250 research outputs found
'Security Management System In Intelligent Building' / Fauzan Azima Mohamad
Security management is the key to ensuring that safety measures are implemented. With the implementation of performance based safety legislation in many countries the onus has moved away from enforcement of perspective regulations to setting up of an infrastructure within the company to manage security issues in a spirit of self regulation. Most of people cannot compare the difference between security and safety. Security is also the ability to control and allocate resources without external coercion. Safety is the condition of being protected against something while security is being free from something The pursuit of security in workers or public in Malaysia at any places especially in a building is an on-going noble mission. In tandem with the development of the country, the number of crimes have reminded significantly high despite the efforts of the government and the private sector to address the issue. Security is the degree of protection against danger, loss, and criminals. Individuals or actions that encroach upon the condition of protection are responsible for a "breach of security. Security has to be compared and contrasted with other related concepts which are safety, continuity, reliability. The key difference between security and reliability is that security must take into account the actions of people attempting to cause destruction. Conversely, if it is perceived that there is security then there will be an increase in actual security, even if the perception of security is mistaken. Sometimes a sign may warn that video surveillance is covering an area, and even if there is no actual visual surveillance then some malicious agents will be deterred by the belief that there may be. Also, often when there is actual security present in an area, such as video surveillance this security will increase its effectiveness, protecting the value of the secured vehicle or area itself. Many companies are driving application security initiatives to reduce risk. Questions of where to start, how to secure the budget and commitment from management. It is important, however, for signs advertising security not to give clues as to how to subvert that security, for example in the case where a home burglar might be more likely to break into a certain home if he or she is able to learn beforehand which company makes its security system. In the light of the above information, it is essential to all employers, employees and the public to pursue an objective of risk prevention in the building we live or stay in, in the work place, in the house, in the commercial building, and everywhere concerning safety, health and environment
Penerapan Peraturan Pemerintah (Pp) Nomor 46 Tahun 2013 Dan Self Assessment System Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm) Rakit Tenun (Studi Empiris Pada Salah Satu Umkm Yang Berada Di Tanjung Morawa).
Penelitian ini menggambarkan Penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 46
Tahun 2013 Dan Self Assessment System sudah cukup memadai dalam
pemahamannya dan peran penting pemerintah yang harus diteliti terhadap
UMKM yang telah membayar pajaknya. Penelitian ini ditekankan padaPenerapan
Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 Dan Self Assessment System,
karena Peraturan Pemerintah ini merupakan aturan yang digunakan untuk UMKM
pada saat ini. Oleh karena itu diperlukan suatu Penerapan Peraturan Pemerintah
(PP) Nomor 46 Tahun 2013 Dan Self Assessment System yang baik dan benar
tanpa harus menggunakan jasa konsultan pajak agar Self Assessment System
berjalan dengan baik dan lancar, karena revolusi pajak telah terjadi.
Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan deskriptif, yaitu mengumpulkan, serta menganalisis data yang
diperoleh dari perusahaan yang kemudian ditelah kembali untuk mendapatkan
deskripsi atau gambaran yang jelas dari masalah yang dibahas pada penelitian ini
yaitu perenan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 tahun 2013 pada UMKM
Rakit Tenun dan Self Assessemnt System.
Penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2013 Dan Self
Assessment System Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Rakit
Tenun mesih banyak menuai kontrofersi didalam masyarakat khususnya para
pelaku UMKM tetapi kita harus melihat dari sisi positif dari penerapan pajak ini
yaitu dengan diberlakukannya peraturan ini diharapkan kesadaran masyarakat
untuk membayar pajak semakin meningkat
Benarkah Kita Murji’ah? Catatan atas Artikel Prof. Dr. Fauzan Saleh
This is a special note on the article written by Fauzan Saleh entitled Kita Masih Murji’ah: Mencari Akar Teologi Pemahaman Umat Islam Indonesia published in Tsaqafah Volume 7, No. 2, October 2009. The author notes that the article could plunge Muslims to the wrong conception. Fauzan begins his article on Caliph Uthman’s nepotism when designating Amr bin Ash as governor of Egypt, Mua’wiyah as governor of Sham and Sa’ad bin Abi Waqas as governor of Iraq and Persia. Further this article notes concerning the definition of Ahl al- Sunnah wa al-Jama’ah. In addition, the author sees Fauzan does not fully understand this concept. Thus, because he classified both Maturidist and Asy’arist only into this group, without explaining their true set of belief. Actually the truth about Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah is the groups who have unanimity in beliefs, traditions and the status of Prophet Muhammad (Peace be upon him) and the the very righteous people among Muslims in Islam. They are the prophet’s companions and Tabi’in (followers), and the schoolars who followed their guidance, and their way in terms of faith, words, and deeds until the Day of Judgment. From this point of view, the criticism persists about the actors a great sin whereby this article parsed differences between Ahlusunah and Murji’ah. According to the author, Fauzan has been on failure when he drew a hasty conclusion at the similarity belief of Murji’ah and Ahlusunah, whereas Ahlusunah’s creed is just a continuation of Murji’ah’s. As clearly written in Fauzan’s conclusions of the article, despite Murji’ah creed is no longer known at this time, but this concept still remains sustainable in Islamic theology.</p
APPLICATION OF SHARIA ACCOUNTING IN MURABAHAH AND MUDHARABAH FINANCING AT BMT FAUZAN AZHIIMA PAREPARE
Sharia accounting is an emerging area within accounting studies that is founded on truth values based on Islamic law. It is governed by PSAK, which is developed and published by the Financial Accounting Standards Council. The numerous opinions regarding sharia financial institutions not yet fully implementing sharia accounting in accordance with PSAK motivated the author to delve deeper into the application of accounting at BMT Fauzan Azhiima Parepare, particularly in the areas of murabahah and mudharabah financing.
This research adopts a qualitative approach, utilizing field research methods, and primary data collection through observation and interviews. The study was conducted at BMT Fauzan Azhiima Parepare, involving in-depth interviews with seven informants.
The findings of this research indicate that (1) the implementation of sharia accounting at BMT Fauzan Azhiima Parepare is reflected in its financial statements and the execution of its murabahah and mudharabah programs, which are in line with the recognition, measurement, presentation, and disclosure of transactions as prescribed by PSAK. (2) Sharia accounting appears to positively impact BMT Fauzan Azhiima Parepare by facilitating its ability to assess sharia financial positions regarding existing programs or transactions. Margins and profit-sharing are negotiated based on agreements between both parties, ensuring that each transaction aligns with the capabilities and needs of BMT Fauzan Azhiima Parepare’s customers.Akuntansi syariah adalah bidang baru dalam studi akuntansi yang berlandaskan nilai-nilai kebenaran sesuai hukum Islam. Akuntansi syariah diatur dalam PSAK, yang disusun dan diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan. Banyaknya pandangan mengenai lembaga keuangan syariah yang belum menerapkan akuntansi syariah sesuai dengan PSAK menjadi salah satu alasan bagi penulis untuk melakukan kajian lebih mendalam mengenai penerapan akuntansi di BMT Fauzan Azhiima Parepare, khususnya dalam pembiayaan murabahah dan mudharabah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode penelitian lapangan dan pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara. Penelitian dilakukan di BMT Fauzan Azhiima Parepare dengan melakukan wawancara mendalam terhadap 7 informan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penerapan akuntansi syariah di BMT Fauzan Azhiima Parepare dijelaskan dalam laporan keuangan secara formal dan melaksanakan program murabahah serta mudharabah, yang dapat dikatakan sesuai dengan pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan transaksi berdasarkan PSAK. (2) Akuntansi syariah tampaknya memberikan dampak pada BMT Fauzan Azhiima Parepare itu sendiri, yaitu dalam memudahkan BMT untuk melihat posisi keuangan syariah terkait program atau transaksi yang ada. Margin dan bagi hasil dibahas melalui hasil kesepakatan antara kedua belah pihak, sehingga setiap transaksi diharapkan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan pelanggan BMT Fauzan Azhiima Parepare
PENGARUH PEMBERIAN JERAMI PADI AMONIASI YANG DISUPLEMENTASI MINERAL PHOSPOR, SULFUR DAN DAUN UBI KAYU DALAM RANSUM TERHADAP KECERNAAN BK, BO, PK DAN PBB PADA SAPI PESISIR
Penerapan metode pengolahan secara komersial masih menghadapi banyak kendala dan ada kemungkinan dapat diperbaiki melalul optimasi bioproses dalam rumen, dengan menciptakan kondlsi ekologi yang mendukung bioproses
melalui penyediaan nutrien prekursor pertumbuhan mikroba dalam jumlah yang cukup. Peningkatan kecemaan pakan serat juga harus didekati dari segi kecukupan nutrien untuk pertumbuhan mikroba rumen (Leng, 1991). Kecemaan pakan serat
dalam rumen pada dasarnya adalah kerja enzim pencema serat yang diproduksi oleh mikroba rumen. Peningkatan konsentrasi enzim dalam rumen diharapkan dapat meningkatkan laju kecemaan pakan. Teknik pengolahan harus segera dipadukan dengan usaha meningkatkan populasi mikroba dalam rumen.
Beberapa hasil penelitian mempelihatkan bahwa penambahan mineral P dan S mampu memperbaiki kecemaan pakan serat kualitas rendah (Kennedy etal, 2000; Stevani el al, 2002)
UJI EFEK ANTIDIABETES EKSTRAK GAMBIR (Uncaria gambir (Hunter) Roxb) YANG TERSTANDARISASI PADA MENCIT PUTIH JANTAN.
Telah dilakukan penelitian uji efek antidiabetes ekstrak Uncaria gambir
(Hunter) Roxb yang terstandarisasi pada mencit putih jantan yang diinduksi dengan
aloksan dosis 200mg/kg BB secara intraperitoneal. Ekstrak diberikan secara oral
dengan dosis 30, 100, 300 dan 1000 mg/kg BB selama 7 hari. Parameter yang diukur
adalah kadar glukosa darah, berat badan, volume air minum, volume urin, dan berat
relatif organ ginjal, jantung, hati.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Uncaria gambir (Hunted Roxb
yang terstandarisasi pada semua variasi dosis dapat menurunkan kadar glukosa darah
mencit diabetes yang diinduksi dengan aloksan, tidak dapat memperbaiki berat badan
mencit diabetes, dapat menurunkan konsumsi air minum dan pengeluaran volume
urin mencit diabetes, menurunkan berat relatif organ ginjal mencit diabetes,
sedangkan terhadap hati dan jantung tidak berpengaruh
Proses Penetapan Target Pendapatan Daerah (Studi Kasus: Penetapan Target Pajak Hotel dan Pajak Restoran di Dinas Pendapatan Daerah kabupaten Bungo)
Menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, tujuan pemberian otonomi daerah adalah didasarkan pada faktor-faktor perhitungan, tindakan dan kebijaksanaan yang benar-benar menjamin daerah yang bersangkutan, dapat mengurus rumah tangganya sendiri. Sehingga Pemerintah Daerah diberi keluasan dalam menghimpun dana seperti diatur dalam pasal 5 dan 6 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, yang menyatakan bahwa dalam pelaksanaan desentralisasi, Pemerintah Daerah berhak atas sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah yang terdiri atas : 1) Hasil pajak daerah 2) Hasil Retribusi daerah 3) Hasil Perusahaan daerah dan basil pengelolaan kekayaan daerah lainnya yang dipisahkan 4) Lain-lain pendapatan daerah yang sah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses penetapan target pendapatan asli daerah di Kabupaten Bungo khususnya terhadap Pajak Hotel dan Pajak Restoran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan metode penelitian data menggunakan teknik deskriptif kualitati£ Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Dalam menentukan informan digunakan teknik purposive sampling. Fokus dalam penelitian ini ada 2 yaitu: 1). Proses penetapan target Pendapatan Asli Daerah melalui pajak hotel dan pajak restoran di Kabupaten Bungo 2). Faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap proses penetapan target Pendapatan Asli Daerah melalui pajak hotel dan pajak restoran di Kabupaten Bungo. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama periode 5 tahun anggaran Kabupaten Bungo, realisasi penerimaan PAD dari Pajak hotel selalu tidak mencapai target dengan rata-rata realisasi sebesar 72,4 %. Berbeda dengan penerimaan PAD dari Pajak Restoran yang selalu melampaui target dengan rata-rata realisasi sebesar 111,4%. Hal ini terjadi karena dalam proses penetapan target penerimaan pajak hotel dan pajak restoran tidak di dukung dengan data potensi pajak hotel dan pajak restoran yang lengkap. Hal ini berdampak terhadap realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah pajak hotel dan pajak restoran yang tidak optimal
Semantik Al-Qur’an (Sebuah Metode Penafsiran)
Sejak Masa Nabi saw., telah banyak usaha yang dilakukan oleh para ulama untuk mengungkapkan makna dan isi yang terkandung di dalam al-Qur ’an. Banyak metode-metode yang mereka gunakan untuk mengungkap inti dan konsep-konsep yang ditawarkan al-Qur ’an. Metode-metode pentafsiran tersebut semakin berkembang dari generasi ke generasi. Mulai dari era klasik dengan metode tafsir tematiknya, era modern dengan beragam metode tafsir mulai dari tafsir sastra, tafsir ‘ilmi dan lainnya, hingga era kontemporer dengan menggunakan metode linguistik yang diadopsi dari keilmuan Barat. Salah satu metode pentafsiran yang digunakan saat ini adalah metode semantik. Semantik sendiri merupakan sebuah metode yang meneliti tentang makna-makna dan konsep-konsep yang terdapat pada kata di dalam al-Qur’an dengan mempelajari langsung sejarah penggunaan kata tersebut, bagaimana perubahan maknanya, dan pembentukan konsep yang terkandung di dalam kata tersebut. Semantik al-Qur ’an menggunakan pendekatan sosio-linguistik untuk mengungkapkan pembentukan konsep yang dikandung dalam sebuah kata di dalam al-Qur ’an. Metode ini diawali dengan penjelasan definisi kata, pengungkapan kesejarahan kata dari awal kata tersebut diucapkan oleh masyarakat Arab hingga digunakan dalam al-Qur ’an, hubungan antara kata tersebut dengan kata yang lain di dalam ayat maupun surah (munasabah), dan menjelaskan konsep- konsep yang terkandung di dalamnya hingga membentuk sebuah pandangan dunia al-Qur ’an.Sejak Masa Nabi saw., telah banyak usaha yang dilakukan oleh para ulama untuk mengungkapkan makna dan isi yang terkandung di dalam al-Qur ’an. Banyak metode-metode yang mereka gunakan untuk mengungkap inti dan konsep-konsep yang ditawarkan al-Qur ’an. Metode-metode pentafsiran tersebut semakin berkembang dari generasi ke generasi. Mulai dari era klasik dengan metode tafsir tematiknya, era modern dengan beragam metode tafsir mulai dari tafsir sastra, tafsir ‘ilmi dan lainnya, hingga era kontemporer dengan menggunakan metode linguistik yang diadopsi dari keilmuan Barat. Salah satu metode pentafsiran yang digunakan saat ini adalah metode semantik. Semantik sendiri merupakan sebuah metode yang meneliti tentang makna-makna dan konsep-konsep yang terdapat pada kata di dalam al-Qur’an dengan mempelajari langsung sejarah penggunaan kata tersebut, bagaimana perubahan maknanya, dan pembentukan konsep yang terkandung di dalam kata tersebut. Semantik al-Qur ’an menggunakan pendekatan sosio-linguistik untuk mengungkapkan pembentukan konsep yang dikandung dalam sebuah kata di dalam al-Qur ’an. Metode ini diawali dengan penjelasan definisi kata, pengungkapan kesejarahan kata dari awal kata tersebut diucapkan oleh masyarakat Arab hingga digunakan dalam al-Qur ’an, hubungan antara kata tersebut dengan kata yang lain di dalam ayat maupun surah (munasabah), dan menjelaskan konsep- konsep yang terkandung di dalamnya hingga membentuk sebuah pandangan dunia al-Qur ’an
PENGARUH PUTARAN TOOL TERHADAP KEKERASAN, KEKUATAN TARIK, STRUKTUR MAKRO-MIKRO PLAT KUNINGAN YANG DISAMBUNG DENGAN LAS GESEK-ADUK (FRICTION STIR WELDING, FSW)
Pengelasan merupakan teknik fabrikasi umum dalam kontruksi logam. Pada kontruksi pesawat terbang dan kapal, logam yang sering digunakan adalah kuningan. Kuningan ini memiliki weldability yang kurang baik pada pengelasan SMAW, untuk itu telah dikembangkan sebuah metode baru yaitu friction stir welding. Penelitian ini menggunakan kuningan sebagai base metal untuk friction stir welding dengan sambungan butt joint. Parameter yang divariasikan oleh mesin milling adalah kecepatan putaran tool pada 800, 1120, dan 1600 rpm, pada travel speed 12 mm/menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan tarik terbesar terdapat pada kecepatan putaran tool 1120 rpm dengan nilai kekuatan tarik 152.7 MPa. Kekuatan tarik terendah terdapat pada kecepatan putaran tool 1600 rpm dengan nilai kekuatan tarik 73.3 MPa. Nilai kekerasan tertinggi terdapat pada kecepatan putaran tool 1120 rpm dengan nilai kekerasan 236 VHN. Nilai kekerasan terendah terdapat pada kecepatan putaran tool 800 rpm dengan nilai kekerasan 168 VHN. Hasil foto makro menunjukan adanya cacat incomplete penetration pada sepanjang daerah pengelasan pada tiap variasi kecepatan putaran tool
Tinjauan Fiqh Mu’amalah terhadap sewa menyewa tanah dan bangunan sewaan: Studi kasus di Perumahan Griya Permata Asri Kelurahan Dalung Kecamatan Cipocokjaya Kota Serang Banten
ABSTRAK
Mu’amalah merupakan bagian dari hukum Islam yang tujuannya untuk mengatur hubungan antar manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu bentuk mu’amalah dalam Islam adalah sewa menyewa (ijarah) berbagai bermacam-macam hal dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sewa menyewa dalam praktik kehidupan sehari-hari merupakan salah satu bentuk tolong-menolong sesama ditengah masyarakat. Praktik sewa menyewa Tanah dan bangunan hasil sewaan di Komp. Griya Permata Asri Kelurahan dalung kecamatan Cipocokjaya Kota Serang Banten, yaitu sewa menyewa antara pemilik Tanah dan bangunan, yang dikemudian hari tanah dan bangunan tersebut disewakan lagi kepada pihak lain dengan akad (Ijarah), namun penyewa awal tidak memberitahuakan kepada pemilik tanah dan bangunan untuk menyewakan kembali tanah dan bangunan tersebut ke pihak lain.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik sewa menyewa tanah dan bangunan hasil sewaan yang biasa dilakukan masyarakat Komp. Griya Permata Asri Dalung Kecamatan Cipocokjaya Kota Serang Banten dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktik sewa menyewa di atas. Adapun tujuan penelitian ini untuk menjelaskan praktik sewa menyewa tanah dan bangunan hasil sewaan yang biasa dilakukan masyarat Komp. Griya Permata Asri Dalung Kecamatan Cipocokjaya Kota Serang Banten dan untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap praktik sewa menyewa termaksud. Adapun metode penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, wawancara. Dalam pengelolahan datanya dilakukan melalui editing dan sistematika. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa praktik sewa menyewa tanah dan bangunan yang kemudian disewakan lagi kepada pihak lain sebagaimana terjadi di masyarat Komp. Griya Permata Asri Dalung Kecamatan Cipocokjaya Kota Serang Banten sepengetahuan atau tanpa sepengetahuan pemilik tanah dan bangunan.
Kesimpulan, setelah penulis melakukan analisis data yang tentu saja berdasarkan konsep mu’amalah, maka penulis menyimpulkan bahwa sewa menyewa tanah daan bangunan di Perum Griya Permata Asri Dalung Kota Serang tersebut tidak sesuai dengan hukum Islam, sehingga sewa menyewa seperti ini tidak diperbolehkan karena akan merugikan salah satu pihak yang mengikatkan diri dalam sebuah perjanjian sewa menyewa.
ABSTRACT
Muamalah is part of Islamic law whose purpose is to regulate human relations in social life. One form of mu'amalah in Islam is leasing (ijarah) of various kinds of things in meeting the needs of human life. Leasing in the practice of daily life is a form of helping others in society. The practice of leasing leased land and buildings in Komp. Griya Permata Asri Dalung Village, Cipocokjaya sub-district, Serang City, Banten, namely leasing between land and building owners, which later the land and buildings are leased again to other parties with a contract (Ijarah), but the initial tenant does not notify the land and building owners to rent out return the land and building to another party.
The formulation of the problem in this study is how is the practice of renting land and buildings resulting from rent that is usually carried out by the Komp. Griya Permata Asri Dalung, Cipocokjaya District, Serang City, Banten and how to review Islamic law regarding the above leasing practices. The purpose of this study is to explain the practice of renting land and buildings which are usually carried out by the people of Komp. Griya Permata Asri Dalung, Cipocokjaya District, Serang City, Banten and to find out the review of Islamic law on the said leasing practice. The method of this research is field research, which is descriptive in nature with a qualitative approach. Sources of data used are primary data and secondary data. Data collection methods through documentation, observation, interviews. The data management is done through editing and systematics. Based on the results of the research, it can be stated that the practice of leasing land and buildings which are then leased again to other parties as happened in the Komp. Griya Permata Asri Dalung, Cipocokjaya District, Serang City, Banten, with the knowledge or without the knowledge of the land and building owners.
Conclusion, after the authors have conducted data analysis which of course is based on the concept of mu'amalah, the authors conclude that; The lease of land and buildings at Perum Griya Permata Asri Dalung, Serang City, is not in accordance with Islamic law, so this type of lease is not permissible because it will harm one of the parties who bind themselves to a lease agreement.
مستخلص البحث
المعاملة جزء من الشريعة الإسلامية هدفها تنظيم العلاقات الإنسانية في الحياة الاجتماعية. أحد أشكال المعاملة في الإسلام هو الإجارة (الإجارة) لأنواع مختلفة من الأشياء لتلبية احتياجات الحياة البشرية. التأجير في ممارسة الحياة اليومية هو شكل من أشكال مساعدة الآخرين في المجتمع. ممارسة تأجير الأراضي والمباني المؤجرة في كومب. قرية Griya Permata Asri Dalung ، منطقة Cipocokjaya الفرعية ، مدينة Serang ، Banten ، وبالتحديد التأجير بين مالكي الأراضي والمباني ، والتي يتم فيما بعد تأجير الأرض والمباني مرة أخرى لأطراف أخرى بعقد (Ijarah) ، لكن المستأجر الأولي لا يخطر على أصحاب الأرض والمباني تأجيرها وإعادة الأرض والمبنى لطرف آخر.
إن صياغة المشكلة في هذه الدراسة هي كيف تتم ممارسة تأجير الأراضي والمباني الناتجة عن الإيجار الذي عادة ما يتم تنفيذه بواسطة Komp. Griya Permata Asri Dalung، Cipocokjaya District، Serang City، Banten وكيفية مراجعة القانون الإسلامي فيما يتعلق بممارسات التأجير المذكورة أعلاه. الغرض من هذه الدراسة هو شرح ممارسة تأجير الأراضي والمباني المؤجرة والتي عادة ما يتم تنفيذها من قبل سكان كومب . Griya Permata Asri Dalung، Cipocokjaya District، Serang City، Banten ولمعرفة مراجعة الشريعة الإسلامية بشأن ممارسة التأجير المذكورة. منهج هذا البحث هو بحث ميداني وصفي بطبيعته ومنهج نوعي. مصادر البيانات المستخدمة هي البيانات الأولية والبيانات الثانوية. طرق جمع البيانات من خلال التوثيق والملاحظة والمقابلات. تتم إدارة البيانات من خلال التحرير والنظاميات. بناءً على نتائج البحث ، يمكن القول بأن ممارسة تأجير الأراضي والمباني التي يتم تأجيرها بعد ذلك مرة أخرى لأطراف أخرى كما حدث في كومب. Griya Permata Asri Dalung ، مقاطعة Cipocokjaya ، مدينة Serang ، Banten ، بمعرفة أو بدون علم أصحاب الأرض والمباني.
الخلاصة ، بعد أن أجرى المؤلفون تحليل البيانات الذي يعتمد بالطبع على مفهوم المعامله ، استنتج المؤلفون ما يلي: إن تأجير الأراضي والمباني في Perum Griya Permata Asri Dalung ، بمدينة سيرانج ، لا يتوافق مع الشريعة الإسلامية ، لذا فإن هذا النوع من الإيجار غير مسموح به لأنه سيضر بأحد الأطراف التي تلزم نفسها باتفاقية إيجار
- …
