1,720,989 research outputs found
Rancang Bangun Alat Pembasmi Hama Bebas Insektisida Berbasis Arduino UNO
Teknologi diterapkan untuk mempermudah dan menyederhanakan setiap sarana yangdiperlukan bagi kelangsungan hidup manusia. Secara tidak langsung teknologi telahmengurangi kebutuhan manusia dalam beberapa aktivitas rutin yang biasa dilakukan.Perkembangan teknologi yang semakin pesat dan penerapannya dalam semua bidangdapat menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi manusia, salah satunyapada hama sawah. Indonesia merupakan negara agraris dengan mata pencaharian sebagian besar penduduknya adalah sebagai petani. Padi merupakan hasil pertanian yang utama karena merupakan bahan pokok makanan masyarakat Indonesia bahkan dunia.Akan tetapi, tidak setiap musim panen padi sesuai dengan harapan para petani. Hal ini diakibatkan banyak faktor, salah satunya akibat serangan hama padi yang merusak tanaman padi. Hama yang merupakan musuh utama para petani salah satunya adalah wereng. Kondisi saat ini para petani masih mengandalkan insektisida untuk membasmi hama wereng. Insektisida adalah zat kimia yang sangat berbahaya dan racun bagi manusia, hewan dan akan membahayakan bagi lingkungan sekitar apabila penggunan insektisida tersebut tidak sesuai dengan prosedur yang tepat. Wereng ternyata memiliki sifat tertarik terhadap cahaya khususnya cahaya lampu, dengan memanfaatkan sifat dari wereng tersebut maka terciptanya alat pembasmi hama wereng bebas insektisida berbasis arduino uno dengan menggunakan panel surya. Alat pembasmi hama wereng bebas insektisida ini menggunakan sistem sengatan untuk mengeksekusi wereng dan menggunakan lampu LED untuk menarik perhatian weren
Persepsi Masyarakat Terhadap Pernikahan Usia Muda
ABSTRAK
AKHIRUDDIN. Persepsi Masyarakat Terhadap Pernikahan Usia Muda (Studi Kasus di Desa Mattirowalie Kecamatan Libureng Kabupaten Bone). Dibimbing oleh Andi Ima Kesuma dan H. Rivai Mana.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat di Desa Mattirowalie terhadap pernikahan usia muda, untuk mengetahui seringnya terjadi pernikahan usia muda di Desa Mattirowalie Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, dan untuk mengetahui dampak pernikahan usia muda di Desa Mattirowalie Kecamatan Libureng Kabupaten Bone.
Jenis penelitian yaitu dekriptif kualitatif, informan dalam penelitian ini sebanyak 20 orang yaitu pelaku pernikahan usia muda 10 orang yang melakukan pada tahun 2005-2014, tokoh masyarakat dan agama 10 orang. Penentuan informan dilakukan Purvosive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan dekriptif kualitatif dengan tahapan; Reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (i) Persepsi masyarakat di Desa Mattirowalie terhadap pernikahan usia muda yang tidak setuju dengan alasan bahwa menikah diperlukan kesiapan mental maupun fisik dan pendidikan serta ekonomi yang memadai. Selain itu, yang mengatakan setuju dengan alasan supaya terhindar dari berbagai hal yang akan menjerumuskan pemuda-pemudi ke dalam jurang kemaksiatan bagi masyarakat Mattirowalie. (ii) Terjadinya pernikahan usia muda dengan alasan yaitu; Pertama kemauan sendiri, Kedua keluarga, Ketiga tradisi, Keempat ekonomi dan Kelima pendidikan. (iii) Dampak pernikahan usia muda sebagai berikut dampak Positif yaitu (a) supaya terhindar dari pergaulan bebas, (b) meringankan beban hidup salah satu pihak dari keluarga, dan (c) belajar bertanggung jawab terhadap keluarga. dampak Negatif yaitu (a) biologis, (b) psikologis (c) sosiologis (d) Kependudukan
KEPASTIAN HUKUM TERHADAP PENCABUTAN DELIK ADUAN DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENGGELAPAN DALAM KELUARGA (Studi Penetapan Hakim Pengadilan Negeri Pasaman Barat Nomor 137/Pid.B/2019/PN Psb)
Tindak pidana penggelapan dalam KUHP terdiri atas beberapa bentuk, yaitu: a.Tindak pidana penggelapan dalam bentuk pokok atau Penggelapan biasa; b. Penggelapan ringan; c. Pengelapan dengan pemberatan; dan d. Penggelapan dalam keluarga. Berkaitan dengan penggelapan dalam rumah tangga, tindak pidana tersebut diatur dalam Pasal 376 KUHP. Tindak pidana penggelapan dalam keluarga merupakan tindak pidana yang dapat diproses apabila ada pengaduan dari korban yang dirugikan. Sebagaimana diatur dalam Pasal 75 KUHP bahwa terhadap pengaduan tersebut dapat dicabut paling lama tiga bulan sejak aduan diterima. Dalam praktek penegakan hukum terhadap tindak pidana penggelapan dalam keluarga di wilayah hukum Pengadilan Negeri Pasaman Barat, hakim dalam membuat penetapan untuk mengabulkan permohona korban mencabut aduannya meskipun jangka waktu yang ditentukan dalam Pasal 75 KUHP telah terlampaui. permasalahan dalam Tesis ini adalah: 1) bagaimanakah pertimbangan hakim dalam penetapan Hakim Nomor 137/Pid.B/2019/PN Psb Terhadap Penyelesaian Tindak Pidana Penggelapan Dalam Keluarga di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Pasaman Barat? 2) Bagaimanakah Kepastian Hukum Terhadap Penyelesaian Tindak Pidana Penggelapan Dalam Keluarga dalam Penetapan Hakim Pengadilan Negeri Pasaman Nomor 137/Pid.B/2019/PN Psb?. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis sosiologis. Tipe penelitiannya adalah deskriptif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa 1) hakim dalam membuat penetapan terhadap penyelesaian tindak pidana penggelapan dalam keluarga berdasarkan kepada pertimbangan non yuridis. Selain itu hakim juga berlandaskan kepada konsep restorative justice untuk pemulihan keadaan-keadaan seperti sebelum tindak pidana dilakukan. 2) dilihat dari perspektif teori kepastian hukum penetapan yang dilakukan hakim menimbulkan ketidakpastian hukum dalam penegakan hukum pidana Indonesia di masa depan. Untuk perbaikan penegakan hukum di masa depan pemerintah dan DPR perlu melakukan revisi terhadap KUHP dan KUHAP terutama mengenai parameter tentang perkara pidana yang dapat diselesaikan dengan pendekatan restorative justice, sehingga ada persamaan perspektif dan penerapan keadilan yang konsisten guna menegakan kepastian hukum demi kemanfaatan penegakan hukum pidana.
Kata Kunci: Kepastian Hukum, Restorative Justice, Penggelapan, Keluarga
Saklar Pindah Daya Utama PLN Ke Back-Up Genset Untuk Beban Proritas Dan Non Prioritas Menggunakan HP (Hand Phone)
Di zaman sekarang ini, teknologi telah berkembang sangat maju, baik dunia industri otomotif, rumahtangga, perindustrian, dan telekomunikasi. Pada dunia telekomunikasi kita dapat mengontrol suatu alat atau sistem, seperti HP (Hand Phone) dengan memanfaatkan nada yang terdengar apabila tombol-tombol angka yang terdapat pada HP tersebut ditekan. Keluaran yang terdengar pada loudspeaker dilepaskan lalu dihubungkan kemasukan rangkaian DTMF (Dual Tone Multi Frequency). Keluaran dari DTMF yang telah dalam bilangan biner (berlogika 0 dan 1) diberikan pada rangkaian control logika dan keluarannya akan mengaktifkan relay. Relay akan mengatur perpindahan beban listrik prioritas dan bukan prioritas, dimana pengaturan perpindahan tersebut juga dapat diatur waktunya
سياسة مدير المعهد "هداية القمرية" في تحسين جودة المدرسة السلفية الوسطي ببنجكولو
The existence of boarding school cottage in Bengkulu quite a lot that has been decline and not developed especially boarding school nuanced salafiyah. This is mostly because it still maintains traditional learning, so it does not pay attention to the guidance of society that is expected to compete with other modern schools. But boarding school Hidayatul Qomariyah Bengkulu City still can maintain and keep growing until now. This can not be separated from the position and influence of a chaplain (Kyai) as the founder and chairman of the cottage in improving the quality of the madrasah is one of them is the establishment of a policy.The type of this research is descriptive with qualitative approach. Informants from this research is the leadership of boarding schools, teachers, and educators and others. This research was conducted at MSW Hidayatul Qomariyah Kota Bengkulu. Techniques of collecting data using interviews, observation and documentation. Data analysis using Miles and Huberman model with activity of data reduction technique, data presentation, data verification.The results of this study indicate that the policy of cottage leadership in improving the quality of madrasah salafiyah wustho, that (1) The leadership of the hut has its own policy and does not comply with the standard of quality of the madrasah, both the content standard, the process, and the educators and education personnel, (2) This policy is a tradition of downhill and added lack of experts in modern education management, (3) The policy adopted by the cottage leadership does not conform to the madrasah quality standard but, the policy was taken on the basis of a tabarukan / seeking blessing to see from the previous boarding school, (4) While other factors that according to researchers who have an influence on the development and progress of the boarding school, lies in the figure of leadership that greatly affects the progress and decline of a boarding school, Then the hallmark of the hut is still traditional and special for girls only as well as monthly activities pesantren pondok involving the community prov. Bengkulu who want to get involve
Perancangan Alat Pemisah dan Pensortir Buah Jeruk Berbasis Arduino
Dari tahun ke tahun jumlah tanaman buah jeruk semakin meningkat, ini karena permintaan buah jeruk untuk kebutuhan masyarakat maupun industri semakin meningkat, tentu saja para petani buah jeruk akan semakin kewelahan karena semakin meningkatnya jumlah hasil panen buah jeruk. Untuk itu cara pengolahan hasil panen buah jeruk perlu dilakukan dengan bantuan teknologi. Alat ini diciptakan untuk membantu pekerjaan para petani buah jeruk, diantaranya untuk mengefesiensi waktu, tenaga dan fikiran melalui teknologi. Alat ini dijalankan dengan menggunakan mikrokontroller Arduino Uno sebagai pusat pengolahan program. Sistem ini mulai bekerja pada saat adaptor telah tersambung dengan 12 volt DC, Sehingga Konveyor akan berjalan,ketika jeruk diletakkan diatas konveyor maka secara otomatis ukuran jeruk akan dideteksi oleh sensor Infrared dan Photo Dioda. Buah jeruk yang mempunyai ukuran besar akan di buang ke sebuah keranjang yang sudah dilengkapi dengan Load Cell oleh sebuah Motor Servo MG-995, sedangkan buah jeruk yang berukuran kecil akan melaju terus menuju keranjang yang lain. Melalui monitoring sebuah android, akan diketahui jumlah jeruk yang masuk pada tiap-tiap keranjang karena setiap jeruk yang lewat dideteksi oleh sensor Proximity, begitu juga berat buah jeruk tiap-tiap keranjang diukur oleh Load Cell, serta harga per kilo buah jeruk sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan pada masing-masing keranjang timbangan
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI MELALUI MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING PADA SISWA KELAS XII IPS SMA NEGERI 12 MAKASSAR
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan 4 tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dan masing-masing siklus dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan di kelas XII IPS SMA Negeri I2 Makassar dengan jumlah siswa 42 orang, 21 laki-laki dan 21 perempuan. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah Observasi, Data tes hasil belajar dan Angket. Sedangkan Teknik Analisis Data yaitu data hasil belajar siswa berupa tes akan dianalisis dengan menggunakan skor yang berdasarkan penilaian acuan patokan, dihitung berdasarkan skor maksimal yang mungkin dicapai oleh siswa. Hasil analisis kuantitatif penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar siswa pada siklus I berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata 66,95 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 10,80 dan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 13 dan mencapai persentase ketuntasan 30,95%. (2) Hasil belajar siswa pada siklus II berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 87,02 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 7,58 dan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 40 dan mencapai persentase ketuntasan 95,23%. Hasil analisis kualitatif menunjukkan adanya perubahan yang terjadi pada sikap siswa, meningkatnya kehadiran, minat, dan keaktifan siswa selama proses pembelajaran sesuai dengan hasil observasi. Dan secara umum, dalam penelitian ini terjadi peningkatan hasil belajar sosiologi pokok bahasan perubahan sosial (Cultural Lag) pada siswa kelas XII IPS SMA Negeri 12 Makassar setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif Student Facilitator And Explaining
DAMPAK PERNIKAHAN USIA MUDA (Studi Kasus Di Desa Mattirowalie Kecamatan Libureng Kabupaten Bone)
Early marriage is the argreement of man’s or wonen’s physically and spiritually as husband or wife having goal to be family and it based on the God almighty. The study aims to know effect of the early marriage. The kind of the study is qualitative descriptive and to get informant will be done by purposive sampling, data collection technique uses the observation, interview and documentation. Then it is analyzed by reduction data, presentation data and verification data. The results of the study shown that the positive effect are: 1) to avoid free intercourse, 2) To enlighten family’s burden, 3) To learn how to responsible for the family. While the negative effects are 1) Biology (the damage of the woman’s sexual repreduction). 2) Psychology (long lasting trauma), 3) Sociology (unmature waf of thinking so that can damage family harmony), 4) Population (density of population) for couple of childbearing age
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Ketinggian Air Sungai Sebagai Peringatan Dini Banjir Berbasis Arduino Nano
Banjir merupakan salah satu bencana nasional yang tengah diperhatikan oleh Pemerintah saat ini. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisir bencana banjir ini adalah dengan menciptakan karya inovasi alat pendeteksi ketinggian air sungai yang dapat di Monitoring melalui Internet. Alat ini memerlukan rancangan sistem berbasis Arduino Nano menggunakan teknologi website thingspeak dan aplikasi thingsview android yang dapat memberikan informasi ke seluruh masyarakat. Dengan adanya alat tersebut, masyarakat yang bermukim di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) dapat memantau ketinggian air sungai tersebut untuk mengetahui lebih awal jika terjadinya bencana. Prototipe sistem peringatan dini dibangun menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04 yang diletakkan pada pipa paralon di atas permukaan air sungai sebagai input data ketinggian air. Suhu dan kelembaban lokasi dideteksi oleh sensor DHT11, Arduino Nano sebagai pemroses data ketinggian air, suhu dan kelembaban. ESP8266 sebagai IOT untuk mengirimkan sinyal melalui jaringan internet ke website dan aplikasi Thingview. Pada tampilan Monitoring, Ketinggian air sungai, suhu dan kelembaban udara ditampilkan dalam bentuk grafik yang disertai dengan waktu yang real. Selain itu, alat ini juga diberi alaram pada saat air sudah memasuki Level Bahaya.
Implikasi Sosial Pernikahan Usia Muda di Kabupaten Bone
A young marriage is an inner bond between a man and a woman as a husband and wife for the purpose of forming a family, a happy and eternal household based on the One Supreme Godhead. This study aims to determine the impact of young marriage. This research type is qualitative decriptive, and determination of informant done with Purvosive Sampling, Technique of collecting data using observation, interview and documentation. Then analyzed by data reduction, data presentation, and verivication. The results of this study indicate that positive impacts are (1) to avoid free association, (2) lighten the life burden of one party from the family, and (3) learn to be responsible to the family and while the negative impact is (1) biologis (risk of pregnancy (2) Psychological (prolonged psychic trauma in the child's soul is difficult to cure) and (3) Sociological (immature ways of thinking that reduce harmonization in the family). (4) Population (population density) of fertile couples.Keywords: Impact, Marriage, Young Age
- …
