284 research outputs found
Pertanggungjawaban rumah sakit terhadap tindak pidana kelalaian yang mengakibatkan cacat (contoh kasus rumah sakit OMNI terhadap Jayden dan Jared) / oleh Mohamad Agus Sarwono Dwi Putra
abstrak (A) Nama: Mohamad Agus Sarwono Dwi Putra (NIM: 205050113) (B) Judul Skripsi: Pertanggunjawaban Rumah Sakit Terhadap Tindak Pidana Kelalaian Yang Mengakibatkan Cacat (Contoh Kasus: Rumah Sakit Omni Terhadap Jayden dan Jared) (C) Halaman: vi + 84 + lampiran , 2009 (D) Kata Kunci: Pertanggungjawaban pidana, kelalaian, dokter, rumah sakit. (E) Isi:Dari sekian banyak kasus malpraktek yang terjadi di Indonesia, penulis akhirnya menemukan kasus malpraktek yang dilakukan oleh dokter Fredy Limawal yang menjadi objek pembahasan penulisan ini., karena kasus tersebut adalah salah satu kasus yang berakibat atau berdampak sangat besar kepada bayi Jayden dan Jared. Yang menjadi permasalahan dalam penulisan ini adalah apakah tindakan dokter sudah sesuai dengan kewajiban seorang yang terdapat dalam Undang-undang no 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran (Contoh Kasus: Rumah Sakit Omni Terhadap Jayden dan Jared) dan bagaimana pertanggung jawaban pidana rumah sakit atas kelalaian yang mengakibatkan kematian yang dilakukan dokter? (Contoh Kasus: Rumah Sakit Omni Terhadap Jayden dan Jared). Kasus atas tersangka dokter Fredy Limawal ini merupakan kasus pidana kesehatan,tetapi apakah pertanggungjawabannya dibebankan kepada dokter Fredy Limawal ataukah kepada rumah sakit sebagai tempat dokter Fredy Limawal bekerja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum normatif. Dari hasil analisis dalam penulisan ini diketahui bahwa perbuatan yang dilakukan dokter Fredy Limawal adalah perbuatan yang tidak sesuai dengan kewajiban seorang dokter yang tertera dalam undang-undang, dokter Fredy Limawal lalai dalam melakukan pekerjaannya. Dan perbuatan dokter Fredy Limawal ini termasuk dalam perbuatan pidana pasal 360 Kitab undang-undang hukum pidana. Berdasarkan hasil analisis juga diketahui bahwa perbuatan yang dilakukan oleh dokter Fredy Limawal dilakukan untuk dan atas nama rumah sakit Omni, oleh karena itu seharusnya rumah sakit sebagai badan hukum dikenakan pertanggungjawaban pidana juga, mengingat adanya suatu teori vicarious liability. Penulis berharap untuk penyidik di Kepolisian Daerah Metro Jaya, dalam penyidikannya melakukan pengembangan sehingga pimpinan dari rumah sakit Omni dapat dibebankan pertanggungjawaban juga. Dan untuk pembuat undang-undang agar mencantumkan badan hukum sebagai subjek hukum pidana. (F) Acuan: 34 (1980-2008) (G) Pembimbing: Vintje Ratna Multiwijaya. SH. MH. (H) Penulis
Pengaruh Corporate Governance Terhadap Intellectual Capital Dan Kinerja Keuangan
ABSTRAK Pengaruh Corporate Governance Terhadap Intellectual Capital Dan Kinerja Keuangan ARIEF AGUS DWI PUTRA NIM. F0311020 Penelitian ini menguji pengaruh Corporate Governance (CG) terhadap Intellectual Capital (IC) dan kinerja keuangan. Pada perusahaan perbankan yang listing di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2013. Variabel penelitian ini meliputi variabel independen Corporate Governance (Ukuran Komisaris Independen, Persentase Komisaris Independen, Kapemilikan Manajerial, Ukuran Komite Audit, dan Rapat Komite Audit) variabel dependen kinerja keuangan (ROA, ROE, OPM) dan variabel intervening (value added capital employed (VACA), value added human capital (VAHU), value added structural capital (STVA)). Penelitian ini menggunakan data kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 23 perusahaan perbankan yang listing di BEI periode 2011-2013. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan pengujian dengan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Corporate Governance berpengaruh positif terhadap Intellectual Capital, Corporate Governance berpengaruh positif kinerja keuangan, dan Intellectual Capital berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan. Namun tidak semua indikator Corporate Governance berpengaruh terhadap Intellectual Capital dan kinerja keuangan, hanya Ukuran Komite Audit dan Rapat Komite Audit. Dan tidak semua indikator Intellectual Capital berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan, hanya indikator value added capital employed (VACA), value added human capital (VAHU). Kata Kunci: Corporate Governance, Intellectual Capital, Kinerja keuanga
USULAN STRATEGI PEMASARAN DALAM UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN KERUPUK PADA UKM “DWI PUTRA” GRESIK DENGAN MENGGUNAKAN MATRIKS SWOT DAN QSPM (Quantitative Strategic Planning Matriks)
UD. Dwi Putra merupakan salah satu UKM yang bergerak dibidang pembuatan kerupuk bawang. Dalam proses pemasaran produknya UD. Dwi Putra mengalami permasalahan, yaitu ketidaksatabilan dalam penjualan. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT Matriks IFE-EFE dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) dengan pendekatan Matriks IFE-EFE untuk mengidentifikasi faktor-faktor Internal dan Eksternal yang berpengaruh dalam penjualan produk. Tujuan dari Matriks IFE-EFE untuk mngetahui nilai peringkat dan nilai bobot untuk diteruskan pada metode berikutnya yaitu QSPM (Quantitative Strategic Planning Matriks). Dari metode diatas diperoleh hasil strategi pemasaran produk kerupuk bawang yaitu terdapat di kelas Lima yang mana pada kelas ini yaitu strategi mempertahankan dan memelihara (hold and maintain). Kelas tersebut berasal dari nilai total skor bobot matrik IFE (2,388) dan nilai total skor bobot matriks EFE (2,367)
USULAN STRATEGI PEMASARAN DALAM UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN KERUPUK PADA UKM ”DWI PUTRA” GRESIK DENGAN MENGGUNAKAN MATRIKS SWOT DAN QSPM
UKM “DWI PUTRA” merupakan industri kecil yang bergerak di bidang
pembuatan kerupuk bawang yang berada di desa Pongangan kecamatan Manyar Gresik.
Perusahaan ini berdiri sejak tahun 1994 dan belum mengalami perkembangan secara
sikninifikan. UKM “DWI PUTRA” juga belum memilik strategi yang baik dalam
pengembangan usahanya bahkan mengalami ketidaksatabilan dalam penjualan
produknya, hal tersebut dapat disebabkan karena bertambah banyaknya jumlah pesaing
sejenis yang berada di kawasan Gresik, sehingga itu perusahaan dituntut untuk
merancang strategi – strategi pemasaran yang lebih baik.
Penelitian ini dilakukan untuk merumuskan strategi pemasaran sesuai dengan
kondisi internal dan eksternal perusahaan. Analisis lingkungan internal dan lingkungan
eksternal dapat dijadikan acuan utama untuk melakukan perbaikan strategi pemasaran.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT (Strenght
Weaknesses Opportunities Threats). Di dalam analisis SWOT terdapat beberapa matrik
yaitu matrik IFE (Internal Factor Evaluation) dan EFE (External Factor Evaluation),
digunakan untuk mencari bobot skor, Matrik I-E digunakan untuk mencari devisi sel
perusahaan, dan Matrik SWOT untuk memformulasikan alternatif startegi. Penentuan
strategi paling menarik menggunakan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix).
Dari penelitian yang dihasilkan, diperoleh bobot skor matrik IFE sebesar 2,388
sedangkan pada matrik EFE diperoleh bobot skor sebesar 2,388. Dari bobot skor yang
telah diperoleh, perusahaan bisa melaksanakan startegi mempertahankan dan memelihara.
Dari formulasi matrik SWOT didapatkan sembilan alternatif strategi yang akan
ditentukan dengan menggunakan QSPM. Dari hasil pengolahan QSPM terdapat nomor
urut pertama yaitu strategi Menjaga hubungan dan komunikasi yang baik dengan
karyawan, pelanggan dan pemasok bahan baku dengan skor 4,963 dan startegi yang
paling akhir yaitu menerapkan startegi efisiensi atau low cast dengan skor 4,551. Dari
hasil ini dapat bermanfaat bagi perusahaan untuk bersaing dengan pesaingnya dan
mengembangankan usahannya
PERANAN K. H. AGUS SALIM DALAM KANCAH PERPOLITIKAN INDONESIA MASA REVOLUSI FISIK (1945-1950)
K. H. Agus Salim dilahirkan pada tanggal 8 Oktober 1884 di Kota Gadang, Kabupaten Agam (Bukittinggi), Sumatera Barat. Ia adalah putra dari Sutan Mohamad Salim dan Siti Zainab. K. H. Agus Salim adalah salah satu anak pribumi dari Kota Gadang yang telah berhasil menamatkan pendidikan formal di ELS dan HBS. Ia merupakan seorang tokoh yang pandai dalam hal mengarang sehingga banyak sekali tulisan-tulisan yang telah dihasilkan. Setelah kemerdekaan tahun 1945-1950 Ia masuk sebagai anggota Dewan Pertimbangan Agung, kemudian duduk sebagai menteri dalam beberapa kabinet hingga kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai penasihat Menteri Luar Negeri. Berbagai usaha perjuangan diplomasi yang dilakukan K. H. Agus Salim selama revolusi fisik (1945-1950) antara lain yaitu melalui meja perundingan, menghadiri Inter Asian Conference, misi diplomasi ke negara-negara Timur Tengah, dan meminta dukungan PBB dalam penyelesaian masalah Indonesia-Belanda.
Kata Kunci: K. H. Agus Salim, Politik, Indonesia (1945-1950
Perbedaan Hasil Belajar Siswa Jurusan TKR (Teknik Kendaraan Ringan) jika Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Student Team Achievment Division (STAD) dan Cooperative Jigsaw pada Kompetensi Dasar Sistem Starter di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen
ABSTRAK Putra, Agus Dwi. 2017. Perbedaan Hasil Belajar Siswa Jurusan TKR (Teknik Kendaraan Ringan) jika Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Student Team Achievment Division (STAD) dan Cooperative Jigsaw pada Kompetensi Dasar Sistem Starter di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Syarif Suhartadi, M.Pd., (II) Drs. Paryono, S.T., M.T. Kata Kunci: model pembelajaran cooperative student team achievment division (STAD), cooperative jigsaw, hasil belajar SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen adalah salah satu SMK rujukan di kabupaten Malang dimana SMK ini sudah menerapkan Kurikulum 2013 (K13). Model pembelajaran yang diterapkan di SMK ini berupa model pembelajaran Discovery Learning namun, dalam prakteknya tidak terkondisikan seperti model pembelajaran Discovery Learning dimana pembelajaran cenderung berpusat kepada guru dan siswa kurang aktif. Dari observasi didapati bahwa banyak siswa yang hasil belajarnya rendah terutama pada pelajaran kelistrikan otomotif. Oleh karena itu penulis ingin menerapkan model pembelajaran Kooperatif STAD dan Kooperatif Jigsaw pada Kompetensi Dasar Sistem Starter agar pembelajaran timbul interaksi 2 arah, siswa lebih aktif, dan diharapkan mampu memperbaiki hasil belajar siswa. Tujuan penelitian: (1) untuk mengetahui hasil belajar sistem starter siswa kelas XI di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen jika menggunakan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw, (2) untuk mengetahui hasil belajar sistem starter siswa kelas XI di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen jika menggunakan model pembelajaran Kooperatif STAD, (3) untuk mengetahui hasil belajar sistem starter siswa kelas XI di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen jika menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, (4) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw, Kooperatif STAD dan Discovery Learning pada pelajaran sistem starter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, eksperimental semu, quasi eksperimental dengan posttest only control design. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR yang terdiri dari 3 kelas, yaitu kelas XI TKR 1, XI TKR 2, dan XI TKR 3. Subyek penelitian ini dipilih dengan metode simple random sampling yaitu dengan cara masing-masing kelas ditulis dalam kertas, kemudian digulung dan diundi. Analisis data untuk uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk, uji homogenitas menggunakan levene’s test, dan uji hipotesis menggunakan One Way Anova dengan taraf (Sig α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar dari ketiga model pembelajaran ini namun, perbedaannya tidak signifikan. Hal ini dapat dilihat dari hasil probabilitas uji hipotesis yang didapat sebesar 0,073>0,05 sehingga hipotesis ditolak. Namun, nilai rata-rata tertinggi diraih pada kelas Kooperatif jigsaw yaitu sebesar 81,25 dan pada kelas Kooperatif STAD nilai rata-rata sebesar 76 serta, pada kelas Discovery Learning nilai rata-rata sebesar 79,625. Saran: (1) Untuk Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, sebaiknya menjadikan ketiga model pembelajaran ini sebagai referensi dan opsi untuk diterapkan kedepannya karena hasil belajar dari ketiga model pembelajaran ini sama-sama baik, (2) bagi guru produktif, sebaiknya guru menjadikan ketiga model pembelajaran ini sebagai referensi dan opsi untuk diterapkan kedepannya karena hasil belajar yang dihasilkan dari ketiga model pembelajaran ini juga sama-sama baik, (3) Untuk SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, sebaiknya lebih memperhatikan pembagian atau pengaturan jadwal masuk siswa terutama pada mata pelajaran produktif karena jadwal masuk juga sangat mempengaruhi proses belajar mengajar di kelas, (4) Bagi peneliti selanjutnya, jika tema penelitiannya sama gunakan sampel dan kompetensi yang berbeda, (5) Bagi peneliti selanjutnya jika tema penelitiannya sama hendaknya, penelitian dilakukan sebelum kegiatan LSP, Try Out, dan pilih kelas dengan jadwal masuk yang sama-sama masuk pagi atau siang serta, pilih guru yang berbeda dari masing-masing kelas agar variabel kontrol lebih terkontrol, (6) Bagi peneliti selanjutnya jika tema penelitiannya sama hendaknya, pilihlah sampel dengan memperhatikan nilai awal masuk siswa ketika diterima di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen agar sampel yang dipilih lebih homogen lagi
Sistem Informasi Pemesanan Percetakan Digital Dwi Putra Productions
The current era of ordering system development is very fast and has been widely used by various agencies and companies, government institutions, education, health, and so on. Dwi Putra Productions still uses a conventional system for recording, compiling and storing order transaction data, such as recording order transactions and daily and monthly reports in a book, as well as writing on order letters and notes as proof of transactions. The author created this ordering information system with the aim of saving and speeding up data processing time which previously still used conventional systems. The method used by the author in designing a website-based information system is waterfall. The waterfall method is a classic model that is systematic, sequential in building software. Meanwhile, the testing methods used are black box testing and system usability scale (SUS). The results of system testing using the Blackbox testing method show that the system can run well and according to planning. Meanwhile, the SUS testing method shows that the system is included in the "Acceptable" category and has a "Good" rating with a "C" scale. This shows that the system can be well received by user
PERBEDAAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA PUTRA EKSTRAKURIKULER BOLABASKET DAN FUTSAL SMAN 2 KOTA BATU
ABSTRAK Kegiatan ekstrakurikuler bolabasket dan futsal merupakan salah satu sarana dalam meningkatkan kesehatan dan prestasi siswa, banyak upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kebugaran dan kemampuan siswa guna meraih prestasi yang diinginkan tentunya banyak komponen yang harus dilatih salah satu komponen penting dalam olahraga bolabasket dan futsal adalah kondisi fisik. Oleh karena itu dilakukan penelitian dalam bentuk surveiperbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa putra ekstrakulikuler bolabasket dan futsal SMAN 2 Kota Batu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa putra yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal dan bolabasket di SMAN 2 Batu dalam upaya mencapai prestasi. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan menggunakan teknik pengambilan data menggunakan tes dan pengukuran. Survei yang merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan tes terstruktur/sistematis yang sama kepada 18 orang anggota ekstrakulikuler bolabasket dan 18 orang anggota ekstrakulikuler futsal SMAN 2 Kota Batu sebagai sampel, untuk kemudian semua data yang diperoleh peneliti dicatat, diolah, dan dianalisis. Dari hasil penelitian menunjukkan tes kebugaran jasmani dengan menggunakan tes lari 2,4 km diketahui bahwa pada siswa putra ekstrakurikuler bolabasket dan futsal SMAN 2 Batu secara keseluruhan terdapat 40 siswa dimana telah diperoleh sejumlah data dari peserta ekstrakurikuler bolabasket putra yang berjumlah 18 siswa, data dari peserta ekstrakurikuler bolabasket dan futsal putra yang berjumlah 18 siswa. Selanjutnya di analisis dengan proses analisis data menggunakan uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil analisis diperoleh bahwa data telah memenuhi uji normalitas dan homogenitas. Selanjutnya data masing-masing kelompok dianalisis menggunakan uji t.Hasil analisis uji t hitung antara peserta didik bolabasket dan futsal bahwa t hitung 1,752dan t tabel (α = 0,005) sebesar 1,745 berarti t hitung lebih besar dari t tabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang menyatakan bahwa ada perbedaan antara tingkat kesegaran jasmani antara peserta ekstrakurikuler bolabasket dan futsal.Secara keseluruhan tingkat Kebugaran Jasmani antara peserta ekstrakurikuler bolabasket dan futsal terdapat perbedaan yang signifikaan hal ini ditinjau dari hasil rata-rata t hitungpeserta ekstrakurikuler bolabasket = 13,900, peserta ekstrakurikuler futsal = 16.159. Kesimpulan berdasarkan uji hipotesis yang menggunakan analisis uji t (mean dari dua sampel independent) pada siswa putra ekstrakurikuler bolabasket dan futsal SMAN 2 Batu diperoleh thitung sebesar 1,7520 ≥ ttabel dengan taraf signifikansi a = 0,05 = 1,7458 sehingga hipotesis diterima, artinya ada perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa putra ekstrakurikuler bolabasket dan futsal SMAN 2 Batu
Tradisi menghela kayu
Buku berjudul Tradisi Menghela Kayu ini merupakan cerita lanskap perubahan daerah atau nagari di Sumatera Barat. Buku ini berkisah tentang usaha menghadirkan kembali sebuah tradisi yang hilang. Buku ini berupaya untuk menyampaikan nilai-nilai kebersamaan atau gotong royong dalam masyaraka
KETERAMPILAN SMASH BACK ATTACK BOLAVOLI DITINJAU DARI ANTHROPOMETRI DAN KONDISI FISIK (Study Korelasional Antara Tinggi Badan, Panjang Lengan, Panjang Telapak Kaki, Power Otot Tungkai, Koordinasi Mata Tangan, Fleksibilitas Togok, dan Kekuatan Otot Perut Terhadap Keterampilan Smash Back Attack Bolavoli Pada Mahasiswa Putra Pembinaan Prestasi Bolavoli UTP Surakarta)
Muchammad Ichsan Dwi Rahma Aji. A121308022. 2015. Keterampilan Smash Back Attack Bolavoli Ditinjau Dari Anthropometri Dan Kondisi Fisik (Study Korelasional Antara Tinggi Badan, Panjang Lengan, Panjang Telapak Kaki, Power Otot Tungkai, Koordinasi Mata Tangan, Fleksibilitas Togok, dan Kekuatan Otot Perut Terhadap Keterampilan Smash Back Attack Bolavoli Pada Mahasiswa Putra Pembinaan Prestasi Bolavoli UTP Surakarta). Tesis. Program Studi Ilmu Keolahragaan. Pascasarjana. Universitas Sebelas Maret. Pembimbing I. Prof. Dr. Agus Kristiyanto, M.Pd.II.Prof.Dr.Muchsin Doewes.,dr.,AIFO Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan : (1) Hubungan antara tinggi badan terhadap keterampilan smash back attack bolavoli pada mahasiswa putra pembinaan prestasi bolavoli UTP Surakarta. (2) Hubungan panjang lengan badan terhadap keterampilan smash back attack bolavoli pada mahasiswa putra pembinaan prestasi bolavoli UTP Surakarta. (3) Hubungan panjang telapak kaki badan terhadap keterampilan smash back attack bolavoli pada mahasiswa putra pembinaan prestasi bolavoli UTP Surakarta. (4) Hubungan antara power otot tungkai terhadap keterampilan smash back attack bolavoli pada mahasiswa putra pembinaan prestasi bolavoli UTP Surakarta. (5) Hubungan koordinasi mata tangan badan terhadap keterampilan smash back attack bolavoli pada mahasiswa putra pembinaan prestasi bolavoli UTP Surakarta. (6) Hubungan fleksibilitas togok badan terhadap keterampilan smash back attack bolavoli pada mahasiswa putra pembinaan prestasi bolavoli UTP Surakarta. (7) Hubungan kekuatan otot perut badan terhadap keterampilan smash back attack bolavoli pada mahasiswa putra pembinaan prestasi bolavoli UTP Surakarta. (8) Hubungan antara tinggi badan, panjang lengan, panjang telapak kaki, power otot tungkai, koordinasi mata tangan, fleksibilitas togok, dan kekuatan oto perut terhadap keterampilan smash back attack bolavoli pada mahasiswa putra pembinaan prestasi bolavoli UTP Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan study korelasional. Populasi penelitian ini yaitu mahasiswa putra pembinaan prestasi bolavoli UTP Surakarta. Sampel sebanyak 25 mahasiswa diperoleh melalui teknik purposive random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan test dan pengukuran. Untuk mengukur Anthropometri menggunakan Test Anthropomete. Untuk mengukur power otot tungkai menggunakan Vertical Power Jump Test. Untuk mengukur koordinasi mata tangan menggunakan test lempar tangkap bola. Untuk mengukur fleksibilitas togok dengan Test Bridge-Up. Untuk mengukur kekuatan otot perut dengan Sit-Up Test. Untuk mengukur keterampilan smash back attack dengan Test Smash Bolavoli. Teknik analisi data yang digunakan uji statistik korelasional dengan paket spss for windows version 20.0. Kesimpulan dari hasil pengujian hipotesis penelitian terbukti bahwa berdasarkan penelitian yang telah dilakukan tentang faktor anthropometri dan kondisi fisik yaitu dengan hasil uji product moment diperoleh sebagai berikut: : (1) Nilai korelasi tinggi badan adalah 0,674 dengan tingkat signifikasi (sig: 0,000) 0,05 sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan. (6) Nilai korelasi fleksibilitas togok adalah 0,644 dengan tingkat signifikasi (sig: 0,000) 0,05 sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan. (8) dan dari hasil penghitungan nilai korelasi berganda antara tinggi badan, panjang lengan, panjang telapak kaki, power otot tungkai, koordinasi mata tangan, fleksibilitas togok, dan kekuatan otot perut adalah 0,834 dengan tingkat signifikasi (sig 5% : 0,396), maka R hitung 0,834 > R table 0,396 sehingga terdapat hubungan yang signifikan. Dari hasil penelian pada mahasiswa putra pembinaan prestasi bola voli di Universitas Tunas Pembangunan Surakarta ditemukan bahwa komponen kondisi fisik power otot tungkai mempunyai sumbangan hubungan terbesar diantara masing-masing variable terhadap keterampilan hasil smash back attack bolavoli. Kata Kunci : Keterampilan Smash Back Attack Bolavoli, Study Korelasional Anthropometri dan Kondisi Fisik
- …
