49 research outputs found

    PENGEMBANGAN SITUS E-LEARNING DENGAN MOODLE VERSI 3.1 SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH

    No full text
    This study aims to create an e-learning site with Moodle version 3.1. and review the results of its use as learning media in the department of elementary schoolteacher education. This research uses research and development design to produce an e-learning website. The registration method on the e-learning site is email-based self-registration. Users who successfully register on the e-learning site will get the authentical user role. Authentical users can register on a course by using a course password. The administrator assigns the Manager role for the lecturer’s account so that they can create and enroll himself as a teacher on a course page. Every teacher has obligation to present matter with single page, or file, or folder, or URL. Teacher can add learning activities using forums, online assignments, online exams, feedbacks, and online questionnaires. The average score of media experts states that the quality of e-learning is in good category and e-learning users welcome the use of e-learning as a medium of learning and assessment. The products developed have met the advice of media experts and e-learning users.</jats:p

    Media Pembelajaran MI/SD

    No full text
    Buku ini  merupakan buku ajar mata kuliah media pembelajaran yang ditujukan untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah atau Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Pokok bahasan buku ini terdiri dari sembilan bagian.  Bab 1 tentang hakikat media pembelajaran membahas tentang pengertian media pembelajaran MI/SD, klasifikasi media pembelajaran, konsep pemilihan dan pengembangan media pembelajaran, dan konsep penyusunan rencana penggunaan media pembelajaran.  Bab 2 tentang media sederhana tiga dimensi membahas tentang pengertian dan manfaat media sederhana tiga dimensi, instrumen penilaian media sederhana, pemanfaatan media realia dan media model.  Bab 3 media sederhana dua dimensi membahas tentang pengertian dan manfaat media sederhana dua dimensi, jenis-jenis gambar dua dimensi, papan tulis dan papan buleting, dan bahan cetak. Bab 4 tentang media infografis membahas tentang pengertian dan manfaat, standar elemen media infografis, instrumen penilaian media infografis, dan teknik membuat infografis.  Bab 5 tentang media komik membahas pengertian dan manfaat media komik, elemen-elemen media komik, instrumen penilaian media komik, dan teknik membuat media komik.  Bab 6 tentang video pembelajaran membahas pengertian dan manfaat video pembelajaran, instrumen penilaian video pembelajaran, penyusunan rencana pembuatan video pembelajaran, perekaman video pembelajaran, dan penyuntingan video pembelajaran.  Bab 7 tentang media pembelajaran interaktif dan augmented reality membahas pengertian media pembelajaran interaktif, instrumen penilaian media pembelajaran interaktif, pembuatan media pembelajaran interaktif, dan penggunaan augmented reality.  Bab 8 tentang web dan internet membahas pengertian dan manfaat web dan internet, teknik mencari informasi, teknik berbagi media digital, teknik menggunakan kuis daring, dan teknik menggunakan web blog.  Bab 9 tentang web  e-learning  membahas pengertian dan manfaat media web e-learning, instrumen penilaian media web, teknik menggunakan Google Classroom, teknik menggunakan Edmodo, dan teknik menggunakan Moodle.</p

    Media Pembelajaran Digital

    No full text
    Pendidik maupun calon pendidik diharapkan memiliki keterampilan dalam penggunaan media digital sebagai salah satu sarana pembelajaran. Keterampilan ini akan membantu pendidik dalam mempersiapkan dan melaksanakan pembelajaran yang efektif dan efisien. Selain itu, keterampilan membuat media pembelajaran digital juga akan menuntun pendidik untuk semakin kritis dan kreatif dalam memilih, membuat, mengevaluasi, dan menggunakan media pembelajaran digital. Buku ini dapat digunakan sebagai salah satu referensi bagi pendidik maupun calon pendidik dalam mengembangkan keterampilan di ranah media pembelajaran digital. Isinya mencakup tuntunan praktis dan sistematis dalam membuat aneka media pembelajaran digital. Garis besar materi buku ini meliputi: pemilihan media pembelajaran digital, penggunaan email, Google Drive, Youtube, blog, Quizizz, dan Google Forms, teknik mengolah gambar digital, membuat grafik, mindmap, dan komik digital. Selanjutnya, terdapat pembahasan mengenai teknik-teknik dalam menggunakan program PowerPoint secara optimal, membuat video pembelajaran, membuat multimedia interaktif berbasis Android, mengelola sistem pembelajaran daring, melaksanakan penelitian dan pengembangan media pembelajaran, dan menulis serta memublikasikan artikel ilmia

    Pemanfaatan Ensiklopedi Hadis Kitab 9 Imam sebagai Media dan Sumber Belajar Hadis

    Full text link
    IndonesiaPendahuluan: Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji model pemanfaatan Ensiklopedi Hadis Kitab 9 Imam sebagau media pembelajaran dan sumber belajar hadis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan cara menelusuri berbagai sumber referensi secara kritis untuk mendapatkan data yang utuh dan dapat dipercayai. Hasil: Ensiklopedi Hadis Kitab 9 Imam adalah kitab hadis digital yang dilengkapi dengan terjemahan Bahasa Indonesia dan fitur-fitur untuk menganalisis dan mempelajari hadis-hadis yang diriwayatkan oleh 9 Imam hadis. Kitab hadis digital ini dapat digunakan sebagai media dan sumber belajar untuk menelusuri asal-usul sebuah hadis, memahami makna sebuah hadis, jalur periwayatan hadis dan biografi singkat setiap sanadnya, derajat hadis, keterkaitan sebuah hadis dengan hadis-hadis lain, kategorisasi sebuah hadis, dan indeks hadis berdasarkan tema-tema tertentu. Keunggulan aplikasi ini adalah tampilannya sederhana, mudah digunakan, memiliki konten dan fitur-fitur yang lengkap, tersedia dalam versi offline, online, dan mobile. Keterbatasan hadis ini antara lain adalah tidak tersedia petunjuk penggunaan dalam softwarenya dan penjelasan tentang makna dan asbabul wurud hadis. EnglishIntroduction: This article aims to explain Ensiklopedia Hadits Kitab 9 Imam as a reasource and learning media Method: This research uses literature review method by tracing various reference sources critically to get the complete and reliabel data. Result: Ensiklopedia Hadits Kitab 9 Imam is a digital hadith book equipped with Indonesian translation and features to analyze and study hadiths narrated by 9 Imams. The digital book of hadith can be used as a medium and learning resource to trace the origin of a hadith, to understand the meaning of a hadith, the path of narration of hadith and the short biography of each sanad, the degree of hadith, the interrelation of a hadith with other hadiths, the categorization of a hadith, and Index of hadith based on certain themes. The advantage of this application is simple interface, easy to use, its contents and features is complete, available in offline, online, and mobile. The limitations of this hadith is unavailable menu of user guidance and nothing detail explanation of the hadith meaning

    PELATIHAN E-LEARNING BERBASIS MOODLE UNTUK DOSEN-DOSEN UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MAB BANJARMASIN

    Full text link
    Abstrak: Penggunaan e-learning diyakini dapat mengatasi keterbatasan perkuliahan di kelas dan  menyediakan  layanan belajar yang dapat diakses darimana saja dan kapan saja. Kebijakan penggunaan  e-learning  di Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin masih tergolong baru dan  sebagian besar dosen belum mengerti cara menggunakannya.  Oleh karena itu, kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dosen dalam menggunakan  e-learning.  Pelatihan  ini dilaksanakan  selama dua hari  di  Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin dengan melibatkan dosen-dosen dari perwakilan program studi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk  simulasi, latihan,  dan pemecahan masalah. Materi  pelatihan  adalah pedoman penggunaan  e-learning  berbasis Moodle untuk dosen, yang  terdiri dari pengaturan mata kuliah,  penambahan sumber belajar, membuat grup, memantau progress belajar  mahasiswa, dan penggunaan fitur  forum,  chatting,  penugasan, kuis, dan  laporan nilai.  Kegiatan pelatihan dapat dikatakan berhasil berdasarkan kemampuan peserta dalam memperagakan materi dan dibuktikan dengan hasil karya mereka pada laman  e-learning.  Peserta merasa  pelatihan  ini penting karena  dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam mengelola pembelajaran melalui e-learning.Kata Kunci: Pelatihan, E-Learning, Moodle, Perguruan TinggiAbstract:  The use of e-learning is believed to overcome the limitations of teaching in the classroom and provide learning services that can be accessed from anywhere and anytime. The policy of using e-learning at the Islamic University of Kalimantan MAB Banjarmasin  is still relatively new and most of the lecturers do not understand how to use it. Therefore, this training is expected to improve lecturers' skills in using e-learning.  The training was held for two days  at the Islamic University of Kalimantan MAB Banjarmasin involving lecturers from representatives of the department. Activities are carried out in the form of simulations, exercises, and problem solving.  Training materials are Moodle-based e-learning guidelines for lecturers, consisting of setting course, adding learning resources, creating groups, monitoring student progress, and using forum features, chats, assignments, quizzes and  grader report.  Training activities can be said to be successful based on participants' ability to demonstrate the material and  be proven by their work on the e-learning page. Participants feel this training is important because it can improve their skills in managing learning through e -learning.Keywords: Training, E-Learning, Moodle, Colleg

    PENGGUNAAN GOOGLE FORM SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA DOSEN DI PRODI PGMI UNISKA MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARI

    Full text link
    The purpose of this study to know the procedure of creating online questionnaire with Google Form as instrument of lecturer performances and student responding to using it. Analysis descriptive method was implemented within study by using a set of questionnaire and documentation study. The participants for this study are students of department of Islamic Elementary Teacher Education. The results of this study indicated that procedure of development lecturer performance assessment questionnaire on the learning process using Google Form started from planning, creating, publishing and providing usage instructions. Students response data showed that most students like to use an online questionnaire (53.3%), easily accessible (86.7%), time becomes more efficient (80%), save paper (93.3%), know how to use it (86.6%), the display is easily understandable (86.6), Language of questionnaires are appropriate (100%), the materials are appropriate (93.4%). So, Google Form is very useful for teachers and students to collect data lecturer performance. Keywords: Google Form, instrument of lecturer performances. *** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pembuatan kuesioner online menggunakan Google Form sebagai media penilaian kinerja dosen dan respon mahasiswa terhadap penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan teknik pengumpulan data berupa angket dan studi dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa prosedur pengembangan kuesioner penilaian kinerja dosen pada proses pembelajaran menggunakan Google Form dimulai dari tahap merencanakan, membuat, mempublikasikan dan memberikan petunjuk penggunaan. Data respon mahasiswa meunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa suka dengan penggunaan kuesioner online (53,3%), mudah diakses (86,7%), waktu menjadi lebih efesien (80%), menghemat penggunaan kertas (93,3%), mengerti cara menggunakannya (86,6%), tampilannya mudah dimengerti (86,6), Bahasa kuesioner telah sesuai (100%), materinya sudah sesuai (93,4%). Dengan demikian, Google Form sangat bermanfaat bagi dosen dan mahasiswa untuk mengumpulkan data kinerja dosen. Kata kunci: Google Form, Alat Penilaian Kinerja Dose

    Analisis Pengembangan dan Penilaian Sikap Sosial Siswa Madrasah Ibtidaiyah

    No full text
    Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang pengembangan dan penilaian sikap sosial siswa Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan desain studi kasus di Madrasah Ibtidaiyah Al-Khoiriyah 2 Semarang. Peneliti menggunakan metode wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data penelitian. Keabsahan data penelitian diuji menggunakan triangulasi data dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Khoiriyah 2 Semarang telah mengutamakan pengembangan sikap jujur, mandiri, santun, dan disiplin. Selain itu, guru juga mengembangkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan sikap sosial siswa adalah dengan menunjukkan contoh yang positif dan membiasakan siswa bersikap yang baik di kelas maupun saat melakukan ekstrakurikuler, dan memberikan teguran serta nasehat bagi siswa yang melanggar tata tertib yang berlaku di sekolah. Selain itu, pihak sekolah juga berupaya meningkatkan sikap sosial siswa dengan pengawasan terhadap pelaksanaan tata tertib sekolah dan program budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun) di sekolah. Sikap sosial siswa dinilai dengan mengamati perkembangan sikap siswa, meminta siswa menilai dirinya sendiri dengan menggunakan buku konsultasi dan monitoring, dan penilaian sejawat dengan lembar checklist. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan sikap sosial siswa akan berjalan efektif melalui keteladanan, pembiasaan, pengawasan, penegakan aturan, dan pelibatan orang tua

    Pengembangan Media Pembelajaran Matematika berbasis Android untuk Siswa SD/MI

    Full text link
    IndonesiaPendahuluan:  Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran matematika berbasis android untuk siswa SD/MI dengan melibatkan pakar pada proses pengembangan dan penilaian produknya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Prosedur pengembangan menggunakan model 4D, yaitu: define (analisis pengguna, kurikulum, dan bahan ajar), design (merancang produk dengan alat dan bahan), develop (penilaian dan revisi), dan disseminate (uji coba pada calon pengguna). Instrumen penelitian ini adalah angket. Tim penilai produk terdiri: ahli, peer reviewer, guru SD/MI, dan respon siswa kelas IV SD/MI. Hasil: 1) Peneliti telah menghasilkan media pembelajaran matematika berbasis android pada materi bangun datar untuk siswa kelas IV SD/MI, 2) Penilaian ahli, peer reviewer dan guru sekolah dasar terhadap produk mendapat skor 434 dan persentase 86,67%, sangat baik,  3) tanggapan siswa kelas IV SD/ MI terhadap media pembelajaran matematika berbasis android memperoleh skor 439 dengan persentase penilaian 87,8%. Nilai tersebut berada pada interval antara setuju dan sangat setuju. EnglishIntroduction:   This study aims to produce a learning media of mathematics based on Android for Elementary School students by involving Experts in the process of development and assessment. Method: This research is a research development. Procedures of development using the 4 D model. namely: define (analysis of user, curriculum, and materials), design (designing products with tools and materials), develop (assessment and revision), and disseminate (trials on user targets). The research instrument is a questionnaire. Assessor team of product consist of expert, peer reviewer, teacher and student of elementary school. Result: 1) Researcher had been produced a learning media of mathematics based on Android on subject Geometry for elementary school student grade IV, 2) The assessment of expert, peer reviewer and teacher of elementary school to product got score 434 and percentage 86, 67%, it is very good, 3) The responses of elementary school students grade IV to learning media got score 439 with percentage of appraisal 87,8%. It is in between agree and strongly agree

    Media pembelajaran MI/SD

    No full text
    i, 262 halaman; 25c
    corecore