1,721,589 research outputs found

    PASANGAN-PASANGAN AL-ASMA’ AL-HUSNA SEBAGAI PENUTUP AYAT DALAM AL-QUR’AN PADA SURAH AL-BAQARAH

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul Pasangan-pasangan al-Asma’ al-Husna Sebagai Penutup Ayat dalam al-Qur’a >n Pada Surah al-Baqarah. Al-Asma’ al-Husna tersebar begitu banyak dalam al-Qur’a>n, baik berbentuk tunggal maupun berpasang-pasangan. Nama-nama terbaik Allah yang terdapat dalam al-Qur’a>n tersebut biasanya digunakan sebagai penutup ayat. Dalam beberapa penafsiran, al-Asma’ al-Husna ini hanya dijelaskan pengertian akan nama dan sifatnya saja, tanpa mencari tahu fungsional dari peletakan nama-nama Allah tersebut. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tematik. Penelitian tematik digunakan untuk memfokuskan pembahasan pada satu tema, yakni al-Asma’ al-Husna. Untuk membantu mengungkap perangkaian al-Asma’ al-Husna dan korelasinya dengan ayat maka digunakan ilmu munasabah, dengan mengaitkan pasangan al-Asma’ al-Husna dengan ayat keseluruhan. Penelitian tentang al-Asma’ al-Husna ini menggunakan beberapa tafsir dari tafsir klasik, pertengahan, hingga modern. Dari kitab-kitab tafsir tersebut diambil penjelasan-penjelasan mengenai pasangan al-Asma’ al-Husna yang dijadikan sebagai penutup ayat. Penelitian ini dibatasi dalam lingkup surah al-Baqarah. Surah al-Baqarah merupakan surah yang memiliki begitu banyak persoalan yang dibicarakan dan kandungan makna yang begitu kompleks. Surah ini merupakan surah yang memiliki pasangan al-Asma’ al-Husna di akhir ayat terbanyak dibandingkan dengan surah-surah lainnya. Dari 286 ayat dalam surah ini, terdapat 36 ayat yang ditutup dengan pasangan al-Asma’ al-Husna. Al-Asma’ al-Husna yang tersebar dalam surah al-Baqarah ini berjumlah 16 nama. Adapun nama-nama tersebut, yakni al-‘Ali >m, al-‘Aliy, al-Az }i >m, al-Azi >z, al-Ghafu >r, al-Ghaniy, al-Haki >m, al-Hali >m, al-Hami >d, al-Rahi >m, al-Rahma >n, al-Rau >f, al-Sami >’, al-Syaku >r, al-Tawwa >b dan al-Wa >si’. Dari 16 nama tersebut menjadi 13 pasang al-Asma’ al-Husna yang digunakan sebagai penutup ayat pada surah alBaqarah ini Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasangan-pasangan al-Asma’ al- Husna di akhir ayat tersebut berfungsi sebagai penegas, penguat, serta penjelasan potongan ayat sebelumnya, bahkan tidak jarang berguna sebagai peringatan Allah dan bentuk pengagungan kepada-Nya tergantung konteks ayat yang ditempati. Begitu pula pemilihan nama dalam perangkaiannya juga tak lepas dari konteks ayat yang ditempatinya

    Al-Asma’ al-husna menurut Thabathaba’i dalam Tafsir al-Mizan

    Get PDF
    Skripsi ini berjudul Al-Asma>’ Al-H}usna> menurut Thabathaba’i dalam Tafsir Al-Mi>za>n. Skripsi ini mengangkat dua pokok permasalahan, mengenai penafsiran Thabathabai terhadap ayat-ayat Al-Asma>’ Al-H}usna> dan argumen yang mendasari penafsiran beliau. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan dengan menyandarkan data dari sumber primer dan sumber sekunder. Data primer penelitian ini berupa kitab Tafsir Al-Mi>za>n fi> Tafsi>r al-Qur’a>n. Sedangkan data sekunder berupa kitab-kitab dan buku yang membahas Asmaul Husna secara terperinci. Salah satunya adalah buku al-Ghazali yang telah membahas Asmaul Husna secara terperinci. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dan deskriptif. Dengan metode analisis isi, penelitian ini berusaha mengumpulkan data dan informasi pada teks yang dibahas. Kemudian menggunakan metode analisis deskriptif untuk menggambarkan penafsiran Thabathabai terhadap ayat-ayat Asmaul Husna. Penelitian ini menghasilkan temuan tentang ketauqifiyyahan nama Allah atau sebaliknya dan jumlah bilangan Asmaul Husna menurut Thabathaba’i. Sebagaimana telah difahami bahwa jumlah Asmaul Husna itu ada 99 nama, ternyata apa yang dijelaskan Thabathaba’i lebih dari itu. Menurut beliau jumlah Al-Asma>’ Al-H}usna> yang terdapat pada Al-Qur’an itu ada 127 nama, dan hal yang mendasari tentang penafsiran beliau ini karena riwayat-riwayat yang ada mengenai jumlah Al-Asma>’ Al-H}usna> itu terdapat kerancuan

    Dimensi Feminin dan Maskulin Al-Asma’ Al-Husna dalam Al-Qur’an

    Get PDF
    ABSTRAK Ade Suci Rohayati. 1708304068. Dimensi Feminin dan Maskulin Al-Asma’ Al-Husna dalam Al-Qur’an Pembahasan mengenai al-Asma’ al-H}usna menjadi salah satu hal yang menarik untuk dikaji. Hal ini dikarenakan al-Asma>’ al-H}usna mengandung makna yang sangat erat kaitannya dengan nilai-nilai kehidupan manusia. Selain itu, manusia dapat mengenal Allah melalui dimensi feminin dan maskulin dalam al-Asma>’ al-H}usna> yang terdapat dalam al-Qur’an. Melalui dimensi feminin yang dimiliki-Nya, dapat mengantarkan manusia untuk lebih dekat dengan-Nya. Adapun melalui dimensi maskulin yang dimiliki-Nya, dapat mengantarkan manusia untuk merasakan bahwa Allah sebagai superioritas dalam segala hal dan Allah jauh dari pemahaman manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimensi feminin dan maskulin al-Asma> al-H{usna>’ dalam al-Qur’an. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah melalui susunan kronologis surat Makkiyah dan Madaniyyah Theodore Noldeke yang terbagi menjadi empat periode. Yakni periode Makkah awal, periode Makkah kedua atau tengah, periode Makkah ketiga atau akhir dan periode Madaniyyah. Dalam penelitian ini, dimensi feminin dan maskulin al-Asma>’ al-H}usna> dalam al-Qur’an pada periode Makkah awal menunjukkan bahwa ditemukan 20 al-Asma>’ al-H{usna> yang terulang sebanyak 34 kali, di antaranya ; 21 kali disebutkan tampil dalam dimensi feminin dan 13 kali disebutkan tampil dalam dimensi maskulin. Pada periode Makkah kedua, ditemukan 29 al-Asma>’ al- H{usna> yang terulang sebanyak 156 kali, di antaranya : 93 kali disebutkan tampil dalam dimensi feminin dan 63 kali disebutkan tampil dalam dimensi maskulin. Pada periode Makkah ketiga, ditemukan 44 al-Asma>’ al-H{usna> yang terulang sebanyak 288 kali, di antaranya : 149 kali disebutkan tampil dalam dimensi feminin dan 139 kali disebutkan tampil dalam dimensi maskulin. Pada periode Madaniyyah, ditemukan 57 al-Asma>’ al-H{usna> yang terulang sebanyak 538 kali, di antaranya : 305 kali disebutkan tampil dalam dimensi feminin dan 233 kali disebutkan tampil dalam dimensi maskulin. Berdasarkan hasil penelitian mengenai dimensi feminin dan maskulin al- Asma> al-H{usna>’ dalam al-Qur’an yang terdapat pada skripsi ini menunjukkan bahwa pada setiap periode pewahyuan al-Qur’an, Allah lebih menonjolkan diri-Nya dalam dimensi feminin. Sifat ini pun sangat baik jika dapat menjadi teladan bagi hamba-hamba-Nya dan diaplikasikan dalam kehidupan seharihari. Baik sebagai individu, kelompok, maupun sebagai masyarakat. Sifat feminin dan maskulin pun harus menyatu dalam diri setiap orang. Demi mensukseskan misi manusia sebagai seorang hamba dan khlifah di muka bumi. Kata Kunci : Feminin, Maskulin, Makiyyah, Madaniyya

    Minima Onomastica Graeca Alpharabia: Anmerkungen Zur Abhandlung "Tafsir Asma Al-Hukama"

    Get PDF
    Eine der Abhandlungen, die dem Gelehrten und Philosophen al-Farabi zugeschrieben werden, ist das faszinierende einseitige Manuskript mit dem Titel tafsir asma al-hukama, ein kleines Dokument mit einem stenografischen Inventar von vierzehn griechischen Namen. Obwohl die Echtheit der Zuschreibung noch umstritten ist, zeigt die Abhandlung selbst, dass ihr Autor ein starkes Interesse am Zusammenspiel von Philologie und Philosophie hatte – ein Thema, das erstmals in einer bemerkenswerten Passage in Platons Politeia auftaucht, nämlich Buch IX, 582e. Dieser Aufsatz wird daher die Natur des Tafsir Asma al-Hukama untersuchen, insbesondere im Hinblick auf den Titel, den ich bis zum letzten Teil des Aufsatzes unübersetzt lasse, da die genaue Bedeutung der Wörter im Titel einen großen Teil meiner Argumentation ausmacht . Obwohl der Tafsir Asma al-Hukama ein sehr kleiner Text ist, glaube ich, dass er einen faszinierenden Moment in der Geschichte des Dialogs zwischen Philologie und Philosophie darstellt. Das Ergebnis meiner Untersuchung wird dann eine Art Maxima in Minimis oder Hologramm in Moll sein. Ich werde mit einer Diskussion über die Bedeutung des Islam in al-Farabi beginnen.One of the treatises attributed to the scholar and philosopher al-Farabi is the fascinating single- page manuscript entitled tafsir asma al-hukama, a small document containing a shorthand inventory of fourteen Greek names. Although the authenticity of the attribution is still debated, the treatise itself demonstrates that its author had a strong interest in the interplay of philology and philosophy – a theme that first appears in a remarkable passage in Plato’s Politeia, namely Book IX, 582e. This paper therefore will examine the nature of the tafsir asma al-hukama, especially with regard to the title, which I leave untranslated until the last part of the paper, since the exact meaning of the words in the title forms a major part of my argument. Although the tafsir asma al-hukama is seemingly a very minor text, I believe that it represents a fascinating moment in the history of the dialogue between philology and philosophy. The result of my examination, then, will be a kind of maxima in minimis or hologram on a minor scale. I shall begin with a discussion of the importance of ism in al-Farabi

    Pemerkasaan nilai dan profesionalisme menerusi penghayatan Al-Asma’ Al-Husna: analisis pemikiran Al-Ghazali dalam Al-Maqsad Al-Asna Fi Syarh Ma’ani Asma’ Allah Al-Husna

    No full text
    This article analyses al-Ghazali’s thoughts on The Beautiful Names of God (al- Asma’ al-Husna) in his book, al-Maqsad al-Asna fi Syarh Ma‘ani Asma’ Allah al-Husna. The author highlighted al-Ghazali’s ideas on strengthening ethical values and professionalism based on al-Asma’ al-Husna such as al-Rahman, al-Quddus, al-Salam, al-Ghaffar, al-‘Adl, al-Latif and others. This article concludes by suggesting that if all values of the al-Asma’ al-Husna such as being passionate to others, caring, helpful, objective in thinking and actions, willing to give and able to forgive others are properly understood and implemented, one could demonstrate good professional and ethical values in his daily lif

    Pengembangan LKS Ilmu Pengetahuan Alam kelas 4 melalui pendekatan integrasi al-Asma' al-Husna

    Get PDF
    The development of students' worksheets of science with Al-Asma’ Al-Husna approach was based on the need for students’ worksheets with Al-Asma’ Al-Husna integration as one of students' learning resources. This research aims to fulfill student worksheets' availability to increase elementary school students' effectiveness. The purpose of this research was to produce students' worksheets of science for 4th grade by Al-Asma’ Al-Husna integration approach. This study used the development research method. According to the validators' assessment, the result of validation by matter experts was in good qualifications, the result of validation by design expert was also in good qualifications. The attractiveness assessment by students shows the results that the students’ worksheet was interesting. Meanwhile, the test results were carried out using the pre-test and post-test methods which showed a positive effect. Overall, the science students' worksheets were included in both qualifyings so fit for science teaching for fourth grade in elementary school

    Pengaruh intensitas dzikir al-Asma' al-Husna terhadap pengamalan agama siswa (studi kasus di SD Isriati Baiturrahman 2 Semarang)

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk menguji secara empiris pengaruh intensitas dzikir al-asma’ Al-Husnaterhadap pengamalan agama siswa di SD Hj.Isriati Baiturrahman 2 Semarang. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel pengaruh intensitas dzikir al-Asma’ Al-Husnasebagai variabel independen dan variabel pengamalan agama siswa sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas IV dan V yang berjumlah 320 siswa;. Subyek penelitian sebanyak 60 responden, pengambilan sampelnya menggunakan teknik Strafiid propotional random sampling. Pengumpulan datanya menggunakan angket dengan menggunkan skala Likert, data yang diperoleh dari angket yang disebar pada responden, Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi sederhana dengan menggunakan bantuan progam SPSS 16.0. Hasil penelitian adalah ada pengaruh antara intensitas mengikuti dzikir al-Asma’ Al-Husnaterhadap pengamalan agama siswa ditunjukan dari hasil koefisien pengaruh F sebesar 63.344 dengan nilai signifikansi (p value) 0,000. F regresi sebesar 63.344 lebih besar dari F tabel pada taraf signifikansi 0,05 = 1,6706 dan F tabel 0,01 = 2,3851 dengan nilai signifikan (p value) 0,000. Oleh karena nilai signifikansi F regresi > F tabel, dan nilai signifikan (p value) lebih kecil dari 0,05. dan Nilai R Square sebesar 0,522 menunjukkan besarnya pengaruh intensitas mengikuti dzikir al-Asma’ Al-Husnadalam menjelaskan variabel pengamalan agama sebesar 52,2%. Adapun sisanya sebesar 47,8% dijelaskan oleh prediktor lain dan kesalahan-kesalahan lain (error sampling dan non sampling). Hasil penrlitian ini berarti semakin tinggi intensitas mengikuti dzikir al-Asma’ Al-Husna, maka semakin tinggi pengamalan agama siswa, sebaliknya semakin rendah tingkat pengamalan agama mengikuti dzikir al-Asma’ Al-Husnarendah tingkat pengamalan agama sisw

    Al-Asma Al-Muannatsahdalam Ensiklopedia Dunia Berbahasa Arab dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Ilmu Shorof

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi yang jelas tentang Al�Asma Al-Muannatsah dalam Ensiklopedia Dunia Berbahasa Arab agar hasilnya dapat diimplikasikan dalam pembelajaran ilmu shorof bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian studi pustaka yang menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis Al-Asma Al�Muannatsah dalam Ensiklopedia Dunia Berbahasa Arab penelitian ini dilengkapi dengan menggunakan tabel khusus untuk memperinci data hasil penelitian. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa ada didalam ensiklopedia Dunia Arab terdapat 437muannats dalam 37 teks dari 3 macam muannats yang terdapat pada Ensiklopedia Dunia Arab diantaranya adalah : Muannats Haqiqi diperoleh 412 penemuan, Muannast majazi diperoleh 16 penemuan, Muannats Ma’nawi 9 penemuan dan tidak ditemukan penemuan pada Muannats lafdzi. Adapun implikasi pada pembelajaran Ilmu Shorof terhadap mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Universitas Negeri Jakarta adalah hendaknya seorang pendidik menggunakan materi pengajaran yang terdiri dari Al�Asma Al-Muannatsah dalam Ensiklopedia Dunia Berbahasa Arab agar memperoleh pemahaman yang mendalam dan luas dalam ilmu shorof secara umum, dan memperoleh pemahaman mengenai Al-Asma Al-Muannatsah dalam Ensiklopedia Dunia Berbahasa Arab secara khusu

    Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pembiasaan Membaca Asma Al-Husna pada Kelas XII Agama di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Salah satu aspek penting dari pendidikan Islam adalah pengenalan dan pemahaman terhadap Asma Al-Husna. Oleh karena itu, seseorang terlebih dahulu wajib mengenal Allah SWT dengan suatu usaha diantaranya yaitu, dengan membaca, mendengar dan memahami Asma Al-Husna yaitu 99 nama Allah SWT yang baik, indah dan mulia. Pelaksanaan internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembiasaan Asma Al-Husna memberikan pemahaman mendalam tentang Asma Al-Husna yang dapat dijadikan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembiasaan Asma Al-Husna dan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam pembiasaan Asma Al-Husna. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru akidah akhlak dan peserta didik pada kelas XII Agama di MAN 2 Kota Banjarmasin, sedangkan objek penelitian adalah internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembiasaan membaca Asma Al-Husna. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembiasaan membaca Asma Al-Husna pada kelas XII Agama di MAN 2 Kota Banjarmasin meliputi tiga tahap yaitu tahap transformasi nilai, tahap transaksi nilai dan tahap transinternalisasi. Adapun nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam pembiasaan membaca Asma Al-Husna meliputi nilai pendidikan akidah; beriman dan mengenal zat Allah SWT, nilai pendidikan akhlak; meneladani Asma Al-Husna, akhlak kepada Allah SWT, akhlak kepada Rasulullah SAW, akhlak kepada sesama manusia, akhlak kepada makhluk lain seperti hewan dan tumbuhan serta kepada seluruh ciptaan Allah SWT pada seluruh alam semesta. Nilai pendidikan ibadah; berdzikir dengan membaca Asma Al-Husna dan khusyu’ dalam beribadah dan akan menimbulkan rasa ta’dzim ketika berdo’a dan meminta kepada Allah SW
    corecore