1,722,435 research outputs found

    MANAJEMEN MASJID DALAM MEMAKMURKAN MASJID ISLAMIC CENTER SYEKH ABDUL MANAN INDRAMAYU DI BIDANG IMARAH

    No full text
    The management of imarah which is applied by the mosque management in prospering the Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu Mosque is the center of attention and how the mosque management faces the opportunities and challenges that exist because it is an icon of Indramayu. The purpose of this research is to find out how the management system of the Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu Mosque in the field of emirates and to find out the opportunities and challenges in prospering the Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu Mosque. The research method uses a qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The results of this research indicate that the process of prospering mosques implemented by mosque administrators has met the requirements of existing mosque management knowledge, therefore the author can say that the Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu Mosque can be used as an example as well as a benchmark for mosques that others, especially those in the City of Indramayu, because the mosque management applied is almost close to perfection. Manajemen imarah yang diterapkan oleh pengurus masjid dalam memakmurkan Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu menjadi pusat perhatian serta bagaimana pihak pengurus masjid dalam menghadapi peluang dan tantangan yang ada karena merupakan ikon Indramayu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana sistem manajemen Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu di bidang imarah serta untuk mengetahui peluang dan tantangan dalam memakmurkan Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan doumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses dari memakmurkan masjid yang diterapkan oleh pengurus masjid sudah memenuhi syarat-syarat ilmu manajemen masjid yang telah ada, maka dari itu penulis dapat mengatakan bahwa Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu dapat dijadikan contoh sekaligus patokan untuk masjid-masjid yang lain, khususnya yang ada di Kota Indramayu, dikarenakan manajemen masjid yang diterapkan hampir saja mendekati kesempurnaan

    ANALISIS PEMIKIRAN ABDUL MANAN TENTANG PEMBARUAN HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA

    No full text
    ABSTRAK Reformasi hukum keluarga Islam di Indonesia menjadi isu sentral dalam upaya harmonisasi antara tradisi keagamaan dan dinamika modernitas. Salah satu tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam hal ini adalah Abdul Manan, pemikiran Abdul Manan memengaruhi pengembangan hukum keluarga Islam di Indonesia, khususnya terkait isu perkawinan dan waris. Secara umum pemikiran Abdul Manan tampak searah dengan laju pembaruan hukum keluarga Islam di Indonesia, tetapi dalam beberapa hal terdapat beberapa pemikiran yang mengandung kontroversi di antaranya adalah dalam hal poligami dan warisan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni (1) Bagaimana pemikiran Abdul Manan tentang konsep Pembaruan hukum keluarga Islam di Indonesia? (2) Bagaimana kontribusi pemikiran Abdul Manan dalam pembaruan hukum keluarga Islam di Indonesia? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data primer diperoleh dari karya tulis Abdul Manan. Sedangkan data sekunder berupa referensi tentang pembaruan hukum keluarga Islam di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Abdul Manan mendorong integrasi antara hukum Islam dan hukum nasional di Indonesia, khususnya melalui penguatan lembaga peradilan agama. Ia percaya bahwa peradilan agama dapat menjadi instrumen penting untuk mewujudkan pembaruan hukum keluarga Islam secara efektif. Dengan pendekatan yang ilmiah dan berbasis pada studi empiris, Abdul Manan menekankan pentingnya pelatihan hakim dan pembentukan regulasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang plural. Dalam pandangannya, pembaruan hukum keluarga Islam tidak hanya bertujuan untuk menjaga relevansi hukum Islam tetapi juga untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Dengan pemikiran yang bersifat progresif dan berbasis pada realitas sosial, Abdul Manan memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan hukum Islam di Indonesia. Ide-idenya menggarisbawahi pentingnya sinergi antara tradisi hukum Islam dan dinamika hukum modern, sehingga mampu menjawab tantangan kontemporer tanpa kehilangan esensi spiritualnya. Kata Kunci: Abdul Manan, hukum keluarga Islam, Pembaruan hukum keluarga Islam. ABSTRACT The reform of Islamic family law in Indonesia has become a central issue in the effort to harmonize religious traditions with the dynamics of modernity. One of the key figures who has made a significant contribution in this regard is Abdul Manan. His thoughts have influenced the development of Islamic family law in Indonesia, particularly concerning marriage and inheritance issues. In general, Abdul Manan's ideas align with the trajectory of Islamic family law reform in Indonesia. However, some of his views have sparked controversy, particularly regarding polygamy and inheritance. The research problem in this study is formulated as follows: (1) How does Abdul Manan perceive the concept of Islamic family law reform in Indonesia? (2) What is the contribution of Abdul Manan’s thoughts to the reform of Islamic family law in Indonesia? This research employs a qualitative approach with the library research method. Primary data is sourced from Abdul Manan’s written works, while secondary data consists of references related to Islamic family law reform in Indonesia. Data analysis is conducted using the content analysis method. The study's findings indicate that Abdul Manan's thoughts advocate for the integration of Islamic law and national law in Indonesia, particularly through strengthening the religious court system. He believes that religious courts can serve as crucial instruments in effectively implementing Islamic family law reforms. Through a scientific and empirically based approach, Abdul Manan emphasizes the importance of judicial training and the formulation of regulations that align with the needs of Indonesia’s plural society. In his view, Islamic family law reform is not only intended to maintain the relevance of Islamic law but also to ensure justice for all parties involved. With a progressive perspective grounded in social realities, Abdul Manan has made a significant contribution to the development of Islamic law in Indonesia. His ideas highlight the importance of synergy between Islamic legal traditions and modern legal dynamics, enabling the law to address contemporary challenges without losing its spiritual essence. Keywords: Abdul Manan, Islamic family law, Islamic family law reform

    Kad Hari Raya

    No full text
    Kad ucapan hari raya yang diutuskan kepada Profesor Diraja Ungku Abdul Aziz daripada Haji Abdul Manan bin Ahma

    Kad Hari Raya

    No full text
    Kad ucapan hari raya yang diutuskan kepada Profesor Diraja Ungku Abdul Aziz daripada Brig. Gen. Datuk Abbas bin Abdul Manan dan Datin Saleh

    Selamat hari raya aidilfitri [Kad Perayaan]

    No full text
    Kad ucapan hari raya daripada Abdul Manan bin Abdul Majid, seorang warga Lembaga Pertubuhan Peladang Pulau Pinang, yang diutuskan kepada Profesor Diraja Ungku Azi

    Praktek Kerja Lapangan Pilihan Di Koperasi ''Sae" Pujon Jl Abdul Manan Wijaya No. 16 Pujon Malang

    Full text link
    Praktek Kerja Lapangan Pilihan Di Koperasi ''Sae" Pujon Jl Abdul Manan Wijaya No. 16 Pujon Malan

    Studi pengembangan Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu sebagai objek daya tarik wisata religi

    Full text link
    Indonesia memiliki banyak tempat-tempat yang dapat dijadikan sebagai destinasti wisata baik tempat yang menyediakan pemandangan alam, budaya, kuliner hingga tempat keagamaan. Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu yang menjadi pusat keagamaan seiring perkembangannya zaman menjadi objek destinasi wisata religi yang banyak diminati, sehingga, perlu dikembangkan potensinya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui objek daya tarik wisata religi di Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu (2) mengetahui pengembangan Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu sebagai objek daya tarik wisata religi. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk mendapatkan data peneliti menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan teori Miles dan Huberman, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa objek daya tarik di Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu yaitu selain arsitektur bangunan yang indah dan unik masjid ini memiliki letak yang strategis sehingga banyak masyarakat sekitar maupun masyarakat luar yang datang untuk berkunjung. Selain itu masjid ini memiliki beberapa spot foto yang indah seperti di taman air mancur, ataupun di beberapa tempat lainnya. Dengan begitu pihak pengelola masjid dan pemerintah Indramayu terus melakukan perbaikan dan pengembangan berbagai aspek seperti sarana dan prasarana, bangunan masjid, akses jalan, dan menambah beberapa objek untuk meningkatkan jumlah pengunjung yang datang ke masjid. Pengembangan ini terus dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengunjung dan menjaga keindahan bangunan. Adapun pengembangan yang dilakukan oleh pihak pengelola dan pemerintah Indramayu yaitu merenovasi bangunan masjid, serta menambah dan terus memperbaiki fasilitas-fasilitas di dalam maupun di luar Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu

    Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Perawat di Rawat Inap RSUD H. Abdul Manan Simatupang Kisaran

    No full text
    Hospital is a health service instution that provides comprehensive health services that provide inpatient, outpatient and emergency services. Service given by the nurses is one of the factors deciding the image of Kisaran Workers H. Abdul Manan Simatupang Hospital. Nurse performance is a series of activities of nurses who have competencies that can be used and demonstrated from the results of the application of knowledge, skills and effective considerations in providing nursing care. This decrease in performance is thought to be due to the low motivation of nurses working in carrying out their duties. This research is an explanatory survey research which aims to explain the effect of motivation on the performance of nurses at the inpatient installation of H. Abdul Manan Simatupang Kisaran Regional Hospital (RSUD). The population was all nurses implementing the skills category in the inpatient installation with a sample of 40 people. Data collection through questionnaires and data analysis was carried out using the chi-square test with p-value <0,05.The results showed that most of them had sufficient work motivation as many as 23 people (57.5%), enough performance was as many as 20 people (50%). There is an effect of work motivation on the performance of the nurse nurses at H. Abdul Manan Simatupang Hospital in Kisaran. It is recommended that the H.Abdul Manan Simatupang Hospital Kisaran Regency be aware of the condition of nurses in hospitals, especially implementing nurses in the Inpatient Installation in implementing nursing care, providing support and appreciation for the results of their work both material and non-material so that they can motivate them to carry out the nursing process better. The Head of the Room and all the nurse nurses at the Sultan Sulaiman Hospital Inpatient Installation in order to always create a harmonious relationship, obey existing regulations, maintain all facilities in the hospital and cooperate well so that the working environment supports nursing care to produce goals that are expected together.Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Pelayanan perawat merupakan salah satu faktor penentu citra Rumah Sakit Umum Daerah H. Abdul Manan Simatupang Kisaran. Kinerja perawat adalah serangkaian kegiatan perawat yang memiliki kompetensi yang dapat digunakan dan ditunjukkan dari hasil penerapan pengetahuan, keterampilan dan pertimbangan yang efektif dalam memberikan asuhan keperawatan. Penurunan kinerja ini diduga karena rendahnya motivasi kerja perawat dalam melaksanakan tugasnya. Penelitian ini merupakan penelitian survey explanatory yang bertujuan untuk menjelaskan pengaruh motivasi dengan kinerja perawat di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Abdul Manan Simatupang Kisaran. Populasi adalah seluruh perawat pelaksana di instalasi rawat inap dengan sampel sebanyak 40 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner dan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square dengan p-value<0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki motivasi kerja cukup yaitu sebanyak 23 orang (57,5%), kinerja cukup yaitu sebanyak 20 orang (50%). Ada pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja perawat pelaksana di RSUD H. Abdul Manan Simatupang Kisaran. Disarankan agar RSUD H. Abdul Manan Simatupang Kisaran agar selalu memerhatikan keadaan perawat di rumah sakit khususnya perawat pelaksana di Instalasi Rawat Inap dalam melaksanakan asuhan keperawatan, memberikan dukungan dan penghargaan atas hasil kerjanya baik material maupun non material sehingga dapat memotivasi mereka dalam melaksanakan proses keperawatan dengan lebih baik. Kepala Ruangan dan seluruh perawat pelaksana di Instalasi Rawat Inap RSUD H. Abdul Manan Simatupang Kisaran agar selalu menciptakan hubungan yang harmonis, mematuhi peraturan yang ada, memelihara segala fasilitas di rumah sakit dan bekerjasama dengan baik sehingga keadaan lingkungan kerja mendukung dalam pelaksanaan asuhan keperawatan untuk menghasilkan kinerja sesuai tujuan yang diharapkan bersama110 halamanSkripsi Sarjan

    Factors That Influence The Nurse Performanceinpatienroom At Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manan Simatupang 2022

    Full text link
    Nursesasoneofhealthworkersinthehospitalhavinganimportantrolein achieving health development goals. The success of health services depends ontheparticipation of nursesto providehighqualitycare nursingfor patients . The type of research used in this research is quantitative with a cross sectional study approach. With the aim of assessing factors related to the performance of inpatient ward nurses at Haji Abdul Manan Simatupang Hospital in 2022. And the sampling technique used a total sample and data collection was carried out using questionnaires and univariate, bivariate, and multivariate data analysis using the SPSS program. The results showed that workload (p=0.046), work stress (p=0.036) and incentives (p=0.013) were related to nurse performance. After multivariate analysis, the most influential variable on the performance of inpatient nurses at Haji Abdul Manan Simatupang Hospital in 2022 was incentive (p = 0.013). The conclusion is obtained that there is a relationship between workload, work stress, and incentives that have a relationship with the performance of the inpatient nurse at Haji Abdul Manan Hospital Simatupang. For this reason, it is necessary to improve nursing services that can be pursued by improving the performance of nurses, namely by increasing knowledge through continuous nursing education and improving nursing skills is absolutely necessary. Structuring a conducive work environment needs to be created so that nurses can work effectively and efficiently. Increasing the incentives of nurses is the most influential push on the performance of nurses

    POTENSI MUATAN SEJARAH LOKAL PERJUANGAN ABDUL MANAN WIJAYA DALAM MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN DI MALANG 1945-1948 PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KURIKULUM MERDEKA

    Full text link
    Abstract: History learning is often embedded with negative stigma due to the lack of approach to student’s environment. Local history content can be a means of teaching environmentally-oriented history. The Merdeka Curriculum provides an opportunity integrate local history content in learning. The purpose of this study is (1) to describe the potential for local content in history learning in the Merdeka Curriculum, (2) to describe Abdul Manan Wijaya's struggle to defend independence in Malang 1945-1948 as local history content and, (3) to integrated the material raised can be into the Merdeka Curriculum. This article was written using literature study. The results of the research show that local history content is one of the learning achievements that students must master and the material on Abdul Manan Wijaya's struggle to defend independence in Malang 1945-1948 has the potential to be integrated into history learning because it explains the form of the Indonesian people's struggle in an effort to maintain independence which is also appropriate with the scope of material in Phase F.Abstrak:Pembelajaran sejarah identik dengan stigma negatif karena kurangnya pendekatan dengan lingkungan. Muatan sejarah lokal dapat menjadi sarana untuk mengajarkan pembelajaran sejarah berwawasan lingkungan. Kurikulum Merdeka memberikan posisi tersendiri terkait perlunya pembelajaran dengan mengintegrasikan muatan sejarah lokal. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan potensi muatan sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah pada Kurikulum Merdeka, (2) mendeskripsikan perjuangan Abdul Manan Wijaya dalam mempertahankan kemerdekaan di Malang 1945-1948 sebagai muatan sejarah lokal dan, (3) mengintegrasikan materi muatan sejarah lokal yang diangkat pada Kurikulum Merdeka. Penulisan artikel ini menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa muatan sejarah lokal menjadi salah satu capaian pembelajaran yang harus dikuasai siswa dan materi perjuangan Abdul Manan Wijaya dalam mempertahankan kemerdekan di Malang 1945-1948 berpotensi untuk diintegrasikan dalam pembelajaran sejarah karena menjelaskan tentang bentuk perjuangan bangsa Indonesia dalam upaya membertahankan kemerdekaan yang sesuai dengan lingkup materi pada Fase F
    corecore