627 research outputs found
Warna lukisan Agus Kamal
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa warna lukisan Agus Kamal adalah warna monochrome dan warna yang paling banyak digunakan yaitu warna putih, abu-abu kecoklatan, abu-abu kehijauan, serta banyak menggunakan warna abu-abu kebiruan dan coklat. Sebagai latar belakang penggunaan warna monochrome pada lukisan Agus Kamal adalah pola pemikirannya tentang kesederhanaan. Warna bagi Agus Kamal merupakan bahasa dalam lukisannya, dengan kata lain penggunaan warna monochrome bagi agus Kamal merupakan elemen pribadi yang khas dalam karya lukisnya
KONSTRUKSI PASANGAN CALON DALAM PILGUB JATENG 2008 OLEH MEDIA MASSA (KASUS PEMBERITAAN JAWA POS RADAR SEMARANG DAN SUARA MERDEKA)
Pilgub Jateng 2008 adalah pemilihan kepala daerah langsung pertama yang
terjadi di Jawa Tengah. Ada lima pasangan yang mencalonkan diri sebagai
gubernur-wakil gubernur. Mereka adalah Bambang Sadono-M. Adnan (Partai
Golkar), Agus Soeyitno-Kholiq Arif (PKB), Sukawi Sutarip-Sudharto (Partai
Demokrat-PKS), Bibit Waluyo-Rustriningsih (PDI-P) dan HM. Tamzil-Rozaq
Rais (PPP-PAN). Mekanisme pemilihan langsung berakibat jarak antara pasangan
calon dengan pemilih menjadi semakin dekat sehingga setiap pasangan calon
dituntut untuk memanfaatkan media dalam membangun citra positif. Dalam hal
ini peran media sebagai sarana komunikasi politik menjadi cukup vital. Bagi
pasangan calon, media adalah sarana strategis untuk menyebarluaskan pesan
politik kepada khalayak. Media sebagai salah satu sumber informasi bagi
masyarakat harus mampu menjalankan fungsinya dengan baik dengan berpegang
pada netralitas. Namun, dalam operasionalnya media selalu dipengaruhi faktor
internal dan eksternal yang membuat mereka tidak dapat sepenuhnya objektif.
Media bukanlah institusi yang bebas nilai. Isi media tidaklah merefleksikan
realitas yang ada namun mengkonstruksikan serangkaian fakta yang terjadi.
Metode triangulasi digunakan untuk mengetahui bagaimana harian Jawa
Pos Radar Semarang dan Suara Merdeka mengkonstruksikan masing-masing
pasangan calon. Juga untuk mengetahui kecenderungan pemberitaan serta politik
redaksional masing-masing media. Objek penelitian yang dipilih adalah beritaberita
tentang pasangan calon di harian Jawa Pos Radar Semarang dan Suara
Merdeka pada halaman satu dan rubrik khusus selama 26 Maret-22 Juni 2008.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa harian Jawa Pos Radar Semarang
berusaha responsif dengan isu-isu politik memberikan konstruksi yang favorable
kepada pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif, Bibit Waluyo-Rustriningsih dan
HM. Tamzil-Rozaq Rais. Sebaliknya, mereka memberikan konstruksi
unfavorable kepada pasangan Bambang Sadono-M. Adnan dan Sukawi Sutarip-
Sudharto. Sedangkan Suara Merdeka memilih gaya pemberitaan yang aman dan
tidak tendesius kepada masing-masing pasangan calon. Hasilnya, mereka
cenderung mengkonstruksikan pasangan Bambang Sadono-M. Adnan, Bibit
Waluyo-Rustriningsih dan HM. Tamzil-Rozaq Rais dengan bingkai yang
favorable. Sedangkan pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif dan Sukawi Sutarip-
Sudharto dalam bingkai unfavorable.
Pilgub Jateng 2008 adalah pemilihan kepala daerah langsung pertama yang
terjadi di Jawa Tengah. Ada lima pasangan yang mencalonkan diri sebagai
gubernur-wakil gubernur. Mereka adalah Bambang Sadono-M. Adnan (Partai
Golkar), Agus Soeyitno-Kholiq Arif (PKB), Sukawi Sutarip-Sudharto (Partai
Demokrat-PKS), Bibit Waluyo-Rustriningsih (PDI-P) dan HM. Tamzil-Rozaq
Rais (PPP-PAN). Mekanisme pemilihan langsung berakibat jarak antara pasangan
calon dengan pemilih menjadi semakin dekat sehingga setiap pasangan calon
dituntut untuk memanfaatkan media dalam membangun citra positif. Dalam hal
ini peran media sebagai sarana komunikasi politik menjadi cukup vital. Bagi
pasangan calon, media adalah sarana strategis untuk menyebarluaskan pesan
politik kepada khalayak. Media sebagai salah satu sumber informasi bagi
masyarakat harus mampu menjalankan fungsinya dengan baik dengan berpegang
pada netralitas. Namun, dalam operasionalnya media selalu dipengaruhi faktor
internal dan eksternal yang membuat mereka tidak dapat sepenuhnya objektif.
Media bukanlah institusi yang bebas nilai. Isi media tidaklah merefleksikan
realitas yang ada namun mengkonstruksikan serangkaian fakta yang terjadi.
Metode triangulasi digunakan untuk mengetahui bagaimana harian Jawa
Pos Radar Semarang dan Suara Merdeka mengkonstruksikan masing-masing
pasangan calon. Juga untuk mengetahui kecenderungan pemberitaan serta politik
redaksional masing-masing media. Objek penelitian yang dipilih adalah beritaberita
tentang pasangan calon di harian Jawa Pos Radar Semarang dan Suara
Merdeka pada halaman satu dan rubrik khusus selama 26 Maret-22 Juni 2008.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa harian Jawa Pos Radar Semarang
berusaha responsif dengan isu-isu politik memberikan konstruksi yang favorable
kepada pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif, Bibit Waluyo-Rustriningsih dan
HM. Tamzil-Rozaq Rais. Sebaliknya, mereka memberikan konstruksi
unfavorable kepada pasangan Bambang Sadono-M. Adnan dan Sukawi Sutarip-
Sudharto. Sedangkan Suara Merdeka memilih gaya pemberitaan yang aman dan
tidak tendesius kepada masing-masing pasangan calon. Hasilnya, mereka
cenderung mengkonstruksikan pasangan Bambang Sadono-M. Adnan, Bibit
Waluyo-Rustriningsih dan HM. Tamzil-Rozaq Rais dengan bingkai yang
favorable. Sedangkan pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif dan Sukawi Sutarip-
Sudharto dalam bingkai unfavorable
The horoscope of Iskandar Sultan
In the spring of 1980, the author was asked to prepare a catalogue of the Persian manuscripts preserved in the library of the Wellcome Institute for the History of Medicine. During preliminary stages of this work a remarkable manuscript came to light which is the subject of the present article. This is the personal horoscope of Iskandar Sultan, the grandson of Tīmūr (d. 807/1405). Iskandar ruled in Fars, South West Iran, for five years from 1409 to 1414. He is best known for his interest in the arts and sciences and for his patronage of manuscript production.</jats:p
Agus Hasan Bashori’s Innovation in the Development of Hadith Science in Indonesia
Hadith figures have a wide scope. Individuals who play an important role in the collection, compilation, and study of hadith can be defined as hadith figures. This article examines the significant contribution of Agus Hasan Bashori in the development of hadith science through his work entitled al-Arba'un an-Nawawiyah wa Ziyaadatuha ar-Rajabiyah. The purpose of this study is to find Agus Hasan Bashori's innovation in assessing, listing, and compiling the hadith fawaid of Imam Nawawi and Imam Ibn Rajab by comparing the tahqiq results of the scholars. This research uses a qualitative approach with the type of biographical study research interview technique. The results of this study indicate that: (1) The role of a family that has positive values related to education, hard work, and integrity is one of the supporting factors for Agus Hasan Bashori in achieving his success. (2) Agus Hasan Bashori's exemplary work in accordance with existing principles and values is able to strengthen his character so that it can bring inspiration in the lives of others and build deep trust and respect from others. (3) Agus Hasan Bashori's innovations in Kitab al-Arba'un an-Nawawiyah wa Ziyaadatuha ar-Rajabiyah not only strengthen the scientific foundation of hadith, but also help Muslims integrate the teachings of the Prophet Muhammad into their daily lives and improve their spiritual and moral quality
Agus Hasan Bashori’s Innovation in the Development of Hadith Science in Indonesia
Hadith figures have a wide scope. Individuals who play an important role in the collection, compilation, and study of hadith can be defined as hadith figures. This article examines the significant contribution of Agus Hasan Bashori in the development of hadith science through his work entitled al-Arba\u27un an-Nawawiyah wa Ziyaadatuha ar-Rajabiyah. The purpose of this study is to find Agus Hasan Bashori\u27s innovation in assessing, listing, and compiling the hadith fawaid of Imam Nawawi and Imam Ibn Rajab by comparing the tahqiq results of the scholars. This research uses a qualitative approach with the type of biographical study research interview technique. The results of this study indicate that: (1) The role of a family that has positive values related to education, hard work, and integrity is one of the supporting factors for Agus Hasan Bashori in achieving his success. (2) Agus Hasan Bashori\u27s exemplary work in accordance with existing principles and values is able to strengthen his character so that it can bring inspiration in the lives of others and build deep trust and respect from others. (3) Agus Hasan Bashori\u27s innovations in Kitab al-Arba\u27un an-Nawawiyah wa Ziyaadatuha ar-Rajabiyah not only strengthen the scientific foundation of hadith, but also help Muslims integrate the teachings of the Prophet Muhammad into their daily lives and improve their spiritual and moral quality.Hadith figures have a wide scope. Individuals who play an important role in the collection, compilation, and study of hadith can be defined as hadith figures. This article examines the significant contribution of Agus Hasan Bashori in the development of hadith science through his work entitled al-Arba\u27un an-Nawawiyah wa Ziyaadatuha ar-Rajabiyah. The purpose of this study is to find Agus Hasan Bashori\u27s innovation in assessing, listing, and compiling the hadith fawaid of Imam Nawawi and Imam Ibn Rajab by comparing the tahqiq results of the scholars. This research uses a qualitative approach with the type of biographical study research interview technique. The results of this study indicate that: (1) The role of a family that has positive values related to education, hard work, and integrity is one of the supporting factors for Agus Hasan Bashori in achieving his success. (2) Agus Hasan Bashori\u27s exemplary work in accordance with existing principles and values is able to strengthen his character so that it can bring inspiration in the lives of others and build deep trust and respect from others. (3) Agus Hasan Bashori\u27s innovations in Kitab al-Arba\u27un an-Nawawiyah wa Ziyaadatuha ar-Rajabiyah not only strengthen the scientific foundation of hadith, but also help Muslims integrate the teachings of the Prophet Muhammad into their daily lives and improve their spiritual and moral quality
An Assessment of Stakeholder Perception on the Development of Iskandar Malaysia: Review of Process and Procedure
AbstractThis paper examines the establishment of Iskandar Malaysia development through qualitative and quantitative research methods. This paper also evaluates stakeholders’ perception on the development process and procedures in Iskandar Malaysia. Through review of literatures, semi-structured interviews and questionnaire, data were gathered. A triangulation method was then used to examine the information on a level of stakeholder participation in the development of Iskandar Malaysia. Results indicated there were conflicts between Iskandar Malaysia master plan with the development plans used in the region. Hence, the discussion on recommendation and suggestion in the article will offer several recommendations for improving regional economic development in Malaysia
The herpetofauna of the Kei Islands (Maluku, Indonesia): Comprehensive report on new and historical collections, biogeographic patterns, conservation concerns, and an annotated checklist of species from Kei Kecil, Kei Besar, Tam, and Kur
Karin, Benjamin R., Stubbs, Alexander L., Arifin, Umilaela, Bloch, Luke M., Ramadhan, G., Iskandar, Djoko T., Arida, Evy, Reilly, Sean B., Kusnadi, Agus, Mcguire, Jimmy A. (2018): The herpetofauna of the Kei Islands (Maluku, Indonesia): Comprehensive report on new and historical collections, biogeographic patterns, conservation concerns, and an annotated checklist of species from Kei Kecil, Kei Besar, Tam, and Kur. Raffles Bulletin of Zoology 66: 704-738, DOI: 10.5281/zenodo.536307
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT RUMAH SAKIT TK II KESDAM ISKANDAR MUDA BANDA ACEH
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGIUNIVERSITAS SYIAH KUALAFAKULTAS KEPERAWATANSKRIPSI29 Juli 2016xiii Halaman + VI BAB + 59 Halaman + 7 Tabel + 2 Skema + 16 LampiranAGUS NAFDIANTO1412101010128HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT RUMAH SAKIT TK II KESDAM ISKANDAR MUDA BANDA ACEHABSTRAKRuang Intensive Care Unit merupakan salah satu unit perawatan bagi pasien yang kritis, sehingga menyebabkan keluarga merasa cemas dengan kondisi pasien yang dirawat di ICU. Keterampilan perawat dalam berkomunikasi dapat membantu pasien dan keluarganya mengkomunikasikan pemikiran dan perasaan dengan lebih efektif. Sesuai studi pendahuluan didapatkan keluarga kurang mendapatkan informasi tentang kondisi pasien yang membuat keluarga merasa cemas dengan kondisi pasien. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di Ruang Intensive Care Unit Rumah Sakit TK II Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 30 Juni sampai 22 Juli 2016. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh keluarga pasien di Ruang ICU Rumah Sakit TK II Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh yang berjumlah 104 orang pada bulan Maret sampai Mei 2016 dengan pengambilan sampel secara purposive sampling yang berjumlah 51 responden. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara terpimpin dengan analisis univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa terdapat hubungan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang intensive care unit rumah sakit TK II Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh dengan nilai p-value 0.012 < ?=0.05. Diharapkan perawat tetap mampu menjalankan dan meningkatkan ketarampilan komunikasi terapeutik verbal dan nonverbal dengan baik dan tepat.Kata Kunci:Komunikasi Terapeutik, Kecemasan, KeluargaDaftar Bacaan:24 buku, 4 Jurnal, 2 Sumber Online (2004-2014
Upaya meningkatkan hasil belajar pendidikan agama islam siswa kelas xi dengan media power point pada materi dosa besar di smk sultan iskandar muda medan
This study includes the Classroom Action Research. The subjects were students of class XI Class SMK Sultan Iskandar Muda field Moslems as many as 47 people consisting of 10 male students and 37 female students. This study was conducted by two cycles. Instruments used to collect data were observation, interviews and tests. Data analysis was carried out quantitatively and qualitatively. From the analysis of data obtained conclusions: (1) student learning outcomes in major sins material before use Power Point Learning Media Class XI student of SMK Sultan Iskandar Muda field successfully completed many as 14 people or 29.79%. (2) After learning with Learning Media Power Point in Class XI SMK Sultan Iskandar Muda field learning process more interesting, increase student learning activities, both individually and collectively. (3) learning outcomes and student activities after the action takes place in two cycles increased on. In the first cycle of 25 people or 53.19% of students successfully completed, to the second cycle increased to 39 people, or 82.98%. (4) Improving learning outcomes of pre-action to the first cycle after the action is 53% or as many as 25 people, from the first cycle to the second cycle was 82% or at least 39 people,
- …
