84 research outputs found

    Pengembangan Modul Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Bermuatan Project Based Learning Untuk Kelas X SMK Negeri 12 Malang

    No full text
    RINGKASAN Bachtiar, Azis. 2018. Pengembangan Modul Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Bermuatan Project Based Learning Untuk Kelas X SMK Negeri 12 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd. (2) Dila Umnia Soraya, S.Pd., M.Pd.   Kata Kunci: Pengembangan, Modul, Komputer dan Jaringan Dasar.Penggunaan bahan ajar di SMK Negeri 12 Malang dalam pembelajaran di bidang Teknik Komputer dan Jaringan mata pelajaran komputer dan jaringan dasar, yaitu berupa presentasi powerpoint. Selain itu model pembelajaran yang dilakukan masih terpusat pada guru. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru SMK Negeri 12 Malang ditemukan masalah dalam pembelajaran pada mata pelajaran teknik komputer jaringan yaitu belum tersedianya sumber belajar yang dapat memotivasi siswa dalam belajar. Permasalahan ini dapat disimpulkan bahwa diperlukan sebuah sumber belajar yang digunakan sebagai alat bantu untuk membantu guru menjelaskan materi kepada siswa dan digunakan siswa untuk belajar secara mandiri dengan membuat modul ajar.Penelitian ini menggunakan model penelitian Arif Sadiman (2012). Langkah-langkah pengembangan menurut Arif Sadiman (2012), yaitu: (1) Identifikasi kebutuhan, (2) Perumusan tujuan, (3) Perumusan butir-butir materi, (4) Perumusan pengukur keberhasilan, (5) Penulisan naskah media, (6) Tes/Uji coba, (7) Revisi, dan (8) Siap Produksi. Subjek uji coba dalam pengembangan modul yaitu ahli media dan ahli materi serta siswa SMK Negeri 12 Malang jurusan teknik komputer dan jaringan dengan menggunakan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner rating scale yang kemudian diolah dalam bentuk persentase menggunakan rumus persentase menurut Akbar.Hasil secara keseluruhan dari pengembangan modul Komputer Terapan Jaringan untuk kelas X di SMK Negeri 12 Malang di dapat presentase rata-rata tingkat kelayakan 89,5% dan dinyatakan sangat valid. Keseluruhan hasil yang didapat adalah berdasarkan data kuantitatif dan kualitatif dari validasi ahli dan uji coba kelayakan siswa kelas X.Hasil validasi ahli materi di dapat tingkat kelayakan 90,9% dan dinyatakan sangat valid. Hasil validasi ahli media di dapat tingkat kelayakan 95% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji coba kelompok kecil di dapat tingkat kelayakan 85,8% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji coba lapangan di dapat tingkat kelayakan 86,2% dan dinyatakan sangat valid. Merujuk pada kriteria validitas analisis persentase menurut Akbar, maka dapat diketahui bahwa modul sangat valid sehingga modul dikatakan layak dan dapat digunakan

    PENGARUH METODE BERNYANYI DENGAN MUSIK TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK BDI TAMAN KANAK-KANAK SANDHY PUTRA TELKOM KOTA MAKASSAR

    Full text link
    Sukmawati Azis, 2017. Pengaruh Metode Bernyanyi Dengan Musik Terhadap Kemampuan Berbicara Pada Anak Kelompok B di Taman Kanak-Kanak Sandhy Putra Telkom Kota Makassar. Skripsi ini dibimbing oleh Dra. Sri Sofiani, M.Pd selaku Pembimbing I dan Dr. Muh. Yusri Bachtiar, S.Pd, M.Pd selaku Pembimbing II, Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu : Bagaimanakah gambaran kemampuan berbicara pada anak dengan menggunakan metode bernyanyi melalui musik di Taman Kanak-Kanak Sandhy Putra Telkom Kota Makassar. Apakah ada pengaruh metode bernyanyi melalui musik terhadap kemampuan berbicara pada anak di Taman Kanak-Kanak Sandhy Putra Telkom Kota Makassar. Adapun tujuan penelitian ini, yaitu : Untuk mengetahui gambaran kemampuan berbicara pada anak dengan menggunakan metode bernyanyi melalui musik di Taman Kanak-Kanak Sandhy Putra Telkom Kota Makassar. Untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh metode bernyanyi melalui musik terhadap kemampuan berbicara pada anak di Taman Kanak-Kanak Sandhy Putra Telkom Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperiment Design atau eksperimen semu dengan jumlah populasi penelitian adalah 65 anak seluruh kelompok B, sedangkan sampel penelitian kelompok B1 ada 11 anak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok B2 ada 11 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistk deskriptif dan analisis statistiik non-parametrik. Berdasarkan hasil perhitungan uji Wilcoxon H1 ada pengaruh metode bernyanyi dengan musik terhadap kemampuan berbicara pada anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Sandhy Putra Telkom Kota Makassa

    PERSEPSI GURU TENTANG MANAJEMEN HUBUNGAN MASYARAKAT DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI (SMKN) 6 KOTA MAKASSAR

    Full text link
    Maerhan Yuliati Azis, 2013, Persepsi Guru Tentang Manajemen Hubungan Masyarakat di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kota Makassar. Skripsi. Dibimbing oleh Dra. Sitti Habibah, M.Si dan Drs. M. Bachtiar, M.Si.; Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini mengkaji Persepsi Guru Tentang Manajemen Hubungan Masyarakat di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kota Makassar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah persepsi guru tentang perencanaan humas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kota Makassar?, bagaimanakah persepsi guru tentang pelaksanaan humas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kota Makassar?, dan bagaimanakah persepsi guru terhadap evaluasi humas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kota Makassar?. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru tentang perencanaan humas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kota Makassar, untuk mengetahui persepsi guru tentang pelaksanaan humas di SMKN 6 Kota Makassar, dan untuk mengetahui persepsi guru tentang evaluasi humas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif persentase dengan menggunakan pendekatan kuntitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru SMKN 6 di Kota Makassar dengan jumlah 74 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan rumus persentase. Hasil analisis data untuk persepsi guru tentang perencanaan humas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kota Makassar terlaksana dengan baik. Hasil analisis data untuk persepsi guru tentang pelaksanaan humas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kota Makassar terlaksana dengan baik. Begitu pula hasil analisis data untuk persepsi guru tentang evaluasi humas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kota Makassar terlaksana dengan baik

    HIKAYAT BAPAK BILALANG: SUNTINGAN TEKS DISERTAI KAJIAN PRAGMATIK

    Full text link
    Bachtiar, Wildan. 2018. “Hikayat Bapak Bilalang: Suntingan Teks Disertai Kajian Pragmatik”. Undergraduate Thesis of Indonesian Literature Department, Faculty of Humanities, Diponegoro University, Semarang. Advisor: Nur Fawzan Ahmad, S.S., M.A. and Dra. Mirya Anggrahini, M.Hum. Hikayat Bapak Bilalang (HBB) is an old manuscript stored in National Library of Indonesia (PNRI) with calling code W 212. HBB text is a handwritten text using Malay with Arabic-Malay letters. The HBB manuscript was written by Haji Ibrahim in June 1870 AD or Rabiulawal 1287 AH on Penyengat Island. Contents of the manuscript tells a story of a character named Bapak Si Belalang, a joke story well-known in Malay people, written in prose. Research on the HBB manuscript was done by author in order to make the reader is able to read the story in the manuscript again and take advantage or lesson for nowadays and future society. The basic theories used in this research were philology and pragmatic. The research methods used in the research were data collection, data analysis, and data presentation method. Data collection was done by study of catalog, then data analysis was done by using philological theory to reveal the contents of manuscript and pragmatic approach to reveal the advantage to reader. Furthermore, the result of research were presented descriptively. The author devided the analysis result of HBB manuscript into two aspects, those are joke aspect (entertainment) and moral aspect (education). The entertainment aspect consist of the Bapak Si Belalang’s lucky story, the Si Belalang’s sly and slippery story, and the Lebai Malang’s hapless story. While the education aspect consist of the obligation to find a living, make effort to reach something, keep away from arrogant, the important of discussion, reply a kindness of others, affection, the beauty of sharing, and always pray all the times. Moral value behind the HBB story can be used as reflection for society life. Keywords: HBB manuscript, philology, pragmatic, joke, moral

    Pengembangan Modul Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Bermuatan Project Based Learning Untuk Kelas X SMK Negeri 12 Malang

    No full text
    RINGKASAN Penggunaan bahan ajar di SMK Negeri 12 Malang dalam pembelajaran di bidang Teknik Komputer dan Jaringan mata pelajaran komputer dan jaringan dasar, yaitu berupa presentasi powerpoint. Selain itu model pembelajaran yang dilakukan masih terpusat pada guru. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru SMK Negeri 12 Malang ditemukan masalah dalam pembelajaran pada mata pelajaran teknik komputer jaringan yaitu belum tersedianya sumber belajar yang dapat memotivasi siswa dalam belajar. Permasalahan ini dapat disimpulkan bahwa diperlukan sebuah sumber belajar yang digunakan sebagai alat bantu untuk membantu guru menjelaskan materi kepada siswa dan digunakan siswa untuk belajar secara mandiri dengan membuat modul ajar. Penelitian ini menggunakan model penelitian Arif Sadiman (2012). Langkah-langkah pengembangan menurut Arif Sadiman (2012), yaitu: (1) Identifikasi kebutuhan, (2) Perumusan tujuan, (3) Perumusan butir-butir materi, (4) Perumusan pengukur keberhasilan, (5) Penulisan naskah media, (6) Tes/Uji coba, (7) Revisi, dan (8) Siap Produksi. Subjek uji coba dalam pengembangan modul yaitu ahli media dan ahli materi serta siswa SMK Negeri 12 Malang jurusan teknik komputer dan jaringan dengan menggunakan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner rating scale yang kemudian diolah dalam bentuk persentase menggunakan rumus persentase menurut Akbar. Hasil secara keseluruhan dari pengembangan modul Komputer Terapan Jaringan untuk kelas X di SMK Negeri 12 Malang di dapat presentase rata-rata tingkat kelayakan 89,5% dan dinyatakan sangat valid. Keseluruhan hasil yang didapat adalah berdasarkan data kuantitatif dan kualitatif dari validasi ahli dan uji coba kelayakan siswa kelas X.Hasil validasi ahli materi di dapat tingkat kelayakan 90,9% dan dinyatakan sangat valid. Hasil validasi ahli media di dapat tingkat kelayakan 95% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji coba kelompok kecil di dapat tingkat kelayakan 85,8% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji coba lapangan di dapat tingkat kelayakan 86,2% dan dinyatakan sangat valid. Merujuk pada kriteria validitas analisis persentase menurut Akbar, maka dapat diketahui bahwa modul sangat valid sehingga modul dikatakan layak dan dapat digunakan

    Overview of Indonesian Islamic Education: A Social, Historical and Political Perspective

    No full text
    The aim of this study is to examine how the historical genealogy of Islamic educational tradition, particularly the tradition of teaching and learning, has contributed to the development of Islamic education in Indonesia. By drawing together in an analytic way a historically based description of the social and political circumstances surrounding Indonesian Islamic education, the study discusses some significant issues concerning the religious base, knowledge base, structural form, and the pedagogical approach of Indonesian Islamic education, all of which are important to the development of a modern form of Islamic education. The argument of the thesis is that the existing values of the Islamic tradition in education, particularly evident in Madrasah schools, provide a valuable basis for further developing and reconstructing an effective Islamic education system in Indonesia. However, there is also a strong need to construct an Islamic education curriculum in Indonesia that can meet the challenge posed by the circumstances generally understood as 'modernity'. The quality of teaching and learning in the Madrasah are very much influenced by the quality of the wider Islamic education programme. Any change in the curriculum of Islamic education will thus have significant effects on the quality of the Madrasah schools in Indonesia. This thesis will thus conclude by suggesting some implications for further development of Islamic education that arise from the study. This is a qualitative study using an historical genealogical approach to discover, understand and analyze the challenges currently facing Islamic education In Indonesia. The techniques for collecting data involved, primarily, a critical reading of historical and contemporary policy documents. Primary and secondary sources were also collected, studied and subjected to a critical reading in the production of this account of Indonesian Islamic education

    BATIK DAMAR KURUNG DI GRESIK: Konsep, Unsur Bentuk dan Karakteristik

    Full text link
    Damar Kurung merupakan ikon kebudayaan Gresik yang dikembangkan oleh Masmundari. Damar Kurung Masmundari menggambarkan cerita tentang kegiatan-kegiatan penting yang terjadi di Gresik. Batik Damar Kurung Bachtiar menggunakan motif Damar Kurung Masmundari. Berdasarkan latar belakang di atas penulis mengangkat permasalahan sebagai berikut: (1) Bagaimana Konsep Batik Damar Kurung Bachtiar?; (2) Bagaimana unsur bentuk Batik Damar Kurung Bachtiar?; (3) Bagaimana karakteristik Batik Damar Kurung Bachtiar?. Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan konsep Batik Damar Kurung Bachtiar; (2) Mendeskripsikan unsur bentuk motif Batik Damar Kurung Bachtiar; (3) Mendeskripsikan karakteristik Batik Damar Kurung Bachtiar. Sumber data diperoleh dari karya-karya batik yang telah diproduksi, karya Masmundari, pemilik Batik Damar Kurung Bachtiar dan foto yang berkaitan dengan Batik Damar Kurung Bachtiar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan diuraikan secara deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dilengkapi dengan studi kepustakaan serta dokumentasi yang diperoleh saat penelitian. Untuk mendapatkan data yang valid, dilakukan triangulasi data dan informan review.Berdasarkan data yang diperoleh dari lapangan melalui analisis data, maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa dalam penciptaan motif Batik Damar Kurung Bachtiar memiliki konsep, yaitu dari motif Damar Kurung Masmundari. Terdapat bentuk kegiatan-kegiatan masyarakat Gresik dalam motif Batik Damar Kurung Bachtiar yang menggambarkan kegiatan seperti halnya pada Damar Kurung Masmundari. Menurut bentuk motif batik yang dibuat selain untuk menunjukkan identitas dari daerah Kabupaten Gresik, juga sebagai wujud melestarikan kesenian yang ada di Gresik. Karakteristik motif Batik Damar Kurung Bachtiar yaitu batik dengan motif Damar Kurung yang berisi cerita tentang kegiatan masyarakat Gresik. Diantaranya adalah motif jajanan pasar, motif putri ngayang (terbang), motif taraweh, motif sholat idul fitri, motif dapur kemanten, motif dolanan, motif agustusan, dan motif kombinasi. Setiap tema Batik Damar Kurung Bachtiar mempunyai masingmasing ciri khas, setiap ciri khas yang ada dalam tema di sesuaikan pada gambar Damar Kurung Kata Kunci : Batik Damar Kurung, Konsep, Unsur Bentuk, Karakteristik Damar Kurung is a cultural icon Gresik by Masmundari. At Damar Kurung Masmundari depict the story of the important activities that occur in Gresik. Batik Damar Kurung Bachtiar using the motif of Damar Kurung Masmundari. Based on the above background description of the author raises the issue as follows: (1) How general concept Batik Damar Kurung Bachtiar ?; (2) How elements form Damar Kurung Batik Bachtiar ?; (3) How do the characteristics of Batik Damar Kurung Bachtiar?. The aim of the study was (1) Describe concept of Batik Damar Kurung Bachtiar; (2) Describe element batik motifs form Batik Damar Kurung Bachtiar; (3) Describe characteristics of Batik Damar Kurung Bachtiar. Source of data used by the authors of works that have been produced batik, Masmundari work, the owner of Batik Damar Kurung Bachtiar and photos related to Batik Damar Kurung Bachtiar. This study used qualitative methods and described descriptively. Data collected through observation, interview, is equipped with a literature study and documentation obtained during the study. In order to obtain valid data, triangulation of data and informants review. Based on data obtained from the field through data analysis, the researchers concluded that the creation of Batik Damar Kurung Bachtiar motif has a concept, namely concept of Damar Kurung Masmundari motif. There are forms of community activities Gresik in Batik Damar Kurung Bachtiar motif depicting activities as well as on Damar Kurung Masmundari. According to the shape of the motif are made in addition to indicate the identity of Gresik regency, as well as preserve the art form that is in Gresik. Batik motifs characteristic that is illustrated Batik Damar Kurung Bachtiar containing stories about community activities Gresik. which various activities are divided into two activities, namely the important activities and events happening in the community ritin Gresik. Among them is the motive snacks, princess motif ngayang (fly), Taraweeh motive, motive Eid prayer, newly wed kitchen motif, motif dolanan, Agustusan motif and motif combinations. Within each theme Batik Damar   Kurung Bachtiar have each characteristic, each characteristic is in the theme adjusted on the image Damar Kurung. Keywords: Batik Damar Kurung, Concept, Element Forms, Characteristics

    Pengaruh Kepemimpinan Dan Keterampilan Manajerial Kepala Sekolah Terhadap Peningkatan Kinerja Guru

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan keterampilan manajerial kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru di SMA IT Bina Insani dan SMA IT Riyadusholihin Kabupaten Serang. Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel penelitian berjumlah 30 guru, menentukan besarnya ukuran sampel dari dua sekolah dengan menggunakan  rumus Slovin. Data penelitian diambil melalui angket, observasi, dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskripsi dan analisis kuantitatif dengan program SPSS 23.0. Hasil penelitian dapat diperoleh kesimpulan bahwa, berdasarkan hasil nilai diketahui thitung 4,372 lebih besar dari ttabel dengan nilai 4,06, dengan taraf signifikansi 0,000 ˂ 0,05, kesimpulan hipotesisnya Ha diterima dan H0 ditolak, dengan demikian hipotesis ini diterima, karena ada hubungan antara kepemimpinan dan keterampilan manajerial kepala sekolah terhadap kinerja guru. Sedangkan nilai thitung 9,550 lebih besar dari ttabel 4,06 dengan taraf signifikansi 0,000 kurang dari 0,05 dengan hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak, dengan kesimpulan ada pengaruh antara keterampilan manajerial kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada kepala sekolah pada umumnya, dan kepala sekolah di SMAIT Bina Insani dan SMAIT Riyadusholihin pada khusunya untuk memperhatikan dan meningkatkan perilaku kepemimpinan, keterampilan manajerial dan juga memperhatikan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja guru. &nbsp
    corecore