1,721,054 research outputs found
Curriculum Development and Historical Learning During Covid-19 Pandemic: Analysis Implementation Emergency Curriculum in MAN Sumenep
Curriculum developments during the pandemic have affected the learning process, especially in History subjects. One of the significant impacts is the implementation of an emergency curriculum in schools within Kementerian Agama Republik Indonesia (Indonesian Ministry of Religion). The emergency curriculum is a curriculum that is specially made in pandemic conditions. One of the schools that implements an emergency curriculum is MAN Sumenep. The process of implementing the emergency curriculum at MAN Sumenep consists of 3 stages, namely planning, implementation, and evaluation. The implementation of the emergency curriculum has had an impact on the history learning process. These impacts include (1) students feeling confused when simplifying the material, (2) lack of IT mastery for teachers and students in learning and learning activities, (3) teachers do not know the character of the students being taught, (4) facilities and learning support, (5) the assessment of student attitudes, (6) time management in learning activities
Dari Weberian hingga Indonesiasentris: kajian historis-sosiologis B.J.O Schrieke serta kontribusinya bagi historiografi Indonesia
This study aims to review the Weberian concept developed by B.J.O Schrieke and its contribution to the development of Indonesian historiography. This study uses the library method with an autobiographical approach. The results of the study show that Schrieke has shown historiography with a socio-cultural perspective and has succeeded in revealing many aspects of society and the life of the Indonesian people. This can be seen through Schrieke's works, namely het boek van Bonang (1916) and Indonesian Sociological Studies (1955). Schrieke was inspired by Max Weber's way of explaining history from various socio-historical perspectives. Schrieke's sociological historical thought influenced the basic framework of subsequent Indonesian history writing.Penelitian ini bertujuan untuk mengulas konsep Weberian yang dikembangkan oleh B.J.O Schrieke serta kontribusinya bagi perkembangan historiografi Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan otobiografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Schrieke telah menunjukkan bentuk historiografi dengan perspektif sosial-budaya dan berhasil mengungkap banyak aspek kemasyarakatan dan kehidupan bangsa Indonesia. Hal ini dapat diketahui melalui karya-karya Schrieke yaitu het boek van Bonang (1916)dan Indonesian Sociological Studies (1955). Schrieke terinspirasi cara berpikir Max Weber dalam menjelaskan sejarah dengan berbagai perspektif sosio-historis. Pemikiran historis sosiologis Schrieke berpengaruh terhadap kerangka dasar penulisan sejarah Indonesia selanjutnya
PERBANDINGAN WAKTU MOULTING KEPITING SOKA ( Scylla Serrata ) MENGGUNAKAN IKAN RUCAH DAN HATI AYAM DENGAN METODE PEMOTONGAN KAKI JALAN
AJI SAPUTRA. NPM. 3218500026. Perbandingan Waktu Moulting Kepiting Soka ( Scylla Serrata ) Menggunakan Ikan Rucah dan Hati Ayam Dengan Metode Pemotongan Kaki Jalan . Pembimbing SUYONO dan NINIK UMI HARTANTI.
Kepiting bakau merupakan komoditi unggulan di bidang perikanan khususnya di Kementrian Kelautan dan Perikanan karena memiliki nilai ekonomis penting. Jumlah permintaan konsumen mengalami peningkatan baik di pasar lokal maupun pasar ekspor, sehingga kepiting dapat dijadikan salah satu komoditi unggulan mendampingi udang vanamei dan windu. Namun lamanya proses moulting pada kepiting mengakibatkan jumlah pakan yang dikonsumsi semakin banyak. Diperlukan adanya pengembangan pakan alternatif guna mengurangi biaya produksi dan mempersingkat waktu moulting pada kepiting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju percepatan moulting kepiting bakau dengan pemberian pakan ikan rucah dan hati ayam. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), dengan 3 (tiga) perlakuan dan 4 (empat) kali pengulangan, sebagai berikut : perlakuan (A) kepiting diberikan pakan ikan rucah (5%), perlakuan (B) kepiting diberikan pakan hati ayam (5%), perlakuan (C) kepiting diberikan pakan kombinasi ikan rucah dengan hati ayam (5%), dan setiap kotak pemeliharaan berisi 1 ekor kepiting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepiting yang diberi pakan dengan jenis dan dosis berbeda memiliki perbedaan yang nyata (P > 0,05) terhadap pertumbuhan dan daya tahannya. Pemberian pakan ikan rucah dosis 5% memberikan hasil terbaik dalam penelitian ini. Lingkungan fisik dan kimia perairan selama penelitian cukup baik untuk budidaya kepiting bakau (Scylla serrata).
Kata kunci : Kepiting bakau, ikan rucah, hati ayam, pertumbuhan, kelangsungan hidu
HUBUNGAN PEMAHAMAN ETIKA PERGAULAN DENGAN KEPERCAYAAN DIRI (STUDI KUANTITATIF ANGGOTA PASKIBRA SMPN 99 JAKARTA)
Tri Aji Saputra, Hubungan Pemahaman Etika Pergaulan Dengan Kepercayaan Diri (Studi Kuantitatif Anggota Paskibra SMPN 99 Jakarta). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2024.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empiris mengenai ada tidaknya hubungan pemahaman etika pergaulan dengan kepercayaan diri. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota Paskibra SMPN 99 Jakarta dari jenjang kelas VII hingga kelas IX. Teknik penarikan sampel menggunakan Nonprobability sampling dengan jenis total sampling, dan sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu 55 anggota Paskibra. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes pilihan ganda dan angket melalui google formulir. Pada uji prasyarat analisis terdiri dari uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, dan uji linearitas. Sedangkan uji hipotesis terdiri dari uji korelasi product momen, uji regresi linear sederhana, dan uji t-parsial. Pada uji normalitas diperoleh nilai signifikansi 0,200 > 0,05 sehingga data berdistribusi normal. Uji linearitas diperoleh nilai signinfikasi 0,14 > 0,05 sehingga kedua variabel bersifat linear. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara pemahaman etika pergaulan dengan kepercayaan diri dengan kontribusi yang diberikan yaitu 31,6% dengan kategori sedang. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah semakin baik pemahaman etika pergaulan maka akan timbul kepercayaan diri yang baik dari diri seseorang sehingga mampu mempraktikkan etika pergaulan dalam kehidupan sehari-hari.
Kata kunci: Pemahaman, Etika Pergaulan, Kepercayaan Diri, Karakter, Paskibra
Tri Aji Saputra, The Relationship Between Understanding Social Ethics and Self-Confidence (Quantitative Study of Paskibra Members of SMPN 99 Jakarta), Thesis. Study Program of Pancasila and Civic Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Jakarta, 2024.
This study aims to obtain empirical data regarding whether there is a relationship between understanding social ethics and self-confidence. This type of research is a quantitative approach with a correlational method. The population in this study were members of the Paskibra SMPN 99 Jakarta from grade VII to grade IX. The sampling technique uses Nonprobability sampling with total sampling type, and the sample used in the study was 55 Paskibra members. The data collection techniques used were multiple choice tests and questionnaires via google forms. The prerequisite test analysis consists of validity and reliability tests, normality test, and linearity test. While the hypothesis test consists of product moment correlation test, simple linear regression test, and partial t-test. In the normality test, the significance value is 0,200 > 0,05 so that the data is normally distributed. The linearity test obtained a significance value of 0,14 > 0,05 so that the two variables are linear. The results showed that there was a positive relationship between understanding social ethics and self-confidence with the contribution given of 31.6% in the moderate category. The conclusion from the results of the study is that the better the understanding of social ethics, the better self-confidence will arise from a person so that he is able to practice social ethics in everyday life.
Keywords: Understanding, Social Ethics, Self Confidence, Character, Paskibr
PENGARUH STORE ATMOSPHERE, KERAGAMAN PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI KEDAI KOPI KOPIAH IRENG KABUPATEN NGANJUK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Store Atmosphere, Keragaman Produk dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan di Kedai Kopi Kopiah Ireng Kabupaten Nganjuk”. Ditulis oleh Muhammad Wahyu Aji Saputra, NIM. 126405212127, dengan dosen pembimbing Risdiana Himmati, M. Si.
Kata kunci: Kepuasan Pelanggan, Store Atmosphere Keragaman Produk, Kualitas Pelayanan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persaingan bisnis kedai kopi yang semakin meningkat di kabupaten nganjuk sehingga mendorong pemilik kedai kopi untuk menentukan strategi yang tepat dalam mempertahankan pelanggannya, selain itu ditemukannya beberapa keluhan pelanggan yang berkaitan dengan store atmosphere, keragaman produk dan kualitas pelayanan yang masih kurang di kedai kopi Kopiah Ireng Kabupaten Nganjuk.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) apakah store atmosphere, keragaman produk, kualitas pelayanan, secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan di kedai kopi Kopiah Ireng Kabupaten Nganjuk. (2) apakah store atmosphere berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan di kedai kopi Kopiah Ireng Kabupaten Nganjuk, (3) apakah keragaman produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan di kedai kopi Kopiah Ireng Kabupaten Nganjuk, (4) apakah kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan di kedai kopi Kopiah Ireng Kabupaten Nganjuk.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi pada penelitian ini adalah konsumen kedai kopi Kopiah Ireng Kabupaten Nganjuk tahun 2024, jumlah sampel sebanyak 100 responden dengan menggunakan rumus slovin. Sumber data primer yang digunakan adalah angket dengan pengukuran skala likert. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik non-probality sampling dan teknik accidental. Teknis analisis data menggunakan uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda dan uji hipotesis
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara simultan store atmosphere, keragaman produk, kualitas pelayan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan di kedai kopi Kopiah Ireng Kabupaten Nganjuk, (2) store atmosphere berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan di kedai kopi Kopiah Ireng Kabupaten Nganjuk, (3) keragaman produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan di kedai kopi Kopiah Ireng Kabupaten Nganjuk, (4) kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan di kedai kopi Kopiah Ireng Kabupaten Nganju
PEMANFAATAN SERAT DAUN SERAI SEBAGAI BAHAN TAMBAH ZAT ADITIF PADA CAMPURAN BETON f ’c = 20 MPA
Feri Aji Saputra, 2023. “ Pemanfaatan Serat Daun Serai Sebagai Bahan Tambah Zat Aditif Pada Campuran Beton f’c = 20 MPa”. Laporan Skripsi Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal 2023.
Masalah teknologi material pada beton telah memanfaatkan material organik sebagai bahan penyusun maupun bahan tambahan. Beton sebagai bahan konstruksi yang berfungsi sebagai salah satu pembentuk struktur bangunan. Oleh karena itu beton harus memiliki mutu atau kualitas yang baik dengan cara memilih agregat yang baik pada proses pencampuran dengan begitu mudah dikerjakan (workability), awet (durability), kuat (strenght) dan ekonomis. Oleh karena itu, penulis mencoba memanfaatkan serat daun serai yang direbus kemudian diambil air rebusannya sebagai zat aditif pada campuran beton.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di Laboratorium dengan memanfaatkan air rebusan serat daun serai. Tujuan penelitian adalah mengetahui kuat tekan yang dihasilkan menggunakan bahan tambah bahan tambah dari air rebusan serat daun serai sebagai zat aditif dengan varian penambahan masing- masing 0%, 5%, 10% dan 15% yang telah diuji pada umur 7, 14, dan 28 hari. Serta mengetahui pengaruh penambahan air rebusan serat daun serai sebagai zat aditif terhadap sifat fisik beton dari kuat tekan beton.
Dari pengujian kuat tekan beton dengan persentase air rebusan serat daun serai 0%, 5%, 10%, dan 15% pada umur 7 hari dihasilkan kuat tekan rata-rata berturut-turut yaitu 14,07 MPa setara 170 kg/cm2; 13,73 MPa setara 165 kg/cm2; 14,24 MPa setara 171,56 kg/cm2; dan 14,95 MPa setara 180 kg/cm2. Pada umur 14 hari dihasilkan kuat tekan rata-rata berturut-turut yaitu 18,40 MPa setara 222 kg/cm2; 18,09 MPa setara 218 kg/cm2; 17,95 Mpa setara 216 kg/cm2; dan 18,49 MPa setara 223 kg/cm2. Dan pada umur 28 hari dihasilkan kuat tekan rata-rata berturut-turut yaitu 20,35 MPa setara 218 kg/cm2; 20,78 MPa setara 250 kg/cm2; 20,95 MPa setara 252 kg/cm2; dan 21 MPa setara 253 kg/cm2. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa semakin besar persentase air rebusan serat daun serai yang digunakan, maka kuat tekan beton akan semakin meningkat.
Kata kunci : Beton, Kuat Tekan Beton, Air Rebusan Serat Daun Serai, Zat Aditif
HUBUNGAN ANTARA GAYA HIDUP DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE BLACKBERRY PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN, FAKULTAS EKONOMI UNJ
AJI SAPUTRA JAYA, The Correlation Between Lifestyle And Purchase Decision On Smartphone Blackberry At Students Of S1 Management Program, Faculty Of Economic UNJ. Skripsi, Jakarta. Study Program Of Commerce Education, Departement of Economics and Administration, Faculty of Economics, State University of Jakarta, 2012
This study aimed at obtaining empirical data and facts which are authentic,valid, and reliable on The Correlation Between Lifestyle And Purchase Decision On Smartphone Blackberry At Students Of S1 Management Program, Faculty Of Economic UNJ.
This research was conducted at S1 Management Program, Faculty Of Economic UNJ , East Jakarta, for four months, from september to december 2011. The method used was survey method with the correlational approach. The sampling technique used was simple random sampling. The population in this study was students of S1 Management program, faculty of economic UNJ, whereas the possible populations were students of S1 Management Program 2011 about 34 students. The tchnique which used in gathering the sample was simple random sampling about 32 students.
The instrumen used to obtain the data of variable X (Lifestyle) and Y (Purchase Decision), scale shaped instrument used to vary the form of a questionnaire. variable X (Lifestyle) with 26 point statements and Y (Purchase Decision with 31 point statemens). Content validity test was conducted before using the instruments, and the results obtained for variable X was 23 points and 3 points drop invalid. Continued with the reliability test by using formula of Alpha Cronbrach, and the results obtained for variable X was 0,918. Thus, the reliability of the variable X can be said to be high. The results of validity test obtained for variable Y was 25 ponts and 6 points drop invalid. Continued with the reliability test by using formula of Alpha Cronbrach, and the results obtained for variable Y was 0,9. Thus, the reliability of the variable Y can be said to be high.
Analysis of condition test, which is normality error test for regression approximates of X on Y with lilifors test, result in Lcount = 0.1131, while L table is 0.1566, because L count F table is 37,44 > 4,17, it is mean that the regression equation is significance. Testing linearity of regression produces F count ttable=1.70. it can be concluded that the correlation coefficient rxy = 0.744 is significance. The coefficient of determination was 55.39% which indicated that 55.39% variation of Purchase Decision is determined by Lifestyle
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
