1,722,201 research outputs found
TINDAK TUTUR DIREKTIF HUMANIS DALAM FILM ANAK NEGERI KISAH MASA KECIL GANJAR PRANOWO SUTRADARA MIRWAN ARFAH
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai-nilai humanis yang ditandai salah satunya rasa tidak peduli dengan sesama. Akibatnya terjadinya kesalahpahaman persepsi terhadap orang yang menerapkan nilai-nilai humanis. Maka tujuan dari penelitian ini menganalisis nilai-nilai humanis dalam film yang berupa tindak tutur direktif. Analisis yang dilakukan berupa bentuk dan fungsi tindak tutur direktif humanis dalam Film Anak Negeri Kisah Masa Kecil Ganjar Pranowo Sutradara Mirwan Arfah.
Metode pengumpulan data menggunakan metode simak. Metode simak atau penyimakan karena memang berupa penyimakan yang dilakukan, yaitu menyimak penggunaan bahasa. Teknik pengumpulan data yaitu teknik dasar sadap, teknik lanjutan simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat. Metode analisis data adalah metode padan pragmatis yaitu metode analisis bahasa yang alat penentunya ada di luar, terlepas, dan tidak menjadi bagian dari bahasa (langue) yang bersangkutan dan mitra wicara sebagai alat penentu. Teknik dasar yaitu teknik pilah unsur penentu (PUP) yang digunakan untuk mengklasifikasi bentuk dan fungsi tindak tutur direktif humanis. Metode penyajian hasil analisis adalah informal, yakni mendeskripsikan hasil dengan menggunakan kata-kata.
Hasil penelitian bentuk tindak tutur direktif dalam film Anak Negeri Kisah Masa Kecil Ganjar Pranowo Sutradara Mirwan Arfah meliputi: (1) bentuk tindak tutur direktif humanis langsung 46 data terdiri atas modus deklaratif 1 data, modus interogatif 5 data, dan modus imperatif 40 data. (2) Bentuk tindak tutur direktif humanis tidak langsung 3 data terdiri atas modus deklaratif 1 data dan modus interogatif 2 data. Bentuk tindak tutur direktif humanis yang cenderung digunakan dalam film Anak Negeri Kisah Masa Kecil Ganjar Pranowo Sutradara Mirwan Arfah adalah langsung modus imperatif. Nilai-nilai humanis pada bentuk tindak tutur direktif adalah kepedulian. Hasil penelitian fungsi tindak tutur direktif humanis yang terdapat dalam film Anak Negeri Kisah Masa Kecil Ganjar Pranowo Sutradara Mirwan Arfah meliputi: (1) meminta 22 data, (2) memohon 4 data, (3) mengajak 2 data, (4) bertanya 5 data; (5) memerintah 6 data; (6) melarang 2 data, (7) memaafkan 1 data, dan (8) menasihati 7 data. Fungsi tindak tutur direktif humanis yang cenderung digunakan dalam film Anak Negeri Kisah Masa Kecil Ganjar Pranowo sutradara Mirwan Arfah adalah meminta. Nilai-nilai humanis pada fungsi tindak tutur direktif humanis adalah kepedulian
Bloom of yarns / Arfah Humairah Binti Hushaimi
The artwork is inspired from the blooming of red cabbage where when the season comes, the red cabbage will bloom like flowers. The colour choice comes from the red cabbage itself as a source where it was extracted and turned into a range of natural colouring. Red cabbage contains anthocyanin that effects the change of colour when mixed with acid or alkaline. The materials used for this series of artworks are completely natural, with variety of yarns creating variations of colour. The design is focused on the combination of technique and multi sized yarns to construct motifs and show depth in the composition. The artwork highlights the linear textures of the red cabbage
The Role of Faculty Validation in Influencing Online Students' Intent to Persist
In higher education, students who withdrawal from college before graduating face and trigger a number of undesirable consequences, such as difficulty finding professional employment, risking default on student loans, causing loss of potential revenue to academic institutions, and yielding a negative return on society’s expenditures for college tuition programs. The purpose of this correlational quantitative study was to examine the role of faculty validations, from the perception of online students, in influencing students’ sense of academic integration and their intent to persist in online programs. The aim of the study was to incorporate its findings into the design and creation of faculty development programs. Data about online students’ perception of faculty validation, sense of academic integration, and intent to persist were collected from online students at a college in the Midwest, using an online survey. The study found a strong positive correlation between faculty validation and sense of academic integration, between faculty validation and students’ intent to persist, and between students’ sense of academic integration and intent to persist. Furthermore, faculty validation was found to be a moderate predictor of students’ sense of academic integration and a modest predictor of students’ intent to persist, while students’ sense of academic integration was found to be a moderate predictor of students’ intent to persist. Faculty interactions that show faculty interest in students’ learning and success has the biggest potential in influencing students’ intent to persist, followed by interactions that lead to students feeling encouraged, and interactions that appertain mentoring. Leaders in higher education must provide a supportive environment wherein faculty can engage in student validation and thus potentially improve student persistence. A research that includes students from various institutions may offer better generalization.|Keywords: student persistence, online programs, faculty validation, student retention, faculty interaction, academic integration, online studentsProQuest Traditional Publishing Optio
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN KOTAK ALFABET DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI TK IT ALMADINAH ARFAH KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR
INDAH ANGGRAINI (2023) : PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN KOTAK ALFABET DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN
KOGNITIF ANAK USIA DINI TK IT ALMADINAH ARFAH KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR
Penelitian Deskriptif Kuantitatifbertujuan untuk mengetahui pengaruh
penggunaan media permainan kotak Alfabet dalam meningkatkan kemampuan
kognitif anak usia dini TK IT Almadinah Arfah Kecamatan Tapung Kabupaten
Kampar. Waktu pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai Oktober
2022. Subjek penelitian adalah guru dan anak didik, objek penelitian adalah
Pengaruh Penggunaan Media Permainan Kotak Alfabet Dalam Meningkatkan
Kemampuan Kognitif Anak Usia TK IT Almadinah Arfah Kecamatan Tapung
Kabupaten Kampar. Populasi penelitian ini berjumlah 56 orang anak. Sampel
penelitian berjumlah 32 orang anak, (kelas A1 dan A2), dengan menggunakan
teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi
dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Pretest Post-Test Control
Group Designdengan T-tes memiliki rumus > jika lebih besar
dari maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil kelas eksperimen
diperoleh 25,866 dan 1.753 dengan N=16 maka
(25,866 > 1,753). Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Pada kelas kontrol
didapatkan dan 1,753 dengan N=16 maka
(10,310 > 1,753). Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dan dapat disimpulkan
perbandingan kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 25,866=10,310,
jadi kelas eksperimen mempunyai lebih besar dari pada kelas kontrol. Jadi
dapat disimpulkan terdapat Pengaruh Media Permainan Kotak Alfabet Dalam
Meningkatkan Kemampun Kognitif Anak Usia Dini TK IT Almadinah Arfah
Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar.
Kata Kunci : Media Permainan Kotak Alfabet Kemampuan Kogniti
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Blood conservation strategies in scoliosis surgery / Arfah Hanim Mohamad
LATARBELAKANG: Pembedahan 'posterior spinal fusion' untuk skoliosis mengambil masa yang lama dan boleh menyebabkan pendarahan yang banyak sepanjang tempoh pembedahan dan ini mernerlukan transfusi darah 'allogeneic'. Transfusi darah 'allogeneic' boleh menyebabkan banyak komplikasi. Untuk menangani masalah ini, pelbagai cara seperti 'blood conservation strategies' telah diperkenalkan dan di dalam kajian ini, kami mengkaji keberkesanan tranexamic acid dan teknik 'cell salvage' untuk mengurangkan pendarahan dan juga mengelak atau mengurangkan tranfusi darah
'allogeneic' semasa atau selepas pembedahan skoliosis. OBJEKTIF: Matlamat kajian ini adalah untuk mengira dan menganalisis jurnlah pendarahan dan kemerosotan hemoglobin (sel darah merah) tiga hari selepas pembedahan
setelah mengunakan strategi-strategi ini. Kami juga akan menganalisis kejituan pelbagai dos tranexamic acid (dos tinggi dan dos rendah) dalam mengurangkan pendarahan dan melihat sama ada penggunaan teknik 'cell salvage' berguna dalam mengurangkan kemerosotan kadar haemoglobin selepas pembedahan skoliosis. Selain daripada itu, kami juga mengkaji insiden pengunaan darah 'allogeneic' dan kestabilan hernodinamik selepas perlaksanaan 'blood conservation strategies'. KAEDAH: Lapan puluh Sembilan pesakit mengalami pembedahan elektif ' posterior spinal fusion' di Pusat Perubatan Universiti Malaya dari l Januari 2016 ke 31 Ogos 2016 dikaji secara retrospektif. Pesakit dibahagi kepada dua kumpulan di mana sebahagian
pesakit menerima dos tinggi traxemic acid dan sebahagian lagi menerima dos rendah. Jumlah pendarahan juga dibahagi kepada dua kumpulan (pendarahan kurang dan sama dengan 900ml berbanding pendarahan lebih dari 900ml). Demografik pesakit yang dikaji: sebelum pembedahan (umur, berat badan, tinggi, jumlah kandungan darah,jumlah 'levels fused', sudut Cobb's, kadar haemoglobin); semasa pembedahan (jumlah skru, jangkamasa pembedahan, tekanan darah, pengunaan 'IV fluids', jangkaan pendarahan, jumlah pesakit yang memerlukan tranfusi darah allogeneic ); selepas pembedahan (kadar haemoglobin (sejurus selepas pembedahan dan 72 jam selepas pembedahan, dan jumlah hari di dalam wad selepas pembedahan). Analisis statistic dijalankan dengan menggunakan IBM software versi 24. KEPUTUSAN: Terdapat perbezaan yang ketara (significant differences) dalam jumlah pendarahan di antara kedua -dua kumpulan tranexamic acid di mana penggunaan dos tinggi tranexamic acid adalah lebih berkesan dalam mengurangkan pendarahan berbanding dos rendah (827. lml berbanding I 041.ml) (p=0.016). Tiada pcrbezaan yang ketara dilihat Antara kemerosotan kadar haemoglobin (p= 0.260), kadar haemoglobin selepas 72 jam (0.160) berbandingjumlah pendarahan. Semua pesakit menerima transfusi 'cell salvage' manakala tiada pesakit yang memerlukan transfusi darah 'allogeniec'. RUMUSAN: Dalam kajian ini, kami mendapati dos tinggi tranexamic acid lebih berkesan dalam mengurangkan pendarahan dan keperluan transfusi darah 'allogeneic'. Semua pesakit menerima transfusi 'cell salvage' tanpa megira jumlah pendarahan dan ini menyebabkan tiada perbezaan dalam kemerosotan kadar haemoglobin di antara pesakit yang mengalami pendarahan lebih dari 900ml dan pesakit yang mengalami pendarahan
yang kurang daripada itu. Kedua-dua strategi ini telah berjaya dalam mengurangkan pendarahan, kemerosotan kadar haemoglobin dan juga mengelak dari transfusi darah 'allogeneic' di dalam pembedahan skoliosis
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua Tarhadap Hasil Belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Sinjai Selatan
ABSTRAK
Arfah. 2014. Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua Tarhadap Hasil Belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Sinjai Selatan. Skripsi Dibimbing oleh Hj. Chamsiah Ishak dan Hj. Musdaliah Mustadjar. Program Studi Pendidikan Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat perhatian orang tua terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Sinjai Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS dengan jumlah 113 siswa. Mengingat jumlah populasi relatif besar dan tidak dapat diteliti semua sehingga perlu untuk menentukan sampel dari pepulasi tersebut. Oleh karena populasi terbagi atas tingkatan-tingkatan atau strata, maka teknik penarikan sampel yang digunakan adalah random sampling sebanyak 30% atau 31 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan kuesioner dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yaitu uji normalitas, uji linieritas, uji korelasi dan uji t.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa SMA Negeri 3 Sinjai Selatan dengan nilai korelasi (r) sebesar 0,321 yang berada pada kategori rendah. Untuk uji normalitas data, diperoleh data untuk perhatian orang tua sebesar 0,519 dan hasil belajar sebesar 0,75 dilihat dari shapiri-wilk, karena kedua variabel tersebut lebih besar dari 0,05 maka dapat dinyatakan data tersebut normal. Untuk uji linieritas perhatian orang tua dan hasil belajar diperoleh data sig sebesar 0,305 karena hasil yang diperoleh lebih besar dari 0,05 maka dinyatakan linier. Untuk pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat perhatian orang terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 3 Sinjai Selatan
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
