UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan
Not a member yet
    2923 research outputs found

    Penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada Pembelajaran Matematika: Kajian Literatur

    No full text
    Perkembangan teknologi terutama Artificial Intelligence (AI) membawa dampak yang signifikan terutama dalam pendidikan yang mencakup pembelajaran matematika sebagai subjek pembelajaran yang sering dianggap sebagai pembelajaran yang sulit dan membosankan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji penggunaan AI dalam pembelajaran matematika baik dalam manfaat, tantangan, penerapan, dan prospek di masa depan. Artikel ini menggunakan metode kajian literatur yang bersumber dari artikel nasional ataupun internasional dengan rentang waktu 2015-2025 yang membahas mengenai penggunaan AI dalam pembelajaran matematika. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI memiliki manfaat diantaranya, meningkatkan pengalaman, pemahaman, dan efisiensi pembelajaran, membantu personalisasi pembelajaran, memberikan umpan balik, dan membantu penelitian.  Akan tetapi, terdapat tantangan yang harus dihadapi seperti ketidakakuratan hasil, ketergantungan dalam pemakaian, dan keamanan data pengguna. Penerapan AI dalam pembelajaran matematika sudah sejalan dengan kurikulum dan konsep pembelajaran Deep Learning yang menekankan untuk berpikir kritis. Prospek penggunaan AI di masa depan juga dinilai positif apabila didukung pemerataan akses, pengawasan, peningkatan kualitas dan kolaborasi pendidik, siswa, dan pemerintah. Dengan pemakaian yang bijak, teknologi AI mampu membuat sistem pembelajaran atau pendidikan di suatu negara menjadi lebih berkembang dan berkualitas

    Efikasi Diri dan Motivasi Belajar Sebagai Prediktor Keberhasilan Belajar Matematika

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian dengan kajian literatur yang mengkaji tentang efikasi diri dan motivasi sebagai prediktor keberhasilan belajar matematika berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Dengan harapan agar dapat mengetahui bagaimana efikasi diri dan motivasi dapat menjadi prediktor atau faktor penentu keberhasilan siswa dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian literatur, yaitu mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis berbagai sumber literatur ilmiah seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik. Hasil kajian menunjukkan bahwa efikasi diri memiliki dampak positif terhadap keberhasilan belajar matematika karena dari keyakinan diri siswa dapat mendorong ketekunan dan keuletan dalam memecahkan masalah matematika. Demikian pula dengan motivasi belajar, terutama motivasi intrinsik yang berperan penting dalam meningkatkan minat dan pencapaian hasil belajar siswa. Dengan demikian, efikasi diri dan motivasi belajar menjadi prediktor dalam keberhasilan belajar matematika, sebagaimana telah didukung oleh berbagai penelitian korelasional dan meta-analisis

    Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VII Pada Materi Persegi dan Persegi Panjang

    No full text
    Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi esensial yang harus dimiliki oleh siswa dalam pembelajaran matematika. Sebab kemampuan berpikir kritis dapat melatih siswa untuk berpikir lebih logis, sistematis, dan analitis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII di MTs Negeri 9 Sleman pada materi persegi dan persegi panjang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melalui subjek penelitian sebanyak 61 siswa. Adapun hasil jawaban siswa dikategorikan menjadi 3 kategori yaitu tinggi, sedang, dan tinggi. Prosedur dalam penelitian ini meliputi penyusunan instrumen tes, validasi instrumen tes, revisi instrumen tes, uji coba lapangan, analisis data, dan terakhir mendeskripsikan hasil kemampuan berpikir kritis siswa. Pengumpulan data yang digunakan berupa tes uraian yang mengacu pada lima indikator kemampuan berpikir kritis yaitu interpretation, analysis, inference, evaluation, dan explanation. Teknik analisis data dalam penelitian dimulai dari pengumpulan data, mereduksi data, menyajikan data, dan yang terkahir menarik kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 13 siswa berketegori tinggi, 34 siwa berkategori sedang, dan 14 siswa berkategori rendah dengan masing-masing kategori memiliki pencapaian yang berbeda-bed

    Eksplorasi Etnomatematika Konsep Geometri Pada Bangunan Candi Pawon: -

    No full text
    Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi etnomatematika yang terkandung dalam Candi Pawon, sebuah warisan budaya bersejarah yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, teknik observasi dan dokumentasi. Penelitian ini mengidentifikasi elemen-elemen matematis dalam arsitektur candi, termasuk bentuk geometri, proporsi, dan simetri. Candi Pawon yang merupakan bagian dari peradaban Hindu-Buddha, menunjukkan keterkaitan yang erat antara matematika dan budaya, serta memberikan konteks yang relevan untuk pembelajaran matematika di kalangan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep-konsep matematika melalui pendekatan etnomatematika dapat meningkatkan minat siswa dan gairah belajar dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi etnomatematika dalam kurikulum pendidikan, yang tidak hanya membuat pembelajaran matematika lebih bermakna, tetapi juga lebih aplikatif. Dengan mendalami struktur bangunan, proporsi antara tinggi dan lebar, serta simetri dalam relief, siswa dapat lebih mudah memahami konsep-konsep matematis. Candi Pawon memberikan contoh konkret tentang bagaimana matematika dapat terintegrasi dalam budaya, sehingga menjadikannya sebagai sumber inspirasi dalam pembelajaran. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan menarik bagi siswa, mendorong mereka untuk melihat matematika sebagai bagian integral dari kehidupan mereka

    Insan Kamil-Oriented Islamic Higher Education in Society 5.0: A Systematic Literature Review of Digital Transformation, Curriculum Integration, and Value-Based Islamic Leadership

    No full text
    Purpose – This study formulates an integrative conceptual model of Islamic education at Islamic Religious Higher Education Institutions (PTKIS) in the Society 5.0 era by linking the orientation of insan kamil, digital technology, an Islamic curriculum, and value-based Islamic leadership to prevent the reduction of education into a merely technical process and the risk of dehumanization. Design/methods/approach – The study used a conceptual design through a systematic literature review for the period 2020 to 2025. Searches were conducted in Scopus, Google Scholar, DOAJ, and accredited national journal portals using keywords related to Islamic education, insan kamil, Society 5.0, PTKIS, and digital transformation. Of 412 identified articles, 62 articles passed the inclusion criteria through title screening, abstract screening, and full review. Data were analyzed using thematic analysis and descriptive mapping. Findings – The literature was dominated by conceptual studies or literature studies (40 of 62; 65%), indicating a gap in empirical evidence. Four main themes were identified: integration of Islamic curriculum and pedagogy with technology; Islamic digital leadership and governance; adoption of key technologies and ethical dilemmas; and character and spirituality formation in digital spaces. The synthesis produced an Input-Process-Output-Outcome framework grounded in Islamic values and spirituality, with outputs of spiritual-moral, critical-intellectual, digital-technological, and social-collaborative competencies that lead to insan kamil. Research implications – This model guides PTKIS in integrative curriculum design, strengthening digital literacy and artificial intelligence ethics, developing e-leadership based on amanah, adil, and ihsan, and collaboration of the campus, family, and community ecosystems

    Analisis Kemampuan Literasi Numerasi dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika

    No full text
    Kemampuan literasi numerasi merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, yang tidak hanya mencakup kemampuan berhitung, tetapi juga kemampuan memahami, menafsirkan, dan menerapkan konsep matematika dalam konteks kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam mengubah soal cerita ke bentuk model matematis serta mengidentifikasi strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan menelaah lima jurnal nasional yang relevan dan diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2023. Hasil kajian menunjukkan bahwa siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami konteks soal dan menerjemahkan kalimat ke dalam bentuk matematis akibat keterbatasan kemampuan bahasa dan penalaran logis. Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Problem-Based Learning (PBL) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi melalui pengaitan konsep matematika dengan situasi kehidupan sehari-hari.&nbsp

    Bridging Policy, Technology, and Teacher Competence: Digital Evaluation of the PPG Program through SPACE LMS at UIN Sunan Ampel Surabaya

    No full text
    Purpose – This study aims to evaluate the implementation of the Teacher Professional Education (Pendidikan Profesi Guru – PPG) program at UIN Sunan Ampel Surabaya, which has adopted the Sistem Pembelajaran Agama Cara Elektronik (SPACE) as its Learning Management System (LMS). It seeks to analyze policy frameworks, delivery models, and participant experiences to identify strengths, weaknesses, and strategic opportunities for improving teacher professionalism in Indonesia. Design/methods/approach – The research employed an evaluation design with a prescriptive (normative) analysis approach, combining empirical data with theoretical and policy review. Data were collected from 178 in-service PPG participants through documentation, semi-structured interviews, observation of LMS activities, and online questionnaires. Analysis followed the Miles and Huberman interactive model, encompassing data reduction, display, and conclusion drawing. Findings – Results indicate that the integration of structured academic and administrative policies, Recognition of Prior Learning (RPL) for 24 of 36 credits, and targeted capacity-building through induction programs contributed to a high national pass rate in the Ujian Pengetahuan (UP). Participants favored the fully online format (92.2%) for its flexibility, cost efficiency, and work–study balance, though some suggested blended learning for practical teaching simulations. Challenges include heavy workload, program duration, and accessibility issues for teachers in remote areas. LMS SPACE proved effective for content delivery and assessment but requires enhanced preparatory strategies for high-stakes evaluations. Research implications – The study highlights the need for a balanced hybrid model, aligning online efficiency with selective face-to-face engagement. Policy recommendations include workload redistribution, flexible scheduling, expanded access for non-permanent teachers, and stronger integration between PPG training and school or madrasah practices. These insights can inform national strategies for scaling and refining digital teacher professional development programs in Indonesia

    Etnomatematika dalam Produksi dan Penyajian Geblek Kulon Progo di UMKM Geblek Papa Yan

    No full text
    Dalam pembelajaran matematika, etnomatematika adalah pendekatan yang menghubungkan konsep-konsep matematika dengan unsur-unsur budaya. Objek kajian penelitian ini adalah makanan tradisional Kulon Progo, yaitu geblek yang terbuat dari bahan baku pati singkong dan memiliki bentuk unik menyerupai angka delapan. Geblek memiliki potensi matematis yang dapat ditemukan dalam proses produksi hingga penyajiannya. Namun, sebagian besar penelitian sebelumnya hanya menyoroti bentuk geblek tanpa mengkaji etnomatematikanya secara mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali secara lebih mendalam potensi matematika dalam setiap tahapan produksi dan penyajian geblek Kulon Progo serta mengaitkannya dengan konsep-konsep matematika. UMKM Geblek Papa Yan dipilih sebagai tempat penelitian. Dalam penelitian ini digunakan metode etnografi dengan pendekatan bersifat kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, serta sumber literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan adanya penerapan berbagai konsep matematika, antara lain satuan baku dan satuan tidak baku, operasi perkalian, operasi penjumlahan, konversi satuan waktu, perbandingan, konsep pola, dan transformasi geometri berupa rotasi. Temuan ini memperlihatkan proses produksi dan penyajian geblek tidak hanya mencerminkan kearifan lokal budaya, tetapi juga dapat diterapkan dalam konteks pembelajaran matematika yang relevan di sekolah. Dengan demikian, geblek berpotensi menjadi sumber belajar berbasis budaya lokal yang dapat memperkaya implementasi etnomatematika dalam dunia pendidikan

    Digital Circular School in Islamic Education: A PRISMA Based Systematic Literature Review (2020-2025) and an Integrative Conceptual Model of Islamic Values, Circularity, and Digital Capacity

    No full text
    Purpose – This study formulates a management framework for pesantren, madrasah, and Islamic schools to respond to the fragmentation of digitalization practices and ecological sustainability through an integrative Digital Circular School model that coherently links Islamic values, circularity, and digital capacity Design/methods/approach – The study uses a conceptual design based on a systematic literature review with a PRISMA flow. The search was conducted in Scopus, Google Scholar, and DOAJ for publications from 2020 to 2025 using keywords related to circular school, circular economy, eco-pesantren, digital Islamic school management, and Islamic values. Selected articles were analyzed through thematic analysis (theoretical reduction, thematic categorization, and integrative synthesis) to build a conceptual model Findings – Of 412 initial records, 198 remained after duplicate removal and administrative screening, 74 passed title and abstract screening, and 27 publications met the eligibility criteria. The literature is dominated by literature studies (55 percent) and qualitative case studies (25 percent). The synthesis identifies four themes: integration of Islamic curriculum and pedagogy with technology, digital Islamic leadership and governance, adoption of key technologies along with ethical challenges, and character formation and spirituality in the digital space. These findings produce a cyclical model with three pillars: reinforcement of Islamic values, enhancement of circularity practices, and expansion of digital capacity; this model is conceptual and has not been empirically tested. Research implications – The model can serve as an initial guide to design digital governance based on amanah and accountability, mainstream paperless practices, 3R, energy efficiency, and resource monitoring through information systems and dashboards; while also strengthening digital literacy, ecological literacy, and Islamic character development within the curriculum and school culture

    Lived Islamic Parenting and Child Resilience in Muslim Families with High Maternal Work Mobility: A Qualitative Study in Islamic Education

    No full text
    Purpose – This study analyzes how lived Islamic parenting is practiced by Muslim mothers with high work mobility and how these practices contribute to early childhood resilience in urban Muslim families. Transnational family literature is used as a conceptual lens to understand constraints on physical presence and the maintenance of communication, not to equate the migration context. Design/methods/approach – This interpretive qualitative study used a multiple case study design involving Muslim families in an urban area of West Java (pseudonymized). Participants consisted of 10 mothers with children aged 3 to 6 years, selected through criterion-based purposive sampling; sample adequacy was justified using the principle of information power. Data were collected through semi-structured in-depth interviews (45 to 60 minutes) and observations focused on moments of mother-child interaction (for example, after returning from work and before bedtime), as well as non-sensitive supporting materials if agreed upon. Analysis was conducted using reflexive thematic analysis and cross-case synthesis. Findings – The analysis produced four themes. First, Islamic parenting practices are sustained through micro routines at transition moments, primarily role modeling and the habituation of worship practices that are concise and flexible. Second, religious socialization occurs through the maintenance of emotional presence, including consistent long-distance communication and the use of value language (sabar, adab, doa) when responding to children’s emotions. Third, resilience appears as recovery after pressure or failure when affective support is prioritized, after which simple religious routines are used to soothe and encourage children to try again and to express feelings. Fourth, fatigue, time constraints, and digital exposure drive the negotiation of practices through minimum routines and value-based device accompaniment. Research implications – The findings support the design of value-based micro routines at transition moments, the use of Islamic moral vocabulary for emotion coaching preceded by affective support, consistent long-distance communication to maintain continuity of value socialization, and digital parenting through accompaniment, restriction, brief explanations, and content redirection in early childhood education

    0

    full texts

    2,923

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇