1,721,242 research outputs found

    ASPEK SOSIAL DALAM KITAB TAFSIR SURAH YASIN ; MENGHADIRKAN NILAI-NILAI AL-QUR’AN DALAM KEHIDUPAN KARYA KH. ABDUL BASITH ABDULLAH SAJJAD

    Full text link
    This research was conducted because Surah Yasin is one of the letters that has many benefits if it is read by a Muslim and it is very useful if you know the meaning of Surah Yasin. Therefore KH. Abdul Basith AS tries to provide understanding and answers to social phenomena that occur through his interpretation entitled "Tafsir Surah Yasin; Presenting Al-Quran Values in Life ". The explanation in this interpretation uses the actual issue so that it can be widely understood. This thesis is the result of library research (library Research) with a sociological-hermeneutical approach that will answer problems regarding the social aspects of "Tafsir Surah Yasin; Presenting AlQuran Values in Life ", and how KH. Abdul Basith AS regarding the social phenomena happening around him. In accordance with the problems to be discussed, then data collection obtained by examining the book "Tafsir Surah Yasin; Presenting Al-Quran Values in Life "and assisted with the results of interviews with people involved in the completion of the work. The existence of social phenomena that occurred around him made KH. Abdul Basith AS was restless and finally wrote the interpretation of surah Yasin as an answer to the public. The majority of this interpretation uses reason (ra'yu) with a thematic method with a social character (Ijtima'i), while the social aspects of this book can be seen when KH. Abdul Basith interpreted the QS. Yasin verses 28-32 about the attitude of helping help and have a noble character. Verses 33-36 regarding dhikr after prayer (subhanallah, Alhamdulillah, allahu akbar) are related to gratitude. Verses 37-40 about the day which should be used as a time to try to find rizki and fulfill one's life and the night which should be used as a time to rest and merit to Allah SWt. Finally verses 45-47 about shadaqah. In this study, KH. Abdul Basith AS uses various forms of social studies to explain the meaning of the contents of surah Yasin, the social phenomena that occur do not escape his attention. So that this interpretati

    PERANAN HARGA SAPI KURBAN TERHADAP MINAT PEMBELI MENURUT EKONOMI ISLAM (Studi Kasus Peternakan Bapak Afrizal Rasyid)

    Full text link
    ABSTRAK Syihabuddin Abdul Basith, (2021): Peranan Harga Sapi Kurban Terhadap Minat Pembeli Menurut Ekonomi Islam (Studi Kasus Peternakan Bapak Afrizal Rasyid) Penelitian ini dilatar belakangi oleh pengamatan penulis mengenai peranan harga sapi kurban terhadap minat pembeli menurut ekonomi islam (studi kasus peternakan bapak Afrizal Rasyid) Jual beli perdagangan kita sering mengenal dengan namanya harga, Penentuan harga merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan perdagangan. Harga menjadi sangat penting mengingat harga menentukan laku tidaknya suatu produk yang akan dijual beli. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranana harga sapi kurban terhadap minat pembeli sapi di peternakan bapak afrizal, untuk mengetahui tinjauan hukum islam tentang jual beli sapi kurban di peternakan bapak afrizal Penelitian ini merupakan penelitian lapangan adapun subjek dalam penelitian ini adalah pemilik hewan qurban dan pemilik ternak hewan qurban yakni bapak Afrizal Rasyid, yang menjadi objek penelitian di jalan Purwodadi, Perum Primkopad No. 39 Hasil penelitian peranan harga sapi kurban terhadap minat pembeli menurut ekonomi islam (studi kasus peternakan bapak Afrizal Rasyid) harga jual sapi kurban bapak Afrizal Rasyid dengan demikian beberapa tahapan yang dilakukan oleh pembeli dalam menetapkan harga dengan melihat kondisi sapi besar atau kecil, gemuk atau kurus serta pembeli dapat memperidiksi besar atau kecilnya sapi sesuai dengan fiqih muammalh, dimana sistem penawaran menjadi salah satu transaksi yang islami dengan menetapkan harga jual beli sapi pada harga yang adil Kata Kunci : Peranan, Harga Sapi Kurban, Minat Pembel

    ANALISIS PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN KECELAKAAN KERJA DI LABORATORIUM PT. ABD DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA)

    Full text link
    ABSTRAK Abdul Basith Al Khalimi, ANALISIS PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI LABORATORIUM PT. ABD. Skripsi. Mojokerto : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Agustus 2018. PT. ABD merupakan salah satu industri manufaktur yang telah memiliki divisi EHS (Environment, Health and Safety), meskipun begitu masih saja terjadi kecelakaan kerja. Faktanya bahwa telah terjadi 12 kecelakaan kerja di PT. ABD semenjak tahun 2012 sampai dengan 2016. Kekurangan dari sistem yang sudah ada adalah setiap perbaikan yang muncul dari hasil investigasi hanya diterapkan pada penanganan kasus tersebut sehingga kasus kecelakaan kerja serupa akan muncul kembali cukup besar. Selain itu adanya kekurangan dalam laporan investigasi yakni belum memiliki tingkat keparahan atau dampak dari kecelakaan kerja serta belum diketahui sejauh apa tingkat alat kontrol yang sudah dimiliki perusahaan dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prioritas penanganan kecelakaan kerja yang terjadi di PT. ABD. Metodologi penelitian ini diawali dengan mengidentifikasi kejadian kecelakaan kerja berdasarkan kasus, penyebab dan akibat kemudian mengkategorikan kasus kecelakaan tersebut. Ada 12 kategori kecelakaan kerja, yang kemudian digunakan sebagai failure mode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan prioritas penanganan. FMEA berfungsi untuk mengetahui nilai Risk Prioruty Number (RPN) tertinggi dari failure mode yang ada. Hasil dari penelitian diketahui bahwa 1 kategori kecelakaan kerja dengan nilai RPN tertinggi adalah kategori terkena atau kontak dengan bahan kimia/ benda berbahaya dengan penyebab utama kontrol manajemen perusahaan kurang maksimal. Nilai RPNnya sebesar 567. Dengan demikian dapat menjadi target penanganan oleh manajemen K3 di PT. ABD. Kata Kunci : kategori kecelakaan kerja, failure mode and effect analysis, risk priority number i

    Cryptocurrencies and finance theories / Abdul Quddoos Abdul Basith, Mohammed M Elgammal and Bana Abuzayed

    Full text link
    Cryptocurrency (CCY) as a new key player in the currency system that has drawn the attention of scholars to examine its influence, relations and the opportunities that it may provide. However, a financial theoretical framework to connect CCY with financial theory is missing. This paper fills this gap by providing a review for the theoretical framework introduced in the literature to position CCY in investment and finance theories. This is done by studying the CCY literature and providing a critical feedback on the overall contributions in the area and possible venues for improvement. We report a need for a long-term analysis for CCY as this asset class is fairly new and sufficient data may not be available. Moreover, a better connection and linking with finance theories is required as it is significantly deficient. The promising potential of block chain/ CCY stresses the need for interdisciplinary research including business, legal and information technology disciplines. In addition, the Covid-19 pandemic opens the door for further research to investigate the role of CCY as a hedge in the times of crises

    PENGASUHAN ANAK KORBAN PELECEHAN SEKSUAL DITINJAU DARI FIQH HADHANAH (Studi Kasus di Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif Kabupaten Tulungagung)

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Pengasuhan Anak Korban Pelecehan Seksual Ditinjau dari Fiqh Hadhanah (Studi Kasus di Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif Kabupaten Tulungagung),”yang ditulis oleh Muhammad Abdul Basith, NIM. 12103173059, Prodi Hukum Keluarga Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, di bimbing oleh Dr. Zulfatun Ni’mah, S.H.I, M.Hum. Kata Kunci : Pengasuhan Anak, Korban Pelecehan Seksual, Fiqih Hadhanah Maraknya fenomena kekerasan sering terjadi di kalangan anak-anak, misalnya kekerasan verbal, fisik, mental maupun pelecehan seksual. Perkembangan kasus dewasa ini menunjukkan bahwa realita anak-anak saat ini tidak hanya diposisikan sebagai objek dari kriminalitas, tetapi mulai memasuki sebagai subjek dari perbuatan itu sendiri jika ada penanganan yang tepat dan baik. Banyak sekali kasus kejadian yang menimpa anak tentang kasus kekerasan dan eksploitasi yang dialami anak, hal ini menjadikan keprihatinan. Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT PSAI) Kabupaten Tulungagung karena di Tulungagung sebagian besar anak korban pelecehan seksual diasuh oleh ULT PSAI, untuk melindungi anak-anak yang menjadi korban perlakuan seperti ini. Fokus penelitian pada penelitian ini antara lain : 1) Bagaimana pengasuhan anak korban pelecehan seksual di Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif Kabupaten Tulungagung ?. 2) Bagaimana tinjauan Fiqih Hadhanah terhadap pengasuhan anak korban pelecehan seksual di Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif Kabupaten Tulungagung ?. Metode Penelitian ini menggunakan Penelitian kualitatif berjenis penelitian hukum (legal reseacrh) dengan menggunakan tipe kajian sosiologi hukum (SosioLegal Research). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara secara mendalam. Teknik analisis data pada penelitian menggunakan kondensasi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Adapun hasil penelitian pada penelitian ini antara lain: 1) Pengasuhan anak korban pelecehan seksual di Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif Kabupaten Tulungagung dilaksanakan oleh pekerja sosial yang ditunjuk dengan cara memberikan asesment, pendampingan, melakukan monitoring dengan cara sebagian dilaksanakan di rumah aman oleh pekerja sosial dan sebagian lagi monitoring dilaksanakan di rumah aman oleh orang tua yang di monitoring oleh pekerja sosial. 2) Pengasuhan anak korban pelecehan seksual secara tinjauan fiqih hadhanah, pihak ULT PSAI Tulungagung dalam kasus dalam kasus tersebut tidak memiliki hak mengambil alih dalam pengasuhan anak dikarenakan dalam fiqih hadhanah pengasuhan anak harus memiliki hubungan nasab oleh karena itu lembaga tersebut hanya bertindak sebagai memberikan layanan seperti layanan konseling, pendampingan dan monitoring yang hal tersebut korban pelecehan seksual tetap didampingi oleh keluarganya

    PENGARUH PEMBINAAN FISIK DAN PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP PEMBENTUKAN SOFT SKILL SISWA SMK PENERBANGAN KARTIKA AQASA BHAKTI SEMARANG

    No full text
    Abdul Basith, 2024. “Pengaruh Pembinaan Fisik dan Pendidikan Karakter Terhadap Pembentukan Soft Skill Siswa SMK Penerbangan Kartika Aqasa Bhakti Semarang” Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Semarang. Dr. Muhammad Harlanu, M.Pd. Salah satu faktor yang mempengaruhi pembentukan soft skill siswa adalah peran dari lembaga pendidikan khususnya guru. Keberhasilan dalam dunia pendidikan akan tercapai apabila tercipta keterpaduan antara kegiatan guru dan kegiatan siswa. Akan tetapi faktanya setelah diamati selama observasi lapangan, terdapat ketidaksesuaian antara pembinaan fisik siswa dan pendidikan karakter yang diberikan.Tujuan dari penelitian ini mengetahui bagaimana pembinaan fisik siswa, mengetahui bagaimana pendidikan karakter siswa, mengetahui bagaimana soft skill siswa, mengetahui adakah pengaruh antara pembinaan fisik terhadap pembentukan soft skill siswa, mengetahui adakah pengaruh antara pendidikan karakter terhadap pembentukan soft skill siswa, dan untuk mengetahui adakah pengaruh antara pembinaan fisik dan pendidikan karakter terhadap pembentukan soft skill siswa, Mengetahui seberapa besar kontribusi antara pembinaan fisik dan pendidikan karakter terhadap pembentukan soft skill siswa. Hasil dari penelitian ini adalah dapat diketahui bahwa pembinaan Fisik siswa menunjukkan nilai presentase rata-rata 82% sehingga dapat dikategorikan sangat baik. Selain itu, pendidikan Karakter siswa menunjukkan nilai presentase rata-rata 85% sehingga dapat dikategorikan sangat baik, soft Skill siswa menunjukkan nilai presentase rata-rata 72% sehingga dapat dikategorikan baik. Terdapat pengaruh yang signifikan antara pembinaan fisik terhadap pembentukan soft skill siswa. Sehingga semakin tinggi pembinaan fisik siswa, maka semakin tinggi pula pembentukan soft skill siswa, terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan karakter terhadap pembentukan soft skill siswa. Sehingga semakin tinggi pendidikan karakter siswa, maka semakin tinggi pula pembentukan soft skill siswa. Terdapat pengaruh yang signifikan antara pembinaan fisik dan pendidikan karakter terhadap pembentukan soft skill siswa. Sehingga semakin tinggi pembinaan fisik siswa, maka semakin tinggi pula pembentukan soft skill siswa. Kontribusi antara Pembinaan Fisik dan Pendidikan Karakter terhadap pembentukan Soft Skill Siswa SMK Penerbangan Kartika Aqasa Bhakti Semarang sebesar 0.863 atau 86.3% dalam kategori sangat kuat. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara pembinaan fisik terhadap soft skill, pendidikan karakter terhadap soft skill serta pembinaan fisik dan pendidikan karakter terhadap pembentukan soft skill. Untuk itu perlu ditingkatkan lagi pembinaan fisik dan pendidikan karakternya supaya pembentukan soft skill siswa juga lebih baik. Kata Kunci : Soft skill ; Pembinaan Fisik ; Pendidikan Karakter

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore