256 research outputs found

    Perancangan Video Kreatif Yang Baik Dalam Pembuatan Iklan Digital Media Sosial Di CV. Kotakmedia Indonesia

    Full text link
    Bayu Andrian Saputro, D1314030, Perancangan Video Kreatif Yang Baik Dalam Pembuatan Iklan Digital Media Sosial Di Cv. Kotakmedia Indonesia, Tugas Akhir, Komunikasi Terapan minat Periklanan, Program Diploma III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2017, 52 halaman

    PEMETAAN PENYEBARAN BATUPASIR DENGAN INVERSI ELASTIK IMPEDANSI (EI) SEBAGAI INDIKASI KEBERADAAN RESERVOIR PADA LAPANGAN "KRES" JABUNG BLOK, SUMATERA SELATAN

    Full text link
    ABSTRAK PEMETAAN PENYEBARAN BATUPASIR DENGAN INVERSI ELASTIK IMPEDANSI (EI) SEBAGAI INDIKASI KEBERADAAN RESERVOIR PADA LAPANGAN "KRES" JABUNG BLOK, SUMATERA SELATAN Oleh : Bayu Saputro 115.070.054 Telah dilakukan penelitian penyebaran batupasir dengan menggunakan seismik inversi Elastik Impedansi di lapangan “Kres” pada Formasi Talang Akar Bawah Cekungan Sumatera Selatan, Jambi, Sumatera Selatan. Metode ini dilakukan sebagai solusi terhadap kelemahan inversi AI dalam mengkarakterisasi lapisan batupasir. Data yang digunakan di lapangan ini yaitu seismik 3D poststack dan satu buah sumur eksplorasi. Elastik Impedansi (EI) merupakan hasil perkalian densitas dengan kecepatan gelombang P dan S. Elastik Impedansi diperoleh melalui inversi angel stack dengan menggunakan wavelet yang diekstrak dari stack tersebut sehingga diperoleh sifat Elastik Impedansi. Data sumur dan data seismik angle stack dijadikan input dalam proses inversi dan data sumur sebagai kontrolnya. Hasil dari proses inversi EI berupa peta persebaran, lalu dilakukan slicing untuk mendapatkan daerah low impedance sand yang diindikasikan sebagai gas sand berdasarkan nilai impedansi. Nilai Elastik impedansi yang diindikasikan sebagai sand memiliki nilai impedansi kurang dari 5500 – 7000 (ft/s)*(g/cc). Sedangkan zona non sand memiliki nilai impedansi lebih dari 7100 (ft/s)*(g/cc). Persebaran batupesir secara horizontal dilihat dari hasil slicing dan secara vertikal dilihat dari slicing dengan sampling tiap 2 ms dari horizon top sand ke bawah. Kata Kunci : Seismik Inversi, Elastik Impedansi (EI), Seismik 3D Poststack, densitas, seismik angle stack, slicing. ABSTRACT MAPPING THE SPREAD OF SANDSTONES BY THE INVERSION OF ELASTIC IMPEDANCE ( EI ) AS AN INDICATION OF THE EXISTENCE OF RESERVOIR IN “KRES” FIELD, JABUNG BLOCK SOUTH SUMATERA By : Bayu Saputro 115.070.054 The research on the spread of sandstones has been conducted. It was performed with the seismic inversion of elastic impedance (EI) in Kres field at Lower Talang Akar Formation, Jambi, South Sumatera. This method was applied as a solution to the weaknesses of AI inversion in characterizing the layer of sandstones. Data used in this field were seismic 3D post stack and one exploration well. Elastic Impedance (EI) is the result of multiplication between density and wave velocity of P and S. Elastic Impedance (EI) was obtained through angel stack inversion by using wavelet extracted from that stack so that the nature of Elastic Impedance was obtained. The data of well and those of seismic angle stack in the process of inversion were made as control and input. The results of EI process were in the form of 3D spreading, and then slicing was performed to obtain the area of low impedance sand having indication as gas sand based on the score of impedance. The value of elastic impedance indicated as sand has impedance value 5500 – 7000 (ft/s) * (g/cc). While the zone of non-sand has impedance value more than 7000 (ft/s) * (g/cc). The horizontal spreads of sandstones were viewed from slicing results and the vertical was seen by performing slicing vertically every 2 ms below top sand horizon. Keywords: Seismic inversion, Elastic Impedance (EI), Seismic 3D Poststack, density, seismic angle stack, slicing

    PEMANFAATAN SOFTWARE ‘EPRINTS’ UNTUK REPOSITORY KOLEKSI KARYA ILMIAH DI PERPUSTAKAAN STMIK SINAR NUSANTARA SURAKARTA

    Full text link
    ABSTRAK PEMANFAATAN SOFTWARE ‘EPRINTS’ UNTUK REPOSITORY KOLEKSI KARYA ILMIAH DI PERPUSTAKAAN STMIK SINAR NUSANTARA SURAKARTA Bayu Ade Saputro D1815030 Surakarta: Program Diploma III Perpustakaan Universitas Sebelas Maret. 2018. Eprints adalah perangkat lunak open source yang dikembangkan oleh School of Electronics and Computer Science, University of Southampton, England United Kingdom. Versi pertama dari Eprints ini direlease ke publik pada tahun 2000. Eprints sudah terintegrasi dengan metadata, advanced search untuk penelusuran informasi lanjut, dan fitur-fitur lainnya. Eprints merupakan perangkat lunak perpustakaan digital berbasis opensource, yang dapat dimodifkasi dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Tujuan dari penulisan ini adalah mengetahui pemanfaatan Eprints sebagai perangkat lunak untuk pengelolaan perpustakaan digital di Perpustakaan STMIK Sinar Nusantara Surakarta. Eprints di Perpustakaan STMIK Sinar Nusantara berisi tentang semua dokumen dari Thesis hingga TA (Tugas Akhir), Eprints STMIK memiliki beberapa fitur yang berisi tentang dokumen-dokumen yang dipisahkan secara teori, tahun, fakultas, maupun jenis dokumen tersebut. Berdasarkan dari hasilnya Perpustakaan STMIK Sinar Nusantara Surakarta menggunakan software Eprints untuk menginput data, penelusuran dan repositori koleksi karya ilmiah

    PENGARUH KEBOCORAN DI TUBE L.O COOLER TERHADAP KENAIKANL.O TEMPERATUR YANG MENYEBABKAN TERGANGGUNYA PENGOPERASIAN AUXILIARY ENGINE NO. 3DI KM . SPIL HAPSRI

    Full text link
    ABSTRAK Saputro, Ageng Bayu. 2024. “Pengaruh Kebocoran Di Tube L.O Cooler Terhadap Kenaikan L.O Temperatur Yang Menyebabkan Terganggunya Pengoperasian Auxiliary Engine No. 3 KM. Spil Hapsri”, Program Studi Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Rahyono, SP.1.M.M.,M.Mar.E. Pembimbing II: Imam Safi’I, S.Si.T., M.Si. Auxiliary Engine generator merupakan suatu pesawat bantu atau permesinan bantu, yang berfungsi untuk menghasilkan listrik. Listrik tersebut berguna untuk keperluan diatas kapal seperti sebagai supply listrik pompa, peralatan listrik dan permesinan yang menggunakan energi listrik di atas kapal. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, triangulasi hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Digunakan teknik analisis data SHEL, peneliti mengidentifikasi faktor penyebab, dampak dan upaya yang dilakukan terkait pengaruh kebocoran Tube L.O Cooler Auxiliary. Engine No. 3 terhadap kenaikan L.O temperature. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab kenaikan L.O temperature Auxiliary. Engine No. 3 disebabkan oleh tersumbatnya pada Tube L.OCooler, dengan adanya kebocoran tersebut akan berdampak pada komponen Tube L.O Cooler sehingga tekanan L.O menurun dan pelumasan L.O menjadi tidak maksimal. Upaya yang dilakukan untuk mencegah hal tersebut adalah melakukan pembersihan pada Tube L.O Cooler yang tersumbat dan melakukan perbaikan Tube L.O Cooler yang bocor dengan cara di plug oleh karena itu terpaksa menggunakan Tube L.O Cooler yang telah diperbaiki agar auxiliary engine tetap beroperasi. pengantian spare part kapal dengan standar sesuai dengan manual book dan ukuran Tube L.O Cooler setelah perbaikan, serta melakukan plan maintenance system secara rutin

    PERANCANGAN ANIMASI IKLAN LAYANAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PKELESTARIAN HUTAN TROPIS DI INDONESIA

    No full text
    ABSTRACT Saputro, Bayu. 2016. Perancangan Animasi Iklan Layanan MasyarakatTentang Pentingnya Pelestarian Hutan Tropis Di Indonesia. TugasAkhir, Jurusan Seni dan Desain. Fakultas Sastra, Universitas NegeriMalang. Pembimbing (I) Joko Samodra, S.Kom. M.T, (II) IkeRatnawati S.Pd. M.Pd. Kata Kunci: Perancangan, Animasi, Hutan Tropis. Melestarikan tropis merupakan salah satu kebiasaan budaya dan kearifanlokal yang diturunkan oleh nenek moyang kita. Mereka dengan budayanyamasing-masing telah menjaga kelestarian ekosistem hutan tropis di daerahnyamelalui aturan-aturan adat mereka, dan juga budaya mereka yang berperanpenting dalam menjaga kelestarian plasma nutfat dalam hutan. Namun seiringdengan perkembangan zaman, karena kebutuhan, karena alasan kesejahteraan,bahkan karena keserakahan manusia, telah mengabaikan kelestarian hutan tropisdi Indonesia. Dengan berbagai alasan itulah, ekosistem hutan tropis sedikit demi sedikit semakin berkurang, hewan yang dulunya banyak, kini beberapa diantaranya terancam punah. Pembakaran hutan, penebangan liar, pencuriankayu, dan masih banyak lainnya telah menyebabkan dampak yang sudahdirasakan oleh makhluk hidup lainnya. Tujuan perancangan ini adalah untukmembuat sebuah video animasi yang berbasis iklan layanan masyarakat tentangpentingnya menjaga kelestarian hutan tropis di Indonesia berupa kombinasianimasi 2D dan animasi 3D, agar generasi mudalah yang di tuntut untukmembawa semangat baru untuk kelestarian hutan tropis kita tercinta. Walaupundengan langkah kecil, akan berdampak positif bagi kelestarian alam. Metode pembuatan animasi 2D melalui 3 tahapan, yaitu pra produksi,produksi dan pasca produksi. Tahap awal yang penulis lakukan adalahmengumpulkan data dari sumber buku dan internet. Setelah data terkumpulpenulis menentukan konsep desain meliputi, storyboard, desain karakter danproperti. Tahapan selanjutnya, penulis menentukan referensi karakter berupafoto orang asli, sebagai referensi desain karakter dan properti. Tahapselanjutnya yaitu proses animating, merupakan proses untuk “menghidupkan”atau menganimasikan storyboard secara komputerisasi, proses compositing,yaitu proses untuk menggabungkan elemen-elemen, proses dubbing, yaituproses rekaman suara berdasarkan narasi, proses editing penggabunganpotongan-potongan video. Selanjutnya, final rendering, menghasilkan movieberupa gabungan satu file video dengan format MPEG 4. Hasil perancangan yaitu DVD animasi iklan layanan masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan tropis di Indonesia

    ANALISIS KERUSAKAN EXPANSION VALVE PADA MESIN PENDINGIN REFRIGERATOR DI MT. GAS ONE

    Full text link
    ABSTRAKSI Saputro, Ervin Bayu. NIT. 572011217602 T, 2024, ”Analisis Kerusakan Expansion Valve Pada Mesin Pendingin Refrigerator di MT. Gas One”, Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Dosen Pembimbing I : H. MUSTHOLIQ, MM, M.Mar.E Pembimbing II : Anicitus Agung Nugroho, S.SiT. M.Si. Mesin pendingin refrigerator adalah suatu permesinan bantu yang bekerja untuk menghasilkan suhu yang digunakan sebagai pendingin pada bahan makanan, salah satu komponen pada mesin pendingin yaitu expansion valve, yang berfungsi untuk mengubah cairan pendingin menjadi gas pendingin melalui proses penguapan. Mesin pendingin ini memiliki peranan yang cukup penting yaitu untuk mengawetkan bahan makanan supaya kualitas bahan makanan tetap terjaga dan bertahan lama. Jenis metode penelitian yang digunakan peneliti dalam menyusun skripsi ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan SHEL untuk mempermudah dalam teknik analisa data. Metode pengumpulan data yang peneliti lakukan adalah dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperkuat dalam menganalisa data. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor penyebab kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator, dampak yang dapat ditimbulkan dari kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator, dan upaya yang dilakukan untuk menangani kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator di MT. Gas One. Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator di MT. Gas One adalah sistem perawatan dan perbaikan yang belum optimal sesuai dengan planned maintenance system (PMS) dan instruction manual book, running hours yang sudah melampaui jam kerja. Dampak yang ditimbulkan adalah kerusakan yang terjadi pada expansion valve secara mendadak, terjadinya kenaikan suhu pada refrigerated chamber. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan cara melakukan perawatan dan perbaikan sesuai dengan planned maintenance system (PMS) dan instruction manual book, melakukan pergantian expansion valve dengan yang baru

    pengaruh media pembelajaran sejarah berbasis perangkat lunak dreamweaver terhadap prestasi belajar sejarah siswa di SMK Negeri 5 Malang

    No full text
    ABSTRACT   Saputro, Suhardi Bayu. 2009. “The Effect of Studying History Using by Media Learning with Dream Weaver 8 Soft ware for student achievement to study History in Vocational High School 5 Malang.” History Education Department Literature Faculty State University of Malang Study program.   Key Word: Media, Soft Ware, Study achievement, dream weaver               The background of this research is the problem of the goal to increase achievement student learning history lesson using by dream weaver eight soft ware. Dream weaver is one of soft ware program use to more easily web design. The purpose of this research to know how to make media learning history lesson using by dream weaver 8, to know application of studying activity in the class and to know the student achievement after studied history lesson using by dream weaver 8. Learning process of National Resurrection as the matter test. The research did in Vocational High School 5 Malang. In this research, the population came from tenth student. Where as the matter test contain with two classes, that are fist Link Computer Technical 1 and Link Computer Technical 2. The sample is taking by experiment and quantity analysis with consideration (1) Class that to be the sample considered to know and can believe to become information source also know deep a problem. (2) The class that to be the sample had used dream weaver media learning. Technical collect file used pre test and pos test. Study history using by dream weaver 8 for class experiment (first class Link Computer Technical 2) and speech for control class (fist class Link Computer Technical 2). Teaching indicator of success showing from difference pos test value and pre test have done. The result of based on research are student in the class that get learning method use media learning with information technology has average class rate for pre test 6,89 and pos test 8,15. So difference value between average pos test and pre test is 1, 26. Where as student in the class that gets teaching with conventional method has average class rate for pre test 6,85 and pos test 7,54, so difference value between average pos test and pre test is 0, 69. Based on that research, the conclusion is student in the class that get teach using by dream weaver media, increase of more understanding compare with student that learn matter use conventional method. Suggestion that can give in knowledge is using media dream weaver is important in Education so that student achievement in history lesson can be realize with maximal result.             

    ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE PLAN, DO, CHECK, ACTION UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK ALMARI DI UD. BAYU AJI DEMAK

    Full text link
    UD. Bayu Aji adalah sebuah perusahaan yang berdiri pada tahun 1994 dan berlokasi di Demak bergerak dibidang industri furniture dengan produk yang dihasilkan berupa almari. Data produksi almari pada UD. Bayu Aji Demak dari bulan November 2021 hingga Mei 2022 menghasilkan produk cacat pada setiap bulannya. Persentase kecacatan produk telah melebihi standar kecacatan yang telah ditetapkan perusahaan yaitu 5%. Jenis kecacatan produk antara lain yaitu kunci rusak, cat partikel rusak atau cuil dan handle pegangan patah. Maka dari itu, perusahaan perlu melakukan beberapa tindakan perbaikan untuk meningkatkan kualitas produk dan memininalisir terjadinya produk cacat. Pada penelitian ini, metode yang digunakan untuk pengendalian kualitas adalah Plan Do Check Action (PDCA) yang digunakan untuk menemukan akar penyebab terjadinya kecacatan produk, mengidentifikasi masalah yang paling dominan serta memberikan rekomendasi usulan perbaikan yang perlu dilakukan untuk mengurangi produk cacat pada UD. Bayu Aji. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa penyebab terjadinya produk cacat yaitu kualitas bahan baku yang rendah, kualitas campuran cat yang tidak konsisten, serta kesalahan pengangkatan almari. Rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan yaitu meningkatkan kualitas bahan baku dan melakukan pengecekan sebelum digunakan. Kemudian meningkatkan pengawasan yang lebih ketat, pemberian SOP pengecatan produk secara tertulis, mengadakan training kepada pekerja agar lebih terampil, dan mempertahankan pembelian campuran cat dari satu supplier serta memperbaiki tata letak gudang. Kata Kunci : Pengendalian Kualitas, Produk Cacat, Plan-Do-Check-Actio

    Efektifitas Pelaksanaan Bimbingan Matakuliah Praktik Industri Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UM

    No full text
    ABSTRAK   Saputro, Bayu Adi. 2011. Efektifitas Pelaksanaan Bimbingan Matakuliah Praktik Industri Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UM. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Isnandar, M.T., (II) Dr. H. A. Dardiri, M.Pd.   Kata Kunci: efektifitas, pelaksanaan bimbingan, praktik industri   Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) ingin mengetahui tingkat keefektifan bimbingan yang ditinjau dari persiapan dalam pelaksanaan bimbingan; (2) ingin mengetahui tingkat keefektifan bimbingan yang ditinjau dari pelaksanaan dalam proses bimbingan; (3) ingin mengetahui tingkat keefektifan bimbingan yang ditinjau dari evaluasi dalam pelaksanaan bimbingan; dan (4) ingin mengidentifikasi faktor-faktor penghambat pelaksanaan bimbingan. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Obyek penelitian dalam penelitian ini adalah tingkat efektifitas pelaksanaan bimbingan matakuliah PI mahasiswa PTB JTS FT-UM. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah dosen pembimbing matakuliah PI yang ditentukan atas pertimbangan tertentu (sampling purposive), dan mahasiswa angkatan 2007 dan 2008 yang sedang atau telah menempuh matakuliah PI yang ditentukan atas dasar pertimbangan strata (proportionate stratified random sampling). Data dikumpulkan menggunakan angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan rumus prosentase yang meliputi persiapan, tabulasi, dan iterpretasi hasil pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat efektifitas pelaksanaan bimbingan yang ditinjau dari persiapan dalam pelaksanaan bimbingan menyatakan efektif dengan nilai prosentase tertinggi yang dicapai yaitu 78,8%; (2) tingkat efektifitas pelaksanaan bimbingan yang ditinjau dari proses dalam pelaksanaan bimbingan menyatakan sangat efektif dengan nilai prosentase tertinggi yang dicapai yaitu 83,57%; (3) tingkat efektifitas pelaksanaan bimbingan yang ditinjau dari evaluasi dalam pelaksanaan bimbingan menyatakan sangat efektif dengan nilai prosentase tertinggi yang dicapai yaitu 86,74%; dan (4) faktor-faktor yang menghambat dalam pelaksanaan bimbingan: (a) seharusnya dosen dan mahasiswa mempunyai buku pedoman; (b) kurangnya rujukan/pustaka dalam menunjang pelaksanaan bimbingan; (c) kesulitan mengatur untuk jadwal pengganti bimbingan yang belum terlaksana; (d) kurangnya komunikasi antara dosen pembimbing dan mahasiswa dalam pelaksanaan pembimbingan; (e) selama pembimbingan, komunikasi antara dosen pembimbing dan mahasiswa harus terjalin dengan baik; (f) tidak ada motivasi sendiri untuk menyelesaikan PI dan; (g) penjelasan yang diberikan dosen pembimbing sukar difahami.

    IMPLEMENTASI MANAJEMEN KESISWAAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS OUTPUT DI MTs NEGERI 4 BLITAR

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Implementasi Manajemen Kesiswaan dalam Meningkatkan Kualitas Output di Mts N 4 Blitar Tahun Ajaran 2018/2019” ini ditulis oleh Moch. Bayu Saputro, NIM: 17207163067, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, yang dibimbing oleh Prof. Dr. Hj. Binti Maunah, M.Pd.I., NIP. 19650903199803 2001 Kata kunci: manajemen kesiswaan, kualitas output. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fenomena perkembangan zaman yang semakin maju dan pesat. Selain itu lembaga pendidikan dituntut untuk menghasilkan lulusan yang sesuai dengan perkembangan zaman dan dinilai baik dari segi akhlaq yang dimiliki. Dalam mengatasi tuntutan akan lulusan teresebut, maka perlu adanya upaya yang maksimal dari pihak pengelola sekolah. Kegiatan pengelolaannya yakni implementasi manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kualitas output. Hal ini menjadi alasan peneliti mengangkat penelitian ini. Fokus penelitian pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana perencanaan penerimaan peserta didik dalam meningkatkan kualitas output di MTs Negeri 4 Blitar tahun ajaran 2018/2019? (2) Bagaimana pelaksanaan pembinaan peserta didik dalam meningkatkan kualitas output di MTs Negeri 4 Blitar tahun ajaran 2018/2019? (3) Bagaimana evaluasi peserta didik dalam meningkatkan kualitas output di MTs Negeri 4 Blitar tahun ajaran 2018/2019? Tujuan penelitian ini berarti digunakan: (1) Untuk mendeskripsikan perencanaan penerimaan peserta didik dalam meningkatkan kualitas output di MTs Negeri 4Blitar tahun ajaran 2018/2019. (2) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembinaan peserta didik dalam meningkatkan kualitas output di MTs Negeri 4Blitar tahun ajaran 2018/2019. (3) Untuk mendeskripsikan evaluasi peserta didik dalam meningkatkan kualitas output di MTs Negeri 4Blitar tahun ajaran 2018/2019. Dalam penelitian ini penulis menggunakan : Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Lokasi penelitian di MTs Negeri 4 Blitar. Pengumpulan data menggunakan observasi partisipan,wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Keabsahan data dilakukan dengan cara perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi, sebab pada penelitian ini data yang diperoleh akan dikumpulkan dan mengetahui kebenarannya. Teknik analisis data terdiri atas reduksi data, model data dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru menggunakan sistem seleksi. Adapun tes yang diberikan adalah tes membaca, menulis, berhitung dan juga ada seleksi umur, yang mana di Mts N 4 Blitar ini membatasi usia yang akan masuk pada sekolah. Setelah Penerimaan Peserta Didik Baru selesai, peserta didik akan dikelompokkan sesuai dengan program belajar yang dipilih. Ada program belajar unggulan dan reguler yang ditawarkan oleh madrasah. Adapun pembinaan peerta didik dalam meningkatkan kualitas output di Mts N 4 Blitar selain itu adapun pembinaan yang diberikan kepada peserta didik oleh sekolah melainkan bimbingan yang bersifat formal dan non formal yang mana peserta didik mendapatkan bimbingan akademis yang diberikan didalam kelas seperti halnya materi dan pembelajaran yang disalurkan melalui proseskegiatan belajar mengajar oleh tenaga pendidik, selain itu pembinaan melalui bimbingan-bimbingan kegitan non-akademik seperti extrakurikuler yang ada di Mts N 4 Blitar. Untuk langkah akhir yakni tentang bagaimana evaluasi peserta didik yang dilakukan secara terus menerus, baik evaluasi yang dilakukan di dalam kelas maupun evaluasi yang dilakukan diluar kelas. Dari evaluasi tersebut peserta didik dapat dilihat seberapa jauh kemampuan yang dimilikinya. Sehingga pihak sekolah mampu menilai kualitas output dan juga perkembangan siswa dalam memperoleh fasilitas yang diberikan
    corecore