60 research outputs found
Teknik ceramah Muhamad Anwar Ali Badarudin di Masjid Bustanul Mu'minin Bojonegoro
Masjid Bustanul Mu’minin adalah masjid yang terletak di Bojonegoro, sebelumnya, kegiatan keagamaan dimasjid ini sangatlah minim, Setelah adanya Anwar Badarurin yang berceramah setiap jum’at wage kemudian membuat aktivitas keagamaan tahlilah mulai aktif kembali dan karena kehadiranya, mad’unya kian bertambah. Penelitian ini, di fokuskan untuk menjawab permaslahan tentang bagaimana teknik ceramah Muhamad Anwar Ali Badarudin yang meliputi teknik persiapan ceramah seperti: teknik persiapan fisik, mental, dan materi. juga tentang teknik pembukaan dan teknik penutupan ceramah. Untuk mengidentifikasi persoalan tersebut, peneliti menggunakan analisis kualitatif deskriptif, dengan menggunakan analisis model Miles dan Huberman. Data yang di gunakan berupa hasil wawancara tak terstruktur, observasi, dokumentasi. Dari hasil penelitian, dapat di ketahui bahwa teknik persiapan fisik Anwar Badarudin adalah berolah raga di sawah dan menghindari rokok. Sedangkan teknik persiapan mentalnya adalah sholat tahajud, dhuha, beristighfar, berpuasa, bergaul dengan dengan siapa saja, berkunjung pada rumah guru. Untuk teknik materi di sesuaikan dengan topik, membaca buku-buku pidato. Teknik pembukaan Anwar Badarudin adalah dengan mengucap salam, mengajak jama’ah mengucap syukur memuji Allah dan Rasul, menyapa jama’ah yang hadir, membaca doa menyebutkan contoh nyata, menghubungkan dengan peristiwa yang di peringati dan langsung menyebutkan topik. Sedangkan untuk teknik penutupan adalah menyampaiakan kesimpulan, mendorong khalayak untuk bertindak. Penelitian ini membahas teknik pembukaan dan penutupan sedangkan untuk teknik persiapan hanyalah sebagai pelengkap. Keterbatasan penelitian ini hanya membahas tentang teknik persiapan, pembukaan, dan penutupan. Peneliti belum mengkaji tentang teknik penyampaian nya. Untuk itu peneliti merekomendasikan kepada pembaca atau peneliti lainya agar pengembangan penelitian serta menjadikan penelitian ini sebagai acuan dalam penelitian berikutnya
ANALISIS STRUKTUR BATIN PUISI “SENJA DI PELABUHAN KECIL†KARYA CHAIRIL ANWAR
This This research is motivated by researchers' curiosity about the poetry of a Chairil Anwar someone who makes poetry as a vehicle to express the expression of expressionism and realism of a soul of Chairil Anwar. Soul expressions and poetry are two things that are difficult to find correlation. Through this poem "Dusk in the Small Port", Chairil Anwar crystallizes an expression of his soul which is deposited in lines and stanzas, thus creating an ambiguity of meaning in each poetry structure. The formulation of the problem that the researcher analyzes in this study is how is an inner structure embedded in the poem? The purpose of this study is to describe the inner structure, namely the theme, tone and feeling, atmosphere, and message. With reference to analyzing the structure of the inner content of poetry by reviewing it concretely and clearly. The method prepared by the researcher is descriptive qualitative. The results obtained with respect to the analysis of researchers can be concluded that this poem is a type of lyrics that is packaged with different perspectives, evidenced by the theme of individual overflows, soft tones with various sudden contents of experience as well as the various attitudes of the author and the inner situations that surround them, tastes and situations that surround them far right in the work is full of dramatic, and the mandate of the author as well as the writer who delivered substantial imperative to the reader
KEHADIRAN PEMIKIRAN ANWAR RIDHWAN DARI SUDUT KEKUASAAN POLITIK DALAM DRAMA YANG MENJELMA DAN MENGHILANG
Terbentuknya pemikiran pengarang daripada hasil kehadiran pengalaman yang dilalui secara langsung mahupun secara tidak langsung. Pengalaman boleh menghasilkan lintasan-lintasan pemikiran bergema dalam kesedaran pengarang yang mengembang dan mematang serta dijelmakan ke dalam bentuk teks kreatif. Hal ini, Teks drama pentas Yang Menjelma dan Menghilang karya Anwar Ridhwan adalah pilihan kajian penyelidikan. Tujuan kajian ini adalah untuk menganalisis pemikiran pengarang dari sudut politik yang terkandung dalam teksnya. Landasan kajian ini menggunakan prinsip kehadiran dalam teori Teksdealisme oleh Mana Sikana. Kehadiran pemikiran politik pengarang berdasarkan konsep kekuasaan seperti pengaruh (influence), persuasi (persuasion), manipulasi, force dan authority.
The formation of the author thought of the presence of those experienced directly or indirectly. Experiences can generate trajectories thoughts resonate in the consciousness of the author of the expanding and maturing and transformed into a creative text. This, text drama Yang Menjelma Dan Menghilang by Anwar Ridwan is the choice of research studies. The aim of this study was to analyze the author's thinking from the point of politics is contained in the text. This study uses the principle attendance of presence in theory Teksdealisme by Mana Sikana. The presence of the author's political thinking based on the concept of power as influence, persuasion, manipulation, force and authority
STRATEGI GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI MAN 2 BLITAR
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Strategi Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Kedisiplinan
Belajar Peserta Didik MAN 2 Blitar” ini ditulis oleh Muhamad Doni Saiful Anwar,
NIM. 12201183173, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah
dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung, pembimbing Moh. Mashudi, M.Pd.I.
Kata Kunci : Strategi, Guru Akidah Akhlak, Disiplin
Penelitian ini dilatar belakangi oleh perilaku peserta didik di lingkungan
Madrasah yang tidak melakukan kedisiplinan dengan mematuhi peraturan yang berlaku
seperti terlambat datang ke madrasah, kurang kesadaran dalam mengumpulkan tugas,
dan suka gaduh di kelas, karena kurangnya guru dalam mengawasi kegiatan peserta
didik di lingkungan sekolah sehingga peserta didik kurang mendapatkan perhatian.
Akibat kurangnya pengawasan dari seorang guru membuat peserta didik itu melakukan
pelanggaran-pelanggaran di madrasah yang membuat mereka tidak merasa salah dan
tidak sadar dengan perbuatnya. Dari permasalahan tersebut membuat para guru
khususnya guru akidah akhlak memiliki tugas dan kewajiban untuk meningkatkan
kedisiplinan belajar peserta didik di madrasah.
Fokus penelitian yang ada dalam Skripsi ini adalah 1) Bagaimana perencanaan
strategi guru Akidah Akhlak dalam meningkatkan kedisiplinan belajar peserta didik di
MAN 2 Blitar? 2) Bagaimana pelaksanaan strategi guru Akidah Akhlak dalam
meningkatkan kedisiplinan belajar peserta didik MAN 2 Blitar? 3) Bagaimana evaluasi
strategi guru Akidah Akhlak dalam meningkatkan kedisiplinan belajar peserta didik
MAN 2 Blitar?. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah 1) Untuk mendeskripsikan
perencanaan strategi guru Akidah Akhlak dalam meningkatkan kedisiplinan belajar
peserta didik di MAN 2 Blitar. 2) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan strategi guru
Akidah Akhlak dalam meningkatkan kedisiplinan belajar peserta didik MAN 2 Blitar.
3) Untuk mendeskripsikan evaluasi strategi guru Akidah Akhlak dalam meningkatkan
kedisiplinan belajar peserta didik MAN 2 Blitar.
Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan jenis
penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta
dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan menerapkan triangulasi,
perpanjangan keikutsertaan dan ketekunan pengamatan.
Hasil penelitian ini adalah: 1) Perencanaan Strategi Guru Akidah Akhlak dalam
Meningkatkan Kedisiplinan Peserta didik MAN 2 Blitar yaitu guru bekerja sama
dengan pihak madrasah seperti Tim Tatib dan Guru Bk, kemudian juga guru membuat
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebelum mengajar di dalam kelas. 2)
Pelaksanaan Strategi Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar
Peserta Didik MAN 2 Blitar yaitu guru melaksanakan pembelajaran yang sesuai
dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Kemudian guru memberikan motivasi
kepada peserta didik sebelum pembelajaran di mulai. 3) Evaluasi Strategi Guru Akidah
Akhlak dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik MAN 2 Blitar yaitu guru
mengevaluasi dari pengamatan ketika peserta didik di madrasah dan juga penilaian
antar teman dan penilaian diri sendiri
Management of Active Learning Strategies in Learning Fiqh in General Department Students
Keberhasilan pembelajaran pada suatu lembaga pendidikan tergantung pada kreatifitas dalam pembelajaranya dari usaha guru. Karena dia sebagai Guru, maka ia harus membawa pembelajaranya kearah tujuan yang telah ditetapkan. Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana perencanaan, pelaksanaan, evaluasi strategi active learning dalam pembelajaran fiqih (hukum Islam) pada peserta didik jurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) di Madrasah Aliyah Nahdlatul 'Ulama (MA-NU) Mojosari, Loceret, Nganjuk, Jawa Timur, Indonesia. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif melalui pendekatan kualitatif, jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian ditemukan beberapa terkait perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi active learning dalam pembelajaran fiqih yang dilaksanakan di lokasi penelitian, semua telah sesuai dengan konsep teori walaupun masih ada penyempurnaan dalam hal implementasi yang otomatis akan mempengaruhi hasilnya, sehingga guru harus ekstra bekerja keras untuk kesempurnaan tersebut melalui evaluasi terus menerus.The success of learning in an educational institution depends on creativity in learning from the teacher's business. Because he is a teacher, he must bring the learner towards the goals he has set. This study describes how the planning, implementation, evaluation of active learning strategies in learning jurisprudence (Islamic law) in students majoring in Mathematics and Natural Sciences (MIPA) in Madrasah Aliyah Nahdlatul 'Ulama (MA-NU) Mojosari, Loceret, Nganjuk, East Java, Indonesia. This study uses an interpretive paradigm through a qualitative approach, a type of case study research. The results of the study found several related to the planning, implementation, and evaluation of active learning in fiqh learning carried out at the study site, all by the concept of the theory although there are still improvements in terms of implementation that will automatically affect the results, so the teacher must work extra hard to perfection through continuous evaluation
VALIDASI METODE DPPH UNTUK PENENTUAN KANDUNGAN ANTIOKSIDAN TOTAL PADA BAYAM, SELEDRI, SAWI HIJAU, SAWI PUTIH DAN DAUN BAWANG DALAM PELARUT METANOL DAN HEKSANA SECARA SPEKTROFOTOMETRI
Validasi metode DPPH untuk penentuan kandungan antioksidan pada sampel bayam, seledri, sawi hijau, sawi putih, dan daun bawang dalam pelarut metanol dan heksana telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode yang tepat pada penentuan kandungan antioksidan total pada sampel yang berguna untuk menetralisir radikal bebas yang menyerang tubuh manusia. Parameter statistik yang digunakan untuk validasi metode adalah : linieritas, limit of detection (LoD), limit of quantification (LoQ), standar deviasi relatif (SDR), dan perolehan kembali (% recovery). Nilai-nilai yang didapatkan, SDR (1,2-2,8) %, linieritas 0,996 mmol/L, LoD 0,0627 mmol/L, LoQ 0,2092 mmol/L, perolehan kembali (91,00-108,5)% Berdasarkan nilai linieritas, SDR, dan perolehan kembali dapat disimpulkan bahwa metode DPPH valid untuk penentuan kandungan antioksidan dalam sampel bayam, seledri, sawi hijau, sawi putih dan daun bawang. Kandungan antioksidan total pada sampel dengan menggunakan pelarut metanol didapatkan lebih besar dibandingkan dengan pelarut heksana.
Kata kunci: Validasi metode, Metode DPPH, Antioksidan total, Metanol, Heksan
Principal's Leadership Strategy in Developing the Quality of Teacher Resources
Miftahul Huda Keringan Nganjuk Islamic Elementary School (SDI) is a favourite school in the Nganjuk district which has very encouraging achievements, and many are obtained from qualified teachers. Quality teachers cannot be separated from the principal's leadership strategy in developing teacher resources in the school. The method carried out by the principal is to develop teaching resources. This study aimed to explain the principal's strategy in developing teacher resources at SDI Miftahul Huda. This study uses an interpretive paradigm through a qualitative approach, the type of case study. Data was obtained from the principal directly as well as teachers and students. Data collection techniques using in-depth interviews, observation and documentation. Miles and Huberman's qualitative analysis model data analysis data reduction, data display and verification. They check the data's validity using triangulation; credibility, transferability, depandibility and confirmability. The study results show that various forms of the principal's strategy participate in multiple activities such as workshops, training and comparative studies at the national and international levels. The principal is the key to the school's success in carrying out development. So that activities to improve and improve programs in schools mainly lie with the principal himself
Kebertahanan kelembagaan Pondok Pesantren di tengah modernisasi Pendidikan: Studi Multisitus di Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin Mojosari Loceret dan Pondok Pesantren Miftahul Mubtadiin Krempyang Tanjunganom Nganjuk
ABSTRAK
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang menjadi sub kultur masyarakat telah lahir dan berkembang seiring dengan perubahan dan kemajuan masyarakat global. Adanya pemikiran dan upaya-upaya pengembangan pondok pesantren dengan merespon modernisasi pendidikan Islam merupakan langkah untuk menjaga peran kelembagaan pondok pesantren dalam dinamika keilmuan Islam dengan tuntutan serta perubahan masyarakat yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan: 1) konsep pengembangan dalam rangka kebertahanan kelembagaan pondok pesantren. 2) Fungsi manajemen pengembangan dalam rangka kebertahanan kelembagaan pondok pesantren. 3) Dampak pengembangan dalam rangka kebertahanan kelembagaan pondok pesantren.
Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif, pendekatan kualitatif, jenis studi kasus dengan rancangan studi mutisitus (multisituse-case study). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam (indepth interview), observasi partisipatif (participation observation) dan studi dokumentasi (documentation). Analisis data meliputi: analisis situs tunggal dan analisis lintas situs dengan teknik pengumpulan data/ reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui kredebilitas, transferabilitas, dependebilitas, dan konfirmabilitas.
Hasil penelitian ini adalah: 1) Konsep pengembangan dalam rangka kebertahanan kelembagaan pondok pesantren; a. mempertahankan pola akuistik (paham kesufian) diintegrasi dengan modernisasi pendidikan Islam. b. memegang teguh prinsip kaidah almuhafadzatu 'ala qadim as shalih wa akhdzu bi al jadidi aslah. c. berpendekatan tuntutan kebutuhan masyarakat (social demand approch). d. berorientasi/ bertujuan integrasi kelembagaan, kebutuhan profesi lulusan, penguatan nilai tradisi/ pendidikan era modern. 2) Fungsi manajemen pengembangan dalam rangka kebertahanan kelembagaan; a. perencanaan dilaksanakan dengan melibatkan dan mengakomodasi masukan-masukan stakeholder. b. pengorganisasian atau pendistribusian dimandatkan pada leader di masing-masing unit. c. pelaksanaan dijalankan dengan cara mengintegrasikan nilai-nilai pesantren dengan akademik, pendidikan formal, dan lingkungan sosial budaya/ cultur. e. evaluasi dilaksanakan dengan cara terus menerus dan berkala. 3) Dampak pengembangan dalam rangka kebertahanan kelembagaan; a. Survive pesantren disebabkan nilai-nilai pesantren yang dipertahankan dan dikolaborasikan dengan pendidikan model baru yang muncul di pesantren. b. Keberlanjutan pesantren disebabkan terpuaskan para pelanggan/ wali santri sebagaimana harapan mereka untuk menitipkan anak-anaknya ke pesantren.
Berdasarkan temuan subtantib di atas, maka temuan formal dalam penelitian ini adalah: Pengembangan Kebertahanan Kelembagaan Berbasis Akuistik dan Modernisasi Pendidikan Islam.
ABSTRACT
This Diserrtation intended reinforcing institutional and sustainability towards the development of science, technology and social communities in boarding school. Boarding school (Pondok Pesantren) is institute of Islamic education as a sub social culture; it is growled and thrived with social global change. Development efforts of boarding school to responds modernize Islamic education; the role of the Islamic boarding school is to maintain the dynamics of Islamic science demands and changes in society that continues to grow. These are done by boarding school in Roudlotut Tholibin Mojosari Loceret and Miftahul Mubtadiin Krempyang Tanjunganom Nganjuk which are able to respond to changes to maintain their existence. The research focus analyzed and found: 1) Concept Development ofviability Islamic Boarding School development, 2) The functional of management viability of Islamic Boarding School development, 3) Impact of viability of Islamic Boarding School development.
The method used in viability institutional development of boarding school in moderniza education is qualitative research with interpretiv paradigm to get the facts that exist in the field. This study is used multi-site study design, using the technique of collecting the deep interview, participative observation and study documentation. Multi- site analysis and analysis of site traffic that are used in data analysis techniques. To check the validity of the data is done by credibility, transferability and conformability.
Results of research about viability of institutional development of Islamic boarding school in moderniza education are includes: 1) Concept ofviability of Institutional development includes: a) maintain the pattern of akuistik (understood kesufian) integrated with the modernization of Islamic education b) hold the principle of rule almuhafadzatu 'ala qadim as shalih wa akhdzu bi al jadidi aslah, c) social demand approach, d) the purpose of institutional, the need of profession graduate, the strengthen of tradition value/ the education of modern era. 2) The functional of management viability of Institutional development, includes: a) planning is conducted with involve the stakeholder, b) organizing is given to the person who has qualification and competence, c) Implementation is done by integrate the values of boarding school with academic; integrate Islamic boarding school institutional with formal education, and integrate Islamic boarding school with culture, d) evaluation is conducted in continue and periodic. 3) Impact of viability Institutional development includes: a) the viability of Islamic boarding school is caused by the values of Islamic boarding school itself, b) the viability of Islamic boarding school sustainability because the customers/ parents are satisfied with the result of the graduate/ they can get their prospects to entrust their children in boarding school.
Novelty results ofresearch are Viability of Institutional Development Base on Acoustics and Modernization of Islamic Educatio
Revitalizing the Method of Repetition in the Recitation of the Qur'an
Al Quran is the word of God, which is worth a miracle, which was revealed to the closing of the Prophets and Apostles. One of the wonders is one of the books that was recited continuously without ever stopping from the beginning announced, also a worthy reward for memorizing the Koran, so do not be surprised if Muslims race to learn it. One of the critical efforts in remembering is the method used, there are a lot of memorization methods, to improve the quality of memorization of the Qur’an, repetition is one of the essential ways to facilitate memorization that is already owned. Thus, the hope to have quality rote learning will be achieved. In the research resulted: memorization of Al-qur’an students become smoother, student becomes more disciplined with the implementation of repetition schedules, the results of the quality of memorization of these students can be seen during weekly Repetition activities, namely every Friday; when students recite their memorization by one juz on average, they are able and fluent in their memorization, students become more useful in their time.Al-Quran ialah kalam Allah yang bernilai mukjizat, yang diturunkan kepada penutup para Nabi dan Rasul. Salah satu kemukjizatannya adalah salah satu kitab yang dibacakan terus menerus tanpa pernah berhenti dari sejak awal diturunkan, juga pahala yang tanpa henti bagi penghafal Al Quran, sehingga tidak heran jika umat Islam berlomba-lomba menghafalkannya. Salah satu upaya penting dalam menghafal adalah metode yang digunakan, ada banyak sekali metode menghafal, untuk meningkatkan kualitas hafalan Al Quran, muroja’ah menjadi salah satu metode yang sangat penting guna memperlancar hafalan yang telah dimiliki. Dengan demikian, harapan untuk memiliki hafalah yang berkualitas akan tercapai. Dalam penelitian dihasilkan: hafalan Al Quran santri menjadi lebih lancar, santri menjadi lebih disiplin dengan diterapkannya jadwal-jadwal muroja’ah, hasil kualitas hafalan santri ini bisa dilihat saat kegiatan muroja’ah pekanan yaitu setiap hari jum’at, saat santri melafalkan hafalannya satu juz rata-rata mampu dan lancar dalam hafalannya, santri menjadi lebih bermanfaat waktu-waktunya
Conflict of law and the methodology of Tarjīẖ : a study in Islamic legal theory
Islamic law never achieved unity but expressed itself in, at least, four surviving schools. More interestingly, contemporary Muslim communities are still divided among themselves on a number of issues related to their laws. This work describes how problem of legal conflicts have been tackled by Muslim jurists. It is an attempt to examine closely the phenomenon of conflict in Islamic law from the standpoint of usūl-al-fiqh or Islamic legal theory. In fact, much is heard nowadays of the contradiction in the body of Islamic law. Whilst in contrast, little is presented in terms of the methodology of removing this conflict. The present work therefore, attempts to redress this balance. The emphasis of the work will be concerned primarily with tarjīh methodology ; how to give preference to one piece of evidence or argument over the other when they conflict. Nevertheless, considerable concern is given to investigating the background to the conflict of law in the Shari'ah.
This study of a neglected area in Islamic legal scholarship will be an important source of reference to students, both practising and theoretical jurists or to anyone who merely wishes to increase his knowledge of legal themes, particularly legal conflict. The very aim of the work is to argue that conflict is a natural and unavoidable consequence of legal study because legal conflict is only conflicting principles and arguments adduced by both the classical and modern jurists to reach what is actually intended by God in the target case. Therefore, conflicts are inevitable in most of the cases in fiqh owing to the variety of principles set out to deal with one piece of legal evidence, let alone with all the pieces of legal evidence in question.
Tarjīh is therefore, an important and workable instrument in the re-examination of these conflicts and in arriving at the most accurate principle for establishing the law for as long as this is possible. It is hoped that the discovery of new facts and the increase of knowledge which results from the broadening and deepening of the research will positively contribute to the process of unification of Islamic law
- …
