110 research outputs found
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR DASAR – DASAR KELISTRIKAN SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 1 PUNDONG
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW
TERHADAP HASIL BELAJAR DASAR – DASAR KELISTRIKAN
SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 1 PUNDONG
Disusun Oleh :
Muhammad Azwar Annas
NIM. 07502241033
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini dirancang untuk : (1) untuk mengetahui perbedaaan
peningkatan hasil belajar (kognitif) mata pelajaran dasar – dasar kelistrikan
pokok bahasan menerapkan hukum – hukum rangkaian llistrik arus searah
antara menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan
menggunakan model pembelajaran konvensional siswa kelas X di SMK N 1
Pundong tahun ajaran 2013/2014, (2) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar
belajar unjuk kerja (psikomotor) menggunakan model pembelajaran kooperatif
tipe Jigsaw dibanding hasil belajar unjuk kerja (psikomotor) menggunakan model
pembelajaran konvensional siswa kelas X di SMK N 1 Pundong tahun ajaran
2013/2014.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi eksperimen. Populasi
penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Pundong tahun ajaran
2013/2014 yang mendapatkan mata pelajaran dasar – dasar kelistrikan dengan
jumlah keseluruhan 122 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X
program keahlian teknik audio video (TAV) sebanyak 62 siswa. Teknik sampling
menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan
dokumentasi, tes pengetahuan (kognitif), dan observasi. Analisis data dilakukan
dengan analisis kuantitatif.
Hasil penelitian diketahui bahwa : (1) Hasil uji t paired sample test data
pretest dan posttest pada kelas kontrol diketahui thitung > ttabel (3.1978 > 2,042)
dan pada kelas eksperimen diketahui thitung > ttabel (8.119 > 2,037). Hasil uji t
independent sample test data posttest thitung > ttabel (-5,89 > 2). Tanda “-“ pada
thitung menunjukkan data posttest kelas eksperimen lebih tinggi dari pada data
posttest kelas kontrol. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran
kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar kognitif mata pelajaran
dasar – dasar kelistrikan pokok bahasan menerapkan hukum – hukum rangkaian
listrik arus searah lebih tinggi secara signifikan dengan taraf signifikansi 5%
dibanding menggunakan model pembelajaran konvensional siswa kelas X di
SMK N 1 Pundong tahun ajaran 2013/2014; (2) Hasil uji t independent sample
test data unjuk kerja menunjukkan thitung > ttabel (-11,756 > 2). Tanda “-“ pada thitung
menunjukkan data unjuk kerja kelas eksperimen lebih tinggi dari pada data unjuk
kerja kelas kontrol. Dengan demikian hasil belajar unjuk kerja (psikomotor) mata
pelajaran dasar – dasar kelistrikan pokok bahasan menerapkan hukum – hukum
rangkaian listrik arus searah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe
Jigsaw lebih tinggi secara signifikan dengan taraf signifikansi 5% dibanding
menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas X di SMK N 1
Pundong tahun ajaran 2013/2014.
Kata kunci : Pengaruh, Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw, Hasil Belajar
Aplikasi Hydropuls Pada Rehabilitasi Sumur Air Tanah (Studi Kasus Rehabilitasi Sumur Air Tanah Bogor)
Paper yang saya presentasikan pada Pertemuan Ilmiah Tahunan Ke-5 Perhimpunan Ahli Air Tanah Indonesia (PIT PAAI KE-5) 2021.
Judul : Aplikasi Hydropuls Pada Rehabilitasi Sumur Air Tanah (Studi Kasus Rehabilitasi Sumur Air Tanah Bogor)
Author : Sangka Aryawicaksona, Azwar Satrya Muhammad, Rudi Sunanda
Aplikasi Hydropuls Pada Rehabilitasi Sumur Air Tanah (Studi Kasus Rehabilitasi Sumur Air Tanah Bogor)
Paper yang saya presentasikan pada Pertemuan Ilmiah Tahunan Ke-5 Perhimpunan Ahli Air Tanah Indonesia (PIT PAAI KE-5) 2021.
Judul : Aplikasi Hydropuls Pada Rehabilitasi Sumur Air Tanah (Studi Kasus Rehabilitasi Sumur Air Tanah Bogor)
Author : Sangka Aryawicaksona, Azwar Satrya Muhammad, Rudi Sunanda
KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMORI DAN KEMAMPUAN ANALISIS SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATERI KOLOID DI SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara (1) kemampuan memori dengan prestasi belajar, (2) kemampuan analisis dengan prestasi belajar, (3) kemampuan memori dan kemampuan analisis dengan prestasi belajar pada materi Koloid di SMA Muhammadiyah 1 karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode Korelational. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil 2 kelas dari 5 kelas dengan teknik purposive sampling . Teknik pengumpulan data dengan metode tes. Teknik analisis data dengan analisis korelasi dan regresi linier. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan memori dengan prestasi belajar pada materi Koloid, dari uji t-dua pihak diperoleh nilai signifikansi 0,000 dan koefisien korelasi Pearson 0,855 (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan analisis dengan prestasi belajar pada materi Koloid, dari uji t-dua pihak diperoleh nilai signifikansi 0,000 dan koefisien korelasi Pearson 0,832. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan memori dan kemampuan analisis dengan prestasi belajar pada materi Koloid, dari uji F diperoleh nilai signifikansi 0,000 dan koefisien korelasi ganda 0,866, R2 sebesar 0,74
أثر استيعاب القواعد النحوية والمفردات على قدرة الترجمة لدى طلبة الجامعة الإسلامية الحكومية قدس
This study sought to determine the influence of grammar and vocabularies mastery on the students ability of translate in the Kudus Islamic University. The approach articles used in this study is a quantitative approach because researchers wanted to test the hypothesis that shaped assosiative hypothesis (is the hypothesis that asks a relationship between two or more variables). This approach is said to be a quantitative approach because the existing data in the form of numbers and statistics used in analyzing it. Meanwhile, the method used is research Correlation, because the correlation study researchers wanted to uncover the relationship of variations in the correlation coefficient. The results of this research are: 1) the effect of gramatikan mastery to capability students of translate in the Kudus Islamic University as 0.4925 rhitung score greater than 0.317 rtabel. This shows a significant correlation while the coefficient of determination between X1 and Y of 24.25303%. 2) the effect of vocabulary mastery to capability students of translate in the Kudus Islamic University as a score of 0.605 rhitung greater than 0.317 rtabel. This shows a significant relationship coefficient of determination between X2 and Y amounted to 36.62499%, 3) The calculation Ry.X1X2 0.589, ryx1 0.492 and 0.605 ryx2 greater than 0.317 rtabel. This shows that there is a relationship multi positive correlation between mastery of vocabulary and grammatical to capability students of translate in the Kudus Islamic University and acceptance of the hypothesis
Perencanaan Bisnis Virgin Coconut Oil Dengan Pendekatan Wirakoperasi Di Kabupaten Bogor
Tanaman kelapa yang merupakan perkebunan rakyat di Indonesia, termasuk
di Kabupaten Bogor, merupakan sumber daya yang melimpah sejak dulu, namun
belum termanfaatkan secara maksimal. Virgin coconut oil (VCO), salah satu
produk olahan kelapa, mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Pengolahan VCO
dengan pendekatan wirakoperasi dapat menjadi bisnis potensial untuk
meningkatkan kesejahteraan sosial. Perencanaan bisnis dirancang dari analisis
rencana pemasaran berdasarkan perkiraan konsumen VCO sampai rencana
finansial di Jabodetabek. Produksi VCO dengan kapasitas 38 400 liter per tahun
diasumsikan membutuhkan 549.1 ton kelapa. Produksi VCO akan menggunakan
teknologi sederhana sehingga akan mudah untuk diusahakan. Lembaga usaha
pengolahan berbentuk koperasi dengan tujuan agar anggota koperasi yang
merupakan pemilik bisnis dapat memperoleh manfaat lebih besar. Rencana
finansial menunjukkan bahwa bisnis adalah menguntungkan dengan NPV sebesar
Rp4.53 miliar, gross B/C sebesar Rp1.23, dan payback period selama 2.29 tahun
Jinas dalam Syair yang tercatat dalam Kitab Mulhatul I'rob karya Abi Muhammad Al-Qoosim bin Ali Al-Jaziri Al-Bashri: Kajian ilmu badi'
Penelitian ini membahas tentang Al-Jinas yang termuat dalam kitab Mulhatul I’rob karya Abi Muhammad Al-Qoosim bin Ali Al-Jaziri Al-Bashri, Kajian yang digunakan yaitu Ilmu Badi'. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan jenis Al-Jinas dan menganalisis makna dari setiap lafadz Al-Jinas yang terkandung di dalam kitab Mulhatul I’rob. Alasan penulis secara khusus memilih kajian Al-Jinas karena dengan Al-Jinas ini akan diketahui kata-kata yang sama tetapi berbeda maknanya disebabkan 4 faktor yaitu dari segi berbeda hurufnya, berbeda harakatnya, berbeda jumlah hurufnya, dan susunan hurufnya.
Dalam penelitian ini, metodologi yang digunakan adalah Pendekatan Kualitatif dengan teknik Deskriptif Analitis untuk menggambarkan fenomena secara detail. Fokusnya adalah ilmu balaghah, khususnya ilmu badi' yang mempelajari keindahan bahasa, termasuk muhassinat lafdziyyah seperti Jinas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik studi pustaka. Teknik ini digunakan agar penelitian dapat mendalami lebih dalam dengan mudah dan sistematis.
Adapun hasil penelitian ini dalam Kitab Mulhatul I'rob karya Abu Muhammad Al-Qoosim bin Ali Al-Jaziri Al-Bashri, terdapat berbagai jenis Al-Jinas. buku tersebut memuat 54 bait syair yang mengandung Jinas dalam berbagai jenis, dan setiap jenis Al-Jinas yang ditemukan memiliki makna yang berbeda. berikut adalah hasil penelitian terkait jenis-jenis Al-Jinas yang terdapat dalam Kitab Mulhatul I'rob:18 Al-Jinas Al-Lahiq, 9 Al-Jinas Al-Mudari’, 1 Al-Jinas Al-Muharraf, 8 Al-Jinas An-Naqis, 2 Al-Jinas Al-Muzayyal, 13 Al-Jinas Al-Isytiqaq dan 3 Al-Jinas Jinas Syibhu Al-Isytiqaq.
ملخص البحث
أزوار الناس ، ١٢٠٥٠٢٠٠٣٧، ٢٠٢٤, الجناس في أشعار ملحوظة في كتاب ملحة الإعراب لأبي محمد القاسم ابن علي الجزيري البصري (دراسة علم البديع)
يتناول هذا البَحْثِ عن الجناس الوارد في أشعار ملحوظة في كتاب "ملحة الإعراب" لأبي محمد القاسم بن علي الجزري البصري، باستخدام علم البديع كمنهجية للدراسة. تهدف الدراسة إلى تصنيف أنواع الجناس وتحليل معاني كل لفظ من ألفاظ الجناس الواردة في أشعار ملحوظة في كتاب "ملحة الإعراب". وقد اختار الباحث دراسة الجناس على وجه الخصوص لأن الجناس يمكن أن يساعد في معرفة الكلمات المتشابهة التي تختلف معانيها بسبب أربعة عوامل: اختلاف الحروف، اختلاف الحركات، اختلاف عدد الحروف، وترتيب الحروف.
في هذه الدراسة، تُستخدم منهجية البحث النوعي مع تقنيات التحليل الوصفي لوصف الظواهر بالتفصيل. يركز البحث على علم البلاغة، وبالأخص علم البديع الذي يدرس جماليات اللغة، بما في ذلك المحسنات اللفظية مثل الجناس. تُستخدم تقنية جمع البيانات في هذا البحث تقنيات الدراسة المكتبية. تُستخدم هذه التقنية لتمكين البحث من التعمق بسهولة وبشكل منظم.
أما نتائج هذا البحث في كتاب ملحة الإعراب لأبي محمد القاسم ابن علي الجزيري البصري، توجد أنواع متعددة من الجناس، حيث يحتوي الكتاب على 54 بيتاً شعرياً تحتوي على الجناس بأنواع مختلفة، وكل أنواع من الجناس الذي تم العثور عليه يحمل معانٍ متنوعة. من نتائج الباحث بخصوص أنواع الجناس التي توجد في كتاب ملحة الإعراب، كما يلي :١٨ الجناس اللاحق، ٩ الجناس المضارع، ١ الجناس المحرف، ٨ الجناس الناقص، ٢ الجناس المذيل، ١٣ الجناس الإشتقاق، و ٣ الجناس شبه الإشتقاق
أثر استيعاب القواعد النحوية والمفردات على قدرة الترجمة لدى طلبة الجامعة الإسلامية الحكومية قدس
مستخلص البحث
والترجمة عملية ذهنية وفكرية ولغوية معقدة تتطلب ابداعا مضاعفا ممن يقوم بها. فالمترجم لابد اولا ان يستوعب النص الذي كتب بلغة اخرى استيعابا يتعدى الشكل والاسلوب الى المضامين والافكار، وهذا امر يتطلب مهارة لغوية وفكرية نافذة، وبالتالي فانه بلا شك ينطوي على ابداع. والمترجم ثانيا لابد ان ينقل النص الى لغة اخرى تختلف في التركيب النحوي، ومجال الدلالات والمعاني، نقلا يضمن فهم النص بكل دلالاته ومعانيه. ومن أمر مهم في قدرة الترجمة هو استيعاب القواعد النحوية والمفردات. وبتعليم القواعد نستخدم الكلمات وفقا في النصوص المرتجمة. فالمفردات هي أدوات للحصول على معاني النصوص. وبالمفردات يستطيع المترجم أن يفكر ثم يترجم فكرة إلى جملة تحمل مايريد.
يسعى هذا البحث إلى تحديد أثر استعاب القواعد والمفردات على قدرة الترجمة لدى طلبة الجامعة الإسلامية الحكومية قدس في قسم اللغة العربية. أما المدخل المتبوع فيها هو المدخل الكمي لأن الباحث يريد أن يختبر فرضية البحث من الفرضية الترابطية associative (هي الفرضية التي تسأل وجود العلاقة بين المتغيرين فأكثر) ويسمى هذا المدخل الكمي لأن البيانات في شكل الأرقام ويستخدم الإحصاء لتحليله. يُستخدم هذا البحث منهجا من البحث الإرتباطي (research Corelation)، وذلك لأن من البحث الإرتباطي أن يريدَ الباحث أن يكشف أو يبحث علاقةَ الاختلافات (variasi-variasi) في العوامل المرتبطة مع وجود اختلافات من العوامل الأخرى على أساس المعامل الإرتباطي (koefisiensi korelasi).
نتائج هذا البحث أن: 1) وجود أثر استيعاب القواعد النحوية على قدرة الترجمة لدى طلبة الجامعة الإسلامية الحكومية قدس لأن قيمة r من معامل الارتباط (rhitung) 0،4925 أكبر من قيمة الجدول (rtabel) 0،317 وتدل على الدلالة أو المقبولة (signifikan). وهذه تؤدّي المعيار "rhitung>rtabel". قيمة معامل التحديد (koefisien determinasi) بين متغيري X1 وY 24،25303 في المائة وبقيتها 75,74597 هي متغير آخر لم تتم دراستها من قبل الباحث. 2) وجود أثر استيعاب المفردات على قدرة الترجمة لدى طلبة الجامعة الإسلامية الحكومية قدس لأن قيمة r من معامل الارتباط (rhitung) 0،605 أكبر من قيمة الجدول (rtabel) 0،317 وتدل على على الدلالة أو المقبولة (signifikan). وهذه تؤدّي المعيار "rhitung>rtabel". قيمة المتغير المحددا بين متغيري X2و Yوهي 36،62499 في المائة وبقيتها 63،37501 هي متغير آخر لم تتم دراستها من قبل الباحث. 3) وجود أثر استيعاب القواعد النحوية والمفردات على قدرة الترجمة لدى طلبة الجامعة الإسلامية الحكومية قدس أن قيمة 0,589288 (Ry.X1X2) 0,4924737 (ryx1) و 0,605186 (ryx2)، أكثر من 0،317 هذه تدل على أن الارتباط المعدد بين استيعاب القواعد النحوية والمفردات على قدرة الترجمة لدى طلبة الجامعة الإسلامية الحكومية قدس وجود الارتباط الدلالي الايجابي وتقبل الفرضية.
ABSTRACT
Translate is the activity feeling, thinking, speaking of which requires more creativity for those that do. Penerjamah must 1) really menguasahi texts written in other languages in which the shape and pattern is able to reveal the content (meaning) and discourse. It is a requisite language skills and practical thinking, further can not be denied that the translator has keatifitas. 2) The interpreter should be capable of transferring text (BS) into the text (BT) is different grammatical arrangement, semaktik (significance), and meaning. One of the important ability to translate is the mastery of grammar and vocabulary nahwu. By learning the grammar we are able to use the right words in the translated text. While vocabulary is a tool to find the meaning of the text. With the mastery of vocabulary translator capable of translating the discourse of imagination teleported into Seatu sentence in question.
This study sought to determine the influence of nahwu mastery of grammar and vocabulary to translate the ability of high school students holy religion of Islam. The approach articles used in this study is a quantitative approach because researchers wanted to test the hypothesis that shaped assosiative hypothesis (is the hypothesis that asks a relationship between two or more variables). This approach is said to be a quantitative approach because the existing data in the form of numbers and statistics used in analyzing it. Meanwhile, the method used is research Correlation, because the correlation study researchers wanted to uncover the relationship of variations in the correlation coefficient.
The results of this research are: 1) the effect of gramatikan mastery to capability students of translate in the Kudus Islamic University as 0.4925 rhitung score greater than 0.317 rtabel. This shows a significant correlation while the coefficient of determination between X1 and Y of 24.25303%. 2) the effect of vocabulary mastery to capability students of translate in the Kudus Islamic University as a score of 0.605 rhitung greater than 0.317 rtabel. This shows a significant relationship Sedangkang coefficient of determination between X2 and Y amounted to 36.62499%, 3) The calculation Ry.X1X2 0.589, ryx1 0.492 and 0.605 ryx2 greater than 0.317 rtabel. This shows that there is a relationship multi positive correlation between mastery of vocabulary and grammatical to capability students of translate in the Kudus Islamic University and acceptance of the hypothesis.
ABSTRAK
Menerjamah adalah aktifitas merasa, berfikir, berbahasa yang membutuhkan kreatifitas yang lebih bagi mereka yang melakukannya. Penerjamah harus 1) benar-benar menguasahi teks yang tertulis dalam bahasa lain yang mana bentuk dan polanya mampu mengungkapkan isi (makna) dan wacana. Ini merupakan suatu syarat keterampilan bahasa dan berfikir praktis, selanjutnya tidak dapat dipungkiri bahwa penerjemah memiliki keatifitas. 2) Penerjemah harus mampu mentranfer teks (BS) kedalam teks (BT) yang berbeda susunan gramatikal, semaktik (makna), dan arti. Salah satu yang penting dalam kemampuan menerjemah adalah penguasaan gramatika nahwu dan kosa kata. Dengan belajar gramatika kita mampu menggunakan kata yang tepat dalam teks yang diterjemahkan. Sedangkan kosa kata adalah alat untuk menemukan arti dari teks tersebut. Dengan penguasaan kosa kata penerjemah mampu berimajinasi kemudia menerjemah wacana kedalam seatu kalimat yang dimaksud.
Penelitian ini berusaha untuk menentukan pengaruh antara penguasaan gramatika nahwu dan kosa kata terhadap kemampuan menerjemah pada Mahasiswa sekolah tinggi agama islam kudus. Adapun pendekatan yang digunakn dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif karena peneliti ingin menguji hipotesis yang berbentuk hipotesis assosiative (yaitu hipotesis yang menanyakan adanya hubungan antara dua variabel atau lebih). Dikatakan pendekatan ini pendekatan kuantitatif karena data yang ada berupa angka dan menggunakan statistik dalam menganalisisnya. Sedangkan, metode yang dipakai adalah research corelation , karena dalam penelitian korelasi peneliti ingin mengungkap hubungan variasi-variasi dalam koefisien korelasi.
Adapun hasil penelitian ini adalah: 1) adanya pengaruh penguasaan gramatikan nahwu terhadap kemampuan menerjemah mahasiswa sekolah tinggi agama islam kudus karena skor rhitung 0,4925 lebih besar dari pada rtabel 0,317. Ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan sedangkang koefisen determinasi antara X1 dan Y sebesar 24,25303 %. 2) adanya pengaruh penguasaan kosa kata terhadap kemampuan menerjemah mahasiswa sekolah tinggi agama islam kudus karena skor rhitung 0,605 lebih besar dari pada rtabel 0,317. Ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan sedangkang koefisen determinasi antara X2 dan Y sebesar 36,62499 %, 3) Hasil perhitungan Ry.X1X2 0,589, ryx1 0,492, dan ryx2 0,605 lebih besar dari pada rtabel 0,317. Ini menunjukkan bahwa ada hubungan multi korelasi yang signifikan dan positif antara penguasaan gramatikal nahwu dan kosa kata terhadap hasil tarjamah mahasiswa sekolah tinggi agama islam kudus dan diterimanya hipotesis
Dampak dari regulasi biomassa Uni Eropa dan pajak ekspor terhadap impor minyak kelapa sawit.
Negara Uni Eropa merupakan konsumen terbesar kedua produk minyak
kelapa sawit. Mayoritas produk tersebut diimpor dari Indonesia dan Malaysia yang
merupakan dua negara terbesar produsen minyak kelapa sawit. Penggunaan minyak
kelapa sawit di Uni Eropa sebagian besar digunakan untuk energi, namun
perubahan komitmen Uni Eropa dalam menjaga perubahan iklim berpotensi
merubah aliran perdagangan minyak kelapa sawit. Selain itu, perubahan pajak
ekspor minyak kelapa sawit di Indonesia dan Malaysia merupakan salah satu factor
yang dapat merubah aliran perdagangan minyak kelapa sawit.
Studi ini menganalisis dampak dari adanya perubahan komitmen dari Uni
Eropa tentang penggunaan biodiesel yang tertuang dalam regulasi biomassa
terhadap aliran ekspor minyak kelapa sawit dari Indonesia dan Malaysia. Studi ini
menganalisis perubahan yang terjadi dengan melibatkan lebih dari 85 persen pasar
ekspor minyak kelapa sawit dari Indonesia dan Malaysia yaitu sebanyak 61 negara
importir refined palm oil (RPO) dan 23 negara importir crude palm oil (CPO).
Analisis terhadap kedua jenis minyak kelapa sawit dibedakan dengan jelas untuk
dapat melihat keterkaitan satu sama lain. Pendekatan analisis menggunakan model
gravity untuk mengukur perubahan dan besaran aliran perdagangan minyak kelapa
sawit akibat variable yang telah ditentukan.
Hasil estimasi gravity model dibedakan menjadi dua yaitu hasil estimasi dari
regresi Ordinary Least Squares (OLS) dan Poisson Pseudo Maximum Likelihood
(PPML). Hasil estimasi menggunakan PPML memberikan hasil yang lebih
memuaskan, sedangkan hasil estimasi OLS menunjukkan adanya
heteroskedastisitas. Variabel-variabel yang berpengaruh terhadap ekspor minyak
kelapa sawit secara keseluruhan yaitu GDP negara importir, produksi, dan jarak
ekonomis. Variabel pajak ekspor relative yaitu perbandingan pajak ekspor CPO
terhadap pajak ekspor RPO memberi dampak positif pada perubahan perdagangan
RPO, namun tidak signifikan mengurangi atau menambah perdagangan CPO.
Variabel regulasi biomassa berdampak negatif dan signifikan terhadap perdagangan
RPO ke Uni Eropa, namun tidak berdampak signifikan terhadap perdagangan CPO
ke Uni Eropa
Fa'āliyyah Istirātijiyyah at-Ta'līm at-Ta'āwunī bi-Istikhdām Uslūb Irsāl ar-Risālah wa Ilqā` al-`As`ilah fī Ta'īm al-Lughah al-'Arabiyyah li Tarqiyyati Mahārah al-Qirā`ah
Tujuan penulisan artikel ini adalah sebagai berikut: 1) untuk mengetahui penerapan strategi pembelajaran Cooperative Learning dengan Teknik Berkirim Salam dan Soal pada Pembelajaran Bahasa Arab dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca, 2) untuk mengetahui efektifitas penerapan strategi pembelajaran Cooperative Learning dengan Teknik Berkirim Salam dan Soal pada Pembelajaran Bahasa Arab dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca, 3) untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari penerapan strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif melalui jenis penelitian deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti ialah melalui teknik wawancara dan observasi langsung dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan empat teknik analisis data yaitu: Pengumpulan data, reduksi data, display data dan kesimpulan atau verifikasi. Adapun hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) penerapan strategi pembelajaran ini dengan membagi 3 tingkatan, yaitu tingkat persiapan; tingkat proses; tingkat penutup. Pembelajar ini memberikan kesempatan siswa untuk melatih keterampilan, 2) Penerapan strategi ini dikatan efektif. Sebelum penggunaan strategi ini 12 dari 32 siswa mendapat nilai di bawah KKM. Sedangkng setelah penerapan strategi sebanyak 3 siswa belum melampui nilai KKM. Keefektifan ini dibuktikan dengan jumlah siswa 32 sedangkang 29 siswa sudah melampui nilai KKM yaitu 65 disebut dengan “tuntas”. Dan sebanyak 3 siswa mendapat nilai kurang dari KKM 65 dikatan “belum tuntas”. 3) kelebihan dan kekurangan dari penerapan starategi ini. Kelebihan: melatih siswa untuk saling membantu yang lain dalam belajar dengan memberikan kesempatan yang lebih untuk saling berdiskusi tentang permasalahan, dan penerapan strategi ini memberikan kesempatan kepada siswa dalam menggunakan keterampilan bertanya dan membahas. Strategi ini sebagai alat untuk meningkatkan motivasi siswa untuk membaca soal yang wajib dia kerjakan. Kelemahan: keberhasilan strategi ini tergantung pada kemampuan kepemimpinan kelompok atau hasil kerja indifidu, dan kegiatan saling membantu ini menghabiskan waktu dalam pembelajaran karena harus mengatur tempat pembelajaran
- …
