826 research outputs found
Pemikiran KH. M. Basori Alwi dalam pendidikan Al Quran
ABSTRAK: KH. M. Basori Alwi dengan metode Jibril dan buku panduan Bilqolam sebagai intisari dari metode Jibril adalah hasil buah karyanya di dunia pendidikan Al Quran, menunjukkan kepada kita bahwa KH. M. Basori Alwi adalah sosok guru Al Quran yang ideal. Bukan hanya pada praktik pembelajarannya saja, tapi juga penerapan isi kandungan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga pantas jika KH. M. Basori Alwi dijuluki sang guru quran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kisah perjalanan hidup KH. M. Basori Alwi. Memahami pemikiran KH. M. Basori Alwi tentang metode pendidikan Al Quran, Mengetahui proses pembelajaran pendidikan Al Quran yang diterapkan KH. M. Basori Alwi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu jenis pendekatan yang menggunakan cara meneliti secara langsung, menggali informasi dengan mengadakan wawancara, dan pengumpulan informasi melalui dokumentasi serta buku pegangan. Bukan melibatkan perhitungan, tindakan kelas atau yang dengan sistem klasikal diistilahkan penelitian ilmiah.Kata Kunci: KH. M. Basori Alwi, Metode Jibril, Pendidikan Al Qura
SEJARAH PEREKONOMIAN DI PALEMBANG: Studi atas Produksi Es Balok dan Air Bersih PT. Alwi Assegaf, 1929-1998
Penelitian ini mendeskripsikan rangkaian sejarah produksi es balok dan air bersih pada
masa kolonial Belanda sampai masa Reformasi di Palembang yaitu dalam kurun waktu
1929-1998. Kerangka piker dari pokok permasalahan karena adanya beberapa perubahan
yang perlu penjelasan secara rinci, yaitu antara lain: [1] keberadaan komunitas Arab
Assegaf di Palembang; [2] sejarah awal berdirinya dan peran Habib Alwi bin Syekh
Assegaf di Palembang periode 1865-1949 M; [3] perkembangan produksi es balok dan air
bersih di Palembang periode 1929-1998 M.
Penelitian yang berjudul “SEJARAH PEREKONOMIAN DI PALEMBANG: Studi
atas Produksi Es Balok dan Air Bersih PT. Alwi Assegaf, 1929-1998” ini merupakan
penelitian sejarah (Historical Approach) dengan pendekatan ekonomi. Penelitian ini
menitikberatkan pada data sejarah PT. Alwi Assegaf pada masa kolonial Belanda sampai
masa reformasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data
sekunder. Adapun data primer dalam penelitian ini diperoleh dari Arsip lokal, dokumen,
bangunan, foto-foto, wawancara lisan dan literature tertulis, sedangkan data sekunder
berasal dari hasil-hasil penelitian berupa buku-buku terkait, skripsi, artikel, dan jurnal yang
terkait dengan sejarah PT. Alwi Assegaf di Palembang pada masa kolonial Belanda sampai
reformasi, dalam kurun waktu 1929-1998 M.
Penelitian tentang sejarah perekonomian di Palembang ini lebih difokuskan pada
perusahaan es balok dan air bersih PT. Alwi Assegaf. Berdasarkan analisis yang dilakukan,
bahwa keberadaan komunitas Arab di Palembang tidak hanya berperan dalam bidang sosial
dan politik, tetapi juga ekonomi. Kehadiran Habib Alwi bin Syekh Assegaf di Palembang
membawa dampak positif bagi masyarakat Palembang, dengan adanya PT. Alwi Assegaf
yang memproduksi es balok dan air bersih cukup membantu para nelayan dan masyarakat
dalam mata rantai kehidupan di Palembang pada masa kolonial Belanda sanpai masa
reformasi dalam kurun waktu 1929-1998 M
PERAN HABIB ABDULLAH BIN ALWI AL HADDAD (1634-1712 M) TERHADAP TRANFORMASI TAREKAT ‘ALAWIYAH
Tarekat ‘Alawiyah merupakan salah satu dari sekian banyaknya tarekat muktabarah yang ada di dunia. Namun tarekat ini bisa dikatakan sebagai tarekat yang moderat karena memiliki beberapa perbedaan diantara tarekat lainnnya. Di antara perbedaan itu terlihat bagaimana tidak diwajibkan bagi orang yang mengikuti ajaran ini untuk mengikuti bai’ah namun tetap diakui sebagai pengikut tarekat ini. Tidak hanya itu, tarekat ini juga telah melalui proses transformasi yang dilakukan oleh Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad yaitu seorang yang memiliki nasab sampai kepada Rasulullah SAW. Beliau memperkenalkan tarekat ini sebagai salah satu tarekat dengan segala kemudahannya. Beliau hidup sekitar tahun 1634-1712 M serta dimakamkan di kota Tarim. Di antara karya beliau adalah Nashaih ad-Diniyah, Risalah adab suluk al-Murid, Wird al-Kabir dll. Jasa beliau terhadap tarekat ini sangatlah besar sehingga beliau dijuluki sebagai mujaddid tarekat ‘Alawiyah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana esensi yang terdapat di dalam ajaran tarekat ‘Alawiyah dan alasan mengapa Habib Abdullah Bin Ali Al Haddad melakukan transformasi terhadap tarekat ini. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif atau penelitian pustaka dengan mempelajari dan menganalisa literatur-literatur yang berkaitan dengan tarekat ‘Alawiyah. Di antara sumber yang menjadi rujukan terhadap penelitian ini adalah kitab karya Habib Zain bin Smith dan beberapa kitab karya Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad, serta karya Habib novel Bin Muhammad Alaydrus. Dari hasil yang ditemukan dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa tarekat Alawiyah . Yang di gagas oleh Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad memiliki beberapa perubahan diantaranya adalah Tarekat ini merupakan tarekat yang mudah ataupun ringan jadi siapapun boleh mengikuti nya tidak hanya dari kalangan para saadah saja, kemudian di dalam tarekat ini juga tidak mengharuskan adanya bai'ah, setelah itu Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad menghindari pemikiran-pemikiran tasawuf falsafi agar tarekat ini tidak disalahpahami oleh orang awam dalam menjalankan nya
Pemikiran KH. M. Basori Alwi tentang waqf dan ibtida'dan relevansinya dengan tafsir al-Qur'an: studi kritis terhadap kitab Qamus Miftah al-Hudafi Ma'rifat al-Waqf wa al-Ibtida
Kitab yang disusun oleh KH. M. Basori Alwi, salah seorang pakar Ilmu Tajwid dan Tilawah al-Qur'an dari Malang Jawa Timur, merupakan kamus praktis untuk mengetahui Waqf dan lbtida' yang benar ketika membaca al-Qur'an. Hingga kini belum pemah dilakukan penelitian tentang karya yang tergolong langka tersebut. Bahkan penelitian akademik mengenai pemikiran KH.M. Basori Alwi sendiri juga minim ditemukan. Padahal sebagai seorang tokoh al-Qur'an, integritas, dedikasi dan otoritas intelektual dalam bidang al-Qur'an telah diakui secara nasional, bahkan internasional. Berangkat dari itulah, permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pemikiran KH. M. Basori Alwi tentang Waqf dan Ibtida'? 2) Bagaimana• relevansi pemikiran KH. M. Basori Alwi tentang Waqf dan Ibtida' dalam Qamus Miftah al-Hudafi Ma'rifat al-Waqf wa al-lbtida' dengan Tafsir al-Qur'an? Dalam menjawab permasalahan tersebut penelitian m1 bersifat kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode deskriptif analitik. Agar mendapatkan analisis yang mendalam tentang pemikiran KH. M. Basori Alwi yang tercermin dalam kitab tersebut digunakan metode content analysis. Data primer yang digunakan adalah kitab Qamus Miftah al-Hudafl Ma'rifat al Waqf wa al-Ibtida' yang menjadi obyek penelitian ini. Untuk menganalisis relevansi pemikiran dalam kitab tersebut digunakan beberapa literatur yang relevan, terutama dalam bidang Tafsir dan ilmu Tajwid yang digunakan sebagai data sekunder. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pemikiran KH. M. Basori Alwi tentang Waqf dan Ibtida' dalam perspektif ilmu Tajwid, baik secara teoritis maupun praktis, sesuai dengan teori-teori dan kaidah-kaidah dasar yang terdapat dalam sejumlah literatur ilmu Tajwid. Sementara dalam perspektif Tafsir,. basil penelitian ini juga menunjukkan bahwa rumusan Waqf dan Ibtida' dalam Qamus Mftah al-Hudafi Ma'rifat al-Waqf wa al-lbtida' sangat relevan dengan pemahaman Tafsir yang terdapat dalam beberapa literatur yang mu'tabar
PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KITAB DALILU AT-THALIBIN FI BAYANI AT-TAQWA WA ADABI FI ADDIN KARYA SYAIKH ALWI BIN ALI BIN ALWI BIN ALI BIN MUHAMMAD AL-HABSY
“Dalilu Atthalibin” merupakan sebuah kitab adab karya Syaikh Alwi, mengajak kepada setiap muslim untuk menjadi m¬¬akhluk yang baik dalam pandangan Allah dan manusia, yang di ajarkan melalui sentuhan akhlak. Yang menjadi fokus penelitian ini yaitu padapendidikan akhlak yang terkandung dalam kitab “Dalilu Atthalibin” karya Syaikh Alwi Al-Habsy. Dilatar belakangi dengan merosotnya posisi pendidikan akhlak di lingkungan masyarakat. Berbagai permasalahan yang bersangkutan dengan akhlak mulai mencuat hingga menyebabkan degradasi moral. Karenanya, perlu kajian mengenai pendidikan akhlak yang diharapkan mampu memberikan pencerahan. Selain itu, dalam penelitian ini juga akan di kaji hubungan atau relevansinya dengan pendidikan dalam keluarga.
Tujuannya untuk mengetahui: (1) konsep pendidikan akhlak menurut pandangan Syaikh Alwi bin Ali bin Alwi bin Ali bin Muhammad al-Habsyi dalam Kitab Dalilu Atthalibin Fi Bayani Attaqwa Wa Adabi Fi Addin, dan (2)relevansi konsep pendidikan akhlak yang terkandung dalam Kitab Dalilu Atthalibin Fi Bayani Attaqwa Wa Adabi Fi Addin dengan pendidikan akhlak dalam keluarga.
Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka (library research). Penulis berusaha mengkaji konsep pendidikan akhlak yang terdapat dalam kitab “Dalilu At-Thalibin” karya Syaikh Alwi Al-Habsy. Teknik pengumpulan data dengan cara menggali bahan-bahan pustaka yang koheren dan relevan dengan objek pembahasan yang dikaji serta teknik wawancara. Sedangkan analisisnya menggunakan analisis isi (content analysis) yaitu suatu metode yang menggunakan teknik sistematik untuk menganalisis isi data dan mengkaji data.
Hasil dari penelitian yang dilakukan, membuahkan hasil sebagai berikut: (1) konsep pendidikan akhlak dalam kitab Dalilu At-Thalibin adalah bertaqwa kepada Allah,menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah, etika seorang pendidik, akhlak peserta didik menjaga kesopanan terhadap pendidik, menjaga etika terhadap orang tua, menjaga hubungan baik dengan orang awam, teman dekat, dan orang yang baru dikenal. Kesemuanya berorientasi pada pembinaan akhlak yang holistik yakni akhlak yang menyeluruh, meliputi akhlak kepada Allah Swt (habl min Allah), diri sendiri dan orang lain (habl min al-nas). (2)terdapat relevansi konsep pendidikan akhlak dalam kitab “Dalilu At-Thalibin” dengan pendidikan akhlak dalam keluarga adalah dikarenakan di dalamnya mengandung penanaman konsep pendidikan akhlak terhadap keluaraga yang meliputi etika terhadap orang tua, etika terhadap kerabat, etika terhadap istri dan keluarga
M. Alwi Dahlan & Dunia Humaniora: Studi Cultural Studies Tokoh M. Alwi Dahlan dalam Dunia Humaniora
Prof. M. Alwi Dahlan, Ph.D atau yang lebih akrab disapa dengan AD lebih dikenal sebagai ilmuwan komunikasi daripada seorang sastrawan. Padahal ketika AD masih menginjak usia remaja, AD aktif menulis sastra pada tahun 1950-an. Tulisan AD muncul dalam majalah-majalah nasional seperti Mimbar Indonesia, Kisah, Gelanggang, Prosa, Indonesia, Nasional, Roman, Waktu, dan Siasat. Pada usia 20, ia mulai menulis skenario untuk Perfini Films di Jakarta. Film Harimau Tjampa (Skenario terbaik Festival Film Indonesia), Tiga Dara, Puteri Dari Medan, 8 Pendjuru Angin, dan Asrama Dara. Novelet anak yang ditulisnya tahun 1951, Pestol si Mantjil (Balai Pustaka).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemaknaan karya-karya sastra yang ditulis oleh AD pada era tahunn 1950-an dalam menghasilkan sebuah nilai. Peneliti menggunakan perpektif Cultural Studies Mazhab Chicago dengan pendekatan teori Interaksionisme Simbolik dan Komunikasi Ritual. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasannya dari hasil karya-karya sastra AD berfokus pada masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat yang melingkupi; keadaan pasca kemerdekaan, pembangunan, feminisme, sindiran kepada politikus, dan lain-lain. Masalah tentang kehidupan yang selalu menjadi perhatian AD. Penciptaan dan pemeliharaan makna, AD tampilkan pada karya-karya sastranya, yang hingga kini masih terasa dekat dengan kita
STRATEGI PENGHIMPUNAN DANA ZAKAT PADA LEMBAGA AMIL ZAKAT NASIONAL INISIATIF ZAKAT INDONESIA (IZI) PERWAKILAN RIAU
ABSTRAK
STRATEGI PENGHIMPUNAN DANA ZAKAT PADA LEMBAGA AMIL
ZAKAT NASIONAL INISIATIF ZAKAT INDONESIA (IZI)
PERWAKILAN RIAU
OLEH :
ALWI M AMIN
02070216144
Tujuan penulisan ini untuk mengetahui bagaimana strategi penghimpunan dana zakat pada Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Riau. Penulisan ini menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yang diambil dari data primer dan sekunder dengan menggunakan analisis data menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Riau memfokuskan diri dalam sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai zakat. Strategi penghimpunan dana zakat menggunakan strategi pemilihan muzaki, jasa teman, kerabat muzaki, pertemuan muzaki, serta kebutuhan memudahkan muzaki.
Kata kunci: Strategi, Penghimpunan Zaka
Do Gender Differences Exist in Gratitude?
Rasa syukur menjadi salah satu mekanisme koping yang mampu mencegah timbulnya stres dan depresi pada individu ketika menghadapi berbagai masalah. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kebersyukuran yang ditinjau berdasarkan gender. Metode penelitian merupakan metode kuantitatif yang melibatkan 154 mahasiswa yang terdiri dari 81 mahasiswa laki-laki dan 73 mahasiswa perempuan. Sample penelitian ditentukan menggunakan simple random sampling. Kebersyukuran pada mahasiswa diukur menggunakan skala The Gratitude Questionnaire-Six Item form (GQ-6) yang dikembangkan oleh McCullough, Tsang, dan Emmons, dan kemudian diadaptasi kedalam bahasa Indonesia oleh Alwi (2021), skala ini telah divalidasi dengan nilai validitas 0.78 dan reliabilitas 0,882. Berdasarkan hasil uji independent sample t-test ditemukan nilai probabilitas 0.000 (p < 0.05) yang berarti bahwa terdapat perbedaan signifikan antara tingkat kebersyukuran pada perempuan dan laki-laki. Perempuan (M=31.14) memiliki tingkat kebersyukuran yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki (M=26.68). Hasil penelitian diharapkan dapat memperkaya informasi mengenai perbedaan gender pada kebersyukuran mahasiswa.: When confronted with many issues, one of the coping methods that might help people avoid stress and depression is gratitude. The research was conducted to know differences in levels of gratitude in terms of gender. The research method is a quantitative method involving 154 undergraduates, comprising 81 male students and 73 female students. The research sample was determined using simple random sampling. Gratitude in students is measured using The Gratitude Questionnaire-Six Item form (GQ-6) scale developed by McCullough, Tsang, and Emmons, and then adapted to Indonesian by Alwi (2021), this scale has been validated with a validity value of 0.78 and reliability 0.882. Based on the results of the independent sample t-test, a probability value of 0.000 (p <0.05) was found, so there is a significant difference between the levels of gratitude in women and men. Women (M=31.14) have a higher level of gratitude than men (M=26.68). The research results are expected to enrich information about gender differences in student’s gratitude
Do Gender Differences Exist in Gratitude?
Rasa syukur menjadi salah satu mekanisme koping yang mampu mencegah timbulnya stres dan depresi pada individu ketika menghadapi berbagai masalah. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kebersyukuran yang ditinjau berdasarkan gender. Metode penelitian merupakan metode kuantitatif yang melibatkan 154 mahasiswa yang terdiri dari 81 mahasiswa laki-laki dan 73 mahasiswa perempuan. Sample penelitian ditentukan menggunakan simple random sampling. Kebersyukuran pada mahasiswa diukur menggunakan skala The Gratitude Questionnaire-Six Item form (GQ-6) yang dikembangkan oleh McCullough, Tsang, dan Emmons, dan kemudian diadaptasi kedalam bahasa Indonesia oleh Alwi (2021), skala ini telah divalidasi dengan nilai validitas 0.78 dan reliabilitas 0,882. Berdasarkan hasil uji independent sample t-test ditemukan nilai probabilitas 0.000 (p < 0.05) yang berarti bahwa terdapat perbedaan signifikan antara tingkat kebersyukuran pada perempuan dan laki-laki. Perempuan (M=31.14) memiliki tingkat kebersyukuran yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki (M=26.68). Hasil penelitian diharapkan dapat memperkaya informasi mengenai perbedaan gender pada kebersyukuran mahasiswa.: When confronted with many issues, one of the coping methods that might help people avoid stress and depression is gratitude. The research was conducted to know differences in levels of gratitude in terms of gender. The research method is a quantitative method involving 154 undergraduates, comprising 81 male students and 73 female students. The research sample was determined using simple random sampling. Gratitude in students is measured using The Gratitude Questionnaire-Six Item form (GQ-6) scale developed by McCullough, Tsang, and Emmons, and then adapted to Indonesian by Alwi (2021), this scale has been validated with a validity value of 0.78 and reliability 0.882. Based on the results of the independent sample t-test, a probability value of 0.000 (p <0.05) was found, so there is a significant difference between the levels of gratitude in women and men. Women (M=31.14) have a higher level of gratitude than men (M=26.68). The research results are expected to enrich information about gender differences in student’s gratitude
- …
