1,721,239 research outputs found
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS LITERASI DIGITAL PADA SISWA SMP BUDI SETIA PASCA PANDEMI COVID-19
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses belajar siswa dengan berbasis literasi digital di SMP Budi Setia, untuk mengetahui perilaku siswa pada pembelajaran pasca pandemi covid–19. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus, teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi partisipasi pasif, wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi, teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, dan pengecekan keabsahan data dengan perpanjangan pengamatan, triangulasi sumber dan triangulasi teknik, dan diskusi dengan teman sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMP Budi Setia Medan pembelajaran berbasis literasi digital pasca pandemi covid-19 dapat dicapai dengan baik meskipun terdapat beberapa tangtangan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang telah dilakukan pembelajaran berbasis literasi digital berperan penting dalam proses pembelajaran di SMP Budi Setia
Pengaruh Model Cooperative Script Terhadap Kemampuan Menyimak Berita Siswa Kelas VIII SMP Swasta Budi Setia Sunggal
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jelas pengaruh model pembelajaran cooperative script terhadap kemampuan menyimak berita kelas VIII SMP Swasta Budi Setia Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain two group post-test only design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Swasta Budi Setia yang berjumlah 92 siswa. Penelitian sampel dengan teknik random sampling. Berdasarkan teknik tersebut diperoleh kelas VIII-B sebagai kelas kontrol terdiri dari 31 siswa dan kelas VIII-C sebagai kelas eksperimen terdiri dari 31 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes, yaitu post-test. Proses pengumpulan data dengan cara menugaskan siswa menyimak berita. Sebelum dilakukan analisis data, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas yang menunjukkan bahwa skor post-test berdistribusi normal dan homogen. Teknik analisis data adalah uji-t. hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kemampuan menyimak berita siswa kelas VIII SMP Swasta Budi Setia Sunggal dengan model Cooperative Script dan tanpa model Cooperative Script. Perbedaan tersebut ditunjukan oleh hasil uji-t yaitu = 8,11, = 2,00 maka kriteria pengujian hipotesis alternative () diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif model Cooperative Script terhadap kemampuan menyimak berita siswa kelas VIII SMP Swasta Budi Setia Sunggal Tahun Pelajaran 2018/2019
ANALISA TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI BUDI SETIA LANGOWAN KABUPATEN MINAHASA
ABSTRACT The quality of health services is classified as good if the health services provided could cause satisfaction to each patient in accordance with the level of satisfaction of the average population who are the main target of the health service. The purpose of this study was to determine the level of satisfaction of outpatients with the quality of pharmacy services at the Pharmacy Installation at Budi Setia Langowan Hospital. This research is a cross-sectional study with the study sample determined using the accidental sampling method, which is a sampling technique by taking samples randomly. Data were taken by prospective way then analyzed using statistical methods with SPSS analysis program, using bivariate analysis to test the relationship between independent variables, namely the level of outpatient satisfaction with the dependent variable namely Outpatient Service Quality (Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy) given by the hospital to outpatients. The results showed that the value of outpatient patient satisfaction was at a positive index with a value of 0.07 with a CSI value of 87.74, which was in the very satisfied range, thus stating overall of the patients receiving pharmaceutical services at the Budi Setia Langowan Pharmacy Installation, had felt very satisfied. Keywords: Analysis of the level of satisfaction of outpatients, Budi Setia Langowan. ABSTRAK Kualitas pelayanan kesehatan digolongkan baik jika pelayanan kesehatan yang diberikan dapat menimbulkan rasa puas pada setiap pasien yang sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata penduduk yang menjadi target utama dari pelayanan kesehatan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap kualitas pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Budi Setia Langowan. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dengan sampel penelitian ditetapkan menggunakan metode accidental sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dengan mengambil sampel secara bebas. Data yang diambil secara prospektif  kemudian dianalisis menggunakan metode statistik dengan program analisis SPSS, dengan menggunakan Analisis bivariat untuk melakukan uji hubungan antara variabel bebas yaitu tingkat kepuasan pasien rawat jalan dengan variabel terikat yaitu Mutu Pelayanan Rawat Jalan (Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Emphaty) yang diberikan Rumah Sakit kepada pasien tawat jalan. Hasil penelitian menunjukan nilai Ikj kepuasan pasien rawat jalan berada pada indeks positif dengan nilai 0,07 dengan nilai CSI sebesar 87,74 yang berada pada rentang sangat puas, sehingga menyatakan secara keseluruhan pasien yang menerima pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Budi Setia Langowan sudah merasa sanggat puas. Kata kunci : Analisa tingkat kepuasan pasien rawat jalan, Budi Setia Langowan
Perancangan Sistem Informasi Rumah Sakit Budi Setia Berbasis Web Dengan Framework Codeigniter
Perkembangan teknologi informasi membawa perubahan besar bagi manajemen organisasi dan instansi, tidak terkecuali rumah sakit. Sebagai sebuah instansi yang menyediakan layanan kesehatan bagi masayarakat, salah satu aspek yang perlu di tingkatkan adalah mutu pelayanan. Melalui pemanfaatan teknologi sistem informasi mampu meningkatkan mutu pelayanan dari rumah sakit dalam hal kecepatan, ketepatan, dan penyediaan informasi. Penelitian ini membahas tentang desain sistem informasi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan rumah sakit Budi Setia untuk meningkatkan sistem pengolahan data rumah sakit yang terintegrasi. Sistem informasi berbasis web pada penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan Unified Modeling Language sebagai alat bantu analisis dan perancangan sistem. Sistem informasi yang dibangaun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Code Igniter dan sistem manajemen database MySQL. Sistem informasi rumah sakit ini berpotensi untuk digunakan dalam meningkatkan kualitas layanan rumah sakit Budi Setia dalam memberikan kemudahan bagi registrasi pasien, pengolahan data rekam medis, apotek, manajemen rawat inap dan poliklinik.Â
PENINGKATAN MODEL GROUP INVESTIGATION PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS X TKJ SMK SWASTA BUDI SETIA SUNGGAL TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas X TKJ SMK Swasta Budi Setia Sunggal melalui model group investigation. Penggunaan model group investigation diharapkan mampu mempermudah siswa dalam memahami materi dan mampu menulis teks laporan hasil observasi agar keterampilan menulis meningkat. Melalui model group investigation , peningkatan dapat dilihat secara proses maupun produk. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di SMK Swasta Budi Setia Sunggal. Subjek penelitian adalah kelas X TKJ yang berjumlah 28 siswa. Hal ini dilihat dari peningkata skor rata-rata setelah diberi siklus I dengan rata-rata 74,11 dan pada akhirnya siklus II skor rata-rata menjadi 82,01. Peningkatan skor rata-rata siswa mulai siklus I hingga siklus II adalah 7,9. Secara keseluruhan pada akhir siklus II semua berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model group investigation berhasil dan mampu meningkatkan keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas X TKJ SMK Swasta Budi Setia Setia
HUBUNGAN MOTIVASI DAN KEPATUHAN PERAWAT MELAKSANAKAN HAND HYGIENE DALAM PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RS. BUDI SETIA LANGOWAN
Latar Belakang : Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang terjadi pada pasien akibat penularan penyakit di lingkungan rumah sakit. Hal ini terjadi karena kurangnya perilaku hand hygiene petugas kesehatan dalam menerapkan hand hygiene five moment sehingga berdampak pada tingginya angka kejadian infeksi nosokomial yang tentunya menurunkan kualitas pelayanan dari rumah sakit.
Tujuan : Untuk mengetahui ada atau tidak adanya hubungan motivasi dan kepatuhan perawat melaksanakan hand hygiene dalam pencegahan infeksi nosokomial di Rumah Sakit Budi Setia Langowan.
Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain
penelitian cross sectional dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang melakukan implementasi keperawatan di Rumah sakit Budi Setia Langowan yang berjumlah 73 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi.
Hasil: Uji Statistik yang digunakan adalah uji chi square, diperoleh p = 0,355 (<0,05). Artinya tidak ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan perawat melaksanakan hand hygiene.
Kesimpulan: Motivasi perawat tidak memilki hubungan dengan kepatuhan perawat
melaksanakan hand hygiene dalam pencehahan infeksi nosokomial di Rumah Sakit Budi
Setia Langowan.
Kata Kunci : Motivasi perawat, Kepatuhan perawat, Hand hygiene, Infeksi nosokomial.
Kepustakaan : 19 jurnal (tahun 2017-2022)
PENGARUH MODEL PAIR CHECK TERHADAP KEMAMPUAN MENGINDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR TEKS NARASI (CERITA FANTASI) PADA SISWA KELAS VII SMP SWASTA BUDI SETIA SUNGGAL TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pair check terhadap kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi) pada kelas VII SMP Swasta Budi Setia Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain two group post-test only design.
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Swasta Budi Setia Sunggal yang berjumlah 91 siswa. Penelitian sampel dengan teknik random sampling. Berdasarkan teknik tersebut diperoleh kelas VII-A sebagai kelas eksperimen terdiri dari 30 siswa dan kelas VII-B sebagai kelas kontrol terdiri dari 30 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes, yaitu post-test. Proses pengumpulan data dengan cara menugaskan siswa mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi).
Sebelum dilakukan analisis data, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas yang menunjukkan bahwa skor post-test berdistribusi normal dan homogen. Teknik analisis data adalah uji-t. hasil penelitian menunjukkan adanya pebedaan kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi) siswa kelas VII SMP Swasta Budi Setia Sunggal dengan model pair check dan tanpa model pair check. perbedaan tersebut ditunjukkan oleh hasil uji-t yaitu = 11,2, = 2,03 maka kriteria pengujian hipotesis penelitian ini adalah > . Hipotesis nilai ditolak dan hipotesis alternatif () diterima.hal ini membukikan bahwa terdapat pengaruh positif model pair check terhadap kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (ceriat fantasi) pada siswa kelas VII SMP Swasta Budi Setia Sunggal Tahun Pelajaran 2018/2019
PENGARUH STORYTELLING TERHADAP KECEMASAN ANAK PRASEKOLAH SAAT MENJALANI HOSPITALISASI DI RUMAH SAKIT BUDI SETIA LANGOWAN
Latar Belakang : Kecemasan erupakan suatu respon yang tidak menyenangkan terhadap individu yang mengalami sakit khuusnya anak usia prasekolah 3-6 tahun yang sedang menjalani hospitalisasi. Dampak dari kecemasan dapat membuat anak menolak proses perawatan dan pengobatan yang diberikan sehingga berpengaruh terhadap lamanya hari rawat. Untuk mengurangi dampak kecemasan anak prasekolah maka diperlukan salah satu hiburan yaitu dengan berstorytelling.
Tujuan : Mengetahui apakah ada pengaruh dari storytelling terhadap kecemasan anak usia prasekolah saat menjalani hospitalisasi di Rumah Sakit Budi Setia Langowan.
Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis pra experiment dan pendekatan one group pretest-posttest design, dengan melakukan pre test terlebih dahulu terhadap responden melakukan pengukuran tingkat kecemasan menggunakan skala HARS, kemudian diberikan perlakuan storytelling. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia prasekolah 3-6 tahun yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Budi Setia Langowan dengan jumlah 69 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Waktu penelitian dimulai bulan Maret – Juli 2022.
Hasil: Uji Statistik yang digunakan adalah wilcoxon signed rank test dengan nilai signifikansi p <0,05. Didapatkan bahwa terapi storytelling memberikan pengaruh terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah dengan nilai mean ranks pada pretest 8.90 dan menurun menjadi 0.00 pada posttest (nilai-p = 0.00).
Kesimpulan: Ada pengaruh storytelling terhadap tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah saat menjalani hospitalisasi.
Kata Kunci : Hospitalisasi, Storytelling, Anak usia prasekola
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Hiperemesis Gravidarum Di Ruangan Sta. Elisabeth RS Budi Setia Langowan
Latar Belakang : Hyperemesis gravidarum merupakan keluhan mual dan muntah hebat yang dialami ibu hamil hingga 7-10 kali dalam 24 jam, hal ini dapat mengganggu pekerjaan sehari-hari dan keadaan umum menjadi buruk. Mual muntah
ini sering terjadi pada trimester awal terutama pada ibu hamil primigravida.
Tujuan : Penulisan karya ilmiah ini agar peneliti mampu melaksanakan Asuhan
Keperawatan pada Pasien dengan Hyperemesis gravidarum di Ruangan Sta.ElisabethRS Budi Setia Langowan.
Metode : Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dalam bentuk studi kasus.
Hasil : Mual dan muntah yang muncul secara berlebihan pada kehamilan trimester awal adalah gejala yang biasanya muncul pada pasien hyperemesis gravidarum. Berdasarkan kasus Ny.L.G juga ditemui tanda dan gejala yaitu mual dan muntah yang
berlebihan sehingga menyebabkan pasien merasa lemah. Tindakan yang tepat pada penanganan tersebut ialah menghindari bau dan makanan yang merangsang muntah. Dan jika mual dan muntah masih berlanjut segera ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan lanjut.
Kata Kunci
: Asuhan keperawatan, Hyperemesis Gravidaru
Analisis Pengelolaan Obat Dan Strategi Perbaikan Dengan Metode Hanlon Di Instalasi Farmasi RSU Budi Setia Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara
Pharmaceutical installation is a part in the hospital responsible carry out the management of a drug that covers the, selection , procurement distribution and use of medicine.The problem of managing a drug can affect the availability of medicines. This study aims to analyse the efficiency of drug management in IFRSU Budi Setia Minahasa regency.
The study design was descriptive for the data that is retrospective and concurrent. Data obtained from IFRSU Budi Setia stage drug management in, analyzed the efficiency of using indicators, then compared to the standard or the results of other studies.
The results show the results not according to standards: Selection, compliance with Fornas (65,28%), procurement, allocation of available funds (14,74%), the frequency of each item procurement of drugs (6,02 times a year), and EOQ (8,16 times/year), the distribution, the medicinal value of the damaged/expired (1,16%), the stock is dead (0,6%), the use, the number of items per strip of prescription drugs (3,22 sheet). The results according to the standard are: procurement, capital funds available to the overall funds needed (100%), incomplete SP/Invoices (0 times), the number of drug items held as planned (100%), the distribution, the accuracy of the amount of drug on card stock (100%), TOR (12,28 times), the rate of drug availability (12 months), stage of use, the number of items cents ( 3,22 ) prescription drugs, prescribing generic name (90,25%), the average time spent on prescriptions of non concoction (2,8 min) compounded prescription (3,5 minutes). Priority problem handling method hanlon: (1) percentage of stock dead, (2) percentage of and medicinal value expired and or damaged, (3) the number of items cents a prescription drug, (4) conformity items a drug that is available with fornas, (5) the frequency of procurement every items drug per year, (6) allocation percentage funds procurement drug 2019.Instalasi farmasi merupakan bagian dirumah sakit yang bertanggung jawab melaksanakan pengelolaan obat yang meliputi tahap seleksi, pengadaan, distribusi dan penggunaan obat. Permasalahan pengelolaan obat dapat mempengaruhi ketersediaan obat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi pengelolaan obat di IFRSU Budi Setia Kabupaten Minahasa. Penelitian menggunakan rancangan deskriptif untuk data yang bersifat retrospektif dan concurrent. Data yang diperoleh dari tahap pengelolaan obat di IFRSU Budi Setia, dianalisis efisiensi menggunakan indikator, kemudian dibandingkan dengan standar atau hasil penelitian lain.
Hasil penelitian menunjukan hasil tidak sesuai standar: Seleksi, kesesuaian dengan Fornas (65,28%), pengadaan, alokasi dana tersedia (14,74%), frekuensi pengadaan tiap item obat (6,02 kali setahun), dan secara EOQ (8,16 kali/setahun), distribusi, nilai obat yang rusak/kadaluarsa (1,16%), stok mati (0,6%), penggunaan, jumlah item obat perlembar resep (3,22 lembar). Hasil sesuai standar yaitu: pengadaan, modal dana yang tersedia dengan keseluruhan dana yang dibutuhkan (100%), kurang lengkapnya SP/Faktur (0 kali), jumlah item obat yang diadakan dengan yang direncanakan (100%), distribusi, yaitu ketepatan jumlah obat pada kartu stok (100%), TOR (12,28 kali), tingkat ketersediaan obat (12 bulan), tahap penggunaan, jumlah item obat perlembar resep (3,22), peresepan nama generik (90,25%), rata-rata waktu yang digunakan melayani resep non racikan (2,8 menit) resep racikan (3,5 menit), obat yang dapat diserahkan (99,72%), peresepan obat antibiotik (8,46), dan obat yang dilabeli dengan lengkap (100%). Prioritas penanganan masalah dengan metode Hanlon: (1) Persentase Stok Mati, (2) Persentase dan Nilai Obat yang Kadaluarsa dan atau Rusak, (3) Jumlah Item Obat Perlembar Resep, (4) Kesesuaian Item Obat yang Tersedia dengan Fornas, (5) Frekuensi Pengadaan Tiap Item Obat Pertahun, (6) Persentase Alokasi Dana Pengadaan Obat 2019
- …
