76 research outputs found
PEMODELAN SPATIAL AUTOREGRESSIVE (SAR) UNTUK MENGANALISIS PENGARUH SPASIAL DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT KRIMINALITAS DI PROVINSI JAWA TIMUR
Thoriq Abdul Aziz, 2025. Pemodelan Spatial Autoregressive (SAR) untuk Menganalisis Pengaruh Spasial dan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Tingkat Kriminalitas di Provinsi Jawa Timur. Skripsi, Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri. Pembimbing I: Alif Yuanita Kartini, M.Si. dan Pembimbing II: Jauhara Rana Budiani, M.Stat. Kriminalitas merupakan isu sosial yang kompleks, tidak hanya dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi tetapi juga oleh karakteristik spasial wilayah sekitar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap Tingkat Kriminalitas di Provinsi Jawa Timur menggunakan model Spatial Autoregressive (SAR). Variabel yang digunakan meliputi Tingkat Kriminalitas, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Persentase Penduduk Miskin, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Rasio Gini, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Hasil statistik deskriptif menunjukkan rata-rata Tingkat Kriminalitas sebesar 1.581,053 kasus, dengan Pacitan sebagai wilayah dengan kategori sangat rendah dan Surabaya sangat tinggi. Uji Moran’s I menunjukkan adanya autokorelasi spasial positif, mendukung penggunaan model Spatial Autoregressive (SAR). Estimasi menunjukkan bahwa hanya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Kriminalitas. Nilai Spatial Pseudo R-Squared sebesar 86,6% menunjukkan model cukup baik dalam menjelaskan variasi spasial, namun nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 50,925% menandakan bahwa akurasi prediksi masih rendah. Model Spatial Autoregressive (SAR) efektif digunakan karena mampu menangkap efek spasial antarwilayah terhadap Tingkat Kriminalitas di Provinsi Jawa Timur. Nilai Moran’s I sebesar 0,023 dengan p-value < α menunjukkan autokorelasi spasial positif yang signifikan
PERKEMBANGAN INDUSTRI ROTAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI DESA TRANGSAN KECAMATAN GATAK KABUPATEN SUKOHARJO
Nur Thoriq Aziz. K4406031. PERKEMBANGAN INDUSTRI ROTAN DAN
PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA TRANGSAN KECAMATAN GATAK KABUPATEN SUKOHARJO. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret, April 2011.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Deskripsi wilayah Desa Trangsan, (2) Asal-usul dan perkembangan industri rotan di Desa Trangsan, (3)Proses produksi dan pemasaran hasil industri rotan dan pengaruhnya terhadap
kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Desa Trangsan. Sejalan dengan tujuan penelitian tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode deskritif kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus terpancang tunggal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan analisis dokumen. Sedangkan tehnik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Adapun validitas data diperoleh dengan trianggulasi data dan trianggulasi teori. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : (1) Secara demografis;penduduk desa Trangsan tahun 2010 berjumlah 6610 jiwa dan sebagian besar penduduknya telah mengenyam pendidikan formal. Tingkat pendidikan dapat berpengaruh terhadap perkembangan pengusaha rotan pada masa sekarang ini dan masa yang akan datang. (2) Sebelum dilakukan proses produksi, persiapan yang harus dilakukan cukup banyak, yaitu permodalan yang berupa keuangan, kemudian manajemen yang berupa perlengkapan kerja, dan bahan baku. Kegiatan
industri rotan yang dulunya hanya melibatkan beberapa tenaga kerja dari keluarga sendiri, berkembang menjadi kegiatan yang melibatkan jumlah tenaga kerja di
luar keluarganya bahkan ada yang mendatangkan dari luar daerah. (3) Dengan adanya pengusaha rotan di desa Trangsan menimbulkan pengaruh terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat pengusaha rotan. Adapun pengaruh yang
ditimbulkan adalah dapat menambah penghasilan atau pendapatan, dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan sehingga laju urbanisasi dapat ditekan, dan dapat
membuka kesadaran akan arti pentingnya pendidikan bagi anak-anak. Akibat lain yang ditimbulkan yaitu terciptanya struktur masyarakat pengusaha yang baru yaitu adanya hubungan patron klien, dimana majikan sebagai patron dan buruh sebagai klien
Pengembangan Media Biblioedukasi untuk Meningkatkan Empati Siswa di SMA Negeri 1 Sidayu-Gresik
ABSTRACT Aziz, Ahmad Thoriq. 2016. Pengembangan Media Biblioedukasi untuk MeningkatkanEmpati Siswa di SMA Negeri 1 Sidayu Gresik. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Harmiyanto, M.Pd.,(II) Yuliati Hotifah, S.Psi., M.Pd.Kata kunci: empati, biblioedukasi.Empati adalah suatu kemampuan untuk menempatkan diri pada pikiran dan perasaan orang lain tanpa harus secara nyata terlibat dalam perasaan maupun tanggapan orang tersebut dalam bentuk reaksi kognitif maupun afektif. Rendahnya empati siswa dapat menyebabkan adanya tindakan kekerasan, pelecehan antar siswa, bullying dan banyak lagi dalam kehidupan siswa. Empati pada siswa dapat ditingkatkan melalui bimbingan dengan menggunakan metode biblioedukasi, dalam pelaksanaannya melalui media berupa bahan bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan biblioedukasi untuk meningkatkan empati siswa SMA. Prosedur pengembangan biblioedukasi mengadaptasi dari model Borg and Gall (1989). Langkah-langkah pengembangan meliputi (1) Research and information collecting, (2) Planning, (3) develop preliminary form of product, (4) Main product revision, (5) Operational product testing, (6) Operational filed testing, (7) Final product revision. Tehnik pengumpulan data menggunakan instrument dan skala pengukuran. Analisis data uji ahli dan uji calon pengguna produk menggunakan tehnik analisis rata-rata.Hasil penelitian dan pengembangan ini menghasilkan produk yang dinamakan media biblioedukasi. Berdasarkan hasil penilaian ahli materi, ahli media dan calon pengguna produk, memiliki penilaian bahwa media hasil pengembangan tersebut dinyatakan sangat layak, sangat berguna, sangat tepat dan sangat menarik. Berdasarkan hasil penilaian kelompok kecil, hasilnya dinyatakan sangat layak, sangat berguna, sangat tepat, dan sangat menarik. Maka dapat disimpulkan bahwa media hasil dari pengembangan tersebut telah memenuhi syarat keberterimaan dalam kategori kegunaan sangat berguna, sangat tepat, sangat layak, dan sangat menarik. Hasil pengembangan ini dapat digunakan oleh konselor SMA Negeri 1 Sidayu dalam membantu siswa agar dapat memahami dan meningkatkan rasa empati yang dimilikinya, sehingga siswa lebih mengenal, lebih memahami dan juga lebih mudah dalam beradaptasi dengan keadaan disekitarnya.Berdasarkan hasil penilitian dan pengembangan tersebut, peneliti menyarankan kepada konselor sekolah untuk lebih giat dalam memberikan layanan kepada siswa melalui media pengembangan ini agar dapat menumbuhkan aspek kognitif dan afektif yang dimiliki siswa sehingga siswa dapat meningkatkan rasa empati yang dimilikinya. Saran untuk peneliti selanjutya agar melakukan pengujian terhadap keefektifan media biblioedukasi di luar proses penelitian, misalnya beberapa waktu setelah dilaksanakannya penelitian ini. ABSTRACT Aziz, Ahmad Thoriq. 2016. The Development of Biblioeducation Media to Increase Student’s Emphaty In Public Senior High School 1 Sidayu-Gresik. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Harmiyanto, M.Pd., (II) Yuliati Hotifah, S.Psi., M.Pd.Keyword: empati, biblioedukasi.Empathy is an ability to put yourself in other people’s thought and feelings without having a real involved in their feeling or response in the form of cognitive and affective. The lack of student’s empathy cauases violances, despising, bullying and many other negative matters. Empaty of studentcan be increased by guidance using biblioedukasi method. The implementation uses reading material.This research aims to develop biblioedukasi to raise the empathy of senior high school students. The biblioedukasi development procedure adapts Borg and Gall (1989) style. Thec developing steps prevade (1) research and information collectin, (2) planning, (3) develop preliminary form of product, (4) main product version, (5) operational product testing, (6) operational filed testing, (7) final product revision. Data collection technique used instrument and measurement scale. Data anlysis of expert test and product user candidate test used average analysis test.The result of development and research produce biblioedukasi media. According to the result of material expert rating, media expert and candidate of product user have rated that the media result of developing is very proper, useful, accurate and interesting. Based on rating of small group, it is very appropriate, useful, accurate and interesting. it can be concluded that the media has been qualified in term of usefullness, accuracy and it is very proper and interesting. The development result can be used by counselor of SMA Negeri 1 Sidayu to help the student understanding and increasing their empathy, so the student can be more knowing, more understanding, and easier to adapt with the environment. Based on the result of reaserch and development, the researcher recommends to the school counselor to more active in giving service to the students using this developing media in order to grow cognitive and affective aspect so the student can increase their empathy. The advice for future researcher is to verify the effectiveness of biblioedukasi media outside of researching proccess, for example in the future after this research.
PROBLEMA NASKH DALAM ALQURAN (KRITIK HASBI ASH-SHIDDIQIEY TERHADAP KAJIAN NASKH)
Naskh-mansÅ«kh merupakan salah satu ilmu dari beberapa ilmu Alquran yang dapat dijadikan sebagai ‘alat’ untuk memahami pesan-pesan wahyu Alquran. Naskh-mansÅ«kh merupakan salah satu kajian yang sudah lama menjadi bahan perbincangan para ulama terdahulu. Akan tetapi, pembahasan terkait naskh-mansÅ«kh ini masih menyisakan problem oleh sebagian ulama’ lain sehingga terdapat pro-kontra dalam menanggapi naskh-mansÅ«kh itu sendiri. Selain problem pemahaman atas makna naskh, sebenarnya masih ada lagi problem yang oleh sementara ulama masih mempertanyakan akan “keberadaanâ€Â naskh-mansÅ«kh dalam Alquran. Sebagian besar (jumhur) ulama’ meyakini adanya naskh dalam Alquran sementara sebagian kecil lainnya masih mempertanyakan keberadaanya. Sarjana Indonesia tampak ada yang ikut meramaikan perdebatan kajian naskh tersebut, sarjana itu ialah Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy. Dalam menanggapi pro-kontra tersebut dengan tegas Hasbi menempatkan posisinya pada kelompok kedua. Lalu pertanyaanya bagaimanakah Hasbi, dalam pemikirannya terkait naskh dapat berkesimpulan seperti itu? Lalu bagaimanakah upaya Hasbi dalam ‘mendamaikan’ ayat-ayat Alquran yang oleh sebagian ulama mengklaim terdapat naskh dalam Alquran? Jenis penelitian ini adalah kepustakaan (literer). Penelitian ini menemukan kritik Hasbi yang menolak keras akan adanya naskh dalam Alquran. Hasbi mengemukakan argumen-argumen untuk menolak ulama yang mengakui adanya naskh, baik argumen yang berasal dari aql (rasio) maupun naql (teks). Tidak sebatas itu, Hasbi mengkompromikan ayat-ayat Alquran yang dinilai oleh sebagian ulama’ mengandung nask-mansÅ«kh dengan metode tafsir dan takhsis. Sehingga Hasbi menegaskan tidak ada ayat yang naskh atau mansÅ«kh di dalam Alquran
Literasi dalam al-quran membangun literasi berbasis qur'ani tahun 2024
Al-quran sebagai sumber utama ajaran islam berisi berbagai ilmu pengetahuan. segala hal dalam kehidupan ini tercakup di dalam al-quran, baik secara tersurat maupun tersirat. jika kita menaati apa yang diperintahkan allah SWT. di dalam firman-nya, kehidupan yang kita jalani pun akan lebih baik. Salah satunya dengan gemar membaca dan menggali ilmu pengetahuan. Sesungguhnya Allah Swt. akan mengangkat derajat seseorang yang senantiasa belajar meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan.Buku ini, anda akan termotivasi untuk membaca, mengkaji, dan mempelajari banyak hal di dalam al-qur'an sebagai sumber ilmu pengetahuan dan literasi.viii, 96 hlm, 20,5 x 14,3 c
ANALISIS PERENCANAAN AGREGAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE TRANSPORTASI (Studi Kasus Produksi Begel di UD. Wahib)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1). Menentukan peramalan permintaan produk sesuai dengan permintaan yang optimal (2). Menentukan jumlah produksi yang optimal dan biaya produksi minimum dengan menggunakan metode transportasi. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Pengolahan data menggunakan metode peramalan, berdasarkan hasil peramalan 3 metode yaitu moving average, double eksponential smoothing holt dan trend analisis least square diperoleh peramalan terbaik dengan nilai MSE terendah yaitu pada peramalan metode trend analisis least square. Berdasarkan perhitungan rencana agregat dengan menggunakan altenatif tenaga kerja tetap dan alternatif tenaga kerja berubah, biaya yang paling optimal yaitu terdapat pada alternatif tenaga kerja berubah sebesar Rp81.460.761 dengan total produksi sebanyak 1.550.304 unit. Hasil perhitungan perencanaan agregat menggunakan metode transportasi dengan alternatif tenaga kerja tetap dan alternatif tenaga kerja berubah menghasilkan total produksi yang sama yaitu sebanyak 1.525.040 unit. Biaya produksi yang optimal terdapat pada alternatif tenaga kerja berubah dengan total biaya produksi sebesar Rp62.905.143, sehingga terdapat selisih biaya sebesar Rp8.424.835 dari alternatif tenaga kerja tetap
Pendidikan Literasi Berbasis Alquran dalam Tinjauan Teologis, Historis, dan Sosiologis
The Qur'an has brought the spirit of literacy since the beginning of Islam, from that spirit then made Muslims recorded in world history as people who have created a superior civilization that became the mecca of science. This paper seeks to describe more complexly the spirit of literacy in the Qur'an from various aspects ranging from theological, historical, and sociological reviews. The research method used is literature with content analysis through interpretation of meaning. This article is a discourse study to dig deeper into the literacy spirit that needs to be applied in Islamic society. As a result, there are many verses in the Qur'an that command literacy by mentioning literacy tools and inviting mankind to think deeply, seek knowledge, and make bookkeeping a tradition. The scope of literacy is very broad, starting from reading, observing, researching, understanding, analyzing, criticizing, and so on
ANALISIS DAMPAK SEGREGASI GENDER DI PESANTREN TERHADAP PERILAKU SANTRI
Penelitian ini mengkaji tentang pemberlakuan segregasi gender di Pesantren At-Thoriqiyah, khususnya. Dimana hal tersebut disandarkan pada nilai-nilai keislaman agar tidak bercampur antara laki-laki dan perempuan untuk meghindari kemaksiatan. Namun tidak dipungkiri bahwa pemberlakuan segregasi tersebut juga memicu munculnya perilaku-perilaku yang tabu dan bahkan jauh dari nilai kepantasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deksriptif-kualitatif dengan kategori penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan dengan pengamatan langsung, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan munculnya beragam perilaku santri akibat dari segregasi pemondokan, yakni perilaku positif seperti semakin giatnya belajar dan beribadah, juga perilaku negatif seperti candaan di luar batas kewajaran, dorongan untuk berpacaran, dan perilaku homoseksual. Perilaku-perilaku negatif itu terjadi sebab dorongan internal bilogis (libido) pada diri santri yang menyebabkan disorganisasi nilai, baik nilai agama maupun nilai kesopanan, demi melampiaskan hasratnya. Sehingga butuh tinjauan kembali tentang pemberlakuan segregasi di pesantren mengingat banyaknya perilaku negatif yang bisa merusak citra dan nilai-nilai di pesantren
- …
