor pendidikan, sosial, dan budaya terhadap keputusan pinjaman produktif di BMT Istiqomah Karangrejo Tulungagung secara simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Dalam menggunakan data primer yang diperoleh dari informasi secara langsung dengan tanya jawab seputar objek penelitian, sejarah objek penelitian, dan data yang akan dijadikan penelitian dan data sekunder yang diperoleh dalam bentuk yang sudah jadi. Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data yaitu uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linier berganda, uji T, uji F, uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial (1) faktor pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pinjaman produktif di BMT Istiqomah Karangrejo Tulungagung (2) faktor sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pinjaman produktif di BMT Istiqomah Karangrejo Tulungagung (3) faktor budaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pinjaman produktif di BMT Istiqomah Karangrejo Tulungagung. Sedangkan secara simultan (4) faktor pendidikan, sosial, dan budaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pinjaman produktif di BMT Istiqomah Karangrejo Tulungagung. Kata kunci: Faktor Pendidikan, Sosial, Budaya, Keputusan Pinjama

    Istiqomah dalam Al-Qur`an (Perspektif Abu Bakar Jabir Al-Jazairi)

    No full text
    The main problem in this journal is how to interpret istiqomah in the Qur'an according to the perspective of Abu Bakar Jabir al-Jazairi. The purpose of this study is to find out the interpretation of istiqomah verses in the Qur'an based on the perspective of Abu Bakar Jabir al-Jazairi in his interpretation of Aisar at-tafasir li Kalamil 'Aliyyil Kabir. The type of research used is library research. While the data collection technique that the author uses is to collect all data regarding istiqomah in the Qur'an and then the author analyzes the verses of the Qur'an through the term istaqoma. The interpretation method used is the maudu'i method. In the management of interpretive data by Abu Bakar Jabir al-Jazairi, a character study approach, content analysis and a bil ma'tsur interpretation approach are used. This study also discusses the meaning of istiqomah according to Abu Bakar Jabir al-Jazairi and the reward for istiqomah according to Abu Bakar Jabir al-Jazairi

    PENGARUH PENGALAMAN, LATAR BELAKANG PENDIDIKAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAITUL MAAL WAT TAMWIL SAHARA TULUNGAGUNG DAN BAITUL MAAL WAT TAMWIL ISTIQOMAH TULUNGAGUNG

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul“Pengaruh Pengalaman, Latar Belakang Pendidikan Dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan Di Baitul Maal wat Tamwil Sahara Tulungagung Dan Baitul Maal wat Tamwil Istiqomah Tulungagung” ini ditulis oleh Rika Shoviatul Mahmudah, NIM 17401153004 pembimbing Dr. Hj. Chusnul Chotimah, M.Ag. Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan ekonomi di Indonesia yang semakin pesat. Perkembangan ekonomi tersebut kemudian menjadi faktor yang mendorong banyak bermunculannya lembaga keuangan syariah atau Baitul Maal wat Tamwil. Kinerja karyawan, sebagai salah satu indikator pada keberhasilan pemasaran lembaga, dapat dilihat dari berbagai macam variabel. Beberapa diantaranya adalah pengalaman karyawan, latar belakang pendidikan karyawan, serta motivasi kerja yang dimiliki oleh karyawan. Rumusan masalah penelitian sebagai berikut: 1) Apakah pengaruh pengalaman terhadap kinerja karyawan Baitul Maal wat Tamwil Sahara Tulungagung dan Baitul Maal wat Tamwil Istiqomah Tulungagung? 2) Apakah pengaruh latar belakang pendidikan terhadap kinerja karyawan Baitul Maal wat Tamwil Sahara Tulungagung dan Baitul Maal wat Tamwil Istiqomah Tulungagung? 3) Apakah pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan Baitul Maal Wat Tamwil Sahara Tulungagung? 4) Apakah pengaruh pengalaman, latar belakang pendidikan dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan Baitul Maal wat Tamwil Sahara Tulungagung dan Baitul Maal wat Tamwil Istiqomah Tulungagung ? Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pengolahan data menggunakan model SPSS 24.0. Adapun jenis penilitiannya adalah deskriptif murni atau survei verifikatif. Peneliti melakukan survei verifikasi lapangan melalui sebaran angket. Sebaran angket meliputi variabel bebas: Pengalaman (X1), Latar Belakang Pendidikan (X2), serta Motivasi Kerja (X3). Adapun variabel terikat yakni Kinerja Karyawan (Y). Hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, Variabel Pengalaman (X1) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) Baitul Maal wat Tamwil Sahara Tulungagung dan Baitul Maal wat Tamwil Istiqomah Tulungagung. Kedua, Variabel Latar belakang pendidikan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) Baitul Maal wat Tamwil Sahara Tulungagung dan Baitul Maal wat Tamwil Istiqomah Tulungagung. Ketiga, Variabel Motivasi kerja (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) Baitul Maal wat Tamwil Sahara Tulungagung dan Baitul Maal wat Tamwil Istiqomah Tulungagung. Keempat, Variabel Pengalaman (X1), Latar belakang pendidikan (X2), dan Motivasi kerja (X3) secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan (Y) Baitul Maal wat Tamwil Sahara Tulungagung dan Baitul Maal wat Tamwil Istiqomah Tulungagung. Kata Kunci: Pengalaman, latar belakang pendidikan, motivasi kerja, kinerja karyawan, dan Baitul Maal wat Tamwil(BMT)

    MANAJEMEN MADRASAH BERBASIS PESANTREN DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI MA DARUL ISTIQOMAH NGUMPUL, BALONG, PONOROGO

    Get PDF
    Education is a process which makes a person gain knowledge, balance and perfection in individual and group development. There are many institutions in Indonesia, both government and private school. Madrasah in Islamic boarding schools, for example, Madrasah Aliyah Darul Istiqomah in Ponorogo, provide freedom for students to choose live in a dormitory (Pondok Pesantren) or at home but still participate in the same learning activities in the same building. The concept of boarding school is one of the attractions for the community in general because they can choose to entrust their children to be cared for at the Islamic boarding school or choose to take care of their own children at home. The author examines starting from pesantren-based on madrasah management and student achievement comparisons. Therefore, the author is interested in looking further related to pesantren-based madrasah management, madrasah oversight and comparison of learning achievement between students who are in the dormitory and students who are not in the dormitory, because of course the portion of learning and student achievement obtained will be different. Therefore, this study is to analyze more deeply how the management and oversight of Islamic boarding schools-based on madrasah in improving student achievement at Darul Istiqomah Islamic Boarding School. This research is a qualitative research. A qualitative research method is method used to obtain in-depth data. Sources of data in this study include documents and resource persons, namely the caregivers of Darul Istiqomah Islamic Boarding School, Madrasah Principals, Teachers and several MA students. Data collection techniques are carried out by observation, documentation, and interviews. The data analysis technique is conducted by reducing the data that has been obtained in the field, the process of reducing data is the interview transcript, coding and grouping. After grouping, the next step is to look for comparisons and contrasting from respondents' answers. The results of this study explains: first, to determine the management of pesantren-based madrasahs implemented in MA Darul Istiqomah, including: curriculum management, student management and infrastructure management. Second, there is cooperation between Madrasahs and Pesantren which have the same goal. This is what makes the Islamic Boarding School Based Madrasah Management implemented at Madrasah Aliyah Darul Istiqomah can be able to improve student achievement, both those who live in dormitories (mukim students) and those who does not live in dormitories (non mukim). The three supporting factors are one of the supporting facilities (facilities and infrastructure) and the inhibiting factor is the absence of mushrif / musrifah (dormitory companion), even though with the existence of musyrif and musyrifah, the main problem is to maintain the continuity of the teaching and learning process to be more effective and conducive

    Pesan dakwah tentang istiqomah pada akun Instagram @xkwavers : analisis semiotika model Roland Barthes

    Get PDF
    INDONESIA : Media sosial semakin hari terus berkembang dan membuat manusia lebih mudah mencari juga mendapatkan informasi .Melalui media sosial, para penggunanya bisa berinteraksi, berbagi, juga bekerja sama dengan pengguna lainnya. Hal tersebut, membuat para da’i dituntut untuk bisa memberikan suasana atau warna baru ketika menyampaikan materi dakwah. Instagram, merupakan media sosial yang kini banyak diminati oleh masyarakat.Tak hanya membagikan atau mendapatkan konten hiburan, instagram juga digunakan untuk aktifitas dakwah. Seperti yang dilakukan akun instagram @xkwavers, melalui postingan gambar, quote, Hadist dan juga Qur’an yang membahas mengenai gelombang korea yang semakin berkembang di Indonesia, dimana sebagian besar tidak sesuai dengan syariat Islam. Akun @xkwavers ini muncul untuk kembali mengajak muslim kembali pada hakikatnya sebagai muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna pesan dakwah mengenai istiqomah di akun instagram @xkwavers. Dirumuskan di dalam pertanyaan bagaimana makna denotasi pesan dakwah tentang istiqomah di akun Instagram @xkwavers, bagaimana makna konotasi pesan dakwah tentang istiqomah di akun instagram @xkwavers, bagaimana makna mitos pesan dakwah tentang istiqomah di akun instagram @xkwavers. Teori yang digunakan adalah teori semiotika “two order signification” milik Roland Barthes. Kajian mengenai makna atau simbol dalam bahasa atau tanda untuk mengetahui makna denotasi atau makna sesungguhnya pada postingan, makna konotasi atau makna tersirat dalam postingan dan makna serta aspek lain dari penandaan atau mitos. Metode yang digunakan penulis adalah analisis semiotika yang berbentuk analisis data yakni dengan menentukan quote, menafsirkan quote serta menghubungkan dengan yang dianggap masyarakat bernilai dengan makna semiotika berupa makna denotasi, konotasi dan mitos yang dianggap mampu mengenali tanda dan pesan tersembunyu di balik sebuah postingan dakwah tentang istiqomah di akun instagram @xkwavers. Hasil dari penelitian, bisa disimpulkan bahwa pesan dakwah tentang istiqomah yang diunggah oleh akun @xkwavers terdapat 10 postingan pesan dakwah. Secara denotatif postingan yang terdapat pada gambar mengandung unsur gambar, tulisan kata-kata serta secara konotatif yang berkaitan dengan makna yang terdapat pada denotasi, dan secara mitos yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. ABSTRACT Khairunissa: Messages of Da'wah About Istiqomah on Instagram Account @xkwavers (Analysis of Semiotics of Roland Barthes' Model) ENGLISH : Social media is growing day by day and makes it easier for people to find and get information. Through social media, users can interact, share, and collaborate with other users. This makes the da'i required to be able to provide a new atmosphere or color when delivering da'wah material. Instagram, is a social media that is now in great demand by the public. Not only sharing or getting entertainment content, Instagram is also used for da'wah activities. As did the Instagram account @xkwavers, through posting pictures, quotes, Hadith and also the Qur'an which discusses the growing Korean wave in Indonesia, most of which are not in accordance with Islamic law. This @xkwavers account appears to re-invite Muslims to their essence as Muslims. This study aims to determine the meaning of the message of da'wah about istiqomah on the @xkwavers instagram account. Formulated in the question what is the meaning of the denotation of da'wah messages about istiqomah on the @xkwavers Instagram account, what is the meaning of the connotation of da'wah messages about istiqomah on the @xkwavers instagram account, what is the meaning of the myth of da'wah messages about istiqomah on the @xkwavers instagram account. The theory used is the semiotic theory of "two order signification" belonging to Roland Barthes. The study of the meaning or symbols in language or signs to find out the denotative meaning or the real meaning in the post, the connotative meaning or implied meaning in the post and the meaning and other aspects of the marking or myth. The method used by the author is semiotic analysis in the form of data analysis, namely by determining quotes, interpreting quotes and connecting with what society considers valuable with semiotic meanings in the form of denotation, connotation and myth meanings that are considered capable of recognizing hidden signs and messages behind a da'wah post about istiqomah. on instagram account @xkwavers. The results of the study, it can be concluded that the message of da'wah about istiqomah uploaded by the @xkwavers account contains 10 posts of da'wah messages. Denotatively, the posts contained in the image contain elements of images, written words and connotatively related to the meaning contained in the denotation, and mythically related to everyday life

    Perkembangan Kesenian Marawis di Madrasah Al-Istiqomah Tahun 2015 -2019

    Get PDF
    AbstractArt is something that comes out of human hands, both in the form of sound and work. In this study the author will discuss the history of Marawis art at Madrasa Al-Istiqomah, with the development of the Marawis era at Madrasahs developing according to the demands of the times. Marawis in Madrasas is one that still maintains Marawis art, competing with the times which have not lost the characteristics of the Marawis art itself. The method used in this study is the historical historical method which consists of heuristics, criticism, interpretation and historiography. The results of the study show that the Marawis art was originally used for Islamic celebrations and major events, now Marawis is also used in weddings, circumcisions, birthday celebrations for madrasahs, Islamic boarding schools or institutions, even in competitions in arts festivals. Keywords: Development, Art, Marawis, Madrasah Al-Istiqomah  AbstrakKesenian merupakan suatu hal yang keluar dari tangan manusia baik berupa suara maupun hasil karya. Dalam penelitian ini penulis akan membahas terkait sejarah kesenian Marawis di Madrasah Al-Istiqomah, dengan perkembangan zaman Marawis di Madrasah berkembang sesuai dengan tuntutan zaman. Marawis di Madrasah merupakan salah satu yang masih mempertahankan kesenian Marawis, bersaing dengan perkembangan zaman yang mana tidak memghilangkan ciri khas dari kesenian Marawis itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode history sejarah yang terdiri dari heuristik, kritik, interpetasidan historiografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesenian Marawis yang awalnya dipergunakan untuk syiar dan acara besar Islam, sekarang ini Marawis juga dipergunakan dalam acara nikahan, khitanan, perayaan ulang tahun madrasah, pesantren atau institusi-institusi bahkan di perlombaan dalam festival-festival kesenian. Kata kunci: Perkembangan, Kesenian, Marawis, Madrasah Al-Istiqoma

    FUNGSI MEDIA WHATSAPP SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI DAKWAH RISMA AL-ISTIQOMAH DI DESA KARANG ANYAR JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN

    No full text
    ABSTRAK Whatsapp merupakan aplikasi pesan lintas platform yang memungkinkan kita bertukar pesan tanpa biaya SMS, karena Whaatsapp menggunakan paket data internet yang sama untuk email, brosing web dan lain-lain. Dalam penelitian ini penulis menanyakan beberapa anggota Risma Al-Istiqomah tentang fungsi media Whatsapp sebagai sarana komunikasi dakwah. Dengan rumusan masalah, pesan dakwah apa saja yang disampaikan melalui media whatsapp dan bagaimana fungsi media Whatsapp sebagai media komunikasi dakwah di kalangan Risma Al-Istiqomah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fungsi media Whatsapp sebagai sarana komunikasi dakwah pada Risma Al-Istiqomah di Desa Karang Anyar Jati Agung Lampung Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumtasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualittif yakni data yang terkumpul dipilih kemudian ditafsirkan dan diambil kesimpulan. Adapun populasi dalam penelitian ini berjumlah 37 orang dengan klasifikasi 1 Ketua Risma, 1 Wakil Ketua, 1 Sekertaris Umum, 2 Bendahara, Sedangkan yang menjadi sampel pada penelitian ini berjumlah 8 orang terdiri dari 2 orang Pembina Risma, 1 Ketua Risma, 1 Wakil Ketua, 1 Bendahara, 1 Sekertaris, dan 2 orang anggota Risma. Fungsi media Whatsapp sebagai sarana komunikasi dakwah Risma Al-Istiqomah adalah untuk menambah pengetahuan tentang agama, mempermudah penyampaian pesan dakwah, menjalin tali silahturahmi, menembus ruang dan waktu, dapat dibaca kapan saja dan menjangkau semua anggota Risma. Adapun untuk mengetahui Kontent Dakwah di Group Whatsapp dalam tinjaun pesan dakwah berlangsung menggunakan tiga tinjaun pesan dakwah yaitu Akidah bagaimana pesan yang disampaikan melalui Kontent Dakwah video Islami dapat tersampaikan lalu pesan Syariah bagaimana kebiasaan yang dilakukan Rasulullah dapat kita ikuti dan diteladani setiap kebiasaan yang dilakukan oleh Rasulullah dan terakhir pesan akhlak bagaimana sikap dan tauladan Rasulullah dapat kita ikuti sebagai mad'u. Kata Kunci: WhatsApp, komunikasi dakwah, Kontent Dakwah iii ABSTRACT Whatsapp is a cross-platform messaging application that allows us to exchange messages without SMS fees, because Whaatsapp uses the same internet data plan for email, web browsing and others. In this study the author asked several members of Risma Al-Istiqomah about the function of Whatsapp media as a means of da'wah communication. With the formulation of the problem, what da'wah messages are conveyed through whatsapp media and how does Whatsapp media function as a medium of da'wah communication among Risma Al-Istiqomah. This study aims to find out how the function of Whatsapp media as a means of communication for da'wah to Risma Al-Istiqomah in Karang Anyar Village, Jati Agung, South Lampung. This research is a qualitative research, data collection techniques in this study using interviews, observation and documentation. Data analysis in this study used a qualitative descriptive technique, namely the collected data was selected and then interpreted and concluded. The population in this study amounted to 37 people with the classification of 1 Chair Risma, 1 Deputy Chair, 1 General Secretary, 2 Treasurer. 1 Treasurer, 1 Secretary, and 2 Risma members. The function of Whatsapp media as a means of communication for Risma Al-Istiqomah's da'wah is to increase knowledge about religion, facilitate the delivery of da'wah messages, establish friendship, penetrate space and time, can be read at any time and reach all members of Risma. As for knowing the Da'wah Content in the Whatsapp Group, the review of the da'wah message takes place using three reviews of the da'wah message, namely Akidah, how the message conveyed through Islamic video Da'wah Content can be conveyed, then the Sharia message, how the habits of the Prophet can be followed and imitated by every habit that was carried out by the Messenger of Allah. and finally the moral message of how the attitude and example of the Prophet can be followed as mad'u. Keywords: WhatsApp, da'wah communication, Da'wah Conten

    PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN MINAT PESERTA DIDIK MEMANFAATKAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DI MADRASAH ALIYAH PESANTREN SATU ATAP ISTIQOMAH ISLAMIAH TULANG BAWANG BARAT

    No full text
    ABSTRAK Mayoritas peserta didik kurang memiliki minat pada layanan bimbingan konseling, begitu juga peserta didik pada Madrasah Aliyah Pesantren Satu Atap Istiqomah Islamiah Tulang Bawang Barat kurang memiliki minat pada layanan bimbingan konseling yang diberikan oleh guru BK ataupun konselor. Hal ini dikarenakan peserta didik kurang familiar dengan bimbingan konseling yang diberikan oleh guru BK ataupun konselor dan stigma negatif bahwasanya guru BK merupakan polisi sekolah sehingga menimbulkan kesan takut untuk berurusan dengan hal yang berkaitan dengan BK. Hal ini merupakan suatu indikasi yang tidak baik dikarenakan peserta didik bisa memanfaatkan layanan bimbingan konseling tersebut untuk berkonsultasi terkait potensi yang dimilikinya dan kecenderungan positif lainya seperti hobi dll. Penelitian yang dilangsungkan pada MA PSA Istiqomah Islamiah Tulang Bawang Barat memiliki tujuan penelitian yakni untuk mengetahui bagaimana penerapan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi oleh guru BK, untuk meningkatkan minat peserta didik dalam memanfaatkan layanan bimbingan konseling di MA PSA Istiqomah Islamiah Tulang Bawang Barat dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi minat peserta didik dalam memanfaatkan layanan bimbingan konseling di MA PSA Istiqomah Islamiah Tulang Bawang Barat. Penelitian yanng digunakan penulis adalah penelitian dengan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research), yang pada dasarnya merupakan cara untuk menemukan secara khusus dan realitas tentang apa yang terjadi dalam ruang lingkup konsep bagaimana penerapan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi untuk meningkatkan minat peserta didik dalam memanfaatkan layanan bimbingan konseling di Madrasah Aliyah Pesantren Satu Atap Istiqomah Islamiah Tulang Bawang Barat. dalam hal ini langsung mengamati peserta didik di MA PSA Istiqomah Islamiah Tulang Bawang Barat. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa peserta didik memanfaatkan layanan bimbingan konseling dengan baik serta aktif dalam mengikuti bimbingan kelompok menggunakan teknik diskusi di kelas. Keberhasilan teknik diskusi dalam meningkatkan minat peserta didik dalam memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling dinilai cukup signifikan, hal ini dkarenakan guru bimbingan dan konseling melakukan teknik diskusi secara baik melalui berbagai macam tahapan sampai memperoleh sebuah kesimpulan. Salah satu faktor pendukung bimbingan kelompok dengan teknik diskusi ialah guru bimbingan konseling yang profesional dan melakukan teknik diskusi dengan cara yang menyenangkan, kemudian Penegak disiplin/staf kepeserta didikan menyatakan bahwa pelaksanaan program bimbingan dan konseling akan berjalan dengan baik ketika seluruh personil bimbingan mampu bekerja sama, yaitu kerjasama antara para staf, para guru studi dan guru bimbingan dan konseling untuk meningkatkan keberhasilan pelayanan bimbingan dan konseling. Kata Kunci: Bimbingan kelompok, Teknik diskusi, Minat iii ABSTRACT The majority of students lack interest in counseling guidance services, students at MA PSA Istiqomah Islamiah Tulang Bawang Barat have less interest in counseling guidance services provided by BK teachers or counselors this is because students are less familiar with counseling guidance provided by BK teachers or counselors and the negative stigma that BK teachers are school police so that it creates the impression of being afraid to deal with matters related to BK, this is a bad indication because students can take advantage of the counseling guidance service to consult regarding their potential and positive tendencies other things such as hobbies, etc., the research that will be carried out at MA PSA Istiqomah Islamiah Tulang Bawang Barat has a research objective, namely to find out how to apply group guidance with discussion techniques by BK teachers, to increase student interest. Students in utilizing counseling guidance services at Madrasah Aliyah One-Roof Islamic Boarding School Istiqomah Islamiah Tulang Bawang Barat and to find out what are the supporting and inhibiting factors that influence students' interest in using counseling guidance services at Madrasah Aliyah Pesantren One Roof Istiqomah Islamiah Tulang Bawang Barat. The research used by the author is qualitative research with the type of field research (field research) which is basically a way to find out specifically and the reality of what is happening within the scope of the concept of how to apply group guidance with discussion techniques to increase students' interest in using tutoring services. Counseling at Madrasah Aliyah One-Stop Islamic Boarding School Istiqomah Islamiah Tulang Bawang Barat. in this case, directly observing students at MA PSA Istiqomah Islamiah Tulang Bawang Barat. The results of observations and interviews showed that students used counseling guidance services well and were active in participating in group guidance using discussion techniques in class. The success of discussion techniques in increasing the interest of students in utilizing guidance and counseling services is considered quite significant, this is because the guidance and counseling teachers carry out discussion techniques well through various stages to obtain a conclusion. One of the supporting factors for group guidance with discussion techniques is a professional counseling guidance teacher and conducts discussion techniques in a fun way, then discipline enforcers/student staff state that the implementation of the guidance and counseling program will run well when all guidance personnel are able to work together, namely cooperation between staff, study teachers and guidance and counseling teachers to increase the success of guidance and counseling services. Keywords: Group guidance, discussion techniques, interest

    PERAN KEPALA MADRASAH SEBAGAI EDUCATOR DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN KARAKTER DI MA PSA ISTIQOMAH ISLAMIYAH PANARAGAN JAYA TULANG BAWANG BARAT

    Get PDF
    ABSTRAK Kepala Madrasah merupakan komponen pendidikan yang paling berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kualitas kepala madrasah akan sangat erat sekali hubungannya dengan berbagai aspek kehidupan yang ada di madrasah, salah satunya yang penting adalah mengenai peningkatan mutu pendidikan karakter yang lebih baik bagi peserta didik dan lembaga madrasah. Pendidikan karakter di MA PSA Istiqomah Islamiyah berada di lingkungan pesantren dan peserta didiknya bermukim dalam pesantren, sehingga peserta didik sudah mempunyai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari untuk menanamkan nilai-nilai karakter. Dan dilihat dari visi misi madrasah sebagai acuan kemajuan sebuah lembaga, karena visi madrasah sendiri mempunyai indikator yang membahas soal karakter peserta didik, seperti salah satunya peserta didik harus santun dalam berprilaku , ber-Imtaq dan ber karakter, yang terpenting para dewan guru harus mampu menjadi suri tauladan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran kepala madrasah sebagai educator dalam meningkatkan mutu pendidikan karakter yang ada di MA PSA Istiqomah Islamiyah Panaragan Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Dimana dalam prosesnya pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi dengan sumber informasi kepala madrasah, waka kesiswaan, waka kurikulum, serta staff dewan guru. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi, penulis melakukan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian peran kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan karakter di MA PSA Istiqomah Islamiyah Panaragan Jaya Tulang Bawang Barat menunjukkan bahwa peran kepala madrasah sudah berjalan, hal tersebut terlihat dari kepala madrasah membimbing guru untuk melakukan bimbingan menyusun silabus, RPP berkarakter, musyawarah setiap sebulan sekali, sehingga proses pembelajaran yang tenaga pendidiknya sudah mengajar sesuai dengan bidangnya atau linear karena kepala madrasah berperan iv mengikut sertakan pelatihan guru, serta mengikuti perkembangan IPTEK pada era globalisasi saat ini untuk mengembangkan mutu pendidikan karakter seperti mengikuti bimtek, penataran dan pelatihan oleh dewan guru dan peserta didik, sehingga pendidikan karakter sudah menjadi kebiasaan peserta didik disetiap harinya, maka nanti banyaknya minat peserta didik yang mendaftar di MA PSA Istiqomah Islamiyah yang berbasis pesantren. Kata Kunci: Peran Kepala Madrasah, Pendidikan Karakter, Madrasah v ABSTRACT The head of the Madrasah was the educational component that plays the most role in improving the quality of education. The quality of the madrasah head will very closely cover various aspects of life in the madrasah, one of which was important was improving the quality of better character education for students and madrasah institutions. Character education at MA PSA Istiqomah Islamiyah takes place in an Islamic boarding school environment and the students live in the Islamic boarding school, so that students already have the habit of instilling character values in their daily lives. And seen from the vision and mission of the madrasa as a reference for the progress of an institution, because the vision of the madrasa itself has indicators that discuss the character of students, such as students must be polite in their behavior, have good faith and character, the most important thing was that the teacher council must be able to be good role model. This research aims to find out the role of madrasa heads as educators in improving the quality of character education at MA PSA Istiqomah Islamiyah Panaragan Jaya, Tulang Bawang Tengah District, West Tulang Bawang Regency. This study uses a qualitative research method that was descriptive in nature. Where in the process of collecting interview data, observation and documentation with information sources from the head of the madrasah, deputy head of student affairs, deputy head of curriculum, and staff of the teacher council. The data analysis technique used was data reduction, data presentation, conclusion and verification, the author performs technical triangulation. Based on the results of research on the role of the madrasa head in improving the quality of character education at MA PSA Istiqomah Islamiyah Panaragan Jaya Tulang Bawang Barat, it shows that the role of the madrasa head is already running, this can be seen from the madrasa head guiding teachers to carry out guidance on compiling syllabus, character lesson plans, deliberations once a month, so that the learning process in which the teaching staff has taught was in accordance with their field or linear because the head vi master plays a role in participating in teacher training, as well as keeping up with science and technology developments in the current era of globalization to develop the quality of character education such as following technical guidance, mentoring and training by the board of teachers and students, so that character education has become a habit for students, then there will be a lot of interest from students registering at Islamic boarding school-based MA PSA Istiqomah Islamiyah. Keywords: The Role of the head of the Madrasa, Character Education, Madrasa
    corecore