1,720,965 research outputs found
PENGARUH BIAYA KUALITAS TERHADAP PENJUALAN PADA PT. PINDAD (PERSERO) BANDUNG DIVISI TEMPA DAN COR
Salah satu usaha dalam meningkatkan dan menjaga kualitas telah dilaksanakan oleh PT.
PINDAD (Persero) sebagai perusahaan industri manufaktur yang bergerak dalam bidang
Produk Militer dan Produk Komersil yang menyadari bahwa perusahaan bergantung pada
kepuasan konsumen dimana kualitas produk dan jasa itu sesuai dengan keinginan dan harapan
konsumen. Untuk memperoleh kualitas yang baik PT. PINDAD memiliki subdepartemen mutu
pada masing-masing departemen yang bertanggung jawab untuk menjalankan program kualitas
perusahaan, yang menyangkut perencanaan dan penyusunan petunjuk spesifikasi kualitas,
pencapaian tingkat kualitas, kegiatan pemeriksaan dan pengujian guna tercapainya kualitas
yang diminta konsumen serta diakui baik secara nasional maupun Internasional.
Dalam usaha meningkatkan penjualan produknya dan untuk menjaga kepercayaan para
pelanggannya, PT. PINDAD (Persero) senantiasa memprioritaskan pada kualitas produk
melalui peningkatan kualitas dengan menggunakan biaya kualitas untuk mencegah terjadinya
produk cacat serta menghasilkan produk yang sudah ada standar kualitas yang telah ditetapkan
sebelumnya. Untuk dapat melihat keberhasilan biaya kualitas digunakan sebagai tolak
ukurannya adalah penjualan.
Berdasarkan uraian tersebut diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai
: “Pengaruh Biaya Kualitas (Cost of Quality) Terhadap Penjualan Pada PT. PINDAD
(Persero) Divisi Tempa dan Cor”
Analisis Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Pos Indonesia Cabang Soppeng
Penelitian ini dilakukan pada PT. Pos Indonesia Cabang Soppeng, berlokasi di Jalan Pengayoman Kelurahan Lemba Kecamatan Lalabata Watansoppeng, Sampel yang digunakan adalah sebanyak 32 Responden. Sedangkan teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan metode Sampling Jenuh. Untuk mengetahui pengaruh Kompetensi terhadap kinerja karyawan pada PT. POs Indonesia Cabang Soppeng digunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Berdasarkan Analisis Regresi Berganda dapat diketahui Kompetensi yang terdiri dari variabel pengetahuan, keterampilan, perilaku dan pengalaman kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan pada PT. Pos Indonesia Cabang Soppeng. dapat diketahui bahwa diantara variabel pengetahuan, keterampilan, perilaku dan pengalaman kerja yang paling berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan pada PT. Pos Indonesia Cabang Soppeng adalah Pengalaman Kerja.
Pimpinan Kejaksaan Negeri Kabupaten Soppeng hendaknya memberikan perhatian khusus pada para pegawai dan lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan jabatan yang diembannya. Keberhasilan kinerja pegawai adalah salah satu unsur dalam meningkatkan kinerja organisasi. Diharapkan dengan tercapainya gaya kepemimpinan yang baik maka kinerja pegawai Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Soppeng pun akan semakin baik., Peningkatan Kinerja pegawai Pada Kantor Kerjaksaan Negeri Kabuptaen Soppeng dapat melalui Komunikasi dengan meningkatkan Kualitas Media yang baik, Kecepatan, mengakses Informasi, Penyebaran Pesan, Ketepatan Pesan sehingga proses komunikasi antara Bawahan dan atasan serta rekan kerja Dapat terlaksana dengan efektif dan efisien, dan Perlu penelitian lanjutan untuk mengetahui faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja Pegawai Pada Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Soppeng.
Keywords:
Kompetensi, Kinerja, Kinerja Karyawa
PENDAMPINGAN MANAJEMEN KEUANGAN BAGI INDUSTRI SARI MURNI SUMBAWA
Industri Sari Murni merupakan industri tahu tempe yang berada di bantaran sungai Brangbiji, Sumbawa Besar. Rendahnya tingkat pengetahuan berdampak pada sulitnya usaha berkembang dan mengabaikan peranan administrasi dan laporan keuangan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mitra tentang pengelolaan manajemen keuangan usaha melalui pembukuan keuangan sederhana. Metode yang digunakan yaitu pelatihan, praktek langsung dan pendampingan. Kegiatan meliputi pelatihan pengelolaan keuangan, pemberian bantuan buku keuangan serta praktek dan penyusunan pembukuan pencatatan keuangan. Hasil kegiatan yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pihak industri Sari Murni dalam manajemen keuangan industri sehingga tersusun pembukuan/pencatatan serta laporan keuangan yang memadai bagi Industri Sari Murni meliputi Buku Catatan Pengeluaran, Buku Catatan Pemasukan, Buku Kas Utama, Buku Stok Barang, Buku Inventaris Barang dan Buku Laba Rugi
Pengaruh Motivasi Dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Misi Pasar Raya Soppeng
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi dan pengalaman kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada Misi Pasar Raya Soppeng. Penelitian ini dilakukan pada Misi Pasar Raya Soppeng yang berlokasi di Jl. Kemakmuran Watansoppeng, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Misi Pasar Raya Soppeng, yang berjumlah 35 orang, Sedangkan metode penarikan sampel yang digunakan adalah metode teknik sampling jenuh dimana seluruh anggota populasi karyawan Misi Pasar Raya Soppeng yang berjumlah 35 karyawan dijadikan sampel. Untuk mengetahui pengaruh motivasi dan pengalaman kerja terhadap produktivitas kerja maka digunakan tenik analisis regresi linear berganda. Berdasarkan permasalahan dan pembahasan tentang Pengaruh Motivasi dan Pengalaman Kerja terhadap Produktifitas Kerja Karyawan Misi Pasar Raya Soppeng, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: Motivasi berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan Misi Pasar Raya Soppeng, Pengalaman kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan Misi Pasar Raya Soppeng, Motivasi dan Pengalaman kerja berpengaruh secara simultan terhadap produktivitas kerja karyawan Misi Pasar Raya Soppeng
Kata Kunci: Motivasi, Pengalaman Kerja,Produktivitas kerja
Abstract
The purpose of this study was to determine the effect of motivation and work experience on employee productivity at Pasar Raya Soppeng Mission. This research was conducted at the Pasar Raya Soppeng Mission which is located on Jl. Prosperity Watansoppeng, The population in this study were all employees of the Pasar Raya Soppeng Mission, totaling 35 people, while the sampling method used was the saturated sampling technique where all members of the population of Pasar Raya Soppeng Mission employees, amounting to 35 employees, were sampled. To determine the effect of motivation and work experience on work productivity, the technique of multiple linear regression analysis is used. Based on the problems and discussion about the Influence of Motivation and Work Experience on Work Productivity of the Soppeng Raya Market Mission employees, it can be concluded that: Motivation affects the work productivity of Soppeng Raya Market Mission employees, Work experience affects the work productivity of Soppeng Raya Market Mission employees, Motivation and Work experience has a simultaneous effect on employee work productivity. Mission Pasar Raya Soppeng
Keywords: Motivation, Work Experience, Work Productivit
Unveiling the Role of Protean Career Orientation and Leadership in Organizational Commitment and Employee Performance: A Systematic Literature Review
In today’s dynamic organizational environment, Protean Career Orientation (PCO) and leadership are critical drivers of organizational commitment and employee performance. While extensively studied separately, their combined effects remain underexplored. This study systematically reviews empirical research to clarify how PCO and leadership interact to influence employee outcomes. A systematic literature review was conducted using Scopus-indexed articles published between 2014 and 2024. Targeted keywords related to performance management, leadership, and PCO guided the search. Applying PRISMA protocol and strict inclusion criteria, 863 high-quality studies were retained for qualitative synthesis. PCO was found to positively influence affective and normative commitment through organizational identification, career optimism, and mentoring, but had limited effect on continuance commitment. Leadership styles—particularly participative, transformational, and managerial coaching—consistently improved commitment and performance. The synergy between PCO and supportive leadership promoted proactive behaviors and organizational citizenship, mediating performance gains. The findings emphasize the need for organizations to integrate career autonomy with empowering leadership to strengthen commitment and enhance performance. The proposed framework advances theory by linking PCO with leadership-driven engagement. Practically, it offers HR strategies for fostering autonomy, development, and supportive leadership. Limitations include reliance on secondary data and lack of industry-specific focus
DISCLOSURE OF PRINCIPALS-AGENT BEHAVIOR DUE TO ASYMMETRIC INFORMATION BASED ON LOCAL VALUES IN INSTITUTIONS VILLAGE FUND MANAGEMENT: DISCLOSURE OF PRINCIPALS-AGENT BEHAVIOR DUE TO ASYMMETRIC INFORMATION BASED ON LOCAL VALUES IN INSTITUTIONS VILLAGE FUND MANAGEMENT
The purpose of this study is to uncover the main agent behavioral problem caused by asymmetric information. The focus of this research is on identifying and answering behavioral issues that occur between principals and agents in the village fund management institutions. The methodology design uses an interpretive paradigm approach by applying a principals-agent theory based on information, that is, tracing the relationship of informant behavior in symbolic interactions that are interpreted by the cultural values of Sumbawa. Qualitative research and indepth interviews were conducted with several competent speakers on village fund management institutions and Sumbawa cultural experts. The research shows that there is asymmetric information about the use of village resources by agents who make themselves opportunistic and weaken the trust of the principals (village community) in him. The solution to the problem is a sabalong desa behavioral approach (improvement of the village) in the sense of mutual value and mutual trust in the value system of congratulations (towards security) and the value of justice and balance in the sabalong Samalewa value system uses relationships between village communities and village leaders institutionally. The conclusion of the study is that asymmetric information makes the agent behavior opportunistic and weakens the confidence of the principalss, through mutual value (mutual trust) and mutual worth (mutual respect), in the value system of the salamat (towards safety) and value be overcome by justice and the value of balance of values sabalong samalewa (balanced and harmonious) to strengthen the institutional management of village funds.  
Pollination by Three Species of Stingless Bees (Hymenoptera: Meliponini) Increase Seed Set of Mustard (Brassica rapa L.: Brassicaceae)
Pollination and fertilization are critical factors in horticultural cultivation to increase seed production. In this study, we measured the visiting activity and pollination of three species of stingless bees, i.e., Tetragonula laeviceps, Lepidotrigona terminata, and Heterotrigona itama in mustard (Brassica rapa). Visiting activity of stingless bees were observed in mustard plants caged by an insect screen. The observations were done visually per hour, starting from 07:00 until 16:00, using the focal sampling method. The visiting activities observed were flower handling time, foraging rate, and total visit per plant. We also measured the pollen load of each stingless bee species. Results showed the highest foraging rate occurred in H. itama (28.38 flowers/5 minutes), followed by T. laeviceps (27.88 flowers/5 minutes), and L. terminata (27.85 flowers/5 minutes), respectively. The longest flower handling time was found in H. itama (40.15 seconds), followed by T. laeviceps (35.25 seconds), and H. terminata (34.84 seconds). Whereas, the highest total visiting time occurred in H. itama (40.10 minutes), followed by T. laeviceps (37.47 minutes), and L. terminata (36.76 minutes). Heterotrigona itama has a highest pollen load (36,650 pollen grains), followed by L. terminata (26,940 pollen grains), and T. laeviceps (9,700 pollen grains), respectively. Pollination by the stingless bees increase 27-40% the number of pods per plant, 32-72% the number of seeds per pod, 32-54% of seed weight per pod, and 18-36% of seed germination of mustard
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Pengaruh Disiplin Kerja Dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Soppeng
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Kantor DPRD Kabupaten Soppeng, Untuk mengetahui pengaruh Motivasi terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Kantor DPRD Kabupaten Soppeng, dan untuk mengetahui Variabel Manakah yang Paling Berpengaruh Terhadap Kinerja pegawai Negeri Sipil (PNS) Pada Kantor DPRD Kabupaten Soppeng
Penelitian ini dilakukan pada Kantor DPRD Kabupaten Soppeng yang berlokasi di Jl. Salotungo Watansoppeng. populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Kantor DPRD Kabupaten Soppeng, Penentuan sampel menggunakan teknik Sampling Jenuh, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 56 responden. Untuk mengetahui pengaruh Disiplin kerja dan motivasi terhadap kinerja pegawai, maka digunakan analisis regresi linear berganda.
Berasarkan hasil analisis regresi, maka dapat disimpulkan bahwa Variabel Disiplin kerja berpengaruh terhadap Kinerja pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Kantor DPRD Kabupaten Soppeng. Variabel Motivasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai negeri sipil (PNS) pada Kantor DPRD Kabupaten Soppeng. Variabel Motivasi berpengaruh paling dominan terhadap Kinerja pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Kantor DPRD Kabupaten Soppeng.
Berdasarkan hasil penelitian, Penulis memberikan saran bahwa Kepada Pihak Sekretariat DPRD Kabuptaen Soppeng, agar lebih memperhatikan Motivasi disbanding disiplin kerja, karena berdasarkan penelitian ini Motivasi paling dominan dapat mempengaruhi naik turunnya kinerja pegawai. Kepada Peneliti selanjutnya, dalam melaksankan penelitian selanjutnya memasukan variabel – variabel yang tidak ada dalam penelitian ini, misalnya pendidikan dan pelatihan, serta kompetensi.
Keywords:
Disiplin kerja_1, Motivasi_2, Kinerja Pegawai_
- …
