1,720,981 research outputs found

    Pengembangan Bahan Ajar Sintaksis Bahasa Indonesia Berbasis Saintifik pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Jambi

    Full text link
    Bahan ajar sintaksis yang dapat membangun kreativitas dan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa harus segera diwujudkan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar Sintaksis Bahasa Indonesia berbasis saintifik pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan atau Riset & Development (R&D) dengan prosedur ADDIE. Data primer penelitian pengembangan ini adalah bahan ajar sintaksis Bahasa Indonesia berbasis pendekatan saintifik dan data kebutuhan mahasiswa sebagai pengguna produk bahan ajar yang diperlukan. Data sekunder penelitian yakni dampak pengembangan bahan ajar tersebut terhadap suasana belajar mahasiswa. Sumber data penelitian yakni mahasiswa semester lima tahun akademik 2018/2019 dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Jambi. Metode pengumpulan data utama adalah studi pustaka, kuisioner, dan wawancara terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa sebagai pengguna bahan ajar menunjukkan antusiasme karena bahan ajar yang ada sudah sesuai dengan yang mereka harapkan, baik cakupan isi, kesederhanaan bahasa, sistematika pembahasan, kejelasan langkah-langkah pembelajaran, kejelasan perintah tagihan tugas maupun tata grafis teks

    Struktur Nomina Bahasa Melayu Jambi

    No full text
    Bahasa Melayu Jambi memiliki tiga variasi dialek. Nomina ketiga variasi tersebut memiliki bentuk nomina yang sama. Proses pembentukan nomina dalam bahasa Melayu Jambi dari ketiga dialeknya dapat dilakukan melalui proses afiksasi, reduplikasi dan pemajemukan. Makna nomina bahasa Melayu Jambi dari ketiga dialeknya dapat berubah jika terjadi perubahan bentuk nomina yang disebabkan oleh proses afiksasi, reduplikasi atau pemajemukan

    The Influence of the Mikir Learning Model & Drill Method on Students' Mathematical Argumentation Ability

    Full text link
    This study aims to analyze the effect of the MIKiR and Drill learning models on the argumentation skills of students at MTs Hifzil Qur'an Medan. This research used a quantitative approach with a posttest-only design. The population consisted of 216 students categorized into high, medium, and low Mathematical Initial Ability (MIA) groups. Using a non-probability sampling technique, the sample size totaled 110 students, with 34 students in the conventional group, 39 students in the MIKiR group, and 37 students in the Drill group. The data were analyzed using descriptive analysis, following prerequisite testing with a two-way ANOVA test. The results showed that both the MIKiR and Drill learning models had a significant effect in improving the argumentation skills of MTs Hifzil Qur'an Medan students, with the average scores of the MIKiR group (79.10) and the Drill group (79.46) being higher than those of the conventional group (73.38)

    ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR SISWA SMAN 8 MUARO JAMBI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui maksim kesantunan berbahasa dalam proses belajar mengajar siswa SMAN 8 Muaro Jambi. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Objek penelitian adalah guru dan siswa di SMAN 8 Muaro Jambi. Data dalam penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan guru Bahasa Indonesia dalam mengajar Bahasa Indonesia di kelas XI SMAN 8 Muaro Jambi sudah santun yang terbukti dari pematuhan maksim kesantunan barbahasa. Namun tuturan siswa kelas XI SMAN 8 Muaro Jambi pada pembelajaran Bahasa Indonesia belum santun yang terbukti dari banyak pelanggaran maksim kesantunan berbahasa yang dilanggar siswa selama proses pembelajaran berlangsung baik pada guru maupun sesame siswa.Kata kunci: Analisis, Kesantunan Berbahasa, Maksi

    Pengaruh Media Audiovisual Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Berita Kelas XI SMA Negeri 10 Kota Jambi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh media audio visual dalam pembelajaran menulis teks berita siswa kelas XI SMA Negeri 10 Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid kelas XI SMA Negeri 10 Kota Jambi. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas F1 yang berjumlah 35 orang siswa. Analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji homogenitas, uji normalitas dan uji hipotesis. Dari hasil data dengan cara uji hipotesis maka menunjukkan nilai sig (2 tailed) = 0,00 < 0,05 sesuai dengan kriteria uji t tes jika sig (2 tailed) lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data yang diperoleh dapat diketahui, adanya pengaruh media audiovisual terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 10 Kota Jambi. Dengan hasil nilai rata- rata sebelum dan sesudah diberi perlakuan mengalami peningkatan dari 63,4 menjadi 76,3. Kata Kunci: Audio visual, hasil belajar, menulis teks berita

    Tindak Tutur Ekspresif Antara Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dan Siswa Kelas VII SMP Negeri 16 Kota Jambi

    Full text link
    Tindak tutur ekspresif  ialah tindak tutur yang mengungkapkan suatu hal yang dialami oleh penuturnya yang digunakan untuk memberitahukan atau mengungkapkan perilaku psikologis pembicara dalam menyatakan keadaan. Ketika penelitian ini dilakukan, saat guru bahasa Indonesia berkomunikasi dengan siswa, sering dijumpai menggunakan tindak tutur ekspresif yang beragam, seperti memuji murid yang memiliki keberanian dalam menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan. Namun ada juga dijumpai siswa yang tidak mengetahui makna dari tuturan guru tersebut dengan demikian aktivitas pembelajaran tidak berlangsung efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur ekspresif yang digunakan guru bahasa Indonesia SMP Negeri 16 kota Jambi dalam melaksanakan pembelajaran.  Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan tindak tutur ekspresif antara guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan siswa kelas VII SMP Negeri 16 Kota Jambi dalam melaksanakan pembelajaran di dalam kelas terdapat sebanyak delapan jenis tindak tutur dengan enam belas tuturan

    Analisis Tindak Tutur Direktif antara Guru dan Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Muaro Jambi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur direktif guru dan siswa dalam pembelajaran dan mendeskripsikan makna tuturan dari pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII SMP Negeri 1 Muaro Jambi. Pendekatan Penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif, Subjek ini Guru dan Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Muaro Jambi, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data yang dikumpulkan melalui teknik simak, rekam dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa jenis-jenis tindak tutur direktif yang muncul pada pertuturan guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar kelas VII di SMP Negeri 1 Muaro Jambi, yaitu tindak tutur direktif permintaan, tindak tutur direktif perintah, tindak tutur direktif pertanyaan, tindak tutur direktif larangan, tindak tutur direktif nasihat, dan tindak tutur direktif pemberian izin

    IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM STAND UP COMEDY INDONESIA DI STASIUN KOMPAS TV EDISI APRIL 2014

    Full text link
                   The problem in this research is what Lingual Forms Pragmatic Unit, and the Pragmatic Implications stand up comedyIndonesia Reuters TV station April 2014 edition of the method used in this research is descriptive qualitative method. Data collection techniques using techniques refer to. Data analysis is done in four steps, namely transcribe the data obtained, identify and classify the data, copy to the data card, and analyze the data card using pragmatic analysis. The results showed that 20 speech in Indonesia upcomedy stand in the April edition of Reuters TV station in 2014. The conclusion of the study forms lingual stand upcomedy conversational implicatures in the form of interrogative sentence, the sentence news, imperative sentences and exclamation sentences. Results of the research unit of pragmatic in a conversational implicatures upcomedyIndonesia stand at Reuters TV station April 2014 edition of the form, inform the facts, explain, reject, asserted, asked, ordered, and bans. Results of the research implications of pragmatic implicature percakapandalam stand upcomedyIndonesia Reuters TV station April 2014 edition of the form, reminiscent, complaining, comparing, amazed, invites, reject, scolding, insinuating, and inform the facts. Based on the research results, suggestions can be presented to users of the language in order to understand the implications pragmatic conversational implicatures in any event at the TV station, especially for lovers of stand-up comedy should be able to know the shapes sentences containing implicatures conversation so as to increase knowledge

    Analisis Teori-Teori Kesantunan Berbahasa untuk Pengayaan Bahan Ajar Mata Kuliah Berbicara

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan prinsip-prinsip dan teori-teori kesantunan berbahasa untuk pengayaan bahan ajar mata kuliah berbicara pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Jambi. Datanya berupa pandangan para ahli linguitik tentang prinsip-prinsip dan teori-teori kesantunan berbahasa ditelusuri di berbagai media cetak maupun elektronik, terutama sekali dalam bentuk buku dan jurnal ilmiah terakreditasi nasional/internasional. Data prinsip dan teori-teori kesantunan berbahasa yang didapatkan itu dianalisis dan diidentifikasi berdasarkan sumber penemu dan sumber rujukannya. Hasil penelitian menunjukkan ada banyak ahli linguistik yang mengemukakan prinsip-prinsip dan teori-teori kesantunan berbahasa yang dianggap cocok dan relevan dijadikan sumber pengayaan bahan ajar mata kuliah berbicara, yaitu teori Brown dan Levinson (1987), teori Leec dan Grice (1993), dan teori Rahardi (2005). Kata Kunci: Teori kesantunan, bahan ajar berbicara. &nbsp

    Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Debat Publik Calon Bupati Kabupaten Kerinci Tahun 2018

    Full text link
    Abstrak Debat kandidat kepala daerah menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas kandidat. Para kandidat akan menjelaskan latar belakang dan program kerja kepada masyarakat. Untuk itu para kandidat dituntut untuk menjelaskan program yang ditawarkan kepada masyarakat dengan bahsa yang tepat. Selain itu, untuk menghadapi lawan debat perlu menggunakan strategi dan bahasa yang mencakup maksim-maksim prinsip sopan santun yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kesantunan berbahasa yakni prinsip sopan santun dalam debat publik Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi tahun 2018. Panjangnya ujaran digunakan secara maksimal untuk menyerang mitra tutur yang dianggap tidak sepaham dan juga untuk mempromosikan keunggulan diri sendiri serta keinginan untuk memaksimalkan kerugian pada mitra tutur. Dalam pelanggaran maksim-maksim tersebut memunculkan maksud berupa menginformasikan, menyindir, berpendapat, menyarankan, mengkritik, mengeluh, serta pembelaan. Penelitian ini menghasilkan luaran memaksimalkan pelanggaran maksim untuk  debat kandidat.   Kata Kunci: Kesantunan berbahasa,  prinsip sopan santun   Abstract Regional leader candidate debate become one of the means to increase the quality of the candidate. The candidates will explain their background and work program to the community. Because of it the candidates have to explain the program that they offer in the correct language. In addition, to face their contender, they need to use the correct language and strategy that include the use of correct politeness maxims. This research aim to describe a speaking politeness specifically manners principle in Kerinci district’s regent candidate public debate 2018. The maximum length of the utterance to attack their contender with different understanding and to promote their own strength and to maximize their contender’s loss. The maxim violation mean to inform, satirize, argue, criticize, complain, and defend. This research generate contribution to maximize the maxim’s violation to candidate debate. Keywords:  speaking politeness, manners principle
    corecore