26 research outputs found
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PEMILIHAN SPESIFIKASI LAPTOP MENGGUNAKAN METODE FUZZY MULTI CRITERIA DECISION MAKING (“Studi Kasus CV. INDO RIZKY UTAMA Gresik” )
CV. Indo Rizky Utama Gresik, merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa general trade yaitu diamana berhubungan dengan proses jual beli computer PC dan Laptop, untuk proses pengembangan dari jenis usahanya, CV. Indo Rizky Utama akan melakukan informasi terobosan baru pada konsumen dengan memberikan media rekomendasi laptop, dimana aplikasi tersebut akan memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mencari computer sesuai dengan kebutuhan.
Data pemilihan yang dibandingkan hanya berdasarkan brosur yang ada, sehingga beberapa data yang ada akan sering tidak masuk dalam pertimbangan. Yang terkadang hanya berdasarkan file data-data excel yang sedrahana dan proses pencarian masih tidak teratur. Oleh karena itu untuk mendapatkan hasil yang lebih baik maka beberapa kriteria yang didapat dari data survey perusahaan sebagai berikut : Harga, kecepatan Prosesor, kapasitas Memori, kapasitas Hardisk,dan monitor. yang nantinya dibuat suatu sistem pendukung keputusan penentuan pemilihan spesifikasi komputer dengan menggunakan aplikasi Decision Support System(DSS)
Aplikasi yang dibangun dapat menghasilkan rekomendasi laptop yang lebih cepat dan efektif, sehingga menghemat waktu dalam proses keputusan, untuk hasil pemilihan laptop yang awalnya dilakukan berdasarkan perhitungan
xvi
rata-rata nilai harga, maka hasil yang didapatkan kurang spesifik dan dilakukan secara manual. Untuk perbandingan hasil Fuzzy Multi Criteria Decision Making, memiliki hasil nilai persentase detail sekitar 86.7 % dari data uji hasil evaluasi
PERBAIKAN LINGKUNGAN KERJA FISIK & POSISI PEKERJA PADA MESIN MOULDING GUNA MENINGKATKAN EFEKTIFITAS DAN EFISIEN KERJA (Studi kasus: CV.Kaffa Sejati Gresik)
Furniture industry has existed long time and developed rapidly in Gresik, It can be proved by Many industries furniture ranging from small to medium industry (UKM) to large industry with thousands of workers and a great investment. The development of the furniture industry can’t be separated from the increasing demand for the product from year to year. But a few managers and owners are less aware of the efforts of the protection, the fitness, health and safety of the workers.
Work which is not ergonomic, Environment that does not meet the terms and unnatural working attitude are some problems that arise at many companies furniture in Gresik. Especially, In small industry. These Problems not only give the additional burden but also cause musculoskeletal system, all of the subjective complaint and fatigue resulting to low productivities work, especially in Moulding process.
One of the efforts that made to reduce the level of fatigue is placing a table supporting materials to help workers in moulding process so that workers can be more effective and efficient. With regard to the lighting system in a room the size of 8x5 or 40m2 given 2 lamps and 1 armatu, and about the noise only apply 1 piece earmuff, as well as the humidity and temperature of just applying a fan
Analisis hukum Islam tentang istri tidak mau menambah keturunan sebagai alasan poligami pada putusan No 1027/Pdt.G/2017/PA. SAL
Pada tahun 2017, dalam putusan nomor 1027/Pdt.G/2017/PA.Sal Pengadilan Agama Salatiga mengabulkan permohonan izin poligami. Hakim mengabulkan izin permohonan poligami yang diajukan oleh Pemohon, dengan alasan Pemohon masih menghendaki untuk memambah keturunan, sedangkan Termohon sudah tidak mau lagi. Hal ini menjadi menarik untuk penulis bahas, mengingat di dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan Pasal 4 ayat (2) Jo Kompilasi Hukum Islam Pasal 57, alasan ini tidak termasuk di dalamnya. Juga point lain yang menurut penulis menarik untuk dibahas yaitu terkait calon istri kedua Pemohon yang berusia 42 tahun.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana analisis pertimbangan Hakim terhadap istri yang tidak mau menambah keturunan pada Putusan Pengadilan Agama Salatiga dalam Perkara Nomor 1027/Pdt.G/2017/PA.Sal? 2) Bagaimana analisis hukum Islam terhadap istri yang tidak mau menambah keturunan pada Putusan Pengadilan Agama Salatiga dalam Perkara Nomor 1027/Pdt.G/2017/PA.Sal?.
Jenis penelitian hukum ini adalah penelitian doktrinal dan menggunakan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yaitu Undang-Undang No. 1 Tahun 1974, Kompilasi Hukum Islam, Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1975 dan putusan Nomor 1027/Pdt.G/2017/PA.Sal, dan bahan hukum sekunder yaitu buku-buku, artikel, jurnal hukum, rancangan peraturan perundang-undangan, hasil karya ilmiah para sarjana, hasil-hasil penelitian. Tekhnik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini adalah pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Agama Salatiga dalam memutuskan perkara nomor 1027/Pdt.G/2017/PA.Sal, tidak memenuhi salah satu dari syarat alternatif yang diatur dalam Undang-Undang Perkawinan Pasal 4 (2) dan Kompilasi Hukum Islam Pasal 57. Berdasarkan Hukum Islam, putusan yang ditetapkan oleh Majelis Hakim dalam mengabulkan permohonan ijin poligami tersebut tidak sesuai dengan kriteria maslahah. Hasil dari putusan ini lebih mengedepankan dan mengambil madlarat yang lebih besar dan menolak madlarat yang lebih ringan. Hal ini tidak sejalan dengan tujuan syari’at itu sendiri
PENGARUH BRAND IMAGE DAN BRAND TRUST TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN STUDI KASUS PADA DISTRO TRUELOFTY DI LUMAJANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan atau pengaruh brand image dan brand trust terhadap kepuasan konsumen baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan data primer yang di peroleh dari hasil pengisian kuesioner terhadap konsumen pada distro truelofty di Lumajang yang berjumlah 60 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa brand image dan brand trust memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen baik secara parsial maupun simultan dengan kofesien determinan sebesar 36,8% dapat dijelaskan oleh variabel independen yaitu brand image dan brand trust. Sedangkan sisanya 63,2% kepuasan konsumen di pengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak di teliti dalam penelitian ini. Berdasarkam hasil penelitian ini, distro truelofty di Lumajang tetap menjaga kualitas produk dan mempertahankan kepercayaan produk agar konsumen membeli ulang, dan tidak berpindah ke distro lain
Gaya Neorealism Untuk Merepresentasikan Konflik Sosial dalam Penyutradaraan Film Fiksi Pencopet Surga
Eksplorasi penggunaan gaya neorealism dalam penyutradaraan film fiksi pendek berjudul Pencopet Surga. Gaya yang lahir pada periode pasca-Perang Dunia II, menekankan representasi kehidupan sehari-hari dan pemakaian lokasi nyata. Dalam konteks film ini, fokus pada diksi pendek menghadirkan tantangan tersendiri dalam menciptakan kedalaman karakter dan menggambarkan konflik yang nyata dengan cara yang otentik.
Metode analisis yang digunakan melibatkan penelusuran terhadap elemen-elemen neorealism dalam penyutradaraan, termsuk penggunaan lokasi, penggunaan pemain non-profesional dan pengembangan naratif yang menggambarkan kehidupan sehari-hari dengan kejujuran yang mencolok. Penyutradaraan film Pencopet Surga berhasil merepresentasikan gaya neorealism ke dalam medium fiksi pendek, menciptakan karya yang menggugah perasaan dan memperdalam pemahaman tentang konflik sosial.
Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang estetika gaya neorealism dalam bentuk film pendek dan menyoroti potensi untuk menggali makna manusiawi melalui representasi yang jujur dan autentik. Implikasi dari penelitian ini dapat membuka pintu bagi eksplorasi lebih lanjut tentang adaptasi gaya neorealism dalam medium film fiksi pendek
PENERAPAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI TENTANG HADITS KITAB BULUGHUL MARAM DI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUL MURTADLO PASREPAN PASURUAN
Pemahaman santri tentang Hadits di Pondok Pesantren Roudlotul Murtadlo cenderung bersifat konvensional. Pengajaran yang berfokus pada hafalan dan pemahaman tekstual sering kali tidak mampu merangsang pemikiran kreatif dan pemahaman holistik. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode pembelajaran yang dapat merangsang kreativitas dan memudahkan pemahaman konsep Hadits. Metode Mind Mapping dipilih oleh peneliti karena dianggap paling cocok dalam meningkatkan pemahaman Hadits. Oleh karena itu, ada beberapa rumusan masalah dari hal tersebut yakni bagaimana penerapan metode Mind Mapping, respon santri terhadap metode tersebut, dan apa kelebihan dan kekurangan metode tersebut. Dan tujuan penelitian ini adalah agar mengetahui hasil dari penerapan metode Mind Mapping ini meningkatkan retensi atau tidak, agar mengetahui respon santri terhadap penggunaan metode Mind Mapping, dan agar mengetahui kelebihan dan kekurangan metode Mind Mapping. penelitian dan jenis pendekatan yang digunakan adalah Metode Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang kami gunakan adalah wawancara dan observasi. Penelitian ini memiliki beberapa tahapan; tahap pendahuluan, tahap penelitian sebenarnya, dan tahap penulisan laporan penelitian. Hasil penelitian kami setelah diterapkannya metode Mind Mapping diantaranya para santri lebih mudah untuk memahami sebuah Hadits, sebagian besar santri memberikan respon positif terhadap penerapan metode Mind Mapping dalam pembelajaran hadits kitab Bulughul Maram, Metode Mind Mapping memiliki kelebihan diantaranya seperti dalam memudahkan santri memahami hadits secara keseluruhan. Dan metode ini juga memiliki kekurangan seperti harus didampingi dengan melihat materi dari sumber asli
PERNIKAHAN TUNGGAL WUWUNG DALAM PANDANAGAN HUKUM ISLAM DI DESA KARANGSONO KECAMATAN LOCERET KABUPATEN NGANJUK PROPINSI JAWA TIMUR
Javanese society in particular at Karangsono’s Village look on tradition of tunggal wuwung marriage as jurisdictional which at abides (performed). There is another Javanese tradition besides prohbitions in tunggal wuwung marriage which is the day count terminological to Java custom before the marriage performing, since if that thing is unperformed, therefore, they believe that there will happen something bad luck. Islam has no prohibition on tunggal wuwung marriage but in the Islamic conjugal rights, it has
been known base which so called the selection. This research based on the location of data source comprises field research category, and sighted
from data character facets includes in qualitative researches, based on the data analysis included in descriptive research. Data collection utilizes observation, interview, and documentation. Data analysis
was done from data reduction, data presentation, and conclusion. To test the data validity was done by prolongation attendance, triangulation, colleague’s analysis and informan’s clarification. This observational result can be concluded that 1). Opinions from the society of Karangsono’s village
which has two perceptions: the majority society believes about the prohibitions in tunggal wuwung are based on the fact of bad luck incidents suffered by the doers of tunggal wuwung marriage who are not obedient on the custom’s prohibitions. Second perception is the incredulous with the marks sense of prohibitions in tunggal wuwung marriage because on a strength basic religion and beliefs of God that faith, alive and death are God’s authority. 2) Even the practice of tunggal wuwung is performed by Islamic marriage but constant breach custom, on reality the doers will suffer some badluck. 3) Tunggal wuwung marriage which strongly kept and trusted by the society of Karangsono’s Village is clearly in conflict with Islamic way because doesn not exsist in Al-quran and also Al Sunnah. However, in fact, to one of society it is at nature faced by the doer who suffers badluck of parent’s accidentut. Further, Islam teaches that all coming accidents are God’s will. Hence, it all just a test for every human being to hold firmly on syari ’ at Islam.
Keywords: Prohibition, Tunggal Wuwung Marriag
Gaya Neorealisme Untuk Merepresentasikan Konflik Sosial dalam Penyutradaraan Film Fiksi Pencopet Surga
Eksplorasi penggunaan gaya neorealisme dalam penyutradaraan film fiksi pendek berjudul Pencopet Surga. Gaya yang lahir pada periode pasca Perang Dunia II, menekankan representasi kehidupan sehari-hari dan pemakaian lokasi nyata. Dalam konteks film ini, fokus pada pembahasan pendek menghadirkan tantangan tersendiri dalam menciptakan kedalaman karakter dan menggambarkan konflik yang nyata dengan cara yang otentik. Metode analisis yang digunakan melibatkan penelusuran terhadap elemen-elemen neorealisme dalam penyutradaraan, penggunaan lokasi, penggunaan pemain non-profesional, dan pengembangan naratif yang menggambarkan kehidupan sehari-hari dengan kejujuran yang mencolok. Penyutradaraan film Pencopet Surga berhasil merepresentasikan gaya neorealisme ke dalam medium fiksi pendek, menciptakan karya yang menggugah perasaan dan memperdalam pemahaman tentang konflik sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang estetika gaya neorealisme dalam bentuk film pendek dan menyoroti potensi untuk menggali makna humanis melalui representasi yang jujur dan autentik. Implikasi dari penelitian ini dapat membuka pintu bagi eksplorasi lebih lanjut tentang adaptasi gaya neorealisme dalam medium film fiksi pendek
PENDIDIKAN MORAL DALAM NOVEL SERENADE BIRU DAN RELEV ANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Penelitian ini bertujuan mengungkap pesan-pesan agama yang ada dalam sebuah karya sastra novel, yakni ten tang "nilai pendidikan moral". Maka dalam penelitian ini memilih novel Serenade Biru karya Asma Nadia yang diasumsikan mempunyai pesan-pesan moral keagamaan yang padat. F okus penelitian ini ingin mengungkapkan pendidikan moral dan relevansinya terhadap pendidikan agama Islam.
Dilihat dari tujuannya jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif yang bersifat kualitatif ( deskriptif). Penelitian eksploratif adalah penelitian yang membahas dan menyelidiki secara cermat tentang apa yang ditemukan dalam penelitiannya melalui kegiatan penelitian lanjutan. Pendekatan yang digunakan dalam skripsi ini adalah pendekatan "antropologi pendidikan" dengan memakai metode pragmatik dalam karya sastra novel. Sedangkan dalam pengumpulan data menggunakan mctodc wawancara dan dokumentasi, tujuannya agar dapat memperoleh gambaran umum tentang pengarang dan novelnya. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode analisis konten. Dalam hal ini peneliti akan mengungkap tentang isi atau nilai-nilai pendidikan moral yang ada dalam novel Serenade Biru, kemudian menafsirkan relevansi pendidikan moral yang ada dalam novel Serenade Biru dengan pendidikan agama Islam.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Ada pesan keagamaan (pendidikan moral) dalam novel serenade biru, yaitu pertama, moral individu meliputi: tabah hati, bekerja keras/tidak menyerah, mencari harta yang baik, berterima kasih, menepati janji, berkata benar, rela hati, rendah hati, malu berbuat dosa, kewajiban menuntut ilmu, mohon ampun, selalu merasa cukup. Kedua, berbuat baik kepada kedua orang tua, menjaga hubungan kekerabatan. Ketiga, tata krama menyapa orang lain, saling memaafkan, saling tolong-menolong, kesetiakawanan, memberikan nasehat. (2) Ada relevensi yang sangat erat antara pendidikan moral yang ada dalam novel Serenade Biru dengan materi pendidikan agama Islam. Keduanya sama-sama mengajak manusia kepada kebaikan dengan dasar nonnanorma yang ada dalam masyarakat dan ajaran-ajaran agama Islam
QIYAS DALAM PEMIKIRAN IBNU TAIMIYAH
The purpose of this study is to find out Qiyas in Islamic law and Qiyas in ibn Taimiyah thought. This research method is a qualitative method used so that research activities can be carried out in a directed and rational way to achieve optimal results. The type of research carried out is library research, with the approach used in this study is a normative approach. The result of this research is that the Sahih Qiyas are Qiyas that are in line with the texts, the texts never contradict Qiyas, in the Shari'ah there is no case that contradicts the Qiyas, ijtihad must be carried out correctly, in accordance with standard rules, so that the law produced can be accounted for. From the discussion in the previous chapters it can be said as follows: Qiyas in Islamic law is a solution offered for various legal cases that are not explicitly stated in the arguments in Islamic law sources. In order to fulfill the needs of Islam as a true and perfect teaching, obey the scholars to carry out and carry out everything, as well as judge by law and give everything to Allah and fatwas through everything through fatwas of various levels of ijtihad which are carried out continuously with full sense of responsibility
