71 research outputs found
PENETAPAN HARGA POKOK PRODUKSI PAKAIAN SERAGAM AKADEMI KEBIDANAN PERMATA HUSADA SAMARINDA PADA PENJAHIT SARTIKA EXPRESS SAMARINDA
ABSTRACTAndik Supriyatno. The pricing of goods manufactured uniforms Midwifery Academy Husada Samarinda Jewel Express Tailors Sartika Samarinda (under the guidance of the mother and father of titin Ruliana and Imam Nazaruddin Latif). The purpose and this paper is to calculate the cost of goods manufactured uniforms Midwifery Academy Samarinda Jewel Husada full costing method in Tailor Sartika Express Samarinda. In accordance with the purpose of writing this, the principal issues raised: Is the determination of cost of goods manufactured uniforms Midwifery Academy Husada Samarinda Jewel Express Tailors Sartika higher than the base price set by the author using the full costing method in July 2011''? Based on these fundamental issues, the proposed hypothesis as follows: "Suspected Determining the cost of production Midwifery Academy uniforms Husada Samarinda Jewel Express Tailors Sartika lower than the cost of production is determined by the authors using the full costing". The analytical tool used in this study is the determination of the cost of production using full costing method and compare the cost of production by Tailor Sartika Express Samarinda production costs according to the analysis
THE MIMETIC CRITICISM IN CHARLES DICKENS’ DAVID COPPERFIELD AND CHINUA ACHEBE’S THINGS FALL APART
Supriyatno Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) Lamongan [email protected]  Abstrak Kritik mimesis digunakan untuk menghubungkan imitasi, refleksi, dan representasi kehidupan manusia terhadap karya sastra. Charles Dickens dan Achebe merupakan penulis novel handal yang juga sangat peduli terhadap masalah sosial dalam kehidupan manusia. David Copperfield sebagai salah satu karya Dickens, menangkap fenomena sosial di London selama Revolusi Industri. Sementara itu, Achebe dengan Things Fall Apart nya menangkap kehidupan sengsara dari Igbo masyarakat dalam mempertahankan keyakinan mereka. Artikel ini bertujuan menyelidiki kritik mimesis dari David Copperfield dan Things Fall Apart berkaitan dengan cara penulis dalam menentukan karakter, penokohan, dan karakter utama dari kedua novel. kata kunci: kritik mimesis (mimetic criticism), refleksi (reflection), masalah social (social problem)  Abstract Mimetic Criticism is used to connect the mimetic imitation, reflection, and the representation of human life to literature. Charles Dickens and Achebe is a novelist who is also a reliable very concerned about social issues in human life. David Copperfield is one of the works of Dickens. This novel reveals the social phenomena captured in London during the Industrial Revolution. Meanwhile, Things Fall Apart by Chinua Achebe captured his miserable life of the Igbo people in defending their beliefs. This article aims to investigate the mimetic criticism of David Copperfield and Things Fall Apart deals with the way the author in determining the characters, characterizations, and the main characters of the novel. key words: mimetic criticism, reflection, social problem
Peran Interferon-Gamma, Interleukin-10 dan Polimorfisme IFN-γ +874 A/T Terhadap Suseptibilitas Tuberkulosis pada Anak
Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) masih merupakan penyebab utama kesakitan dan
kematian di seluruh dunia. Mekanisme respons imunologi pertahanan tubuh dalam
melawan Mycobacterium tuberculosis (M. tuberculosis) merupakan hal yang rumit.
Interferon-gamma (IFN-) merupakan sitokin utama yang berperan pada respons
imunologi TB. Sampai saat ini, peran polimorfisme IFN- +874 A/T dan
suseptibilitas TB masih kontroversi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
membuktikan peran polimorfisme IFN- +874 A/T dan suseptibilitas penyakit TB
pada populasi anak di Sumatera Utara, Indonesia.
Metode: Sebuah penelitian kasus kontrol dilakukan di Medan dan Batubara,
Sumatera Utara, Indonesia mulai dari Januari sampai Desember 2016. Kelompok
kasus terdiri dari 51 anak yang didiagnosis TB dan kelompok kontrol terdiri dari 51
anak sehat tanpa infeksi TB. Subjek penelitian terdiri dari bayi/anak usia 2 bulan
sampai 14 tahun yang didiagnosis sakit TB dan kesediaan orangtua atau pengasuh
untuk ikut serta dalam penelitian dengan cara menandatangani pernyataan tertulis.
Subjek akan dikeluarkan dari penelitian apabila terdapat keadaan defisiensi imun
atau penyakit infeksi yang berat. Spesimen DNA diperoleh dari semua subjek
penelitian. Identifikasi polimorfisme IFN- +874 A/T dilakukan dengan metode
amplification refractory mutational system-polymerase chain reaction
(ARMS-PCR). Kadar IFN- diukur menggunakan metode enzyme-linked
immunosorbent assay (ELISA). Analisis data menggunakan uji chi square dan
Mann Whitney. Nilai p <0,05 dianggap signifikan.
Hasil: Pada penelitian ini didapatkan genotipe AA, AT dan TT pada anak dengan
TB yaitu 31 (60,8%), 20 (39,2%) dan 0 (0%) (p=0,023). Penurunan kadar IFN-
yang signifikan (p=0,042) didapat pada anak dengan diagnosis sakit TB 9,41
(1,10- 28,06) pg/ml.
Simpulan: Pada penelitian ini didapat polimorfisme IFN- +874 A/T mempunyai
peran yang signifikan terhadap suseptibilitas penyakit TB pada populasi anak di
Sumatera Utara, Indonesia, dengan genotipe yang dominan adalah genotipe AA.
Penurunan produksi IFN- juga diperoleh pada anak dengan diagnosis TB.Introduction: Tuberculosis (TB) remains to be a leading cause of morbidity and
mortality worldwide. The immune defense against Mycobacterium tuberculosis (M.
tuberculosis) is complicated. Interferon gamma (IFN-) is the main cytokine
involved in the immune response of TB. To date, the role of +874 A/T single
nucleotide polymorphism (SNP) and TB disease susceptibility continue to be
controversial. The aim of this study was to investigate the role of +874 A/T SNP
and TB disease susceptibility of pediatric population in North Sumatera, Indonesia.
Methods: A case control study was conducted in Medan and Batubara, North
Sumatera, Indonesia from January to December 2016. A total of 51 children with
TB and 51 healthy controls were enrolled in this study. Subjects were 2 months to
14 years old age children diagnosed with TB and written informed consent from
the parents or the caregivers to participate. Subjects were withdrawn from the study
when immunodeficiency condition was found or suffered from other infection
disease. DNA samples were obtained from all of the subjects. +874 A/T SNP was
identified by performing the amplification refractory mutational system -
polymerase chain reaction (ARMS-PCR) method. IFN- levels were measured by
using human enzyme-linked immunosorbent assay/ELISA. Data analysis was
performed using chi square and Mann Whitney test. p value <0.05 was considered
significant.
Results: The result of this study reveals the presence of AA, AT and TT genotype
in TB patients were 31 (60.8%), 20 (39.2%) and 0 (0%); respectively (p=0.023).
Significant decreased production of IFN- levels (p=0.042) were found in TB
patients 9.41 (1.10 – 28.06) pg/ml.
Conclusion: Our study demonstrated significant evidence of the role of +874 A/T
SNP and TB disease susceptibility of pediatric population in North Sumatera,
Indonesia predominantly AA genotype. Significant decreased production of IFN-
reported among pediatric TB.Disertasi Dokto
Peran Interferon-Gamma, Interleukin-10 dan Polimorfisme IFN-γ +874 A/T Terhadap Suseptibilitas Tuberkulosis pada Anak
Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) masih merupakan penyebab utama kesakitan dan
kematian di seluruh dunia. Mekanisme respons imunologi pertahanan tubuh dalam
melawan Mycobacterium tuberculosis (M. tuberculosis) merupakan hal yang rumit.
Interferon-gamma (IFN-) merupakan sitokin utama yang berperan pada respons
imunologi TB. Sampai saat ini, peran polimorfisme IFN- +874 A/T dan
suseptibilitas TB masih kontroversi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
membuktikan peran polimorfisme IFN- +874 A/T dan suseptibilitas penyakit TB
pada populasi anak di Sumatera Utara, Indonesia.
Metode: Sebuah penelitian kasus kontrol dilakukan di Medan dan Batubara,
Sumatera Utara, Indonesia mulai dari Januari sampai Desember 2016. Kelompok
kasus terdiri dari 51 anak yang didiagnosis TB dan kelompok kontrol terdiri dari 51
anak sehat tanpa infeksi TB. Subjek penelitian terdiri dari bayi/anak usia 2 bulan
sampai 14 tahun yang didiagnosis sakit TB dan kesediaan orangtua atau pengasuh
untuk ikut serta dalam penelitian dengan cara menandatangani pernyataan tertulis.
Subjek akan dikeluarkan dari penelitian apabila terdapat keadaan defisiensi imun
atau penyakit infeksi yang berat. Spesimen DNA diperoleh dari semua subjek
penelitian. Identifikasi polimorfisme IFN- +874 A/T dilakukan dengan metode
amplification refractory mutational system-polymerase chain reaction
(ARMS-PCR). Kadar IFN- diukur menggunakan metode enzyme-linked
immunosorbent assay (ELISA). Analisis data menggunakan uji chi square dan
Mann Whitney. Nilai p <0,05 dianggap signifikan.
Hasil: Pada penelitian ini didapatkan genotipe AA, AT dan TT pada anak dengan
TB yaitu 31 (60,8%), 20 (39,2%) dan 0 (0%) (p=0,023). Penurunan kadar IFN-
yang signifikan (p=0,042) didapat pada anak dengan diagnosis sakit TB 9,41
(1,10- 28,06) pg/ml.
Simpulan: Pada penelitian ini didapat polimorfisme IFN- +874 A/T mempunyai
peran yang signifikan terhadap suseptibilitas penyakit TB pada populasi anak di
Sumatera Utara, Indonesia, dengan genotipe yang dominan adalah genotipe AA.
Penurunan produksi IFN- juga diperoleh pada anak dengan diagnosis TB.Introduction: Tuberculosis (TB) remains to be a leading cause of morbidity and
mortality worldwide. The immune defense against Mycobacterium tuberculosis (M.
tuberculosis) is complicated. Interferon gamma (IFN-) is the main cytokine
involved in the immune response of TB. To date, the role of +874 A/T single
nucleotide polymorphism (SNP) and TB disease susceptibility continue to be
controversial. The aim of this study was to investigate the role of +874 A/T SNP
and TB disease susceptibility of pediatric population in North Sumatera, Indonesia.
Methods: A case control study was conducted in Medan and Batubara, North
Sumatera, Indonesia from January to December 2016. A total of 51 children with
TB and 51 healthy controls were enrolled in this study. Subjects were 2 months to
14 years old age children diagnosed with TB and written informed consent from
the parents or the caregivers to participate. Subjects were withdrawn from the study
when immunodeficiency condition was found or suffered from other infection
disease. DNA samples were obtained from all of the subjects. +874 A/T SNP was
identified by performing the amplification refractory mutational system -
polymerase chain reaction (ARMS-PCR) method. IFN- levels were measured by
using human enzyme-linked immunosorbent assay/ELISA. Data analysis was
performed using chi square and Mann Whitney test. p value <0.05 was considered
significant.
Results: The result of this study reveals the presence of AA, AT and TT genotype
in TB patients were 31 (60.8%), 20 (39.2%) and 0 (0%); respectively (p=0.023).
Significant decreased production of IFN- levels (p=0.042) were found in TB
patients 9.41 (1.10 – 28.06) pg/ml.
Conclusion: Our study demonstrated significant evidence of the role of +874 A/T
SNP and TB disease susceptibility of pediatric population in North Sumatera,
Indonesia predominantly AA genotype. Significant decreased production of IFN-
reported among pediatric TB.Disertasi Dokto
Penetapan Harga Pokok Produksi Pakaian Seragam Akademi Kebidanan Permata Husada Samarinda pada Penjahit Sartika Express Samarinda
Andik Supriyatno. The pricing of goods manufactured uniforms Midwifery Academy Husada Samarinda Jewel Express Tailors Sartika Samarinda (under the guidance of the mother and father of titin Ruliana and Imam Nazaruddin Latif). The purpose and this paper is to calculate the cost of goods manufactured uniforms Midwifery Academy Samarinda Jewel Husada full costing method in Tailor Sartika Express Samarinda. In accordance with the purpose of writing this, the principal issues raised: Is the determination of cost of goods manufactured uniforms Midwifery Academy Husada Samarinda Jewel Express Tailors Sartika higher than the base price set by the author using the full costing method in July 2011''? Based on these fundamental issues, the proposed hypothesis as follows: "Suspected Determining the cost of production Midwifery Academy uniforms Husada Samarinda Jewel Express Tailors Sartika lower than the cost of production is determined by the authors using the full costing". The analytical tool used in this study is the determination of the cost of production using full costing method and compare the cost of production by Tailor Sartika Express Samarinda production costs according to the analysis
Mendengkur pada Anak: kapan waktu yang tepat untuk dilakukan tonsiloadenoidektomi?
Mendengkur atau mengorok adalah suara nyaring yang keluar dari saluran respiratori atas sebagai hasil getaran palatum molle dan uvula. Mendengkur bukanlah suatu diagnosis, melainkan gejala yang harus dicari diagnosisnya. Mendengkur perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan masalah respiratori di kemudian hari, dan terbagi dalam dua kelompok besar, yaitu occasional snoring dan habitual snoring. Spektrum mendengkur terdiri dari ringan hingga berat, yaitu primary snoring, upper airway resistance syndrome, obstructive hypoventilation, dan obstructive sleep apnea syndrome (OSAS). Pemeriksaan baku emas untuk membedakan spektrum mendengkur tersebut adalah polisomnografi (PSG), namun pemeriksaan ini belum merata di seluruh daerah. Sebagai alternatif, pemeriksaan lain yang dapat dilakukan adalah poligrafi, pulse-oximetri, rekaman video, dan tape recorder. Faktor risiko utama OSAS pada anak adalah hipertrofi tonsil dan/atau adenoid, dengan demikian kecenderungan tata laksana saat ini adalah tonsiloadenoidektomi (TA). Sebelum tindakan TA, kortikosteroid intranasal, selama 4-8 minggu, dapat diberikan untuk menurunkan ukuran tonsil dan/atau adenoid. Indikasi TA adalah OSAS sedang dan berat pada anak, tonsilitis akut yang berulang, abses peritonsil, dan tersangka keganasan. Pada daerah dengan fasilitas terbatas, TA dapat dipertimbangkan pada habitual snoring yang tidak respons dengan pemberian kortikosteroid intranasal selama 8 minggu. Setelah dilakukan TA, pemantauan lebih lanjut perlu dilakukan untuk melihat proses catch up terhadap pertumbuhan dan perkembangan ana
Permainan Tonnis Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Bermain Tenis
Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Melalui permainan tonnis untuk meningkatkan aktivitas dan hasil bermain tenis pada siswa kelas VII B semester 1 tahun pelajaran 2019/2020. Sedangkan tujuan umum dalam penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas dan hasil bermain tenis siswa kelas VII B semester 1 Tahun pelajaran 2019/2020.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII B dengan jumlah siswa adalah 34 siswa. Permainan tonnis dapat membantu siswa dalam meningkatkan aktivitas belajar pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan khususnya materi tenis. Tindakan penelitian dengan penerapan bermain tonnis untuk meningkatkan hasil bermain tenis dalam kelompok dapat dikatakan berhasil, karena adanya penguasaan teknik dasar dan peraturan permainan tonnis serta tindakan dan kemauan untuk bergerak. Pemilihan metode belajar yang tepat dengan permainan tonnis dapat menimbulkan respon positif dan sangat membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan bermain tenis
Peran Kepala Sekolah Dalam Pengelolaan Pembelajaran Di SD 4 Gentan Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) peran Kepala Sekolah dalam perencanaan pembelajaran di SD 4 Gentan Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang. (2) peran Kepala Sekolah dalam pelaksanaan pembelajaran di SD 4 Gentan Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang, dan (3) peran Kepala Sekolah dalam evaluasi pembelajaran di SD 4 Gentan Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang. Penelitian dilakukan di SD 4 Gentan Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi berpartisipasi, interview atau wawancara, dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian kualitatif terdiri dari tiga komponen pokok yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan dengan verifikasinya. Hasil penelitian ini adalah (1) peran pokok Kepala Sekolah dalam perencanaan pembelajaran meliputi kegiatan: menyiapkan pengadaan pedoman pengembangan kurikulum berupa petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk lainnya. Selain peran pokok tersebut di atas, Kepala sekolah mempunyai peran memberikan memotivasi guru yaitu dengan memberi dorongan kepada guru-guru agar aktif bekerja menurut prosedur dan metode tertentu sehingga pekerjaan itu
berjalan dengan lancar mencapai sasaran, berupaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dengan merencanakan perencanaan pembelajaran yang baik bersama dengan guru. (2) Kegiatan kepala sekolah dalam pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan cara memberi perintah, memberi petunjuk,
mendorong semangat kerja, menegakkan disiplin, memberikan berbagai usaha lainnya sehingga guru dalam melaksanakan tugas mengikuti arah yang telah ditetapkan dalam petunjuk, peraturan atau pedoman yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk menciptakan iklim yang kondusif, kepala sekolah menjalin persahabatan dengan guru dalam batas-batas kewajaran. (3) peran kepala sekolah dalam evaluasi pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah dengan cara
melakukan pembinaan atau membimbing guru agar bekerja dengan benar dalam mendidik dan mengajar siswanya. Selain membina guru dalam proses mendidik dan mengajar, kepala sekolah membina pribadi, profesi dan pergaulan kepada
masyarakat sekolah. Evaluasi pembelajaran mencakup pembuatan pertimbangan tentang jasa, nilai atau manfaat program, hasil dan proses pembelajaran. Sedangkan untuk evaluasi proses kegiatan belajar mengajar maupun hasil belajar siswa, kepala sekolah menyerahkan sepenuhnya kepada guru
Pengaruh Berbagai Dosis Bohasi Sampah Pasar dan Jenis Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleraceae Var. acephala) dibawah bimbingan Ahmad Taofik dan Adjat Sudrajat
Kailan merupakan salah satu jenis sayuran daun yang belum banyak memenuhi kebutuhan pasar dan memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Pemberian bohasi sampah pasar merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman kailan. Media tanam yang tepat digunakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman kailan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis bohasi sampah pasar dan jenis media tanam terhadap pertumbuhan hasil tanaman kailan. Penelitian dilakukan di Jatinangor dari bulan maret sampai april 2017 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan tiga kali ulangan yang terdiri atas dua faktor. Faktor pertama dosis bohasi sampah pasar b0 = 0 t ha-1, b1 = 20 t ha-1, b2 = 30 ton ha-1 , b3 = 40 ton ha-1. Faktor kedua jenis media tanam dengan perlakuan m1 = tanah, m2 = arang sekam, m3 = cocopeat. Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman, luas daun, bobot segar brangkasan per tanaman, bobot kering brangkasan per tanaman dan nisbah pupus akar. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian bohasi sampah pasar dan jenis media tanam tidak terjadi interaksi. Pemberian bohasi 30 t ha-1 (b2) secara mandiri memberikan pengaruh yang paling baik terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar brangkasan, dan bobot kering brangkasan tanaman kailan. Penggunaan media tanah (m1) memberikan pengaruh paling baik terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar brangkasan, bobot kering brangkasan, dan nisbah pupus akar tanaman kailan
- …
