1,723,230 research outputs found

    Pola Matematika pada Surat Al Ikhlas

    Get PDF
    Various studies have been conducted to reveal the order / beauty of the composition and style of language and the contents of Alquran, both in terms of language and numbers contained in Alquran. This study aims to find the mathematical design contained in the letter Al Ikhlas. Surah Al Ikhlas was chosen because of a hadith narrated by Imam Bukhari from Abu Sa'id. Someone heard someone else reading Al Ikhlas and he repeated it. When morning came, he told Prophet Muhammad S.A.W. As if the man was not satisfied with one reading. So the Prophet said, "For the sake of my soul which is in His grasp. The letter is equal to one third of Alquran ". This type of research is a descriptive study that reveals mathematical design in the letter Al Ikhlas. The data used are the constituent figures in Surah Al Ikhlas. The results of the study revealed 12 patterns contained in the letter Al Ikhlas, one of which many different syafatani letters are Fibonacci sequence

    Penafsiran surah Al-Ikhlas dan kritik sanad hadisnya dalam kitab Tafsir Surah Al-Ikhlas karya Ahmad Yasin Asymuni

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji persoalan penafsiran surah Al Ikhlas dan kualitas sanad hadisnya dalam kitab Tafsir Surah Al Ikhlas karya Ahmad Yasin Asymuni. Hal ini dilakukan karena dalam kitab Tafsir Surah Al Ikhlas banyak dikaji di kalangan santri pondok pesantren khususnya daerah bagian Jawa. Jenis penelitian ini adalah kajian kepustakaan. Sumber primer penelitian ini adalah kitab Tafsir Surah Al Ikhlas karya Ahmad Yasin Asymuni yang diterbitkan oleh Ponpes. Petuk Semen PO. Box 03 Kediri Jawa Timur pada tahun 1994 M. Adapun sumber sekunder penelitian ini adalah kitab kitab induk hadis, kitab kitab takhrij hadis, kitab kitab rijal al hadis dan segala yang terkait dengan penafsiran surah Al Ikhlas serta diskursus sanad hadis. Takhrij bi Al Lafzi adalah teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data dan dianalisis dengan kaidah kesahihan hadis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumber kitab Tafsir Surah Al Ikhlas adalah tafsir bi al Ma’tsu>r, yaitu penafsiran dengan periwayatan dari hadis nabi dan sahabat. Adapun metode yang digunakan Ahmad Yasin dalam penafsirannya adalah metode maudhu>‘i serta coraknya adalah tafsir sufi dan bahasa. Sistematika penulisan tafsir ini adalah tidak menggunakan sistem penyajian yang runtut. Penulis kitab ini tidak menulis tafsir berdasarkan urutan mushaf, melainkan menafsirkan ayat ayat Al Qur’an secara acak sesuai dengan kebutuhan atau keinginan mufasir. Adapun hadis yang dikutip Ahmad Yasin Asymuni pada bab sebab turunnya surah Al Ikhlas, bab nama nama lain surah Al Ikhlas, dan bab tafsir surah Al Ikhlas berjumlah sebanyak 6 hadis, namun 1 hadis tidak ditemukan dimana letaknya. 3 di antaranya adalah hadis dengan kualitas sanad shahi>h dan 2 hadis lainnya dengan kualitas sanad hasan yang berimplikasi sebagai bayan tafsir

    REINTERPRETASI KONSEP TAUHID DALAM Q.S AL-IKHLAS (PERSPEKTIF TAFSIR MAQASHIDI)

    Get PDF
    Q.S al-Ikhlas merupakan surat di dalam al-Qur’an yang berisi nilai-nilai ketauhidan. Bahkan, dalam sebuah hadis disebutkan bahwa surat ini setara dengan sepertiga al-Qur’an. Namun, pada kenyataannya penafsiran yang ada terhadap surat ini hanya sebatas konsep teologi yang tidak menyentuh pada ranah kehidupan umat manusia. Selama ini penafsiran yang ada hanya berkutat pada pembahasan paham aqidah tidak menghubungkannya dengan problematika kehidupan umat manusia secara lebih luas. Maka, perlu adanya penafsiran yang memberikan kebaruan dalam menggali surat al-Ikhlas. Keistimewaan surat ini sebagaimana disebutkan dalam hadis memberikan isyarat bahwa al-Ikhlas masih menyimpan berbagai rahasia dan hikmah di dalamnya. Dengan demikian, perlu pendekatan baru dalam melakukan proses penafsiran terhadap surat al-Ikhlas. Penelitian ini akan mencoba melihat rahasia di balik Q.S al-Ikhlas dengan menggunakan pendekatan tafsir maqashidi. Pendekatan ini memfokuskan pada aspek tujuan dari surat al-Ikhlas baik menurut dimensi maqashid al-Qur’an atau maqashid asy-syariah. Adapun metode penelitian yang dipakai adalah Analisis Kritis, yaitu sebuah penelitian yang berisi kritikan terhadap penafsiran dan atau metodologi penafsiran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui maqashid dari Q.S al-Ikhlas serta relevansinya terhadap konteks ke-Indonesiaan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap Q.S al-Ikhlas dengan menggunakan pendekatan tafsir maqashidi, setidaknya ditemukan beberapa kesimpulan, yaitu: Pertama, penafsiran Q.S al-Ikhlas yang ada masih sebatas pada aspek ajaran tauhid semata tanpa melakukan integrasi interkoneksi dengan aspek kehidupan umat manusia. Kedua, penafsiran Q.S al-Ikhlas dengan perspektif tafsir maqashidi menghasilkan pemahaman bahwa maqashid surat al-Ikhlas memiliki dampak yang luas dari sisi kemaslahatannya. Tidak hanya mencakup ishlah al-fard, namun juga ishlah al-mujtama’ dan bahkan ishlah al-‘alam. Kemudian, dari segi ushul al-khamsah, surat al-Ikhlas bukan hanya menguatkan keimanan yaitu hifdz ad-din saja, melainkan juga memberi dampak pada pelestarian yang lain yaitu hifdz an-nafs, hifdz al-‘aql, hifdz al-mal dan hifdz an-nasl. Ketiga, penafsiran Q.S al-Ikhlas memiliki kontribusi terhadap konteks ke-Indonesiaan. Salah satu maqashid surat al-Ikhlas adalah menegaskan bahwa keragaman dan perbedaan merupakan suatu yang niscaya. Hal itu sama dengan identitas bangsa Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga, pemahaman terhadap tauhid yang terkandung di dalam Q.S al-Ikhlas menurut perspektif tafsir maqashidi diharapkan mampu menumbuhkan dan meningkatkan sikap toleransi dalam menyikapi adanya keberagaman

    Strategi Manajemen Fundraising Wakaf Pada Yayasan Al Ikhlas Ponorogo

    No full text
    Munawaroh, Ulfah. Strategi manajemen fundraising wakaf pada Yayasan Al Ikhlas Ponorogo. Kata kunci: Fundraising, wakaf yayasan. Fundraising menjadi suatu hal yang urgen dalam sebuh lembaga terutama bagi sebuah yayasan sosial maupun pondok pesantren. Menurut teori, fundraising diartikan sebagai kerangka konsep tentang suatu kegiatan dalam rangka menggalang dana dan daya lainnya dari masyarakat yang akan digunakan untuk membiayai program kegiatan operasional lembaga sehingga mencapai tujuan yang diinginkan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi menghimpun dana wakaf yang dilakukan Yayasan Al Ikhlas Ponorogo dan untuk mengetahui dampak manajemen fundraising terhadap pengembangan aset wakaf yang dilakukan Yayasan Al Ikhlas Ponorogo. Dalam hal ini peneliti menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) yang melakukan pengamatan terkait sumber data yang ada dilapangan yaitu mengenai strategi penghimpunan dana wakaf yang dilakukan oleh Yayasan Al Ikhlas Ponorogo dan dampak manajemen fundraising pengembangan yayasan. Dalam melakukan strategi fundraising wakaf Yayasan Al Ikhlas Ponorogo telah menerapkan unsur-unsur fundraising sebagaimana teori Michael Norton seperti halnya, analisis kebutuhan, profil donatur, produk, promosi. Selain itu Yayasan Al Ikhlas Ponorogo telah menerapkan prinsip-prinsip fundraising seperti meminta, berhubungan dengan orang lain, kepercayaan, menjual, ucapan terimakasih dan pertanggung jawaban. Fundraising aset pada Yayasan Al Ikhlas memberikan dampak positif yang cukup besar dalam mencapai kemandirian yayasan dan meningkatkan citra baik pada Yayasan Al Ikhlas Ponorogo

    Manajemen Pemasaran Pendidikan di MTs Al-Ikhlas

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang manajemen pemasaran pendidikan yang dilakukan oleh MTs Al-Ikhlas, serta faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, dan informan pendukungnya adalah tenaga pendidik, tenaga kependidikan, siswa dan masyarakat sekitar sekolah MTs Al-Ikhlas. Hasil peneltian ini menujukan bahwa MTs Al-Ikhlas telah menerapkan manajemen pemasaran pendidikan yang cukup baik, yaitu 1) beberapa program dan pelayanan yang ditawarkan dapat menarik minat masyarakat; 2) kegiatan promosi yang dilakukan sekolah cukup baik dan dibentuk tim khusus untuk mempromosikan pendidikan; dan 3) Kegiatan promosi yang dilakukan sekolah yaitu memasang spanduk, menyebar brosur, memasang iklan dan sosialisai ke sekolahan lain. Faktor pendukung pemasaran pendidikan, yaitu 1) memiliki biaya yang terjangkau; 2) kualitas tenaga pendidik dan kependidikan yang baik; dan 3) Lokasi yang strategis. Faktor penghambatnya, yaitu 1) ketatnya persaingan; dan 2) kurangnya dana untuk promosi pendidikan

    MODEL PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI MADRASAH DINIYAH AL-IKHLAS MENONGO SUKODADI LAMONGAN

    No full text
    This thesis is the result of field research to determine the educational background that shows how many Diniyah Madrasah Madrasah Diniyah that is untouched by the development of Islamic education in accordance with the times. Diniyah Madrasah Al-Ikhlas Menongo Sukodadi Lamongan is one of Madrasah education Diniyah applying Diniyah Madrasah education development. Educational institutions Madrasah Al-Ikhlas Diniyah Menongo Sukodadi Lamongan imparting education is loaded with style Diniyah Madrasah education schools and combined with the times. The purpose of this study was to determine how the Islamic education development model developed at Madrasah Al-Ikhlas Diniyah and how factors supporting and inhibiting the development model of Islamic education in Madrasah Al-Ikhlas Diniyah. To find out the issues and get clear data, here the author uses qualitative descriptive. Data collection techniques and information is done through observation, interviews and documentar. The results showed that the model of development of Islamic education in Madrasah Al-Ikhlas Diniyah is to use three kinds of models, the first model of synergy between schools, communities and families. Second, the model curriculum that is structured and programmed in accordance with their respective levels. Third, the model oriented Tsaqafah formation of Islam, the Islamic personality and mastery of science. The advice given in this study is the Madrasah Al-Ikhlas Diniyah Menongo Sukodadi Lamongan, in order to improve the quality of development model senantisa Islamic education to integrate into daily activities. Diniyah Madrasah Al-Ikhlas Menongo Sukodadi Lamongan as one Madrasah Diniyah who develop Islamic education models continue to innovate and keep abreast of the times, but still adhere to the principles of Islam.Keywords: Development of Islamic Educatio

    Pengelolaan dakwah di masjid Al Ikhlas PT Phapros Semarang

    No full text
    Masjid al-ikhlas adalah sebuah masjid yang didirikan oleh PT. Phapros. Manajemen dakwah yang diterapkan pada awal mulanya tidak berjalan mulus, sehingga kegiatan dakwah tidak berkembang dengan baik. Namun kini, manajemen yang diterapkan sudah modern dan kegiatan dakwah yang ada sudah berkembang sedemikian rupa. Dari sini, penulis merumuskan permasalahan penelitian antaralain: 1) mengetahui bagaimana pengelolaan kegiatan dakwah di masjid al-ikhlas PT. Phapros Semarang. dan 2) mengetahui peaksanaan kegiatan dakwah di masjid tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif lapangan dengan menggunakan pendekatan manajemen. Metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data adalah analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan: Fungsi pengelolaan kegiatan dakwah di Masjid al-Ikhlas meliputi empat tahap, yaitu: (1) Planning (perencanaan), (2) Organizing (pengorganisasian), (3) Actuating (pelaksanaan) dan (4) Controlling (pengawasan) dengan menerapkan rincian prinsip-prinsip keempat tahap tersebut. Tahap perencanaan yang dilaksanakan dalam kegiatan dakwah di Masjid al-Ikhlas, meliputi: 1) Prakiraan (Forecasting), 2) Perencanaan tujuan (Objectivies, Goals, Purpose), 3) Perencanaan Kebijakan (Policies), 4) perencanaan Program (Programming), 5) perencanaan Jadwal (Schedule), 6) perencanaan Prosedur (Procedure), dan 7) Perencanaan Anggaran (Budget). Tahap pengorganisasianyang dilaksanakan dalam kegiatan dakwah di Masjid al-Ikhlas, meliputi: 1) Membagi dan menggolongkan tindakan-tindakan dalam kesatuan tertentu, 2) Menetapkan serta merumuskan tugas masing-masing, 3) Memberikan wewenang kepada masing-masing pelaksanaan, dan 4) Menetapkan jalinan hubungan. Tahap pelaksanaan yang dilaksanakan dalam kegiatan dakwah di Masjid al-Ikhlas, meliputi: 1) Memberikan motivasi, 2) Penjalinan hubungan, dan 3) Penyelenggaraan komunikasi Tahap evaluasi dan pengawasan yang dilaksanakan dalam kegiatan dakwah di Masjid al-Ikhlas, meliputi: 1) evaluasi internal, yang diadakan setiap setelah selesai kegiatan dan 2) evaluasi eksternal, yang diadakan setahu sekali yaitu pada rapat LPJ

    Pelatihan Pengembangan Keterampilan Proses Sains Siswa SMA PPM Al-Ikhlas

    No full text
    Fisika sebagai ilmu yang mengkaji fenomena alam melalui proses penyelidikan sangat sesuai untuk menggali keterampilan proses sains. Berdasarkan hasil observasi pada sekolah mitra ditemukan bahwa pembelajaran fisika belum menyentuh ranah keterampilan proses sains. Orientasi pembelajaran difokuskan pada ranah pengetahuan semata. Sementara jika ditinjau dari fasilitas Laboratorium, SMA PPM AL-ikhlas termasuk salah satu sekolah di kabupaten Polewali Mandar yang memiliki perangka KIT IPA yang lengkap. Solusi yang ditawarkan tim pelaksana adalah memberikan pelatihan untuk mengembangkan keterampilan proses sains siswa SMA PPM AL-Ikhlas. Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan diketahui bahwa keterampilan proses sains siswa SMA PPM AL-Ikhlas berada pada kategori rendah dengan persentase 52,3%. Alasan mendasar dari guru adalah persiapan dan pelaksanaan praktikum membutuhkan waktu yang lama sehingga lebih memilih metode pembelajaran lainnya. Olehnya itu, melalui kegiatan pengabdian diharapkan guru fisika di SMA PPM AL-Ikhlas dapat terinspirasi untuk melatih ranah keterampilan proses sains

    OPTIMALISASI PENERAPAN MANAJEMEN PADA PANTI ASUHAN AL-IKHLAS KOTA BANJARMASIN

    Get PDF
    Skripsi ini disusun dengan berlatar belakang bagaimana cara panti mengoptimalkan manajemen pada lembaganya seperti proses merancang dan merencanakan tugas, mengelompokkan, menghimpun, dan menempatkan tenagatenaga pelaksana dalam kelompok tugas yang disusun, dan kemudian menggerakkannya ke arah pencapaian tujuan dari organisasi tersebut. Untuk itu penerapan manajemen perlu diperhatikan dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan tujuan panti asuhan Al-Ikhlas kota Banjarmasin. Yang menjadi fokus permasalahannya adalah bagaimana optimalisasi penerapan manajemen di Panti asuhan Al-Ikhlas Kota Banjarmasin dan apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam mengoptimalkan manajemen di Panti Asuhan Al-Ikhlas Kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi penerapan manajemen di Panti asuhan Al-Ikhlas Kota Banjarmasin dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam mengoptimalkan manajemen di Panti asuhan Al-Ikhlas Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan subjek penelitian yakni pimpinan panti asuhan, pengurus dan pengasuh panti asuhan dan objeknya berupa optimalisasi penerapan manajemen pada panti asuhan. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan fungsi-fungsi manajemen di Panti asuhan Al-Ikhlas Kota Banjarmasin sudah berjalan dengan optimal, sedangkan faktor pendukungnya seperti dimilikinya sumber daya manusia yang mumpuni, keikhlasan dari setiap pengurus di Panti Asuhan Al-Ikhlas Banjarmasin dalam melaksanakan segala aktivitasnya, adanya dukungan dari masyarakat, dan adanya aspek kerjasama dan kemitraan dengan para Instansi terkait dan faktor penghambat yakni kendalanya ada di pembangunan pemakaman atau alkah dan lahan untuk memaksimalkan kembali Usaha Ekonomi Produktif yang sempat vakum

    ANALISIS KINERJA KEUANGAN DALAM MENILAI KESEHATAN KOPERASI DI KOPERASI AL-IKHLAS

    No full text
    The purpose of this research is to determine the financial performance and soundness of cooperatives from the aspects of capital, aspects of productive asset quality, aspects of liquidity and aspects of independence and growth. This research was conducted using a qualitative method with a descriptive approach. The data collection method used by the author is the method of observation, interviews, documentation, and triangulation related to the performance and health of cooperatives in the Al-Ikhlas Cooperative. Based on the research results obtained, the performance and health of cooperatives in the Al-Ikhlas Cooperative fluctuates every year
    corecore