1,725,205 research outputs found
Special Issue "Renewable Energy and Energy Storage Systems"
Dear Colleagues,
This Special Issue covers the state of the art of the following renewable energy and energy storage systems topics: solar energy, wind energy, biomass and bioenergy, hydro power, tidal and wave energy, geothermal energy, mechanical energy storage systems, electrochemical storage systems, thermal storage systems, air-compressed storage systems, and all related fields.
Prof. Dr. Abdul-Ghani Olabi
Prof. Ing. Michele Dassisti
Dr. Zhien Zhang
Guest Editor
JARINGAN ULAMA KH. ABDUL GHANI BAHRI
Penelitian ini memfokuskan 1. Bagaimana Hubungan Jaringan KH. Abdul Ghani Bahri dan 2. Bagaimana Peran KH. Abdul Ghani Bahri pada Perkembangan Pondok Pesantren di Ogan Ilir.dalam penelitian ini menggunakan metodelogi deskriptif kualitatif dengan pendekatan sejarah serta menggunakan teori peran fungsional, teori peran interarksional, teori peran struktural dan teori peran organisasi dari Biddle.Teori ini menjelaskan Jaringan dan Peran KH. Abdul Ghani Bahri dalam perkembangan pondok pesantren. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: KH. Abdul Ghani Bahri memiliki peran penting dalam perkembangan pondok pesantren karena pesantren menjadi lembaga sosial terbentuknya pondok pesantren terbentuk dari lembaga-lembaga sosial yang ada di Ogan Ilir, sebagai seorang Kiai Haji Abdul Ghani Bahri untuk membentuk lembaga pendidikan yakni berupa pondok pesantren KH. Abdul Ghani Bahri melakukan kegiatan dakwah dengan kalangan masyarakat-masyarakat. Hubungan Jaringan KH. Abdul Ghani Bahri terhadap perkembangan pondok pesantren dilalui dengan tiga era yang menentukan berdirinya pondok pesantren yang dijadikan KH. Abdul Ghani Bahri untuk menyebarkan dakwah Islam
Teologi Muhammad Zaini Abdul Ghani
Muhammad Zaini Abdul Ghani seorang tokoh ulama di Kalimatan Selatan
yang memiliki karisma sekaligus pengetahuan luas dan mendalam tentang ilmu
agama dalam menyampaikan ajaran-ajaran Islam termasuk teologi dan ajaran sifat
dua puluh. Muhammad Zaini Abdul Ghani mengkaitkan kajian tentang ketauhidan
dengan perilaku keberagaman, sehingga mudah diterima oleh masyarakat dalam
menyampaikan tentang ilmu ketauhidan. Pemahaman Muhammad Zaini Abdul
Ghani dapat dimasukan sebagai ulama pengikut al-Sanusi, karena melihat
pengajian dan pemahaman yang disampaikan sesuai kitab yang beliau bacakan
yaitu kitab “Sifat Dua Puluh” karangan Utsman bin Abdullah (Habib Utsman
Betawi). Figur Muhammad Zaini Abdul Ghani merupakan sosok ulama yang
memegang kuat akidah Ahlussunnah Wal Jama’ah. Ia mengajarkan prinsip-prinsip
dasar Islam yang mengedepankan pemahaman yang moderat dan menekankan
pentingnya persatuan umat.
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui teologi Muhammad Zaini
Abdul Ghani dan ajaran sifat dua puluh yang disampaikan Muhammad Zaini Abdul
Ghani.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research)
dengan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk
menggambarkan fenomena secara detail. Teknik pengumpulan data yang
digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa
Teologi Muhammad Zaini Abdul Ghani lebih menekankan pengesaan Allah dalam
semua aspek kehidupan, termasuk af’al, asma’, sifat, dan Zat-Nya. Hal tersebut
dapat dilakukan dengan menuntut ilmu secara mendalam. Segala sesuatu yang
terjadi adalah kehendak Allah. Teologinya mengikuti Ahlusunnah Wal Jama’ah,
lebih condong kepada paham Asy’ariah, dengan dasar al-Quran, hadis, dan ijma’
ulama, tercermin dalam pembelajaran tentang tauhid dan sifat dua puluh. Adapun
ajaran sifat dua puluh Muhammad Zaini Abdul Ghani menekankan pemahaman
mendalam tentang sifat-sifat Allah yang wajib dan mustahil. Ia mengajarkan agar
jemaah selalu mengingat Allah dalam setiap aspek kehidupan, misalnya melalui
sholat dan berdoa
PERSUASI DALAM CERAMAH PENGAJIAN K.H. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI (PERSUASIVE IN ISLAMIC LECTURING KH. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI)
AbstractPersuasive In Islamic Lecturing KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani. The purpose of this study was to describe the use of form and persuasion techniques used in KH's recitation lectures. Zaini Abdul Ghani. The method used in this research is descriptive with a qualitative approach. Data collection was carried out by interviewing the congregation and observing the recitation video. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the lectures of KH. Zaini Abdul Ghani applies forms and techniques of persuasion. KH. Zaini Abdul Ghani tries to attract, hope, and move the congregation as an application of persuasion. In the technique of persuasion KH. Zaini Abdul Ghani applies rationalization, knowing, suggestion, conformity, compensation, replacement, and estimation. The findings that the researchers found, KH. Zaini Abdul Ghani attracted the attention of the congregation who were dominated by presenting materials related to new or sensational things, presented in a simple language style, and always inserting humor. In addition, KH. Zaini Abdul Ghani also attracted the attention of the congregation by associating the material with actual, diverse sentence structures, using Banjar proverb quotes to explain the recitation material, including comparisons and examples, asking questions to the congregation, connecting with local events and figures, and teaching descriptions of events that will be happening. happen in the future. KH. Zaini Abdul Ghani in the recitation tries to make the congregation by presenting the material that is included with specific and concrete examples. The example given by KH. Zaini Abdul Ghani was not only conveyed through recitation, but also exemplified his practice in everyday life. In addition, in an effort to realize the congregation, KH. Zaini Abdul Ghani quotes books, hadiths, and interpretations of the holy verses of the Qur'an. In an effort to touch and move the congregation, KH. Zaini Abdul Ghani by finding and selecting material discussions that suit the wishes and needs of the congregation. The persuasion technique used is by conveying the material rationally, trying to direct the congregation, giving advice, positioning themselves such as, directing the congregation to act in accordance with the teachings of the Prophet, the congregation to prioritize and multiply worship, as well as describing future ideals.Keywords: persuasion, lecture, recitation. KH. Zaini Abdul Ghani, IslamicAbstrakPersuasi dalam Ceramah Pengajian KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan penggunaan wujud dan teknik persuasi yang digunakan dalam ceramah pengajian KH. Zaini Abdul Ghani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara jamaah dan observasi video pengajian. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan ceramah pengajian KH. Zaini Abdul Ghani menerapkan wujud dan teknik persuasi. KH. Zaini Abdul Ghani berusaha untuk menarik, meyakinkan, dan menggerakkan jamaah sebagai penerapan wujud persuasi. Pada teknik persuasi KH. Zaini Abdul Ghani menerapkan rasionalisasi, identifikasi, sugesti, konformitas, kompensasi, penggantian, dan proyeksi. Temuan yang peneliti temukan, KH. Zaini Abdul Ghani menarik perhatian jamaah didominasi dengan cara memaparkan materi-materi terkait hal-hal baru atau fakta sensasional, disajikan dengan gaya bahasa yang sederhana, dan selalu menyelipkan humor. Selain itu, KH. Zaini Abdul Ghani juga menarik perhatian jamaah dengan mengaitkan materi dengan peristiwa aktual, struktur kalimat yang beragam, menggunakan kutipan Peribahasa Banjar untuk menjelaskan materi pengajian, menyertakan perbandingan dan contoh, mengajukan rangkaian pertanyaan kepada jamaah, menghubungkan dengan peristiwa dan tokoh lokal, dan mengajarkan gambaran peristiwa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. KH. Zaini Abdul Ghani dalam pengajian berusaha untuk meyakinkan jamaah dengan cara memaparkan materi disertakan dengan contoh yang spesifik dan konkrit. Contoh yang diberikan KH. Zaini Abdul Ghani tak hanya disampaikan melalui pengajian, tetapi juga dicontohkan pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, dalam upaya untuk meyakinkan jamaah, KH. Zaini Abdul Ghani mengutip kitab, hadist, dan tafsir ayat suci Al-Qur’an.Sebagai upaya untuk menyentuh dan menggerakkan jamaah, KH. Zaini Abdul Ghani dengan cara menemukan dan memilih bahasan materi yang dikaitkan dengan keinginan dan kebutuhan jamaah. Teknik persuasi yang digunakan yakni dengan menyampaikan materi pengajian dengan rasional, berusaha mengaburkan konflik jamaah, memberikan nasihat, memposisikan diri seperti jamaah, mengarahkan jamaah untuk bertindak sesuai dengan ajaran Rasulullah, memotivasi jamaah untuk mengutamakan dan memperbanyak ibadah, serta memaparkan cita-cita untuk masa yang akan datang.Kata-kata kunci: persuasi, ceramah, pengajian. KH. Zaini Abdul Ghani, Isla
Motif design of Rumah Demang Abdul Ghani / Nurulain Mohamad Mukhri
The purpose of this research is to focus on motif design of the traditional houses in Melaka. In research, I have choose Rumah Demang Abdul Ghani as a sample of the traditional house in Melaka. The building was very significant because of its historical value starting from the year that it was first built by Demang Abdul Ghani on 1894 and now it has been converted to Gellery of Demang Abdul Ghani. There are three generation of the village headman had believed inhabited this house which are Penghulu Abdul Majid, Penghulu Abdul Ghani, and Penghulu Natar. This traditional house was renovated by Jabatan Warisan Negara in 2007. Next, on 2011, this house has been a gallery to give a chance for local tourists as well as foreign tourists to visit the uniqueness and privilege of this house. The uniqueness of this traditional house was built without using a nails. Rumah Demang Abdul Ghani had been selected as subject for studies because the structure of this building represented the characteristics of malay traditional house. In the other hand, the uniqueness of this malay traditional architecture had developed by the process assimilation and alculturation. Findings show that motif designs found at this particular of house is heavily influenced by several factors in terms of cultural which will be discussed further in this paper
Biografi dan peran KH.Muhammad Zaini Abdul Ghani tahun 1942-2005
Ulama merupakan tokoh yang begitu dihormati di masyarakat Martapura, Kalimantan Selatan. Salah satu tokoh ulama berpengaruh di kota dengan julukan Serambi Mekkah ini yaitu KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani (Abah Guru) yang lahir sebagai penerus ke-8 dari Syeikh Muhammad Arsyad al-Banjari. Sebagai ulama besar, kehadiran beliau dalam dakwah Islam di wilayah Kalimantan Selatan turut memegang peran penting. Bahkan setelah kepergian beliau pengajian serta kegiatan keagamaan di Musholla ar-Raudah Sekumpul masih rutin dihadiri oleh umat muslim hingga saat ini.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan biografi KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani (1942-1988) serta untuk Menjelaskan peran KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani di masyarakat Martapura Kalimantan Selatan (1988-2005).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Penelitian Sejarah, yang terbagi menjadi empat tahapan. Pertama, heuristik atau proses mencari sumber dan data; Kedua, kritik yaitu menyeleksi sumber berdasarkan keaslian dan kredibilitasnya baik secara internal maupun eksternal; Ketiga, interpretasi yaitu menafsirkan data yang diperoleh sehingga menjadi sebuah fakta sejarah; dan Keempat, historiografi yaitu penulisan ulang fakta-fakta yang didapat secara kronologis.
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani merupakan salah satu ulama besar dari Martapura Kalimantan Selatan yang lahir pada 27 Muharram 1361 H. Ayahnya bernama Abdul Ghani dan ibunya Masliah. Latar belakang dan turunan keluarga KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani memiliki nasab langsung dengan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Sejak kecil beliau mendapatkan pendidikan agama dari keluarga, dilanjutkan dalam madrasah formal maupun menghadiri pengajian - pengajian. Sebagai ulama beliau memiliki peranan penting di masyarakat, terutama dalam membimbing masyarakat dalam ajaran Islam. Beliau melakukan aktivitas dakwah dimulai dari umur 25 tahun dan membangun tempat pengajian di Sekumpul yang diberi nama komplek ar – Raudhah. Seiring waktu pengajian yang diadakan beliau mulai meningkat pesat jam’ahnya, bahkan masih aktif berjalan dan ramai didatangi sampai saat ini
Kajian Motif Ukiran Kayu Dan Keunikan Rumah Demang Abdul Ghani Merlimau,Melaka.
Rumah Demang Abdul Ghani merupakan sebuah rumah yang mempunyai nilai estetika yang sangat tinggi. Rumah Demang Abdul Ghani juga antara rumah yang tertua di Melaka yang
terletak di Merlimau. Rumah ini pernah mendapat gelaran Istana Merlimau pada suatu ketika dahulu kerana keindahan seni bina rumah tersebut. rumah yang penuh dihiasi dengan ukiran yang sangat menarik. Keindahan ukiran yang diserikan dengan warna yang cantik dan menarik. Namun begitu, motif ukiran kayu kurang dikenali oleh masyarakat kini terutamanya generasi baru. Oleh yang demikian, kajian ini bertujuan untuk mengetahui motif ukiran kayu yang terdapat pada rumah Demang Abdul Ghani dengan mengkaji jenis motif ukiran kayu dan pengaruh motif ukiran kayu serta mencari keunikan yang terdapat pada rumah Demang Abdul Ghani. Melalui kajian ini pengkaji menggunakan kaedah kajian kualitatif untuk mendapatkan
data-data yang lebih terperinci bagi melengkapkan kajian. Hasil kajian ini pengkaji berjaya mengenal pasti jenis dan pengaruh motif ukiran kayu serta keunikan yang terdapat pada rumah Demang Abdul Ghani. Oleh itu, pengkaji berharap kajian ini dapat menjadi rujukan tentang motif ukiran kayu dan rumah Demang Abdul Ghani untuk mereka yang ingin mengetahui lebih lagi tentang motif ukiran kayu dan rumah Demang Abdul Ghani
Infinity service / Aizalinna Abdul Ghani … [et.al.].
After a few discussions and meetings, a group of consisting six (6) ambitious people were agreed to form a name of this honourable organization to be stated as Infinity Service, A Promise Deliver! The name itself already put up an imaginary among people around to perceive the good image of the organization and the service itself. The commencement date is agreed to be held on 14th January 2015 at the Infinity Service, A Promise Delivery! office where strategically located at the premise of Tabuan Tranquillity Commercial Centre, Jalan Canna, 93350, Tabuan Jaya, Kuching Sarawak. Through the basis of capital contributions, the managers are agreed to form a partnership-typed of business organization and appointed Aizalinna Binti Abdul Ghani to be fully responsible of the organization's affair as General Manager. Thereafter, the vote and poll resulted Hani Syahirah Binti Sudin as Marketing Manager to take concern of identifying the target market, determining market size, market shares and competitors and to develop the sales forecast strategies; Karen Binti Rostel then to take charge as Administration Manager, Asyreen Binti Rakawi and Khairulneezam Bin Madalan as Operation Manager to plan and
implement the operations, and last but not least, Elyaa' Afifah Binti Suhaili as Finance Manager, would be responsible to take control of organization's finance
Interview with Abdul Aziz Abdul Ghani
لقاء مع رئيس مجلس الوزراء اليمني عبد العزيز عبد الغني حول برنامج الإصلاح الاقتصادي و الإداري في اليمن. أجرى هذا اللقاء إبراهيم عابدين.An interview with Yemeni Prime Minister Abdul Aziz Abdul Ghani on the economic and administrative reform program in Yemen. Interview conducted by Ibrahim Abdeen
Interview with Abdul Aziz Abdul Ghani
لقاء مع رئيس مجلس الوزراء اليمني عبد العزيز عبد الغني حول الحلول للمشكلة الاقتصادية في اليمن. أجرى هذا اللقاء إبراهيم عابدين.An interview with Yemeni Prime Minister Abdul Aziz Abdul Ghani about the solutions to the economic problem in Yemen. Interview conducted by Ibrahim Abdeen
- …
