237 research outputs found
APLIKASI METODE EKSPONENSIAL GANDA BROWN DALAM PERAMALAN JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN JENIS KELAMIN DI KABUPATEN MAJENE
Abstrak
Pada penelitian ini dilakukan dengan meramalkan jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin di Kabupaten Majene pada tahun 2019 dan 2020 dengan metode pemulusan eksponensial ganda Brown berdasarkan pada data dari tahun 2005 sampai dengan 2018. Dalam peramalan ini yang digunakan data yang bersifat trend dan non musiman. Dari hasil pembahasan diperoleh pertumbuhan jumlah penduduk jenis kelamin, dengan periode ke 15 atau nilai ramalan tahun 2019 jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin adalah 173.949 orang. Sedangkan pada periode ke 16 atau nilai ramalan tahun 2020 jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin adalah 176.493 orang
© 2019 Author(s). Published by Department of Statistics, Universitas Negeri Makassar. All rights reserved.
Kata kunci: eksponensial ganda brown, peramalan jumlah penduduk, jenis kelami
ANALISIS TINGKAT KOGNITIF SOAL PILIHAN GANDA PADA BUKU TEKS EKONOMI UNTUK SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 JEMBER
Ekonomi sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan disekolah,
berkaitan dengan proses belajar mengajar terutama mengenai sarana yang digunakan.
Salah satu sarana tersebut adalah sumber belajar. Buku merupakan sumber belajar
yang memiliki peran penting dalam proses pembelajaran.Soal yang terdapat dalam buku teks tersebut membantu guru dalam proses
evaluasi. Dalam evaluasi guru mengambil soal-soal dari buku teks. tetapi belum
mengetahui tingkat kognitifnya. Sehingga diharapkan dari penelitian ini dapat
membantu untuk mengetahui tingkat kognitif yang terdapat dalam soal-soal pilihan
ganda (objektif) pada buku teks terbitan Ganeca Exact tersebut agar tujuan
pembelajaran dapat dicapai dengan baik. Soal latihan pada buku teks ekonomi yang
dijadikan alat evaluasi harus sesuai dengan tingkat berfikir siswa. Taraf berfikir
dalam Revisi Taksonomi Bloom menurut Anderson dibagi menjadi enam tingkatan
yaitu pengetahuan, pemahaman, aplikasi, analisis, evaluasi dan kreasi. Sedangkan
soal yang baik adalah adanya proporsi yang tepat antara jumlah soal yang tergolong
mudah, sedang, dan sulit. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: 1) Bagaimana tingkat
kognitif soal pilihan ganda pada buku teks ekonomi untuk siswa kelas X SMA Negeri
3 Jember terbitan Ganeca Exact? 2) Bagaimana Validitas soal pilihan ganda pada
buku teks ekonomi untuk siswa kelas X SMA Negeri 3 Jember terbitan Ganeca
Exact? 3) Bagaimana kesesuaian soal pilihan ganda pada buku teks ekonomi untuk
siswa kelas X SMA Negeri 3 Jember terbitan Ganeca Exact dengan silabus dan
kurikulum? 4) Bagaimana soal pilihan ganda pada buku teks ekonomi kelas X SMA Negeri 3 Jember terbitan Ganeca Exact dengan kriteria soal yang baik? Adapun
Penelitan ini dilakukan untuk 1) menganalisis tingkat kognitif soal pilihan ganda pada
buku teks ekonomi kelas X SMA Negeri 3 Jember terbitan Ganeca Exact, 2)
mengetahui kesesuaian Validitas soal pilihan ganda pada buku teks ekonomi untuk
siswa kelas X SMA Negeri 3 Jember terbitan Ganeca Exact? 3) mengetahui
kesesuaian soal pilihan ganda pada buku teks ekonomi untuk siswa kelas X SMA
Negeri 3 Jember terbitan Ganeca Exact dengan silabus dan kurikulum? 4) mengetahui
soal pilihan ganda pada buku teks ekonomi kelas X SMA Negeri 3 Jember terbitan
Ganeca Exact dengan kriteria soal yang baik Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluatif. Tempat penelitian
dilaksanakan di SMA Negeri 3 Jember dengan objek penelitiannya adalah 40 soal
pilihan ganda uji kemampuan akhir tahun (akhir semester genap) mata pelajaran
ekonomi yang terdapat dalam buku teks ekonomi terbitan Ganeca Exact. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumen dan wawancara.
Analisis data yang digunakan yaitu analisis tingkat kognitif dan tingkat
kesesuaiannya dengan kriteria soal yang baik serta indikator dalam silabus. Analisis mengenai tingkat kognitif diperoleh hasil bahwa proporsi tingkat
kognitif soal pilihan ganda mata pelajaran ekonomi kelas X di SMA Negeri 3 Jember
pada buku teks terbitan Ganeca Exact ialah 17 soal atau 42.5% (C1), 7 soal atau 17,5
% (C2), 8 soal atau 20% (C3), 8 soal atau 20% (C4), 0% (C5), dan 0% (C6) dapat
ditulis dengan perbandingan 6:4:0. Soal buku teks dilihat dari validitas isi secara
keseluruhan sudah dapat dikata valid. Namun, Jika dibandingkan kriteria soal yang
baik menurut Sudjana 3:4:3 maka prosentase soal kategori mudah, sedang dan sulit
belum proporsional atau belum memenuhi syarat kriteria soal yang baik Berdasarkan analisis data yang diperoleh, maka disimpulkan bahwa soal
pilihan ganda pada uji akhir tahun buku teks Ganeca Exact mata pelajaran ekonomi
kelas X di SMA Negeri 3 Jember masih membutuhkan perbaikan. Soal buku teks
terbukti belum memenuhi syarat yang proporsional. Selain itu soal buku teks tersebut
banyak memiliki tingkat kognitif yang tidak sama dengan indikator dalam silabus
Analasis Pendampingan Pastoral Dengan Perspektif Gender Terhadap Petani Perempuan dengan Peran Ganda di Kampung Lumban Sibotik Desa Sibarani Nasampulu/Namungkup Kecamatan Laguboti Tahun 2021
Abstrak:Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui, peran ganda dan beban ganda yang di alami oleh para petani perempuan, bagaimana pandangan masyarakat terhadap perempuan yang bekerja, bagaimana gereja membantu perempuan dalam menjawab persoalan nya, dan bagaimana pendampingan pastoral dengan perspektif gender ini di lakukan kepada petani perempuan dengan peran ganda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, selanjutnya menganalisis data yang ditemukan dengan menggunakan kajian feminis. Faktor penyebab perempuan mengalami peran ganda antara lain sebagai berikut; adanya pengaruh budaya patriarki, untuk mencapai kesejahteraan hidup, suami yang kurang bertanggung jawab terhadap keluarga. Adapun aksi pastoral yang dalam penelitian ini adalah; mengutuhkan, mendamaikan atau memperbaiki hubungan, dan membimbing. Konseling menerima pertolongan yang di berikan penulis melalui pendampingan pastoral dengan perspektif gender, sehingga narasumber, dapat bersikap terbuka kepada penulis, dan bangkit menjadi arsitek dalam kehidupan nya, menjadi perempuan yang kuat dan tidak dipandang lemah oleh masyarakat.Kata Kunci: perspektif gender, peran dan beban ganda, stigma masyarakat, gereja Abstract:The purpose of this research is to find out, the dual roles and double burdens experienced by women farmers, how society views working women, how the church helps women in answering their problems, and how pastoral assistance with a gender perspective is carried out to farmers. women with multiple roles. The research method used is a qualitative method with observation, interviews, and documentation techniques, then analyzes the data found using a feminist study. The factors that cause women to experience dual roles include the following; the influence of patriarchal culture, to achieve the welfare of life, husbands who are less responsible for the family. The pastoral actions in this research are; strengthen, reconcile or repair relationships, and guide. Counseling accepts the help given by the author through pastoral assistance with a gender perspective, so that the resource person, can be open to the author, and rises to be an architect in his life, becoming a strong woman and not seen as weak by the community.Keywords: gender perspective, multiple roles and burdens, community stigma, churc
Tinjauan Aspek Yuridis Terhadap Sertifikat Hak Tanah Yang Ganda (Putusan Pengadilan Negeri Cibinong Nomor 44/Pdt.G/2017/PN.Cbi)
A. Nama : Joddy Dermawan Ikhsan
B. Nomor Induk Mahasiswa : 1740050005
C. Program Kekhususan : Hukum Administrasi Negara
D. Judul : Tinjauan Aspek Yuridis Terhadap Sertifikat
Hak Atas Tanah Yang Ganda
E. Jumlah Halaman : 77
F. Daftar Acuan : 21 Buku + 6 Peraturan Perundang-undangan
+ 5 Jurnal + 1 Internet
G. Kata Kunci : Sertifikat Ganda
H. Ringkasan Isi
Sertifikat hak tanah yang ganda merupakan sertifikat-sertifikat yang menjelaskan atas suatu bidang tanah yang sama. Apabila sertifikat ganda ini terjadi dan saling tumpah tindih satu sama lain, maka salah satu sertifikat harus dibatalkan. Yang menjadi pokok permasalahan dalam penulisan skripsi ini ialah penyebab terjadinya sertifikat ganda serta upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan sertifikat hak tanah yang ganda didalam Putusan Pengadilan Negeri Cibinong Nomor 44/Pdt.G/2017/Pn.Cbi.
Metode penelitian yang digunakan oleh penulis didalam penulisan ini ialah metode Pendekatan Kasus yaitu pendekatan yang dilakukan dengan cara melakukan telaah terhadap kasus-kasus yang berkaitan dengan isu yang dihadapi yang telah menjadi putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap.
Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis bahwa penyebab terjadinya sertifikat hak tanah yang ganda disebabkan karena ketidaktelitian dalam hal meneliti kebenaran data fisik dan data yuridis khususnya mengenai riwayat tanah serta upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan sertifikat hak atas tanah yang ganda dapat diselesaikan melalui non litigasi serta litigasi, dalam Putusan Nomor 44/Pdt.G/2017/Pn.Cbi majelis hakim memutuskan salah satu sertifikat tidak memiliki kekuatan hukum.
I. Dosen Pembimbing
1. Dosen Pembimbing I : Dr. Aartje Tehupeiory S.H., M.H
2. Dosen Pembimbing II : Nanin Koeswidi Astuti S.H, M.H./
A. Name : Joddy Dermawan Ikhsan
B. Student Identification Number : 1740050005
C. Specialization Program : State Administrative Law
D. Title : Overview of Juridical Aspects of the
Certificate Multiple Land Rights
E. Number of Pages : 77
F. Reference List : 21 Books + 6 Laws and Regulations
+ 5 Journals + 1 Internet
G. Keywords : Double Certificate
H. Content Summary
Multiple land title certificates are certificates that describe the same land parcel. If this duplicate certificate occurs and overlaps one another, then one of the certificates must be canceled. The main problem in writing this thesis is the cause of the double certificate and the efforts made to resolve the double land title certificate in the Cibinong District Court Decision Number 44 / Pdt.G / 2017 / Pn.Cbi.
The research method used by the author in this paper is the Case Approach method, namely the approach carried out by analyzing cases related to the issues faced which have become court decisions that have permanent legal force.
From the results of the research conducted by the author that the cause of multiple land title certificates was due to inaccuracy in examining the correctness of physical data and juridical data, especially regarding land history and the efforts made to resolve multiple land title certificates can be resolved through non-litigation and litigation. In Decision Number 44 / Pdt.G / 2017 / Pn.Cbi the panel of judges decided that one of the certificates had no legal force.
I. Supervisor
1. Supervisor I: Dr. Aartje Tehupeiory S.H., M.H
2. Supervisor II: Nanin Koeswidi Astuti S.H, M.
The anthropologist filmmaker and the native actor/author: transformations of Oumarou Ganda and Petit Touré in Moi, un noir, by Jean Rouch
Este artigo apresenta a dimensão performática e corporal das personagens de Oumarou Ganda e Petit Touré no filme Eu, um negro, de Jean Rouch (1958). Para além da análise dos enquadramentos, falas e edição, enseja-se dar ênfase à interpretação da dimensão performática, tanto dos gestos corporais e feições faciais quanto da impostação da voz off de Oumarou Ganda e Petit Touré. Se, por um lado, compreender de que maneira a dimensão performática e corporal de Ganda e Touré cria uma mise-en-scène própria, possibilitando pensá-los como nativo-a(u)tores, por outro, analisar o espaço de criação das personagens traz apontamentos para pensar na construção do conhecimento antropológico a partir da relação entre Rouch e seus interlocutores.This article presents an analysis of the performatic and bodily dimension of Oumaru Ganda’s and Petit Touré’s characters in Moi, un noir, by Jean Rouch (1958). More than analyzing camera angles, character speeches and editing, it is proposed to emphasize the interpretation of the performatic dimension, looking at bodily gestures and facial expressions, as well as at Omarou Ganda’s and Petit Touré’s voice-off impostation. On the one hand, understanding how performatic and bodily dimensions of Ganda and Touré create a particular mise-en-scène enables us to view them as native actors/authors. On the other hand, analyzing the spaces available for Ganda’s and Touré’s creative interventions in the filmmaking will bring new aspects to the considerations on the construction of anthropological knowledge, through the relation between Rouch and his interlocutors.
 
SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA (SBSN) DALAM PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN JALUR REL GANDA KORIDOR CIREBON - MOJOKERTO
Abstract
This research aims to find out about The Issuance of State Sharia Securities for financing the construction of the Cirebon-Mojokerto double track railway corridor. The Issuance of State Sharia Securities is one of the financing options that is expected to be able to solve the problem of limited funds by the government to build a double track where the volume of train traffic is increasingly dense. This research uses qualitative methods. The author uses a library research. The data used as a reference comes from secondary data. The data collection method in this research uses documentation techniques, namely studying and understanding various data sourced from official reports from the government, government publications, news, journals, websites, and others. It was found that The Issuance of State Sharia Securities was the largest contributor as a funder on the construction of the Cirebon Mojokerto double track railway corridor.
Abstrak
Penelitian ini membahas tentang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dalam
Pembiayaan jalur ganda koridor Cirebon sampai Mojokerto. Penerbitan SBSN
Merupakan salah satu sumber permbiayaan yang diharapkan mampu mengatasi
Keterbatasan dana oleh pemerintah untuk membangun rel ganda dimana
Perjalanan kereta api yang semakin padat. Penelitan ini bertujuan untuk
Mengetahui seberapa besar kontribusi SBSN dalam pembangunan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penulis menggunakan pendekatan
Penelitian kepustakaan. Adapun data yang dijadikan rujukan berasal dari data
Sekunder, Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik
Dokumentasi yaitu mempelajari dan memahami berbagai data yang bersumber
Dari laporan resmi dari Pemerintah, publikasi pemerintah, berita, jurnal-jurnal
Terkait, situs webdan lainnya. Ditemukan bahwa SBSN merupakan kontributor
Terbesar sebagai pendana dalam pembangunan jalur ganda koridor Cirebon – Mojokerto
PERJALANAN PENDIDIKAN SISTEM GANDA DARI MASA ORDE BARU SAMPAI AWAL REFORMASI (1994-2004)
Skripsi ini mengkaji tentang perjalanan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di Indonesia. Tujuan pada penelitian skripsi ini untuk mengetahui bagaimana latar belakang lahirnya kebijakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di Indonesia tahun 1994 serta perjalanan selama kebijakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di Indonesia sampai awal reformasi tahun 2004. Pada tahapan pertama yaitu pemilihan topik, penulis memiliki daya tarik emosional dengan kebijakan- kebijakan pendidikan kejuruan di Indonesia dan memfokuskan pada kebijakan pendidikan sistem ganda. Setelah penulis berhasil menentukan topik penelitian, berikutnya penulis mengumpulkan data-data terkait melalui buku, jurnal, koran dan arsip berupa Undang-Undang tentang pendidikan kejuruan. Setiap data dipilah dengan memperhatikan tanggal peristiwa, tahun terbit setiap data, serta keterkaitan antardata yang diperoleh. Data-data yang akurat dilakukan penafsiran kembali oleh penulis untuk dijadikan tulisan pada akhir tahapan penelitian.
Skripsi ini membahas mengenai latar belakang lahirnya pendidikan sistem ganda di Indonesia tahun 1994 yang dirancang oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wardiman Djojonegoro serta membangun kerja sama dengan Kamar Dagang Indonesia tahun 1994 yang di ketuai oleh Ir.Aburizal Bakrie. Kebijakan pendidikan sistem ganda juga diperkenalkan pada rapat pertemuan dengan Duta Besar Australia, melakukan kerjasama dengan anggota APEC dalam menyambut era perdagangan global. Selain itu, penulis juga membahas perjalanan pelaksanaan pendidikan sistem ganda yang meliputi tahapan pelaksanaan sampai dengan hambatan yang terjadi sejak awal diberlakukan tahun 1994 sampai dengan tahun 2004.
Evaluasi pelaksanaan pendidikan sistem ganda pada tahun ajaran 1994/1995 tercatat 249 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) telah berhasil melakukan kerja sama dengan industri. Perjalanan pendidikan sistem ganda di tahun ajaran berikutnya terus mengalami penambahan jumlah kerja sama antara industri dan sekolah. Tata pelaksanaan pendidikan sejak tahun 1994-2003 menggunakan pola pelaksanaan yang sama. Namun, pada tahun 2004 pemerintah menerapkan model pembelajaran production based training. Model pembelajaran ini dilaksanakan dengan cara peserta didik diberikan pengetahuan dalam pembuatan sebuah produk dengan beracuan pada industri. Pelaksanaan pendidikan sistem ganda merupakan model pembelajaran yang baru, sehingga tidak menutup kemungkinan munculnya hambatan-hambatan saat pelaksanaan seperti kurangnya informasi yang dimiliki pihak industri mengenai konsep pendidikan sistem ganda, kurangnya pembinaan di industri dari para Pembina, serta pemilihan pola pembelajaran yang kurang tepat. Berdasarkan data tersebut, pelaksanaan pendidikan sistem ganda masih kurang maksimal sehingga kasus pengangguran masih belum dapat teratasi.
The thesis reviewed the dual system education trip (PSG) in Indonesia. The goal of this thesis research is to find out how the birth of the dual system education policy (PSG) in Indonesia in 1994 and the travel during the Indonesia's dual system education policy (PSG) until the beginning of the 2004 reform. At the first stage of the topic selection, authors have an emotional appeal to vocational education policies in Indonesia and focus dual system education policy. Once the author has successfully determined the study topic, the writer next collects the relevant data through books, journals, papers and archived laws on vocational education. Each data is plotted by observing the date of events, the year each data rises, and the relation between the data obtained. Accurate data are reinterpreted by authors to write at the end of the research phase.
The thesis deals with the background of the 1994 Indonesia dual system education designed by the Wardiman Djojonegoro minister of education and culture and building cooperation with the 1994 Indonesian chamber of commerce hosted by Ir. Aburizal bakrie. Dual system education policies were also introduced at meetings with the Australian ambassador, providing cooperation with APEC members in addressing the global trade era. Additionally, the writer also discussed the course of executing a double system of education that covered the performance stages up to the obstacles that occurred from the beginning in 1994 to 2004.
The 1994/1995 valuation of a double system education in 1994/1995 school noted that 249 of the country's vocational school has been successful in cooperation with the industry. The double-system education trip over the next school year continued to see an increased amount of cooperation between industry and school. The administration of education since 1994-2003 has used the same exercise pattern. However, in 2004 the government adopted a model of learning production based training. This learning model is performed in a way learners are given knowledge in the manufacturing of a product with reference to the industry. The implementation of a double system education is a new learning model, so it does not preclude the possible constraints on implementation such as the lack of information on the dual system education concepts, the lack of coaching in the industry from the builders, and the selection of incorrect learning patterns. According to such data, implementation of double system education is still lacking so that the case of unemployment remains unabated
ADAPTASI GURU PROGRAM KEAHLIAN GANDA PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK GEOMATIKA
Penelitian terhadap sebelas orang partisipan yang berprofesi sebagai guru Program Keahlian Ganda Teknik Geomatika yang tersebar pada berbagai provinsi di seluruh Indonesia ini telah memberikan gambaran yang mendalam tentang proses beradaptasi yang mereka alami pada kompetensi keahliannya yang baru. Penulis melakukan wawancara dengan video call melalui aplikasi di media sosial dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada partisipan dan juga meminta partisipan bercerita tentang proses beradaptasi yang dialaminya agar hasil yang didapatkan dari wawancara ini lebih mendalam. Penulis mengolah data hasil penelitian dengan cara mentranskripsikan dokumen, memadatkan fakta kemudian membuat kode sehingga mendapatkan kesimpulan akhir berupa tema-tema tertentu yang dapat dikelompokkan. Dari penelitian ini penulis berhasil mendeskripsikan kendala utama yang dialami oleh guru dalam beradaptasi dan bagaimana cara mereka mengatasi kendala tersebut dengan cara mereka masing-masing. Penelitian ini menunjukkan jika beberapa kendala guru program keahlian ganda teknik geomatika dalam beradaptasi pada kompetensi keahlian ini adalah memahami materi pelajaran baru pada kompetensi keahlian teknik geomatika yaitu Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Penginderaan Jauh (PJ)yang berhubungan erat dengan pembelajaran yang menggunakan software tertentu, sarana dan prasarana yang tidak memadai seperti peralatan praktek untuk kegiatan belajar mengajar, kurangnya dukungan guru senior di sekolah. Para partisipan berusaha mengatasi kendala yang mereka alami dengan realitas yang membuat shock karena menghindarkan diri dari mengajar pada mata pelajaran yang sulit (mata pelajaran pada Kelas XI dan Kelas XII) atau berusaha menimba ilmu dengan guru senior yang ada di sekolah, walaupun tidak semua guru senior bisa memberi dukungan karena keterbatasan memahami materi baru tersebut.
Kata Kunci : Keahlian Ganda, Teknik Geomatika, Adaptasi guru
Research on eleven participants who work as teachers of the Geomatics Engineering Dual Expertise Program spread across various provinces throughout Indonesia has provided an in-depth description of the adaptation process they experienced to their new competency skills. The author conducts interviews with video calls through applications on social media by giving several questions to participants and also asking participants to tell about the adaptation process they have experienced so that the results obtained from this interview are more in-depth. The author processes the research data by transcribing the document, compressing the facts, then coding so that the conclusion is in the form of certain themes that can be grouped. From this research, the authors have succeeded in describing the main obstacles experienced by teachers in adapting and how they can overcome these obstacles in their way. This research shows that some of the obstacles for the geomatics engineering dual expertise program teacher in adapting to this skill competency are understanding new subject matter in the competency of geomatics engineering expertise, namely Geographic Information Systems (GIS) and Remote Sensing (RS) which are closely related to learning using software certainly. Inadequate facilities and infrastructure such as practical equipment for teaching and learning activities, lack of support from senior teachers in schools. The participants tried to overcome the obstacles they experienced with the shocking reality because they avoided teaching difficult subjects (subjects in Grade XI and XII) or tried to gain knowledge with senior teachers in school, even though not all senior teachers can provide support due to limited understanding of new material.
Keywords: Dual Expertises, Geomatics Engineering, Teacher Adaptatio
Pembatalan terhadap Sertifikat Ganda(Kasus : Putusan Mahkamah Agung Nomor 3615 K/Pdt/2015)
Sertifikat ganda adalah suatu kondisi sebidang tanah yang memiliki dua
sertifikat dan masing-masing sertifikat dimiliki oleh dua orang yang berbeda yang
secara resmi diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui, memahami dan mengembangkan tentang
pemahaman tentang apa saja penyebab terjadinya sertifiikat ganda dan bagaimana
upaya penyelesaian terhadap sertifikat ganda. Untuk mencapai tujuan tersebut
maka peneliti menggunakan pendekatan kasus yuridis normatif.
Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian, dianalis lagi berdasarkan
putusan Mahkamah Agung Nomor 3615 K/Pdt/2015 untuk menegtahui apa
penyebab teradinya sertifikat ganda dan bentuk penyelesaian terhadap sengketa
sertifikat ganda hak atas tanah. Teori yang penulis gunakan dalam menganalisis
kasus tersebut adalah teori kepastian hukum dan teori keadilan hukum.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebabkan terjadinya Sertifikat Ganda
adalah 1. Adanya kesalahan dari salah satu pemilik tanah itu sendiri yang tidak
memanfaatkan tanahnya dengan baik serta adanya kesengajaan salah satu dari
pemilik tanah untuk mendaftarkan kembali sertifikat yang sebenarnya sudah ada.
Selanjutnya kesalahan dari pihak Kantor Pertanahan Kota Kefamenanu,
Kabupaten Timor Tengah Utara yaitu dalam hal pengumpulan dan pengolahan
data fisik dan data yuridis yang dalam hal ini kesalahan tersebut dalam bentuk
kekeliruan pengukuran dan pemetaan obyek; selain itu, juga dikarenakan belum
adanya peta pendaftaran tanah secara menyeluruh di daerah obyek tanah tersebut;
dan yang terakhir adalah karena domisili salah satu atau beberapa pihak yang
berkepentingan berada di luar kota serta semakin melemahnya asas publisitas 2.
segala upaya yang telah dilakukan telah sesuai pada prosedurnya. Mulai dari
tingkat Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, hingga Kasasi yaitu Mahmakah
Agung. Namun untuk mengetahui apakah putusan tersebut sudah memenuhi asas
publisitas, maka pihak yang tidak dapat menerima hasil putusan tersebut bisa
melakukan pengujian ke Komisi Informasi Pusat agar mendapat informasi yang
jelas. / A double certificate is a condition of a piece of land that has two certificates
and each certificate is owned by two different people which are officially issued by
the National Land Agency (BPN). This study aims to find out, understand and
develop an understanding of what causes multiple certificates and how to resolve
multiple certificates. To achieve these objectives the researchers used a normative
juridical case approach.
The data obtained from the results of the study were analyzed again based on
the decision of the Supreme Court No. 3615 K / Pdt / 2015 to find out what caused
the dual certificate and the form of resolution of the dispute over the right to land.
The theory that the author uses in analyzing the case is the theory of legal certainty
and the theory of legal justice.
The results showed that the cause of the Double Certificate was 1. There was
an error from one of the landowners themselves who did not make good use of their
land and the intent of one of the landowners to re-register a certificate that actually
already existed. Furthermore, errors from the Land Office of the City of Kefamenanu,
North Central Timor Regency, namely in the collection and processing of physical
data and juridical data, in this case the errors in the form of measurement errors and
mapping of objects; in addition, it is also due to the absence of a comprehensive map
of land registration in the area of the object of land; and the last is because the
domicile of one or several interested parties is outside the city and the weakening of
the principle of publicity 2. all efforts that have been made have been according to the
procedure. Starting from the level of the District Court, the High Court, to the
Cassation namely the Great Mahmakah. However, to find out whether the decision
has fulfilled the principle of publicity, those who cannot accept the results of the
decision can test the Central Information Commission in order to obtain clear
information
Bilangan dominasi ganda pada Graf kabur dari Graf Commuting dan Non Commuting dari grup dihedral
INDONESIA:
Beberapa penelitian tentang penerapan graf pada grup dihedral telah banyak dilakukan. Perlu adanya penelitian secara berkelanjutan mengenai graf commuting dan non commuting dari grup dihedral. Pada penulisan skripsi ini dibahas mengenai bilangan dominasi ganda pada graf kabur dari graf commuting dan non commuting dari grup dihedral.
Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah kajian pustaka, dengan menggunakan rujukan beberapa buku. Sedangkan analisis yang dilakukan adalah dengan mengamati pola berdasarkan beberapa contoh. Dari pola yang dihasilkan dicari rumus umumnya yang selanjutnya dinyatakan sebagai teorema.
Berdasarkan hasil pembahasan dalam penelitian ini diperoleh suatu teorema. Teorema yang dihasilkan adalah bilangan dominasi ganda pada graf kabur dari graf commuting dan non commuting dari grup dihedral. 1. Bilangan dominasi ganda pada graf kabur dari graf commuting dari grup dihedral D_2n dengan fungsi σ(v_x )=(|x|)/n dan μ(v_x,v_y )=σ(v_x)∧σ(v_y) adalah 4 untuk n ganjil dan 3/n untuk n genap. 2. Bilangan dominasi ganda pada graf kabur dari graf non commuting dari grup dihedral D_2n dengan fungsi σ(v_x )=(|x|)/n dan μ(v_x,v_y )=σ(v_x)∧σ(v_y) adalah 4/n dengan n≥3.
Dalam penulisan skripsi ini, penulis hanya memfokuskan pada pembahasan bilangan dominasi ganda pada graf kabur dari graf commuting dan non commuting dari graf dihedral. Dengan demikian untuk penelitian selanjutnya, penulis menyarankan kepada pembaca untuk meneliti bilangan dominasi ganda pada graf lainnya.
ENGLISH:
Several researches have been done to investigate the application of dihedral group. Thus the research on the commuting and non commuting graph of dihedral group is necessary. Accordingly, double domination number that this thesis will examine the fuzzy graph of the commuting and non commuting graph of dihedral group.
The method used in this thesis is library research using some references such as books and journals. As for the analysis, the pattern based on some examples will be observed. From the obtained pattern, the general formula will be obtained and will be stated as lemma or theorem.
Based on the results of this thesis, a theorem about double domination number on fuzzy graph of the commuting and non commuting graph of the dihedral group can be stated as follows: 1. The double domination number on the fuzzy graph of the commuting graph of the dihedral group D_2n with function σ(v_x )=(|x|)/n and μ(v_x,v_y )=σ(v_x)∧σ(v_y) is 4 for odd n and 3/n for even n. 2. The double domination number on the fuzzy graph of the non commuting graph of the dihedral group D_2n with function σ(v_x )=(|x|)/n and μ(v_x,v_y )=σ(v_x)∧σ(v_y) is 4/n for n≥3.
The focus of this thesis is only on double domination number of the fuzzy graph of commuting and non commuting graph of dihedral group. Thus for the further research, the author suggests to the reader to examine other double domination number on fuzzy graphs
- …
